Home Blog Page 203

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo Raih Penghargaan Kepemimpinan Publik dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

0

Jakarta — 9 November 2025
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. meraih Penghargaan Kepemimpinan Publik dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH Unbraw).
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara bertajuk “Sapa Alumni: Silaturahmi dan Pemberian Penghargaan Prominen Alumni dan Pegawai” yang digelar di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Jumat (7/11/2025).

Komjen Dedi dinilai sebagai alumnus FH Unbraw yang berprestasi dan berpengaruh luas dalam bidang kepemimpinan publik, khususnya dalam membangun tata kelola kepolisian yang profesional, transparan, dan humanis sejalan dengan arah Transformasi Polri.
Sebagai lulusan Program Doktor Ilmu Hukum FH Unbraw, Komjen Dedi dikenal konsisten mengembangkan kepemimpinan berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi, serta mendorong perubahan positif dalam pelayanan publik di lingkungan kepolisian.

Selain Komjen Dedi, FH Unbraw juga memberikan penghargaan kategori Penguatan Masyarakat Sipil kepada almarhum Munir Said Thalib, aktivis hak asasi manusia (HAM) alumni FH Unbraw angkatan 1985. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan keberanian Munir memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan demokrasi di Indonesia.

Dekan FH Unbraw Aan Eko Widiarto menyampaikan bahwa penghargaan kepada dua tokoh tersebut mencerminkan kiprah para alumni FH Unbraw yang berjuang di jalur berbeda namun memiliki semangat yang sama: memperkuat nilai hukum, keadilan, dan kemanusiaan di Tanah Air.
“Komjen Dedi Prasetyo menunjukkan kepemimpinan publik yang berintegritas dan efektif di institusi strategis negara, sementara almarhum Munir menginspirasi dengan keberanian moral dan komitmen kemanusiaannya,” ujar Aan.

Acara ini dihadiri sekitar 300 alumni, jajaran pimpinan FH Unbraw, pengurus Ikatan Alumni FH Unbraw (IKA FHUB), serta perwakilan universitas. Kegiatan tersebut juga memberikan penghargaan di berbagai kategori lainnya seperti Profesional dan Pengembangan Ilmu Hukum.

Ketua IKA FHUB Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaralumni dan memperkuat kontribusi mereka bagi bangsa. Ia menekankan bahwa reputasi perguruan tinggi diukur dari kiprah para alumninya dalam membawa manfaat bagi masyarakat.

Sejak berdiri pada tahun 1957, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya telah melahirkan banyak tokoh nasional yang berkiprah di berbagai bidang. Saat ini, FH Unbraw memiliki sebelas program studi, lima di antaranya berakreditasi “Unggul” dan empat lainnya terakreditasi internasional oleh AQAS.

Pemberian penghargaan kepada Komjen Dedi Prasetyo menjadi pengakuan atas peran Polri dalam reformasi dan modernisasi pelayanan publik yang berorientasi pada profesionalisme dan kepercayaan masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan strategis Transformasi Polri untuk memperkuat tata kelola kepolisian yang adaptif, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Kejayan Bersama Pemuda Punisher Gelar Bhakti Sosial Renovasi Mushola di Desa Kepuh

0

PASURUAN – Dalam upaya mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H., bersama anggotanya dan para tokoh pemuda yang tergabung dalam Pemuda Punisher Kejayan melaksanakan kegiatan bhakti sosial berupa renovasi mushola di Dusun Krajan, Desa Kepuh, Kecamatan Kejayan, pada Minggu (9/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 10.00 WIB tersebut diikuti oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Di antaranya hadir Kepala Desa Cobanjoyo Rohman, Kepala Desa Kepuh Samsul, Kepala Desa Kurung Musyafa’, Kepala Desa Kedungpengaron Sutar, serta tokoh pemuda Desa Kepuh Abdul Majid bersama rekan-rekannya.

Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergitas antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami ingin terus memperkuat hubungan kemitraan dengan tokoh pemuda dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap tercipta suasana kebersamaan yang dapat mendukung situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Kejayan,” ujar AKP Agus Purnomo.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengajak para tokoh masyarakat dan pemuda untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Kami memohon dukungan dari seluruh tokoh dan pemuda agar bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan di wilayah Kejayan,” tambahnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Desa Kepuh, Abdul Majid, mengapresiasi langkah Polsek Kejayan yang hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan positif seperti bhakti sosial.

“Kami berterima kasih kepada Polsek Kejayan yang telah turun langsung membantu masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi fasilitas ibadah, tapi juga mempererat hubungan antara polisi dan warga,” ungkapnya.

Kegiatan bhakti sosial berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keakraban. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara Polsek Kejayan dan masyarakat terus terjaga serta menjadi teladan bagi upaya menciptakan lingkungan yang aman dan rukun di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Polri Cepat Tanggap Layani Masyarakat Tarakan Pasca Gempa Susulan

0

Tarakan, 8 November 2025 — Polri melalui jajaran Polda Kalimantan Utara dan Polres Tarakan bergerak cepat memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat pasca terjadinya gempa bumi susulan berkekuatan Magnitudo 4,4 yang mengguncang Kota Tarakan pada Sabtu (8/11) pukul 16.56 WITA.

Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala BMKG Tarakan, Muhammad Sulam Hilmi, episentrum gempa berada sekitar 9 kilometer arah tenggara Kota Tarakan dengan kedalaman 10 kilometer, dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.

“Yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat adalah bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Sekali lagi, kami tegaskan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada, serta tidak mempercayai berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hilmi.

Masyarakat juga diingatkan bahwa hingga kini belum ada teknologi yang dapat memprediksi secara pasti kapan gempa akan terjadi, sehingga hal paling penting adalah meningkatkan kesiapsiagaan dan memahami cara merespons dengan benar saat gempa terjadi.

Sebagai bentuk respons cepat, Dansat Brimob Polda Kaltara, Kombes Pol. Sarly Sollu, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan dua tim tanggap bencana berjumlah 20 personel, sekaligus menyiagakan satu Satuan Setingkat Pleton (1 SST) di Mako Brimob Tarakan untuk mendukung langkah evakuasi dan penanganan pasca bencana. Dua posko darurat telah didirikan di wilayah terdampak, yaitu di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) dan di Kelurahan Mamburungan, yang merupakan kawasan perbukitan rawan longsor akibat kontur tanah labil.

“Begitu gempa terjadi, tim tanggap bencana Sat Brimob Polda Kaltara langsung mengevakuasi pasien dari RSUKT ke posko darurat, serta melaksanakan patroli di wilayah Mamburungan untuk memastikan keselamatan warga,” ungkap Kombes Pol. Sarly Sollu.

Selain itu, Dansat Brimob juga meninjau langsung Posko Darurat Bencana yang dibangun Sat Brimobda Polda Kaltara untuk memastikan kesiapan sarana dan logistik. Dalam kegiatan tersebut, Tim Medis Tanggap Bencana Sat Brimob Polda Kaltara yang berjumlah 5 personel melaksanakan bantuan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Posko Tanggap Bencana Kelurahan Mamburungan. Pemeriksaan ini difokuskan bagi warga lanjut usia, ibu hamil, dan anak-anak yang mengalami gejala kelelahan, trauma, atau gangguan kesehatan akibat gempa bumi.

“Selain memberikan evakuasi dan perlindungan, kami juga memastikan pelayanan kesehatan darurat tetap berjalan. Tim medis kami turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi masyarakat yang terdampak,” tambah Kombes Pol. Sarly Sollu.

Sementara itu, Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polres Tarakan bersama Polda Kaltara terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tarakan dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Kami terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kota serta berbagai instansi guna menyelamatkan dan menjaga masyarakat dari dampak gempa. Personel Polri membantu tenaga medis mengevakuasi pasien rawat inap, mendirikan tenda evakuasi di sekitar rumah sakit, serta melakukan patroli dan pendataan warga terdampak,” tutur AKBP Erwin.

Selain kegiatan tanggap darurat, Polres Tarakan juga melaksanakan patroli pasca bencana di sejumlah titik rawan untuk mencegah penjarahan, tindak pidana, dan potensi gangguan kamtibmas yang mungkin timbul akibat kepanikan warga. Patroli difokuskan pada area pasar, perumahan padat penduduk, serta fasilitas umum terdampak guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Hingga saat ini, hasil pendataan menunjukkan tidak ada korban jiwa (nihil), meskipun terdapat beberapa kerusakan material ringan pada rumah warga akibat guncangan.

Polri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik, selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang, serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing. Polri juga meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi bahaya, kerusakan bangunan, atau aktivitas mencurigakan pasca bencana.

“Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus bekerja maksimal untuk memastikan situasi tetap aman dan masyarakat mendapatkan pertolongan secepatnya,” tegas Kapolres Tarakan Polda Kaltara, menutup pernyataan.

POLRI – Presisi Melayani, Melindungi, dan Mengayomi Masyarakat
Transformasi Menuju Polri yang Tanggap, Humanis, dan Responsif terhadap Bencana

Pemilihan Duta Wisata 2025 : Mencetak Generasi Muda Menjadi Representasi Dan Promotor Pariwisata Kabupaten Pemalang

0

Gempurnews | Pemalang – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pemalang kembali menggelar ajang bergengsi pemilihan Duta Wisata Tahun 2025. Kegiatan tahun ini menjadi wadah bagi generasi untuk mengasah potensi diri sekaligus berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata daerah.

Kepala Disparpora Kabupaten Pemalang, Dian Ika Siswanti, S.Si.,M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang selalu diselenggarakan setiap tahun.

Pemilihan Duta Wisata ini adalah kegiatan reguler yang kami laksanakan setiap tahun, tujuannya bukan hanya mencari pemenang, tetapi juga mencetak generasi muda yang mampu menjadi representasi dan promotor pariwisata Kabupaten Pemalang. “ujar Dian Ika saat ditemui di sela sela kegiatan. Minggu ( 9/11/25).

Dian Ika menjelaskan, rangkaian seleksi Duta Wisata 2025 telah berlangsung selama beberapa hari.

” Hari pertama kami mengadakan technical metting, lalu dilanjutkan dengan tes wawancara dan psikotes, dan hari ini para peserta sudah masuki tahap 10 besar dengan agenda unjuk bakat dan fotoshoot ” ujarnya.

Dalam sesi unjuk bakat, peserta menampilkan beragam kemampuan, unik dan menarik, mulai dari tradisional,puisi,pencak silat hingga karate.

Tahun ini total peserta mencapai 145 orang terdiri dari perwakilan pelajar SMA/SMK hingga masyarakat umum dengan batas usia maksimal 23 tahun.

Yang penting mereka memenuhi kriteria usia dan tinggi badan yaitu minimal 170 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri. “ujar Ika.

Dian Ika memastikan seluruh proses seleksi tidak menganggu aktivitas belajar peserta yang masi sekolah.

Kegiatan seleksi dilaksanakan 3 hari jumat,sabtu dan minggu, jadi tidak mengganggu kegiatan sekolah ” ucapnya.

Dian Ika menyebut dari 10 besar finalis akan dipilih juara 1,2 dan 3 disertai juara harapan serta pemenang favorit, meski hadiahnya tidak besar namun nilai moral dan pengalaman jauh lebih berharga.

” Hadiah nominalnya kecil sekitar tiga juta rupiah, tetapi pengalaman dan kebanggaan menjadi Duta Wisata Pemalang itu tidak ternilai. “pungkasnya.

Para pemenang tingkat Kabupaten nantinya akan mewakili Pemalang dalam ajang Duta Wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah,bahkan berpeluang melangkah ke tingkat Nasional.

Selama setahun mereka akan berkolaborasi dengan Pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan promosi Pariwisata dan Budaya Pemalang. “kata Dian Ika.

Kegiatan ini diselenggarakan secara swakelola dengan menggandeng Pak Dalang yaitu perkumpuan alumni Duta Wisata Pemalang.

Mereka membantu kami dalam taknis penyelenggara dan pembinaan peserta, karena dengan gotong royong inilah biaya penyelenggaraan bisa efesien bahkan tidak mencapai 100 juta. “kata Ika.

Selain menggunakan dana dari Pemkab kegiatan ini mendapat dukungan dari sponsor lokal seperti dari sektor kecantikan, tata busana dan Rias.

Melalui ajang ini Dian Ika berharap lahir Duta duta muda yang tidak hanya cerdas dan berkarakter tetapi juga mencintai daerahnya. ” Kami ingin menumbuhkan rasa bangga terhadap Pemalang, Duta Wisata bukan sekedar seremonial tetapi menjadi wadah nyata bagi anak muda untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya. “tutup Dian Ika.

Grand Opening Festival Seven Lakes 2025 di Ranu Segaran Tiris Berlangsung Meriah

Probolinggo,
Suasana semarak dan penuh kehangatan menyelimuti kawasan wisata Ranu Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (8/11/2025).

Ribuan pengunjung tampak memadati lokasi untuk menyaksikan Grand Opening Festival Seven Lakes 2025, sebuah agenda wisata dan budaya unggulan yang digelar untuk mengenalkan potensi alam, pertanian, serta kearifan lokal Kabupaten Probolinggo kepada masyarakat luas.

Acara pembukaan berlangsung meriah sejak pukul 08.00 WIB, dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kadisbudpar Jatim, Wamen Perindustrian diwakili Kepala BDI Surabaya.

Hadir pula Kapolda Jawa Timur beserta Istri Irjen Pol Nanang Avianto, Dankodaeral Laksda TNI Ali Triswanto, Bupati Probolinggo Mohammad Haris, Forkopimda Kabupaten Probolinggo, serta jajaran pimpinan instansi vertikal, BUMN, dan BUMD.

Tak kurang dari 2.000 pengunjung dan ASN Kabupaten Probolinggo turut menyemarakkan perhelatan akbar yang berlangsung di bawah tema “Unity of Seven Lakes – Harmony of Nature”.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo Gus Haris, menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaannya atas terselenggaranya Festival Seven Lakes ini.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Probolinggo, khususnya di wilayah Kecamatan Tiris yang memiliki tujuh danau dalam satu kawasan,” kata Bupati Haris.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu sentra pertanian tembakau terbesar kedua di Jawa Timur, serta memiliki potensi pertanian bawang merah yang signifikan.

Dengan terselenggaranya festival ini, pemerintah daerah berharap agar sektor pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan Kabupaten Probolinggo sebagai kabupaten yang sejahtera, sekaligus menjaga kelestarian alam yang sudah ada,” ujar Gus Haris.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas undangan dalam acara ini.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami dapat hadir dalam kegiatan yang luar biasa ini. Mari bersama-sama kita dukung dan cintai tanah kelahiran kita agar Kabupaten Probolinggo menjadi lebih maju dan berdaya saing,” tutur Kapolda Jatim.

Kegiatan Festival Seven Lakes 2025 dilaksanakan secara serentak di lima lokasi wisata unggulan, meliputi Ranu Segaran Tiris, Lapangan Kertosuko Krucil, Bermi Eco Park Krucil, Wilayah Kecamatan Krucil, dan Kawasan Gunung Argopuro.(Ali)

PMR Madya SMPN 1 Jember Lanjutkan Diklat Orientasi, Perkuat Karakter dan Kemanusiaan

0

Jember, GempurNews – Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMP Negeri 1 Jember kembali menggelar rangkaian Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Orientasi Kepalangmerahan selama dua hari satu malam. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, memperkuat kekompakan tim, serta membekali anggota dengan pengetahuan dasar kepalangmerahan yang komprehensif.

Materi inti yang disampaikan dalam diklat kali ini mencakup tiga pilar penting, yaitu Sejarah Gerakan Kepalangmerahan, Sanitasi Kesehatan, dan Kesehatan Remaja.

Ketua PMR SMPN 1 Jember, Naira Ramadani Ade Putri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program orientasi untuk membentuk karakter anggota yang tanggap dan peduli.

“Orientasi kepalangmerahan kali ini fokus pada pemahaman akan sejarah gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, pentingnya sanitasi dan kesehatan lingkungan, serta edukasi tentang kesehatan remaja. Kami berharap materi ini dapat menjadi bekal bagi anggota dalam mengamalkan Tri Bakti PMR di sekolah maupun di masyarakat,” ujar Naira Ramadani Ade Putri.

Selain sesi materi di dalam ruangan, diklat juga diisi dengan kegiatan outbond yang menguji kerja sama dan kekompakan tim, seperti tantangan Menara Air dan Estafet Karet Gelang Balon. Kegiatan ini dirancang untuk membangun semangat kolektivitas dan memecahkan masalah bersama.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh PMR Madya SMPN 1 Jember. Ia menekankan bahwa pembinaan generasi muda melalui PMR adalah investasi penting bagi masa depan kemanusiaan.

“PMR adalah ujung tombak PMI di tingkat sekolah. Dengan adanya diklat yang menyeluruh ini, mulai dari sejarah, sanitasi, hingga kesehatan remaja, kita mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Semangat kerja sama dan kekompakan yang diasah lewat outbond sangat krusial dalam tugas-tugas kerelawanan,” tutur Zainollah.

Kegiatan diklat yang berlangsung selama dua hari satu malam ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kemanusiaan sejak dini dan menjadikan anggota PMR Madya SMPN 1 Jember sebagai agen perubahan positif di lingkungannya. (Son)

Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2025 Meriah, Kapolresta Banyuwangi Ngopi Bareng Warga di Desa Adat Kemiren

0

Banyuwangi – Ribuan warga memadati Desa Adat Kemiren, Kecamatan Glagah, dalam Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2025, Sabtu malam (8/11/2025).

Tradisi masyarakat Using ini kembali menghadirkan suasana hangat kebersamaan lewat ritual ngopi massal.

Acara turut dihadiri Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., Dandim 0825 Letkol (Arm) Triyadi Indra Wijaya, serta tokoh masyarakat dan stakeholder terkait.

Kegiatan dibuka dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan penampilan Tari Cunduk Menur yang mencerminkan kekayaan budaya Using. Kepala Desa Kemiren dalam sambutannya menegaskan bahwa Ngopi Sepuluh Ewu merupakan simbol jati diri warga Using yang harus dijaga kelestariannya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam sambutannya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. “Festival ini bukan sekadar menikmati kopi. Ini tentang merawat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal, sekaligus menggerakkan ekonomi desa,” kata Ipuk.

Pembukaan resmi ditandai dengan minum kopi bersama Bupati, Kapolresta, Dandim, tamu mancanegara, dan warga yang memadati jalan desa. Momen ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan pihaknya mendukung penuh terlaksananya kegiatan budaya masyarakat.

“Polresta Banyuwangi memastikan keamanan dan kelancaran acara agar warga bisa menikmati festival dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Setelah prosesi pembukaan, Forkopimda berkeliling menyapa warga serta pelaku UMKM yang menjajakan kopi Using, tape ketan, dan berbagai jajanan tradisional.

Festival Ngopi Sepuluh Ewu kembali mengukuhkan Banyuwangi sebagai daerah kaya budaya dan kompak menjaga tradisi lintas generasi. Lewat secangkir kopi, warga dan pemimpin daerah bersatu dalam nuansa hangat kebersamaan.(***)

Bupati Pemalang Melantik 783 PPPK Tahap II Formasi Tahun 2024

Gempurnews | Pemalang – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi melantik 783 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kabupaten Pemalang.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Pemalang perekrutan pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja tahap II formasi tahun 2024 berlangsung di Taman Aspirasi Obyek Wisata Widuri. Jumat (7/11/25) pagi.

Bupati Anom memberi ucapan Selamat kepada semua yang baru di lantik dan diambil sumpah jabatan, Saya berharap dapat mengemban tugas dengan baik dan jaga sikap, jangan arogan. “ucap Bupati Pemalang.

Bupati Pemalang menekankan bahwa jabatan bukan alasan untuk menjadikan diri lebih tinggi dari yang lain, kita semua memiliki peran masing masing jangan sampai kita memiliki sikap arogan yang dapat merusak komunikasi atau hubungan di lingkungan kita kerja. “lanjutnya.

Anom menilai jika seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki sikap arogan justru akan merusak hubungan kerja.

Pada kesempatan ini Bupati Pemalang berharap setiap ASN mampu menjadi birokrat yang tangguh dan tidak suka mengeluh, sebagai ASN kita harus tangguh dan pantang mengeluh jangan merasa selalu disalahkan dan tidak dihargai ataupun di rugikan. “ujar Bupati Pemalang.

Pada kesempatan yang sama, Eko Adi Santoso Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemalang, mengatakan pengangkatan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahap II formasi tahun 2024 ada 784 PPPK yang dilantik, dengan formasi Pendidik mendominasi.
Total 783.575 Orang untuk formasi tenaga pendidik 170 Orang, Tenaga Kesehatan dan 38 sebagai pelaksana. “katanya.

Pelantikan PPPK turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Pemalang, dalam penyerahan SK kepada 783 PPPK yang dilakukan secara simbolis diantaranya segenap para Kepala OPD Kabupaten Pemalang berserta tamu undangan lainnya. (y)

Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas di Jabar: Bersatu Padu Jaga Keamanan

0

Jabar – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) kamtibmas ‘Sauyunan Jaga Lembur’ Polda Jawa Barat di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu, 8 November 2025. Kegiatan ini merupakan sinergisitas untuk saling menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita baru saja melaksanakan kegiatan apel ojol kamtibmas yang sebelumnya diawali dengan deklarasi dari ojol kamtibmas,” kata Sigit.

Kegiatan yang dihadiri 5.000 ojol tersebut bertujuan untuk bersatu padu dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ojek daring diharapkan dapat membantu kepolisian khususnya memberikan informasi dinamika di lapangan.

“Termasuk juga bagaimana membantu dalam hal menginformasikan terkait peristiwa-peristiwa yang terjadi di jalan, baik itu kecelakaan, peristiwa kejahatan,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan, dengan adanya sinergitas tersebut kepolisian dapat bergerak cepat melakukan penanganan terhadap informasi yang masuk dari driver ojol.

“Bahkan kita harapkan bisa ikut membantu memberikan informasi yang akurat sehingga kita bisa mengungkap kejahatan yang terjadi di jalan yang tentunya ini meresahkan masyarakat,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, ojol dewasa ini menjadi elemen penting dalam hal menggerakan pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun di tingkat daerah. Mereka bergerak sebagai penghubung antara UMKM ,pedagang dan masyarakat.

“Dan ini menjadi satu rantai tersendiri yang tentunya bisa mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Sigit.

Dalam kesempatan ini, ojol juga diberikan pelatihan bantuan hidup dasar oleh Polda Jawa Barat. “Saya juga terima kasih ke Pak Kapolda dan jajaran telah memberikan bantuan latihan penanganan hidup dasar khususnya bagi masyarakat yang mengalami laka lantas. Dan tadi teman-teman dari ojol kamtibmas diberikan pelatihan tersebut dan ini tentunya sangat penting menyelamatkan masyarakat atau jiwa dengan waktu atau golden time yang ada untuk kemudian bisa dirawat lebih lanjut,” papar Sigit.

Di sisi lain, Sigit mengungkapkan dalam menjaga kamtibmas, kunci utama adalah sinergisitas dan kolaborasi seluruh masyarakat dengan seluruh stakeholder. Hal tersebut juga untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kunci sukses pada saat kita mampu sinergi dengam baik gotong royong antara masyarakat dengan seluruh elemen yang ada untuk kemudian melaksanakan upaya kita terus mendukung dan mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat. Mewujudkan Indonesia Emas 2045. Harapan kita sinergi dan kolaborasi ini terus kita jaga,” tutur Sigit.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga meninjau booth Gerai Ojol Kamtibmas Mart, Bengkel Ojol Kamtibmas, Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, SIM Keliling, Samsat Keliling dan SAR Polda Jawa Barat.

Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi para korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta yang kini dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Listyo datang didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro.

Ketiganya juga sempat menerima paparan singkat di posko layanan trauma dan healing dari Psikologi Kepolisian. Tak lama, Listyo dan jajarannya memasuki ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk menemui langsung para korban ledakan SMAN 72 Jakarta Utara.

Data sementara dari posko pelayanan di RSI Cempaka Putih Jakarta, pihak rumah sakit menerima total 39 korban pascaledakan hingga pukul 01.30 WIB dini hari.

Sebanyak 14 korban masih menjalani rawat inap di IGD, sementara 25 pasien lainnya sudah dipulangkan.

Diketahui, korban ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara masih menjalani perawatan medis di RSI Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/11/2025).

Sementara, 25 pasien diperbolehkan pulang. Pantauan SindoNews, sejumlah psikolog kepolisian dan petugas berjaga di posko pelayanan trauma healing yang didirikan di rumah sakit tersebut. Data sementara dari posko pelayanan ini, pihak rumah sakit menerima total 39 korban pascaledakan hingga pukul 01.30 WIB.

Sebanyak 14 korban masih menjalani rawat inap di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sementara, 25 pasien lainnya sudah dipulangkan.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya mendirikan posko pelayanan trauma dan healing di dua rumah sakit pascaledakan di SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025).