Home Blog Page 1758

M. Hamdy Menangkan Pemilihan PAW Kades Gempol

PASURUAN – Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Gempol, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dilakukan secara demokrasi di kantor Desa Gempol pada Hari Senin (31/05/21).

Hasilnya, dari 351 hak pilih suara, suara terbanyak diperoleh no urut 2 yakni M. Hamdy Dengan perolehan suara mencapai 203 suara, unggul mutlak jauh meninggalkan 2 cakades lainnya.

Dalam penghitungan surat suara, dari jumlah hak suara 351 orang, iswadi dengan no urut 1 memperoleh 115 suara, M. Hamdy dengan no urut 2 peroleh 203 Suara dan Ahmad Diyar Rifqi peroleh 17 Suara, sedangkan 3 surat suara tidak sah.

Dari hasil sidang pleno yang dilasanakan oleh panitia secara terbuka di forum, M. Hamdy langsung ditetapkan sebagai pemenang dan terpilih sebagai Kades PAW Desa Gempol dengan perolehan suara terbanyak sesuai perhitungan suara.

Tampak hadir di kegiatan pemilihan PAW Desa Gempol dari forkopimca, Satpol-PP, jajaran Polsek Gempol, Polres Pasuruan, Satuan Brimob dan TNI jajaran Koramil serta Korem pun ikut mengamankan kegiatan, sehingga berjalan lancar dan tetap menjalankan Prokes.

Ketua Panitia Pemilihan PAW Kades Gempol Furqon mengatakan, tugas pihaknya sebagai panitia sudah selesai dan bersyukur seluruh rangkaian Pemilihan PAW berjalan dengan lancar hingga akhir.

“Untuk pemilih hampir mencapai 100%, surat suara 3 tidak sah, tugas kami sebagai panitia sudah selesai sampai disini, hanya tinggal buat laporan kepada BPD, nanti BPD laporan ke pihak Kecamatan, ” papar Furqon saat ditemui setelah kegiatan selesai.

Sementara itu, Camat Gempol Taufiqul Ghoni tampak puas dengan agenda pemilihan yang kondusif serta tertib tersebut.

“Yang sudah terpilih agar nanti dapat menjalankan peranan tugas dan fungsinya dengan baik serta amanah, dan juga Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar tertib, ” ungkap Ghoni.

“Masyarakat Pasuruan khususnya warga Desa Gempol kecamatan Gempol patut kita acungi jempol dengan tingkat kedisiplinan, serta antusiasme untuk memilih pemimpin mereka dan syukur alkhamdulillah berjalan dengan baik,” lanjut Ghoni. (por)

KONFRENSI DAGELAN, TAJAM PADA LAWAN TUMPUL PADA KAWAN

PASURUAN — Konfrensi majlis wakil cabang NU Rembang telah dilaksanakan pada hari Minggu 30 mei 2021 di ponpes dakwatul khoirot Krengi Rembang, konfrensi tersebut diikuti 17 ranting se kecamatan Rembang, pelaksanaan konfrensi tersebut dilaksanakan dengan meriah dan menggunakan protokol kesehatan.

Seperti biasa konfrensi tersebut mulai dari pembukaan, sambutan sambutan,pembacaan tatib, rapat komisi dan pleno sekaligus pemilihan ketua.

Disaat pembacaan tatib, para peserta konfrensi menyayangkan sikap pimpinan rapat yang bersikap tidak profesional, ibarat jadi wasit sekaligus ikut jadi pemain, ironisnya pimpinan rapat memaksakan pasal pasal yang jelas ditolak oleh mayoritas peserta yaitu, seorang calon harus punya rekomendasi dari ketua ranting setempat,. padahal itu hanya draf dan bukan dari AD/ART NU kejadian tersebut sangat terkesan menjegal calon yang dipastikan menang.

Demikian juga disaat pemilihan, ada aturan tatib yang telah disepakati ditatib namun jelas jelas dilanggar, diantaranya, seorang calon ketua bukan pengurus partai tapi kenapa sebagai ketua terpilih, Wahab yang notabene merupakan ketua PAC PKB kecamatan Rembang masih diloloskan mengikuti kontestan pemilihan, ini sudah jelas pelanggaran tatib,

Hasil pemilihan hanya beda tipis yaitu ustad Wahab hanya unggul 1 suara atas rivalnya Guz Zainul, dengan perolehan ust Wahab 9 suara Gus Zainul 8 suara.
Sepertinya atura aturan tersebut tajam pada lawan tumpul pada kawan,kita tidak bisa membayangkan Kedepan kalau dari awal sudah mengabdi ke NU dengan praktik yang tidak benar. (Tim)

Polres Trenggalek Launching Simetiks Mantap dan Visualisasi Uji Praktik SIM

TRENGGALEK – Kepolisian Resor Trenggalek terus berbenah, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kali ini Polres Trenggalek meluncurkan inovasi berbasis teknologi. Hal ini merupakan bentuk keseriusan Kepolisian Bumi Menak Sopal ini untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.

Tak mau setengah-setengah, Polres Trenggalek melaunching empat inovasi sekaligus, yang digelar di halaman Satpas Sim Polres Trenggalek yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Syah M. Natanegara didampingi Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Forkopimda. Senin, (31/5).

“Iya benar, hari ini kita launching beberapa inovasi baru yakni ruang tunggu Sim yang representatif dan nyaman, Simetik`s mantap, visualisasi uji praktek Sim dan Mobil Incar,” jelas AKBP Doni.

Doni juga menuturkan, Simetiks Mantap atau System Monitoring Elektronik Ujian Praktek Sim dan kata Mantap yang merupakan jargon Polres Trenggalek yang berarti melayani, terpercaya dan professional, menggunakan sistem digital untuk uji praktek Sim.

“Baru 6 Polda yang sudah menerapkan,” ungkapnya.

Tak berhenti disitu, untuk memudahkan para pemohon Sim mengetahui tingkat kesalahan sekaligus sebagai evaluasi saat mengikuti Uji praktek, telah disiapkan visualisasi dengan layar lebar sehingga dilakukan perbaikan saat uji praktek berikutnya.

“Ini yang pertama kali di Indonesia dan terobosan bagus dan semoga bisa diikuti oleh jajaran yang lain,” imbuhnya.

Demikian pula dengan Mobil Incar atau Integrated Not Capture Atitude Raptop. Dengan terobosan ini, setiap pelanggar lalu lintas akan terekam dan bukti pelanggaran akan dikirimkan ke alamat yang bersangkutan lengkap dengan pasal yang telah dilanggar. Pelanggar diberikan batas waktu 5 hari untuk menyelesaikan denda atau kepemilikan kendaraan akan di blokir.

Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek menyatakan kekagumannya dan sangat mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Kapolres bersama jajaran Satlantas demi memberikan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek.

Menurutnya, dengan inovasi simetiks ini menunjukkan semangat transparansi dimana pemohon dapat mengetahui secara langsung proses uji praktek Sim dan tidak dapat dimanupulasi. Pihaknya meyakini tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan.

Usai berkeliling dengan dengan mobil Incar, wakil bupati muda ini juga cukup terkesima ide kreatif tersebut. Pihaknya berharap masyarakat Trenggalek bisa lebih tertib berlalu lintas untuk mengurangi pelanggaran maupun kecelakaan serta risiko di jalan raya.

“Sekali lagi kita mengapresiasi atas inovasi-inovasi yang telah dilakukan untuk Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya dalam acara yang dihadiri juga oleh Dandim 0806, Letkol  Arh. Uun Samson Sugiharto, S.I.P., M.I.Pol., Ketua Pengadilan Negeri, Deny Riswanto, S.H., M.H., Kajari Darfiah, S.H., M.H., serta pejabat utama Polres Trenggalek. (tim)

Persempit Ruang Pelaku Kejahatan Polres Lumajang Gencarkan Blue Light Patrol

LUMAJANG – Personil Kompi C Siaga Polres Lumajang bersama Polsek Rayon Utara kembali mengelar Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) di wilayah hukum Polres Lumajang.

Hal tersebut untuk mengantisipasi bentuk gangguan Potensi kamtibmas , Kompi Siaga C Polres Lumajang berkolaborasi empat kepolisian sektor yaitu Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang dan Randuagung melaksanakan patroli dengan menggunakan mobil patroli dengan menyalakan lampu rotator biru menyusuri jalan-jalan sepi yang biasa digunakan pelaku kejahatan.

Patroli malam yang digelar hingga pagi hari juga melibatkan Satgas keamanan Desa (SKD) masing-masing desa berada di rayon utara.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, personil Kompi C Siaga Polres Lumajang dan Polsek Rayon utara bersama SKD melaksanakan patroli di tempat rawan aksi kriminalitas.

“Dalam pelaksanaan patroli malam, mobil patroli membirukan rotator dan membunyikan sirine keong, sebagai tanda bahwa kami masih siaga di malam hari mengamankan wilayah” ujarnya.

Selain melaksanakan patroli malam, petugas gabungan singgah ke beberapa rumah kepala desa.

“Tujuan petugas gabungan ini singgah kerumah kepala desa agar Kades turut serta serta menciptakan situasi kamtibmas di wilayah dan mengajak warganya aktif melaksanakan ronda malam,” terang Shinta.

Ia menjelaskan, blue light Patrol yang di fokuskan pada malam sampai pagi hari untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas 3C ( Curat, Curas, Curanmor) dan Curhewan khususnya di wilayah rayon Utara.

“Patroli dengan menggunakan blue light patrol akan terus dilakukan oleh Kompi Siaga Polres Lumajang bersama polsek rayon utara,” jelas Ipda Andrias Shinta.

Lebih lanjut, ia menambahkan, kegiatan patroli malam bersama SKD akan terus dilakukan, karena tujuan tersebut untuk menjaga dan memelihara kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

“Melalui kesempatan tersebut personil menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa peduli menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggal, ketika ada kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas agar segera menghubungi kepolisian melalui 110 atau Lumajang Presisi ataupun kepala desa setempat, agar masalah tersebut tidak berkembang lebih besar lagi,” ajak Ipda Andrias Shinta. (tim)

“PETIS” Polres Pamekasan, Permudah Masyarakat Dapatkan SIM

PAMEKASAN – Dalam rangka mempertahankan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Polres Pamekasan meluncurkan beberapa Program dan Inovasi.

Salah satu program dan Inovasi, yang diluncurkan oleh Satlantas Polres Pamekasan yaitu Program “PETIS” (Pelatihan Ujian Praktek SIM).

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar menjelaskan,’ bahwa program tersebut dikhususkan bagi para pemohon SIM yang sering gagal melakukan ujian praktik.

Dengan adanya program dan inovasi ini, masyarakat bisa lebih mudah untuk memiliki SIM demi terwujudnya tata tertib berlalu lintas.

“Untuk waktu latihan PETIS setiap hari Jum’at pukul 13.00 wib bertempat di Lapangan uji praktik Satpas Polres Pamekasan Jl. Nyalaran Kab. Pamekasan,” terang AKBP Apip Ginanjar.

Kapolres Pamekasan menambahkan, program PETIS tidak hanya untuk pemohon SIM C saja, namun juga berlaku kepada pemohon SIM A.

“Program PETIS ini gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun,” jelas Kapolres Pamekasan. (tim)

Grup Band Jenglot Berharap Musisi Kota Cimahi Menjaga Solidaritas dan Kekompakan.

Cimahi,Senin(31/05/2021)
Gelar Seni Virtual Ke 2 Kota Cimahi Tahun 2021 Sukses dilaksanakan,Khusus untuk pelaksanaan Lomba Pentas Grup Band se Kota Cimahi dilaksanakan di Sinopsis Creatif Space dan dikuti oleh 40 Grup Band Se Kota Cimahi.Salah satu peserta yang mengikuti perhelatan tersebut adalah Jenglot Band yang digawangi oleh 5 orang personil Yovie(Vokal),Mang Dedes(Gutar Vokal),Emon(Gitar),Barlan(Drum) dan Abub(Bass).

Grup Band Jenglot yang di wakili oleh Yovie saat di temui di Sinopsis menuturkan,”Kami dari grup Band Jenglot ikut serta dalam kegiatan Gelar Seni Virtual Ke 2 yang diselenggarakan oleh Dinas kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga(DISBUDPAR PORA),Semoga kedepannya segenap Musisi yang ada di Kota Cimahi semakin maju,semakin sukses serta menjaga solidaritas juga silaturahmi.”Terang Yovie sesaat sebelum naik panggung.

Grup Band Jenglot yang mengusung atribut Rolling Stones ini berharap Musisi yang ada di Kota Cimahi mengembalikan Kota Cimahi sebagai Barometer musisi tingkat Nasional serta bisa melanjutkan Grup Band Zamrud yang sudah dikenal di tingkat Nasional sampai Asia.
Emon (Gitar) menambahkan,”Semoga dengan diadakannya even seperti ini Cimahi makin maju dari kwalitas dan kwantitas Musisi.”Tambahnya.

Sementara Kang Deden (CyberReggae)yang juga dianggap Sesepuh Pemusik Kota Cimahi ditempat yang sama mengungkapkan,”Kami dari CyberReggae berterimakasih kepada Disbudparpora dan DKKC telah melaksanakan acara yang baik ini,Kami juga ikut mensupport acara ini merupakan ajang silaturahmi para musisi Kota Cimahi,Walaupun saya sudah tidak muda lagi namun semangat untuk ikut serta masih tinggi.”Tegasnya kepada awak media.

Achmad Edison.

Banyuwangi Menjadi Pilot Project Agro Solution

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi mulai melakukan tanam perdana melalui metode ”agro solution” bekerja sama dengan salah satu BUMN pupuk, yaitu PT Pupuk Indonesia. Tanam perdana sistem pertanian modern tersebut dilakukan di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Sabtu (30/5). Diharapkan dengan metode ini, produktivitas pertanian meningkat dua kali lipat.

“Agro solution adalah jawaban masalah pertanian. Semoga sinergi inovasi bersama BUMN pupuk ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Sabtu (30/5).

Di Kecamatan Sempu, program agro solution dijalankan di lahan seluas 100 hektare.

Agro solution sendiri merupakan program yang digerakkan bersama oleh BUMN bidang pupuk untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan menambah penghasilan petani dengan pendampingan komprehensif, mulai on farm sampai off farm.

Di sektor on farm alias pengembangan di lahan, disediakan produk input pertanian non-subsidi berkualitas, baik itu pupuk, benih, serta pestisida dan sebagainya. Di samping itu, ada kawalan teknologi dan bimbingan teknis budidaya pertanian. Di sektor off farm, ada akses permodalan melalui perbankan, jaminan atas risiko gagal panen, serta kepastian pembelian panen oleh trader atau offtaker.

” Dengan program ini, petani dan teman-teman penyuluh pertanian bisa mendapatkan pendampingan metode pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas. Sinergi ini juga memberikan kemudahan pada petani untuk mendapat bantuan modal perbankan dan jaminan gagal panen,” kata Ipuk.

Motivasi Pelajar Bangkit di Tengah Pandemi, Polres Pasuruan Gelar Lomba Film Pendek

PASURUAN – Polres Pasuruan menggelar lomba film pendek bertema “Pelajar Bangkit di Musim Pandemi”.

Lomba ini digelar secara terbuka dan diikuti peserta dari SMA, SMK dan MA baik Negeri maupun Swasta Se Kota dan Kab. Pasuruan.

Besarnya antusiasme sekolah mengikuti ajang tersebut, total ada 34 peserta yang mendaftar. Dari 34 ini kemudian disaring menjadi 10 besar, tiga terbaik dan terakhir juara Favorit berdasarkan Like and Subcribe

Adapun juara 1 dari SMAN 1 Pasuruan Kota. Kemudian juara II SMKN Purwosari. juara III SMKN 1 Grati dan terakhir juara favorit dari SMAN 1 Grati.

Penyerahan Piagam lomba dilakukan di Auditorium Yayasan Yadika Bangil. Piagam diserahkan oleh Kasubbag Humas Polres Pasuruan Iptu Gatot Subroto yang mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Minggu (30/5).

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Dr. Hj. Indah Yudiani M.Pd mengapresiasi atas kerjasama dari pihak Polres Pasuruan dengan Unsur Pendidikan (Yayasan Yadika).

“Sangat sesuai dengan tema yang disampaikan pelajar harus bisa bangkit. Walau di masa pandemi, walaupun belajar jarak jauh dengan sistim daring atau webinar,” ujarnya.

Dia menambahkan di tahun berikutnya berharap kegiatan serupa menjadi agenda rutin dengan tujuan memacu kreatifitas anak didik. (qomar)

Kang Anton Jeprut, Pertanyakan Pelaksanaan Acara Gelar Seni Virtua Ke 2 Kota Cimahi

CIMAHI — Pelaksanaan kegiatan Gelar Seni Virtual Ke 2 dilaksanakan di dua tempat terpisah, yang pertama dalam kategori Exhibisi berisikan seni beladiri pencak silat, Calung, reog dan seni tradisi lainnya diikuti oleh 35 peserta dilaksanakan di Markas Bandoeng Mooi, sedangkan Band diikuti oleh 40 peserta dilaksanakan di Sinopsis Kreatif Space Kota Cimahi yang beralamat di Jalan Ria Kota Cimahi.

Pelaksanaan Kegiatan ini ternyata tidak lepas dari pengamatan Seorang Warga sekaligus aktifis kepemudaan yakni Kang Anton Jeprut.

Menurut Kang Anton, dalam kegiatan yang bertajuk Gelar Seni Virtual Ke 2 ini terkesan tidak transfaran dalam penggunaan alokasi anggaran serta aturan yang digunakan oleh pihak dinas hanya menyatakan swakelola, padahal menurut Anton setiap kegiatan seharusnya transfaran karena yang digunakan adalah anggaran APBD dari pajak yang dibayarkan masyarakat Cimahi.

“Jelas saya mempertanyakan kegiatan Acara Gelar Seni Virtual Ke 2 ini,” Terang Anton kepada wartawan.

Saat Kegiatan pelaksanaan penampilan grup Band yang dilaksanakan di Sinopsis Kreatif Space Kota Cimahi, awak media sempat mempertanyakan tata kelola kegiatan kepada salah seorang staf dinas terkait berinisial A, Namun A tidak berani menjelaskan secara rinci hanya menyebutkan, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola dan pihak dinas menggandeng DKKC khususnya Komite Seni Musik sebagai panitia pelaksana dalam kegiatan ini.

Dalam UU No.8 tahun 2018 dan Perpres No.16 tahun 2018 berisikan pedoman pelaksanaan serta terdapat 4 tipe Pelaksanaan swakelola yakni tipe A, B, C dan D, pengertian swakelola, Tujuan Swakelola, barang dan jasa yang diadakan melalui S swakelola, pentelenggara swakelola, persyaratan penyelenggaraan Swakelola.

Diharapkan tahapan demi tahapan dilaksanakan dalam pelaksanaan swakelola. (Achmad.S)

Wabup Buka Pelatihan Budidaya Lebah Madu di Kawasan Wisata Siti Sundari

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati membuka Kegiatan Pelatihan Sistem Informasi Geografis Berbasis Ponsel dan Pelatihan Budidaya Lebah Madu, bertempat di Kawasan Wisata Siti Sundari, Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jum’at (28/5/2021) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten berlangsung selama empat hari, dimulai pada Tanggal 28 – 31 Mei 2021, dengan jumlah peserta yang mengikuti Pelatihan Sistem Informasi Geografis Berbasis Ponsel berjumlah 30 orang dan Pelatihan Budidaya Lebah Madu berjumlah 30 orang.

Wakil Bupati Lumajang mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup atas terselenggaranya Pelatihan Sistem Informasi Geografis Berbasis Ponsel yang itu merupakan sebuah tuntutan karena saat ini semuanya sudah memasuki era digital.

“Rasanya itu ketinggalan kalau kita tidak menggunakan sistem digital, makanya sampai ke pelosok-pelosok desa harus mengenal teknologi ini,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga berharap Pelatihan Budidaya Lebah Madu dapat memberi manfaat bagi masyarakat, karena masyarakat yang berbatasan dengan hutan negara itu bisa memanfaatkannya termasuk ternak lebah madu sehingga hutan negara dapat menyejahterakan masyarakat sekitarnya.

Kepala Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten, Dimyati menjelaskan, tujuan adanya Pelatihan Sistem Informasi Geografis Berbasis Ponsel diharapkan para peserta nantinya dapat menggunakan receiver GPS pada ponsel dan membuat peta pada aplikasi sistem informasi geografis bebas dan terbuka.

Sementara Pelatihan Budidaya Lebah Madu bertujuan agar peserta bisa melakukan teknik budidaya lebah madu, seperti pengelolaan koloni, pemanenan madu, membuat peralatan budidaya lebah madu, serta pengelolaan tanaman pakan lebah madu. (tim)