BONDOWOSO– Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber anyar kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap III, bertempat di pendopo balai Desa Sumberanyar jum at (28/05/2021). bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Sebanyak 100 KPM.
Pembagian BLT-DD tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Desa mengacu kepada Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021. Hadir dalam penyerahan BLT- DD, Kepala Desa (Kades) Sayidi S.sos MM,dan perangkat desa serta masyarakat penerima BLT-DD tahap III.
Hari ini kita kembali melanjutkan pembagian BLT–DD tahap III kepada masyarakat yang terdampak Covid – 19 sebanyak 100 KPM.
Kades Sayidi S.sos MM saat dibincangi media ini. Adapun besarnya bantuan yang telah diterima langsung sebesar Rp. 300.000, per – KPM dan telah diserahkan kepada 100 KPM,di samping itu kades Sayidi minta maaf,selama dia meminpin sampai masa jabatan pada bulan desember 2021. Karena sebentar lagi akan ada PIL KADES serentak di Bondowoso.saya berharap kepada masyarak jangan sampai berselisih paham siapun pilihannya nanti ” papar kades Sayidi”.
Beliau berharap bantuan BLT-DD ini,bisa bermanfaat dan digunakan sebaik mungkin dan dapat membantu meringankan beban ekonomi dikalangan masyarakat yang terdampak Covid-19.
Beliau menambahkan,dalam penyaluran BLT-DD tahap III ini, Pemdes Sumber anyar berpesan kepada Masyarakat agar kiranya bersatu padu melawan Covid-19 dengan cara selalu memperhatikan himbauan dari protokol kesehatan dan harapan bantuan BLT-DD ini dimanfaatkan semaksimal mungkin ditengah wabah corona.
Dalam acara penyaluran BLT DD berjalan aman dan lancar sesuai dengan protokol keahatan.(ARI/ SAY).
BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Barito Utara kembali menyoroti permasalahan di lingkup RSUD Muara Teweh.Hal masih seputar menu makanan,yang dikeluhkan oleh pasien dan insentif nakes hingga saat ini belum terbayarkan.
“Kami di Dewan sering mendapat keluhan dari nakes dan pegawai di rumah sakit,terkait insentif hingga saat ini belum dibayar.Kami mau tau apa kendalanya,padahal refocusing dana penangan Covid-19 sudah dianggarkan.Selain itu kami juga minta penjelasan,terkait menu makanan yang sering pula dikeluhkan pasien,”ujar Hj.Nety Herawaty,seorang anggota DPRD Barito Utara dari fraksi Nasdem, mengutarakan saat Rapat Dengar Pendapat(RDP)dengan tim anggaran Covid-19, managemen RSUD Muara Teweh dan Dinas Kesehatan Barito Utara, Kamis (27/5/2021).
Dikatakan Netty,kalau di rumah sakit lain,menu makanan pasien biasa dan pasien Covid-19 berbeda. Tapi kalau di rumah sakit Muara Teweh,dilihat menunya sama.Sesuai penjelasan Dirut rumah sakit kemarin,semua itu dikelola oleh Perusahaan daerah(Perusda).
Senada dengan Surianor, anggota DPRD dari fraksi Demokrat.Dia mengaku, sering mendapat pengaduan dari karyawan klining service di rumah sakit,jika insentif mereka belum dibayar.Begitu juga dengan menu makanan banyak,yang dikeluhkan oleh pasien saat rawat inap di RSUD.Mohon penjelasan.
“Begitu juga saya mengakui,jika menu makanan di rumah sakit mestinya di tambah,agar lebih baik dan bergizi.Saya alami sendiri di rumah sakit ketika di isolasi 14 hari di rumah sakit,”ujar H.Abri,anggota DPRD dari fraksi P3 menuturkan.
Sementara Wardatun Nurjaamilah, mempertanyakan,kenapa sampai sekarang insentif nakes dan karyawan lain di rumah sakit belum terbayar.Malah dari pengaduan mereka ke kami(anggota dewan), insentif tiga bulan terakhir di tahun 2020 juga belum terbayar.”Kabar terbarunya lagi,apa benar insentif yang tiga bulan terakhir di tahun 2020 itu mau dihilangkan. Mohon beri penjelasan ke kami,”imbuhnya.
Kadis Kesehatan Barito Utara,Siswandoyo mengatakan,insentif nakes sudah dianggarkan.Ada dua,insentif nakes menangani Covid-19 sebanyak Rp.8,4 miliar dan insentif pendukung.
“Kami mohon maaf, memang sampai saat ini besaran dana masih dalam angka,belum di eksekusi. jadi wajar saja mereka karyawan dan nakes di rumah sakit mengeluh. Tapi kalau gaji semua sudah menerima,”ujar Siswandoyo.
Kadis Kesehatan ini juga mengaku,insentif perawat dan pekerja lain di puskesmas yang menangani vaksinasi pun, sampai saat ini belum terbayar.Ia memohon dukungan ke pihak Dewan agar didukung,sehingga dana dari pusat bisa terkirim ke daerah,untuk membayar semua insentif, baik di rumah sakit dan juga di puskesmas.
“Semua masih menunggu semoga secepatnya bisa di DPA kan dan dieksekusi untuk pencairan anggarannya.Kendalanya refocusing kita belum selesai,”tegas Siswandoyo.
Sementara itu,Sekretaris managemen RSUD Muara Teweh,Prayitno menambahkan,terkait pelayanan dibanding dengna rumah sakit di Banjarmasin dengan kita jauh berbeda.Sistem mereka sudah tertata dengan baik. Managemennya bagus, dan kami melihat langsung.
“Itu masukan bagus bagi kami,DPRD membawa kami melihat rumah sakit-rumah sakit besar di Banjarmasin.Artinya dari pelayanannya, makanannya kemudian pelayanan penunjang lain. kami bersyukur,” timpalnya.
Untuk insentif jasa medik tahun 2020 diakuinya belum dibayar.Pihaknya fokus untuk jasa medik dan SKTM 2019,saat ini sedang berproses untuk penyelesaian BPJS tahun 2020 dan 2021 belum dibayar.
“Kendala sama, semua masih angka saat ini belum bisa dicairkan. Rapat terakhir kami dengan Sekda,bahwa ada evaluasi dari dinas kesehatan Provinsi Kalteng,” tutup Yatno.
Yatno juga menjelaskan, untuk insentif tahun 2020, karena mengingat anggaran yang dibayarkan hanya 6 bulan dan sisanya yang tiga bulan,juga kemungkinan tidak terbayarkan,karena tidak dianggarkan di tahun 2021 ini. (SS).
SURABAYA – Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak, Surabaya, Sutarno membenarkan fenomena super blood moon pada Rabu (26/5/2021) lalu.
“Banjir rob itu memang terjadi akibat fenomena super blood moon. Itu terjadi (banjir rob) tadi pagi mulai pukul 09.00 Wib. Ketinggiannya sampai 40 sentimeter (cm),” kata Sutarno saat dikonfirmasi, dikutip dari SURABAYA .com
Pihaknya juga telah mengeluarkan peringatan dini kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan pesisir Surabaya dan Jawa Timur.
“Sudah kita sampaikan peringatan dini dari tanggal 25 Mei disampaikan akan terjadi banjir mulai tanggal 26 hingga 29 Mei. Jadi banjir dimulai pukul 09.00 sampai 11.30 Wib,” jelasnya.
Sutarno juga mengimbau bagi pengguna jalan untuk terus berhati-hati dan bersabar ketika melintas di Jalan Kalimas Baru. Sebab, ada pelambatan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Diimbau masyarakat yang menggunakan sepeda motor agar menghindar,” tandasnya. (red)
SIDOARJO – Khofifah Indar Parawansa menyebut provinsi Jawa Timur adalah salah satu andalan ekonomi Indonesia, dengan kontribusi kedua terbesar setelah DKI.
“Seminggu yang lalu saat rakor bersama Presiden, untuk provinsi padat penduduk alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur terbaik meskipun juga masih negatif 0,44,” tegasnya saat kunjungan ke pabrik Kopi Kapal Api di Sidoarjo, Kamis (27/5/2021).
Dibandingkan dengan provinsi besar dengan padat penduduk yang lain Jatim termasuk terbaik dan sudah jauh di atas rata-rata nasional, masih kata dia.
Dalam kesempatan itu, Khofifah menyampaikan keinginannya untuk menyisir sektor yang menjadi andalan Jawa Timur yaitu industri makanan dan minuman.
Menurutnya, yang memiliki kontribusi cukup signifikan adalah kopi Kapal Api yang diproduksi oleh PT Jaya Santos Abadi Sidoarjo, karena memiliki 60 persen market share dan menjadi leader dari pasar kopi di Indonesia.
“Maka kami berharap bahwa walaupun nanti ada pengembangan industri berikutnya, kami meminta tetaplah produksi dari Jawa Timur. Bisa produksi yang untuk Indonesia, bisa yang produksi untuk dunia, kita harap sentra bibitnya tetap di Jawa Timur,” tandasnya.
Di sisi lain, Chief Executive Officer (CEO) PT Kapal Api Global, Soedomo Mergonoto membenarkan adanya rencana ekspasi industri.
Beberapa waktu yang lalu akan mendirikan pabrik di Semarang. Dan kini akan mendirikan pabrik juga di Jatim namun masih survey lahan.
“Kita sudah nyari di beberapa lokasi, di Sidoarjo, Pasuruan, sudah nyari. Kita juga akan nyari di Nganjuk. Dengan investasi antara Rp 2 trilliun hingga Rp 3 trilliun, tapi yang di Nganjuk kita survey dulu. Dengan rencana untuk kopi ready to drink dan creamer,” tegas Soedomo.
Pasalnya, perhari Kapal Api menggoreng kopi sebanyak 400-450 ton. Kapal api sudah memiliki banyak produk yang hampir menguasai pasar kopi nasional. (tim)
SIDOARJO – Agar tidak terjadi capital flight dan menjaga industri yang akan ekspansi tetap mendirikan pabriknya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Infar Parawansa terus berupaya menjaga kondusivitas industri di Jawa Timur.
Oleh sebab itu, Gubernur Khofifah melakukan kunjungan ke produsen kopi besar di Jawa Timur, PT Jaya Santos Abadi, di Sidoarjo, Kamis (27/5/2021).
Pabrik yang terkenal dengan brand produk Kapal Api tersebut dikunjungi oleh Gubernur Khofifah dalam rangka konsolidasi terkait perkembangan industri kopi di tengah pandemi covid-19, dan membujuk agar tetap menjalankan industri di Jatim.
Dalam kunjungan ini, turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur dan juga Kepala Dinas Ketenagakerjaan Jawa Timur. Serta hadir pula Ketua SPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi. Pasalnya, kini Kapal Api memiliki rencana ekspansi dan akan mendirikan pabrik di Nganjuk.
Mereka akan mendirikan pabrik untuk kopi siap minum dan untuk produk creamer.
“Kami mengapresiasi komitmen kapal api untuk terus mengembangkan produksinya di Jawa Timur. Jadi saat pandemi covid-19 perusahaan ini tetap bisa produktif tumbuh positif,” kata Khofifah.
Untuk itu ia ingin mengajak warga Jawa Timur juga tetap optimis menatap masa depan bahwa setiap keras jadi semua pihak akan menghasilkan sesuatu yang juga produktif dan positif bagi semua pihak. (tim)
Sertifikasi MUA Indonesia Dilaksanakan di Hotel Salis Bandung.
Bandung, Kamis(27/05/2021) Bertempat di Hotel Salis Jalan Dr.Setiabudi, Kegiatan Sertifikasi yang dilaksanakan oleh Lembaga MUA(Make Up Artis) Serta mengahadirkan Profesional Makeup Artist Training Provider Bapak AA Soedarsono.Kegiatan Sertifikasi ini juga dibawah Lembaga BNSP(Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan Lembaga LKP/LPK Rifa Pimpinan Bunda Rifa, selain diberikan pengetahuan mengenai Makeup Artist juga dilaksanakan Demo yang Makeup Oleh Bapak Adam.
Bapak AA Soedarsono saat ditemui awak media memaparkan tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut, ” Tujuan Sertifikasi Makeup Artist untuk menyampaikan materi apa yang harus dikuasi oleh seorang makeup artis,bulan hanya skill, knowlegde dan attitude itu perlu dikuasai oleh mereka bukan hanya merias namun banyak aspek yang harus dikuasai oleh mereka diantaranya tatakrama erika dan lain sebagainya, Bukan hanya masalah makeup namun pengetahuan kecantikan secara menyeluruh diantaranya iner beauty dan outer beauty, soft skill dan hard skill, oleh karena itu penyelenggaraan itu harus diawali dengan pelatihan dulu dan untuk pelatihannya secara online selama seminggu dan Dua hari secara offline.
Untuk pelaksanaan di Hotel Salis ini selama 2 hari dibagi dalam 2 tahapan,hari ini Kamis 27 mei 2021 pelatihan dan besok jum’at 28 mei 2021 Sertifikasinya.Untuk Makeup artis yang belum mengikuti sertifikasi disarankan segera mengikuti agar pengetahuannya tidak ketinggalan karena menurut saya pembelajaran yang baik itu harus ada gurunya bukan hanya mendapat referensi dari orang lain dan YouTube, internet, instagram.
Pada masa kini kita sudah terhubung secara global dimana orang luar negeri bisa mendandani di Indonesia dan orang Indonesia boleh mendandani di luar Negeri tapi nggak ada masalah sebab kita sudah mengantongi Serifikat yang dikeluarkan oleh BNSP dan dari Bandan sertifikat Internasional.
Peserta hari ini yang mengikuti pelatihan ada 18 orang namun kami biasanya peserta yang ikut lebih dari 30 orang namun mungkin terkendala jadi untuk Pelatihan dan Sertifikasi Sekarang ini paling sedikit,Namun kami berapapun jumlah peserta yang hadir kami akan tetap melaksanakannya Asal sanggup membiayai biaya secara keseluruhan.”Terang AA.Soedharsono kepada Awak Media.
Pemilik LK dan LPK Rifa yakni Bunda Rifa menambahkan,”Kegiatan pelatihan dan Sertifikasi MUA ini adalah untuk meningkatkan skill dan standarisasi dalam hal merias sesuai yang di keluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).Pada kesempatan ini kita mendapat ilmu dari pakarnya langsung Yakni Bapak AA Soedharsono pemilil Yayasan Anugerah Angkasa Soedharsono.
Kebetulan disini juga ada MUA Community yang digagas oleh Bapak AA Soedharsono,Kebetulan Saya adalah Koordinator MUA Community Wilayah Kota Cimahi,Saya menyampaikan kepada Masyarakat agar mengetahui bahwa MUA Community itu ada dan Kami selalu bersertifikat dari BNSP,serta lembaga sertifikat Internasional.”Terang Bunda Rifa Kootdinator MUA Community Cimahi srkaligus pemilik LKP dan LPK Rifa.
Saat Awak media meminta tanggapan dari salah seorang peserta Pelatihan dan Sertifikasi,Susan Amelia peserta dari Cianjur menuturkan, Yang menjadi motivasi saya mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi MUA ini adalah untuk meningkatkan kompetensi saya seorang Perias,agar memiliki standarisasi yang jelas dari badan sertifikasi Nasional Yakni BNSP walaupun sebenarnya saya sudah lama menekuni bidang tatarias ini namun untuk Wedding baru dimulai di tahun 2012.Jika hanya sebagai perias saya sudah mengantongi Ijazah Negara namun untuk Trend yang sekarang yakni Makeup artis baru sekarang ini.Saya sangat bersemangat dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan ini.”Tutur Teh Susan Amelia salah seorang peserta dari Kota Cianjur.
Kepala seksi pembinaan dikmas Dinas pendidikan Kota Cimahi, Nursoleh menyambut baik diadakannya acara ini, saya sangat mendukung sekali dengan diadakannya pelatihan dan Sertifikasi Makeup Artis Kota Cimahi yang diwakili oleh LKP/LPK Rifa ini sangat luarbiasa karena ini saat yang tepat untuk melaksanakan kegiatan seperti ini demgan tujuan meningakatkan kompetensi Masyarakat dibidang kursus dan pelatihan khususnya Makeup artis ini,semoga kegiatan ini di Kota Cimahi dapat berkembang serta bisa difasilitasi oleh semua pihak dalam melaksanakan kegiatannya,Kami Disdik Kota Cimahi sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini bisa berlanjut dan bermanfaat bagi Masyarakat, khususnya bagi lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Kota Cimahi.”Pungkas Muhamad Nursoleh Kasie Pembinaan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Cimahi. (Edison)
JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua, Kamis, 27 Mei 2021.
Pada kesempatan itu, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI- Polri serta masyarakat yang turut serta menjaga keamanan Bumi Cendrawasih.
“Tujuan kunjungan saya dan Panglima ke Papua untuk melihat langsung situasi keamanan di Papua. Berdasarkan kalender kamtibmas ada beberapa agenda penting yang dilaksanakan di Papua seperti PON ke XX dan Papernas XVI 2021 dan sebagainya yang membutuhkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (27/5/2021).
Terkait agenda PON dan Peparnas, Sigit mengaku dirinya dan Panglima TNI telah menyiapkan strategi pengamanan dengan melibatkan stakeholders lainnya seperti Pemprov, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat.
Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sedang fokus dalam pembangunan Papua, baik infrastruktur, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan lainnya.
“Bapak presiden telah memberikan perhatian khusus kepada Papua agar melakukan percepatan pembangunan seperti daerah-daerah lainnya,” ungkapnya.
Upaya ini, lanjut dia, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mengubah paradigma pembangunan dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris.
Mantan Kapolda Banten ini pun menbeberkan beberapa pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah yakni beberapa pembangunan jembatan, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) RI dan Papua Nugini, Bandara, Pelabuhan dan Pasar.
Sedangkan pembangunan infrastruktur lainnya yang akan dilanjutkan yakni Jalan Trans Papua yang menghubungkan Papua Barat dan Papua, membentang dari Sorong hingga Merauke dengan panjang 4.330,07 KM.
Kemudian pembangunan Palapa Ring yang menjangkau 51 Kabupaten/Kota, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG), Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro, pembangunan jalan perbatasan RI-Papua Nugini, Pembangunan Stadion Lukas Enembe dan lainnya.
Selain itu, upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk membangun SDM unggul Papua yakni dari segi ekonomi dilakukan pendampingan terhadap UMKM, pengembangan masyarakat berbasis desa, pembangunan bibit babi unggul melalui inseminasi buatan.
Dari segi pendidikan, pemerintah membangun rumah untuk guru, asrama untuk pelajar dan mahasiswa serta memberikan bantuan rehabilitasi infrastruktur sekolah.
Dari segi kesehatan, membangun gedung poliklinik di RSUD Jayapura, program pengobatan gratis dan pelayanan pengendalian penyakit malaria.
“Pembangunan yang sedang berjalan ini harus didukung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang tentunya menjadi tanggungjawab seluruh pihak dan masyarakat Papua,” ungkap jenderal bintang empat ini.
Menurut Sigit, saat ini ada beberapa permasalahan yang membuat program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua terhambat. Salah satunya adalah belum tersosialisasi upaya pemerintah tersebut.
“Berkaitan dengan itu Bapak Presiden berharap agar penyelesaian masalah tersebut dilakukan melalui tatap muka dan dialog dengan memperhatikan adat istiadat, serta frekuensi yang sama sehingga menjadi dasar dalam membangun Papua,” ucapnya.
Oleh karena itu, Sigit mengaku dirinya bersama Panglima TNI saat ini datang langsung untuk melakukan tatap muka dan dialog bersama tokoh agama, adat dan masyakarat guna mendapat dukungan dan masukan untuk menyelesaikan segala permasalahan.
“Harapan saya dengan adanya dialog ini, masyarakat Papua dapat berperan aktif dan secara bersama-sama menjaga stabilitas keamanan untuk mewujudkan pembangunan dan peningkatan sumber daya manusia Papua yang unggul, serta mampu mengelola sumber daya alam secara maksimal sehingga menjamin kesejahteraan masyarakat Papua,” tutup mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini. (tim)
LUMAJANG – Polres Lumajang menggelar pengukuhan Da’i Kamtibmas Polres Lumajang dan Polsek jajaran periode 2020 hingga 2024 di Aula Gedung Sarpras Polres Lumajang, Kamis (27/5/2021).
Pengukuhan tersebut dihadiri Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK., MSi, Kasat Binmas Polres Lumajang AKP Totok Sudarsono, Ketua MUI Kab. Lumajang KH. Ahmad Hanif, Kepala Kemenag Lumajang yang diwakili oleh Kasi Bimas Kemenag Lumajang H. Sudihartono, S.Ag., M.Si, dan Ketua PCNU Kab. Lumajang H. Mochamad Mas’ud.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan pengurus Da’i kamtibmas baik pengurus Dai Kamtibmas tingkat Polres dan polsek jajaran 49 orang.
Dengan terbentuknya kepengurusan Da’i Kamtibmas, AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan pengukuhan Da’i Kamtibmas Polres Lumajang.
“Dengan dikukuhkannya Da’i Kamtibmas Polres Lumajang semakin membangun sinergi antara pihak Kepolisian dan Ulama dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,”harapnya.
Untuk itu, pihaknya mewakili Polres Lumajang sangat mengharapkan bantuan para ulama untuk tentu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Bahwa himbauan kami kepada warga masyarakat tidak selalu diterima dengan baik atau mungkin kurang dipahami dengan baik oleh warga Lumajang. Khususnya yang menyangkut dengan segi-segi keagamaan tentunya kemampuan kami banyak mengalami keterbatasan,” Tutur AKBP Eka Yekti.
Diketahui, Polsek yang berada di Kecamatan tidak semua atau mungkin banyak yang kurang menguasai kaidah-kaidah keilmuan agama.
“Disinilah peran bapak-bapak alim ulama’ kami wadahi maksudnya untuk menyampaikan agar diterima secara baik dan dipahami oleh warga Kabupaten Lumajang,” tutur Kapolres.
Lanjut Eka, terkait maraknya aksi pencurian di bulan-bulan akhir ini, seperti di dalam rumah, di depan rumah, disamping rumah, untuk itu kepada Da’i kamtibmas untuk menyampaikan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan.
“Da’i kamtibmas juga menyampaikan, agar masyarakat mengunci pagar rapat-rapat, mengunci pintu rumah rapat-rapat dikunci doble, sepeda dikasih GPS, dikunci ganda, Itu menjaga harta bendanya sendiri kadang-kadang warga itu ceroboh atau lalai. Itu menimbulkan niat jahat orang untuk mencuri yang pertama keinginannya bertamu jadi ngambil motor,” terang Kapolres dalam sambutannya.
Diketahui selama dua bulan kabupaten Lumajang berada di zona kuning. Pada hari raya Lebaran kemarin tidak terjadi lonjakan covid di Lumajang, tidak ada kluster baru.
“Bapak-bapak penyuluh agama, takmir masjid juga saya yakin berperan. Karena upaya kita bersama Alhamdulillah Lumajang masih kuning, saat ini sudah banyak rumah sakit yang kosong tinggal satu dua saja. Yang tertular satu baru juga hanya satu dua kadang kosong,” kata Eka Yekti.
Dalam sambutannya, Kapolres menambahkan, terkait berita-berita hoax, untuk itu Da’i kamtibmas untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa berita-berita bohong jangan cepat dipercaya.
“Apabila menerima share atau kiriman berita itu dibaca benar-benar, kalau meragukan jangan di share,” imbuhnya.
Terkait masalah radikalisme, pluralisme, aliran-aliran yang tidak sesuai dengan paham Pancasila, Da’i Kamtibmas harus sampaikan kepada warga masyarakat antisipasi jangan mudah terpengaruh.
Kapolres Juga menuturkan bahwa Kamtibmas di wilayah Lumajang dapat tercipta atas peran serta Da’i kamtibmas dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Lumajang.
“Sehingga sangat tepat jika para Da’i dapat membantu Polri dalam mengelola kamtibmas,” tuturnya.
Terakhir, AKBP Eka Yekti menyampaikan, saat ini pesantren sudah banyak yang kembali, Da’i Kamtibmas menyambangi pesantren, dan menyampaikan bahwa santri yang kembali harus membawa keterangan sehat bebas covid.
“Untuk pondok pesantren yang santrinya ribuan, sama-sama kita awasi kita sampaikan pada pengurus, tetap Prokes harus kita patuhi di lingkungan Ponpes, karena mereka kegiatan belajar bersama-sama, ibadah juga bersama-sama, tentunya kita tidak tau ada kluster baik itu sekolah formal atau pondok pesantren,” tutup ungkapnya.
Sementara itu, Kasi Binmas Islam mewakili Kemenag Kab. Lumajang, H. Sudihartono , S.Ag.,M.Si dalam sambutanya sangat mengapresiasi kepada Kapolres dan Jajaran atas pengukuhan Da’i kamtibmas Polres Lumajang.
“Kami mendukung penuh Program Kapolres dalam Da’i Kamtibmas demi menjaga kerukunan bermasyarakat,” ujarnya.
Sudihartono juga menyampaikan, dengan dibentuknya atau dikukuhkannya Da’i Kamtibmas di Lumajang ini akan semakin cepat bisa tertangani bisa semakin cepat terlaksana dengan melalui program-program yang sudah tentunya menjadi agenda dari pengukuhan Da’i Kamtibmas ini.
“Kami juga akan bersama-sama bergandengan tangan untuk bisa menjaga ketertiban yang ada di Lumajang ini tentunya persoalan-persoalan yang disebutkan ini kami juga akan bekerja sama tentunya akan bergandengan tangan dengan Polres Lumajang,” tuturnya.
Ketua MUI Lumajang KH. Ahmad Hanif dalam sambutanya mengatakan, menyambut baik atas terbentuknya Da’i Kamtibmas di wilayah Polres Lumajang,
“Kami mengimbau kepada pengurus agar mengedepankan Kamtibmas dalam menyampaikan dakwah sesuai dengan tempat dan waktu untuk berdakwah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Lumajang KH. M.Mas’ud, S.Ag, M.Pdi menyampaikan, Terutama situasi kondisi kali ini memang manfaatkan untuk beradaptasi dengan di situasi pandemi covid-19, bagaimana dai kita juga bisa berperan.
“Dengan situasi ini kita di tuntut berdakwah media sosial, secara daring, dan virtual, sebagian sahabat da’i sudah berperan, Yang penting juga yang kita jaga berbangsa bernegara dan beragama sekaligus memliki kesadaran yang sama.
Sebenarnya mereka ini sudah menjadi da’i, menjadi tokoh ditempat masing-masing,” ujarnya.
Rasanya forum ini menyamakan agenda, agendanya apa yang sudah diarahkan Kapolres, MUI, Kemenag dan sama-sama dari sisi pemerintahan.
“Katakanlah Umaroh dan juga ulama ingin menyamakan agenda. Ketika agenda itu sama dan ada kepahaman, maka saya optimis kedepan Lumajang selaku kondusif selalu baik, dan membangun masyarakat yang bermartabat,” pungkasnya.
Pengukuhan pengurus Da’i Kamtibmas Polres Lumajang ditandai dengan pemasangan Jas Da’i Kamtibmas, Kopyah dan Pin Dai oleh Kapolres Lumajang dan Kasat Binmas kepada ketua Da’i Kamtibmas. (red)
SUMENEP – Pasca aksinya viral yakni mengemudikan truck secara ugal – ugalan atau yang viral dengan sebutan truck oleng, akhirnya Reski Eko Suhardi diamankan Satlantas Polres Sumenep.
“Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada masyarakat Sumenep, atas tindakan saya yang bisa membahayakan pengemudi lain,” ucap Reski di Mapolres Sumenep pasca melakukan tanda tangan surat pernyataan terkait tindakannya, Kamis (27/5/2021).
Menurut pria asal Desa Jalmak, Kecamatan Kota Pamekasan, Kabupaten Pamekasan ini, dirinya tidak bermaksud atau merencanakan aksinya tersebut. Hal itu terjadi secara spontan karena sekedar mengikuti hal yang sudah viral di media sosial.
“Saya tidak merencanakannya, terjadi secara spontan ingin ikut – ikutan viral, dan saya juga mengakui bahwa ketika mengemudikan truck tidak dalam pengaruh obat – obatan atau alkohol,” terangnya. Untuk membuktikan hal tersebut, Polres Sumenep langsung melakukan tes urine kepada yang bersangkutan, namun sayang kernet yang menjadi rekan Reski dalam video viral tersebut tidak ikut, karena sakit.
“Kami langsung lakukan tes urine agar mengetahui bahwa yang bersangkutan ketika mengemudi dalam pengaruh obat – obatan atau tidak,” jelas Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti. Setelah dilakukan tes urine papar Widiarti, hasilnya menunjukkan negatif, yang artinya Reski tidak sedang dalam pengaruh obat – obatan ketika sedang mengemudikan truck oleng tersebut.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Lamudji mengatakan, bahwa sesuai dengan Undang – Undang Lalu – Lintas Pasal 23, yakni setiap pengemudi yang mengemudikan secara ugal – ugalan diancam hukuman 3 bulan atau denda sebesar Rp 750 ribu.
“Namun pada kasus ini kami tidak langsung menerapkannya, hanya melakukan tilang karena surat – suratnya yakni STNK dalam masa pergantian, dan kami berikan pembinaan,” tandas AKP Lamudji.
Sebelumnya, aksi Reski yang mengemudikan truck dengan ugal – ugalan bersama kernetnya viral dengan judul video truck oleng di Jalan Trunojoyo Sumenep. Truck berjalan dengan kecepatan tinggi dan tidak beraturan, bahkan kernetnya berdiri pada sisi samping truck sambil membuka pintunya. (tim)
SURABAYA – Upaya dalam pemberantasan dan memutus mata rantai peredaran narkoba, Kabidpropam Polda Jatim, Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H. bersama seluruh Personel Bidpropam Polda Jatim melaksanakan ikrar dan melakukan penandatanganan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba di halaman Mapolda Jatim, Kamis pagi, (27/5/21).
Kegiatan Diawali dengan pelaksanaan Apel Pagi dilanjutkan pembacaan ikrar Deklarasi Anti Narkoba dipimpin Kabidpropam Polda Jatim, Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H. dikuti oleh seluruh anggota Polri dan PNS Bidpropam Polda Jatim.
Adapun Ikrar Yang Dibacakan Kabidpropam Polda Jatim yakni :
Saya Personel Bidpropam Polda Jatim berkomitmen :
Tidak akan menggunakan Narkoba dalam bentuk apapun.
Tidak Menanam, Memelihara, Memiliki, Menyimpan, Menguasai, Menyediakan dan/atau Mengedarkan Narkoba.
Bila terbukti melanggar komitmen, saya bersedia untuk diproses sesuai ketentuan Hukum yang berlaku, siap di Mutasi, di Pidana dan siap diberhentikan secara tidak dengan hormat dari Dinas Pegawai Negeri pada Polri.
Setelah pembacaan Ikrar yang diikuti oleh seluruh personel Bidpropam Polda Jatim dilanjutkan penandatanganan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba Untuk Tidak Menyalahgunakan Narkoba oleh perwakilan Anggota Polri dan PNS Bidpropam Polda Jatim.
Kegiatan ini dilakukan, sesuai dengan instruksi pimpinan Polri dan Kapolda Jawa Timur, bahwa Polri khususnya Bidpropam Polda Jatim harus Turut Serta memberantas peredaran narkoba serta tidak akan terlibat dalam penggunaan maupun peredaran narkoba.
Pada kesempatan ini Kabidpropam Polda Jatim menyampaikan arahan dan beberapa komitmen anti narkoba, salah satu diantaranya jauhi dan hindari penggunaan narkoba dalam bentuk dan jenis apapun.
“Hindari dan jauhi penggunaan narkoba dalam bentuk dan jenis apapun, selalu berpegang teguh pada Komitmen kita, Kita harus menjadi contoh kepada orang lain, bukan malah sebaliknya” Ucap Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H.
Selian masalah narkoba, Kabidpropam Polda Jatim menyampaikan beberapa penekanan diantaranya terkait Penegakan aturan baik Disiplin maupun KKEP terhadap personel yang melakukan pelanggaran penyalahgunaan maupun peredaran gelap Narkoba di wilayah Polda Jatim.
Penyalah gunaan narkoba oleh anggota Polri. Ini sudah diwanti oleh Kapolri dan Kapolda Jawa Timur. “tak ada toleransi untuk pengguna narkoba”. Tegas Kabidpropam
Tujuan dari dilaksanakan penandatanganan Ikrar Deklarasi Anti Narkoba adalah untuk memperkuat komitmen bersama dalam penyalahgunaan narkotika maupun peredarannya serta menumbuhkan keterbukaan dan kejujuran serta memperlancar tugas yang berkualitas, efektif dan akuntabel juga termasuk untuk mewujudkan aparatur yang bertanggung jawab dan bermanfaat.
“Komitmen ini berlaku untuk lingkungan internal Bidpropam Polda Jatim yang wajib bersih dan terbebas dari pengaruh Narkoba”. Lanjut Kabidpropam
Ia juga menyebut, komitmen yang diucapkan dan ditandatangani hari ini sebagai peringatan keras bagi seluruh Personel Bidpropam Polda Jatim.
“Jikalau ada anggota yang terlibat dan terbukti menyalahgunakan narkoba, tentu akan ditindak secara tegas sesuai prosedur dan Kode Etik Kepolisian,” pungkas Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H. (tim)