Home Blog Page 177

Tim Penanggulangan Bencana Longsor yang dikirim Pemerintah Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat telah berhasil mencapai desa Sibongkaras (28/11/2025).

0

Sibongkaras adalah salah satu desa yang sempat terisolasi akibat longsor di beberapa titik jalan menuju desa ini.

Kami sudah sampai di Sibongkaras, bertemu dengan masyarakat di sana dan syukur kepada Tuhan mereka baik-baik saja. Kami berangkat jam 09.00 pagi, berjalan kaki dari napatumbuk sampai desa sibongkaras,dan pulang juga jalan kaki. Tiba di napatumbuk jam 21.00, jelas Plt. Asisten Administrasi dan Pembangunan, Zeplin A Purba, SE, MM yang turut dalam tim ini.

Ada 13 titik longsor jalan Kuta Tinggi menuju Sibongkaras. Bersama anggota Batlyon TP 906 kami membuat jalan alternatif memakai peralatan seadanya, pakai kayu, karena tenaga manual pasti tidak mampu. Alat berat sudah tiba dan sudah mulai bekerja menormalisasi material-material longsoran yang menutup jalan, jelas dia.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor berpesan agar wilayah-wilayah terpencil yang terisolasi akibat bencana tanah longsor menjadi perioritas utama penanganan.(Tumangger)

Patroli Akhir Pekan, Puluhan Remaja di Pare Terjaring Aksi Balap Liar

0

KEDIRI– Menjelang sore di penghujung pekan, jajaran Sat Samapta Polres Kediri bergerak cepat merespons laporan masyarakat soal aktivitas balap liar di kawasan Jalan Area RPH, Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan kerumunan remaja beserta puluhan motor yang diduga digunakan untuk balap liar. Tak menunggu lama, pembubaran dilakukan secara humanis namun tegas. Para remaja kemudian diamankan untuk pendataan identitas, sekaligus pemeriksaan kelengkapan kendaraan.

Dari penertiban tersebut, petugas mengamankan sebanyak 78 remaja dan 47 unit R2 yang selanjutnya diserahkan kepada Sat Lantas Polres Kediri untuk diproses lebih lanjut melalui penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Kasat Samapta Polres Kediri AKP I Nyoman Sugita, S.E., M.Si. menegaskan bahwa patroli harkamtibmas ini digelar sebagai respons atas keresahan masyarakat, sekaligus upaya rutin menjaga keamanan di jam-jam rawan.

“Penertiban ini bukan sebatas membubarkan kerumunan. Kami memastikan para remaja memahami risiko dan bahaya balap liar, karena keselamatan mereka dan pengguna jalan lainnya tetap menjadi prioritas,” tuturnya.

Beliau menambahkan bahwa dukungan warga menjadi dorongan bagi petugas untuk terus hadir di titik-titik rawan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga situasi kondusif. Laporan dan informasi warga sangat membantu kami dalam mencegah potensi kerawanan,” imbuh Kasat Samapta.

Langkah ini disambut positif masyarakat sekitar yang selama ini resah akibat kebisingan dan risiko kecelakaan yang ditimbulkan aksi ugal-ugalan tersebut. Kehadiran polisi dinilai mampu mengembalikan ketertiban wilayah, terutama saat akhir pekan.

Waspadai Bahaya Menggunakan Rem Depan Saat Menikung, Ini Penjelasan Instruktur Safety Riding Honda

0

Batam,(28/11/25). – Pengendara sepeda motor kerap melakukan penyesuaian kecepatan saat memasuki tikungan. Banyak yang spontan mengandalkan rem depan karena dianggap lebih cepat menurunkan laju motor. Namun, kebiasaan ini justru menyimpan risiko besar jika dilakukan pada saat posisi motor sedang miring. Untuk memberikan pemahaman yang lebih aman, Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Kepri, Christofer Valentino, membagikan penjelasan teknis sekaligus langkah-langkah tepat dalam menghadapi tikungan.

Menurutnya, penggunaan rem depan ketika menikung dapat mengakibatkan hilangnya cengkeraman ban terhadap permukaan jalan. Kondisi motor yang sedang miring membuat luas bidang ban yang menapak ke aspal lebih sedikit dibanding saat motor tegak. Ditambah gaya sentrifugal yang muncul selama manuver melingkar, beban pada ban menjadi jauh lebih tinggi.

Ketika rem depan digunakan dalam kondisi tersebut, beban ban bertambah besar sehingga potensi kehilangan traksi semakin tinggi. Jika roda depan kehilangan cengkeraman, pengendara bisa langsung terhempas bersama motornya, dan risikonya sangat fatal. Teknik ini hanya aman dilakukan oleh pembalap di lintasan balap dengan dukungan keselamatan yang lengkap, sehingga tidak disarankan untuk Pengendara sepeda motor kerap melakukan penyesuaian kecepatan saat memasuki tikungan. Banyak yang spontan mengandalkan rem depan karena dianggap lebih cepat menurunkan laju motor. Namun, kebiasaan ini menyimpan risiko besar jika dilakukan saat posisi motor sedang miring. Untuk memberikan pemahaman yang tepat, Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Kepri, Christofer Valentino, menjelaskan potensi bahaya serta teknik aman yang perlu diterapkan.

Menurut Christofer, penggunaan rem depan saat menikung dapat mengakibatkan hilangnya cengkeraman ban terhadap permukaan jalan. Posisi motor yang miring membuat bidang ban yang menapak ke aspal lebih sedikit dibanding saat motor tegak. Ditambah gaya sentrifugal yang muncul selama manuver, beban yang diterima ban semakin meningkat.

Ketika rem depan digunakan dalam kondisi tersebut, beban ban bertambah besar sehingga potensi kehilangan traksi semakin tinggi. Jika roda depan kehilangan cengkeraman, pengendara bisa langsung terhempas bersama motornya, dan risikonya sangat fatal. Teknik ini hanya aman dilakukan oleh pembalap di lintasan balap dengan dukungan keselamatan yang lengkap, sehingga tidak disarankan untuk digunakan di jalan raya.

Melihat tingginya risiko tersebut, kebiasaan mengerem menggunakan rem depan saat menikung tidak dianjurkan untuk penggunaan harian. Kesalahan teknik dapat menempatkan pengendara pada situasi berbahaya, terutama di tikungan sempit atau di jalan dengan permukaan yang tidak ideal.

“Edukasi keselamatan berkendara menjadi prioritas kami, karena perilaku aman di jalan dimulai dari pemahaman teknik yang benar. Informasi seperti ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat kebiasaan yang dianggap sepele. Kami ingin memastikan setiap pengendara Honda di Kepulauan Riau memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tepat agar dapat berkendara dengan lebih percaya diri dan aman”, ungkap Duri Yanto Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Sebagai panduan, Christofer memberikan lima teknik dasar #Cari_Aman saat menikung: (1) kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan, (2) arahkan pandangan ke poros tikungan, (3) jaga kecepatan tetap konstan, (4) gunakan rem belakang untuk mengontrol laju motor, dan (5) tambahkan kecepatan setelah keluar dari tikungan.

Christofer menegaskan bahwa teknik menikung aman dapat dipelajari melalui pelatihan. Pemahaman teori dan praktik akan meningkatkan kontrol pengendara sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.

Edukasi ini diharapkan mampu memperkuat budaya #Cari_Aman di tengah masyarakat. Bagi pengendara yang ingin memperdalam keterampilan berkendara aman, dapat menghubungi tim Safety Riding Honda melalui jaringan Dealer Honda terdekat. Seluruh pelatihan praktik tersedia secara langsung dan tanpa biaya.

(Gokkon)

SPPG Polres Trenggalek Bersertifikat Laik Higiene Sanitasi Resmi Dioperasikan

0

TRENGGALEK – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Trenggalek Polda Jawa Timur yang berlokasi di Dusun Depok Desa /Kecamatan Pule Kab Trenggalek, secara resmi memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek.

Sertifikat dengan Nomor PB UMKU : 230725010756600020001 itu diterbitkan pada 29 November 2025 sebagai bentuk pengakuan bahwa dapur pengolahan pangan SPPG telah memenuhi standar keamanan dan sanitasi pangan yang berlaku.

SLHS merupakan sertifikat kelayakan yang memastikan bahwa tempat pengolahan makanan memiliki sanitasi lingkungan yang baik, peralatan bersih, penyimpanan bahan yang aman, proses pengolahan yang higienis, serta jaminan kesehatan tenaga kerja.

Sertifikat ini menjadi persyaratan penting dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polres Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menyampaikan dengan adanya sertifikat ini, SPPG Polres Trenggalek Polda Jatim dinilai mampu menjamin kualitas pangan yang diproduksi.

“Alhamdulillah, SPPG kita sudah layak beroperasi khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis,” terang AKBP Maliki, Sabtu ( 29/11/2025).

Kapolres Trenggalek mengatakan secara ketat pengawasan dan pengujian dilakukan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) serta ahli gizi.

Setiap hari, seluruh menu yang diproduksi SPPG diuji dengan menggunakan metode laboratorium dan organoleptik.

“Pengujian dilakukan untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan bebas dari kandungan zat berbahaya,” lanjut AKBP Maliki.

Parameter pengujian meliputi pemeriksaan kandungan formalin, arsenik, sianida, nitrit, serta uji organoleptik terhadap rasa, aroma, dan tekstur makanan.

AKBP Maliki menegaskan komitmen Polres Trenggalek Polda Jatim dalam menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat.

“Dengan status laik higiene sanitasi ini, produksi makanan yang disalurkan melalui program-program kepolisian makin dapat dipercaya dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima,” pungkasnya. (*)

Kolonel Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP Pindah Masa Tugas Dari Kodim 1013 Muara Teweh

0

BARITO UTARA- Komandan Kodim (Dandim) 1013 Muara Teweh, Kolonel Inf. Agussalim Tuo, SH. M. IP memberikan semangat dan sambutannya serta rasa terima kasih yang mendalam kepada insan pers yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Barito Utara serta yg diluar organisasi PWI  Barito Utara, dalam acara perpisahan akhir masa tugasnya sebagai Dandim 1013 Muara Teweh, yang dilaksanakan bertempat di halaman Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1013 Muara Teweh, malam Sabtu (28/11/2025).

Di hadapan segenap para Insan Pers dari berbagai media, Kolonel Agussalim Tuo menegaskan prinsip yang selalu ia pegang dalam menjalankan tugas sebagai seorang prajurit TNI senantiasa berbuat yang terbaik dan selalu bertindak baik di manapun bertugas.

“Saya percaya, kalau kita sering berbuat baik, maka kebaikan itu akan datang juga. Itu hukum alam. Dan Alhamdulillah, prinsip itu terbukti dalam perjalanan karier saya,” ujar Dandim. 

Pada momen yang masuk dalam agenda perpisahan ini, Kolonel Agussalim Tuo juga mengungkapkan daerah ini adalah Kabupaten Barito Utara, yang sangat penting dalam perjalanan kariernya.  penugasannya selama kurang lebih 2 tahun 5 bulan di disini telah menjadi salah satu fase terbaik dalam perjalanan kariernya.

Dirinya  menuturkan Barito Utara sebagai bagian dari “rezeki yang luar biasa”, yang mengantarnya meraih kenaikan pangkat hingga dipercaya menjadi Komandan Brigade di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Rezeki saya di Kabupaten Barito Utara ini luar biasa. Saya tidak pernah menyangka akan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa, bahkan dilantik langsung oleh Presiden. Saya merasa seperti mimpi,” dengan penuh bangga.

Pada waktu yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara H. Deni Hariadi, SE bahwa dirinya sebagai Ketua PWI Barito Utara 
menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas, kepada Dandim 1013 Muara Teweh, kolonel Inf. Agussalim tuo, SH. M. IP. 

Menurutnya, sinergi antara TNI dan Insan Pers yang khususnya PWI Barito Utara selama ini berjalan sangat baik, terutama dalam menulis pembritaan baik mengenai Pilkada sampai dengan PSU pada bulan lalu serta kondusifias di wilayah Barito Utara ini.

Dengan berakhirnya masa tugas kolonel Inf. Agussalim tuo,SH. M. IP, sebagai Dandim 1013 Muara Teweh, maka jabatan Dandim 1013 Muara Teweh yang akkan datang selanjutnya akan diemban oleh pejabat baru sesuai dengan keputusan Panglima  TNI,” sebut Ketua PWI.

Selamat bertugas di tempat yang baru di kaltim Sangata pak dandim, semoga sukses selalu bahagia bersama keluarga dan orang terkasih, serta selalu dalam lindungan yang maha kuasa, kolonel inf Agussalim tuo, SH. M. IP tetap di hati kami insan pers di Barito Utara, 

Acara perpisahan ini, ditandai dengan penyerahan cinderamata, dari PWI barito utara, serta ucapan selamat dari para Insan Pers, dan  makan malam bersama serta sesi hiburan musik sebagai penutup acara. (SS)

Polresta Banyuwangi Raih Penghargaan Juara II pada Rakernis & Anev Ditresnarkoba Polda Jatim 2025

0

Banyuwangi – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polresta Banyuwangi. Pada kegiatan Rakernis dan Anev Ditresnarkoba Polda Jatim Tahun 2025, Kasat Resnarkoba Polresta Banyuwangi berhasil meraih penghargaan Juara II Kelompok A, sebagai apresiasi atas kinerja unggul dalam pengungkapan kasus narkoba selama periode Januari hingga November 2025. Jumat (28/11/2025)

Penghargaan di terima Kasat Resnarkoba Kompol Nanang Sugiono,S.H., M.H., setelah Satresnarkoba Polresta Banyuwangi mencatatkan hasil signifikan berupa barang bukti yang berhasil diamankan, yakni: 8.310,55 gram sabu, 32,35 gram ganja, 4.626 butir ekstasi, dan 202.364 butir okerbaya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan bahwa “Penghargaan yang diraih Satresnarkoba Polresta Banyuwangi ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga bukti nyata bahwa kerja keras, integritas, dan komitmen jajaran telah memberikan hasil yang membanggakan. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kasat Resnarkoba beserta seluruh anggota yang tidak pernah berhenti berupaya menjaga Banyuwangi dari ancaman peredaran gelap narkoba.” ujarnya

Ke depan, saya menekankan agar seluruh personel terus meningkatkan profesionalisme, memahami regulasi terbaru, memperkuat jejaring informasi, serta mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

Kami akan terus hadir secara tegas dan konsisten dalam memberantas narkoba, demi menyelamatkan generasi muda dan mewujudkan Banyuwangi yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika.”tambahnya

Capaian ini menjadi bukti komitmen jajaran Satresnarkoba Polresta Banyuwangi dalam mendukung program prioritas nasional terkait pemberantasan narkotika.

Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran Satresnarkoba Polresta Banyuwangi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan serta menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.(***)

Bencana Alam Landa Sumatera Utara, Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

0

28 November 2025 — Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.

Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.

Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Polri Siapkan Pengiriman Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

0

Jakarta — Polri tengah mempersiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rencana pengiriman dijadwalkan berlangsung besok, Sabtu, 29 November 2025, seiring dengan rampungnya proses koordinasi serta penyelarasan kebutuhan logistik di lapangan.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri terus memastikan setiap langkah penyaluran bantuan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran melalui komunikasi intensif dengan jajaran kewilayahan.

“Polri telah menyiapkan langkah percepatan penyaluran bantuan. Saat ini proses penyempurnaan kebutuhan dari wilayah terdampak terus berjalan, termasuk penyusunan manifest barang yang akan diberangkatkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Dari sisi transportasi udara, jajaran Poludara Polri melaporkan bahwa beberapa pesawat yang dimiliki oleh Polri telah bersiaga di Mako Ditpoludara Pondok Cabe. Jadwal keberangkatan serta titik pendaratan nantinya akan disesuaikan dengan arahan pimpinan demi memastikan distribusi berjalan optimal.

Sejumlah crew pesawat udara Polri juga telah disiagakan untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, guna memastikan proses pengangkutan bantuan berlangsung aman dan lancar.

SMPN 2 Srono Gelar Manasik Haji, Berikan Pengalaman Spiritual Guna Melatih Kesabaran, dan Keikhlasan Sejak Dini.

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Dalam rangka memberikan pengalaman spiritual sekaligus melatih kesabaran, dan keikhlasan pada siswa sejak dini, SMP Negeri 2 Srono gelar manasik haji, Sabtu (29/11/2025)

Dalam sambutannya kepala sekolah Smpn 2 Srono, Slamet Subagyo, S.Pd menyampaikan, Manasik Haji merupakan kegiatan unggulan yang rutin diadakan setiap tahun di Smpn 2 Srono.

“Alhamdulillah, kita di pertemukan kembali dalam kegiatan Manasik Haji untuk yang ketiga kalinya, kegiatan ini merupakan kegiatan unggulan Smpn 2 Srono yang rutin diadakan setiap tahun, tujuannya pertama kita bisa praktik langsung dan kedua kalinya adalah untuk berdoa, semoga Allah mengijabah doa kita agar suatu saat kelak kita beserta keluarga bisa dipanggil menjadi tamu di baitullah,” terangnya.

Kegiatan ini diikuti seluruh Siswa dan Dewan Guru, manasik haji merupakan kegiatan simulasi yang mengajarkan siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji melalui praktik langsung, seperti tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, dan lontar jumrah. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan pemahaman praktis yang mendalam mengenai rukun Islam kelima sekaligus dengan harapan dapat menumbuhkan semangat spiritual, kesabaran, dan keikhlasan sejak dini.

“Dengan kegiatan ini kami ingin memberikan pengalaman spiritual pada siswa, sehingga mampu menumbuhkan semangat spiritual sekaligus melatih kesabaran dan keikhlasan pada diri anak sejak dini,” tandasnya.

Dengan berkumandangnya bacaan talbiyah “Labbaikallahumma labbaik…”, menandakan dimulainya kegiata manasik haji setelah dilaksanakannya pembekalan teori dimana siswa mendapatkan penjelasan teori mengenai tata cara dan makna ibadah haji. Barulah kegiatan berlanjut pada tahap Simulasi praktik yang diantaranya Ihram, Tawaf, Sa’i, Wukuf, Mabit, Lontar Jumrah Tahallul hingga Minum air zam-zam.

“Salah satu manfaat dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman teori, siswa dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah diajarkan di kelas secara langsung,” Terang Slamet.

Lanjutnya, “Selain itu dalam kegiatan ini siswa bisa memahami tata cara ibadah haji, mendapatkan gambaran dan pengalaman spiritual yang lebih mendalam tentang makna ibadah haji, sehingga kita harapkan dengan kegiatan ini mampu menumbuhkan keimanan, dan menanamkan nilai-nilai seperti kesabaran dan keikhlasan.” Imbuhnya.

Menutup sambutannya, Slamet kembali berpesan agar nuansa kegiatan ini bisa tetap membersamai sekalipun kegiatan telah dilalui, sehingga kedepan bisa memberikan perubahan positif bagi semua.

“Harapan sekolah setelah kegiatan inipun, nuansanya tetap terasa menjadi nuansa yang baik tentunya menjadi sesuatu yang luar biasa, sehingga kedepan bisa membawa perubahan positif bagi kita semua utamanya pada lingkungan Smpn 2 Srono.” Paparnya mengakhiri. (*/Sgt)

MALAM ANUGERAH KEBUDAYAAN 2025,SENI TULIS AKSARA SUNDA MENDAPAT PERHATIAN WALIKOTA

0

CIMAHI,Sabtu(29/11/2025)
Perayaan Malam Anugerah Kebudayaan 2025 menjadi ajang penghormatan bagi para pelaku budaya Kota Cimahi yang telah menunjukkan konsistensi, dedikasi, serta kontribusi besar dalam menjaga keberlanjutan seni dan tradisi lokal. Acara yang digelar pada Jumat (28/11) di Alam Wisata Cimahi tersebut menghadirkan seniman, budayawan, komunitas kreatif, hingga tokoh masyarakat yang selama ini aktif mengembangkan ekosistem kebudayaan di Kota Cimahi.
Acara puncak ini merupakan rangkaian panjang proses seleksi yang berlangsung sejak awal Oktober. Tahapan dimulai dari penjaringan usulan, kurasi, verifikasi lapangan, hingga pleno akhir tim kurator untuk menentukan enam penerima penghargaan. Pemenang yang terpilih masuk ke dalam tiga kategori Pelestari Kebudayaan, Pencipta dan Pengembang Kebudayaan, serta Lifetime Achievement—yang dinilai mewakili capaian penting dalam pelestarian tradisi maupun inovasi seni.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penganugerahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas ketekunan para pelaku budaya dalam merawat identitas daerah. Ia menyebut, di tengah gempuran arus digital, kesenian dan budaya lokal tetap memiliki ruang yang kuat karena dijaga oleh tangan-tangan kreatif masyarakat.
“Kebudayaan adalah jati diri. Para pelaku budaya telah menunjukkan teladan melalui karya, dedikasi, dan semangat untuk terus menghidupkan warisan leluhur. Malam apresiasi ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam memperkaya ekosistem kebudayaan Cimahi,” ujarnya.
Ngatiyana menambahkan, komitmen pemerintah dalam memajukan kebudayaan akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Ia mendorong para seniman untuk semakin aktif hadir di ruang publik, memperluas jejaring, serta memproduksi karya yang mampu menginspirasi generasi muda. Menurutnya, kreativitas dan inovasi yang tumbuh dari komunitas seni memiliki efek ganda bagi kota, baik dari sisi perkembangan ekonomi kreatif maupun daya tarik pariwisata.
Wali Kota berharap agar momentum ini menjadi landasan baru bagi perkembangan seni budaya kota. “Merawat kebudayaan berarti merawat harmoni. Kita punya tanggung jawab bersama menjaga kekayaan ini agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, menegaskan bahwa ajang ini dirancang tidak hanya untuk memberi penghargaan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pemajuan kebudayaan. Apresiasi menjadi sarana internalisasi nilai budaya sekaligus motivasi bagi pelaku budaya untuk terus produktif dan adaptif.
“Proses pewarisan budaya adalah kewajiban seluruh warga masyarakat, baik di masa lalu, sekarang, dan yang akan datang. Tidak hanya mewariskan saja, masyarakat juga hendaknya senantiasa menumbuhkan kultur baru atau kultur keunggulan di semua lini kehidupan melalui rekayasa kreatif budaya agar budaya tidak jalan ditempat dan kehilangan relevansi dengan zaman, yang pada akhirnya ditinggalkan oleh komunitasnya sendiri,” tuturnya.
Ia berharap dengan diselenggarakannya Malam Anugerah Kebudayaan dapat menginspirasi masyarakat untuk memajukan budaya secara bersama-sama, sehingga kekayaan budaya dapat terjaga dan lestari.
“Melalui kegiatan malam anugerah kebudayaan ini diharapkan seni budaya yang berkembang di Kota Cimahi tetap terjaga nilai-nilai luhur dan estetikanya serta dapat mewujudkan peran serta aktif seniman dan budayawan kota cimahi dalam mendukung suksesnya program pelestarian dan pemajuan kebudayaan,” tandasnya.
Rangkaian acara turut dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan, di antaranya Tjimahi String Orchestra, Rampak Campernik, Kacapian, Lingkung Seni Suarna Putra, dan sejumlah penampil musik etnik lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan keberagaman ekspresi seni yang tumbuh dan berkembang di Cimahi.
Dengan terselenggaranya Malam Anugerah Kebudayaan 2025, Cimahi kembali berkomitmen untuk terus mendorong hadirnya gagasan, karya, dan inovasi dari para pelaku seni yang menjadi wajah kebudayaan daerah untuk memajukan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Daftar Penerima Anugerah Kebudayaan Kota Cimahi tahun 2025:

  1. Achmad Sobur (Ciung Wanara) : Kategori Pelestari Kebudayaan
  2. Aliran Kebatinan Perjalanan Kota Cimahi (Mimin Sukandar) : Kategori Pelestari Kebudayaan
  3. Agus Hamdani : Kategori Pencipta & Pengembang Kebudayaan
  4. Dede Syarif HD : Kategori Pencipta & Pengembang Kebudayaan
  5. Ida Widawati : Kategori Pencipta & Pengembang Kebudayaan
  6. Rusli Rangga Somantri “Kang Uci RT” (Alm) : Kategori Tanda Kehormatan ” Live Time Achievement “

Achmad Syafei
(Bidang IKPS)