Home Blog Page 1759

Penggemar Motor Scooter Gresik Bagikan Jamu Gratis

GRESIK – Puluhan penggemar motor scooter Gresik membagikan jamu gratis bagi pengguna jalan. Dengan berdadan layaknya penjual jamu mereka berkeliling kota sambil berkampanye pentingnya minum jamu.

“Kampanye minum jamu ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional ke 13,” ujar Neneng Rahayu selaku kordinator aksi, Minggu (29/05/2021).

Aksi para penggemar motor scooter yang didominasi perempuan ini, malah mendapat perhatian pengguna jalan yang melintas. Ada 150 jamu yang dikemas dalam botol dibagi-bagikan secara gratis.

Jamuan racikan mulai dari wedang uwuh, secang, ramuan bunga telang, jamu sirih, beras kencur serta temu lawak ludes saat dibagikan.

“Komunitas kami mengkampanyekan minum jamu, lantaran merupakan warisan turun- temurun dari nenek moyang, dan produk asli Indonesia agar tidak ditinggal oleh kalangan milenial,” ungkap Neneng.

Dirinya berharap, melalui kampanye ini agar masyarakat bisa membiasakan kembali minum jamu, dan dijadikan sebagai gaya hidup kembali lantaran saat ini sudah mulai dilupakan.

Usai membagikan jamu, para penggemar motor scooter ini. Kemudian melanjutkan berkeliling kota, mulai dari Jalan Pahlawan, Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Jalan Dr. Soetomo, hingga jalan Sunan Giri Gresik. (dny/but)

Petugas Gabungan Kompi Siaga KRYD, 18 Sepeda Motor Terjaring Razia

LUMAJANG-Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran utama pengendara kendaraan sepeda motor.

Kegiatan dilaksanakan di depan Mapolres Lumajang, Sabtu malam (29/5/2021) hingga Minggu pagi, ini dipimpin Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho, S.H., S.I.K.

Pengendara motor yang melintas di depan Mapolres Lumajang satu persatu diperiksa personil Satlantas Polres Lumajang.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta menyampaikan, kegiatan KRYD ini menyasar kendaraan motor karena untuk mengantisipasi tindak kriminalitas.

“Untuk mengantisipasi tindak kejahatan di malam hari, pengendara yang melintas langsung diperiksa oleh petugas,” ujar Shinta.

Hasil KRYD tersebut, petugas menjaring sebanyak 18 pelanggaran yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, knalpot brong, dann kendaraan tidak sesuai standar.

“Petugas lalu lintas pun memberikan tindakan tilang untuk pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ungkap Shinta.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, selama pelaksanaan kegiatan rutin yang ditingkatkan, petugas juga mengamankan 18 pemuda yang tidak menggunakan masker, dan tidak mematuhi aturan lalu lintas.

“Untuk meningkatkan disiplin dan imun para pemuda ini diajak olah raga malam bersama dipimpin Kasat Lantas,” tutur Ipda Andrias Shinta.

Lanjutnya, petugas memberikan masker kepada pemuda tersebut untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Kami menghimbau kepada pemuda untuk terus disiplin terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 terutama tentang penggunaan masker,” himbau Shinta.

Menciptakan situasi yang kondusif diwilayah hukum Polres Lumajang merupakan tugas pokok Kepolisian dalam memberi rasa aman kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggelar patroli dan razia guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal yang sering terjadi pada saat malam hari.

“Kita akan terus melaksanakan kegiatan serupa untuk menggugah kesadaran warga tertib berlalu lintas, dan antisipasi tindak kriminalitas,” pungkasnya. (red)

Ganjar Jadi Peserta Kejutan Borobudur Duathlon

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi peserta kejutan dalam event Borobudur Duathlon 2021 yang digelar pada Sabtu (29/5/2021). Event yang baru kali pertama bergulir itu juga diikuti oleh istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, sebagai salah satu peserta. Total rute bersepeda dan lari dalam event itu sekitar 45 kilometer.

Ganjar tiba di lokasi start di halaman Grand Inna Hotel, Malioboro, Yogyakarta, tepat sebelum gelombang kedua peserta berangkat. Dalam gelombang kedua tersebut terdapat Siti Atikoh. Setelah gelombang kedua diberangkatkan, tidak lama kemudian Ganjar beserta rombongan gelombang ketiga mengikuti.

Dari garis start itu peserta menempuh rute menuju daerah Nanggulan, Kulonprogo, yang menjadi pitsop pertama. Pitstop pertama tersebut berada di kawasan wisata Menoreh View yang menyuguhkan pemandangan dengan hamparan persawahan berlatar pegunungan Menoreh. Di tempat itu, para peserta termasuk Ganjar dan Siti Atikoh menyempatkan diri menikmati suguhan keindahan alam dan berfoto.

Sekitar 15 menit di Menoreh View, Ganjar beserta rombongan berlanjut mengayuh rute jalanan berkelok dengan beragam sudut elevasi. Rute tersebut mengarah ke kawasan Candi Borobudur di Magelang. Sebelum sampai di Borobudur, peserta kembali berisitirahat di pitstop kedua, tepatnya di Gerbang Samudera Raksa.

Di pitstop kedua tersebut terdapat tulisan “Selamat Datang di Kawasan Borobudur” dan replika kapal bertuliskan “Sugeng Rawuh” dalam aksara Jawa. Gerbang tersebut berada tepat di tepian Sungai Progo yang menjadi batas daerah Magelang, Jawa Tengah, dengan Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Nah saya ini sedang ikut Borobudur Duathlon. Sekarang saya berada di Gerbang Samudra Raksa. Di sini ada ornamen (ombak) yang cukup bagus, lalu ada ornamen Candi Borobudur dan replika kapal. Replika kapal itu juga ada di Bandara Ahmad Yani Semarang. Kalau kita berputar juga ada sungai,” kata Ganjar saat transit di pitstop kedua.

Setelah beberapa saat, peserta kembali mengayuh sepeda menuju Kawasan Candi Borobudur. Sesampainya di Borobudur, peserta langsung berganti dari bersepeda ke lari keliling Borobudur sekitar tiga kilometer.

“Event Borobudur Duathlon ini menjadi salah satu cara mengembangkan kawasan Candi Borobudur. Jadi Borobudur ini satu titik magnet. Kita siapkan area sekitar dengan bicara kuliner, budaya, dan seni. Event ini penting. Borobudur ini juga bicara ada Yogyakarta, Purworejo, juga sampai Joglosemar,” ungkap Ganjar usai event Borobudur Duathlon.

Sebagai informasi, Borobudur Duathlon diselenggarakan atas inisiasi bersama DPD Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Jawa Tengah, didukung Badan Otorita Borobudur (BOB), Pemda DIY, Pemprov Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Magelang. Ajang tersebut, merupakan event lanjutan dari seri duathlon yang digulirkan di kawasan Destinasi Super Prioritas. *

Ganjar Ingin Borobudur Marathon 2021 Dimiliki Masyarakat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin tahun ini penyelenggaraan Borobudur Marathon (BorMar) 2021 bisa lebih melibatkan partisipasi masyarakat. Ia juga berharap tahun ini penyelenggaraan bisa dilakukan seperti sebelum pandemi.

“Ada satu harapan besok bisa dilaksanakan seperti sebelum pandemi. Kalau toh itu tidak maka saya kepingin Bormar tetap terlaksana, setidaknya hybrid. Maka nanti ada elite yang ikut berlari beneran sehingga prokesnya bisa kita jaga tetapi virtualnya juga kita laksanakan,” kata Ganjar, usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman Borobudur Marathon 2021 dan Tour de Djawa antara Bank Jateng dan Kompas di Balkondes Ngadiharjo, Magelang, Sabtu (29/5/2021).

Menurut Ganjar, BorMar ini bukan sekadar orang berlari, tetapi juga sebagai promosi dan menunjukkan Indonesia punya tempat bagus, dan sport tourism-nya berjalan dengan skala dunia.

“BorMar ini sudah masuk event elite di Indonesia, bahkan dunia sudah mulai mengenal. Maka saya ingin tahun ini bisa berjalan jauh lebih baik,” katanya.

Terkait hal baru apa yang akan ditawarkan pada event tahun ini, Ganjar belum bisa membeberkan. Ia masih menunggu tim kreatif yang sudah mulai bekerja sejak awal tahun ini. Masukan dari para pelari yang mengikuti event sebelumnya, juga harus menjadi peningkatan dalam penyelenggaraan tahun ini.

“Saya belum tahu nanti tim kreatifnya akan seperti apa, tetapi masukan-masukan dari mereka, para runner minta tempatnya jauh lebih baik, jalannya bersih, betul-betul ditutup,” ungkapnya.

Ganjar masih berkeinginan BorMar menjadi event yang dimiliki penuh oleh masyarakat. Tidak hanya dimiliki oleh instansi atau pribadi tertentu. Terkait hal itu ia berkaca pada event Berlin Marathon di mana masyarakat di Berlin merasa memiliki Berlin Marathon itu. Rasa kepemilikan dari masyarakat itu yang nantinya akan meningkatkan kualitas dari event sendiri.

“Kalaulah dilaksanakan di sini maka saya ingin masyarakat dilibatkan. Mereka bisa menjadi partisipan agar mereka hadir, sehingga Bormar menjadi milik mereka bukan milik Ganjar, milik pemprov, atau Kompas. Saya ingin Bormar dimiliki oleh masyarakat, kemudian mereka menyiapkan dengan baik. Ini akan mempengaruhi tourism yang ada di sini, dan akan mengubah perilaku mereka yang akan berbisnis turis ini akan menyesuaikan,” kata Ganjar.

Adapun persiapan event BorMar tahun ini masih terus digodok oleh tim kreatif. Beberapa waktu lalu bahkan tim sudah bertemu Ganjar untuk menyampaikan garis besar event BorMar tahun ini. Selain BorMar, Tour de Djawa juga menjadi konsep sport tourism yang sedang digarap. Jika sesuai rencana event bersepeda ini akan dilaksanakan tepat setelah BorMar. *

Alumni Akpol 2001 Batalion Sarja Arya Racana Bantu Sembako ke Warga

PASURUAN – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Akpol 2001 Batalion Sarja Arya Racana ikut mengulurkan tangan membantu warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.

Bantuan diserahkan di Desa Sidodadi, Kecamatan Purwodadi. Berupa bantuan 30 paket sembako, Sabtu (30/5/21).

Bantuan diserahkan Alumni Akpol 2001, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.I.K., beserta dengan beberapa alumni lainnya.

Bantuan diserahkan dalam bentuk kebutuhan pokok masyarakat yang sangat mendesak berupa minyak, beras dan gula.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Akpol angkatan 2001 sebagai bentuk kepedulian Akpol angkatan 2001 membantu dan meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang sedang mengalami kesusahan saat ini.

Seperti diketahui badai pandemi Covid-19 belum berlalu di Indonesia saat ini. Selain berdampak pada kesehatan, pandemi juga berdampak sosial dengan banyaknya pemutusan kerja sepihak serta juga menurunnya perputaran ekonomi di masyarakat. (tim)

Tim Garuda Terbang Bermanuver di Langit Jember

JEMBER – Rombongan Tim Garuda Terbang dipimpin Kepala Pusat Potensi Kedirgantaraan (Puspotdirga) TNI AU, Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto, M.Si tiba di Bandara Notohadinegoro Jember, pada Sabtu siang (29/05/2021).

Kedatangan mereka disambut oleh jajaran Forkopimda Jember. Mereka akan menampilkan aksi akrobatik udara di Jember besok.

Saat rombongan ini tiba di Jember, belasan pesawat yang akan ikut bermanuver di langit Jember itu dipamerkan, masyarakat dipersilakan masuk ke bandara Notohadinegoro secara terbatas dan bergantian untuk sekadar melihat-lihat pesawat yang sedang parkir, juga berswafoto dengan latar belakang pesawat TNI AU.

Marsma Fajar menyampaikan, ada 19 pesawat yang terlibat, terdiri dari 9 pesawat bermotor dan 10 pesawat paramotor.

“Tujuan kami ke sini untuk meningkatkan minat kedirgantaraan dari masyarakat Jember, dengan harapan Bandara Notohadinegoro ini bisa lebih ramai lagi dan menjadi pusat kedirgantaraan,” terang Marsma Fajar.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), nantinya tim Garuda Terbang akan mengenalkan potensi menarik dari Bandara Notogadinegoro lewat tontonan akrobatik pesawat.

“Selain itu, kegiatan Garuda Terbang ini juga dalam rangka merayakan Hari Pancasila pada 1 Juni mendatang,” lanjut Fajar.

Sementara itu, Sekda Jember Ir. Mirfano menyampaikan hadirnya Garuda Terbang ini menjadi pemantik semangat untuk kembali menghidupkan Bandara Notohadinegoro. Dia pun melanjutkan sambutannya dengan memperkenalkan beragam potensi yang dimiliki Kabupaten Jember.

“Jember ini daerah penghasil utama tembakau kualitas terbaik jadi cerutunya terbaik dunia, kemudian Jember ini penghasil edamame satu-satunya di Indonesia, saat ini sudah ada 2 pabrik edamame yang ekspor ke Jepang, kemudian Jember juga dikarunia demografi terbesar ketiga di Jawa Timur, setelah Surabaya, Sidoarjo kemudian Jember,” kata Mirfano dalam sambutannya.

Dia berharap Bandara Notohadinegoro lebih maju lagi ke depannya dan memberi manfaat positif bagi masyarakat Kabupaten Jember.

Selanjutnya Mirfano meminta masyarakat Jember yang hendak menyaksikan secara langsung atraksi Garuda Terbang besok untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya menghimbau masyarakat agar menontonnya di televisi saja besok, demi menghindari kerumunan,mencegah potensi tersebarnya Covid-19,” pesannya.*

Setubuhi Anak Dibawah Umur, Seorang Petani Desa Jokarto Diserahkan ke Polisi

LUMAJANG – Seorang petani berinisial S (71) Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, harus berurusan dengan aparat kepolisian, karena setubuhi anak dibawah umur, korban masih berumur 14 tahun.

Kasus ini dilaporkan orang tua korban ke Polres Lumajang, Sabtu (29/5/2021), dan kini perkara tersebut sepenuhnya ditangani oleh Unit PPA Sar Reskrim Polres Lumajang

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian yang menimpa D (14) warga Desa Jokarto tersebut, terjadi pada Sabtu (29/5/2021) pada pukul 09.00 WIB.

Saat itu korban berada dirumah sendirian di Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, karena orang tua korban sedang pergi ke Lumajang

Datang dari Lumajang, orang tua korban masuk ke dalam rumah, dan mendapati tersangka berada di kamar korban, dalam kondisi hanya mengenajan kaos dan bagian celana dilepas, serta sebilah clurit berada di samping ranjang korban.

Terkejut mengetahui itu, ibu korban langsung menjerit, dan ayah korban langsung masuk kamar, lalu memegang pelaku dan membawa ke Balai Desa Jokarto.

Karena sepi, pelaku berontak berusaha melarikan diri, namun warga desa setempat berhasil menangkap pelaku dan menganiaya, selanjutnya dibawa ke Balai Desa Jokarto.

Tak seberapa lama petugas Polsek Tempeh datang, dan mendapati pelaku dalam kondisi terluka dibagian mulut, luka robek kepala bagian kaki sebelah kiri. Selanjutnya, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Lumajang untuk dilakukan visum et repertum. (red)

Polsek Bersama Koramil Pasirian Bersinergi Tegakkan Prokes Di Fasilitas Umum

LUMAJANG – Anggota Kepolisian Sektor Pasirian Polres Lumajang bersama personel TNI setempat, bersinergi melakukan monitoring atau pemantauan pemakaian masker, di dua lokasi berbeda diantaranya pantai watu pecak Desa Selok Awar – Awar dan pasar hewan Desa Condro, Sabtu siang (29/5/2021).

Satgas Keamanan Desa ( SKD ) dilibatkan, dalam penyampaian maksud dan tujuan dari kegiatan yang dilakukan, demi terciptanya target kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan.

Iptu Agus Sugiharto Kapolsek Pasirian berkata, kolaborasi terlebih dengan unsur masyarakat setempat sangatlah perlu. Menurutnya pemahaman mudah didapat, sehingga antisipasi terhadap penularan virus Covid – 19 di wilayah berjalan maksimal.

“Hasil monitoring, masyarakat di dua lokasi tersebut 90 % sudah masuk pada kategori patuh. Mereka sudah bermasker dan dari itu semua, kami mengucapkan terima kasih. Ke depan, akan terus maksimal karena pada hakikatnya masker itu menyelamatkan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya, dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Selebihnya Paursubbag Humas menambahkan, jika khususnya di wilayah Polsek Pasirian, juga melakukan hal yang sama di lokasi lain berdasar pada jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Penekanan terhadap penularan virus Covid – 19 dimaksimalkan. Serupa juga dilakukan di polsek lain di jajaran Polres Lumajang sasaran yaitu fasilitas umum yang kerap terjadi tempat bertemunya banyak orang,” imbuhhya.

Perwira polisi berpangkat balok kuning satu itu berharap, atas kepatuhan dan kesadaran yang tinggi dari masyarakat, seyogyanya akan merubah Lumajang dari zona kuning menjadi zona hijau.

“Sehingga situasi dan kondisi akan kembali pulih dari berbagai sisi, dan aktivitas masyarakat normal, ekonomi pulih serta Lumajang Jawa Timur terlebih Indonesia terus bangkit dan membaik,” pungkasnya. (red)

Blue Light Patrol, Polisi Tekan Potensi Kejahatan di Malam Hari

LUMAJANG – Mencegah gangguan Kamtibmas Kompi siaga Polres bersama Polsek Rayon utara membirukan langit malam di wilayah hukum Polres Lumajang, Jumat (28/5/2021) malam hingga pagi hari.

Patroli malam untuk mencegah tindakan kriminalitas juga melibatkan Satgas Keamanan Desa (SKD) di masing-masing desa berada di rayon utara.

Kompi Siaga Polres Lumajang bersama Polsek Rayon utara menggunakan mobil patroli dengan menyalakan lampu rotator menyusuri jalan-jalan yang biasa digunakan pelaku kejahatan.

Dalam pelaksanaan patroli malam, mobil patroli membirukan rotator dan membunyikan sirine keong sebagai tanda bahwa Polisi ada di lingkungannya

“Mobil patroli membunyikan klason atau sirine keong ini biar masyarakat merasa nyaman, bahwa polisi telah melaksanakan patroli,” terang Ipda Andrias Shinta, Sabtu (29/5/2021).

Ia menjelaskan, Blue Light Patrol dilaksanakan guna mengantisipasi dan mencegah terjadinya kejahatan jalanan, dan akhir-akhir ini marak terjadi pencurian.

“Blue Light Patrol memang kita fokuskan pada malam hari sampai dengan pagi hari pada saat patroli wilayah. Dengan menyalakan lampu rotator biru di kendaraan patroli pada malam hari, masyarakat mengetahui adanya kehadiran polisi di sekitarnya sehingga dapat memberikan rasa aman. Jika ada orang yang berniat jahat, seperti kejahatan jalanan, dan lain sebagainya maka pelaku kejahatan akan berpikir panjang dan mengurungkan niat jahatnya karena merasa ada kehadiran polisi di sekitarnya untuk mengamankan dan mengawasi tempat tersebut,” tutur Ipda Andrias Shinta.

Dalam pelaksanaan patroli hingga pagi hari situasi dalam keadaan aman terkendali.

“Patroli dengan menggunakan blue light akan terus dilakukan oleh Kompi Siaga bersama polsek rayon utara,” imbuh Shinta.

Lebih lanjut Ia menambahkan, selain memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, polisi juga memberikan imbauan dan mendisiplinkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Diseases Covid-19 melalui 5 M.

“Menjaga kebersihan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak penting tujuannya adalah agar bs menekan penularan virus Diseases Covid 19 di Lumajang,” pungkas Paur Subbag Humas. (Humas)

Puluhan Pengunjung dan Pegawai Rumah Karaoke Terjaring Operasi Yustisi

SURABAYA – Covid 19 di berbagai Negara mulai menunjukan kenaikan seiring dengan berkembangnya Varian varian baru yang di temukan di sejumlah negara, di Indonesia tepatnya di Surabaya telah berbagai upaya dan kebijakan dibelakukan demi menangkalnya virus Covid 19 varian baru tersebut.

Malam ini ( 28/05/2021 ) Polrestabes Surabaya bersama TNI dan Pemkot Surabaya ( Sat Pol PP ) Melaksanakan Patroli Yustisi, patroli kali ini dimaksudkan untuk menyisir tempat tempat yang buka melebihi aturan Jam Malam .

Hasilnya Petugas Patroli Yustisi Malam ini menemukan Tempat Karaoke di jalan Pasar Kembang Surabaya Buka Melebihi aturan Jam Malam,.

Sejumlah Pegawai dan Pengunjung diangkut menuju Mako Polrestabes Surabaya, diantaranya 61 orang laki-laki dan 36 orang perempuan,selanjutnya Mereka semua akan dilakukan Swab PCR keesokan harinya, bila ditemui ada yang positif akan dikarantina saat itu juga.

Kapolrestabes Surabaya Kombes pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K,M.T.C.P., pernah menyampaikan akan menindak tegas bagi pemilik atau pengusaha yang melanggar aturan aturan PPKM, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Pemkot Surabaya untuk memberi sanksi bagi pemilik / pengusaha RHU yang masih saja tidak menghiraukan Aturan aturan yang ada di PPKM Mikro,. (tim)