BARITO UTARA — PT. Pada Idi dan CV. Lahei Jaya Group Mandiri, perusahaan yang bergerak di sektor Batu Bara, memfasilitasi Kepala Desa dan perangkatnya serta tokoh masyarakat dari Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, dalam rangka studi Banding Program pengembangan UMKM Pengandaran, Provinsi Jawa Barat.
Perwakilan managemen PT. Pada Idi, Amar Abdillah selaku Dept Head Government, External Relation & Partnership didampingi Hepi Klisandi (Partnership & External Relation Staff) dan M. Gunawan TH (Permit & Compliance Officer)
kepada wartawan, Selasa (9/3/21) mengatakan kegiatan studi banding ini, dilakukan agar aparat desa bisa menjadi pelopor di desanya masing-masing, sebagai penggagas berdirinya badan usaha yang berbasis kelompok tani yang kemudian bersinergi dengan perusahaan.
“Kegiatan Kades beserta perangkatnya yakni dalam rangka Studi Banding ke Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Pangandaran, karena disitu terdapat sejumlah badan usaha yang berhasil hingga beromzet miliaran rupiah. Dari pengelolaan sumber daya yang ada, boleh kita hidup di kampung tapi harus berpenghasilan seperti orang kota, mengutip kalimat dari Kunkun Herwanto selaku Direktur BUMP PT Kapolaga Berkah Pangandaran,” ungkapnya.
Dipangandaran ini, masih kata Amar, ada sebuah koperasi yang mencatatkan kinerja bisnis yang membanggakan dengan mengolah sabut kelapa untuk pasar ekspor. Produk cocopeat dan coco fiber telah menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan di Jepang dan berkelanjutan hingga saat ini.
“Koperasi Produsen Mitra Kelapa (KPMK), sejak tahun 2014 lembaga ini dirintis 11 pemuda di Desa Cintrakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Koperasi ini beromzet miliaran rupiah setiap bulan,”pungkasnya.
Adapun peserta dalam kegiatan Studi Banding yang dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran dari tanggal 24 Februari hingga 2 Maret 2021 ini diantaranya,
Kades Jangkang baru, Syaipullah, Pjs. Kades Papar Pujung, Jhon Kennedy, Ketua BPD Jangkang Baru, Jaliadi, tokoh Masyarakat Jangkang Baru, Kamarudin serta tokoh masyarakat dari Desa Luwe Hulu, Jeinol Hakim sebagai mitra Perusahaan yang didampingi oleh perwakilan Pada Idi Group,” jelas Amar.
“Semoga pengetahuan dan wawasan yang didapat dari kegiatan ini, dapat melahirkan badan usaha untuk menjadi percontohan melalui program CSR yang berhasil, khususnya di Kabupaten Barito Utara, dan Kalimantan Tengah umumnya di masa yang akan mendatang,” harap Amar Abdillah. (SS).


