Home Blog Page 1838

Berhasil Cegah Karhutla PT.MPG Beri Reward Ke Desa Beringin Raya

0

Barito Utara. – Sebuah perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Utara PT. Multi Persada Gatra Megah (MPG)memberikan reward atau hadiah kepada masyarakat bebas api (MBA), terutama bagi Desa yang berhasil mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan(Karhutla)di daerah Desanya.

Manager Humas PT.MPG Ibrahim menyampaikan kepada awak media pada, Rabu(24/2/2)bahwa pihaknya selain memberi reward atau penghargaan kepada masyarakat, Perusahaan juga melaksanakan berbagai program kegiatan Sosial lainnya. Salah satunya adalah mengadakan sosialisasi, pencegahan dan penanggulangan Karhutla serta penyerahan reward dalam setiap tahunnya, kepada desa-desa yang berhasil mencagah Kebakaran Hutan dan Lahan didalam arel wilayah Desanya.
 

Ada delapan desa yang masuk kedalam desa binaan PT.MPG diantaranya adalah Desa Karamuan masuk wilayah Kecamatan Lahei Barat, Desa Sei Rahayu I,Desa Sei Rahayu II ,Desa  Rimba Sari, Desa Beringin Raya,Desa Datai Nirui dan Desa Pendreh yang masuk wilayah Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara serta Desa Makunjung di Kecamatan Barito Tuhup Raya, Kabupaten Murung Raya,”ungkap humas MPG. 

Selain melakukan penyerahan reward kepada desa yang berhasil mencegah karhutlah,PT. MPG juga melakukan sosialisasi, pencegahan dan penanganan Karhutla serta penempelan himbauan Kapolri dan penyerahan spanduk himbauan pencegahan karhutla,”jelasnya.

Lebih lanjut Ibrahim menjelaskan bahwa,sesuai dengan MOU antar perusahaan dengan desa, PT.MPG akan memberikan reward kepada desa-desa yang,berhasil mencegah karhutlah di wilayah desanya masing-masing dalam kurun waktu 1 tahun.Reward diberikan kepada setiap desa yang berhasil mencegah karhutlah dalam kurun waktu satu tahun terakhir, hal itu sesuai dengan MOU antara desa dan PT.MPG,”imbuhnya. 

Pada tahun ini,lanjut Ibrahim.Ada tiga desa yang berhasil mencegah terjadi karhutla yakni Desa Beringin Raya,Datai Nirui dan Makunjung.Setiap desa tersebut mendapatkan reward atau hadiah atas keberhasilannya,dalam mencegah karhutla di wilayahnya masing-masing yaituvsebesar 25 juta,juga setiap desa diberikan berupa perlengkapan, operasional kantor desa dan sekolah serta kendaraan operasional penunjang patroli pencegahan karhutla,” pungkasnya. (SS).

Babinsa Koramil 1013-13 Bantian Ajak Warga Patuhi Prokes

0

BARITO UTARA – Babinsa Koramil 1013-13 Bantian, menghadiri kegiatan sosialisasi penyuluhan kesehatan di rumah Betang Desa Tumbang Bantian. Kegiatan yang melibatkan Unsur Tripika,Tokoh Masyarskat dan Tokoh Agama itu dilaksanakan di Kecamatan Sungai Babuat, Kabupaten Murung Raya, Rabu (24/2/21).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Camat Sungai Babuat, Plh Danramil 1013-13 Bantian, Bhabinkamtibmas Pos Pol Sungai Babuat, Kepala Puskesmas Sungai Babuat, Pj. Kepala Desa Tumbang Bantian, Ketua BPD Desa Tumbang Bantian, Kepala UPT Disdiknas Sungai Babuat, Kasi Trantib Kecamatan Sungai Babuat, Linmas Sungai Babuat, Satpol PP, Satpam, Kepala Sekolah SMPN 1 sungai Babuat, Kader Posyandu dan Lansia Desa Tumbang Bantian.

Dalam kesempatan itu Kepala UPT Puskesmas Sungai Babuat menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini tentang hidup sehat ditengah masa wabah pandemi Covid-19.  “Dengan menjalani pola hidup sehat yang benar, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal,” kata dia.
 
“Menerapkan pola hidup sehat, dengan cara menjaga dilingkungan keluarga dan diri sendiri agar selalu tetap bersih. Hal ini perlu guna mencegah penyebaran wabah Virus Covid-19,” tambahnya.

Sedangkan Plh. Danramil 1013-13 Bantian.Serma, Atma Wira menyampaikan pesan kepada anggota babinsa agar mengajak warga selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Dengan melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan, Virus Corona bisa dapat dicegah penularannya,” pungkasnya. (SS).

Cita Rasa Rujak Weci Legendaris di Lumajang Bikin Penikmatnya Ketagihan

LUMAJANG – Kabupaten Lumajang dengan sejuta olahan kulinernya memang tidak pernah bosan membuat lidah masyarakat bergoyang, karena dengan tetap menjaga kearifan lokal yang ada, masyarakatnya masih bisa menyajikan menu kuliner yang rasanya nikmat, salah satunya adalah Rujak Weci Bu Emi.

Saat ini, memang banyak sekali menu kuliner yang kekinian, tetapi masyarakat di Lumajang juga masih memiliki banyak warung lawas yang menyajikan berbagai olahan makanan yang melegenda, dan tidak perlu diragukan lagi citarasanya.

Saat dimintai keterangan di warungnya, Selasa (23/2/2021), Emi (59th) yang merupakan pemilik Warung Rujak Weci di Dusun Krajan Desa Tempeh Lor tersebut mengungkapkan, bahwa dirinya sudah mulai berjualan sejak tahun 1982 silam, dan bertahan hingga sekarang. Saat itu Rujak Weci dijual dengan harga per porsinya masih Rp250.

“Saya berjualan Rujak Weci ini mulai tahun 1982 lalu, yang saat itu anak pertama saya baru berusia satu tahun, dan saat itu harganya masih Rp250, tetapi saat ini harga per porsinya Rp10.000,” ungkap dia.

Warung Rujak Weci Bu Emi terletak di Dusun Krajan, Desa Tempeh Lor. Agar lebih mudah, pembeli bisa melalui jalan Jamu Jago, dan dari Toko Jamu Jago menuju ke arah timur sejauh 200 meter. Di situ pembeli bisa bertanya lokasi warung. Hanya dengan harga Rp10.000 sudah bisa menikmati satu porsi rujak weci.

Sementara itu, salah satu pembeli Rucak Weci, Bekti Sawiji mengatakan, bahwa Warung Rujak Weci Bu Emi tersebut mendapatkan sebutan sebagai salah satu warung yang melegenda, karena riwayat keberadaanya memang sudah sangat lama, hampir empat dekade, da sudah sangat dikenal oleh masyarakat Tempeh dan sekitarnya.

Hal tersebut terbukti, karena Rujak Weci Bu Emi sangat laris dan saat ini dia telah memiliki omset yang lumayan besar, yang setiap harinya dia bisa mendapatkan penghasilan kotor antara Rp400.000 hingga Rp600.000, dengan waktu jualnya yang relatif singkat.

“Warung rujak ini buka pukul 10.00 WIB, dan tutup saat rujak sudah habis yaitu sekitar pukul 14.00 WIB. Istri dari Alfan (74th) ini merasa bersyukur karena rujaknya laris dan cukup dikenal. Kalangan guru mulai SD hingga SMA banyak yang menjadi langganannya,” kata dia.

Menurut Bekti, setelah mencicipi rujak tersebut, dijamin pembeli merasa ketagihan dengan rasa rujak weci buatan Bu Emi sangat khas dan dapat memanjakan lidah penikmat kuliner, karena topping weci pada rujak tersebut memuat rasa rujak dan rasa weci bercampur dan memiliki sensasi yang sangat wah, gurih, pedas, manis, asam, asin, dan kriuk. Weci adalah gorengan khas masyarakat Lumajang (atau orang Jawa Timur juga) yang tebuat dari tepung terigu dan sayuran seperti kecambah, kol, atau wortel yang pembuatannya harus menggunakan cetakan.

Kemudian, bumbu dan bahan rujak weci tersebut sebetulnya sama dengan rujak lain pada umumnya, dan yang membedakan adalah adanya weci dan petis. Petis yang digunakan untuk bumbu rujak ini adalah petis yang bagus dan harganya lebih mahal dari petis biasanya. Irisan pisang klutuk juga turut diuleg hingga lembut.

Menurut keterangan yang diberikan Bu Emi, untuk mempercepat proses pembuatan rujak, bumbu kacangnya diolah sendiri dengan blender terlebih dahulu, dengan begitu saat menggerus bumbu rujak menjadi ringan. Sekali proses, memblender 8 kg kacang dan itu akan habis dalam waktu tiga hari. *

Jadi Kabaintelkam, Putra Papua Irjen Paulus Waterpauw Resmi Naik Bintang Tiga

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Paulus Waterpauw sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri. Dengan begitu, putra asal Papua ini resmi menyandang bintang tiga pangkat Komisaris Jenderal alias Komjen.

Saat dilantik, Kapolri pun memimpin untuk mengucapkan janji dan sumpah ke Kabareskrim serta pejabat utama Mabes Polri lainnya dalam Upacara Sertijab ini.
“Bahwa saya, akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan,” kata Kapolri yang diikuti oleh seluruh pejabat utama Mabes Polri, Rabu (24/2/2021).

Upacara Sertijab ini sesuai dengan Surat Telegram Rahasi (STR) bernomor ST/318/III/KEP./2021 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan tanggal 18 Februari 2021 atas nama Kapolri.

Selain Kabaintelkam, Kapolri juga melantik Kabaharkam dan Kalemdiklat. Sementara jabatan Kapolda dan Wakapolda nantinya dilaksanakan pada pekan depan. (tim)

Kapolres Lumajang Beserta Anggota Polri dan PNS Terima Vaksinasi Covid 19

LUMAJANG – Polres Lumajang mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid tahap II dengan sasaran anggota Polri khususnya anggota Polres Lumajang, dilaksanakan di Mako Polres Lumajang, Rabu (24/02/21) pukul 07.00 wib sampai dengan selesai.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Lumajang, Karumkit Bhayangkara Lumajang, PJU Polres Lumajang, Personil Dinkes Kabupaten Lumajang, Tim Vaksinator RSB Lumajang, Tim Urkes Polres Lumajang dan seluruh anggota Polri PNS Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa hari ini Polres Lumajang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, melaksanakan vaksinasi Covid 19 terhadap 348 personil Polri dan PNS di Polres Lumajang.

Sedangkan Kapolsek beserta anggotanya sejumlah 232 orang akan dilaksanakan di Puskesmas atau kecamatan masing-masing.

“Alhamdulillah hari ini proses vaksinasi berjalan lancar tidak ada hambatan. Diharapkan setelah TNI Polri, warga masyarakat antusias melaksanakan vaksinasi ini karena untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat khsuusnya Kabupaten Lumajang. Dan kami himbau agar tidak mudah termakan oleh hoax atau berita bohong terkait vaksinasi Covid 19 ini.” Tutur AKBP Eka

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti tampak mengikuti vaksinasi ini beserta seluruh anggota Polri dan PNS secara bergantian, dengan
dilakukan pemeriksaan melalui beberapa tahapan diantaranya tahap pendaftaran dan verifikasi, format skrining, proses vaksinasi, dan terakhir tahap pencatatan dan observasi selama 30 menit usai pelaksaan kegiatan vaksin. *

Polisi Gelar Vaksinasi Kepada ASN dan Satker di Lingkungan Polda Jatim

SURABAYA – Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur menggelar Vaksinasi kepada anggota dan Aparatur Sipil Negara (ASN), dari seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Polda Jatim. Pada Rabu pagi (24/2/2021), yang bertempat di Gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, dan Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim lainnya, melakukan pemantauan langsung dan pengecekan anggota yang melakukan vaksinasi.

Sebanyak 600 anggota dan ASN dibagi menjadi dua gelombang, untuk gelombang pertama dilakukan pukul 08.00 sampai 10.00 WIB, sedangkan untuk gelombang kedua dilakukan pukul 10.00 sampai 12.00 WIB, masing-masing gelombang di ikuti sebanyak 300 personil.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, ada sebanya 40.282 orang dari seluruh anggota di Jawa Timur, dan menerima Vaksin sebanyak 800. Hari ini 600 vaksin digunakan, dan untuk yang 200 vaksin sudah digunakan kemarin.

“Kami menerima 800 vaksin yang hari ini sudah di buka 600, yang kemari sudah dilaksanakan 200. kami juga menyiapkan vaksinator 1.824 anggota, dokter, perawat, bidan, sudah ada 770 yang bersertifikat, kemudian kami siapkan 422 yang sudah di latih, sehingga ada 1.200 siap menjadi vaksinator untuk membantu pemerintah dalam memberikan vaksinasi kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya untuk nakes sendiri, dari seluruh jajaran Polda Jatim sebanyak 4.211. Kapolda Jatim menghimbau untuk seluruh tenaga kesehatan Polri untuk mendukung program pemerintah.

“Kita ketahui bersama, vaksin ini juga diberikan kepada orang tua, kepada teman-teman wartawan, dan lainnya. Kami dari Polri siap mendukung untuk memberikan tenaga vaksinator supaya bisa berjalan dengan baik dan herd immunity bisa timbul di seluruh Jawa timur,” Tegasnya Irjen Pol Nico Afinta dihadapan Awak Media.

Selain di Mapolda Jatim, pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, kepada 98 kiai/ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama, pada Selasa (23/02) siang, di Kantor PWNU Jawa Timur Jl. Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya.

Kiai pertama yang divaksin adalah KH Anwar Manshur (Rais Syuriah PWNU Jawa Timur), kemudian KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur), dilanjutkan dengan kiai-kiai lainnya.

Ketua PWNU Jawa Timur menyatakan, ini merupakan upaya wajib yang dilakukan untuk membantu mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia. “Ini sebagai ikhtiar zahir yang wajib dilakukan, meskipun takdir semuanya dari Allah SWT. Yang jelas vaksin ini halal dan maslahah untuk kita semua,” kata Kiai Marzuqi, sapaan akrabnya.

Bersama Sandiaga, Kapolri Bahas Penguatan 5 Destinasi Super Prioritas

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pertemuanya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membahas bagaimana menguatkan kembali lima destinasi super prioritas yang ada di Indonesia usai terdampak pandemi Covid-19 ini. Saat ini terdapat 34 juta masyarakat yang bergantung kepada sektor pariwisata.

“Tadi kita berdiskusi untuk mensinergikan terkait program-program yang bisa kita lakukan untuk percepatan dan penguatan terhadap lima destinasi super prioritas,” kata Kapolri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2).

Tidak hanya lima destinasi prioritas, sambung Kapolri, ia juga meminta agar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno turut memberikan perhatian destinasi yang selama ini menjadi tulang punggung yakni Bali serta tempat pariwisata lainya.

“Tentunya sejalan dengan 5 destinasi prioritas,” tandas Kapolri.

Listyo Sigit menyampaikan, bahwa jajaranya telah melakukan pengecekan ke semua tempat wisata dalam pelaksanaan PPKM mikro. Menurut Listyo, guna meyakinkan turis asing maupun lokal bahwa daerah wisata Indonesia telah aman yakni dengan memastikan penegakan protokol kesehatan telah dijalankan.

Pemberlakuan 3T dan 3M disetiap pintu masuk dan hotel juga memiliki dampak yang signifikan terhadap kepercayaan turis untuk berwisata ke Indonesia.

“Kita melihat perkembangan cukup positif di beberapa wilayah yang kita kunjungi seperti Jogja Bali dan beberapa tim yang berkunjung ke tempat lain,”

Sementara itu, Sandiaga Uno menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan jajaran yang telah berkolaborasi dengan baik dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk sama-sama menbangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Kami dari Kemenparekraf sangat berterima kasih pada Kapolri dan jajarannya yang selama ini berjalan dengan kolaborasi yang baik pak,” tandas Sandi. (tim)

Polres Pasuruan Kota Laksanakan Vaksinasi Covid-19

PASURUAN – Sebanyak 457 anggota Polres Pasuruan Kota dijadwallkan mengikuti vaksinasi Covid-19 secara bertahap mulai Rabu (24/2/2021).

Vaksinasi untuk anggota Polri ini sudah dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi ini Beberapa petugas kesehatan dari Dinas kesehatan Kota Pasuruan dan Urkes Polres Pasuruan kota sudah tiba di Mapolres nampak sibuk mempersiapkan peralatan termasuk vaksin covid 19. Di ruang aula Sadnika satya wada.

Vaksinasi ini mentargetkan seluruh anggota Polri termasuk ASN. Polres Pasuruan Kota dan jajaran polsek, total 10 polsek.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman S.I.K M.SI, menyampaikan setiap anggota Polri berkomitmen menyukseskan program pemerintah sebagai upaya menekan persebaran Covid-19.

“Vaksinasi ini diharapkan bisa membantu sistem kekebalan tubuh anggota Polri dari virus covid 19 khususnya anggota Polres Pasuruan Kota. Sehingga diharapkan dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat bisa secara maksimal. Selain itu, upaya ini bisa menekan persebaran Covid-19. Setidaknya anggota menjadi lebih aman dan nyaman saat berinteraksi dengan masyarakat,” ujar Arman.

Sementara itu Waka Polres Kompol Priyanto S.I.K, MH. sempat membagikan testimoni kepada wartawan seusai mendapatkan vaksin Covid-19. Dia mengaku merasa nyaman dan tidak mengalami gejala tertentu seusai menjalani vaksinasi.

“Hari ini saya baru saja selesai vaksin Covid-19. Saya baik-baik saja, tidak ada dampak apapun,” ujarnya

Sementara itu, Kapolres AKBP Arman mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, untuk mengikuti vaksin.

“Ndak usah takut, supaya imun kita makin kuat, kita jadi sehat,” tutur dia.

Kapolres juga mendoakan agar masyarakat Kota Pasuruan tetap sehat di masa pandemi Covid-19. (qomar/tofa)

Wujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan bentuk transparansi dan Handling Complain bagi masyarakat luas.

Peluncuran Aplikasi Dumas Presisi tersebut dilakukan saat kegiatan Rakerwas Itwasum Polri Tahun Anggaran 2021 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

“Maksimalkan Aplikasi Dumas Presisi dan sosialisasikan kepada masyarakat, karena aplikasi ini merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur,” kata Sigit dalam sambutannya.

Pada kegiatan itu, Sigit juga meminta kepada jajaran Itwasum Polri untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana berbagi informasi dan merumuskan cara bertindak dalam menangani berbagai permasalahan tugas di lapangan.

“Serap setiap informasi yang disampaikan oleh para narasumber, sebagai upaya memperkaya wawasan serta menyempurnakan strategi, teknis dan cara bertindak di lapangan,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Tak hanya itu, Sigit menginstruksikan untuk merajut kerjasama dan sinergitas lintas fungsi dan sektoral, bersama institusi pemerintah, APIP dan pengawas eksternal independen.

Lalu, melakukan pengelolaan dan menemukan solusi  terbaik dalam menangani pengaduan masyarakat, serta manfaatkan masukan dari pengamat dan pengawas eksternal Polri.

“Lakukan evaluasi tugas-tugas di bidang pengawasan dan pemeriksaan, baik yang dilaksanakan secara rutin maupun khusus,” ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Kemudian, Sigit menekankan Rakerwas ini juga bisa dimanfaatkan untuk melakukan pemikiran yang Out of The Box dalam rangka mengantisipasi kemungkinan penyimpangan yang dilakukan anggota dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. (tim)

Wartawan Probolinggo Terima Vaksin Covid 19 Tahap II

0

PROBOLINGGO – Puluhan Wartawan di Probolinggo jalani program Vaksinasi yang dimulai hari ini, Rabu (24/2) hingga 3 hari kedepan.

Sebelumnya, puluhan pewarta tersebut telah dijadwalkan pada program vaksinasi covid 19 tahap II sebagai kategori pelayan publik Kota Probolinggo .

Plt Kepala Dinkes P2KB dr NH Hidayati dalam jumpa pers menegaskan, penerima vaksin yang telah dijadwalkan adalah petugas pelayan publik, terdiri dari Satpol PP, Damkar, BPBD, kepolisian, dan juga wartawan.

Hidayati juga mengatakan, Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo juga telah menunjuk 3 pos vaksin untuk pelaksanaan Vaksinasi Tahap II hari pertama ini, yakni Polres (Kota Probolinggo), Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan RSI Siti Aisyah.

“Pada pos Klinik Pratama Polres Probolinggo Kota, vaksinasi akan menargetkan 408 personil anggota Polres Probolinggo Kota dan 38 orang wartawan,” terangnya.

Didepan wartawan dia juga mengatakan, pewarta merupakan bagian dari pelayan publik juga menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kota Probolinggo.

Diterangkannya pula, Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo menunjuk Dinas Kominfo Kota Probolinggo sebagai koordinator pendataan vaksinasi untuk awak media di Kota Probolinggo.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Diskominfo Kota Probolinggo, Endah Dwi Kumalasari menyampaikan telah terdaftar 60 wartawan penerima vaksin Covid-19.

“Pada vaksin yang (tahap) kedua, jumlah yang terdaftar sampai saat ini kurang lebih 60-an. Hanya saja untuk sesi ini dibatasi 38 orang karena memang terkait dengan petugas dan petunjuk dari Dinkes. Kita urutkan dari yang mendaftar kemarin,” ujarnya.

Sedangkan ntuk wartawan yang belum mendapatkan jadwal vaksinasi, tambah Endah, pihaknya masih menunggu konfirmasi dari Dinkes P2KB Kota Probolinggo.

Salah seorang jurnalis Harian Bhirawa, Wiwit Agus Pribadi, sembari menunggu proses observasi menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk ikut serta dalam vaksinasi Covid-19.

”Seperti suntik cacar pada umumnya. Tidak ada masalah. Ketakutan yang terjadi di masyarakat lebih disebabkan karena ada yang menakuti nakuti,” ujar Wiwit.

Diketahui, dalam agenda vaksinasi tahap II hari pertama di Klinik Pratama Polres Probolinggo Kota, dari 38 wartawan terjadwal, 2 orang tidak lolos skrining kesehatan dan harus ditunda pelaksanaannya. (wulan)