Home Blog Page 175

PLN untuk Rakyat: YBM PLN UP3 Madura Bangun Sumur Bor dan Instalasi Listrik Baru, Solusi Kekeringan di Sampang

0

​Sampang, 1 Desember 2025 — Komitmen PT PLN (Persero) untuk hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat diwujudkan melalui aksi kemanusiaan oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Madura. YBM PLN UP3 Madura hari ini meresmikan penyerahan bantuan vital berupa pembangunan sumur bor dan pemasangan instalasi listrik baru bagi Yayasan An Nida’ di Dusun Trebung, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.


​Bantuan ini merupakan respons langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang secara periodik menghadapi tantangan kekeringan ekstrem, terutama saat musim kemarau.

​Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut kepada pengasuh Yayasan An Nida’, Ustadz Abdullah Ali Nurfaisi. Prosesi penyerahan disaksikan langsung oleh Ketua YBM PLN UP3 Madura, Agus Mujiyono, bersama pengurus YBM PLN UP3 Madura, Abdul Azis.

​Pembangunan sumur bor ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih para santri dan jamaah Musholla Yayasan An Nida’, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas. Sumur bor ini menjadi tumpuan bagi 31 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sekitar yayasan, menjadikannya sumber air vital dalam kehidupan sehari-hari.

​“Daerah ini dikenal rawan kekeringan saat kemarau, sehingga kebutuhan akan air bersih meningkat tajam. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan masyarakat Trebung dapat memperoleh pasokan air yang stabil dan memadai, menjamin ketersediaan kebutuhan dasar mereka,” jelas Fahmi Fahresi.

​Selain sumur bor, pemasangan listrik baru juga bertujuan memastikan seluruh aktivitas pendidikan, keagamaan, dan sosial di Yayasan An Nida’ dapat berjalan tanpa hambatan, memberikan penerangan dan akses energi yang layak.

​Ustadz Abdullah Ali Nurfaisi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian YBM PLN. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian yang telah dicurahkan kepada yayasan dan masyarakat kami. Bantuan ini adalah berkah tak ternilai,” ujarnya.

​Ia menambahkan, “Kami berdoa semoga sumur bor dan listrik ini membawa manfaat berkelanjutan, menjadi amal jariyah bagi seluruh muzaki PLN. Semoga pahala terus mengalir kepada mereka. Aamiin.”

​Aksi YBM PLN UP3 Madura ini menegaskan perannya, di mana dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh YBM PLN disalurkan secara produktif dan tepat sasaran, sejalan dengan semangat PLN untuk Rakyat dalam memastikan pemerataan akses energi dan kesejahteraan sosial di seluruh penjuru negeri.

Puluhan warga desa Simberuna bersama personil Tagana Pakpak Bharat bergotong royong membuat jalan alternatif usai jalan utama tertimbun material longsor.

0

Jalan alternatif ini sangat bermanfaat untuk mobilisasi penduduk dan kenderaan roda dua untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat setempat.

Bencana alam berupa tanah longsor yang terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Pakpak Bharat menyebabkan aktifitas masyarakat lumpuh total, beberapa wilayah terisolasi, serta membutuhkan penanganan segera.

Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat, Augusman Harapan Padang, ST, M.Si mengatakan, untuk upaya percepatan penanganan longsor ini pihaknya telah berkoordinasi dengan banyak pihak terkait untuk bisa memberikan bantuan penanganan.

Kami mohon masyarakat supaya bersabar, dan doakan tim kami di lapangan supaya semua baik-baik saja, jelas Augusman Padang siang ini.(Tumangger)

DLH Barito Utara Laksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan Dokumen RPPLH  

0

BARITO UTARA- Dinas Lingkungan Hidup DLH) Kabupaten Barito Utara, kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan Konsultasi Publik II Paparan Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) bertrmpat di Aula Sekretariat daerah (Setda) lantai I, pada Senin (1/12/2025). 

Kegiatan konsultasi publik ini dibuka dengan resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan Hery Jhon Setiawan, S. Pd. M. Pd dan dihadiri pejabat Pemerintah Provinsi, Kepala Perangkat Daerah, Akademisi, Tokoh Adat, Tokoh masyarakat, pelaku usaha, komunitas lingkungan, serta Ketua tim penyusun Dokumen RPPLH.

KKLH beserta Kepala DLH Provinsi Kalimantan Tengah juga hadir secara daring melalui Zoom Meeting. Sementara itu, tim penyusun dari LPPM Universitas Lambung Mangkurat, yang dipimpin Baharuddin, S. Kel., M. Si, turut mengikuti kegiatan secara langsung di Barito Utara.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara, drg. Dwi Agus Setijowati, dalam laporannya mengatakan bahwa penyusunan RPPLH merupakan mandat langsung dari Undang- Undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, yang mengatur bahwa perencanaan lingkungan hidup harus melalui proses inventarisasi, penetapan ekoregion, dan penyusunan RPPLH di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten dan kota.

Selanjutnya dikatakan drg. Dwi Agus, mengidentifikasi wilayah lindung dan kawasan rawan bencana, merumuskan kebijakan dan strategi perlindungan lingkungan jangka panjang, termasuk pengendalian pencemaran, rehabilitasi ekosistem, pengelolaan ruang berbasis kapasitas lingkungan, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RPJPD, RPJMD, RTRW, RDTR, dan KLHS.

“Tujuan akhirnya agar pembangunan ekonomi, sosial, dan tata ruang berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan,” tambahnya.

Dwi Agus juga menjelaskan bahwa konsultasi publik pertama telah dilaksanakan pada 23 September 2025, dan kegiatan pada hari ini merupakan lanjutan berupa Konsultasi Publik II serta pemaparan draft laporan akhir.

Tahapan berikut ini, yaitu dokumen RPPLH akan diverifikasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, sebelum disampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk memperoleh Surat Persetujuan Substansi. “Jika persetujuan substansi sudah diterbitkan, maka Kabupaten Barito Utara dapat menetapkan RPPLH menjadi Peraturan Daerah,” sebutnya.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin,  ST. MT dalam sambutannya melalui Staf Ahli Bupati, Hery Jhon Setiawan, S.Pd. M. Pd menegaskan bahwa penyusunan Dokumen RPPLH merupakan instrumen vital dalam memastikan pembangunan daerah berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Tantangan pembangunan kita semakin kompleks. Aktivitas ekonomi seperti pertambangan, perkebunan, dan pembangunan infrastruktur memberikan manfaat, tetapi juga berpotensi menimbulkan tekanan serius terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik,” tegas Bupati melalui sambutannya yang disampaikan staf ahli Hery Jhon.

Ia menyoroti sejumlah ancaman lingkungan yang kini semakin nyata, seperti menurunnya kualitas air dan udara, berkurangnya tutupan hutan, peningkatan volume limbah, hingga efek perubahan iklim yang dirasakan masyarakat setiap hari.

Menurut Bupati, RPPLH menjadi dokumen strategis jangka panjang selama 30 tahun yang akan menjadi dasar penyusunan RPJPD dan RPJMD Kabupaten Barito Utara.

“RPPLH bukan hanya memenuhi amanat regulasi, tetapi merupakan komitmen nyata pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa penyusunan RPPLH bukanlah akhir dari proses, melainkan langkah awal dalam menciptakan tata kelola lingkungan yang bijaksana.

“Pembangunan yang kita jalankan harus berpihak pada keberlanjutan. Kita ingin memastikan r

Kapolri Dampingi Presiden Cek Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Tapanuli Tengah

0

Sumut – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden melakukan pengecekan langsung ke tempat pengungsian. Ia melihat tempat tidur sementara warga, mengecek posko kesehatan dan menyapa serta berdialog dengan masyarakat.

Usai mendampingi, Sigit mengungkapkan sejumlah instruksi tegas dari Presiden Prabowo. Di antaranya untuk segera dilakukan perbaikan jalur terputus akibat bencana alam.

“Ada beberapa hal menjadi perhatian kaitannya dengan beberapa jalur yang terputus tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit menyebut, Presiden juga meminta agar memenuhi kebutuhan dasar warga. Serta, hal yang diperlukan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti Bahan Bakar Bersubsidi (BBM).

“Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam betul-betyl dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujar Sigit.

Sigit menyebut, instruksi Presiden juga telah disampaikan ke seluruh instansi terkait, kementerian, lembaga, TNI, Polri dan forkopimda. Dalam menangani bencana alam memang diperlukan sinergisitas seluruh pihak.

“Saya kira seluruh kementerian lembaga, TNI, Polri, BNPB Kementerian PU, Kementerian PMK, gubernur, bupati, wali kota, semuanya sudah mendengar arahan tersebut tentunya akan segera ditindaklanjuti,” ucap Sigit.

Dalam kesempatan ini, Kapolri juga bakal menyerahkan secara simbolik bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sebanyak tujuh truk yang berisikan bahan makanan, pakaian dan kebutuhan sehari-hari.

Kapolri Pimpin Rakor Bencana dengan Forkopimda Sumut, Bahu Membahu Tangani Bencana

0

Tapanuli Utara, Sumut — Kapolri memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Provinsi Sumut pada tanggal 30 November 2025 di Pos Pendukung Nasional Prov. Sumatera Utara.

Rapat yang turut dihadiri Kepala Basarnas Sumut dan Kepala BPBD Sumut serta jajaran Kapolda baik secara langsung maupun virtual ini digelar untuk memetakan penanganan darurat terhadap bencana alam yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menegaskan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana.

“Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” tegas Kapolri.

Beberapa keputusan strategis pun diambil, di antaranya mobilisasi logistik via udara dan darat, penyiapan posko penyelamatan dan pelayanan darurat, serta pendirian dapur lapangan dan layanan medis. Selain itu, sistem rayonisasi kembali diaktifkan untuk memastikan kesiapan personel di seluruh wilayah.

“Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Kapolri.

Polda jajaran diperintahkan mendirikan posko gabungan di tiap kabupaten terdampak, memastikan jalur komunikasi aktif, dan mendata wilayah yang masih terisolir.

Kapolda Sumut melaporkan terdapat 503 kejadian bencana yang tercatat sejak 24 November, dengan “titik terisolir” terbanyak berada di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kami sudah mengerahkan helikopter dan truk logistik untuk menjangkau 70 titik terisolir,” kata Kapolda Sumut.

Ia juga menambahkan bahwa “19 Polres telah mendirikan dapur lapangan, sementara 25 SPPG dialihkan untuk mendukung penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.”

Koordinasi antara Polri, TNI, BPBD, dan Pemerintah Daerah terus dijalin, termasuk pelaksanaan airdrop logistik ke wilayah sulit dijangkau serta pemulihan fasilitas komunikasi, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya.

“Prioritas kita adalah memastikan tidak ada warga yang luput dari jangkauan bantuan,” tegas Sigit.

Dengan sinergisitas lintas sektor ini, diharapkan bantuan dapat lebih cepat sampai ke masyarakat terdampak, korban dapat tertangani secara baik, dan proses pemulihan dapat dimulai secepat mungkin. Masyarakat juga dihimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan resmi dari instansi berwenang.

Pemkab Barito Utara Peringati HUT ke- 54 Korpri Tahun 2025

0

BARITO UTARA- Pemerintah  Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang tahun ke- 54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang diselenggarakan bertempat di halaman Kantor Pemerintah Daerah, Senin (1/12/2025). 

Hadir dalam mengikuti upacara hari Korpri ini yakni Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md, Sekda Drs. Muhlis, Ketua DPRD, Mery Rukaini, S. IP, Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan dan kemasyarakatan, Kepala BKPSDM, Sri Hartati, Asisten III Sekda bidang Administrasi, H. Yaser Arapat, ST. MT, yang mewakili Kapolres, Kabag sumda Polres Barito Utara, AKP. Eko Nurwantoro, Kadisnakertrankop UKM, Mastur, SE. 

Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH dalam sambutannya dibacakan melalui Bupati Barito Utara, H . Shalahuddin, ST. MT menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota KORPRI yang telah mengabdikan diri lebih dari setengah abad untuk kemajuan bangsa dan negara. 

“Terima kasih atas dharma bakti, dedikasi, dan loyalitas yang telah Saudara tunjukkan dalam menjalankan tugas negara dan melayani masyarakat,” ucapnya.

Tahun ini, peringatan HUT KORPRI mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”. Tema tersebut menegaskan tekad ASN untuk menjaga persatuan, memperkuat soliditas, dan menjadi kekuatan moral serta profesional dalam mendukung kemajuan Indonesia.

Bupati H. Shalahuddin juga menyampaikan pesan agar kesejahteraan anggota KORPRI menjadi perhatian utama. Pola jenjang karier ASN harus terbebas dari kepentingan politik dan tetap menjaga netralitas organisasi. “Netralitas dan kemandirian KORPRI menjadi dasar kekuatan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berwibawa,” katanya.

Selain itu, ASN didorong menjadi penggerak utama transformasi digital. “Gunakan teknologi untuk mempercepat pelayanan, memperkuat transparansi dan membangun kepercayaan masyarakat,” tegas Shalahuddin saat membaca sambutan.

Disampaikan pula komitmen pemerintah dalam penguatan KORPRI melalui disahkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang bertujuan melindungi serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalitas ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh anggota KORPRI untuk siaga, dengan melaksanakan Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI, antara lain memperkuat persatuan, menjaga netralitas dan integritas, meningkatkan profesionalisme, serta berperan aktif dalam pelayanan publik dan peningkatan pendapatan negara maupun daerah.

“KORPRI harus kompak, solid, satu suara dan satu langkah dalam memperjuangkan kepentingan aparatur serta pengabdian kepada masyarakat. Jadikan KORPRI sebagai rumah besar ASN, penggerak pelayanan publik, dan pilar menuju Indonesia Maju 2045,” tegasnya.

Setelah selesai upacara hari Korpri ke- 54 serta pemotongan Tumpeng oleh Bupati dan Wakil Bupati. acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan, kepada 10 besar perangkat daerah serta unit kerja berhasil meraih Indexs BerAKHLAK disaksikan para Pejabat Daerah yang hadir.  (SS)

Aipda Agus, Polisi Desa yang Sukses Jadi Peternak Domba

0

PASURUAN — Aipda Agus Setiya Budi, Bhabinkamtibmas Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, membuktikan bahwa anggota Polri juga mampu menggerakkan ekonomi.

Di tengah tugasnya menjaga kamtibmas, ia sukses mengembangkan peternakan domba yang menghasilkan pendapatan belasan juta rupiah setiap tiga bulan.

Usaha itu dirintis sejak 2009 dari hobi memelihara hewan. Pada 2022, ia mulai fokus beternak domba dengan modal awal 10 ekor betina. Kini, peternakan yang ia kelola berkembang pesat; dalam satu periode tiga bulan, ia mampu menjual 10–15 ekor domba dengan omzet Rp15–20 juta.

“Awalnya hanya hobi. Alhamdulillah sekarang bisa menambah penghasilan keluarga,” ujar Aipda Agus.

Meski sukses, ia menegaskan usaha ternaknya tidak mengganggu tugas kepolisian. Beberapa karyawan dipercaya mengelola kandang sehari-hari. Tantangan terbesar yang ia hadapi adalah banyaknya pemain baru bermodal besar dan turunnya harga domba.

Untuk meningkatkan kualitas ternak, Agus aktif mengikuti pelatihan. Terbaru, ia mengikuti Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi Komoditas Domba yang digelar Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan bersama Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.

Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha, mengapresiasi dedikasi anggotanya. “Di tengah tugas yang berat, Pak Agus masih semangat belajar. Semoga ilmunya bermanfaat bagi warga Wonosari,” ujarnya.

Kisah Aipda Agus menjadi inspirasi bahwa polisi juga bisa berperan ganda: menjaga keamanan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Tiga Mahasiswa Polinema Lumajang Raih Juara 1 Kategori K3 Lomba Jembatan Balsa

0

Lumajang, Gempur News – Triumvirat mahasiswa Diploma Teknologi Cipil Polinema Lumajang yang terdiri dari 1. Anton Eko Wicaksono, 2. Marwatus Syarifa dan 3.Inka Oktavinanda,dari Prodi D3 Teknologi sipil, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara 1 kategori Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Lomba Jembatan Balsa yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Sipil Polinema Malang.

Lomba yang digelar pada 8 November 2025 di Polinema Malang ini diikuti oleh berbagai tim mahasiswa dari seluruh Indonesia, namun tim Polinema Lumajang berhasil menunjukkan kemampuan mereka dan membawa pulang piala juara.

Dosen pembimbing Polinema Lumajang, Sri Heni Hidayati ST MT, mengungkapkan kebanggaan atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa tersebut. “Kami sangat senang dan bangga dengan prestasi yang diraih oleh tim kami. Lomba ini merupakan ajang untuk menguji kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang teknik sipil, dan kami berhasil menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan tim lain,” ujarnya.

Lomba Jembatan Balsa ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan membangun jembatan balsa yang kuat dan aman. Tim Polinema Lumajang berhasil menunjukkan kemampuan mereka dalam memenuhi standar K3 dan berhasil meraih juara 1 kategori K3.

Prestasi ini merupakan bukti bahwa Polinema Lumajang memiliki mahasiswa yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan meningkatkan kemampuan mereka.( JOE/BB).

Wisuda Polinema Ke-72: 1.045 Lulusan Siap Bersaing di Era Global

0

Malang, Gempur News – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Wisuda ke-72 dengan mewisuda 1.046 lulusan yang digelar di Gedung Graha Polinema pada Sabtu (29/11/2025). Acara ini merupakan momentum penting bagi wisudawan Polinema.

Direktur Polinema, Ir. Supriatna Adhisuwignjo, ST., MT., dalam sambutannya menekankan pentingnya green skills bagi para wisudawan untuk bersaing di dunia kerja. Ia juga menegaskan bahwa Polinema berkomitmen menjadi kampus transformatif dengan dampak nyata, sejalan dengan program Diktisaintek Berdampak.

Supriatna berharap para wisudawan dapat menjadi problem solver dan agen perubahan di masyarakat, serta memiliki kombinasi hardskill yang kuat dan karakter unggul. Ia juga menyoroti tantangan besar dunia pendidikan tinggi saat ini, seperti akses pendidikan yang masih terbatas dan mismatch antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Polinema telah menjalankan beberapa strategi untuk memastikan lulusan siap bersaing, seperti penerapan kurikulum berbasis OBE dan OBA, serta metode pembelajaran Project Based Learning (PBL) dan Teaching Factory (TEFA).

Acara yang berlangsung meriah dan lancar ini mewisuda 1.045 lulusan, dengan rincian:

  • Kampus Utama: 404 lulusan
  • Luar Kampus Utama (PSDKU Kediri, Lumajang, dan Pamekasan): 641 lulusan
  • Wisudawan Terbaik Tingkat Polinema: 6 orang
  • Wisudawan Terbaik Tingkat Program Studi: 30 orang
  • Lulusan Cumlaude: 569 orang

Sementara itu, dari PSDKU Lumajang yang mengikuti wisuda sejumlah 128 mhs yang meliputi Program Study;

  1. D4 Teknologi rekayasa Otomotif 24 Mhs
  2. D3 Teknologi sipil = 33 Mhs.
  3. D3 Teknologi Informasi 43 Mhs
  4. D3 Akuntansi 24 Mahasiswa.
    Jumlah total Sarjana terapan 24, dan 104 Diploma, dengan satu lulusan terbaik yaitu Nadia Haiza AMD.AK dengan IPK 3,95.( JOE/BB).

Keterlibatan Oknum Dari Instansi Dalam Proses Pengangkatan Direktur Rumah Sakit Di Pemalang Perlu Di Bongkar!!!

Gempurnews | Pemalang – Sebuah dugaan intervensi dalam proses pengangkatan Direktur di salah satu Rumah Sakit di Pemalang mencuat ke permukaan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa ada indikasi kuat keterlibatan oknum dari sebuah institusi tertentu sebagai instrumen yang diduga mempengaruhi penunjukan tersebut.

Dugaan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai potensi pelanggaran prinsip-prinsip Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam birokrasi Pemerintahan. Beberapa pihak juga menyoroti kemungkinan adanya faktor politik yang turut berperan dalam proses tersebut.

Menanggapi isu informasi ini dengan melakukan investigasi mendalam, transparansi dan akuntabilitas adalah prinsip utama yang harus dijunjung tinggi dalam setiap proses pengambilan keputusan di Pemerintahan.

Investigasi ini diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan kejelasan mengenai proses pengangkatan Direktur Rumah Sakit tersebut. Jika terbukti adanya pelanggaran, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem birokrasi dan memastikan proses pengangkatan jabatan publik dilakukan secara profesional dan bebas dari intervensi yang tidak semestinya. (yn26)