Home Blog Page 201

Budidaya Lobster Air Tawar Dilirik Menjadi Peluang Ekonomi Baru

0

TULINGAGUNG – Warga Tulungagung Jawa Timur, mulai melirik lobster air tawar sebagai peluang ekonomi baru. Menurut mereka komoditas ini dinilai lebih mudah dirawat dan memiliki nilai jual tinggi jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi atau ikan hias.

Budidaya lobster air tawar ini memiliki keunggulan biaya pemeliharaan yang lebih rendah, sedangkan jumlah pembudidaya masih terbatas. Sementara permintaan pasar terus meningkat. Hal ini membuka peluang besar bagi warga untuk mencoba usaha di sektor perikanan.

Salah satu pelaku usaha yang telah membuktikan kesuksesan budidaya lobster air tawar adalah Budi Tri Satyo, warga Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol. Awalnya, Budi membudidayakan gurami dan lele, namun sering mengalami kerugian akibat harga jual yang tidak stabil dan biaya pakan yang tinggi.

“Sebelumnya saya membudidayakan ikan gurami dan lele, namun beralih ke lobster air tawar setelah mengalami kerugian akibat harga ikan yang jatuh dan biaya pakan yang tinggi,” ujar Budi.

Budi merintis usahanya sejak tahun 2021 dengan modal 400 ekor benih. Meski sempat mengalami kendala dengan kematian sebagian benih, ia tetap melanjutkan karena lobster dinilai cepat berkembang biak dan memiliki keunggulan dari segi pakan.

“Limbah seperti ikan atau ayam mati, serta sisa makanan dapur dapat dimanfaatkan untuk pakan, sehingga biaya produksi jauh lebih hemat,” tambahnya.

Setelah enam hingga delapan bulan dipelihara, lobster air tawar sudah mencapai ukuran pasar dengan harga jual yang menarik, yaitu antara Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per kilogram.

Kini, usaha Budi telah berkembang dengan memiliki empat mitra utama dan sejumlah pembudidaya kecil. Namun, produksi mereka masih belum mampu memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

“Potensi pengembangan lobster air tawar sangat besar, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki banyak kolam menganggur,” pungkas Budi.

Peluang budidaya lobster air tawar ini diharapkan dapat menjadi solusi baru untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di daerah pedesaan di Tulungagung, sekaligus memanfaatkan lahan yang selama ini tidak produktif. **

Polres Kediri Ungkap 15 Kasus Selama Operasi Sikat Semeru 2025, 14 Tersangka Berhasil Diamankan

0

KEDIRI– Jajaran Polres Kediri Polda Jawa Timur kembali menorehkan hasil positif dalam pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025.

Selama dua pekan pelaksanaan operasi, petugas berhasil mengungkap 15 kasus kejahatan dengan 14 tersangka diamankan, terdiri dari 12 orang dewasa dan 2 orang masih di bawah umur.

Kasus yang berhasil diungkap bervariasi, meliputi 5 kasus pencurian, 3 kasus curas (pencurian dengan kekerasan), 2 kasus curat (pencurian dengan pemberatan), 3 kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor), 1 kasus penyalahgunaan senjata tajam, dan 1 kasus penganiayaan.

Dari jumlah tersebut, 6 tersangka merupakan target operasi (TO), sedangkan 9 lainnya non-TO. Seluruh tersangka kini tengah menjalani proses penyidikan di Polres Kediri.

Beragam modus dilakukan para pelaku, mulai dari menjambret dan mengambil barang secara paksa, memukul korban dengan tangan kosong, hingga menyalahgunakan senjata tajam untuk menakuti korban.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa hasil operasi ini menjadi bukti keseriusan jajarannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Polres Kediri senantiasa berkomitmen menghadirkan suasana yang aman dan nyaman, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas,” ungkap Kapolres Kediri dalam konferensi pers di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Selasa (11/11/2025) pagi.

Kapolres Kediri juga mengimbau masyarakat untuk memasang CCTV di lingkungan rumah, mengaktifkan ronda malam dan satkamling, serta memastikan rumah terkunci aman dan menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor.

“Jika ada kejadian menonjol segera hubungi 110, call center Polri yang siap siaga menindaklanjuti setiap laporan masyarakat dengan cepat,” tegas pimpinan tertinggi Polres Kediri itu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. menambahkan, 2 tersangka di bawah umur terlibat kasus curat dengan menggunakan senjata tajam terhadap temannya sendiri, sementara beberapa tersangka lainnya merupakan residivis.

“Salah satunya pelaku curanmor yang pernah diamankan saat masih di bawah umur, kini kembali diamankan dalam kasus yang sama,” ungkap Kasat Reskrim.

Selain penegakan hukum, Polres Kediri terus mengedepankan upaya pencegahan dengan memperkuat upaya preemtif dan preventif melalui peningkatan patroli, edukasi masyarakat, serta koordinasi lintas sektor agar situasi kamtibmas tetap kondusif.

Hasil dari Operasi Sikat Semeru 2025 ini menjadi bukti keseriusan Polres Kediri dalam menekan angka kriminalitas sekaligus menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

Siswa Sespima Polri Gelar FGD di Pasuruan, Bahas Strategi Kejahatan Jalanan

0

PASURUAN – Sebanyak 21 siswa Sekolah Staf Pimpinan Menengah (Sespima) Polri melaksanakan Latihan Kerja (Latja) selama tiga hari di Polres Pasuruan, dimulai pada Selasa (11/11/2025).

Kedatangan para siswa ini ditandai dengan pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) yang secara khusus membahas upaya Optimalisasi Penanggulangan Kejahatan Jalanan demi menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Kegiatan FGD ini dibuka langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan. Ia menyampaikan apresiasinya dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarpihak dalam menjaga keamanan daerah.

“Saya mengapresiasi inisiatif para siswa Sespima untuk menggali berbagai strategi dalam menghadapi tantangan kejahatan jalanan di era digital. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Diskusi tersebut menghadirkan berbagai narasumber, termasuk tokoh masyarakat, perwakilan akademisi, unsur Bakesbangpol, dan pejabat utama Polres Pasuruan. Para narasumber menyampaikan masukan konstruktif mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta strategi pencegahan kejahatan yang dinilai lebih efektif dan humanis.

Salah satu narasumber, Gus Romi Pengasuh Ponoes Daruttauhit Bangil, menekankan bahwa tantangan kejahatan saat ini semakin kompleks, mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga politik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang adaptif dan berbasis kolaborasi, serta pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat untuk membangun rasa aman dan kepercayaan publik.

Rangkaian Latja yang berlangsung selama tiga hari ke depan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan kepolisian. Selain FGD, para siswa Sespima juga akan melakukan penelitian lapangan dan observasi di sejumlah wilayah hukum Polres Pasuruan sebagai bagian dari latihan kerja mereka.

Legislator F- PKS Amin Ak Ingatkan Stabilitas Ekonomi dan Mitigasi Risiko Jadi Prasyarat Redenominasi Rupiah

0

Anggota Komisi XI DPR RI Amin Ak menanggapi wacana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait rencana kebijakan redenominasi Rupiah, menurut Amin Ak dalam berpandangan bahwa langkah ini perlu ditempatkan sebagai agenda teknis-strategis jangka menengah.

Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi sistem keuangan nasional, memperkuat kredibilitas mata uang, serta menyederhanakan transaksi ekonomi di masa mendatang.

Namun demikian, Ia menegaskan bahwa redenominasi bukan sekadar penghapusan digit nol, melainkan kebijakan struktural yang menuntut kesiapan prasyarat makroekonomi, tata kelola transisi, dan mitigasi dampak sosial-ekonomi secara komprehensif.

“Kemenkeu harus berkoordinasi intens dengan Bank Indonesia agar kebijakan ini terukur dan mampu meminimalisir risiko sosial ekonomi di masyarakat,” ungkapnya. Melalui rilis yang disampaikan kepada Efendi report ELSHINTA Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Karena itu, legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur IV ( Jember – Lumajang) menekankan beberapa hal pokok.

Pertama, Pemerintah dan Bank Indonesia harus memastikan inflasi terkendali, stabilitas moneter terjaga, serta kondisi fiskal sehat sebelum kebijakan ini diimplementasikan.

Kedua, wajib ada kajian dampak yang bersifat menyeluruh dan transparan. Dampak terhadap sektor perbankan, UMKM, pasar tradisional, sistem pembayaran digital, kontrak utang-piutang, upah, pensiun, hingga penyesuaian sistem perpajakan.

Ketiga, diperlukan masa transisi bertahap dan edukasi publik secara masif.
Masyarakat tidak boleh menjadi korban kebingungan harga, pembulatan nilai, atau praktik manipulasi akibat literasi yang tidak merata.

“Pemerintah wajib memimpin edukasi publik secara intensif hingga ke daerah bahkan hingga ke desa dan kelurahan,” tegasnya.

Keempat, harus disadari bahwa redenominasi tidak otomatis menghapus nilai ekonomi aset ilegal. Oleh karena itu pemberantasan korupsi tetap harus dilakukan melalui penegakan hukum, penguatan rezim anti–pencucian uang (AML), pemeriksaan aset, dan transparansi keuangan.

“Saya mendorong agar rencana implementasinya berbasis data. Harus dipastikan bahwa kebijakan ini tidak menciptakan beban baru bagi rakyat, terutama UMKM dan kelompok rentan, serta tidak memicu ekspektasi inflasi atau spekulasi harga di lapangan,” tambahnya.

Ia pun mendorong dilakukannya kajian dengan prinsip kehati-hatian (prudential approach) dalam implementasinya. Kebijakan ini harus dipastikan menjadi instrumen efisiensi dan modernisasi ekonomi, bukan menimbulkan kerentanan baru.

“Penting untuk dikaji dampak, skema transisi, serta mitigasi risikonya untuk dibahas lebih lanjut bersama Bank Indonesia sesuai mekanisme konstitusional,” pungkasnya. (Efendi)

Bupati Bondowoso Bersama Dinas Peternakan Gelar Pengobatan Masal Ternak di Desa Bajuran

0

Bondowoso, Gempur News– Pemerintah Desa Bajuran, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, sukses menggelar kegiatan Pengobatan Massal Ternak yang dihadiri langsung oleh Bupati Bondowoso, KH. Abdul Hamid Wahid Acara ini tak hanya fokus pada kesehatan ternak warga, tetapi juga menjadi momentum penting dengan peresmian peternakan ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bajuran, sebagai langkah nyata menuju kemandirian ekonomi desa.

Acara berlangsung di halaman rumah kepala Desa Bajuran pada Senin,(10/11/2025)
dan diikuti ratusan warga yang membawa ternak sapi, kambing, dan unggas untuk mendapatkan pemeriksaan gratis. Hadir pula Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bondowoso, Muspika Cermee, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Cermee yang turut mendukung kegiatan ini.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Kepala Desa Bajuran, Ikhsan, yang menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Dalam sambutannya, Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap peternak sekaligus momentum penting bagi kemajuan ekonomi desa.

“Kami di Desa Bajuran berkomitmen untuk memperkuat sektor peternakan dan perikanan. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Dinas terkait yang telah hadir langsung untuk masyarakat kami,” ujarnya.

Petugas dari Dinas Peternakan dan Perikanan melayani pemeriksaan kesehatan ternak, pemeriksaan kebuntingan, inseminasi buatan (IB), deteksi gangguan reproduksi, hingga pemberian vitamin dan vaksinasi gratis.

Setelah acara dibuka, Bupati Abdul Hamid Wahid bersama Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan menyerahkan secara simbolis bibit ikan air tawar kepada kelompok masyarakat, meliputi ikan nila, dan gurami. Selain itu, Bupati juga menyerahkan bibit Inseminasi buatan (IB) jenis Belgian Blue, sapi unggulan berperforma tinggi yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternak lokal.

“Program ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peternak. Kita ingin masyarakat desa tidak hanya sehat secara ternak, tapi juga mandiri secara ekonomi. Peternakan dan perikanan harus menjadi dua pilar yang saling menguatkan,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Dalam rangkaian acara yang sama, Bupati Abdul Hamid Wahid juga menandatangani prasasti peresmian Peternakan Ayam Petelur milik BUMDes Desa Bajuran. Peternakan ini menjadi salah satu program unggulan desa yang digarap dengan dukungan dana BUMDes serta pendampingan dari Dinas Peternakan dan Perikanan.

Peternakan ayam petelur tersebut dirancang untuk memperkuat ekonomi lokal dengan sistem usaha berkelanjutan. Hasil produksinya nantinya tidak hanya dijual ke pasar lokal, tetapi juga dipasok ke lembaga pendidikan dan kebutuhan konsumsi warga sekitar.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan,Hendri Widotono,S,Pt,MP. menambahkan bahwa pengembangan BUMDes Bajuran di bidang peternakan ayam petelur merupakan model yang akan direplikasi di desa lain di Bondowoso.

“Kami akan terus dorong BUMDes menjadi wadah produktif masyarakat. Bajuran menjadi contoh nyata bagaimana desa bisa bangkit melalui peternakan rakyat,” ungkapnya,”**

Kapolri Usai Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi: Polri Terbuka dan Terima Evaluasi

0

Jakarta – Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar rapat perdana di Kantor Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025). Sejumlah hal progresif dibahas dalam pertemuan tersebut.

Terkait rapat perdana tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, Korps Bhayangkara sejak awal selalu terbuka akan kritik dan evaluasi. Hal itu diserap demi melakukan evaluasi agar institusi Polri terus menjadi lebih baik, sebagaimana diharapkan oleh masyarakat luas.

“Pada prinsipnya, Polri tentunya selalu terbuka untuk menerima perbaikan, menerima evaluasi, karena kita juga tentunya ingin terus mewujudkan performa Polri. Sehingga Polri ini betul-betul bisa menjadi institusi yang mewujudkan apa yang bisa diharapkan oleh masyarakat,” kata Sigit.

Sigit menyadari bahwa, Polri adalah anak kandung dari reformasi. Sebab itu, masyarakat memiliki harapan lebih terhadap Korps Bhayangkara.

“Khususnya kita memahami bahwa Polri adalah hasil buah reformasi, sehingga tentunya harapan masyarakat pasca-reformasi bisa ditindaklanjuti oleh institusi Polri,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, dalam kesempatan rapat perdana ini, jajaran Polri bakal dengan cepat merespons seluruh arahan maupun masukan dari Komisi Percepatan Reformasi.

“Kami di sini sebagai upaya untuk supaya bisa merespons cepat dan segera mengimplementasikan terkait dengan rekomendasi-rekomendasi yang nanti akan diberikan oleh Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden dan selanjutnya tentu harus kita tindaklanjuti,” tutup Sigit.

RSUD Dr. Haryoto Lumajang Merayakan 7 Dekade Pelayanan Kesehatan

0

Lumajang, Gempur News.

RSUD Dr. Haryoto Lumajang, salah satu rumah sakit utama di Kabupaten Lumajang, merayakan 7 dekade pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Berdiri sejak tahun 1948, rumah sakit ini telah menjadi pilihan utama masyarakat Lumajang dan sekitarnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Dalam perjalanannya, RSUD Dr. Haryoto Lumajang telah mengalami beberapa perubahan dan peningkatan. Dari awalnya berlokasi di Jalan Jenderal S. Parman Nomor 13 Lumajang, rumah sakit ini kemudian dipindahkan ke Jalan Basuki Rahmat No. 5 pada tahun 1954 dan mulai beroperasi pada 10 November 1955.

“Sejak berdiri, RSUD Dr. Haryoto Lumajang telah menjadi pilar utama dalam pelayanan kesehatan masyarakat Lumajang,” kata salah satu pejabat rumah sakit. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.”

RSUD Dr. Haryoto Lumajang memiliki berbagai fasilitas, termasuk instalasi rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, perawatan intensif, kamar bedah, radiologi, farmasi, gizi, patologi klinik, dan lain-lain. Rumah sakit ini juga memiliki beberapa ruangan rawat inap, seperti Ruang Anggrek (VIP), Ruang Aster (Kelas I), Ruang Asoka (Kelas II), dan lain-lain.

Dengan 7 dekade pengalaman, RSUD Dr. Haryoto Lumajang terus berupaya menjadi rumah sakit pilihan utama masyarakat Lumajang dan sekitarnya.( Joe/BB).

Bupati Barito Utara Shalahuddin, ST. MT Inspektur Upacara di Hari Pahlawan Nasional Ahun 2025

0

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kakimantan Tengah (Kalteng) menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional taun 2025 yang dilangsungkan bertempat pada halaman Kantor Pemerintah Daerah, Senin (10/11/2025) kemaren.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT, Komandan Upacara dari anggota Kodim 1013 Muara Teweh, Letda Inf. Apri Wijananto, sedangakan perwira Upacara dilaksanakan oleh Letda Inf. Toni

Upacara Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Barito Utara kemaren pagi berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda Kepal Perangkat daerah, anggota DPRD Barito Utara, ASN, TNI-Polri bewerta jajarannya, pelajar serta organisasi kemasyarakatan.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam amanatnya yang dibacakan melalui Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT menyampaikan pesan mendalam tentang makna perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menundukkan kepala penuh hormat mengenang jasa para pahlawan, yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Mereka berjuang bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yaitu kita semua,” ujar Bupati H. Shalahuddin membacakan pesan Mensos.

Menteri Sosial menekankan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran dalam perjuangan, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan dalam membangun negeri.

Kemerdekaan tidak jatuh dari langit. la lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, dan keikhlasan. Para pahlawan mengajarkan bahwa kehormatan sejati bukan pada jabatan, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” lanjutnya.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian, tanpa menghilangkan semangat membela kebenaran dan keadilan sosial.

“Semangat perjuangan inilah yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya,” ucap Shalahuddin saat menyampaikan pesan Mensos RI. (SS)

Peresmian Gedung TMC Satlantas Polres Kediri, Wujud Nyata Peningkatan Pelayanan Publik

0

KEDIRI– Polres Kediri Polda Jawa Timur terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Senin (10/11/2025), Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. meresmikan gedung Traffic Management Center (TMC) Satlantas Polres Kediri yang kini tampil lebih modern dan representatif.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Ny. Ratih Bramastyo beserta anggota, para pejabat utama (PJU), Kapolsek Pare, serta personel Satlantas Polres Kediri.

Pembangunan gedung TMC ini telah rampung dalam waktu dua bulan, menjadi wujud nyata komitmen Polres Kediri untuk menghadirkan sarana pelayanan publik yang lebih layak, efisien, dan mendukung kinerja di bidang lalu lintas.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri menegaskan bahwa kehadiran fasilitas baru tersebut bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan langkah konkret untuk memperkuat pengabdian dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

“Kita semua hadir untuk mendoakan, berrtasyakur, sekaligus memulai langkah baru untuk terus berikhtiar dan bekerja keras dengan ikhlas dalam memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas melalui peningkatan sarana dan prasarana,” ujar Beliau.

Gedung baru tersebut dilengkapi fasilitas pendukung yang lebih representatif, seperti lobi pelayanan, ruang kerja modern, serta mushola lengkap dengan tempat wudhu.

Selanjutnya, Kapolres Kediri juga menekankan agar sejumlah ranmor dinas yang baru dimanfaatkan secara optimal dan dijaga dengan baik, sehingga mampu mendukung kinerja anggota yang cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat.

Gerak Cepat Satlantas Polres Pasuruan Tangani Wartawan GatraDaily yang Sakit Mendadak

0

Pasuruan, Sofyan, wartawan GatraDaily.com mengalami sakit mendadak saat berada di sebuah warung kopi di wilayah Bangil. Kejadian tersebut sempat membuat panik sejumlah wartawan lainnya yang tengah berkumpul seusai melaksanakan kegiatan peliputan. Senin (10/11).

Peristiwa bermula, ketika Sofyan sedang menikmati secangkir kopi sambil berbincang santai bersama beberapa rekan seprofesi. Tak lama kemudian, ia mengeluh mengalami sakit perut hebat disertai muntah-muntah hingga tampak lemas.

Melihat kondisi tersebut, para wartawan yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan awal dan berupaya menenangkan korban. Salah satu di antaranya, Andi Fachrudin atau yang akrab disapa Tolo, segera menghubungi petugas Satlantas Polres Pasuruan, mengingat lokasi warung kopi tersebut tidak jauh dari Mapolres Pasuruan.

Tak berselang lama, Kanit Kamseltibcar Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, S.H., bersama anggotanya, tiba di lokasi. Dengan sigap, petugas mengevakuasi Sofyan ke klinik Alfiza medika Utama (Rombo Kulon) untuk mendapatkan perawatan medis.

Berkat kesigapan aparat kepolisian, korban dengan cepat memperoleh penanganan dan kini dikabarkan dalam kondisi berangsur membaik.

Aksi tanggap personel Satlantas Polres Pasuruan itu mendapat apresiasi dari para wartawan di lokasi kejadian. Mereka menilai langkah cepat petugas mencerminkan bentuk sinergi dan kepedulian Polri terhadap insan pers di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat anggota Satlantas Polres Pasuruan, khususnya Kanit Kamseltibcar yang langsung turun tangan membantu rekan kami. Tindakan tersebut sangat kami apresiasi,” ujar Andi Fachrudin, salah satu wartawan yang turut memberikan pertolongan.

Sementara itu, Kanit Kamseltibcar Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, S.H., menyampaikan bahwa tindakan yang dilakukannya bersama anggota merupakan wujud nyata tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Menurutnya, setiap personel kepolisian harus senantiasa siap siaga menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan, termasuk ketika ada masyarakat atau rekan profesi dari kalangan media yang memerlukan pertolongan segera.

“Ini sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai anggota Polri. Tugas kami bukan hanya menjaga ketertiban lalu lintas, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat di sekitar kami. Terlebih, rekan media tersebut selama ini aktif bekerja sama dengan Polres Pasuruan dalam berbagai kegiatan dan publikasi positif. Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak untuk memberikan bantuan,” ujar Aipda Arifian, saat berbincang dengan rekan media di klinit.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan insan pers merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Kami berharap hubungan baik dan kerja sama ini terus terjalin, karena pada hakikatnya Polri dan insan media memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.