Home Blog Page 200

“Polantas Menyapa” Satlantas Polres Kediri Kota Turut Mendukung Program Pemutihan Pemda Jawa Timur.

0

Kediri Kota- Ada hal yang baru di Samsat Kediri Kota. Kini semua wajib pajak bisa lebih muda dan cepat mengurus dokumen kendaraan di Samsat Kediri Kota, melalui “Polres Kediri Kota.
(12 -11-2025 )

Innovasi pelayanan di Samsat Kediri Kota, merupakan arahan dari Dirlantas Polda Jatim. Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengevaluasi kinerja personil yang ada di pelayanan,

juga menambahkan bahwa Polantas Menyapa merupakan innovasi baru yang ada di Samsat Kediri Kota, semua ini kami lakukan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan proses pengurusan dokumen kendaraan.

Sesuai tugas fungsi pokok kami sebagai anggota polri kami selalu mengedepankan, Melayani dan Mengayomi Masyarakat, Jelas yang murah senyum tersebut.

Kasatl antas Polres Kediri Kota.
AKP AKP AFANDY DWI TAKDIR, S.I.K. ,S.I.K.
menambahkan bahwa Polri akan terus hadir ke tempat pelayanan KB. Samsat Kediri Kota. Untuk memberikan pelayanan secara efektif/humanis

Jika ada kesulitan di pelayanan Samsat Kediri Kota maupun saya dan anggota siap untuk memberikan arahan hingga semuanya selesai, Itulah tujuan dari innovasi Polantas Menyapa. Kami juga menyediakan layanan informasi yang selalu siap melayani selama jam kerja kantor Samsat Batu, Tutup Kanit Regident Kediri Kota.
IPTU NI MADE CHANDRA DEWI, S.Tr.K.

70 Polisi Satwa Ikuti Rakernis Ditpolsatwa di Pasuruan

0

PASURUAN – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ditpolsatwa dan Kewilayahan Tahun Anggaran (T.A.) 2025 di Taman Safari, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (11/11).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Tory Kristianto S.IK.

Rakernis T.A. 2025 ini diikuti oleh total 70 peserta, yang terdiri dari 34 Kanit Polda, 10 Kanit Polres, serta 26 personel dari Ditpolsatwa sendiri.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kabagopsanlev Korsabhara Baharkam Polri, Kapusdik Sabhara Lemdiklat Polri, Dirsamapta Polda Jatim, perwakilan Kapolres Polda Jawa Timur, dan perwakilan dari Perkin Jawa Timur.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan visi dan meningkatkan kemampuan personel Polisi Satwa di seluruh Indonesia itu,” ujar Brigjen Pol Tory Kristianto.

Dirpolsatwa juga menekankan pentingnya peran Polisi Satwa dalam mendukung tugas operasional kepolisian, khususnya yang melibatkan peran satwa seperti anjing pelacak (K-9).

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari berbagai narasumber kompeten, yang meliputi arahan dan kebijakan dari Dirpolsatwa, Paparan teknis dari Para Kasubdit di lingkungan Ditpolsatwa, Materi terkait konservasi dan penanganan satwa dari BKSDA Provinsi Jawa Timur.

“Ditpolsatwa komitmen dalam memperkuat profesionalitas dan sinergi Polisi Satwa di tingkat pusat maupun kewilayahan,” pungkas Dirpolsatwa. (*)

Siswa Sespima Polri Gelar FGD di Pasuruan, Bahas Strategi Kejahatan Jalanan

0

PASURUAN – Sebanyak 21 siswa Sekolah Staf Pimpinan Menengah (Sespima) Polri melaksanakan Latihan Kerja (Latja) selama tiga hari di Polres Pasuruan, dimulai pada Selasa (11/11/2025).

Kedatangan para siswa ini ditandai dengan pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) yang secara khusus membahas upaya Optimalisasi Penanggulangan Kejahatan Jalanan demi menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Kegiatan FGD ini dibuka langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan. Ia menyampaikan apresiasinya dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarpihak dalam menjaga keamanan daerah.

“Saya mengapresiasi inisiatif para siswa Sespima untuk menggali berbagai strategi dalam menghadapi tantangan kejahatan jalanan di era digital. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Diskusi tersebut menghadirkan berbagai narasumber, termasuk tokoh masyarakat, perwakilan akademisi, unsur Bakesbangpol, dan pejabat utama Polres Pasuruan. Para narasumber menyampaikan masukan konstruktif mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta strategi pencegahan kejahatan yang dinilai lebih efektif dan humanis.

Salah satu narasumber, Gus Romi Pengasuh Ponoes Daruttauhit Bangil, menekankan bahwa tantangan kejahatan saat ini semakin kompleks, mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga politik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang adaptif dan berbasis kolaborasi, serta pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk membangun rasa aman dan kepercayaan publik.

Rangkaian Latja yang berlangsung selama tiga hari ke depan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan kepolisian. Selain FGD, para siswa Sespima juga akan melakukan penelitian lapangan dan observasi di sejumlah wilayah hukum Polres Pasuruan sebagai bagian dari latihan kerja mereka.

Polres Pasuruan Tangkap Petani Pengedar Sabu di Kandang Sapi, Amankan 7,4 Gram Barang Bukti

0

PASURUAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Prigen.

Seorang pria berinisial CO (51), warga Dusun Dayurejo, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, diamankan petugas di dalam kandang sapi miliknya pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tiga poket sabu dengan total berat sekitar 7,432 gram, masing-masing seberat 4,387 gram, 2,202 gram, dan 0,843 gram. Selain itu, turut disita satu timbangan elektrik, satu scop dari sedotan, satu bendel klip kosong, uang tunai sebesar Rp15 juta, satu dompet warna kuning, serta satu ponsel merek Vivo warna kuning.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irwan menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.

“Kami menerima laporan dari warga dan segera menindaklanjutinya dengan penyelidikan. Saat dilakukan penggeledahan, tersangka CO kedapatan menyimpan tiga poket sabu siap edar. Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial IO yang saat ini masih kami buru,” ujar AKBP Jazuli, Rabu (12/11/2025).

Hasil penyidikan mengungkap bahwa tersangka berperan sebagai pengedar sabu dengan keuntungan sekitar Rp200 ribu per gram, sekaligus dapat menggunakan sabu secara gratis. Ia juga diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Prigen dan sekitarnya, yang saat ini masih dalam pengembangan oleh Satresnarkoba Polres Pasuruan.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus memerangi peredaran narkotika hingga ke akar jaringan yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan.

“Tidak ada ruang bagi pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan. Kami akan tindak tegas siapa pun yang terlibat, karena narkoba adalah musuh bersama,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Kasus ini kini masih dikembangkan untuk membongkar jaringan pemasok yang melibatkan tersangka CO. Polisi juga mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan setiap dugaan aktivitas penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.

Naas Dialami M, Ali Yusuf Sopir Truck Foso Alami Rem Blong

0

Lumajang,–Gardanusatanranews,com/Kronologis Terjadinya kecelakaan beruntun, di jalan raya Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada hari Selasa (11/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi melibatkan dua truk, dan satu sepeda motor, serta seorang pejalan kaki.yang juga jadi korban Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan berawal dari truk Mitsubishi Fuso yanh bernopol polisi N-9858-UZ yang dikemudikan oleh M. Ali Yusuf (42), warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, melaju dari arah barat menuju timur tepat di jalan menurun. Diduga, kendaraan yang dikemudikan M ali tersebut mengalami rem blong sehingga menabrak bagian belakang truk Isuzu N-8510-EZ yang dikemudikan Jumat Hartono (43), warga Kabupaten Malang, yang melaju di depannya.

Kemudian terjadilah benturan keras yang membuat truk Fuso kehilangan kendali hingga menabrak sepeda motor Yamaha Mio N-3393-ZG yang dikendarai Supardi (66) dengan penumpang Rika Umami (39), warga Desa Sumberejo, Candipuro, yang datang dari arah berlawanan. Setelah itu, truk juga menabrak seorang pejalan kaki, yang bernama Siti Rahayu (27), yang pada waktu berada di depan teras rumahnya.

Akibat kejadian tersebut, Rika Umami meninggal dunia di tempat akibat luka yang sangat parah di bagian kepala. Sementara itu, pengendara truk Fuso, pengemudi truk Isuzu, pengendara motor, dan pejalan kaki mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit, terdekat untuk mendapatkan pertolongan serta untuk mendapatkan perawatan medis.didua rumah sakit yang berbeda.

Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, penyebab utama kecelakaan diduga karena rem blong pada truk Mitsubishi Fuso yang dikemudikan M. Ali Yusuf. Aparat Satlantas Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kondisi kendaraan dan kelengkapan surat-surat pengemudi.(Djk.P)

Wali Kota dr. Aminuddin Kukuhkan Aliansi Pelajar Antikekerasan 2025

0

PROBOLINGGO,
Wali Kota dr. Aminuddin menghadiri acara Deklarasi Aliansi Pelajar Antikekerasan Kota Probolinggo Tahun 2025, di aula MAN 2 Kota Probolinggo di Jalan Soekarno Hatta, Selasa siang (11/11).

Sebanyak 100 pelajar perwakilan dari sekolah negeri SMA, SMK dan MA hadir untuk mendeklarasikan diri sebagai Pelajar Antikekerasan. Kegiatan ini digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Probolinggo sebagai upaya menciptakan suasana aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

Kepala Bakesbangpol, M. Sonhadji, menjelaskan kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian safari sosialisasi kewaspadaan dini terhadap kekerasan pelajar. “Deklarasi ini menjadi wadah komunikasi antarpelajar untuk saling mengingatkan dan memperkuat komitmen bersama dalam mencegah tindak kekerasan di sekolah,” ujar Sonhadji.

Diketahui, deklarasi di MAN 2 Kota Probolinggo ini merupakan kegiatan ke-8 dari rangkaian safari Bakesbangpol yang telah digelar di sejumlah sekolah di Kota Probolinggo.

Acara diisi dengan paparan dua narasumber dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yakni Ketua FKDM Nur Fathurrahman Efendi dan Sekretaris FKDM Sukardi Mito. Mereka membahas mengenai penguatan kelembagaan Aliansi Pelajar Antikekerasan, penyusunan program kerja, serta upaya pencegahan tindak kekerasan di sekolah.

Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan dan Deklarasi Pelajar Antikekerasan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Aminuddin, didampingi Forkopimda dan Pj. Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Rey Suwigtyo. Momen tersebut juga disertai dengan penyematan pin antikekerasan kepada dua perwakilan pelajar.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa pembentukan Aliansi Pelajar Antikekerasan merupakan ikhtiar pemerintah dalam mencetak generasi muda yang aman, damai, dan berkarakter positif.

“Program ini penting untuk membentuk pelajar yang aman dan kondusif. Inilah fondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045. Kita ingin generasi muda menjadi penerus pembangunan bangsa yang bebas dari kekerasan,” tegasnya.

Aminuddin juga mengingatkan para pelajar agar berhati-hati dalam memilih teman dan berani melapor bila melihat atau mengalami tindak kekerasan. Ia tidak ingin adanya korban yang nantinya berpengaruh terhadap psikis generasi penerus bangsa. Menurutnya, kekerasan, baik fisik maupun seksual, tidak boleh dibiarkan.

Acara turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, perwakilan Kemenag, asisten dan staf ahli pemerintah daerah, serta perwakilan kepala sekolah dari 10 SMA, SMK, dan MA di Kota Probolinggo.,(Ali/

DPRD Barito Utara Rapat Bahas Persiapan APBD 2026 Bersama TAPD 

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, dalam rangka  mengikuti rapat dengan tim anggaran Pemerintah daerah, (TAPD) dan selanjutnya rapat tersebut bahas matangkan persiapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Barito Utara tahun anggaran 2026, yang dilangsungkan bertempat pada ruang rapat DPRD, Selasa (11/11/2026).

Hadir dalam rapat tersebut seluruh anggota DPRD Barito Utara, dan  dari Eksekutif turut hadir Ketua TAPD Barut Sekda Barito Utara, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra, Plt. Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asisten III bidang Administrasi  Umum, Kepala Bappedarida Barito Utara dan Staf DPPKA 

Selaku pimpinan rapat Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M. IP  mengatakan rapat ini menjadi langkah awal yang penting, untuk memastikan kebijakan anggaran tahun 2026 tersusun dengan baik dan tepat sasaran.

“Persiapan APBD bukan hanya soal angka dan belanja, tetapi tentang memastikan setiap rupiah anggaran daerah yang digunakan sebesar- besarnya untuk kepentingan masyarakat. Melalui sinergi bersama, kita ingin menghadirkan APBD yang realistis dan berdampak nyata,” ujar Ketua DPRD.

Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis menekankan pentingnya kesinambungan antara hasil pembangunan tahun sebelumnya dengan arah kebijakan APBD 2026.

“Pemerintah daerah terus berkomitmen menyusun anggaran secara efektif, efisien, dan transparan, agar dapat mendukung program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Barito Utara,” katanya.

Anggota Dewan ini buka suara pada kesempatan rapat,   pembahasan persiapan pematatangan APBD tahun anggaran 2026. Sebagai bentuk komitmen dalam pelaksanaan efisiensi anggaran Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) Taufik Nugraha, S. Kom mendesak pemerintah daerah untuk menghentikan sementara rencana pengadaan mobil dinas.

“Kebijakan efisiensi harus diarahkan pada hal- hal yang bersifat tidak mendesak, terutama pada pengadaan aset baru yang belum terlalu urgen bagi peningkatan kinerja birokrasi,” Ujar Taufik Nugraha.

Taufik Nugraha juga mengingatkan bahwa DPRD akan terus mengawasi penggunaan anggaran daerah agar tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat luas.  (SS)

Gubernur Khofifah Gelar Tasyakuran Marsinah Dianugerahi Pahlawan Nasional

0

SURABAYA – Gelar Pahlawan Nasional yang dianugerahkan kepada tokoh buruh Marsinah disambut gembira Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan menggelar syukuran di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/11/2025).

‎Syukuran dihadiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, keluarga Marsinah dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur.

‎Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan gelar Pahlawan Nasional yang diterima Marsinah telah melalui proses yang panjang.

‎”Pemprov Jatim bersama sejumlah elemen berkoordinasi dengan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah(TP2GD) Nganjuk dan Pusat untuk pengumpulan data primer. Kalau data primer gampang dikirim, diunggah, sudah bisa keluar keluar data-data berita-berita. Oh, kapan beritanya? 93. Oh, kapan? awal Mei, gitu. Kalau dulu kan belum bisa dikirim begitu,” ujar Khofifah.

‎Khofifah menambahkan, Marsinah merupakan tokoh perempuan yang hidupnya sederhana namun memiliki keberanian dalam menegakkan keadilan untuk kaum buruh.

‎Sementara itu, Marsini, kakak Marsinah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Nganjuk, Pemprov Jatim serta Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah dan Provinsi yang telah mengawal proses hingga tuntas.

‎Marsini mengungkapkan bila Marsinah kecil selalu berjuang keras untuk mewujudkan cita-citanya.

‎“Jika sudah menurut dia benar, dia selalu berusaha mewujudkannya. Saat saya tidak bisa membiayai kuliahnya, dia marah dan berkata, kalau nanti berhasil, yang akan menikmati adalah keponakan dan teman-temannya,” ungkapnya.

‎Sekedar diketahui, Marsinah merupakan buruh yang berperan sebagai juru bicara dan negosiator bagi 500 pekerja dalam aksi mogok kerja pada awal Mei 1993.

‎Setelah aksi tersebut, Marsinah dilaporkan hilang pada malam 5 Mei 1993. Empat hari kemudian, tubuh Marsinah ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk di Nganjuk, pada 8 Mei 1993. (*)

Pemkab Lumajang Luncurkan Wi-Fi Publik di 7 Kelurahan, Dorong Literasi Digital dan Ekonomi Warga

Lumajang –Gardanusantaranews,com/Pemerintahan Kabupaten Lumajang terus berinovasi untuk memperluas akses digital bagi masyarakat melalui program Wi-Fi publik yang kini telah hadir di 7 kelurahan dan 21 titik strategis. Program ini tidak hanya menyediakan akses internet gratis, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan manusia dan penguatan ekonomi warga di era digital.

Hadirnya Wi-Fi publik disambut antusias masyarakat karena memberikan banyak manfaat, terutama bagi pelajar, pelaku UMKM, dan komunitas masyarakat. Kini, berbagai kegiatan seperti belajar daring, pelatihan kewirausahaan digital, hingga rapat komunitas dapat dilakukan dengan mudah tanpa terkendala kuota internet.

Menurut Tri Indra Kurniawan, salah satu warga yang aktif memanfaatkan Wi-Fi publik, fasilitas ini membawa perubahan nyata di lingkungannya.

“Sekarang pos kampling jadi pusat belajar dan kegiatan komunitas. Anak-anak bisa belajar bareng tanpa khawatir kuota, sementara warga dewasa ikut pelatihan online. Ini membuat lingkungan kami lebih produktif,” ujarnya.

Manfaat Wi-Fi publik ini pun dirasakan oleh pelaku UMKM setempat. Siti Nurhayati, pengusaha keripik pisang asal Kelurahan Jogotrunan, mengaku kini lebih mudah memasarkan produknya secara daring.

“Dulu jualan hanya di sekitar rumah, sekarang bisa kirim ke luar kota karena belajar promosi lewat internet. Wi-Fi publik ini sangat membantu,” katanya dengan semangat.

Sementara itu, Lurah Rogotrunan, Rizka Puspitasari , S.STP, menyampaikan bahwa program Wi-Fi publik ini menjadi wujud nyata perhatian Pemkab Lumajang terhadap kemajuan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas program ini. Warga kini bisa belajar, berusaha, bahkan mengakses layanan publik secara online. Kami berharap program seperti ini terus dikembangkan di semua kelurahan,” ujarnya.

Selain mendorong literasi digital, keberadaan Wi-Fi publik juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masyarakat. Warga saling menjaga fasilitas bersama dan menjadikannya sarana positif untuk kemajuan bersama.

Dengan tersedianya akses internet gratis ini, Pemkab Lumajang berharap seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif, menuju desa dan kelurahan digital yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing.(Djk.P)

Pelatihan Pengelolaan Penerapan Aplikasi Srikandi Telah Diadakan Dissiptaka Barito Utara

0

BARITO UTARA- Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Siptaka) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan  Pelatihan Pengelolaan Arsip Dinamis dan Penerapan Aplikasi Srikandi, bertempat di Aula Dissptaka Barito Utara, Selasa (11/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat drg. Dwi Agus Setijowati, narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yaitu Ibu Dra Prihatni Wuryatmini, M.Hum. dan Pinandita Syafrisman, S.Sos., selaku pembina wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara dan segenap peserta pelatihan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara, H. Fakhri Fauzi, dalam laporannya mengatakan bahwa  pelatihan yang diadakan selama dua hari, dimulai dari tanggal 11 sampqi dengan 12 November 2025, dan diikuti oleh para pejabat struktural dan pengelola arsip dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

“Dikatakan Kadis Siptaka Barito Utara H. Fakhri Fauzi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pengelolaan arsip dinamis, baik secara konvensional maupun elektronik, serta mendorong penerapan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) sebagai bagian dari sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

Fakhri Fauzi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini berlandaskan pada berbagai regulasi, di antaranya UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012, serta berbagai Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Barito Utara yang mengatur tentang tata naskah dinas, klasifikasi arsip, dan penerapan sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi.

Lanjutnya, ini juga perlu disampaikan bahwa berdasarkan hasil digitalisasi arsip tahun 2024, Kabupaten Barito Utara memperoleh nilai 64, 94 (Baik), sedangkan hasil pengawasan nasional kearsipan masih berada pada nilai 47, 37 (Kurang). Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip di seluruh perangkat daerah,”jelas Kadis Siptaka.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT dalam sambutannya, yang dibacakan melalui Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, drg. Dwi Agus Setijowati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang telah berkenan hadir, sebagai narasumber dan memberikan pendampingan teknis,  dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang pengelolaan arsip, baik secara manual maupun berbasis teknologi informasi.

“Dalam sambutan Bupati Barito Utara. Dikatakan Staf Ahli Bupati, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, sangat berterima kasih kepada ANRI yang telah mendukung peningkatan kapasitas aparatur daerah dalam pengelolaan arsip dinamis dan penerapan aplikasi SRIKANDI. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mewujudkan tertib arsip yang efektif, efisien, dan sistematis. 

Lanjut Bupati dalam penegasnya, bahwa pengelolaan arsip dinamis merupakan kewajiban setiap instansi pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam undang- undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012. 

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, juga telah menetapkan sejumlah regulasi pendukung, seperti Peraturan Bupati nomor 19 tahun 2024 tentang tata naskah Dinas serta Peraturan Bupati (Perbup nomor 1 dan 2 tahun 2025 yang mengatur kode klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip, dan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SIKDIT),” jelas Bupati Barut diakhir sambutanny yg dibacakan melalui, Staf Ahli Bupati.  (SS)