Home Blog Page 1824

Kunjungi LDII, Kapolri Bahas Dai Kamtibmas Hingga Moderasi Beragama

0

JAKARTA— Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran bersilaturahmi dengan pengurus pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Beberapa hal dibahas, diantaranya bagaimana memaksimalkan peran Dai untuk menyampaikan pesan Kamtibmas hingga moderasi beragama.

Kapolri mengatakan, dengan pendekatan dakwah, penyampaian pesan Kamtibmas dinilai cukup efektif ketimbang dengan bahasa Kepolisian.

“Bagaimana Dai kamtibmas ini diberdayakan. Misalnya pimpinan LDII menyampaikan pesan Kamtibmas ke umatnya,” kata Kapolri di kantor pusat LDII di Jalan Tentara Pelajar, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (9/3/21).

Jenderal Polisi Sigit mengatakan, residu Pilpres dan Pilkada hingga saat ini masih ada hingga membuat polarisasi di tengah masyarakat.

Untuk itu, penguatan moderasi beragama saat ini dinilai penting dilakukan karena dalam kondisi krisis karena pandemi Covid-19, amat sangat dibutuhkan persatuan.

“Pendekatan moderasi beragama untuk menekan polarisasi di tengah masyarakat,” tutur Jenderal Sigit.

Disisi lain, Kapolri juga mengajak LDII bekerjasama dalam rangka menangani pandemi Covid-19 dengan menyampaikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait  menegakan protokol kesehatan hingga memberikan pemahaman kepada umat tentang program vaksinasi nasional.

Di kesempatan yang sama, Pj Ketua Umum LDII Criswanto Santoso mendukung upaya Polri dalam rangka menekan penularan Covid-19. LDII kata dia, siap berkolaborasi dengan Polri.

Selain dalam rangka menghadapi Covid, juga dalam upaya mempertahankan ketuhan NKRI

“LDII siap melakukan sinergi dengan Polri demi keutuhan bangsa,” pungkas Criswanto. (*)

Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran bersilaturahmi dengan pengurus pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia

Reses DPRD HST Kaji Banding
Ke DPRD Barut

0

BARITO UTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kasel, melaksanakan kaji banding ke DPRD Barito Utara, mengenai kapasitas tugas pokok dan fungai terkait pengawasan mitra kerja, dipastikan Pedagang Kaki Lima di Barito Utara, Bersinergi melalui Pemda dalam penataannya. Tugas pokok dan fungsi itu tercantum di dalam agenda rapat saat kunjungan kerja Komisi II DPRD Barabai Provinsi Kalsel di, DPRD Barito Utara Kalteng.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Hulu Sungai Tengah, H. Johar Arifin, SH. Saat dalam kunjungan kerja di DPRD Barito Utara, Senin(8/3/21).

Ketua Tim Reses dari DPRD Hulu Sungai Tengah, H.Johar Arifin, SH bersama delapan anggota Dewan dan Satu orang sebagai pendamping dari Staf Sekwan HST. Di terima dan disambut baik oleh Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Hj. Merry Rukaini, M.IP dan Wakil Ketua I DPRD Barut. Parmana Setiawan, ST beserta anggota DPRD Barito Utara.

Kalau dilihat kinerja dari instansi, Dinas di Barito Utara saat ini sangat bersinergi terutama masalah penataan pasar. Di saat rapat dengar pendapat dengan, DPRD dilaksanakan sesuai dengan hasil rapat,” kata Johar Arifin.

Dikatakan johar artinya, kegiatan yang dilaksanakan di lapangan sama halnya, dengan keterangan rapat antar SKPD. “Karena itu, kami perlu belajar atau kaji banding dengan DPRD Barito Utara,” imbuhnya.

“Di Barito Utara pasar sudah resmi permanen, sehingga penataannya juga sangat baik bagi pedagang kaki lima serta merekapun merasa nyaman, untuk memiliki tempat berjualan dan tidak menggelar lapak dagangannya disembarang tempat,” jelas Ketua Tim Reses H.Johar.

Hal semacam ini malah terbalik di Daerah Kabupaten HST. Disana pasar sulit untuk ditata dan kebanyakan para pedagang menggelar barang dagangannya di lapak atau kaki lima saja.Oleh sebab itu dari Dinas Pengelolaan Pasar sering dipanggil ke Dewan, nantinya setelah adanya reses ini mereka akan kami panggil lagi untuk bikin perjanjian, mengenai masalah penataan pasar di HST serta membenahi kembali agar tidak terkesan kumuh karena banyaknya pedagang kaki lima, tapi pada kenyataannya Instansi Dinas terkait belum berhasil dalam menata pasar di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Bersama ini pula, kami dari DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah perlu mengkaji masalah ini, nantinya daerah kami agar dapat lebih maju demi untuk kepentingan bersama,” katanya. 

Mengenai hal tersebut ditanggapi Wakil Ketua I DPRD Barito Utara Parmana Setiawan, ST, diungkapkannya bahwa, dalam pengawasan terhadap program kerja SKPD perlu adanya singkronisasi dan fakta dilapangan.

“Dengan adanya program pembangunan didaerah dapat dijalankan sesuai dengan tupoksi masing-masing serta akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Waket I.

Saat ini Dewan juga memaklumi bahwa, kondisi anggaran Pemerintah untuk Pembangunan sangat terbatas karena Refousing. Anggaran terumpu pada penanganan Pandemi Covid-19 sehingga, banyak program pembangunan tidak dapat terealisasi. Untuk itu salah satu cara mengadakan pertemuan antara masyarakat dengan instansi terkait atau SKPD serta pihak Perusahaan yang beroperasi di wilayah masing-masing, guna  membahas tentang sarana dan prasana dalam membantu terhadap infrastruktur,” jelas Parmana Setiawan.  (SS).

Koramil 01 Kandui Sosialisasi,Agar Warga Patuhi Prokes Covid-19

Barito Utara.Gempurnews.com-Koramil 01Kandui. mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM)sekala mikro di Desa Baliti. Kecamatan Gunung Timang,Senin(8/03/21).

Babinsa Ramil 01 Kandui Kecamatan Gunung Timang bersama tim,yang tergabung dalam Satgas Covid-19 menghimbau serta mensosialisasikan kepada masyarakat agar, mematuhi protokol kesehatan selama pandemi berlangsung sekarang ini.

Danramil 01 Kandui saat sedang dalam Tugas operasional,Babinsa juga secara rutin membantu penegakan disiplin kepada warga dikala Kegiatan PPKM sekala mikro berlansung diantarannya yaitu,melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di dalam lingkungan Desa  Kecamatan Gunung Tìmang.Melaporkan secara berkala pada posko serta melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin protkes dan membantu pendistribusian logistik pendukung masker dan bansos,”kata Kapten Sarna.

Adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya, melakukan deteksi kasus baru Covid-19 serta pelacakan kontak erat,dari laporan kasus informasi maupun dari kasus probable dan suspek, koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa,RT dan RW.Satgas Covid-19 dan pemerintah daerah terkait,dalam rangka persiapan pelacakan kontak erat, menyiapkan kebutuhan logistik bagi kontak erat,mengidentifikasi keluarga kasus suspek yang bersumber dari kontak erat,”imbuhnya. 

Langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyekatan ini, menempatkan tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga. Melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan, mengatur giliran jaga warga di cek point,agar dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup dan keluar masuk warga ke wilayahnya selama dalam penyekatan,”jelas Danramil 01 Kandui.

Pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memperkuat komunikasi publik,tentang protokol kesehatan secara mikro. Karena satuan terkecilnya lewat RT dan RW,maka gerakan door to door untuk menjelaskan protokol kesehataan ini sangat diperlukan.Posko juga berperan aktif dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan, memiliki peranan dalam melakukan tracking (pelacakan) dan tracing (penelusuran),”ungkap Kapten Sarna.  (SS).

Langgar Prokes dan Rusak Mobil Polisi, Unras Gabungan Mahasiswa di Malang Kota Dibubarkan

KOTA MALANG – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam FMN (Front Mahasiswa Nasional) bersama dengan Aliansi Gerakan Perempuan Bersama Rakyat (GEMPUR), elemen AMP, Free West Papua. Senin (8/3/2021) pagi, sekira pukul 09.00 WIB. Menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD/ Balai Kota Malang. Dalam rangka memperingati hari Perempuan Internasional.

Dalam aksinya, selain membentangkan poster dan spanduk. Puluhan massa aksi ini juga melakukan orasi. Saat melakukan orasi, mereka menyatakan beberapa sikap yang ditujukan kepada Pemerintah Pusat maupun daerah.

Diantaranya, hancurkan kapitalisme, sah kan RUU PKS & wujudkan kesejahteraan sosial berbasis gender, lawan dan hancurkan Seksisme dan kapitalisme sahkan RUU PKS/penghapusan kekerasan seksual sekarang juga rebut hak buruh perempuan yang dirampas tirani.

Selain itu juga, Tolak otsus jilid 2 solusinya referendum bagi West Papua, Tarik militer Indonesia dari seluruh tanah papua. Kitong minta merdeka bukan minta otsus, Stop the coup end military dictatorship, Berikan ruang aman bagi perempuan Papua.

Selain melakukan orasi, para pendemo ini juga membagikan selebaran kepada pengguna jalan yang lewat sekitar stadion Gajayana Malang.

Sekira pukul 09.30 WIB, petugas dari Polres dan Satpol-PP Pemkot Malang memberikan himbauan kepada para pendemo agar aksinya dihentikan karena tidak mengantongi izin. Terlebih lagi saat ini masih di massa Pandemi Covid-19, serta pemberlakuan PPKM skala Mikro.

Dalam melakukan pengamanan, Kapolres Kota Malang, Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata dan Dandim 0833/Kota Malang langsung turun ke lapangan sendiri.

Kapolres Kota Malang menghimbau, agar massa aksi segera membubarkan diri karena saat ini masih Pandemi Covid-19. Selain itu, aksi yang dilakukan oleh mahasiswa bersama gabungan elemen masyarakat lain, tidak mengantongi izin dari kepolisian.

“Selain itu, aksi yang dilakukan ini tidak sesuai dengan peringatan “Women Day”. Dan mengganggu aktifitas masyarakat yang lain. Apalagi saat ini masih di massa Pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Mikro,” jelas Leonardus Simarmata, Senin (8/3/2021) siang.

“Karena tidak diindahkan peringatan kami oleh pendemo, terpaksa membubarkan aksi tersebut. Karena kita sudah beri kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka,” tambah Kapolres.

Para pendemo ini akhirnya dimasukkan ke dalam truk untuk dikembalikan ke titik awal. Namun ditengah perjalanan, pendemo yang diangkut oleh truk justru melakukan pengerusakan dengan cara menendang kaca bagian belakang truk. Sehingga para pendemo dibawa ke Mapolresta Malang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Saat kita angkut menggunakan truk, mereka justru melakukan pengerusakan dengan menendang kaca truk. Sehingga kami bawa ke Mako untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (sarju)

Selain Resep Es Degan Manis, P Antong Mengaku Miliki Resep Obat Corona

LUMAJANG – Warung Es Degan Pak Antong yang berlokasi di Jalan Diponegoro Lunajang, selalu diburu banyak pembeli pada siang hari. Selain tempatnya teduh dibawa pohon besar, warungnya pun biasa saja dengan hanya beratap tenda layaknya PKL pada umumnya yang berdiri di atas trotoar.

Meski terlihat seperti warung pedagang kaki lima pada umumnya, namun saban hari tak pernah sepi dari pembeli. Khususnya mereka yang mencari pelepas dahaga pada cuaca terik kemarau.

“Dimusim hujan kayak sekarang ini, ya pembelinya berkurang juga mas, tetapi alkhamdulillah disini saya masih laku lumayan,” papar P Antong disela kesibukannya melayani pembeli.

Es degan Pak Antong ini seperti legenda tersendiri bagi warga Kota Lumajang, Jawa Timur yang sudah mengenalnya. Ya, siapa sangka jika warung es degan milik P Antong ini saban harinya dapat menjual ratusan butir kelapa muda.

“Saya bersyukur mas, dagangan saya laku. Pergelas harga es degan saya jual Rp 4.000 dan alhamdulillah sekarang ramai terus,” kata pria yang memiliki nama asli Buamin Siantong ini, Senin (08/03/2021).

Pak Antong berkisah, semula dirinya mengaku menjadi guru. “Saya dulu pernah jadi guru mas. Banyak murid saya yang jadi pejabat di Lumajang ini. Ya tapi itu dulu, sekarang saya jualan es degan ini,” ujar lelaki berusia enam puluh empat tahun tersebut.

Jika es degan pada umumnya dijual dengan racikan air kelapa muda ditambah es kemudian pemanis seperti sirup, gula jawa, ataupun gula pasir sebagai penyegar, berbeda dengan es degan Pak Antong yang memiliki tambahan resep rahasia. Saya punya resep yang membuatnya berbeda dari es degan biasanya.

“Kalau untuk pemanis tetap dicampur gula seperti biasa. Tapi ada juga resep tersendiri saya punya. Ini yang membuat beda es degan kami dengan es degan yang dijual di tempat lain,” paparnya.

Untuk kualitas minuman yang dijajakannya, Pak Antong menjamin bahwa yang digunakan adalah air kelapa muda murni. Sama sekali tidak ditambah dengan campuran air putih biasa. “Saya beri jaminan airnya air kelapa muda murni. Sejak awal jualan memang tidak pernah ditambahi dengan air biasa,” tegasnya.

Dengan jaminan kualitas yang diberikan itu, tak salah jika banyak pembeli yang pernah mencicipi, akan kembali lagi untuk membeli. Bahkan bagi orang asli Lumajang yang pernah beli dan kini tinggal di luar kota, ketika pulang kampung, kata dia, sering menyambangi warung Pak Antong untuk sekedar bernostalgia dengan kesegaran es degannya.

Pak Antong menambahkan, ada momen-momen tersendiri ketika pembeli banyak datang untuk meneguk kesegaran es degannya. Antara lain pada bulan Ramadan dan pada musim kemarau dengan panas terik.

“Kalau hari biasa rata-rata 200 buah kelapa muda sehari habis, pada puncak-puncaknya, bisa menjual sampai 250 buah kelapa muda sehari. Belum lagi yang pesanan seperti pada bulan puasa kemarin, ada yang sampai pesan 500 gelas untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Maghfiroh (55) warga Desa Jogoyudan Lumajang yang sekarang tinggal di Jakarta, mengaku selalu menyempatkan diri mampir ke warung Pak Antong untuk membeli es degan ketika berkunjung ke Lumajang sambang orang tua.

“Es degan Pak Antong ini benar-benar segar. Murni air kelapa dan juga tidak menggunakan pemanis buatan juga, jadi tidak bikin gatal di tenggorokan sesudah meminumnya. Air kelapanya juga murni, makanya selalu ke sini kalau pas ke Lumajang,” tuturnya pada media ini, Senin (08/03/2021).

Pada kesempatan sama P Antong sempat bertutur tentang sebuah resep rahasia lainnya, tapi bukan sebuah resep minuman segar seperti es degan miliknya. Kali ini ia mengaku memiliki resep obat virus corona yang siap diujikan.

“Saya juga punya resep penyembuh corona atau Covid 19. Saya sudah menemukan obat khusus menanggulangi corona, tinggal diuji di laboratorium kalau diperlukan. Monggo saya siapkan bahan bahannya,” paparnya penuh semangat. (duk/bam)

Satlantas Lumajang Tindaklanjuti Aksi Viralnya Ugal Ugalan Pengemudi Truk Kayu

LUMAJANG – Dengan tegas, Satlantas Polres Lumajang Polda Jawa Timur menindaklanjuti laporan masyarakat terkait viralnya pengemudi truk kayu melakukan aksi berkendara ugal ugalan/goyang, tanpa menghiraukan keselamatan pengendara lainnya, yang melintas dengan kecepatan tinggi di wilayah Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang pada Pebruari lalu yang saat ini ramai menjadi perbincangan di media sosial (Youtube)

Hari ini, Senin (08/03/21) pukul 09.30 wib M.A.S (23) warga dusun krajan RT 13 RW 5 Desa Tamanayu Kecamatan Pronojiwo selaku sopir didatangkan oleh Satlantas Polres Lumajang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana SH SIK mengungkapkan bahwa pihaknya mendatangkan sopir beserta truk dengan nopol N 9866 UZ untuk mendapatkan teguran keras secara tertulis dan penilangan oleh anggota satlantas

“Satlantas Polres Lumajang menindaklanjuti video viral truk yang ugal ugalan /oleng didaerah Candipuro, kami melaksanakan penyelidikan di lapangan kami temukan kendaraan truk berikut dengan sopirnya, dan kami panggil ke Polres, kita lakukan teguran dan penilangan, karena videonya cukup viral dan membahayakan pengendara yang lain” ujar nya

Demi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) dan Edukasi berkendara kepada masyarakat, Kasat Lantas menyampaikan himbauan ” Kami dari Satlantas Polres Lumajang menghimbau kepada pengemudi khususnya kendaraan truk agar selalu berhati hati di jalan untuk selalu mematuhi peraturan Lalulintas, tidak ugal ugalan, tidak melaksanakan aksi seperti yang bersangkutan ini, yang bisa membahayakan pengguna jalan lain” tuturnya. (tim)

Koramil 1013-03 dan Polsek Teweh Tengah Sosialisasikan Karhutla.

Barito Utara.Gempurnews.com-Koramil 1013-03 Teweh Tengah terus berupaya mensosialisasikan tentang bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.Hal ini sebagai bentuk antisipasi bila terjadinya,kebakaran hutan dan lahan sehingga bisa dapat dilakukan pengawasan dan pencegahan bersama.

Danramil 1013-03 Teweh Tengah,Lettu Inf.M.Guntur bersama dengan anggota Polsek Teweh Tengah dan perangkat Desa Pendreh, melaksanakan kegiatan sosialisasi dan Patroli kepada lapìsan masyarakat di RT.06 Desa Pendreh. Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara, Senin (8/3/2021).

Dalam kegiatan tersebut tidak bosannya,para Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyampaikan himbauan, kepada masyarakat tentang bahaya karhutla.Agar tidak membuka dan membakar lahan secara sembaranga,”Karena apabila warga dengan maksud sengaja membakar lahan dengan sembarangan maka,akan kena sanksi hukum yang berlaku,”ujar Danramil 03.
 

“Meskipun telah dihimbaukan tentang bahaya Karhutla ini.Ia juga mengajak warga untuk berpartisipasi bersama-sama untuk selalu menjaga lingkungan dan melestarikan hutan sekitar,agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,”harap Lettu.M.Guntur. (SS).

Pria Setengah Baya Asal Pandaan Ditemukan Gantung Diri di TPU

Maut memang bisa tiba kapan saja. Tapi tak disangka, Winoto, 50, memilih untuk menjemputnya.

Hingga akhirnya pria asal Desa Tunggulwulung, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan tersebut ditemukan tewas, Senin (8/3) pagi.

Dia ditemukan meninggal dalam keadaan menggantung alias diduga kuat bunuh diri. Lokasi yang dipilih adalah daerah makam setempat di Dusun Candi.

Winoto ditemukan menggantung dengan tali yang diikat di dahan pohon yang ada di area pemakaman. Ketika ditemukan pertama kalinya oleh warga setempat kondisi tubuhnya sudah kaku.

Kapolsek Pandaan Kompol Marwan Ishery mewakili Kapolres AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan pihaknya telah memeriksa dua saksi di lapangan. Yakni, yang pertama kali menemukan korban menggantung.

Menurut dia korban sejak Minggu (7/3) sore sudah menghilang dari rumah dan dicari oleh pihak keluarga. “Korban sudah dicari keluarganya karena sudah membawa tali tampar namun tidak ditemukan. Akhirnya korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan gantung diri dipohon kamboja didalam makam umum,” ujarnya.

Marwan menjelaskan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan. Dan dari pihak keluarga tidak menginginkan dilakukan otopsi yang selanjutnya bersedia membuat surat pernyataan.

Dia menambahkan dalam keseharian korban tinggal bersama ibunya. Selain itu dia juga pernah memiliki riwayat sakit kejiwaan hingga pernah dirawat di RSJ Lawang, Kabupaten Malang pada sekitar tahun 2000.

Yang dilakukan polsek, imbuh dia, adalah mendatangi lokasi dan lanjut melakukan olah TKP. Selain itu juga mencatat saksi-saksi, mendatangkan petugas puskesmas dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. (qomar/tofa)

Ratusan Anggota Polres Pasuruan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

PASURUAN – Sebanyak 367 anggota Polres Pasuruan menjalani pemeriksaan kesehatan, Senin (8/3). Dalam acara yang digelar di ruang Panaluan tersebut dihadiri Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.IK, S.H, M.H. Kemudian juga para pejabat utama (PJU) polres dan ratusan anggota lainnya. Ada 30 tenaga kesehatan yang dilibatkan dalam kegiatan ini.

Kegiatan yang rutin digelar tiap setiap tahunnya, kali ini menggandeng Biddokes Polda Jatim.

Pemeriksaan yang melibatkan Laboratorium Kualita Medica ini meliputi sembilan aspek. Diantaranya adalah tes darah, tes urine, glukosa, SGPT (darah), jantung, rontgent, pemeriksaan fisik, gigi dan MMPI (Keswa).

Pemeriksaan kesehatan ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Dan masih akan berlanjut hingga Selasa (9/3). Para anggota yang mengikuti adalah personel terpilih lewat sprint.

“Sebelum pemeriksaan kesehatan dilakukan, anggota diharuskan puasa terlebih dahulu sejak malam harinya. Hanya dianjurkan minum air putih saja pada pagi hari,” terang Kasubbag Humas Polres Pasuruan Iptu Gatot S, disela acara.

Selama pemeriksaan berjalan kondusif. Masing-masing anggota mengenakan pakaian dinas lengkap. (tofa/qomar)

2.282 Purnawirawan Polisi Ikuti Vaksinasi Covid 19 Mabes Polri

JAKARTA – Sebanyak 2.282 Purnawirawan Polri atau pensiunan polisi lintas angkatan mengikuti vaksinasi Covid-19 atau virus corona yang digelar Mabes Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021).

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang turut hadir diacara tersebut mengatakan, program vaksinasi untuk Purnawirawan Polri ini merupakan wujud kecintaan kepada senior yang telah berjuang untuk memajukan Korps Bhayangkara pada masanya.

Apalagi, kata Sigit, pihak senior sampai saat ini masih terus memberikan masukan dan dukungannya kepada junior-junior yang masih aktif bertugas sebagai aparat penegak hukum.

“Banyak masukan dari senior mantan Kapolri dan supportnya sehingga persiapan proper test sampai pelantikan dapat dilaksankan dengan baik. Kami berjanji tetap menjaga institusi Tri Brata,” kata Sigit dalam sambutannya.

Menurut dia, program vaksinasi ini merupakan bagian dari memutus mata rantai virus corona terutama dari mereka yang berada di garis terdepan menekan penyebaran Covid-19 dan kelompok lanjut usia (lansia).

“Dalam waktu yang singkat paguyuban angkatan bisa mendatakan sesuai dengan KTP untuk melaksanakan vaksinasi yang telah dibagi per angkatan,” ungkap mantan Kepala Bareskrim Polri itu.

Jenderal bintang empat itu berharap dengan pelaksanaan vaksinasi massal ini, angka penyebaran Covid-19 di Indonesia terus menurun. Apalagi, dewasa ini, Pemerintah sedang menerapkan PPKM berbasis Mikro.

Sejak diberlakukan PSBB hingga PPKM, menurut Sigit, Polri terus berada di garis terdepan untuk membantu menekan angka penyebaran virus corona.

“Polri sudah menyiapkan tenaga Tracer dan 11 ribu tenaga vaksinator dan mempersiapkan Batalyon khusus untuk vaksinasi. Tempat yang sering terjadi interaksi seperti pasar juga dikerjakan, diharapkan muncul imunity atau kekebalan tubuh. Harapan perhari 1 juta sementara baru 3-4 ratus ribu,” ucap mantan Kapolda Banten itu.

Dengan upaya dan kerja keras ini, Sigit menyebut, harapan pemerintah untuk menumbuhkan perekonomian di Indonesia akan semakin bisa terwujud. Sebab itu, vaksinasi menjadi salah satu kunci mewujudkan cita-cita itu.

“Varian baru ada tentang Covid, manakala Covid ada disekitar kita, kami memiliki kekebalan tubuh setelah dilakukan vaksin,” tutur Sigit.

Ketua Umum PP Polri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri mengatakan, vaksinasi hari ini diikuti 2.282 peserta yang umumnya pasangan suami istri di atas 60 tahun dan juga dari berbagai angkatan dan kesatuan.

“Ini merupakan bentuk kecintaan yunior kepada senior untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kita berharap semakin banyak yang ikut program ini,” kata Bambang.

Dalam vaksinasi tersebut turut dihadiri oleh mantan Kapolri Jenderal (Purn) Timur Pradopo, Jenderal (Purn) Chairuddin Ismail, mantan Wakapolri Komjen (Purn) Makbul Padmanegara dan Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri sebagai Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri dan Sekjen Irjen (Purn) Sunarko. (tim).