Home Blog Page 176

Polda Jatim Libatkan Personel Gabungan Perbaiki Tanggul Sungai di Curah Kobokan Lumajang

0

LUMAJANG – Upaya penanganan pascaerupsi Gunung Semeru terus dilakukan oleh Polda Jawa Timur (Jatim) dan pemerintah daerah setempat.

Puluhan personel gabungan dari Dit Samapta Polda Jatim, Satbrimob Polda Jatim, serta anggota Polres Lumajang dan Polsek jajaran dikerahkan untuk penanganan tersebut di kawasan Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Minggu (30/11/2025).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, personel gabungan Polda Jatim itu juga melakukan pembenahan tanggul sungai yang sebelumnya jebol dan mengarah ke kawasan permukiman warga.

“Kerusakan tanggul tersebut dikhawatirkan dapat memicu banjir lahar dan membahayakan masyarakat di sekitar aliran sungai, oleh karena itu Polda Jatim mengerahkan personel untuk membantu perbaikan,” ujar Kombes Pol Abast.

Di lokasi, anggota kepolisian juga berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk memastikan proses penguatan tanggul berjalan aman.

Alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat penataan jalur aliran sungai yang tertutup material erupsi.

Kombes Pol Jules Abraham Abast memastikan bahwa jajaran kepolisian siap memberikan dukungan penuh dalam proses pemulihan pascabencana.

“Pembenahan tanggul ini sangat penting untuk mencegah aliran lahar mengarah ke permukiman warga,” kata Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, personel gabungan Polda Jatim dikerahkan untuk membantu memastikan pekerjaan berjalan cepat dan aman.

“Polda Jatim bersama seluruh unsur terkait tetap siaga menghadapi potensi bencana susulan,” ujar Kombes Abast.

Ia mengatakan, pihak Kepolisian terus memonitor kondisi di Curah Kobokan dan wilayah terdampak lainnya.

“Langkah antisipasi dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” tambah Kombes Abast.

Dengan keterlibatan langsung aparat kepolisian dan koordinasi lintas instansi, proses pemulihan di kawasan terdampak diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. (*)

POLRI GERAK CEPAT RESPON PIDATO PRESIDEN PRABOWO, SATBRIMOBDA SULSEL BANGUN JEMBATAN GANTUNG DI SOPPENG

0

Jakarta, 30 November 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia langsung bergerak menindaklanjuti pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, GBK Jakarta, Jumat (28/11). Dalam pidatonya Presiden menegaskan bahwa anak-anak di pelosok negeri tidak boleh lagi mempertaruhkan keselamatan hanya untuk pergi ke sekolah. Presiden Prabowo meminta Polri, bersama dengan mahasiswa teknik sipil dan TNI, turut turun mendukung pembangunan jembatan di daerah-daerah yang masih terisolasi. “Saya minta polisi juga turun. Saya minta itu kompi-kompi Brimob, terjunkan, bantu rakyat di desa-desa untuk atasi ini. Masalah jembatan ini menjadi prioritas karena saya tidak rela anak-anak seperti itu tiap hari mempertaruhkan nyawanya untuk ke sekolah,” tegas Presiden dalam pidatonya.

Sebagai tindak lanjut dari instruksi tersebut, Satbrimob Polda Sulawesi Selatan di bawah pimpinan KBP M. Ridwan, S.I.K. segera mengerahkan satu SST personel dengan kemampuan Vertical Rescue dan Light Field Engineering (LFE) untuk membantu pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Soppeng. Lokasi pembangunan menghubungkan tiga desa yaitu Desa Watu, Desa Mariritenggae, dan Desa Marioriaja di Kecamatan Marioriwawo yang selama ini dipisahkan oleh sungai. Bertahun-tahun masyarakat setempat hanya mengandalkan ban dalam mobil dan rakit sebagai alat penyeberangan, termasuk bagi anak sekolah. Warga sesungguhnya telah berupaya melakukan penggalangan dana secara mandiri, namun keterbatasan kemampuan teknis menjadi hambatan utama sehingga pembangunan tak kunjung terealisasi. Kehadiran Brimob menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut, sekaligus wujud nyata kehadiran negara.

Progres pembangunan jembatan sepanjang 20 meter telah mencapai 15% dan dikerjakan bersama masyarakat setempat melalui gotong royong. Polri berharap proses ini berjalan lancar agar akses pendidikan dan mobilitas warga dapat meningkat serta menjadi langkah nyata menuju Indonesia Emas. Dalam pelaksanaannya, Satbrimob Polda Sulsel memberangkatkan 15 personel yang dipimpin Ipda Taufik (Wadanki 3 Batalyon C Pelopor), dilengkapi Rantis SAR, perlengkapan konstruksi dasar, mesin las, tenda lapangan, helm dan rompi SAR, tali, meja lapangan, Filbead, serta logistik pendukung lainnya.

Kegiatan operasi dimulai pada 29 November 2025 di Mako Batalyon C Pelopor Bone dengan pengecekan peralatan pada pukul 22.43 Wita, dilanjutkan apel pemberangkatan pukul 22.46 Wita, dan keberangkatan menuju Desa Watu pukul 22.53 Wita. Polri memastikan bahwa penugasan ini bukan sekadar respon administratif, tetapi aksi nyata yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan gerak cepat Brimob di lapangan, Polri menegaskan komitmen untuk hadir dan bekerja dalam urusan keselamatan rakyat, terutama pemenuhan akses pendidikan bagi generasi muda di pelosok negeri.

Polri — Hadir untuk Rakyat, Kerja Nyata untuk Masa Depan.

Kapolri Tegaskan Personel dan Logistik Dikerahkan ke Lokasi Terisolir Bencana Sumatera

0

Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan komitmennya dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait dengan penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Sigit menegaskan, Korps Bhayangkara langsung merespons cepat mengerahkan kekuatan yakni, personel, sarana-prasarana, helikopter, pesawat hingga kapal untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah.

Hal itu ditekankan Sigit saat menggelar rapat koordinasi penanganan bencana bersama sejumlah stakeholder terkait di Medan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025), malam.

“Jajaran Polri sesuai arahan Presiden menindaklanjuti dengan menurunkan bantuan untuk operasi kemanusiaan,” kata Sigit dalam jumpa pers.

Sigit memastikan, personel telah diterjunkan ke titik terdampak musibah tersebut. Selain itu, kata Sigit, personel hingga bantuan juga difokuskan untuk masuk ke wilayah yang paling parah atau hingga terisolasi usai bencana alam.

“Mulai dari turunkan personel untuk masuk ke wilayah-wilayah yang terisolir kemudian kita menurunkan sarpras, baik pesawat, helikopter, kapal untuk bisa bantu kirimkan logistik yang diperlukan oleh masyarakat utamanya di wilayah terputus, jalurnya yang tidak bisa dimasukin, maka kita kerahkan bantuan melalu jalur udara,” ujar Sigit.

Sigit menuturkan, kekuatan yang dikerahkan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran. Dalam hal ini, seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk memaksimalkan bantuan dan penanganan bencana alam.

“Kita turunkan untuk memaksimalkan, dukungan kita terhadap operasi ini, mungkin kita juga akan gelar operasi kemanusiaan, sehingga kemudian terkait kebutuhan personel, kebutuhan dukungan bantuan peralatan, sarpras, logistik bisa kita maksimalkan untuk membantu di 3 wilayah Aceh, Sumut dan Sumbar,” tutup Sigit.

Antisipasi Gangguan Keamanan Masyarakat, Sat Samapta Polres Ogan Ilir Gelar Patroli Perintis Presisi di Jalan Raya

0

Ogan Ilir, gempurnews.com — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Samapta Polres Ogan Ilir melaksanakan Patroli Perintis Presisi pada Sabtu malam, 29 November 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini menyasar berbagai titik rawan kriminalitas di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Patroli dipimpin langsung oleh Kanit Patroli Aipda Beni Harmoko, dengan melibatkan personel patroli R4 dan R2 dari Sat Samapta Polres Ogan Ilir. Rute patroli mencakup beberapa lokasi strategis seperti kawasan Polres Ogan Ilir, Timbangan 32, minimarket Indomaret, hingga area sekitar Bank BNI yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas fokus pada upaya antisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, Curanmor), balap liar, pungutan liar, premanisme, serta potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran personel di titik-titik rawan memberikan efek preventif bagi para pelaku kejahatan dan meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi nyata dari program Perintis Presisi yang mengedepankan tindakan cepat, responsif, dan humanis dalam penanganan situasi kamtibmas.

Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Sutopo, menyampaikan bahwa patroli rutin ini akan terus digencarkan. “Patroli Perintis Presisi merupakan langkah kami untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Polres Ogan Ilir berkomitmen menciptakan situasi yang kondusif, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan patroli ini, diharapkan tercipta situasi yang kondusif, aman, serta lingkungan yang bebas dari tindakan kriminalitas maupun pelanggaran lainnya. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi pelaksanaan tugas.

Moh.Sangkut

Penindakan Balap Liar di Kediri Kota Jaring 65 Remaja,Bagian dari Edukasi Keselamatan Operasi Zebra Semeru 2025

0

Kediri Kota — Satlantas Polres Kediri Kota menindak kegiatan balap liar yang berlangsung di Jalan Tembus PLN GITET–Kleco, Betet, Kecamatan Pesantren, Jumat (28/11/2025). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025 yang menyasar berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas berpotensi fatal, termasuk balap liar yang mayoritas melibatkan remaja.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir memimpin langsung regu tindak bersama personel Satlantas, Samapta, serta Polsek Pesantren. Kegiatan diawali apel persiapan di halaman Mako Satlantas pukul 15.30 WIB sebelum petugas menuju lokasi yang selama ini kerap menjadi titik kumpul aksi balap liar.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan penindakan dengan mengamankan sepeda motor beserta pengendaranya. Para remaja yang terlibat diinstruksikan menuntun motor mereka menuju Mako Satlantas sebagai bentuk sanksi edukatif, sekaligus memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sesampainya di Mako Lantas sekitar pukul 18.30 WIB, para remaja mendapat pembinaan lanjutan. Mereka diberikan minuman dan makanan, kemudian menerima pengarahan dari Kasat Lantas mengenai bahaya balap liar yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

“Balap liar bukan hanya melanggar aturan, tetapi membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Kami menegakkan hukum sekaligus memberikan pembinaan agar anak-anak ini paham risikonya dan tidak mengulanginya,” ujar AKP Afandy.

Orang tua para remaja dipanggil ke Mako Satlantas untuk membawa kelengkapan surat kendaraan sekaligus mendapatkan arahan khusus agar mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak mereka.

Seluruh rangkaian penindakan berlangsung aman dan lancar. Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah preventif dan represif dalam menekan aktivitas balap liar demi keselamatan pengguna jalan di wilayah Kediri Kota. (*)

Unit Laka Polres Pasuruan Bergerak Cepat Tangani Tabrakan Mobil–Kereta di Beji, Empat Meninggal Dunia

0

Pasuruan — Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Polres Pasuruan bergerak cepat menuju lokasi kecelakaan maut antara mobil Honda Accord dan Kereta Api Mutiara Timur 209 yang menyebabkan empat orang meninggal dunia dan satu balita luka ringan.

Kejadian ini terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu KM 41+6/7, Petak Jalan Porong–Bangil, wilayah Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu, (30/11/25).

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan duka mendalam atas kejadian itu.

“Begitu menerima laporan, Unit Laka Polres Pasuruan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, evakuasi korban, dan pengamanan jalur. Kami berkomitmen menangani setiap kecelakaan dengan cepat dan profesional,” ujarnya.

Menurut hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi saat mobil Honda Accord bernomor polisi L-1519-ABJ melaju dari arah utara menuju selatan. Saat menyeberangi rel tanpa palang pintu, pengemudi diduga kurang memperhatikan situasi sehingga tertabrak Kereta Api Mutiara Timur 209 yang datang dari arah barat ke timur.

Unit Laka menyebut faktor utama kecelakaan berasal dari kelalaian pengemudi, sementara faktor kendaraan, jalan, cuaca, dan alam tidak berpengaruh. Kendaraan diketahui memenuhi standar pabrik, namun TNKB depan tidak terpasang.

Akibat benturan keras tersebut, pengemudi Muhammad Muhaimin (32) serta tiga penumpang lainnya — Suci Nurjannah (32), Muhammad Yisran Alim Mukhsin (7), dan Putri Indah Ramadhani (5) — meninggal dunia di lokasi. Sementara seorang balita bernama Rizka Putri Maharani mengalami luka ringan.

Kerusakan materiil diperkirakan mencapai Rp5,8 juta, yang meliputi kerusakan bodi depan mobil dan lecet pada sisi kanan gerbong kereta.

Kapolres menambahkan pihak kepolisian akan terus mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di perlintasan sebidang, “Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama di perlintasan tanpa palang pintu. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Sementara itu, saksi di lokasi, Rusdi dan Halimatus Sadiyah, turut dimintai keterangan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Petugas Kanit Gakkum, Unit Laka, dan anggota Piket Pos Lantas Beji telah menyelesaikan penanganan awal di TKP.

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana, Warga Akhirnya Bisa Terhubung Kembali dengan Keluarga

0

Aceh – Setelah empat hingga lima hari terputus dari jaringan komunikasi akibat bencana, masyarakat di wilayah terdampak akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga mereka. Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin.

Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, Mabes Polri telah mengirimkan total 8 perangkat Starlink ke wilayah terdampak bencana dengan rincian yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara dan 2 unit di Sumatera Barat.

Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya di Desa Tingkem, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka memasang dan mengaktifkan akses WiFi Starlink, yang langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka yang sebelumnya tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana.

Kehadiran layanan komunikasi ini disambut haru dan rasa syukur oleh para pengungsi. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan langsung testimoninya:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan WiFi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelpon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi. Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih.”

Langkah cepat Polri dalam memulihkan konektivitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan yang krusial, membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting selama masa tanggap darurat. Akses WiFi Starlink ini akan terus dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih.

Jalan Berutu, S.Pd, MM selaku Kepala Pelaksana BPBD Ex Officio meninjau penanganan longsor di jalan penghubung Lagan-Pagindar sore ini.

0

Bersama Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang, ST, M.Si, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Elhidayat Berutu, MAP, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Sahat Parulian Boangmanalu, S.Pd, Jalan Berutu melihat langsung kondisi longsor yang menutup badan jalan di beberapa titik yang mengakibatkan terputusnya akses jalan dari dan menuju Kecamatan Pagindar.

Sesuai perintah bapak Bupati kepada kami, jalan Lagan-Pagindar ini sekarang menjadi salah satu fokus utama penanganan kita. Terus terang bapak Bupati sangat khawatir mendapat laporan dari pak Camat Pagindar, bahwa hubungan ke Pagindar sudah terputus total. Ini berbahaya mengingat ada ratusan kepala keluarga masyarakat kita di sana. Suplay logistik dan kebutuhan pokok tidak bisa terputus terlalu lama, ini menjadi pertimbangan bagi kami, ucap Jalan Berutu.

Jalan berutu juga memberikan dukungan moril bagi seluruh tim yang sedang bekerja. Memotivasi mereka bahwa tugas kemanusiaan ini sangat ditunggu-tunggu oleh banyak masyarakat.

Saya tahu teman-teman semua pasti sudah sangat lelah, mengingat kita sudah bekerja penuh selama berhari-hari. Akan tetapi saya mohon mari kita tetap menjaga semangat dan kesehatan kita, tumpuan harapan kami ada pada teman-teman yang bergerak di lapangan. Oleh karenanya tetap jaga kesehatan, tetap jaga semangat, pesan dia.

Sejumlah personil BPBD, Tagana, TNI/Polri, personil kantor Camat Pagindar dan PGGS turut ambil bagian dalam penanganan ini. Total 41 titik longsor terjadi di jalur ini, dimana 13 titik telah tertangani. Sejumlah alat berat telah dari beberapa OPD teknis dan BPBD Pakpak Bharat telah dimobilisasi guna mempercepat penanganan longsor di jalur ini.(Tumangger)

“Pakpak Bharat:Polres dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako ke Korban Longsor”

0

Polres Pakpak Bharat dan Bhayangkari Peduli, berikan Bantuan berupa Sembako kepada warga masyarakat yang terdampak Bencana Longsor, Sabtu 29 November 2025 sekira pukul 10.00 wib di wilayah Hukum Polres Pakpak Bharat.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Pebriandi Haloho S.H., S.I.K., M.Si di wakili oleh Wakapolres Kompol Donris E. Pasaribu S.H memimpin Pemberian Bantuan Sembako kepada masyarakat yang di dampingi Kapolsek Salak AKP Terada Tarigan, Kasat Lantas Iptu Lambok D. Sihotang, Ipda Nadiken Sembiring S.H, Kasubsi Penmas Si Humas Aiptu Widodo, para Bhabinkamtibmas, Personil Polres Pakpak Bharat dan Bhayangkari.

Lokasi yang pertama terdampak Bencana Longsor ada di wilayah Hukum Polsek Salak berada di Desa Boangmanalu, ada 3 ( tiga ) Kepala keluarga ( KK ) yang terdampak akibat bencana Longsor tersebut, diantaranya : 1. Jonner Banurea, 58 thn, 2. Dihner Boangmanalu, 60 thn dan 3. Niat Boangmanalu 35 thn,. Wakapolres Kompol Donris E Pasaribu S.H bersama para PJU Polres, Kapolsek Salak dan Bhabinkamtibmas menyampaikan Bantuan Sembako kepada ketiganya, ” Kami dari Polres Pakpak Bharat Memberikan Sembako ini semoga bantuan ini dapat meringankan beban Bapak dan keluarga dalam menghadapi musibah ini, tetap semangat walau pun kita mengalami musibah, karena musibah ini tidak hanya terjadi di wilayah kita ini namun merata di beberapa bagian di Sumut dan provinsi lainnya, ucap Wakapolres Kompol Donris E. Pasaribu S.H.

Selanjut Wakapolres Pakpak Bharat dan rombongan berangkat menuju Desa Salak I, dimana ada 5 ( lima ) Kepala Keluarga ( KK ) yang terdampak Bencana longsor, diantara nya : 1. Rose Banurea, 52 tahun, 2. Dermawan Banurea, 54 thn, 3. Pariaman Banurea, 50 thn, 4. Abet Banurea, 65 tahun dan 5. Paima Banurea,. 43 tahun.

Masyarakat yang menerima bantuan dari Polres Pakpak Bharat merasa terharu dan mengucapkan Terima kasih/Liasate atas Kepedulian Polres Pakpak Bharat dan Bhayangkari yang telah memberikan Bantuannya kepada mereka di saat mereka tertimpa musibah/ bencana Longsor.

Wakapolres Kompol Donris E. Pasaribu S.H mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah untuk membantu masyarakat yang terdampak akibat adanya bencana Longsor, kami juga sudah berkoordinasi dengan Stackholder terkait baik dengan Pemkab Kabupaten Pakpak Bharat, TNI, BNPB dah elemen masyarakat untuk bersama – sama memonitor perkembangan situasi di wilayah Hukum Polres Pakpak Bharat mengingat cuaca ekstrim bisa muncul sewaktu – waktu dengan turunnya hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama, jika ada kejadian bencana longsor lagi silahkan hubungi kami di Call Center : 110 Polres Pakpak Bharat dan kami juga menghimbau kepada masyarakat agar menyikapi situasi keadaan cuaca saat ini, berhati – hati dan jika tidak ada keperluan yang mendesak agar di rumah saja, pungkas Kompol Donris E. Pasaribu S.H.(Tumangger)

Tim Penanggulangan Bencana Longsor yang dikirim Pemerintah Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat telah berhasil mencapai desa Sibongkaras (28/11/2025).

0

Sibongkaras adalah salah satu desa yang sempat terisolasi akibat longsor di beberapa titik jalan menuju desa ini.

Kami sudah sampai di Sibongkaras, bertemu dengan masyarakat di sana dan syukur kepada Tuhan mereka baik-baik saja. Kami berangkat jam 09.00 pagi, berjalan kaki dari napatumbuk sampai desa sibongkaras,dan pulang juga jalan kaki. Tiba di napatumbuk jam 21.00, jelas Plt. Asisten Administrasi dan Pembangunan, Zeplin A Purba, SE, MM yang turut dalam tim ini.

Ada 13 titik longsor jalan Kuta Tinggi menuju Sibongkaras. Bersama anggota Batlyon TP 906 kami membuat jalan alternatif memakai peralatan seadanya, pakai kayu, karena tenaga manual pasti tidak mampu. Alat berat sudah tiba dan sudah mulai bekerja menormalisasi material-material longsoran yang menutup jalan, jelas dia.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor berpesan agar wilayah-wilayah terpencil yang terisolasi akibat bencana tanah longsor menjadi perioritas utama penanganan.(Tumangger)