Home Blog Page 1822

Pemdes Talang Bekerja Keras Cegah Penularan Covid -19

NGANJUK — Pemerintah desa Talang Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, berupaya keras dengan berbagai cara untuk mencegah penularan virus Corona, hal itu nampak dari kegiatan yang dilakukan selama ini, dengan pembentukan satgas Covid tingkat desa yang sudah diperdeskan.

Kepala desa Talang, Suparlan, selalu tampil digaris depan dan menjadi pelopor dalam kegiatan vaksin bersama perangkat desa setempat.

Disamping itu Suparlan juga menyediakan ramuan yang digunakan untuk menyemprot rumah penduduk, perkantoran ataupun tempat ibadah.

Termasuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin untuk keselamatan, juga untuk memberi pengertian kepada warga sehingga muncul kesadaran, termasuk menampik isu isu negatif atau hoax.

Bekerjasama dengan Babinsa, bhabinkamtibmas, kepala desa Talang memberi contoh kepada masyarakat cara memproses alat untuk penyemprotan agar masyarakat terhindar dari covid 19, Diharapakan masyarakat terdekat untuk mengambil ramuan untuk penyemprotan di wilayahnya masing masing.

Suparlan menjelaskan tentang tugas Satgas desa, juga kepada masyarakat dihimbau agar mematuhi semua aturan yang telah ditentukan perdes, semua yang menyangkut kepada potensi penularan covid 19, maka akan diserahkan kepada Satgas desa, Suparlan sendiri sebagai komandonya.

Pejabat yang sudah menjabat ketiga kalinya ini tidak menyurutkan semangatnya untuk menjadikan desa Talang desa yang maju, kondusif terutama menghadapi covid 19, dirinya bertekad untuk bisa menjadikan desa yang tangguh mandiri dan bisa mengontrol dirinya sendiri, sehingga tercipta sikap warganya yang bisa menjadi masyarakat yang bertanggung jawab dan dan saling peduli sesamanya. (Satar. S)

Layani Threesome, Pelajar di Sidoarjo Diberi Imbalan 300 Ribu Sekali Kencan

SURABAYA – Unit IV Siber Ditreskrimsus Polda Jatim mengungkap Prostitusi online yang melibatkan seorang pria dewasa dan wanita di bawah umur.

Korban sebut saja ‘mawar’ Pelajar berusia 16 tahun asal Sidoarjo.
Tersangka yang dikenal korban kenal sejak bulan November 2020 lalu, menawarkan ‘mawar’ (korban) kepada pria hidung belang dengan penawaran main bersama (Threesome).

AKBP Zulham Efendi, Wadirkrimsus Polda Jatim menyebutkan, tersangka menawarkan korban dengan cara threesome. Jika sudah terjadi kesepakatan dengan pria hidung belang, maka korban diberi imbalan tarif sebesar Rp. 300.000 untuk sekali kencan.

Tersangka sendiri saat menawarkan korban ke pria hidung belang mengaku bahwa korban adalah istrinya. Sehingga, tersangka juga ikut bermain bersama dengan pria hidung belang saat menjajakkan korban.

“Tersangka menjajakkan korban hingga saat ini. Dan menawarkan korban ke pria hidung belang dengan tarif 300 ribu untuk sekali kencan,” jelas Wadirsus Polda Jatim, Akbp Zulham Efendi, usai rilis di Mapolda Jatim, Rabu (10/3/20201).

Ditambahkan, tersangka menawarkan korban dengan melalui media sosial (whatshapp). Saat menawarkan korban, tersangka mengirim foto korban terlebih dahulu kepada pria hidung belang.

Selain itu, si tersangka juga meminta kepada pria hidung belang untuk mengirim fotonya terlebih dahulu untuk diberitahukan kepada korban. Jika korban mau dan deal, tersangka bersama korban menuju ke hotel yang sudah disepakati bersama.

“Untuk menarik peminat pria hidung belang, tersangka mengirim foto korban. Jika deal, tersangka menentukan lokasinya,” tambahnya.

Sementara itu Cita, salah satu Psikolog Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim yang melakukan pendampingan terhadap korban menyebutkan, bahwa korban mengaku mau melalukan hal tersebut karena faktor ekonomi.

“Saat kami bertanya kepada korban, bahwa ia mau melakukan hubungan terlarang itu karena faktor ekonomi,” ungkap Cita..

Namun sampai saat ini pihaknya masih mendalami alasan dari korban, mungkin ada alasan lain yang melatarbelakangi motif korban mau melakukan hal tersebut. Sampai saat ini korban juga masih membutuhkan pendampingan serius.

“Sampai saat ini saya masih bertanya kepada korban apa yang melatarbelakangi dia melakukan hal itu. Dan korban saat ini juga masih membutuhkan pendampingan serius,” pungkasnya. (Sholeh)

Akses Jalan Ke Wisata Madakaripura Tertimbun Longsor

PROBOLINGGO — Akibat hujan deras yang berlangsung lama, mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang menutup jalan menuju wisata air terjun Madakaripura, desa Negororejo kecamatan Lumbang, Selasa, 9 Maret 2021.

Sehingga akses jalan tersebut sempat tertutup sementara.

Pihak Forkopimka Lumbang, bersama BPBD Kabupaten Probolinggo beserta Satpol PP dengan dibantu oleh masyarakat melakukan kerjabakti membersihkan lumpur dan batu yang menutup jalan aspal tersebut.

Dari kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi arus lalulintas sempat mengalami kemacetan.

Pelda Mangku Hidayat, selaku Babinsa desa Lumbang menyampaikan jika sore itu hujan memang sangat deras dan berlangsung lama, sehingga menimbulkan longsornya tanah di sisi jalan yang berupa bebatuan kecil bercampur lumpur.

Disampaikan juga dengan tersebut dari semua stakeholder yang ada di wilayah kecamatan Lumbang langsung bergerak cepat membersihkan lumpur, sehingga jalan tersebut sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

” Alhamdulillah mas, berkat kerjasama semua pihak, bencana ini bisa diatasi dengan cepat dan langsung bisa dimanfaatkan kembali”, Ujar Pelda Mangku Hidayat.

Sementara Sucipto petugas Satpol PP Kecamatan Lumbang, mengingatkan kepada pengguna jalan tersebut untuk lebih berhati hati, terutama saat musim hujan, disamping rawan longsor juga rawan pohon tumbang.

Sampai saat ini kondisi dilapangan sudah normal kembali , dan bisa untuk melakukan kegiatan sehari hari.(Wulan)

Dringu Banjir F-Wamipro Bersama Posbakumadin Gelar Aksi Peduli

PROBOLINGGO – Dringu banjir, Anggota Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) bersama Posbakumadin turun langsung ke lokasi, Rabu (10/03/2021).

Kehadirannya berkolaborasi dengan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Probolinggo, untuk melakukan kegiatan positif bagi masyarakat terdampak, dengan memberikan bantuan sembako terhadap korban banjir kiriman di wilayah kecamatan dringu.

Wadah wartawan terbesar kabupaten/kota Probolinggo Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) kali ini merupakan kepedulian sosial yang senantiasa ditingkatkan.

Ketua F-Wamipro Muhammad Suhri mengatakan, kegiatan ini bentuk solidaritas F-Wamipro terhadap masyarakat yang kena musibah alam.

“Kami sebagai wartawan merasa terpanggil untuk berbuat. Sebagai wartawan, kami tidak hanya berburu berita, tapi juga berbuat untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Suhri menambahkan, bantuan sembako ini murni dari swadaya pengurus dan anggota F-Wamipro dari kas organisasi dan loyalitas ketua Posbakumadin Kabupaten Probolinggo.

“Jaganlah dilihat dari berapa besaran bantuan tapi lihatlah dari manfaatnya,” imbuhnya.

Sebelum berangkat kegiatan diawali demgan mengambil titilk kumpul kantor F-Wamipro jalan Ikan lumba-lumba no 29, Mayangan kota Probolinggo.

Setelah melakukan koordinasi pengurus F-Wamipro langsung berangkat ke lokasi yaitu kecamatan Dringu, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Hadir dalam acara semua pengurus dan anggota F-Wamipro kabupaten/kota probolinggo, Ketua Posbakumadin Probolinggo Kikis Mukisah, Forkopimka kecamatan dringu,Dinas sosial kabupaten Probolinggo diwakili kabid bansos, tokoh masyarakat, tokoh agama dringu dan masyakat daerah terdampak banjir, rabu (10/3/2021), jam 14.30 Wib sore.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Posbakumadin Probolinggo Kikis Mukisah,S.Pd, S.H, M.H, menyambut baik kegiatan semacam ini.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk perwujudan dari peran aktif wartawan mingguan di Probolinggo yang dapat dirasakan,” terang perempuan berpenampilan kalem tersebut.

Kikis juga berharap kegiatan semacam ini terus berkesinambungan, bukan hanya bantuan pada masyarakat terdampak korban banjir saja, namun pada bencana alam lainnya.

Ditempat terpisah, Camat Dringu Siti Mu’alimah, mengucapkan trimakasih banyak kepada F÷Wamipro atas bantuan kepada masyarakat korban banjir di daerah Dringu.

“Harapan saya semoga bantuan ini bermanfaat dan barokah,” harapnya. (ali/wln)

Tak Bisa Pulang ke Medan, Pengamen Nekat Minum Disinfektan

PASURUAN – Diduga depresi seorang pengamen bernama Antoni Bawana, 30, hendak menghabisi hidupnya. Dia memilih bunuh diri dengan cara meminum cairan desinfektan merek dettol.

Beruntung aksinya tersebut dapat diketahui warga. Hingga dia langsung dibawa ke puskesmas dan nyawanya sementara ini berhasil diselamatkan.

Antoni diketahui sebenarnya berasal dari Medan. Namun, ketika kecil dia dititipkan di sebuah panti asuhan di Kota Malang oleh keluarganya.

Puluhan tahun tak pulang ini, Antoni rupanya memendam hasrat untuk bisa kembali pulang ke rumah keluarganya di Medan. Namun, keinginannya itu tak kesampaian.

Hingga kemudian dia mendatangi Alfamart di Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/3) pagi ini.

Di sana ini Antoni lalu memilih membeli cairan dettol. Di depan teras toko dia lalu meminumnya tanpa sepengetahuan siapapun.

Namun, tak lama kemudian ada Ahmad Sairin penjaga parkir yang melihat korban sudah tergeletak. Selain itu mulutnya mengeluarkan busa dengan ada botol minuman dettol di sampingnya.

Tak butuh waktu lama, Sairin kemudian meminta tolong kepada warga sekitar dan segera mengantar korban ke puskesmas. Selain itu Sairin juga memberi tahu pihak Polsek Purwosari.

“Dari hasil olah TKP Unit Reskrim Polsek Purwosari dan pemeriksaan medis Puskesmas Purwosari, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,” terang Kapolsek Purwosari AKP Safiudin mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Dia menjelaskan korban diketahui mencari uang sebagai pengamen jalanan dalam keseharian. “Ketika sadar korban sempat menerangkan bahwa kangen dengan keluarganya dan akan mencari keluarganya yang berada di Medan sambil menangis,” imbuh perwira dengan pangkat tiga balok ini. (qomar)

Kuliah Umum di UI, Kapolri Beberkan Peran Polri Tingkatkan Kerukunan Hidup Berbangsa

0

JAKARTA– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kuliah umum kebangsaan yang digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) Pascasarjana sekolah kajian strategik dan Global di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021).

Kapolri memaparkan bagaimana peran Polri dalam rangka meningkatkan kerukunan hidup berbangsa dan penegakan hukum yang presisi untuk mewujudkan Indonesia maju.

“Tantangan saat ini adalah tantangan polarisasi yang masih ada barier (hambatan) saat Pilkada dan Pilpres, belum move on untuk bersatu membangun bangsa ini,” kata Sigit mengingatkan.

Untuk itu, sambung Listyo, Polri ingin mengambil peran dalam menangani persoalan tersebut dengan mengarusutamakan moderasi beragama.

Moderasi beragama di Indonesia saat ini penting dilakukan didasarkan fakta bahwa Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk dengan berbagai macam suku, bahasa, budaya dan agama. Disamping itu, merubah mindset Polsek di seluruh Indonesia sebagai basis problem solving.

“Dan juga memberikan ruang dalam UU ITE untuk diberikan mediasi,” tanda Kapolri.

Disisi lain, Kapolri mengajak Alumni UI untuk melihat peluang bonus demografi di Indonesia agar dapat memicu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan juga kesejahteraan demi kemakmuran masyarakat bisa meningkat salah satunya dengan merawat khebinekaan.

“Juga diperlukan upaya secara bersama-sama melakukan pencegahan Covid-19 agar berdampak kepada perekonomian yang semakin baik,” tandas Listyo.

Dalam kuliah umum ini, Kapolri didampingi oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kadiv Humas Irjen Argo Yuwono dan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. (tim)

Hadirkan Pelayanan Tanpa Tatap Muka, Kapolri Minta Korlantas Berinovasi

0

TANGERANG- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka rapat kerja teknis (rakernis) fungsi lalu lintas (lantas) tahun 2021 di Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (10/3/2021).

Dalam arahannya, Jenderal Sigit mengapresiasi jajaran lantas atas kerja keras dan pengabdian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas)  di tengah pandemi Covid-19.

“Diibaratkan film marvel bahwa polantas seperti manusia baja karena dalam situasi apapun, hujan, panas, gelap, bencana selalu hadir,” kata Listyo.

Mantan Kabarerskrim Polri ini menyebut polisi lalu lintas (polantas) merupakan perwakilan Polri yang selalu berada di garis depan dalam melayani masyarakat.

“Tentunya ada risiko yang melekat. Kegiatan positif akan berdampak positif organisasi polri dan sebaliknya. Maka harus kita jaga perform dengan baik dan prima,” ucapnya.

Tak lupa, jenderal bintang empat ini meminta jajaran Polantas harus mampu melakukan transformasi yang presisi, baik dalam organisasi, operasional, pelayanan publik dan pengawasan. Selain itu, jajaran Polantas diminta memanfaatkan teknologi agar pelayanan ke masyarakat bisa maksimal.

“Saya minta kepada lantas mempunyai performance yang bagus dan hal-hal yang berisiko diganti dengan teknologi, dan tugas difokuskan pada pengaturan lantas, mengurai kemacetan,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten ini mengatakan, jajaran Polantas harus memikirkan bagaimana memberikan pelayanan masyarakat, tanpa kehadiran masyarakat. Salah satu contohnya yakni bagaimana pembuatan pelayanan SIM ke depan bisa melaksanakan ujian sim dengan aplikasi.

“Baru praktik ke gerai-gerai yang telah disiapkan. Mungkin dikasih gerai simulasi praktik SIM,” katanya. (tim)

Jalin Komunikasi, Tim Divisi Humas Polri Silaturahmi ke Ponpes Ushulul Hikmah AL Ibrohimi Gresik

GRESIK – Usai menghadiri  Focus Group Discussion (FGD)di Polresta Sidoarjo, Tim dari Divisi Humas Polri, yang dipimpin oleh Kabag Penum Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan, melanjutkan kunjungannya ke Kabupaten Gresik .

Didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Dir Intelkam Polda Jatim, dan  Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto, Tim tersebut  melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, Manyar, Kabupaten Gresik.

” Kedatangan kami di Pondok Pesantren (Ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, ini dalam rangka Silaturahmi dengan pengasuh Ponpes dan para santri agar terjalin komunikasi yang baik,” kata Kombes Pol Dr. Ahmad Ramadhan,Selasa (9/3/21).

Tim Div Humas Polri ini juga memberikan pengarahan kepada para santri di Ponpes tersebut tentang bahaya terorisme dan paham radikalisme yang bisa mengancam kerukunan dan eksistensi negara atau bangsa Indonesia.

“Silahkan jika ingin melakukan Jihad Sabilillah untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat dengan cara atau jalan yang benar sesuai ajaran agama, namun jangan sampai terpapar paham radikalisme,” tutur Kombes Ahmad.

Kombes Ahmad juga berharap kepada para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) dan Santri membantu pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Pemerintah dan Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dan peran serta masyarakat,” kata Kombes Ahmad.

Bantuan yang dimaksud lanjut Kombes Ahmad dapat berupa membantu memberikan informasi kepada Polisi tentang adanya potensi radikalisme di wilayah masing-masing.

Sementara itu pengasuh pondok pesantren (ponpes) Ushulul Hikmah AL Ibrohimi, Manyar, Kabupaten Gresik. KH. Zainur Rosyid Chusnan menyebutkan, bahwa ajakan terhadap penanggulangan terorisme dan radikalisme yang dilakukan oleh tim Divisi Humas Mabes Polri ini cukup baik dan perlu ditindak lanjuti.

“Kedatangan tim dari Divisi Humas Mabes Polri ini sangat baik, kedatangan ini untuk memberikan pemahaman tentang paham radikalisme dan terorisme kepada para santri,” ungkap KH. Zainur Rosyid Chusnan.

Pengasuh Ponpes  Ushulul Hikmah AL Ibrohimi menambahkan jika para santri terpupuk dengan baik, tentu paham radikalisme tidak akan bisa masuk ke Ponpes.

Menurut  KH. Zainur Rosyid Chusnan,jika sampai para santri di pondok pesantren terpapar paham radikalisme, maka itu dipengaruhi oleh dua hal diantaranya, salah dalam berakidah dan salah dalam berteologi.

“Pesan kami adalah, carilah seorang guru yang tepat yang cinta kepada agama dan cinta kepada negeri,sehingga negara ini bisa aman, damai dan sejahtera,” pungkas KH. Zainur Rosyid Chusnan. (*)

Dandim 1013/MTW Bersama KPC. XXXIX Gelar Pertemuan Tatap Muka

BARITO UTARA – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Kodim 1013 Muara Teweh, menggelar pertemuan tatap muka serta jalin silaturahmi gabungan antar persit dan satuan dalam organisasi, di Aula Makodim 1013 Muara Teweh, Selasa (9/03/21).

Pertemuan ini digelar bertemakan”Jalin Silaturahmi antar Persit”, dengan harapan hubungan silaturahim terjalin dengan baik dan semakin kokoh.

Selaku Pembina Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 1013 Muara Teweh,Letkol Kav. Rinaldi Irawan, M.Han mengatakan pertemuan gabungan ini adalah bagian dari bentuk pembinaan Persit, dalam kerangka pembinaan satuan dan organisasi serta dapat dijadikan sebagai momentum untuk memperteguh tekad dan semangat kebersamaan. 

Dikatakannya, pertemuan ini dapat menjadi sarana atau tempat untuk saling mengenal lebih dekat satu dengan yang lainnya, mempererat persatuan dan kesatuan serta sebagai pembekalan kepada setiap anggota persit, baik sebagai istri maupun sebagai Ibu bagi anak-anaknya didalam melaksanakan tugasnya sehari-hari. 

“Saya berpesan kepada para anggota Persit untuk saling menghargai satu sama lain, dalam artian saling menghormati, saling menghargai baik dalam lingkungan sosial maupun dalam kehidupan berkeluarga serta bijak dalam menggunakan media sosial,” pesan Dandim.

Saat Kegiatan pertemuan sedang berlansung,Ibu Ketua Persit Cabang XXXIX Kodim 1013 Muara Teweh Ny. Ida Rinaldi Irawan memberikan himbauan dan sedikit penekanan kepada seluruh anggota Persit, agar terus menjaga etika baik pergaulan antar sesama dalam Persit, maupun yang berada diluar agar menjadi contoh yang baik dikala suami dalam menjalankan tugas, baik disaat suka maupun duka,” tandasnya.

Sebagai acara penutup dalam kegiatan pertemuan tatap muka dengan angota persit, dilanjutkan dengan pembagian doorprize serta perkenalan anggota baru Persit Kartika Chandra Kirana di Makodim 1013 Muara Teweh.  (SS).

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin Sambut Kedatangan Kapenrem 083

BONDOWOSO — 09/3/2021,Bupati Bondowoso menyambut kedatangan Kapenrem 083 bersama rombongan (09/03/2021).

Kedatangan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 083 beserta rombongan disambut hangat oleh KH Salwa Arifin Bupati Bondowoso dan Soekaryo Sekretaris Daerah (Sekda) di Pendopo Kabupaten.

Kedatangan Kapenrem 083, membahas program ( TMMD)TNI Manunggal Membangun Desa.
KH Salwa Arifin Bupati Bondowoso, mengatakan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 sangat efektif membangun desa dalam pengembangan infrastruktur.

Harapan dari Bupati program TMMD bisa menjadi program setimulan sehingga bisa di lasanakan setiap tahun. Khususnya untuk desa desa yang memang masuk kategori terisolir.

Dengan adanya program TMMD ini bisa memudahkan dan mempercepat laju pembangunan infrastruktur masyarakat di bawah,” papar Kh Salwa.

Ada dua desa yang saat ini dipilih menjadi objek program TMMD, merupakan desa yang termasuk desa terisolir.

Dua desa ini memang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan khusus dari pemerintah, dalam hal ini program TMMD khususnya pembangunan infrastruktur,” sambungnya.

Dengan adanya program TMMD ini diharap desa tersebut lebih berkembang, khususnya dalam hal infrastrukturnya.dua desa tersebut yaitu desa Penang dan desa Klekean Kecamatan Botolinggo.

Sementara itu, Dandim 0822, Letkol Kav. Widi Widayat, mengakui, bahwa dalam pelaksanaan TMMD ke 110 ini adalah sinergitas program antara Kodim 0822 dengan Pemerintah Daerah (pemda) Bondowoso, serta Instansi terkait yang sudah terjalin dan berjalan dengan bagus.

Kedatangan Kapenrem 083 bersilaturahmi ke Bupati Bondowoso untuk menindak lanjuti sinergitas Kodim 0822 Bondowoso bersama pimpinan daerah, serta dinas terkait dalam pelaksanaan TMMD ke 110 yang sedang berjalan di dua desa Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso.

Dalam acara silaturrahmih berjalan dengan lancar dan sesuai protokol kesehatan.(ARI / DAR)