Home Blog Page 1908

Pemkab Barut Gelar Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan

0

BARITO UTARA -Upacara Ziarah Nasional untuk memperingati hari Pahlawan ke-75 yang digelar pada 10 November tahun 2020, di Taman Makam Pahlawan Dharma Persada Muara Teweh. Dengan mengusung tema “Pahlawanku Sepanjang Masa”.

Saat upacara akan dilangsungkan, bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah, dihadiri oleh Kapolres Barito Utara,Dandim 1013 Muara Teweh, Kepala Kejaksaan Negeri Muara Teweh, Kepala Pengadilan Tinggi Barito Utara,Ketua DPRD Barito Utara dan Satpol PP.

Kegiatan upacara Hari Pahlawan Ke-75 kali ini, diawali dengan penghormatan serta mengheningkan cipta selama 60 detik, kepada arwah para pahlawan yang telah berjasa,dalam mencapai kemerdekaan kepada Bangsa dan Negara Republik Indonesia.

Sebagai tanda penghormatan kepada jasa para Pahlawan,dengan peletakan karangan bunga, di tugu Pahlawan oleh inspektur upacara yaitu Bupati Barito Utara H.Nadalsyah.Dilanjutkan dengan tabur bunga di makam Pahlawan oleh Bupati serta diikuti oleh Dandim 1013 Muara Teweh beseta Staf, Kapolres Barito Utara beserta Staf,Ketua DPRD dan unsur FKPD.

Bupati Barito Utara H.Nadalsyah menyampaikan,dengan memperingati Hari Pahlawan ini merupakan salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan.

“Sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Ir.Soekarno, yang menyatakan bahwa bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar. 

Lebih lanjut Ia katakan kepada para pejuang yang telah gugur semoga arwah mereka diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa, seperti kita juga dapat mengisi kemerdekaan ini dengan hal yang bermanfaat untuk bangsa dan negara yang tercinta.

Setelah Upacara Ziarah Nasional berakhir, Bupati Barito Utara H.Nadalsyah menyerahkan dan memberikan tali asih untuk keluarga pejuang atau Vetran.Sebagai wujud kehormatan kepada Pahlawan yang senatiasa berjuang dalam merebut kemerdekaan untuk Bangasa Indoneaia.  (SS).

Kapolresta Pasuruan Beri Penghargaan Kepada Anggota Yang Berprestasi

0

PASURUAN –
Upacara penghargaan di berikan kepada anggota yang berprestasi di laksanakan oleh kapolres pasuruan kota senin 9/11/2020
Di halaman gedung R abdurahman Jlalan gajah mada kota pasuruan

Kegiatan yang di hadiri oleh
Kapolres Pasuruan Kota AKBP ARMAN, S.I.K., M.H.
Wakapolres pasuruan kota kompol priyanto, S.H., S.I.K., M.H.
Para Kabag polres pasuruan kota
Para Kasat Polres Pasuruan Kota
Seluruh kapolsek Jajaran Polres Pasuruan Kota baik perwira Staf
Bintara Polres Pasuruan Kota

Amanat pimpinan upacara di
Saksikan Bersama dalam
Prosesi pemberian penghargaan
Kepada Anggota Polres Pasuruan Kota yang mampu Menunjukkan Dedikasi loyalitas Yang Tinggi Dalam Melaksanakan tugas pokok

Prestasi Yang Telah Dicapai Oleh
Anggota polres pasuruan kota
Anggota Satreskrim Polres Pasuruan antara lain
Berhasil mengungkap dan
Menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan dan Membawa Senjata api serta kapolsek nguling bersama anggotanya
Juga Satreskrim Telah Berhasil
Mengungkap Pelaku Tindak Pidana pembunuhan di i nguling.

Anggota polsek lekok telah berhasil mengungkap Pelaku Tindak Pidana pembunuhan di Lekok.anggota Satintelkam polres Telah Berprestasi Dalam Membuat produk Intel Terbanyak
Anggota Satbinmas Polres Berprestasi dalam kecepatan
Membuat perwabku.

Harapan pemberian penghargaan Ini sebagai motivasi personel
Polres pasuruan kota Untuk melakukan kebaikan Dan Meningkatkan Prestasinya
Sehingga Bisa Memberikan Semangat terhadap personel Lainnya. (Tofa/arie)

Kades Potong Rambut Bergaya Mohawk Viral di Medsos

JOMBANG – Adalah Putut, seorang Kepala Desa (Kades) yang kemudian viral di media sosial karena bergaya rambut mohawk, mirip penampilan almarhum komedian Gogon.

Putut sengaja memangkas rambutnya dengan gaya mohawk untuk memenuhi nadzarnya setahun sebelum pelkades Desa Mojojejer Kecamatan Mojowarno Jombang digelar.

Putut adalah calon Kepala Desa petahana di desa Mojojejer pada September 2019 lalu. Selanjutnya dalam pilkades itu dia terpilih kembali menjadi kepala desa untuk periode kedua.

“Dulu saya memang nadzar. Kalau saya dipercaya lagi sebagai kepala desa, saya akan potong rambut seperti almarhum Gogon, selama saya menjabat,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Dalam kesempatan itu Putut menuturkan bahwa penampilan nyentriknya tersebut bukan tanpa tentangan. Sebab, Istri dan anak-anaknya marah-marah melihat penampilan dirinya sebagai pejabat publik dinilai tidak lazim.

“Istri dan anak-anak sempat marah, tapi sekarang sudah biasa. Saya hanya bilang, saya melaksanakan nadzar saya,” kata Putut.

Sekedar diketahui, mohawk adalah sejenis gaya rambut yang memotong habis bagian sisi kiri dan kanan hingga menyisakan bagian tengahnya saja. (birojombang)

Bupati Barut Serahkan 2.842 Sertifikat Tanah Pada Warga

0

Barito Utara – Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah telah  penyerahan sebanyak 2.842 lembar sertifikat tanah hak milik, yang diserahkan serentak diseluruh Indonesia dan sepuluh lembar diserahkan dengan simbolis kepada warga yang berhak menerimanya.
Acara penyerahan sertifikat tersebut, dilangsungkan pada rumah jabatan Bupati Barito Utara, Senin (9/11/20).

Hadir dalam acara penyerahan sertifikat tanah tersebut adalah, Sekretaris Daerah, Ir.H. Jainal Abidin, M. AP, Kepala Pertanahan Nasional Barito Utara,Yoseph Wibisono, Kabid BPN, Kadis PRKPP dan sepuluh orang penerima sertifikat tanah. 

Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Barito Utara Yoseph Wibisono, pada acara tersebut mengatakan bahwa di tahun 2020 ini pihaknya telah melakukan kegiatan kerja lapangan dengan melibatkan partisipasi masyarakat yang tanahnya sudah diukur.
Setidaknya, lanjut Yoseph, dan sebanyak 2.842 lembar sertifikat sudah terealisasi di beberapa kelurahan, Kecamatan bahkan sampai di tingkat Desa. “Dari 2.842 lembar sertifikat hak milik tersebut, ada 10 lembar yang diserahkan oleh Bupati Barito Utara, pada hari ini secara simbolis kepada warga,” ungkapnya.

Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam pidatonya yang berlangsung secara virtual dari Jakarta menerangkan bahwa dirinya sudah menyerahkan sebanyak 2,4 juta sertifikat tanah dalam waktu lima tahun.Jutaan lainnya diserahkan pejabat Badan Pertanahan Nasional Pusat dan Daerah.

Jokowi berpesan kepada masyarakat se-Indonesia penerima sertifikat tanah, untuk menyimpan dengan baik sertifikat tanahnya.
“Sertifikat tanah boleh saja diagunkan, tetapi harus dikalkulasi dengan uang hasil pinjaman untuk keperluan usaha. Jangan dipakai beli mobil, sepeda motor, belikan anak-anak HP yang mahal-mahal, itu namanya konsumtif,” pesan Presiden.

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah menyampaikan terima kasih yang sebesar -besarnya kepada, Presiden Republik Indonesia dan ATR, BPN Kabupaten Barito Utara karena, telah membantu menerbitkan sertifikat tanah untuk masyarakat di Daerah Kabupaten Barito Utara.

Nadalsyah berharap kedepannya dengan terbitnya sertifikat kepemilikan, status tanah menjadi jelas dan tidak ada lagi permasalahan sengketa.

Ia juga berpesan kepada pemilik hak sertifikat tanah, agar digunakan dengan bijak dan untuk keperluan produktif. (SS)

BPS Umumkan Ekonomi Indonensia Terperosok ke Jurang Resesi

0

JAKARTA – Indonesia akhirnya terperosok ke jurang resesi setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan ekonomi dalam negeri minus 3,49 persen pada kuartal III 2020 kemarin.

Sedangkan pada kuartal II 2020 ekonomi Indonesia minus 5,32 persen, artinya ekonomi dalam negeri telah minus dalam dua kuartal berturut turut.

Kepala BPS Suhariyanto dalam paparan Pertumbuhan Ekonomi mengatakan, Kuartal III 2020, berbanding terbalik dengan periode yang sama pada 2019 lalu. Saat itu, ekonomi dalam negeri masih bisa tumbuh 5,02 persen.

“Dengan posisi ini kalau kita bandingkan posisi kuartal III 2019 maka posisi pertumbuhan Indonesia secara tahunan masih mengalami kontraksi sebesar 3,49 persen,” ujar
Suhariyanto, Kamis (5/11/20).

Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini Indonesia telah berhasil melalui fase ekonomi terburuk. Ia meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sembuh dari infeksi virus corona.

Menurut dia, hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang berkurang kedalaman kontraksinya dari 5,32 persen menjadi tinggal minus 3,49 persen.

“Titik balik terlihat di kuartal III yang berikan harapan besar bagi kita untuk pulihkan ekonomi. Di kuartal III, dampak covid di kuartal II sudah dilewati,” kata Sri Mulyani.

Ia menambahkan ke depan harapan atas pemulihan ekonomi dalam negeri semakin terbuka. Itu tercermin dari pertumbuhan yang lebih baik dari hampir semua sektor industri dan komponen pembentuk pertumbuhan. Khususnya, pertumbuhan konsumsi pemerintah yang mencapai 9,8 persen.

Padahal sebelumnya minus 6,9 persen pada kuartal II. Begitu juga dengan konsumsi rumah tangga minus 5,5 persen, kini minus 4 persen.

“Ini didukung oleh belanja pemerintah dalam rangka perlindungan sosial yang meningkat sangat tajam,” jelasnya.

Begitu pula dari masing-masing sektor industri, di mana pertumbuhan tertinggi ada di sektor informasi dan komunikasi serta jasa kesehatan. Masing-masing tumbuh 10,6 persen dan 15,3 persen. (tim)

Bikin Onar Dan Lakukan Pembacokan, Tiga Preman Diringkus Polsek Purworejo

PASURUAN –
Polsek purworejo mengamankan pelaku di duga bersama sama melakukan kekerasan dengan menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap seorang pria di warung lalapan dijalan KH. Mansyur kelurahan Sekargadung kecamatan Purworejo kota Pasuruan, (08/11/2020).

Akibat pengeroyokan terhadap Heru prasetyo (korban), warga kelurahan Sekargadung kecamatan Purworejo kota Pasuruan, sehingga mengalami luka di pergelangan tangan kanan dengan 4 jahitan.

Berawal sekira jam 19.00, ketiga terduga pelaku berangkat bersama sama dari Winongan menuju ke pelabuhan menggunakan sepeda motor beat dan Viction.

Kemudian para pelaku minum minuman keras, selanjutnya menuju ke stadion, namun sesampainya di selatan perempatan Balaikota sempat, terlibat tawuran dengan pengendara sepeda motor lain selanjutnya terduga pelaku Safi’i, mengeluarkan parang sehingga para pengendara lain melarikan diri, namun pelaku sempat membacok sepeda motor Mio dan mengambil helm KYT milik salah satu pemuda yg mengendarai sepeda motor jenis ninja warna hijau, lantas ketiga terduga pelaku menuju jalan Panglima Sudirman untuk melihat balap liar.

Kemudian sekira jam 03.00 ketiga terduga pelaku berniat pulang melintasi perempatan ketepeng dan saksi anang wahyudi ( pemilik spd mtr ninja ) menghentikan para terduga pelaku untuk mengklarifikasi, sehubungan dengan adanya kejadian tawuran di selatan perempatan balaikota, Namun terduga pelaku mengeluarkan sajam jenis parang, sehinga anang wahyudi (saksi ) lari ke arah Warung Lalapan ( TKP ), ketiga terduga pelaku mengejar ke arah warung. selanjutnya korban ( pemilik warung ), mendengar keributan terus melihat ada salah satu pelaku yg membawa parang, sehingga korban langsung mengeluarkan sajam jenis parang membela diri, namun terduga pelaku safi’iI langsung menyabetkan parang ke arah korban sebanyak dua kali dan korban menangkis, sehingga mengenai pergelangan tangan kanan, selanjutnya para terduga pelaku melarikan diri.

Atas kejadian penganiayaan oleh ketiga terduga pelaku
Safi’i (16 th ), warga dusun Mulyorejo desa Umbulan Kecamatan Winongan,
Habibulloh Adi Maskoi (16 th), warga desa Menyarik kecamatan winongan,
M Syarir Hidayatulloh( 17 th), warga jalan Gusdur desa Tambakrejo kecamatan Pasrepan kabupaten Pasuruan, harus berurusan dengan kepolisian, melangar pasal 170 atau 351 KUHP.

Selanjutnya petugas meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti, berupa
satu buah senjata tajam jenis golok, satu unit sepeda motor Honda beat tanpa plat nomor, satu unit sepeda motor yamaha viction tanpa plat nomor, serta mengamankan di duga pelaku dan menyerahkan perkara ke satreskrim Polres Pasuruan kota, mengingat status para pelaku masih di bawa umur .
(arie/tofa)

Putra Jokowi, Lirik Kripik Pelepah Pisang Lumajang

LUMAJANG – Lumajang dikenal sebagai kota pisang karena potensi buah pisang di daerah tersebut sudah dikenal sejak lama. Berbagai produk hasil olahan pisang, banyak ditemukan dan mudah didapatkan, baik di tengah kota maupun di pojok pojok kota.

Banyaknya olahan pisang yang terus meningkat, membuat inovasi pengolahannya tidak sebatas pada buahnya saja, namun kini pelepah pisang juga bisa diolah menjadi makanan yang enak.

Toyibatur Rochma, warga Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, semua bagian dari pohon pisang bisa diolah menjadi makanan, termasuk pelepahnya.

Dengan berbekal informasi dari internet dan beberapa kali percobaan, Toyibatur berhasil membuat makanan dengan bahan dasar gedebog.

“Pelepah pisang atau gedeboq, juga bisa diolah menjadi kripik enak, namanya Dbox Crispy,” kata Rochma.

Awalnya, Rochma merasa sayang melihat banyaknya batang pohon pisang yang terbuang, sehingga dirinya tertantan untuk mengolahnya menjadi sebuah makanan.

Lalu beberapa kali dirinya melakukan eksperimen, namun beberapa kali gagal. Berkat informasi yang diperoleh dari buku dan internet, akhirnya ia berhasil memperoleh resep yang pas.

“Saya merasa tertantang untuk bagaimana mengolah itu juga menjadi makanan, saya baca kandungan dari batang pisang itu banyak serat dan antioksidan, sehingga saya berpikir untuk mengolahnya,” terangnya.

Kemudian dibuatlah gedebog itu menjadi kripik yang diberi nama Dbox Crispy. Saat ini mulai dikenalkan kepada masyarakat luas. Bahkan, Kaesang Pangarep putra Presiden Joko Widodo yang memiliki usaha olahan pisang juga ikut melirik keripik gedebog tersebut.

Berkat kegigihan Toyibatur, sekarang gedebog yang semula tidak memiliki nilai ekonomis, berhasil mencuri perhatian seluruh kalangan masyarakat. (biro Lumajang)

Warga Keluhkan Pemasangan Pipa Spam, Yang Abai Keselamatan Pengguna Jalan

PASURUAN –
Pekerjaan galian dan pemasangan pipa Spam di keluhkan warga desa Rembang kecamatan Rembang kabupaten Pasuruan, (06/10/2020), apalagi pengguna jalan, lantaran galian yang di urug kembali diduga asal asalan sehingga menimbulkan korban pengguna jalan.

Pemadatan bekas galian pipa yàng tidak maksimal, mengakibatkan amblesnya roda truck yang bermuatan bahan bangunan yang berada di sisi jalan, tentu hal ini juga berlaaku bagi pengguna jalan lainnya untuk lebih berhati hati, apalagi diwaktu berpapasan dengan kendaraan besar, dipastikan roda kiri kendaraan turun dari jalan aspal, mengingat jalan tersebut tidak terlalu lebar.

Menurut Abd Muin ketua DPC LSM Penjara kabupaten Pasuruan, waktu di tempat kejadian
memang harusnya pihak proyek lebih mengutamakan keamanan pengguna jalan, dan dan mengetahui kalau jalur tersebut agak sempit, jadi kalau kendaraan berpapasan, mobil salah satu roda turun sehingga kalau bekas galian tidak padat bisa ambles.

Proyek yang dikerjakan PT. Duta Komunikasi dengan anggaran sebesar 13.944.957.600,-  dalam pekerjaan terkesan asal-asalan, itu terlihat hanya untuk mengejar progres, karena proyek tersebut berjalan lamban.

Ucok, selaku pengawas dilapangan yang di temui dilokasi proyek, mengatakan nanti di urug kembali dengan menggunakan material tanah campur padas

” soal nanti memakai pasir batu ( sirtu) atau tanah, itu apa kata pelaksana”, kata ucok

Sementara waga setempat, Yasin, mengeluhkan bekas galian tanah yang miring terlalu dalam, dan mengkhawatirkan kalu ada mobil terlau ketepi bisa terbalik.

Bambang selaku pelaksana ketika di di hubungi lewat telepon selular, mengatakan ada di surabaya dengan waktu yang cukup lama.

Sampai berita ini di turunkan pihak dinas pemukiman dan perumahan belum berhasil dikonfirmasi.(arie)

Penuh Haru; Temu Kangen Dan Silaturahmi Alumni SMKN I Rembang

PASURUAN — Alumni SMKN 1 Rembang kabupaten, Pasuruan angkatan 2008-2010 menggelar temu kangen sekaligus sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut dilaksanakan di Warung sebani 2 jalan raya Bangil-Pandaan, minggu (08/11/2020).

Menurut Ketua Penyelenggara Reuni Alumni SMKN 1 Rembang, Qomaruddin, kegiatan yang dilaksanakan di ikuti sekitar 90 alumni dan guru-guru SMKN 1 Rembang.

Diuraikan, jika dalam kegiatan tersebut diketahui banyak lulusan dari sekolah mereka yang sudah menjadi pegawai, Satpam, pengusaha, dan lainnya.

Untuk melaksanakan kegiatan ini tidak mudah, apalagi harus mengumpulkan lulusan sekolah yang sudah hampir 12 tahun tidak bertemu.

“Kami sangat terharu sekaligus senang bisa mengenang masa-masa di sekolah dulu melalui kegiatan ini,” ujar gus Qomar sebutan sehari hari.

Hal yang sama juga dirasakan oleh panitia lainnya seperti Masnuria, Toher dan Eet.

Dia menambahkan, meskipun sedikit sulit untuk mengumpulkan para alumni SMKN 1 Rembang, dengan kecanggihan teknologi saat ini dirinya dan para rekan-rekannya akhirnya bisa mengumpulkan alumni.

“Kami coba cari satu per satu alamat dan nomor ponsel para alumni, Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih satu bulan kegiatan ini bisa dilaksanakan,” lanjutnya.

Sementara itu, Muhamad Amin, salah seorang alumni SMKN 1 Rembang yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan diharapkan bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya, bahkan, lanjutnya, kegiatan tersebut juga harus diisi dengan kegiatan yang positif seperti bakti sosial, donor darah ataupun yang lainnya.

“Saya berharap lulusan dari SMK N1 Rembang bisa memberikan kegiatan dan menjadi contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat, apalagi, alumni sekolah ini sudah banyak yang sukses dan bisa mengharumkan nama baik sekolah,” katanya(ansori)

BLK Komunitas Pelatihan Vokasi Tngkatkan Kompetensi

MOJOKERTO – BLK Komunitas Ponpes Darul Dakwah di Mojokerto, Jawa Timur akan memberi pelatihan vokasi penguasaan keahlian terapan tertentu kepada para santri dan warga di sekitar pesantren.

Hal itu sebagaimana dikatakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di sela persemaian BLK tersebut, Sabtu (7/11/2020).

Menaker mengungkapkan bahwa di pelatihan BLK memfokuskan pada bidang desain komunikasi visual. Pihaknya akan mendroping peralatan sesuai kebutuhan.

“Fokus pelatihan di BLK ini pada bidang desain komunikasi visual. Akan kami drop peralatan yang dibutuhkan sesuai jurusannya. Kemudian akan mulai pelatihan pada tahun 2021,” ujarnya Ida.

Dikemukakan bahwa sampai dengan saat ini, program pembangunan BLK Komunitas yang berjalan sejak 2017, sudah berdiri sebanyak 1.113 BLK.

“Jika ditambah dengan 1.000 BLK yang dibangun tahun ini, maka awal tahun nanti sudah ada 2.113 BLK Komunitas di Indonesia,” paparnya.

Ida menjelaskan kebijakan ini untuk mengatasi kesenjangan kompetensi kerja antara para santri dengan lulusan pendidikan nonpesantren.

“Ini memberi tambahan peningkatan kompetensi kepada para santri yang selama ini memang para santri konsentrasi pada pengembangan ilmu agama Islam,” ujarnya.

“Diangunnya BLK-BLK komunitas ini agar tidak terjadi kesenjangan kompetensi,” tambahnya..

Menaker berharap, BLK Komunitas di lingkungan pesantren mampu mencetak para santri menjadi tenaga kerja yang andal dan dapat berkontribusi di pasar kerja..

“BLK Komunitas ini pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi. Tidak hanya kami siapkan untuk masuk ke pasar kerja, tapi juga kami mendorong alumni pelatihan BLK mampu mengembangkan wirausaha mandiri dan mengembangkan diri menjadi enterpreneur,” ujarnya. (tim)