Home Blog Page 1891

Harjalu 765, Upacara Sederhana di Halaman Kantor Pemkab Lumajang

LUMAJANG – Hari ini, Selasa 15 Desember 2020, Kabupaten Lumajang Jawa Timur memperingati Hari jadinya yang ke 765 dengan menggelar upacara puncak Harjalu di halaman Pemkab Lumajang.

Upacara dihadiri oleh Ketua DPRD Lumajang, Wakapolres Lumajang Dandim 082 diikuti OPD serta Forkopimda Lumajang. Upacara berlangsung khikmat dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Prosesi upacara dilaksanakan dengan menggunakan pakaian adat Jawa dan bahasa Jawa digunakan sebagai pemandu jalanya acara serta iringan musik gamelan.

Upacara peringatan Harjalu yang ke 765 dengan tema “Bersama Membangun Lumajang Sejahtera” ini di pimpin oleh Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati,

Dalam sambutannya, Wabup mengucapkan selamat Hari Jadi Lumajang ke 765 serta meminta do’a untuk masyarakat terdampak erupsi gunung semeru agar segera dapat menjalani kehidupan normal kembali.

Selain itu Wabup berharap, Pemkab Lumajang dan masyarakat bisa bersama sama membangun Lumajang lebih sejahtera, mampu berdaya saing, makmur, hebat dan bermartabat.

“Di usianya yang ke-765 ini, marilah kita bersama-sama membangun agar Lumajang lebih sejahtera, menciptakan masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing. Sehingga tujuan Lumajang untuk memakmurkan masyarakatnya bisa tercapai,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menekankan kepada peserta yang hadir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan berperan serta menyosialisasikan program 3 M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak) untuk menekan penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Lumajang. (bam)

Pulihkan Jaringan Pasca Cuaca Ekstrim PLN Terjunkan 494 Personil

0

BANDUNG – Perusahaan Listrik Negara (PLN) bergerak cepat Turunkan 494 personil untuk pulihkan kelistrikan di sejumlah tempat di Jawa Barat, khususnya yang terdampak akibat cuaca ekstrim hujan disertai angin puting beliung. Mulai Jumat siang (11/12) siang, seluruh gardu sebanyak 7.155 buah, yang tersebar di Jawa Barat yakni wilayah Tasikmalaya, Cimahi, Cianjur, Sukabumi dan Garut telah kembali menyala,

“Tim terus bekerja keras dan memonitor kondisi di lapangan sejak cuaca ekstrim terjadi. Untuk mempercepat pemulihan, kami menurunkan 494 Personil yang beradal dari berbagai unit yang ada di Jawa Barat. Mereka hadir membantu upaya mempercepat pemulihan,” Ungkap General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Nugraha.

Disebutkan Agung, jumlah tersebut tersebar di Sukabumi 218 personil, Cianjur 30 personil, Garut 132 personil, Tasikmalaya 64 personil dan sebanyak 50 personil di Cimahi.
” Tidak hanya itu, kami juga banyak sekali mendapatkan bantuan dari masyarakat dan TNI pada proses pemulihan kelistrikan Sehingga kini listrik menyala kembali,” tambah Agung Nugraha.

Sebelumnya, di daerah Cikembar, Sukabumi yang terdampak cukup parah hujan dan terjangan angin puting beliung. PLN juga menyediakan 13 unit Genset untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Genset ini dioperasikan di rumah ibadah dan Fasilitas Umum untuk kemudahan masyarakat beribadah dan beraktifitas.

“Sukabumi memang menjadi daerah terparah, karena disana hujan lebat disertai angin puting beliung yang mengalibatkan banyak tiang listrik patah tertimpa pohonyang tumbang pada medan yang sulit. Oleh karena itu, untuk kepentingan masyarakat, kemarin kami gunakan genset yang disediakan di tempat-tempat falilitas umum,” terang Agung.

Untuk Informasi layanan kelistrikan pelanghan dapat menghubungi Contak Center PLN 123 dengan cara menekan kode Area,dilanjutkan dengan 123 atau melalui aplikasi New ” PLN Mobile” yang dapat diunduh Pada Play Store atau AppStore.

Kontak Person Agung Murdifi, Exevutive Vice President Corporate and CSR PLN
TLP. : 0217261122
Facs : 021722705

(EDISON)

Tarik Minat Kaum Milenial, Kolaborasi Ria Sakti dan Bahar Malaka Bakal Ciptakan Terobosan Seni Rupa

0

BANDUNG BARAT – Bertempat di Imah Seniman, Sebuah kawasan tempat peristirahatan yang beralamat di Jalan Kolonel Masturi Gudang Kahuripan Lembang, awak media Gempur News, berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan seorang pemerhati seni budaya, khususnya tradisi dan seni rupa Sakti Ria Abadi (28 tahun) atau yang Lebih Akrab disapa “Bang Sakti”.
Sakti Ria Abadi, Seorang pemuda yang lahir di luar Tatar Sunda Namun ketertarikannya terhadap Seni Tradisi dan Seni rupa dari para seniman Bandung Patut diapresiasi. Pemuda kelahiran Medan ini dalam kesehariannya kini lebih banyak di Kota Bandung dan wilayah Priangan.
Sebelumnya, Sakti telah melakukan perjalanan panjang ke beberapa negara untuk mempelajari tradisi-tradisi di luar negeri.
Dalam catatannya, beberapa Negara telah disinggahinya diantaranya Singapore, Malaysia, Muangthai.
Saat berbincang dengan Gempur News, Sakti memaparkan, sebenarnya jiwa seni itu melekat pada manusia, kendati kadarnya berbeda.
“Ada seseorang yang dominan jiwa seninya, ada pula yang tidak terlalu menonjol,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sakti bercerita, dirinya menyenangi hal yang berhubungan dengan seni.
“Saat berkunjung ke Galery Tepas Art milik Pelukis Eksentrik Bahar Malaka, disinilah naluri ketertarikan terhadap seni mulai bangkit,” terang Sakti.
Sebagai rasa cintanya, imbuh Sakti, dirinya berencana menjadi kolektor barang-barang seni, khususnya lukisan.
“Rencananya saya akan mendirikan Galery Mini bersama Bahar Malaka. Saat ini masih dalam Progress, semoga bisa segera realisasi dalam waktu dekat,” urainya.
Dalam rencananya, masih kata Sakti, lokasi galery akan dibuka di wilayah antara Lembang dan Ciwidey, karena merupakan jalur wisata.
Pada kesempatan yang sama, Sakti juga menyampaikan harapannya pada para seniman untuk terus berkarya secara konsisten dalan menciptakan karya-karya baru yang bernilai tinggi, baik dari sisi seni dan spiritualnya, agar bisa menarik perhatian kalangan millenial. Saya juga berharap seni budaya yang ada di Jawa Barat ini semakin berkembang dan lebih mendapat perhatian dari Pemerintah,” tambahnya.
Pada akhir percakapan, dirinya juga berharap agar usahanya bersama Kang Bahar (sapaan Akrab Pelukis Bahar Malaka) bisa menciptakan s ebuah karya.
“Kita (Sakti dan Bahar Malaka -red) akan melakukan terobosan agar penikmat seni budaya, khususnya di kalangan milenial dapat menikmati keindahan karya seni ” pungkas Sakti Ria Abadi.

Wartawan : EDISON

Kapolres Pimpin Rapat Analisa Dan Evaluasi Atas Gangguan Kamtibmas

LUMAJANG – Pada hari Senin tanggal 14 Desember 2020, Polres Lumajang telah melaksanakan kegiatan Rapat Anev ( Analisa dan Evaluasi ) bulanan, bertempat di Ruang Eksekutif Polres Lumajang membahas tentang Gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang.

Rapat Anev tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, S.H., S.I.K., M.I.K dan dihadiri PJU Polres Lumajang serta Kapolsek jajaran Polres Lumajang.

Tujuan dari pada kegiatan Anev tersebut adalah untuk membahas situasi Kamtibmas dan menyusun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi terjadinya gangguan kamtibmas ke depan.

Paur Kasubbag Humas Polres Lumajang IPDA Andreas Shinta SH menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Polres Lumajang dalam rangka analisa dan evaluasi rencana pelaksanaan tugas.

“Kapolres Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk menyatukan visi dan misi ke depan karena situasi Kamtibmas fluktuatif dan dinamis,“ ujar Ipda Shinta .

Ipda Shinta juga menuturkan, rapat anev dilakukan dengan maksud agar semua pelaksanaan tugas dapat terencana dan terlaksana dengan baik. (bam)

Seorang Warga Diserang Buaya Saat Mandi di Pantai Raja Moili

0

PALU – Seorang warga yang beralamat di Jalan Sungai Ogotion KecamatanPalu Barat Kota Palu, diserang seekor buaya saat mandi di pantai Raja Moili. Akibatnya, korban mengalami putus pergelangan tangan kanannya.
Peristiwa itu terjadi saat Sunarji Haris Tasmuri alias Ateng seorang pendatang dari Jawa yang beralamat di Jalan Sungai Ogotion Kecamatan Palu Barat Kota Palu berusia 51 tahun, sedang mandi di pantai. Lagi asyik mandi, tiba-tiba seekor buaya yang cukup besar menyerangnya.
Beruntungnya, saat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.30 WITA segera diketahui Ikram, saudara korban, yang segera memberi pertolongan.
Seketika, Sunarji segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun karena lukanya yang cukup parah akhirnya pihak Rumah Sakit Bhayangkara merujuknya ke Rumah Sakit Undata untuk mendapatkan perawatan.

Kontributor : Burhanudin.
wartawan : Edison

PT Angkasa Pura II Competition dan Strategi UMKM untuk Survive di Masa Pandemi

0

CIMAHI – Sebagai bentuk komitmen tanggung jawab sosial kepada masyarakat, PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) menyelenggarakan “Angkasa Pura II Competition: Kompetisi Strategi dan Peluang UMKM di Masa Pandemi” pada tanggal 11-12 Desember 2020.
Bekerja sama dengan Benua Niaga dan didukung oleh UMKM Recovery Center (URC) Pemerintah Kota Bandung, 20 finalis berkompetisi untuk menjadi pemenang di kategori industri kreatif, kuliner, dan perdagangan.

Saat pengumuman pemenang, dewan juri yang terdiri dari Elnovani Lusiana (dosen Fikom Unpad), Bhakti Desta Alamsyah (CEO Best Franchise), dan Dendy Akad Buldansyah (Ketua Jaringan Pengusaha Nasional Kota Bandung) menyatakan bahwa kedua puluh finalis memiliki keunggulan masing-masing.
“Tidak ada yang jelek. Semua bagus dan bagus sekali. Skor penilaiannya beda tipis saja. Bahkan, ada yang hanya selisih satu atau dua angka. Semua adalah pemenang. Meskipun demikian, harus ada tiga pemenang yang mendapatkan reward,” jelas Bhakti.

Kategori industri kreatif dimenangkan oleh Bagus Randi (Java Candle Art). Kategori kuliner dimenangkan oleh Nita Rochimah (Swarga Flower Tea). Terakhir, kategori perdagangan dimenangkan oleh Kuspriyanto (Mor&Mor Indonesia).

Haryo, Asisten Manager Community Development PT Angkasa Pura II (Persero) mengatakan bahwa para finalis dan khususnya pemenang masing-masing kategori akan mendapat prioritas untuk mengakses program dan kegiatan PKBL PT Angkasa Pura II (Persero), termasuk dana PKBL untuk pembiayaan usaha.

Keunggulan Mor&Mor Teruji,
Bagi Mor&Mor Indonesia, kemenangan di AP II Competition merupakan prestasi yang kedua kalinya di bulan ini. Tanggal 5 Desember, Mor&Mor Indonesia berhasil meraih Juara I dalam Cimahi Small Business Innovation (CSBI) Competition.

Bhakti menyebutkan untuk kelompok usaha mikro dan kecil yang baru saja dibentuk, Mor&Mor Indonesia berhasil menunjukkan strategi bisnis yang andal. Selain itu, Mor&Mor Indonesia mendapat nilai lebih karena berhasil meraih dukungan mitra strategis dari Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Stikes A. Yani Cimahi, LP2M Universitas Widyatama Bandung, dan Black Bamboo Community Indonesia.

Secara terpisah, Founder Sipil Institute Ruslan Ismail Mage menyatakan bahwa Mor&Mor Indonesia berhasil mewujudkan inovasi dan kolaborasi UMKM secara konkret. “Saya mengamati terus perkembangan Mor&Mor Indonesia. Mereka sukses membangun brand secara cerdas,” tegas Ruslan.

Tim liputan: Emi dan Edison

Satlantas Polresta Pasuruan Lakukan Edukasi Dan Baksos Pada Warga

PASURUAN — Sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid -19, Satlantas polres Pasuruan kota, melakukan kegiatan bakti sosial dan edukasi kepada warga masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Dalam hal ini dengan menurunkan personil satlantas, dengan membagikan masker, sanitizer juga beberapa bingkisan sembako kepada petugas kebersihan taman di depan sarinah, juga kepada masyarakat terdampak.

Hal ini sebagai bentuk kepedulian satlantas Polres Pasuruan dalam membantu warga masyarakat .

Kasatlantas Polres Pasuruan kota, AKP. Yudiono, SH, turun langsung dalam kegiatan ini, disamping memberikan prasarana untuk mencegah adanya penularan wabah virus corona, berupa masker dan hand sanitizer dengan selalu menghimbau kepada warga untuk menerapkan phisycal distanching dengan menjaga jarak.

Tentu bakti sosial tersebut dapat menyentuh kepada masyarakat yang memang sangat membutuhkan bantuan, untuk keperluan sehari hari.

” Semoga kegiatan ini dapat membantu warga, juga menumbuhkan kesadaran yang tinggi dalam menjaga kesehatan dan turut memutus mata rantai penyebaran covid,” Ujar AKP. Yudiono. (Qomar/Tofa)

STAI AT TAQWA Bondowoso, Tahun Akademik 2020/2021 Wisuda 218 Mahasiswa

BONDOWOSO -Bertempat di halaman kampus STAI, Sebanyak 218 orang mahasiswa Universitas STAI AT TAQWA mengikuti wisuda tahun akademik 2020/2021 yang digelar pada Sabtu (12/12/2020).

Dalam pelaksanaan ini di hadiri oleh ketua yayasan AT TAQWA,Ketua Senat,dosen,serta para orang tua mahasiwa STAI AT TAQWA.

Ketua Senat Drs.H.Ahmadi M,pd,i. mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikannya pada waktu yang telah ditentukan dan berhak menyandang gelar sesuai bidang keilmuan masing-masing serta berhak pula menggunakannya berdasarkan peraturan yang berlaku.

Lebih lanjut, Ketua Senat mengungkapkan tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat bagi dunia pendidikan, termasuk Universitas STAI AT TAQWA yang merasakan dampak COVID-19.

Dari STAI AT TAQWA capaian prestasi, sebagian mahasiswa ada yang hafal al qur’an, dan juga menjadi pemenang hafidul hadist di jakarta,menjadi penghafal 500 hadist,ini satu satunya di STAI AT TAQWA Bondowoso, imbuh H.Ahmadi.

Dalam pelaksanaan wisuda ini merupakan konsekuensi dari jajaran Senat At Taqwa walaupun pada masa pandemi COVID-19 yang masih terjadi.

“Saat ini belum dibenarkan untuk mengumpulkan mahasiswa dalam jumlah besar,” ujarnya.

Diharapkan juga, proses wisuda pada hari ini tidak mengurangi makna perayaan kelulusan.

Kepada wisudawan Ketua senat berpesan untuk terus meningkatkan ke ilmuannya, “Lebih-lebih, dengan kondisi bencana nonalam yang masih terjadi hari ini, peran dan ilmu wisudawan dibutuhkan untuk mengedukasi serta membantu masyarakat untuk tetap berusaha dan sabar melalui ujian berat ini,” ujarnya.

Ketua Senat mengharapkan ilmu yang di dapat di STAI AT TAQWA menjadi ilmu yang baroqah dan bermanfaat bagi nusa bangsa dan agama.

Dalam acara wisuda ini berjalan dengan penuh hidmat,aman, lancar dan menggunakan protokol kesehatan.( ARI).

Aliran Sungai Membesar, Airnya Meluap Genangi Jalan Raya Panyepen Sampang

SAMPANG – Hujan deras menyebabkan aliran sungai membesar hingga air meluap ke jalan Raya Panyepen Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang pada Rabu (09/12/2020).

Jalur nasional Sampang – Bangkalan itu terendam banjir, membuat arus lalu lintas tersendat. Untung tidak terjadi kemacetan panjang lantaran sejumlah kendaraan yang melewati jalur tersebut terpaksa berhenti karena khawatir kendaraannya mogok akibat ketinggian air.

Sebagian kendaraan terlihat menerobos genangan banjir meski ketinggiannya mencapai 30 sampai 40 cm.

Menurut warga, banjir mulai menggenangi jalan Raya Panyepen mulai pukul 14.00 WIB dan terjadi ketinggian air pada pukul 15.00 WIB.

“Hujan deras disini sejak Selasa kemarin ditambah Rabu tadi pagi dan menyebabkan debit aliran sungai cukup besar hingga meluap ke jalan,” kata Syamsul Arifin (31) warga Desa Panyepen di lokasi banjir.

Pantauan dilapangan, banjir akibat meluapnya air sungai Panyepen sehingga menimbulkan genangan air merendam puluhan hektare persawahan milik warga sebelum naik ke akses jalan.

Tak hanya itu, dampak banjir ternyata juga merendam ratusan pemukiman warga di Desa Margantoko, Desa Panyepen, Desa Taman, Desa Majangan.

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal menyampaikan, saat ini arus lalu lintas di lokasi banjir sudah berangsur normal. Petugas Polantas dikerahkan untuk mengurai kemacetan.

“Kita juga berkoordinasi dengan Polantas Polres Bangkalan karena banjir ini tidak hanya terjadi di jalur nasional Sampang melainkan hal sama terjadi Jalan Raya Blega Bangkalan,” terangnya.

Kata Ayip, apabila kondisi banjir kian tinggi pihaknya akan merekayasa lalu lintas agar pengendara tidak terjebak. Namun itu masih melihat situasi ketinggian air. (birosampang)

Menjangkau Masyarakat Madura, Bea Cukai Lestarikan Kearifan Budaya Lokal

PAMEKASAN – Untuk bisa lebih dekat dengan masyarakat di Pulau Madura, Jawa Timur, Bea Cukai melakukan terobosan dengan ikut berpartisipasi melestarikan kearifan budaya lokal.

Terkait dengan itu, Bea Cukai kemudian mengadakan siaran pedesaan berbahasa Madura yang dikemas dalam bentuk drama berisi percakapan sehari-hari, kaitannya dengan cukai rokok.

Siaran pedesaan tersebut menghadirkan cerita tentang suatu keadaan yang dialami oleh seorang pengusaha pabrik hasil tembakau yang berusaha mencari informasi agar usahanya bisa menjadi legal/resmi dan mendapatkan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPPBKC).

Pengambilan suara dilaksanakan di RRI Sumenep pada tanggal 22 oktober 2020, dengan pengisi suara yaitu Bambang Sukirman dan Marzuki dari RRI Sumenep, serta Tesar Pratama dan Walida Utami dari Bea Cukai Madura.

Kepala Kantor Bea Cukai Madura Yanuar Calliandra berharap siaran drama radio menggunakan bahasa Madura ini bisa menjadi sarana pengenalan terhadap tata kerja Bea Cukai, sekaligus menyentuh masyarakat sekitar dengan kearifan lokal. (Rudi/biropamekasan)