Home Blog Page 205

Program CSR- PT. SMM Kolaborasi Positif Bersama DAD Barito Utara 

0

BARITO UTARA- Kebersamaan dan kepedulian sosial kembali dibuktikan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kakteng) melalui program “Koordinasi Positif, Berbagi Keberkahan: Dayak Kuat, Dayak Bermartabat.”

Program ini terwujud atas kerja sama antara DAD Barito Utara, dan PT. Suprabari Mapamindo Mineral (SMM) Group serta dukungan beberapa Perusahaan lainnya yang telah berkontribusi di Barito Utara. Kegiatan yang direalisasikan bertempat di Sekretariat DAD Barito Utara, Jumat (07/11/2025).

Kegiatan tersebut menyalurkan Beraeka ragam bantuan, bermula  dari khitanan masal gratis bagi 10 anak kurang mampu, pemberian insentif guru TPA, sumbangan Al- Qur’an, buku zikir, busana muslim, hingga perlengkapan pemulsaraan jenazah seperti kain kafan, tandu, dan celemek pemandi jenazah.

Coporate Social Reponsibility (CSR)  Advisor PT. SMM Turangga Grup, H. Fakhrur Razy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi lintas lembaga yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah DAD Barito Utara, yang menggandeng kami dalam kegiatan sosial ini. Semoga menjadi berkah,  ke depan bisa dikembangkan untuk bantuan lintas agama,” ujar Fakhrur Razy.

Sementara itu, Mula Dewi Purwanti, selaku Humas Kelembagaan DAD Barito Utara, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi.

“Terima kasih kepada PT. SMM, PT Unirich Megapersada, PT. TOP, PT. Asmin Bara Baronang, ABP, PAMA, Yamaha Pratama Motor, dan PT. Turangga atas dukungan dalam kegiatan ini,” ucap Humas Kelembagaan DAD Barito Utara.

Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat terwujud, bila ada sinergi antara lembaga adat dan dunia usaha, ungkapnya. Ini juga merupakan langkah awal menuju gerakan kemanusiaan berkelanjutan.

Selaras dengan kolaborasi kepedulian sosial dan program lintas Agama. Maka berikutnya, akan menyasar ke anak- anak non- muslim agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat yang sama,” jelas Mula Dewi.   (SS)

Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Persetubuhan Anak Usia 16 Tahun di Gempol

0

PASURUAN — Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Pelaku berinisial MBS (21) telah diamankan petugas pada Kamis (6/11/2025) sekitar pukul 16.00 WIB di rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah, S.Tr.K., S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah hasil gelar perkara menunjukkan adanya dua alat bukti yang cukup.

“Tersangka atas nama (MB) resmi kami tetapkan sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti hasil visum,” ujar AKP Adimas.

Kasus ini bermula saat keluarga korban, remaja perempuan berusia 16 tahun, mendapati korban mengeluh sakit di bagian punggung selama beberapa hari. Korban kemudian dibawa ke RS Asih Abyakta dan menjalani rawat inap selama tiga hari. Hasil pemeriksaan medis mengungkap bahwa korban tengah hamil tiga bulan.

Pihak keluarga yang merasa curiga kemudian menanyakan kepada korban siapa yang bertanggung jawab atas kehamilannya. Korban mengaku bahwa pelaku adalah Muhammad Badrus Shobah, warga satu dusun. Saat dikonfirmasi oleh keluarga di rumah sakit, pelaku mengakui perbuatannya.

Dari hasil penyelidikan, pelaku mengakui telah melakukan persetubuhan terhadap korban berulang kali sejak tahun 2024 hingga Juni 2025 di rumahnya sendiri. Hasil visum menunjukkan adanya robekan lama pada selaput dara serta kondisi korban yang tengah hamil tiga bulan, yang memperkuat bukti tindakan pidana tersebut.

“Kami sudah melakukan penahanan terhadap tersangka dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya,” jelas Kasat Reskrim.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat (1) jo Pasal 76D Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polres Pasuruan menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum serta melindungi anak dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika mengetahui adanya kekerasan terhadap anak. Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama,” tegas AKP Adimas.

Roling Jabatan Perangkat Desa Tapanrejo Syarat Adanya Kepentingan Politik

0

Gempurnews.com| Banyuwangi– Satu bulan berlalu polemik perombakan atau roling jabatan di pemerintahan Desa Tapanrejo Kecamatan Muncar masih menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat hingga menimbulkan mosi tidak percaya dari berbagai tokoh masyarakat, hal ini dipicu oleh ketidak puasan masyarakat akan keputusan yang dianggap syarat kepentingan politik.

Salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menilai adanya beberapa posisi dalam struktur pemerintahan desa tidak diisi berdasarkan kompetensi yang sesuai. “Saya menyayangkan adanya kepala dusun yang ditarik ke posisi bagian umum, yang beliaunya sendiri menyadari bahwa dirinya tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut. Bahkan parahnya posisi Sekdes justru digeser menjadi Kepala Dusun,” ujarnya.

Tokoh masyarakat tersebut menyimpulkan kebijakan ini hanya berdasarkan selera kepala desa, “Kesimpulannya hal ini dilandasi oleh selera kades atau adanya rasa suka atau tidak suka, mengingat selama ini ada ketidak harmonisan didalam pemerintahan desa,” Tandasnya.

Sekertaris Desa Tapanrejo Mohamad Hasim Malik Ibrahim saat ditemui awak media menyampaikan, “Saya tidak ingin menyampaikan pernyataan apapun mengingat semua sudah menjadi kewenangan kepala desa, yang jelas sebagai bawahan saya menghormati keputusan Kepala Desa selama proses Administrasi bisa diselesaikan dengan baik.” Singkatnya menjawab polemik di pemerintahan desanya, Kamis (06/11/2025).

Hingga berita ini dimuat, belum ada pernyataan resmi Kepala Desa Tapanrejo, Drs. Sulaiman guna menanggapi polemik perputaran jabatan di pemerintahan desanya. Awak media telah berulang-kali mencoba untuk mengkonfirmasi, namun tidak pernah mendapti yang bersangkutan berada dikantornya.

Masyarakat Desa Tapanrejo sendiri hingga kini masih dalam tanda tanya besar akan polemik roling jabatan yang dianggap syarat dengan kepentingan politik, mereka berharap agar proses pemerintahan bisa berjalan secara profesional dan berlandaskan asas keadilan serta kompetensi. (*/S)

Polri Kerahkan Brimob untuk Evakuasi dan Pengamanan Pascagempa di Tarakan

0

Tarakan, Kalimantan Utara — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korps Brimob Polri bergerak cepat melakukan langkah tanggap darurat pascagempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Tarakan dan sekitarnya, pada Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 17.40 WITA.

Berdasarkan laporan awal, gempa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan rumah warga mengalami kerusakan, meski hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.

Sebagai respon cepat, Brimob Polri mengerahkan 1 SST Kompi 2 Yon A Tarakan dan 1 SST dari Detasemen Gegana untuk melaksanakan evakuasi warga terdampak serta patroli pengamanan di sejumlah titik rawan, termasuk di sekitar swalayan yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti penjarahan di area terdampak bencana.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan bahwa Polri melalui satuan Brimob terus bersiaga untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Polri, khususnya Korps Brimob, langsung diterjunkan ke lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi dan memastikan keamanan warga. Saat ini, personel di lapangan juga melakukan patroli di area yang mengalami kerusakan untuk mencegah potensi penjarahan,” ujar AKBP Erwin S. Manik.

Ia menegaskan bahwa penanganan situasi dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri hadir di tengah masyarakat, terutama saat situasi darurat. Kami terus memonitor perkembangan di Tarakan dan siap menambah personel bila dibutuhkan,” tambahnya.

Temukan Pelanggaran Ekspor Produk CPO, Kapolri: Perintah Presiden Kurangi Kerugian Negara!

0

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri konferensi pers operasi gabungan DJBC-DJP Kemenkeu dan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri terkait temuan 87 kontainer pelanggaran ekspor produk turunan CPO (Crude Palm Oil) di TPS Multi Terminal Indonesia – NPCT Common Area, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11/2025).

Sigit mengungkapkan, temuan ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait upaya untuk mengurangi potensi terjadinya kerugian negara.

“Alhamdulillah, sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto terkait dengan upaya untuk terus mengurangi potensi kerugian-kerugian negara maka kami, Polri, membentuk Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara,” kata Sigit dalam jumpa pers yang dihadiri sejumlah stakeholder terkait.

Setelah dibentuknya Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri, kata Sigit, tim tersebut langsung bersinergisitas dengan lembaga lain dalam melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kerugian negara.

“Alhamdulillah, hasil kerja sama dengan Dirjen beacukai, beberapa waktu yang lalu telah dilakukan kegiatan pendalaman dengan sistem mirroring analisis Satgasus terhadap PT MMS terkait dengan adanya kelonjakan yang luar biasa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Naik hampir 278 persen. Dan ini tentunya menjadi hal yang anomali dan dilakukan pendalaman oleh tim,” ujar Sigit.

Sigit menjelaskan, setelah dilakukan pendalaman bersama seluruh pihak, dilakukan pemeriksaan di tiga laboratorium yang menyatakan bahwa kandungannya tidak sesuai dengan komoditas yang seharusnya mendapatkan kompemsasi bebas pajak.

“Di dalamnya berisi sebagian besar komoditas campuran dari produk turunan kelapa sawit. Ini yang tentunya akan kita tindak lanjuti bersama dengan bea cukai untuk pendalaman. Dan Alhamdulillah dari yang bisa diamankan, ada kurang lebih 87 kontainer yang kita duga melakukan pelanggaran ekspor produk turunan CPO,” ujar Sigit.

1.156 Lulusan Sekolah Inspektur Polisi Siap Bergerak di Lapangan Wujudkan Perubahan Nyata dan Pulihkan Kepercayaan Publik

0

Sukabumi, 6 November 2025 – Sebanyak 1.156 perwira Polri resmi dilantik sebagai lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang II Tahun Anggaran 2025, terdiri dari 1.099 polisi laki-laki (polki) dan 57 polisi wanita (polwan).

Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa para perwira baru tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus segera menunjukkan perubahan nyata di lapangan.

“Hari ini bukan hanya pelantikan pangkat, tetapi titik awal perubahan. Masyarakat menunggu aksi, bukan janji. Tunjukkan di lapangan bahwa kehadiran kalian membawa perbaikan nyata bagi wajah Polri,” tegasnya.

Selama empat bulan pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi, para peserta dibekali pengetahuan kepemimpinan dan keterampilan teknis kepolisian.

Namun Wakapolri menegaskan, ujian sesungguhnya dimulai setelah mereka kembali ke satuan tugas masing-masing.

Perwira Polri tidak lagi hanya sebagai pelaksana perintah, tetapi menjadi pengendali di lapangan yang mampu membimbing anggota, menjaga standar pelayanan, dan memastikan kebijakan pimpinan dijalankan dengan baik di tingkat operasional.

“Sekarang kalian bukan lagi pelaksana, tetapi pengendali di lapangan. Bimbing anggota, jaga standar pelayanan, dan pastikan setiap kebijakan diterjemahkan menjadi tindakan. Jangan biarkan teori berhenti di ruang kelas,” pesan Komjen Pol Dedi.

Ia menekankan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak diukur dari banyaknya laporan atau penghargaan, melainkan dari seberapa besar perubahan yang dirasakan masyarakat di lingkungan tugasnya.

Saat ini, Polri sedang menghadapi tantangan besar dalam memulihkan kepercayaan publik setelah berbagai dinamika dan penurunan citra yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk menjawab tantangan itu, Polri telah mencanangkan program Quick Wins Akselerasi Transformasi dan menerbitkan buku Do’s and Don’ts sebagai panduan perilaku anggota.

Namun Wakapolri mengingatkan agar langkah tersebut tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diwujudkan langsung dalam pelayanan di lapangan.

“Quick Wins bukan di atas kertas. Ukurannya sederhana: masyarakat merasa aman, dilayani dengan hormat, dan percaya bahwa polisi bekerja untuk mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakapolri menyoroti pentingnya memperkuat pelayanan publik melalui optimalisasi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan fungsi PAMAPTA (Patroli dan Pengamanan Tempat).

Kedua unit ini menjadi garda terdepan citra Polri di mata masyarakat. Sebagian besar lulusan SIP akan ditempatkan di fungsi tersebut untuk menunjukkan perubahan nyata dalam pola pelayanan.

“Mulai dari SPKT dan PAMAPTA, ubah cara kerja, ubah cara melayani. Datangi masyarakat lebih dulu, tanggapi cepat laporan, dan pastikan setiap warga merasakan kehadiran Polri yang manusiawi dan tanggap,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menampilkan wajah baru pelayanan Polri yang humanis, profesional, dan cepat tanggap terhadap keluhan publik.

Selain memperbaiki pelayanan, Polri juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana dan kejahatan nasional.

Dalam sebulan terakhir, tercatat 228 kejadian bencana di berbagai daerah dengan total kerugian mencapai Rp129 miliar. Wakapolri menegaskan bahwa Polri harus selalu hadir di garis depan untuk membantu masyarakat dan memastikan keamanan tetap terjaga.

Ia juga menyoroti tiga prioritas nasional yang harus menjadi fokus seluruh jajaran: pemberantasan narkoba, penindakan penyelundupan, dan perang terhadap judi online.

“Tiga hal ini tidak bisa ditunda. Tindakan tegas dan akuntabel harus segera dilakukan di lapangan. Jangan tunggu perintah — inisiatif adalah bentuk pengabdian,” tegasnya.

Dalam menghadapi tantangan era digital, Wakapolri juga mengingatkan agar seluruh perwira bijak menggunakan media sosial. Di era post-truth, reputasi Polri bisa dibangun atau dihancurkan hanya dengan satu unggahan.

Karena itu, ia meminta agar seluruh anggota menjaga nama baik pribadi dan institusi, serta menggunakan media sosial untuk menebarkan kepercayaan publik.

“Reputasi Polri tidak hanya dibangun di kantor, tetapi juga di ruang digital. Gunakan media sosial untuk menebar kepercayaan, bukan kontroversi,” pesannya.

Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa pelantikan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian baru sebagai perwira Polri yang berintegritas, empatik, dan profesional.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak membutuhkan polisi yang sempurna, tetapi polisi yang hadir, peduli, dan dapat diandalkan.

“Jangan tunggu momentum. Ciptakan momentum dari lapangan. Kepercayaan publik hanya bisa diraih dengan tindakan yang konsisten, sopan, dan sigap. Tunjukkan bahwa kalian adalah perwira Polri yang hadir membawa solusi, bukan sekadar seragam baru,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, Polri menegaskan bahwa kehadiran 1.158 perwira baru lulusan Sekolah Inspektur Polisi Angkatan ke-54 Gelombang II akan menjadi motor penggerak perubahan nyata dalam tubuh Polri.

Mereka diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan berintegritas, serta menjadi wajah baru Polri yang siap hadir dan bekerja langsung untuk masyarakat. (*)

Serah Terima Jabatan Kepala Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) Pemalang

Gempurnews | Pemalang – Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah bertempat di Aula Madrasah (MAN) Pemalang. Kamis (6/11/25) pagi.

Serah terima jabatan Kepala Madrasah Aliyah Negeri ( MAN) Pemalang adalah proses formal penyerahan tugas dan tanggung jawab kepemimpinan madrasah dari Kepala madrasah lama kepada Kepala madrasah baru dengan tujuan untuk memastikan kelancaran transisi kepemimpinan dan kesinambungan program program madrasah.

Sebelum acara resmi dimulai terlebih dulu diisi dengan penampilan Bapak/Ibu guru menyampaikan beberapa lagu .
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang, (Syarif Hidayat S.Ag.,M.S.I ) Plt. kepala MAN Pemalang ( Nurkholis Indaka S.Pd.) Ketua Komite MAN Pemalang ( Dr. Sufaat.,M.Pd )Kepala MAN Se – Karsidenan Pekalongan, para guru dan staf tata usaha.

Menandai pembukaan sertijab dipimpin langsung oleh pembawa acara,dilanjutkan dengan pembacaan ayat ayat suci Alquran, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Mars MAN Pemalang.

Dalam momen ini Kepala Kantor Kementerian Agama Pemalang Syarif Hidayat menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar kepada Kepala Madrasah baru untuk bersama sama membawa MAN Pemalang menjadi sekolah yang semakin maju dan berprestasi.

Saya mohon doa dan dukungan semua pihak agar beliau dapat melanjutkan program program yang sudah berjalan dengan baik. “tuturnya.

Sementara itu H. Amaludin,S.Ag., M. Pd.I., Sebagai Kepala Madrasah baru menuturkan komitmen nya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat karakter peserta didik, dan saya akan menjaga amanah ini sebaik baiknya serta saling membahu untuk memajukan MAN Pemalang menjadi lebih baik lagi ke depannya. “ucapnya.

Ketua Komite MAN Pemalang ( Dr. Sufaat.,M.Pd ) mengapresiasi dan ber terimakasih atas pengabdian Plt Kepala Madrasah serta berpesan kepada Kepala Madrasah baru dapat berkolaborasi untuk memajukan MAN Pemalang.

Saya berpesan kepada semua pihak untuk bekerja sama, gotong royong jaga keharmonisan di lingkungan madrasah, dan selamat kepada H. Amaludin., S.Ag., M.Pd., Untuk menjalankan tugasnya sebagai Kepala MAN Pemalang. “pungkasnya.

Acara Sertijab berjalan dengan lancar penuh khidmat, dan di akhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima kemudian di lanjutkan dengan makan bersama dan sesi foto bersama.  (yn26)

“Ujian Pemetaan Potensi ASN Pakpak Bharat Dimulai,Bupati Buka Acara”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor membuka pelaksanaan Ujian Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN (Profiling ASN) bagi ratusan pejabat struktural dan fungsional dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat hari ini (06/10/2025). ujian berbasis CAT Sistem ini dilaksanakan dalam upaya mendorong percepatan penyediaan data potensi dan kompetensi ASN guna mendukung pembangunan dan penerapan managemen talenta pada Instansi Pemerintah.

Talent pool ini sebenarnya adalah inisiatif kita, yang pastinya akan bermanfaat bagi teman-teman sekalian dimasa yang akan datang. Tujuannya supaya kita memiliki basis data yang lebih lengkap serta punya persiapan untuk mengisi jabatan-jabatan strategis dimasa yang akan datang. Selamat mengikuti ujian ini semoga bermanfaat bukan untuk kami, tetapi untuk diri kalian semua untuk bisa mengembangkan karier di Kabupaten tercinta ini, ucap Bupati dalam sambutannya.

Sementara itu Kepala Kantor Regional VI Badan Kepegawaian Negara, Dr. Jandri Haposan Simanungkalit, S.Si, M.Si yang hadir secara online mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam penyelenggaraan ujian pemetaan potensi ASN ini.

ini yang pertama kali kita selenggarakan di wilayah kerja Kantor Regional VI BKN, luar biasa Pakpak Bharat, gerak cepat yang patut kita apresiasi. Kolaborasi yang luar biasa menurut saya dan pastinya akan terus kami dukung, ucap dia.

Porfiling ASN ini akan dilaksanakan selama dua hari dan dibagi dalam beberapa sesi mengingat keterbatasan jumlah perangkat Komputer Asisted Test yang tersedia. Ujian ini diikuti segenap pejabat struktural dan fungsinal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.(Tumangger)

Wabup Barito Utara Menghadiri Upacara Penutupan Kegiatan TMMD Reguler ke- 126 Kodim 1013/Mtw Desa Jamut  

0

BARITO UTARA- Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md hadir pada upacara 
Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke- 126 tahun 2025 di wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, yang terpusat di desa Jamaut Kecamatan Teweh Timur, Kabupatem Barito Utara, Kalimantan Tengah. (Kalteng) kegiatan ini resmi ditutup Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XXII Tambun Bungai, Brigadir Jendral (Brigjen) TNI Sugiyono, dan telah dilaksanakan bertempat pada halaman Kantor Pemerintah Kabupaten barito Utara, Kamis (6/11/2025) 

Upacara penutupan kegiatan TMMD ke- 126 turut dihadiri Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, Staf ahli Bupati, Kepala Perangkat daerah, Kasdam XXII Tambun Bungai Brigadir Jendral TNI Sugiyono, Dandim 1013 Muara Teweh Agussalim Tuo, SH. M. IP, Kapolres Barito Utara, kejari Barito Utara. 

Saat dilangsungkan upacara penutupan kegiatan TMMD Reguler ke- 126 tahan 2025 di desa Jamut, sebagai Inspetur upacara Kasdam XXII Tambun Bungai Brigjen TNI Sugiyono, sedangkan Komandan upacara Pasi Log Dim 1013 Muara Teweh, Kapten Inf. M. Guntur.

Disela- sela dalam upacara penutupan kegiatan TMMD Reguler ke-126 tahun 2025, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TMMD ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, yang terkhusus dibumi Iya Mulik Bengknag Turan, Barito Utara yang kita cintai ini.

“Dari hasil kegiatan TMMD Reguler ke- 126 ini, baik itu akses jalan lingkungan maupun rumah yang sudah direhap menjadi layak huni, kiranya dapat dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat desa Jamut  Kecamatan Teweh Timur dengan sebaik- baiknya,” harap Wabup Felix Tingan. 

Pemerintah daerah dan TNI akan selalu hadir untuk membantu dalam mempercepat pemerataan pembangunan disegala bidang,” ungkap wakil Bupati Barito Utara.

Usai upcara penutupan kegiatan TMMD ke-126 juga dirangkaikan  dengan kegiatan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat, serta peninjauan posko utama TMMD ke- 126 Kodim 1013 Muara Teweh. Dengan berakhirnya kegiatan ini, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh dalam membangun daerah, khususnya di wilayah pedalaman. (SS)

Disdikbud Pemalang Gelar Sosialisasi Dana BOS : Aplikasi ARKAS Dan SIPD

Gempurnews | Pemalang – Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang melalui Plt. Kasi SMP, Fadjril Qoriati W, SE.,Ak.,ME (Dini), telah melaksanakan sosialisasi terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang. Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan penggunaan dana BOS yang efektif dan efisien demi peningkatan kualitas pendidikan di tingkat SMP se-Kabupaten Pemalang. Kamis (6/11/2025)

Dalam sosialisasi tersebut, Dini menekankan beberapa poin penting, antara lain:

  • Pemberian Honor: Penggunaan dana BOS untuk pemberian honorarium harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diprioritaskan untuk tenaga pendidik dan kependidikan yang memenuhi syarat.
  • Pemeliharaan Sekolah: Alokasi maksimal 20% untuk pemeliharaan sekolah harus dimaksimalkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh anak sekolah.
  • Pengadaan Buku Literasi: Minimal 10% dari dana BOS harus dialokasikan untuk pengadaan buku literasi bagi guru. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai Pembelajaran Mendalam (PM), Koding dan Kecerdasan Artificial (KKA).
  • Pemeliharaan Kompetensi dan Jaringan: Dana BOS juga diharapkan dapat digunakan untuk memelihara dan meningkatkan kompetensi guru serta membangun jaringan yang kuat dalam rangka persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademi  (TKA).

Fokus utama sosialisasi adalah sinkronisasi antara aplikasi ARKAS yang digunakan sekolah dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang dikelola oleh pemerintah daerah. Sinkronisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh alokasi dana pendidikan termonitor secara terintegrasi.

“Aplikasi SIPD sudah nyambung langsung dengan ARKAS. Jadi apa yang disusun oleh sekolah itu bisa ditarik dan dipantau langsung oleh Pemerintah daerah,” jelas Dini, PLT Kasi SMP Disdikpora Pemalang.

Dari hasil rekapitulasi anggaran yang telah masuk dalam sistem, tercatat alokasi dana untuk SD reguler mencapai Rp115 miliar, SMP Rp 56 miliar, PAUD Rp 19 miliar, dan kesetaraan atau PKBM Rp 9 miliar. Total anggaran pendidikan yang akan dikelola oleh satuan pendidikan di seluruh Kabupaten Pemalang mencapai lebih dari Rp 200 miliar.

Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang menegaskan fungsinya dalam perencanaan, monitoring, dan pelaporan, meskipun pengelolaan anggaran berada di tangan sekolah. “Anggaran ini seksi, karena besar. Tapi bukan dinas yang mengelola, melainkan sekolah. Namun dinas tetap harus ikut bertanggung jawab atas laporannya,” tambah Dini.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari perencanaan awal tahun, dengan evaluasi yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun. Evaluasi tersebut bertujuan untuk memantau pelaksanaan anggaran dan memungkinkan penyesuaian anggaran seiring dengan jadwal APBD yang berjalan.

“Dengan cara ini, diharapkan tidak lagi ada celah bagi sekolah untuk lalai dalam pelaporan keuangan ataupun menyimpang dari aturan yang berlaku. Semuanya terintegrasi, dan tentu termonitor,” tegas Dini.

Kegiatan ini ditutup dengan harapan agar seluruh sekolah dapat memahami Standar Operasional Prosedur (SOP), disiplin dalam perencanaan, serta bijak dalam penggunaan dana pendidikan yang telah digelontorkan Pemerintah. (y)