Home Blog Page 1827

Dinkes Kota Magelang Prioritaskan Vaksinasi Covid 19 di Lima Pasar

MAGELANG – Pedagang pasar tradisional yang ber KTP Magelang akan mendapatkan prioritas vaksinasi Covid 19 dari Dinas kesehatan Kota Magelang.

Kelima pasar yang dimaksud adalah Pasar Rejowinangun, Pasar Cacaban, Pasar Sidomukti, Pasar Gotong Royong dan Pasar Kebonpolo.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan Vaksinasi dibagi dalam dua gelombang.

“Gelombang pertama vaksinasi diberikan untuk pedagang di Pasar Rejowinangun, Pasar Cacaban dan Pasar Sidomukti, Sabtu 6 Maret 2021,” kata Catur kepada wartawan di kantornya, Jumat (5/2/2021).

“Sedangkan untuk gelombang kedua digelar pada Senin 8 Maret 2021, menyasar pedagang Pasar Gotong Royong dan Pasar Kebonpolo. Dinas Kesehatan menyiapkan 1.200 vaksin untuk target 800-900 pedagang,” tambah Catur.

Catur menambahkan, vaksin juga akan disiapkan untuk pedagang yang berjualan di pusat-pusat kuliner dan untuk mengganti mereka yang tidak lolos screening kesehatan.

Meski prioritas untuk pedagang ber-KTP Kota Magelang, kata dia, namun pedagang dari luar daerah juga bisa mendapatkan vaksin tetapi bertahap. Kecuali yang bersangkutan sudah divaksin di daerah asal.

“Setelah disuntik mereka mendapat sertifikat bukti sudah divaksin. Jika di Kabupaten Magelang atau di daerah asal mereka sudah disuntik vaksin, maka sertifikat itu ditunjukkan sebagai bukti sudah divaksin,” terangnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Magelang dr Majid Rahmawanto menambahkan, vaksinasi Covid-19 bagi para pedagang di wilayahnya segera dimulai Sabtu (6/3/2021).

Selanjutnya, vaksinasi dosis kedua ditujukan untuk pelayan publik, sembari mendata kelompok orang lanjut usia (lansia).

“Kita menyesuaikan jatah vaksin, sementara ini untuk lansia dijatah setiap RW sekitar 30 orang. Jadi target nanti ada sekitar 7.000 untuk lansia,” katanya. (biro)

Kodim 1013 Muara Teweh Laksanakan Vaksinasi Tahap 1, 40 Personil Divaksin

BARITO UTARA – Kodim 1013 Muara Teweh, melaksanakan vaksinasi tahap I, sebanyak 40 personil divaksin. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Aula Makodim 1013 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Jum’at (5/03/21). 

Vaksinasi tahap I ini dilakukan agar imun tubuh seorang prajurit harus tetap terjaga di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, vaksinasi dilakukan oleh petugas Puskesmas Lanjas Muara Teweh dipimpin oleh Kepala UPT Puskesmas Lanjas Muara Teweh, dr. Surya Andi N.S beserta anggota dan staf Naskes.

“Kegiatan Vaksinasi ini untuk para personil Kodim 1013 Muara Teweh,” kata dr Surya.

Usai pelaksanaan kegiatan Vaksinasi, Dandim 1013 Muara Teweh. Letkol Kav. Rinaldi Irawan, M.Han mengatakan sebanyak 40 personil Kodim 1013 hari ini melaksanakan vaksinasi, agar daya tahan tubuh seorang prajurit terjaga dan tetap sehat.

“Vaksinasi ini dilakukan mengingat tujuan dari suatu tugas pokok prajurit dalam menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, maka dibutuhkan imun tubuh yang kuat, bila tubuh sehat, tugas yang dibebankan bisa tercapai dengan maksimal,” kata Rinaldi.

Dandim 1013 Muara Teweh menjelaskan bahwa untuk Vaksinasi tahap ke II dilakukan berdasarkan pemberitahuan dan intruksi dari pihak UPT Puskesmas Lanjas Muara Teweh.

“Vaksinasi selanjutnya akan dilaksanakan 14 hari setelah vaksinasi tahap I dimulai,” terangnya. (SS).

Densus 88 Tangkap Delapan Teroris di Jawa Timur, Salah Satunya di Malang

MALANG – Salah satu dari delapan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Jawa Timur adalah B, di Jalan Melati Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (2/3/2021).

Sementara terduga teroris lainnya yang ditangkap di Surabaya adalah N, warga Jalan Tambak Asri Gang Dahli 2 A, Krembangan Surabaya, ditangkap pada Senin (1/3/2021).

Menurut pengakuan A, istri terduga teroris B, mengatakan dirinya belum mengetahui kesalahan suaminya. Ia menjelaskan bahwa suaminya ditangkap tim Densus 88 tidak lama setelah keluar dari rumah.

“Sudah diambil sebelumnya (ditangkap sebelum geledah). Suami saya sebenarnya pergi di dekat sini, tidak pakai helm, mungkin mau beli bahan buat rak,” kata A saat ditemui di rumahnya, Selasa, dikutip dari KOMPAS.com.

“Suami saya kerjanya bikin kerajinan kulit untuk wadah anak panah. Kalau yang lainnya saya tidak tahu suami saya salahnya apa. Saya yakin suami saya tidak salah,” katanya.

Sedangkan terduga N yang ditangkap di Surabaya dikatakan oleh M Zainal Abidin, ketua RT setempat, jika N sehari-hari bekerja sebagai penjual pakaian. Sedangkan istri N berprofesi sebagai guru.

“Aktivitas N biasa saja seperti masyarakat lain, istri-nya guru. Guru apa belum tahu karena bilang-nya tadi baru pulang mengajar,” kata dia.

Zainal mengaku tidak mengetahui lokasi N ditangkap. Ia hanya diminta diminta untuk mendampingi penggeledahan.

“Informasi penangkapannya belum jelas di mana. Saya hanya diminta mendampingi penggeledahan. Yang jelas, N sekarang diamankan di Polda Jatim,” tuturnya.

Dari penggeledahan yang dilakukan 10 personel Densus 88 tersebut, diamankan sejumlah barang bukti senjata yang diduga milik N.

“Barang bukti yang ditemukan berupa sejenis senapan laras panjang, satu buah parang, topi, buku-buku dan uang jutaan rupiah,” ucap Zainal. (tim)

SUMBER: KOMPAS.com

Tutup Botol Hiasi Kampung Jiro Citrodiwangsan

LUMAJANG – Tutup botol sering kali luput dari proses daur ulang, kebanyakan proses daur ulang hanya dilakukan pada botolnya saja. Memisahkan tutup dengan botolnya pada proses awal daur ulang sampah sering kali membuat tutup botol hanya berakhir di tempat sampah.

Hal ini berarti, jika masyarakat membuang tutup botol kemungkinan besar akan berakhir di laut. Tutup botol plastik diketahui menjadi salah satu dari lima item sampah paling umum yang ditemukan di pantai-pantai di seluruh dunia.

Di RW 12, Kelurahan Citrodiwangsan masyarakat mengkreasikan tutup botol menjadi hiasan yang indah. Tutup botol dipilah berdasarkan warna dan dibentuk menjadi gantungan untuk mempercantik kampung yang dikenal dengan Kampung Kelor tersebut.

Fatchur Rohman, salah satu pengurus RW Jiro menjelaskan bahwa ide pembuatan hiasan gantung dari tutup botol merupakan hasil coba-coba dan kreasi ibu-ibu warga RW 12. “Botol dan tutup kami pilah di bank sampah,” ujarnya.

Fatchur Rohman menjelaskan bahwa warga RW 12 terbiasa dengan aktivitas pengolahan limbah rumah tangga setiap harinya. Limbah rumah tangga kembali diolah menjadi kompos organik. Sedangkan sampah plastik dikumpulkan di bank sampah.

“Tahun kemarin warga sini rekreasi dan studi banding dari uang hasil pengelolaan bank sampah yang dikumpulkan masyarakat, masyarakat berangkat gratis,” ujarnya. (hum/bir)

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Prajurit TNI -Polri di Polda Kepri

KEPRI – Sebanyak 1.000 Prajurit TNI – Polri di wilayah Provinsi Kepri menjalani Vaksin Covid – 19 pada, Kegiatan Vaksinasi dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, yang disaksikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., disamping melakukan peninjauan Vaksinasi Panglima TNI dan Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri. Jumat (5/3/2021).

Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengatakan “Vaksin Covid – 19 diberikan kepada 500 Personil Polri dan 500 Prajurit TNI pada hari ini di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, sebelum mendapat suntikan vaksin Covid-19, anggota harus menjalani pemeriksaan awal, termasuk pengecekan suhu dan tekanan darah. Disamping melakukan peninjauan Vaksinasi terhadap anggota, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri juga memberikan pengarahan kepada sejumlah pejabat TNI dan Polri diwilayah Provinsi Kepri”. Tutur Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.

“Sebelumnya pada kamis tanggal 4 Maret 2021, seluruh pejabat utama Polda Kepri, para perwira, dan Personil Polda Kepri telah menerima suntik Vaksin dan pada hari ini merupakan tindak lanjut Vaksinasi terhadap anggota TNI-Polri yang belum melaksanakan. “Suntikan vaksin ini hanya diberikan kepada seluruh anggota yang menurut hasil pemeriksaan kesehatannya layak untuk menjalani vaksinasi Covid-19”. Jelas Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si.

“Walaupun nantinya telah menerima Vaksin, Kami tegaskan kembali kepada seluruh anggota agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan”. Tutup Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si *

Prostitusi Online di Solo Dengan Tarif Jutaan Rupiah

SOLO – Melansir pemberitaan di SuaraJawaTengah.id, Prostitusi online rupanya marak terjadi di Kota Solo. Tarifnya sekali kencan bisa dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan.

Pelaku prostisusi online di solo tidak hanya kaum hawa, melainkan jaga dari PSK laki-laki yang siap melayani para wanita maupun pria penyuka sesama jenis.

Dilansir dari Solopos.com, Para pelaku prostitusi online Solo menetapkan tarif beragam untuk jasa mereka. Penetapan tarif itu biasanya berdasarkan durasi layanan yang diinginkan pelanggan.

Tarif ada yang spesial paket dengan hotel, ada yang tanpa hotel hanya menentukan durasi satu jam, dua jam, enam jam, bahkan ada juga paket tarif untuk bertiga.

“Saya enggak ngoyo. Sehari paling dua,” terang salah seorang pelaku prostitusi online, TA, 26, kepada Tim Solopos, belum lama ini.

Saat itu, TA membuka jasa dengan bayaran senilai Rp750.000 per jam dengan memanfaatkan media sosial untuk menawarkan diri. Mengaku berkulit putih dengan badan proporsional, pelaku prostitusi online Solo itu menilai tarif itu sepadan.

Biasanya, perempuan berambut panjang itu stay di salah satu hotel daerah Banjarsari, Solo. Selama masa check in dari pukul 14.00 WIB sampai tengah malam, lalu lanjut keesokan harinya hingga jam check out, TA melayani para pemburu syahwat.

Media sosial hanya untuk promosi, sementara transaksi menggunakan aplikasi perpesanan.

“Calon pelanggan bisa melihat bagaimana service saya di media sosial. Saya mengunggah tangkapan layar obrolan. Cek saja testimonialnya. Bagaimana service saya,” tulisnya lagi.

Sebagai penawar jasa kepada orang yang belum dikenal, TA tentu tidak ingin menjadi korban PHP alias pemberi harapan palsu. Untuk itu, pelaku prostitusi online Solo itu meminta calon pelanggan membayar down payment atau DP atas tarif yang ia tetapkan.

“Biar tahu kalau calon pelanggan itu serius. Bukan PHP,” ujar TA.

TA mengaku bukan asli Solo, namun ia sudah lama menetap di kota tersebut. Akun media sosial yang ia gunakan hanya cadangan. Akun utama TA ditangguhkan karena dianggap melanggar syarat dan ketentuan.

“Kalau ada yang ajak chat, saya berharap jadi. Pelanggan banyak yang puas karena saya suka mengobrol. Cantik itu relatif tapi nyamannya itu. Mungkin saya bisa memberi kenyamanan,” kata TA.

Tarif sedikit mahal dipatok SI, pelaku prostitusi online Solo yang bersedia melayani paket short time (ST) hingga long time (LT). Layanan tidak lumrah seperti seks bertiga pun ia sanggupi.

Per jam ia memasang tarif Rp900.000. Lalu untuk dua jam Rp1,3 juta. Sedangkan paket LT enam jam senilai Rp1,6 juta dan paket bertiga Rp3 juta.

“Isi slot dulu kemudian wajib DP 50% baru saya kasih tahu lokasi hotelnya. Ini include [hotel ditanggung TA],” kata SI.

Sementara pelaku prostitusi online lain, GS, membiarkan pelanggan memilih hotelnya. Harga yang ia tawarkan merupakan paket tanpa hotel.

“Satu jam Rp700.000, dua jam Rp1,3 juta, dan Rp3,5 juta untuk enam jam. All service dan wajib kondom. Lokasi hotel diberikan setelah fix jadwal booking online,” kata perempuan 20-an tahun itu.

Lain perempuan lain pula laki-laki. Pelaku prostitusi online laki-laki di Solo seperti AN, pria 24 tahun memasang tarif lebih rendah.

“Tidak termasuk hotel saat promo Rp200.000. Kalau enggak promo Rp400.000. Saya menjamin bersih [tidak berpenyakit] dan mau jaga rahasia. Enggak usah DP. Bayar sesudah main. Hotelnya mau di mana saja, terserah. Biaya tersebut boleh beberapa kali. Sesuai permintaan pelanggan saja,” jelasnya.

AN menyampaikan tarif senilai itu untuk dua jam tanpa ketentuan khusus seperti wajib memakai kondom. Ia membebaskan pelanggan agar nyaman.

“Bisa ketemuan dulu. Kalau cocok ya lanjut ke hotel. Kalau enggak ya sudah. Ngobrol dulu lah. Mau bawa teman perempuan satu lagi ya boleh, tanpa biaya tambahan,” kata AN.

Sebagaimana diinformasikan, aparat kepolisian belakangan ini gencar merazia para pekerja seks komersial. Beberapa kali razia digelar dalam sepekan ini dan biasanya setiap razia hasilnya diunggah di akun media sosial Polresta Solo.

Salah satu netizen di unggahan akun Instagram @polrestasurakarta, Kamis (4/3/2021), menanyakan apakah polisi juga merazia praktik prostitusi online. Admin akun tersebut menjawab “Sedang kita petakan.”

Sumber: www.solopos.com

Pemdes Tunggakcerme, Laksanakan Musdessus Pemutakhiran DTKS

PROBOLINGGO — Pemerintah desa Tunggakcerme, kecamatan Wonomerto (4/3/2021), melaksanakan musyawarah desa khusus (Musdessus), dalam rangka pemutakhiran data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) serta penetapan data penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa(BLT-DD) tahun anggaran 2021.

Musdessus yang dihadiri jajaran Forkopimka Wonomerto, yakni camat Wonomerto H. Mohamad Said, Kapolsek AKP. Agus Wahyono, serta Danramil berjalan dengan lancar dan demokratis.

Semua yang hadir baik dari seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, BPD, RT/RW, dan PKK mendapat porsi yang sama dalam mengusulkan aspirasinya serta memberikan masukan, sehingga mendapatkan sebuah konsensus bersama yang bisa mengakomodir kepentingan warga secara menyeluruh dengan prinsip pemerataan dan berkeadilan.

Camat Wonomerto, H. Mohamad Said, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya, atas kekompakan dari perangkat desa serta seluruh elemen masyarakat dalam merencanakan program kedepan, diharapkan pula kerjasama yang baik ini terus dipertahankan, yang pada akhirnya semua bermuara kepada kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga sekaligus dilanjutkan musyawarah desa dihasilkan sebuah kesimpulan bulat dari seluruh yang hadir, sehingga ditetapkan sebagai perdes, dalam hal ini Perdes No.1 Tahun 2021 tentang APBDes Tahun 2021 desa Tunggakcerme Kecamatan Wonomerto kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Nantu Hermanto, kepala desa Tunggakcerme, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan hasil Musdessus secara transparan, terbuka dan berkeadilan.

“Saya berharap kepada masyarakat desa Tunggakcerme tetap semangat dalam membangun desa, meskipun dalam situasi pandemi yang juga belum berakhir”, ujar Nantu Hermanto.

Dalam pelaksanaan Musdessus, seluruh yang hadir tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. (Bamb)

10 Satker Dapat WBK dan WBBM, Wakapolda Jatim Apresiasi Kasatker dan Anggota

0

SURABAYA – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim  melaksanakan penandatanganan pakta Integritas kepada 10 Satuan Kerja (Satker) di Gedung Rupatama, Mapolda Jawa Timur,Jumat (5/3/21) pagi.

Kegiatan ini adalah Pencanangan menuju zona integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, melalui Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo menyatakan, bahwa pada hari ini sebanyak 10 Satuan Kerja (Satker) Polda Jatim mendapatkan WBK dan WBBM.

Ada 10 Satuan Kerja (Satker) yang mendapatkan antara lain, Satker Itwasda, Satker Rorena, Satker Irwasda, Satker Biro SDM, Satker Disreskrimum, Satker Ditreskrimsus, Satker Dirbinmas, Satker Bidkum, Satker Bid propam, Satker SPN dan Satker RS Bhayangkara Samsoeri Mertojoso.

“Hari ini ada 10 satker Polda Jatim yang mendapatkan WBK dan WBBM,” kata Wakapolda Jatim, saat memberikan sambutan, Jumat (5/3/21) pagi.

Pencanangan pembangunan zona integritas ini, untuk menguatkan komitmen guna mendukung pemerintah mewujudkan Good Goverman yang bersih dari korupsi dan birokrasi.

Bersih sebagai wujud perbaikan pelayanan kepada publik sebagai salah satu wujud pelaksanaan program prioritas Kapolri yang Presisi.

“Pencanangan ini guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan perbaikan pelayanan kepada publik,serta pelaksanaan program prioritas Kapolri yang presisi,” tambah Wakapolda Jatim.

Untuk diketahui pada tahun 2021 ada 10 satker jajaran Polda Jatim mendapatkan predikat WBK dari Kemenpan RI.

Sedangkan pada tahun 2020 lalu, Polda Jatim sudah mendapatkan 10 Satker yang mendapatkan WBBN dan 15 Satker mendapatkan WBK.

Diantara yang mendapatkan predikat tersebut yakni Direktorat Lalu lintas, sehingga sampai saat ini sudah ada 23 satker yang sudah mendapatkan WBK dan WBBM.

“Pada tahun lalu ada 23 satker yang mendapatkan prerikat WBK dan WBBM,dan tahun ini (2021), ada 10 satker lagi yang mendapatkan predikat WBK dan WBBM,” jelas Wakapolda Jatim.

Dipenghujung sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi kepada para kasatker dan anggota yang telah memberikan komitmen,serta jerih payah membangun kinerja yang lebih baik. (*)

Kapolri Kunker ke Palembang

0

JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan serangkaian kegiatan dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (4/3/21).

Selain meresmikan Kampung Tangguh Mang Pedeka di Komplek Pakri Palembang,
Kapolri juga meresmikan Rehabilitasi Masjid Assa’adah Polda Sumsel dan groundbreaking pembangunan masjid Al-Aman di Komplek Pakri Palembang.

Pada kesempatan yang sama,Kapolri juga melaunching aplikasi Polisi Dulur Kito (Dedikasi, Unggul, Legal, Jujur, Kerjasama, Inovatif, Tegas dan Obyektif).

Kapolri mengapresiasi aplikasi yang dibangun oleh Polda Sumsel yang sejalan dan senafas dengan programnya yakni transformasi menuju Polri yang Presisi.

“Adanya aplikasi Polda Sumsel dalam pelayanan publik diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mendapat pelayanan Kepolisian,” kata Kapolri Listyo Sigit dalam keterangan tertulis.

Terkait Kampung Tangguh Mang Pedeka, lokasinya memanfaatkan lahan kosong berupa tempat pembuangan sampah yang berada di kompolek perumahan Pakri.

Dari situ, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan kolam-kolam ikan yang diprakarsai dengan pembuatan kolam balam untuk ikan dan juga dibuatkan kebun sayur mayur yang berada diantara kolam-kolam ikan tersebut.

Kampung Tangguh Mang Pedeka juga dilengkapi dengan pembuatan Posyandu dan posko penanggulan Covid yang beranggotakan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat kesehatan yang dilengkapi dengan APD dan lainnya untuk pendukung posko Covid-19.

Kapolri berharap dengan adanya Kampung Tangguh Mang Pedeka ini bisa menekan laju penularan Covid-19 sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

“Yakni menghilangkan wilayah yang zona merah menjadi kuning atau oranye, serta melakukan penerapan 3 M dan 3 T,” tandas Listyo. 

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas dedikasi personel Polda Sumsel Bripka Chandra berupa tiket sekolah Perwira atau SIP. 

Anggota dari Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Sumsel itu dinilai telah bekerja melampaui tugas yakni menjadi pengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Kepayang, Kabupaten Musi Banyuasin. (*)

Kapolri Resmikan Kampung Tangguh dan Aplikasi Polisi Dulur Kito di Palembang

JAKARTA- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan serangkaian kegiatan dalam kunjungannya ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (4/3/21).

Selain meresmikan Kampung Tangguh Mang Pedeka di Komplek Pakri Palembang,
Kapolri juga meresmikan Rehabilitasi Masjid Assa’adah Polda Sumsel dan groundbreaking pembangunan masjid Al-Aman di Komplek Pakri Palembang.

Pada kesempatan yang sama,Kapolri juga melaunching aplikasi Polisi Dulur Kito (Dedikasi, Unggul, Legal, Jujur, Kerjasama, Inovatif, Tegas dan Obyektif).

Kapolri mengapresiasi aplikasi yang dibangun oleh Polda Sumsel yang sejalan dan senafas dengan programnya yakni transformasi menuju Polri yang Presisi.

“Adanya aplikasi Polda Sumsel dalam pelayanan publik diharapkan masyarakat dapat dengan mudah mendapat pelayanan Kepolisian,” kata Kapolri Listyo Sigit dalam keterangan tertulis.

Terkait Kampung Tangguh Mang Pedeka, lokasinya memanfaatkan lahan kosong berupa tempat pembuangan sampah yang berada di kompolek perumahan Pakri.

Dari situ, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan kolam-kolam ikan yang diprakarsai dengan pembuatan kolam balam untuk ikan dan juga dibuatkan kebun sayur mayur yang berada diantara kolam-kolam ikan tersebut.

Kampung Tangguh Mang Pedeka juga dilengkapi dengan pembuatan Posyandu dan posko penanggulan Covid yang beranggotakan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan perangkat kesehatan yang dilengkapi dengan APD dan lainnya untuk pendukung posko Covid-19.

Kapolri berharap dengan adanya Kampung Tangguh Mang Pedeka ini bisa menekan laju penularan Covid-19 sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

“Yakni menghilangkan wilayah yang zona merah menjadi kuning atau oranye, serta melakukan penerapan 3 M dan 3 T,” tandas Listyo. 

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga memberikan penghargaan dan apresiasi atas dedikasi personel Polda Sumsel Bripka Chandra berupa tiket sekolah Perwira atau SIP. 

Anggota dari Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Sumsel itu dinilai telah bekerja melampaui tugas yakni menjadi pengajar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Kepayang, Kabupaten Musi Banyuasin.(*)