Home Blog Page 1821

Pemdes Tunggakcerme Serahkan BLT -DD Tiga Tahap

PROBOLINGGO — Pemerintah desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto, Jumat (12/3/2021), menyerahkan Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa ( BLT -DD) tiap bulan Rp.300.000, tiga tahap sekaligus sehingga masing masing KPM menerima Rp. 900.000.

Sebanyak 35 KPM menerima langsung dana bantuan tersebut yang diserahkan oleh Kepala desa Nantu Hermaanto yang didampingi oleh seluruh perangkat desa, Babinsa dan bhabinkamtibmas setempat.

Nantu Hermanto berharap kepada warga penerima bantuan untuk menggunakan uang tersebut dengan baik, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari hari.

Menurutnya, dimusim pandemi Covid -19 bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga, dan bisa meringankan beban kehidupan.

” Saya harapkan kepada warga untuk lebih waspada dan selalu mematuhi protokol kesehatan, dan menjaga kerukunan sehingga tercipta suasana yang kondusif”, harap Nantu Hermanto.

Dalam pelaksanannya berjalan dengan baik lancar dan menerapkan protokol kesehatan.( Wulan)

Patroli Jalan Kaki di Seputaran Alun Alun

LUMAJANG – Kasat Lantas Polres Lumajang Polda Jawa Timur, AKP I Putu Angga Feriyana S.H S.I.K M.H, memimpin kegiatan patroli jalan kaki, di seputaran alun – alun Kota Lumajang, Kamis malam (10/3/2021).

Mewakili Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si, Kasat Lantas saat itu didampingi Kanit Laka Satlantas, berikut sejumlah anggota Sat Sabhara Polres Lumajang. Juga turut andil dalam kegiatan saat itu anggota Provost Polres Lumajang.

Pasca apel kesiapan, jalan alun – alun utara, menjadi lokasi pertama dilakukan patroli. Paursubbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta dikonfirmasi siang tadi menuturkan, patroli semalam digelar sebagai wujud implementasi program Kapolda Jatim yaitu Jatim Bermasker dan Jawa Timur Bangkit.

Oleh karenanya, kepatuhan masyarakat pada ranah protokol kesehatan 5 M satu diantaranya memakai masker, terus dipantau. Tujuannya menyelamatkan masyarakat dari wabah Covid – 19.

“Iya semalam, Kasat Lantas bersama anggotanya juga dari Sat Sabhara berikut Provost, melakukan patroli kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Sasaran di alun – alun Lumajang, pejalan kaki kami tertibkan. Baik dari tahapan edukasi hingga teguran bahkan memberikan masker yang layak pakai,” tutur Ipda Shinta, Kamis (11/3/2021).

Lebih jauh Ipda Shinta menjelaskan, pihaknya turut mensuport masyarakat dimana Lumajang saat ini sudah berada zona kuning. Sedianya masyarakat terus dan tetap tertib harapannya nanti merangkak pada zona hijau hingga Lumajang bebas Covid – 19.

“Disini kami menekankan pada sisi menggugah kesadaran masyarakat akan kepatuhan sebuah aturan. Sebab, mana kala masyarakat sudah menyadari maka tertib itu akan mudah dan terlaksana dengan sendirinya,” imbuh dia.

Usai berkeliling, personil kembali ke Polres Lumajang. Selebihnya, Ipda Shinta menegaskan jika kegiatan serupa akan terus dilakukan berjenjang sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan. (tim)

Bayi Baru Lahir Dibuang ke Sawah

PASURUAN – Warga di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan penemuan bayi perempuan, Kamis (11/3) pagi.

Bayi diduga merupakan hasil hubungan gelap. Sehingga orang tua yang melahirkan memilih untuk membuangnya.

Lokasi pembuangan dilakukan di parit pinggir sawah. Sehingga tidak ada yang tahu.

Bayi ditemukan oleh seorang petani bernama Supini. Sayangnya saat ditemukan sudah tidak lagi dalam kondisi bernyawa.

“Bayi dibungkus dengan kresek warna hitam, masih lengkap dengan ari-arinya. Diperkirakan baru dilahirkan beberapa jam sebelumnya,” terang Kapolsek Purwosari AKP Safiudin.

Kini kasus sedang ditangani pihak kepolisian. Petugas kepolisian masih menyelidiki siapa bayi orang tua tersebut.

Selain itu petugas di lapangan juga sudah meminta keterangan beberapa orang saksi yang mengetahui. Setelah itu memberikan garis police line di sana. (qomar)

Satresnarkoba Polres Pasuruan Amankan 6 Klip Sabu dari Dua Tersangka

PASURUAN – Satresnarkoba Polres Pasuruan mengamankan dua orang pria yang diduga adalah seorang pengedar narkoba. Mereka diamankan pada Selasa (9/3) malam.

Keduanya adalah MR, 21, warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutut, Kabupaten Pasuruan dan AA, 22, sama warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutut, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya diamankan oleh petugas saat berada di kamar kos daerah Sumbergedang, Pandaan.

“Terlapor diamankan karena terbukti menjadi perantara dalam jual beli, memiliki, menyimpan atau menguasai diduga Narkotika Gol I jenis Sabu,” terang Kasat Res Narkoba Polres Pasuruan AKP F. Ximenes mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Kamis (11/3).

Dia menjelaskan dalam perkara ini mengamankan beberapa barang bukti. Yaitu, enam buah kantong plastik klip berisi Narkotika Gol I jenis Sabu total berat 1,50 gram, dua buah handphone, dan satu buah dompet kain warna putih.

Keduanya diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasus ini sendiri sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. “Petugas di lapangan sedang mengembangkan kasus dan mencari pelaku lain,” imbuhnya. (qomar)

Sekda Beserta Rombongan Kunjungi Kawasan Pertanian dan Perkebunan Kalampangan

BARITO UTARA – Usai melakukan kunjungan kerja di Pemerintah Kota Palangka Raya dan DPRD kota Palangka Raya, Sekda Kabupaten Barito Utara, Ir.H. Jainal Abidin, M.AP dan rombongan menyempatkan waktu untuk mendatangi kawasan Pertanian dan Perkebunan Kalampangan yang terletak di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya Kàlteng, Rabu (10/3/21). 

Rombongan Pemda Barito Utara itu terdiri dari, Staf Ahli Bupati, Bidang Ekonomi dan Keuangan, Suparmi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir.H. Rakmat Muratni. Asisten Administrasi Umum, Ir. Inriaty Karawaheni dan Kepala Bappedalitbang Drs Muhlis. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Ir.H. Jainal Abidin, M.AP mengatakan, area pertanian dan perkebunan di Kalampangan ini sangat unik, meskipun tanah gambut tapi ada kelebihannya, baik dari nilai ekonomi, nilai penelitiannya, bahkan nilai wisatanya.

“Tempat ini bisa menjadi tempat edukasi bahkan bisa menjadi lokasi dan tujuan berbagai penelitian. Selain dapat menjual jasa dari obyek wisata alam, sekaligus juga dapat menuai hasil dari penjualan budidaya tanaman agro, sehingga disamping memperoleh pendapatan dari sektor jasa, juga akan memperoleh keuntungan dari penjualan komoditas pertanian,” kata Sekda.

Menurutnya, mengembangkan destinasi agrowisata, akan bermanfaat ganda, apabila dibandingkan hanya untuk mengembangkan pariwisata, dengan obyek dan daya tarik keindahan alam seni dan budaya.

“Hal ini tentu dapat dijadikan sebagai edukasi dan menjadi contoh bagi daerah kita. Kawasan pertanian dan perkebunan seluas 5.000 hektar, dikelola oleh penduduk setempat baik perorangan maupun kelompok tani, sehingga kawasan perkebunan tersebut dapat dikembangkan dan menghasilkan tanaman buah naga dan tanaman holtikultura lainnya.

“Selain itu juga dikembangkan berbagai jenis budidaya tanaman hortikultura ramah lingkungan serta menanam sayur- mayur,” imbuhnya.. 

Salah seorang pemilik kebun, Fauziah menyampaikan bahwa hasil perkebunan miliknya dapat menghasilkan buah buahan seperti melon, jambu kristal dan buah naga yang dapat dijual di pasar. Dalam kawasan itu juga disertakan tanaman jenis sayuran kacang panjang, tomat, terong dan cabai.

“Di areal kebun kami ini pengunjung bisa memetik buah langsung dari kebun dan memilih sendiri buah dan sayur yang disukai,” jelas Fauziah. (SS).

3 Bulan Penghuni Rusunawa Leuwigajah Kekurangan Air

CIMAHI – Air merupakan elemen yang sangat penting dalam kehidupan baik untuk dikonsumsi maupun untuk mandi, cuci dan kebutuhan lainnya. Ketika air yang di pergunakan terbatas, jelas akan menjadi masalah sosial pada masyarakat yang tidak pernah lepas dengan air sebagai sumber kehidupan.

Seperti yang terjadi di Rusunawa Leuwigajah, sudah hampir 3 bulan terjadi kekurangan air, yang paling dirasakan adalah 1 bulan terakhir, air sering mati dan berwarna pekat. Awalnya ketika ditanyakan oleh para penghuni jawabannya sedang di kuras, namun sebulan terakhir air sering tidak mengalir.

Ketika dikonfirmasi kepada Tekhnisi yang bertugas yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan,”Sebetulnya yang terjadi titik airnya cuma 1 sedangkan yang menggunakan ada 3 gedung, yakni Gedung A, B dan C, sehingga air harus dibagi. Akhirnya banyak warga Rusunawa yang tidak kebagian.” Terangnya.

Ketika awak media GempurNews berusaha menemuai Kepala UPTD Air Minum di Kantornya, Komplek PemKot Cimahi, Jalan R. Demang Hardjakusumah no.1 Cibabat Cimahi utara, ternyata tidak bisa menemui karena ada rapat. Sementara Kepala Dinas DPKP yang dihubungi melalui alat Komunikasi menyatakan bahwa pihaknya belum mendapat laporan dari kepala UPTD terkait masalah air yang terjadi di Rusunawa Leuwigajah.

“Saya belum mendapat laporan dari Ka.UPTD Rusunawa, silahkan mengkonfirmasi kepada pihak Rusunawa.” Terang Ka. Dis DPKP Bapak M.Nur. Namun beberapa saat Kemudian M.Nur mengirim kabar melalui WA,”Saya akan cek dengan kepala Rusunawa.” Tegasnya.

Sementara para penghuni tidak bisa berbuat banyak, namun mencari solusinya yakni dengan cara membeli air galon dan mengambil air dari gedung yang lancar dengan menggunakan ember, walaupun harus mengangkatnya sampai lantai 5. Sungguh sangat miris, ketika para penghuni telat membayar diberi surat peringtan dan panggilan, sementara ketika air yang tidak lancar seolah-olah tidak terjadi apa-apa.” Keluh salah seorang warga Rusunawa Leuwigajah yang enggan dusebutkan Namanya.

Achmad/Edison

Pemkab dan BPN Canangkan Geser Patok

LUMAJANG – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq didampingi Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama jajaran Forkopimda dan Kepala Kantor Pertanahan Lumajang melakukan Pencanangan Gerakan Serempak Pemasangan Patok (Geser Patok) di Desa Kebonsari Kecamatan Yosowilangun, Rabu (10/03/2021).

Bupati menjelaskan bahwa Gerakan Serempak Pemasangan Patok merupakan upaya pemerintah dalam mencegah sengketa tanah di masyarakat. “Ide ini dari BPN Lumajang agar segera ada kejelasan batas tanah secara masif yang dilakukan oleh kita semua untuk mengatasi problem sengketa tanah di masyarakat,” jelas bupati.

Bupati berharap gerakan ini dapat ditindaklanjuti oleh kepala desa sehingga dapat diketahui dengan jelas batas kepemilikan tanah antar tetangga. “Supaya di tingkat desa melakukan hal serempak secara masif, sehingga menjadi catatan pemilik tanah sehingga di masa depan tidak ada sengketa tanah,” tutur bupati.

Sementara itu, Wabup Indah Amperawati berharap pemasangan patok yang dilakukan oleh masyarakat tidak hanya disaksikan oleh tetangga, tetapi juga dilakukan oleh 2 pemilik tanah yang berbatasan. Hal itu menurutnya penting sehingga mulai dari awal penentuan batas dan pemasangan patok diketahui bersama untuk mencegah sengketa tanah sebelum sertipikat tanah diterbitkan oleh BPN.

“Jadi yang masang itu bareng yang punya 2 rumah, ini simbol kerukunan sehingga tidak ada persengketaan tanah dengan tetangga, himbauan agar ini secara serempak memasang patok bersama dengan tetangganya masing-masing,” ujar Bunda Indah.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Lumajang, Ramlan menegaskan bahwa penentuan batas dan pemasangan patok dilakukan oleh masyarakat sendiri diketahui oleh tetangga. Dijelaskan Ramlan bahwa wewenang BPN hanya sebatas melakukan pengukuran dan menerbitkan sertipikat tanah.

“Jadi yang memasang itu pemilik tanah yang disaksikan oleh tetangga, BPN tidak berhak menentukan batasnya, hanya setelah dipasang melakukan pengukuran menjadi peta bidang dan menjadi sertipikat tanah,” jelasnya. (kom/red).

Mantan Pevoli Putri Aprilia Manganang Ternyata Laki Laki

JAKARTA – Mantan pevoli putri Indonesia, Aprilia Manganang ternyata laki laki tulen. Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, saat menjelaskan kondisi langka, Aprilia Manganang, yang kini menjadi prajurit TNI berpangkat Serda (Sersan Dua).

Terkait jenis kelamin Aprilia Manganang tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, mengambil sikap dengan menegaskan bahwa status jenis kelamain Aprilia Manganang sebagai tindakan yang tidak bisa disalahkan karena landasan medis.

Fakta Aprilia Manganan yang ternyata laki-laki tulen adalah kejadian yang tidak di sengaja. Aprilia Manganang, menderita hipospadias sedari lahir sehingga dianggap perempuan. Hipospadias adalah kondisi langka ketika lubang kencing penis ada pada bagian bawah dan bukannya di ujung. Hipospadia adalah kondisi bawaan yang relatif jarang.

Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Akan tetapi, kasus Aprilia termasuk dalam kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan serius. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, saat menjelaskan kondisi langka, Aprilia Manganang, yang kini menjadi prajurit TNI berpangka Serda (Sersan Dua).

Menpora mengatakan bahwa kejadian yang dialami Aprilia Manganang harus disikapi sebagai kejadian yang tidak disengaja.

“Tidak ada yang mau mengaku-ngaku seperti ini, setelah dilakukan pemeriksaan detil baru diketahui jenis kelamin Aprilia laki-laki,” tutur Menpora, Rabu (10/3/2021).

Sehubungan dengan yang sudah terjadi sebelumnya di bidang olahraga, Menpora menilai hal itu sudah sesuai dengan statusnya saat ia masih berjenis kelamin wanita.

Pada Asian Games di Jakarta 2018 silam, Aprilia Manganang mendapat sorotan. Tubuhnya yang kekar dan wajahnya yang memiliki menyerupai laki-laki, membuatnya sering menjadi berita utama.

Bahkan sebelum bergabung dengan timnas voli, Serda Aprilia sudah menjalani tes spesifik sebelum memasuki kedinasan di TNI AD sehingga hasil pemeriksaan baik di dinas militer dan cabang olahraga sudah sesuai prosedur dan valid.

Aprilia tidak bisa menangani kondisinya dengan maksimal karena kondisi ekonomi keluarganya yang kurang mampu. Hal itu membuat Aprilia berstatus perempuan pada segala hal administrasi kependudukan.

Menpora menegaskan bahwa kondisi itu bukan kesalahan Aprilia Manganang.

“Kalau saat itu dia sadar (berkelamin) laki-laki dan tidak mengakui itu adalah tindakan yang tidak fair. Tapi kan ini tidak. Bahkan dia sendiri tidak tahu bahwa dia berjenis kelamin laki-laki. Saya kira itu bukan kesalahan dia, juga bukan kesalahan siapa pun, dan dalam pemeriksaan terakhir yang lebih detil dan teliti ya ini hasilnya,” kata Menpora.

Sehubungan dengan pengumuman itu sejauh ini baik pihak Kemenpora dan PBVSI selaku induk cabang olahraga bola voli tidak mempermasalahkan fakta ini. Berdasarkan informasi dari Menpora, PBVSI juga baru mengetahui perubahan status kelamin Aprilia setelah mendengar pernyataan yang disampaikan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Yang mengumumkan pertama kali kan Kasad, berdasarkan pemeriksaan dari RSPAD. Baik kami (Kemenpora), federasi dan cabor juga tahu informasi ini dari hasil pengumuman itu,” tutur Menpora Zainudin. *

Sumber : Okezone

Bareskrim Usut Dugaan Pidana Perbankan PT Bosowa Yang Tak Jalankan Perintah OJK

JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri tengah melakukan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana perbankan pada PT Bosowa Corporindo.

Dari informasi yang diterima, Subdit Perbankan Dit Tipideksus Bareskrim memeriksa PT Bosowa Corporindo lantaran tidak menjalankan perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK sebagaimana diatur dalam pasal 54 UU 21/2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam penyidikan dugaan tindak pidana ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang saksi yang berasal dari pihak OJK, Bank Bukopin, KB Kookmin, Kopelindo, Tim Technical Assietance BRI serta Bosowa Corporindo.

Selain itu, tiga orang saksi ahli yakni pidana, tata negara dan korporasi juga telah diperiksa.

Masih dalam informasi tersebut, penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap surat dan dokumen yang terkait dengan perkara yakni surat perintah tertulis berikut surat teguran dan peringatan dari OJK.

PT Bosowa Corporindo merupakan pemegang saham 23 persen di Bank Bukopin. Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin, pemegang saham telah memutuskan untuk melakukan aksi korporasi melalui skema Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau lebih banyak disebut private placement.

Namun dalam rapat tersebut, pemilik saham 23 persen di Bank Bukopin yakni PT Bosowa Corporindo memilih untuk meninggalkan rapat alias walkout.

Bosowa dinyatakan tidak melaksanakan perintah OJK sebagaimana Surat Perintah Tertulis OJK No.SR-17/D.03/2020 tanggal 10 Juni 2020 hal Perintah Tertulis dan Perintah No. SR-28/D.03/2020 tanggal 9 Juli hal Perintah Tertulis Pemberian Kuasa Khusus kepada tim technical assistance dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Sanksinya adalah, Bosowa tidak lulus sebagai pemegang saham pengendali. *
[11/3 08.15] pak bambang gempur: Mantan Pevoli Putri Aprilia Manganang Ternyata Laki Laki

JAKARTA – Mantan pevoli putri Indonesia, Aprilia Manganang ternyata laki laki tulen. Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, saat menjelaskan kondisi langka, Aprilia Manganang, yang kini menjadi prajurit TNI berpangkat Serda (Sersan Dua).

Terkait jenis kelamin Aprilia Manganang tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, mengambil sikap dengan menegaskan bahwa status jenis kelamain Aprilia Manganang sebagai tindakan yang tidak bisa disalahkan karena landasan medis.

Fakta Aprilia Manganan yang ternyata laki-laki tulen adalah kejadian yang tidak di sengaja. Aprilia Manganang, menderita hipospadias sedari lahir sehingga dianggap perempuan. Hipospadias adalah kondisi langka ketika lubang kencing penis ada pada bagian bawah dan bukannya di ujung. Hipospadia adalah kondisi bawaan yang relatif jarang.

Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Akan tetapi, kasus Aprilia termasuk dalam kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan serius. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, saat menjelaskan kondisi langka, Aprilia Manganang, yang kini menjadi prajurit TNI berpangka Serda (Sersan Dua).

Menpora mengatakan bahwa kejadian yang dialami Aprilia Manganang harus disikapi sebagai kejadian yang tidak disengaja.

“Tidak ada yang mau mengaku-ngaku seperti ini, setelah dilakukan pemeriksaan detil baru diketahui jenis kelamin Aprilia laki-laki,” tutur Menpora, Rabu (10/3/2021).

Sehubungan dengan yang sudah terjadi sebelumnya di bidang olahraga, Menpora menilai hal itu sudah sesuai dengan statusnya saat ia masih berjenis kelamin wanita.

Pada Asian Games di Jakarta 2018 silam, Aprilia Manganang mendapat sorotan. Tubuhnya yang kekar dan wajahnya yang memiliki menyerupai laki-laki, membuatnya sering menjadi berita utama.

Bahkan sebelum bergabung dengan timnas voli, Serda Aprilia sudah menjalani tes spesifik sebelum memasuki kedinasan di TNI AD sehingga hasil pemeriksaan baik di dinas militer dan cabang olahraga sudah sesuai prosedur dan valid.

Aprilia tidak bisa menangani kondisinya dengan maksimal karena kondisi ekonomi keluarganya yang kurang mampu. Hal itu membuat Aprilia berstatus perempuan pada segala hal administrasi kependudukan.

Menpora menegaskan bahwa kondisi itu bukan kesalahan Aprilia Manganang.

“Kalau saat itu dia sadar (berkelamin) laki-laki dan tidak mengakui itu adalah tindakan yang tidak fair. Tapi kan ini tidak. Bahkan dia sendiri tidak tahu bahwa dia berjenis kelamin laki-laki. Saya kira itu bukan kesalahan dia, juga bukan kesalahan siapa pun, dan dalam pemeriksaan terakhir yang lebih detil dan teliti ya ini hasilnya,” kata Menpora.

Sehubungan dengan pengumuman itu sejauh ini baik pihak Kemenpora dan PBVSI selaku induk cabang olahraga bola voli tidak mempermasalahkan fakta ini. Berdasarkan informasi dari Menpora, PBVSI juga baru mengetahui perubahan status kelamin Aprilia setelah mendengar pernyataan yang disampaikan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

“Yang mengumumkan pertama kali kan Kasad, berdasarkan pemeriksaan dari RSPAD. Baik kami (Kemenpora), federasi dan cabor juga tahu informasi ini dari hasil pengumuman itu,” tutur Menpora Zainudin. *

Sumber : Okezone

Situs Candi Adan Adan, Wellcome Bagi Tamu Gues

KEDIRI — Pemerintahan desa Adan Adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, menyambut dengan terbuka setiap tamu yang datang, baik itu dari masyarakat maupun dari komunitas.

Kepala desa Adan Adan, Moch. Riza Fahmi, S.Pt, menyampaikan jika situs Candi Adan Adan, bisa dikunjungi oleh siapa saja, akan tetapi di musim pandemi Covid-19 diharapakan setiap pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.

Dengan melibatkan semua unsur yang ada, mulai perangkat desa sampai tingkat RT dengan selalu berkordinasi dengan aparat yang ada yakni Babinsa serta bhabinkamtibmas, lokasi tersebut dibuka untuk umum, seperti yang terlaksana saat ini komunitas Gues mengadakan kegiatan dilokasi tersebut.

Dengan ditemukannya situs candi Adan Adan tersebut, merupakan kewajiban semua untuk menjaga dan melestarikan warisan nenek moyang yang bernilai sejarah sangat tinggi.

Situs Candi tersebut sudah diteliti oleh instansi terkait.

Pelda Miftakhul Khoir, selaku Babinsa desa Adan Adan mendukung penuh semua kegiatan yang ada, termasuk situs candi gempur Adan Adan untuk di kembangkan sebagai obyek wisata baru.

” Yang penting setiap pengunjung yang datang ke situs candi tersebut harus mematuhi protokol kesehatan”, ujar Pelda Miftakhul Khoir.

Mustakim selaku ketua RT, menyampaikan rasa syukurnya atas ditemukannya situs candi tersebut, dengan demikian akan mendatangkan wisatawan yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. ( Fandy)