Home Blog Page 197

Satbinmas Polres Pasuruan Beri Penyuluhan di Kampus Yudharta, Tekankan Nilai Pernikahan dan Keluarga Sakinah

0

PASURUAN — Satuan Binmas Polres Pasuruan menggelar penyuluhan tentang pentingnya kesiapan mental dan spiritual dalam membangun keluarga sakinah kepada mahasiswa dan mahasiswi Kampus Yudharta, Pondok Pesantren Ngalah, Kecamatan Purwosari, di Aula Hall Mett, lantai 2 Gedung NKRI, Kamis (13/11/2025).

KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos, menjadi pemateri utama. Penyuluhan ini juga melibatkan sejumlah instansi, yakni BNN Kabupaten Pasuruan, Kepala Puskesmas Purwosari, IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia), serta Kepala KUA Kecamatan Purwosari.

Kolaborasi lintas lembaga ini bertujuan memberikan pembekalan komprehensif kepada mahasiswa sebagai generasi muda yang kelak memasuki kehidupan rumah tangga.

Dalam penyampaiannya, Iptu Bambang menegaskan bahwa pernikahan merupakan ibadah yang harus dipahami secara utuh.

“Pernikahan bukan sekadar ikatan lahir, tetapi amanah besar yang membutuhkan kesiapan mental, emosional, dan spiritual. Mahasiswa harus memahami tujuan membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi sehat, pengelolaan emosi, serta kesiapan ekonomi sebagai fondasi keharmonisan rumah tangga.

“Suami dan istri memiliki tanggung jawab bersama. Kejujuran dan kerja sama adalah kunci agar keluarga terhindar dari konflik dan perceraian,” tambahnya.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengapresiasi kegiatan ini dan menegaskan bahwa penyuluhan semacam ini penting untuk mencetak generasi muda yang matang dalam membangun keluarga.

“Polres Pasuruan berkomitmen memberikan edukasi kepada para pemuda agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam mempersiapkan masa depan. Pembinaan karakter dan pemahaman tentang pernikahan menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang kuat,” tegas Kapolres.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasuruan berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang benar bahwa pernikahan memerlukan komitmen jangka panjang, kesiapan emosional, serta keimanan yang kuat agar tercipta keluarga yang harmonis, mandiri, dan penuh keberkahan.

Polsek Beji dan Pemdes Kedungringin Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Banjir

0

PASURUAN — Polsek Beji bersama Pemerintah Desa Kedungringin menyalurkan bantuan sosial kepada ratusan warga yang terdampak banjir di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Jumat (14/11/2025).

Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian untuk meringankan beban warga. “Kami bersama pemerintah desa turun langsung untuk memastikan bantuan diterima warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Banjir melanda dua dusun di Desa Kedungringin, masing-masing Dusun Kedungringin Tengah dan Dusun Balongrejo. Di Dusun Kedungringin Tengah, sebanyak 125 KK terdampak dengan ketinggian air 20–30 sentimeter. Sementara di Dusun Balongrejo, banjir menggenangi wilayah dengan ketinggian 10–20 sentimeter, menyebabkan 345 KK terdampak.

Bantuan sosial yang disalurkan meliputi nasi bungkus, mi instan, dan sarden. Untuk Dusun Kedungringin Tengah dibagikan 125 paket, sedangkan Dusun Balongrejo menerima 345 paket. Kapolsek menegaskan bahwa kebutuhan dasar warga menjadi prioritas.

“Kami memastikan setiap keluarga mendapat bantuan, terutama yang wilayahnya terendam,” kata Kompol Akhmad Sukiyanto.

Kegiatan penyaluran bansos ini melibatkan personel Polsek Beji serta perangkat Desa Kedungringin. Kepala desa dan jajarannya turut mendampingi proses distribusi kepada warga terdampak.

Kapolsek Beji berharap bantuan tersebut dapat membantu warga hingga kondisi kembali normal. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan air segera surut,” tutupnya.

Respon Cepat PMI Jember Atas Arahan Gus Bupati, Gelar Pelatihan Pelatih PMR Mula

0

Jember, GempurNews – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bergerak cepat menanggapi arahan langsung dari Bupati Jember, yang meminta agar peran relawan PMI lebih diaktifkan. Sebagai langkah awal, PMI Jember segera mengadakan Pelatihan Pelatih Palang Merah Remaja (PMR) Mula tingkat SD/MI.

Pelatihan yang bertajuk Training of Fasilitator (ToF) ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 20, 21, dan 22 November 2025, dengan fokus utama menyiapkan guru-guru sekolah dasar menjadi pelatih PMR tingkat mula yang kompeten.

Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Eviyan Efendi, menjelaskan bahwa arahan dari Gus Bupati Muhammad Fawait adalah untuk “menghidupkan relawan PMI.”

“Pesan dari Gus Bupati adalah untuk menghidupkan relawan PMI. Salah satu cara menghidupkan relawan adalah dengan menggembleng calon-calon pelatih dan relawan muda kita,” ungkap Ghufron.

Tujuan utama dari pelatihan pelatih PMR Mula ini adalah untuk menyiapkan pelatih PMR dari kalangan guru di sekolah. Diharapkan, pelatih yang telah dididik ini tidak hanya menghidupkan PMR di sekolahnya masing-masing, tetapi juga mampu mentransfer ilmu dengan melatih pelatih lain di tingkat kecamatan.

Selain penguatan kaderisasi, PMI Jember juga mengungkapkan rencana besarnya di tahun 2026. “Tahun 2026, kami berencana mengadakan Jumbara tingkat Kabupaten, sebuah ajang untuk bertemu dan mengekspresikan diri bagi seluruh anggota PMR Mula, Madya, dan Wira,” tambah Ghufron.

Pelaksanaan program kaderisasi ini diawali dengan Rapat Koordinasi Pelatihan Fasilitator PMR Mula. Dalam rapat tersebut, Aries Harianto Pengurus PMI Kabupaten Jember, menekankan bahwa suksesnya kaderisasi PMR sangat bergantung pada dukungan penuh dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember.

Menyambut sinergi ini, M.Irfan Z.A dari Dispendik Kabupaten Jember memaparkan rencana strategis untuk memperluas jangkauan pembinaan PMR di tingkat SD.

“Harapan kami, tiap lembaga (sekolah dasar) ada satu trainer untuk PMR. Kami siapkan satu orang untuk ikut ToF,” jelas Irfan. Dari total 1.048 SD di Jember, akan ada 33 peserta yang dididik oleh PMI dan akan menjadi trainer inti.

Para trainer ini memiliki tugas vital untuk melatih PMR di sekolahnya masing-masing, dengan harapan bahwa PMR sudah dapat terbentuk dan aktif di setiap lembaga pendidikan.

Sebagai penutup, Erfan menegaskan komitmen Dispendik untuk melanjutkan upaya ini. “Kami Dinas Pendidikan akan mengadakan Training of Trainer (ToT) lanjutan di tiap kecamatan,” pungkasnya, menunjukkan keseriusan dalam memastikan keberlanjutan program kerelawanan PMI di Jember. (Son)

Polres Probolinggo Kukuhkan Pokdar Kamtibmas

0

PROBOLINGGO, – Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif secara resmi mengukuhkan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Bhayangkara di Mapolres Probolinggo Polda Jatim, Kamis (13/11/2025).

Acara pengukuhan dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Probolinggo, Bhabinkamtibmas, serta seluruh anggota pengurus Pokdar Kamtibmas.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Wakapolres Kompol Haris Darma Sucipto menekankan bahwa keberadaan Pokdar Kamtibmas sangat vital, terutama dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.

Ia menyebut Pokdar Kamtibmas adalah mitra strategis Polri di tingkat masyarakat.

“Melalui wadah ini, kami berharap masyarakat bisa menjadi bagian aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungannya masing-masing,” ujar Kompol Haris.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan atribut resmi Pokdar Kamtibmas dan anggota Pokdar yang baru dikukuhkan dan mengikuti pembekalan tentang tugas serta fungsinya, termasuk tata cara deteksi dini potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Ketua Pokdar Kamtibmas Kabupaten Probolinggo, Andry menyampaikan komitmennya untuk bersinergi dengan kepolisian dalam menciptakan suasana aman dan damai di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Kami siap membantu tugas Kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan harmonis,” ungkapnya.

Dengan terbentuknya Pokdar Kamtibmas tingkat Polres Probolinggo Polda Jatim, diharapkan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga mampu menciptakan keamanan di Kabupaten Probolinggo. (*)

Polri Topping Off SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Awal Era Baru Pendidikan Berkarakter dan Berintegritas

0

Bogor, 13 November 2025-Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo Bandung, 13 November 2025-Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin kegiatan topping off(tahap akhir penyelesaian struktur utama bangunan, di mana elemen teratas seperti atap dipasang sebagai simbol bahwa pekerjaan konstruksi kerangka bangunan telah selesai dan proyek memasuki tahap penyelesaian (finishing)pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (13/11).

menyampaikan harapan besar agar seluruh fasilitas SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dapat diselesaikan tepat waktu sehingga sekolah dapat beroperasi penuh pada Mei 2026. “ penyelesaian tepat waktu sangat penting untuk menghadirkan layanan pendidikan unggul bagi putra-putri bangsa sebagai bagian dari percepatan pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045” ujar Wakapolri.

Wakapolri turut mengungkapkan kebanggaannya bahwa SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah memiliki 120 siswa angkatan pertama, seluruhnya terpilih melalui proses seleksi ketat yang diikuti oleh 11.000 pendaftar. “ Besarnya animo tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap SMA KTB, tahun ini menargetkan peningkatan animo hingga 15.000 pendaftar, agar siswa yang diterima benar-benar merupakan bibit terbaik bagi masa depan bangsa “ imbuh Wakapolri

Polri kemudian menggelar Open Ceremony SMA KTB sebagai simbol dimulainya era baru pembentukan karakter generasi muda Indonesia. Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia adalah faktor penentu kemajuan bangsa. Ia menekankan bahwa sumber daya alam yang melimpah tidak berarti tanpa manusia yang unggul, dan Indonesia membutuhkan generasi yang mampu membawa negara melakukan lompatan besar menuju kemajuan. Ia juga mencontohkan Singapura yang berhasil menjadi negara maju meski minim sumber daya alam.

Sebagai perbandingan global, Wakapolri memaparkan jumlah mahasiswa asing di universitas-universitas elite dunia. Tiongkok mengirim hampir 134.000 mahasiswa, India 90.000, Vietnam 30.000, sementara Indonesia masih di bawah 10.000. Menurutnya, data ini menunjukkan pentingnya mempercepat pembangunan sekolah-sekolah unggulan sebagaimana menjadi prioritas dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai sekolah unggulan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diakui secara global. Melalui kurikulum ini, siswa dibekali standar pembelajaran berkelas dunia dengan penekanan pada karakter, kemampuan analisis kritis, kreativitas, serta kompetensi abad ke-21. Kurikulum ini juga selaras dengan fokus pembentukan 12 karakter kebhayangkaraan yang menjadi fondasi moral sekolah dalam mencetak generasi unggul.

Open Ceremony SMA KTB turut ditandai dengan topping off gedung Academic Center dan Library, peresmian Masjid An-Nahdah Suhanda, serta peletakan batu pertama rumah ibadah lintas agama. Seluruh kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolri sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan SDM unggul.

Antusiasme masyarakat kembali terlihat tahun ini. Berdasarkan dashboard pendaftaran per 12 November 2025, terdapat 722 calon peserta didik, dengan nilai rata-rata akademik Matematika 88,5, IPA 88,8, Bahasa Inggris 89,3, serta rata-rata IQ 130. Para pendaftar berasal dari berbagai provinsi, mulai dari Sumatra (161), Jawa (368), Bali (21), Kalimantan (71), Sulawesi (91), hingga Papua (15). Tingginya minat ini menguatkan posisi SMA KTB sebagai sekolah unggulan yang mengedepankan pembentukan karakter, integritas, dan kompetensi akademik.

Wakapolri menegaskan bahwa SMA KTB bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi pusat pembentukan karakter yang akan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak, unggul, dan berdaya saing global. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan sekolah tersebut, serta keyakinannya bahwa SMA KTB akan menjadi model pendidikan berkarakter yang siap melahirkan generasi penggerak Indonesia Emas 2045.

Dari sisi pembangunan fisik, progres SMA KTB hingga 10 November 2025 telah mencapai 18,796 persen, melampaui target 18,047 persen, meskipun menghadapi hambatan pasokan material dan cuaca. Dengan progres tersebut, Wakapolri optimistis seluruh fasilitas dapat diselesaikan tepat waktu untuk mendukung operasional penuh pada Mei 2026.

Komisi Percepatan Reformasi Polri Gelar Audiensi dengan Gerakan Nurani Bangsa, Sinergi Menuju Pembaruan Polri

0

Jakarta, 13 November 2025 – Sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang menghadiri audiensi Komisi Percepatan Reformasi Polri dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang digelar di STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Komisi Percepatan Reformasi Polri untuk menjaring aspirasi masyarakat dan pemuka bangsa dalam memperkuat lembaga Polri agar semakin profesional, transparan, dan berintegritas.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi ajang penting untuk menampung pandangan dan masukan dari Gerakan Nurani Bangsa, yang sebelumnya telah menjadi pihak pertama menyuarakan gagasan reformasi menyeluruh kepada Presiden.

“Pertemuan ini memberikan banyak masukan berharga, tidak hanya yang bersifat teknis, tapi juga filosofis dalam rangka memperbaiki sistem kepolisian,” ujar Jimly. Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama adalah menjaga Polri dari intervensi politik dan kepentingan bisnis agar dapat membangun kembali kepercayaan publik.

Sementara itu, pimpinan GNB Dr. (H.C) Dra. Hj. Sinta Nuriyah Wahid menekankan pentingnya kehadiran Polri sebagai pelindung rakyat dan penjaga kedaulatan bangsa. “Kepolisian dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan siklis negara, bukan untuk melukai rakyat. Hal ini hanya bisa terwujud melalui penyelenggaraan negara yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Dari sisi hukum, Prof. Dr. Otto Hasibuan menyebut pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai langkah bersejarah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ia menilai keputusan Presiden sebagai “keputusan emas” yang membuka peluang besar bagi pembenahan institusi kepolisian. “Kami membuka diri untuk semua pihak memberikan kontribusi positif. Reformasi ini tidak hanya tentang masalah, tapi juga tentang solusi,” ujarnya.
Otto menambahkan bahwa salah satu fokus utama komisi adalah mencari akar penyebab mengapa kepercayaan publik terhadap Polri belum sepenuhnya pulih, sekaligus mencari jalan untuk memperbaikinya secara sistemik.

Menutup sesi, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan semangat kolaboratif antara Komisi Reformasi dan Gerakan Nurani Bangsa. Ia menegaskan bahwa Polri terus membuka diri terhadap kritik dan saran demi memperbaiki kinerja serta memperkuat kepercayaan publik.
“Masukan masyarakat sangat penting agar Polri menjadi lembaga yang benar-benar melindungi, melayani, dan mencintai rakyat,” kata Kapolri. Ia menambahkan bahwa Polri siap melaksanakan setiap rekomendasi dari komisi sebagai bagian dari upaya mewujudkan reformasi menyeluruh dan berkelanjutan di tubuh institusi kepolisian.

Pertemuan antara Komisi Percepatan Reformasi Polri dan Gerakan Nurani Bangsa ini menandai babak baru kolaborasi antara masyarakat sipil dan institusi negara. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, diharapkan reformasi Polri dapat berjalan efektif, memperkuat profesionalisme aparat, serta memperkokoh kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

Donor Darah Dalam Rangka HGN Dan HUT Ke – 80 PGRI Kabupaten Pemalang

0

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT 80 PGRI Kabupaten Pemalang gelar kegiatan Donor darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di gedung PGRI Pemalang. Kamis (12/11/25).

Ketua panitia pelaksana donor darah Kusdiyat mengungkapkan kegiatan donor darah ini untuk kepedulian sosial khususnya anggota PGRI yang ada di Kabupaten Pemalang.

Kusdiyat menambahkan tujuan adanya kegiatan ini adalah mengapresiasi HGN dan HUT PGRI dan meningkatkan silahturahmi sesama anggota PGRI serta sumbangsih untuk masyarakat pada umumnya yang membutuhkan pertolongan dalam bentuk darah.

Itu adalah esensi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan PGRI dan terdapat lebih dari 130 peserta yang terdaftar sesuai dengan masing masing perwakilan cabang PGRI dan pengurus serta satuan pendidikan di bawah naungan YPLP PGRI. “Ungkapnya.

Mudah mudahan dengan dilakukannya donor darah ini dari sisi sosial bisa membantu mencukupi stok kebutuhan darah di PMI Kabupaten Pemalang, selain peserta yang merupakan anggota PGRI, kegiatan tersebut juga terbuka untuk masyarakat umum. “Tambahnya.

Yenu kurniawan dari masyarakat umum mengaku sangat antusias dengan adanya kegiatan donor darah, Dia tertarik untuk mendaftar menjadi pendonor untuk pertama kalinya, selain itu dia juga dapat mengetahui kondisi kesehatannya seperti tekanan darah. “Ucapnya.

Ia berharap kegiatan donor darah ini dapat menjadi budaya kepedulian sosial berkelanjutan di kalangan satuan pendidikan dibawah naungan YPLP PGRI, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan berkontribusi bagi sesama melalui aksi nyata. “Ujarnya.

(yn26)

Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Hadir Pada Pelantikan Ketua PWI dan Ingatkan Organisasi Media Pers Tetap Independen

0

BARITO UTARA- Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, H. Tajeri, SE. SH. MH. Hadir memenuhi undangan pelaksanaan kegiatan pelantikan ketua dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Barito Utara, priode 2025- 2028 yang telah dilangsungkan bertempat di Aula Dinas Lingkungan Hidup, Kamis (13/11/2025).

Hadir pada kegiatan pelantikan tersebut Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri SE. SH. MH. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT, Ketua PWI Provinsi Kalimantan Tengah, M. Zainal, Kapolres Barito Utara AKBP. Singgih Pebiyanto, SH. SIK, Dandim 1013 Muara Teweh diwakili Pasi Intel Dim Kapten Edi Sugiarto, Tokoh Agama, Tokoh masyakat dan segenap anggota PWI Barito Utara.

Dalam kegiatan pelantikan itu, Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, SE SH. MH Mengatakan sudah tidak ada lagi kubu ketua, semua insan media itu bersatu bersama membangun Barito Utara.

“Mari bersinergi pertama- tama untuk membangun Kabupaten Barito Utara, kita tau bahwa tugas insan pers itu sudah jelas diatur oleh undang- undang, artinya berita yang baik atau berita yang tidak baik itu perlu disampaikan dan tidak di tutup- tutupi, yang penting artinya pemerintah daerah tidak anti kritik akan tetapi kritiknya ke arah yang bersipat membangun,” kata Tajeri.

Kemudian insan pers ini ada juga yang dsebut Media Online, seperti Organisasi Ikatan Wartawan Online. (IWO) Oleh karena itu disarankan kita bersatulah tidak ada kubu- kubuan dengan adanya, pimpinan yang baru itu bisa berikan pemahaman,” harapan Ketua Komisi III DPRD Barito Utara.

Dari pihak kita DPRD bersama- sama siap akan memberikan informasi yang buruk maupun yang baik. Yang baik tetap kita teruskan dan yang buruk, harus kita perbaiki jangan sampai kita mengkritik nanti ada salah paham,” jelas Tajeri.

Agar roda Pemerintahan tetap berjalan, maka jangan banyak bicara yang penting kerja, kerja dan kerja salah satu contoh dan selalu mengingatkan, media dalam melaksanakan tugas jurnalistick tetap independen dan selalu terdepan, tugas insan pers memberitakan yang baik dan terbaik,” ungkapnya.

H. Tajeri, mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Ketua serta seluruh pengurus PWI Kabupaten Barito Utara masa bakti 2025- 2028. Semoga PWI menjadi organisasi yang hebat, maju tetap Independen. (SS)

Napak Tilas dan Bakti Sosial Warnai Peringatan HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Polres Kediri

0

KEDIRI– Dalam semangat memperingati HUT ke-80 Korps Brimob Polri, jajaran Polres Kediri Polda Jawa Timur menggelar kegiatan napak tilas dan bakti sosial di wilayah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Rabu (12/11/2025) pagi.

Kegiatan dimulai dengan apel bersama di halaman Ponpes Kanzul Ulum, Desa Karangtengah, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si.

Turut hadir Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., pejabat utama (PJU) Polres Kediri, Kapolsek jajaran, serta 71 personel Polres Kediri eks Brimob Nusantara.

Usai apel, peserta melaksanakan long march menelusuri rute gerilya Brimob dengan titik akhir di Balai Desa Karangtengah. Sepanjang perjalanan, semangat kekompakan dan kebersamaan tampak begitu kuat, menggambarkan jiwa pengabdian yang menjadi ciri khas Korps Brimob Polri.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Selain sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Kapolres Kediri menyampaikan bahwa peringatan HUT Brimob bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani semangat juang dan pengabdian yang diwariskan para pendahulu.

“Semangat dan loyalitas Brimob dalam mengabdi untuk bangsa adalah nilai yang harus terus kita hidupkan, bukan hanya dalam peringatan seperti ini, tapi juga dalam setiap tugas melayani dan melindungi masyarakat,” ujar Beliau.

Kegiatan napak tilas dan bakti sosial ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga disiplin, kebersamaan, serta semangat melayani dengan hati.

Desa Tegalharjo Gelar Musrenbangdes 2025, Bahas RKPDes Tahun 2026 dan Daftar Usulan RKPDes Tahun 2027

0

Banyuwangi | Gempurnews.com – Pemerintah Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2025, Bertempat di Balai Desa Tegalharjo kegiatan ini mengusung tema “Menguatkan Produktivitas Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Ekonomi Tinggi yang Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat.” Kamis (13/11/2025).

Kegiatan Musrenbangdes sendiri merupan bagian penting dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDes) tahun 2027.

Musrenbangdes merupakan forum strategis yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah aspirasi masyarakat dalam rangka menentukan arah pembangunan desa. kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana tugas (Plt) Camat Glenmore Yulianto, M.Si, Kepala Desa Tegalharjo Andrik Tri Waluyo beserta jajarannya, jajaran BPD, LPMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Tim Penggerak PKK, Pendamping Desa, RT dan RW, serta perwakilan masyarakat dari lima bidang.

Dalam sambutannya Andri menyampaikan permohonan maaf, pasalnya kegiatan rutin yang menjadi wadah aspirasi masyarakat ini tidak sepenuhnya bisa diwujudkan mengingat keterbatasan pemerintah desa dalam kewenangannya mengelola anggaran yang telah diatur oleh pemerintah pusat. Meski begitu pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak berkecil hati dan tetap optimis, mengingat pembangunan desa dimasanya tidak hanya bertumpu pada anggaran Desa.

“Melalui Musrenbangdes ini, kami ingin memastikan bahwa program pembangunan yang akan dijalankan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat. Meski kita ketahui keterbatasan pemerintah desa dalam kewenangannya mengelola anggaran itu dibatasi oleh aturan pemerintah pusat, namun saya ingin mengajak semua masyarakat untuk tidak berkecil hati dan selalu optimis mengingat pembangunan tidak harus bertumpu dianggaran Desa,” Tandanya.

Masih Andri, “Banyak upaya banyak trobosan yang selama ini saya tempuh untuk mewujudkan pembangunan desa sesuai harapan masyarakat, dari puya pendekatan pada legislatif hingga eksekutif, Alhamdulillah pembangunan didesa Tegalharjo bisa terlaksana dengan maksimal, Fokus kami tahun ini adalah memperkuat sumber daya manusia agar mampu menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompetitif,” ujar Andrik.

Ia juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan desa.

”Kami mengajak semua pihak, mulai dari RT, RW, lembaga desa hingga tokoh masyarakat, untuk terus bersinergi mewujudkan Desa Tegalharjo yang maju dan sejahtera,” tambahnya.

Menanggapi pernyataan kepala Desa Tegalharjo, Yulinto sebagai Plt Camat Glenmore dalam sambutannya membenarkan penyesalan pemerintah desa berkaitan kewenangan anggaran Desa.

“Yah seperti yang disampaikan mas Kades, kita memaklumi ya berkaitan anggaran yang sejauh ini arah kebijakannya masih dipegang pemerintah pusat. Mengingat masa kepemimpinan itu diatur mas jabatan dan setiap pergantian pemimpin akan memiliki program prioritas yang yang sedikit lebih berbeda namun memiliki arah tujuan yang hampir sama”, Terangnya.

Dalam kesempatan itu Yulianto mengajak masyarakat untuk terus menjaga sinergi, “Saya berharap dari pemerintahan terbawah RT/RW sampai ke desa bisa terus menjada sinergi, terus melakukan musyawarah menjalankan bottom up pendekatan yang dimulai dari tingkat paling bawah untuk membangun ke arah sistem yang lebih besar, seperti yang kita lakukan dalam kegiatan Musrenbangdes hari ini.” Paparnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok yang terbagi ke dalam beberapa bidang, yaitu pendidikan, sarana dan prasarana, pelayanan publik, pertanian, serta kesehatan. Setiap kelompok diminta untuk merumuskan dan menyampaikan daftar usulan prioritas pembangunan desa untuk tahun 2027.

Dengan adanya Musrenbangdes diharapkan tercipta perencanaan pembangunan yang partisipatif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta dapat menguatkan sinergi antara pemerintah desa, lembaga, dan masyarakat demi kemajuan Desa Tegalharjo yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan nasional. (*/Sgt)