Home Blog Page 302

POLRES KEDIRI MENGGELAR PATROLI SEKALA BESAR ANTISIPASI DI KEDIRI

0

Kediri, Polres Kediri menggelar patroli skala besar sebagai langkah antisipasi hal yang tidak diinginkan pasca terjadinya kerusuhan dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Sabtu malam (30/8/2025).

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP, dengan tujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

“ Patroli skala besar ini sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan susulan. Kami menyisir sejumlah titik rawan dan lokasi yang sebelumnya menjadi pusat konsentrasi massa,” ucap AKBP Bramastyo, pada Minggu (31/8/2025).

Personel gabungan pada kegiatan patroli skala besar ini dilakukan dengan menyasar area perkantoran pemerintah, fasilitas publik, pusat perbelanjaan, serta ruas-ruas jalan utama.

Selain itu, personel juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

” Mari kita bersama-sama menjaga wilayah Kabupaten Kediri yang aman dan nyaman serta kondusif,” jelas Kapolres Kediri.

Sementara itu, dalam kerusuhan yang terjadi sebelumnya, sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, termasuk pembakaran kendaraan, perusakan kantor pemerintahan, dan lainnya.

Kemudian personel gabungan melakukan patroli skala besar sebagai langkah antisipasi hal yang tidak diinginkan.

“ Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas. Patroli bersama ini sebagai bentuk memastikan masyarakat aman, nyaman dan kondusif,” ungkap AKBP Bramastyo.

Polres Lumajang Gelar Patroli Malam untuk Antisipasi Kriminalitas

0

Lumajang – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus digencarkan oleh Polres Lumajang. Pada Minggu malam (31/8/2025), jajaran kepolisian melaksanakan patroli skala besar di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah Kabupaten Lumajang.

Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Regu Kompi C, Ipda Zainul Abidi, bersama sejumlah personel.

Kegiatan dimulai dari Mapolres Lumajang dan menyusuri jalur utama kota hingga kawasan pemukiman serta pusat keramaian.

Rute patroli di antaranya meliputi Jalan Jendral Sutoyo, Moh. Yamin, Dr. Soetomo, Panglima Besar Sudirman, hingga sejumlah lokasi vital seperti Hotel Aston Inn Lumajang, Bank BCA, Toko Sepatu GM Lumajang, dan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

Polisi juga melakukan pengawasan di kawasan Jalan Kapten Kyai Ilyas, Agus Salim, Sastrodikoro, hingga Jendral Panjaitan yang kerap menjadi jalur aktivitas masyarakat pada malam hari.

Ipda Zainul Abidi menjelaskan, patroli malam merupakan kegiatan rutin kepolisian sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada warga.

“Kegiatan ini untuk mencegah potensi tindak kriminalitas seperti pencurian, balap liar, hingga tindak kejahatan jalanan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa beristirahat dengan tenang tanpa khawatir terhadap gangguan Kamtibmas,” ujar Ipda Zainul.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga berinteraksi dengan masyarakat, mulai dari penjaga toko, petugas keamanan hotel, hingga pengunjung rumah sakit.

Polisi memberikan imbauan agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, tidak memarkir kendaraan sembarangan, serta selalu mengunci ganda motor maupun mobil untuk menghindari aksi pencurian.

Selain itu, patroli malam juga difokuskan untuk mendeteksi potensi kerawanan yang dapat memicu gangguan keamanan. Polisi tidak segan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun individu yang dianggap mencurigakan.

“Kami berupaya hadir di titik-titik yang dinilai rawan. Jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan, anggota langsung melakukan pemeriksaan sesuai prosedur. Hal ini demi keselamatan masyarakat,” tegas Ipda Zainul.

Ia menambahkan, patroli malam hari tidak hanya bersifat penindakan tetapi juga pencegahan. Dengan adanya kehadiran polisi di lapangan, diharapkan dapat menurunkan niat para pelaku kejahatan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian.

Polres Lumajang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan di lingkungannya. Kolaborasi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya suasana kondusif di Kabupaten Lumajang.

“Kami mengimbau warga untuk segera melapor apabila melihat atau mengalami kejadian mencurigakan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula kami bisa mengambil langkah,” tutur Ipda Zainul.

Patroli malam yang dilakukan Polres Lumajang mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku merasa lebih aman dengan adanya mobilitas polisi di wilayah perkotaan hingga kawasan permukiman.

Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang Gelar Patroli Malam Antisipasi 4C di Jalan Lintas Timur

0

Lumajang – Polres Lumajang melalui Tim Pemburu Kejahatan kembali meningkatkan kegiatan patroli untuk mencegah tindak kriminalitas di wilayah hukumnya.

Pada Minggu malam (31/8/2025) hingga Senin dinihari, patroli difokuskan di sepanjang Jalan Lintas Timur (JLT) yang dikenal sebagai jalur rawan tindak kejahatan jalanan.

Patroli tersebut dipimpin langsung Katim Tim Pemburu Kejahatan, Ipda Firdaus Nugroho Wiratama, dengan mengerahkan personel menggunakan kendaraan roda dua.

Mobilitas patroli dengan sepeda motor dipilih agar petugas lebih leluasa melakukan pemantauan dan cepat bergerak jika menemukan hal yang mencurigakan.

“Patroli kali ini kami fokuskan pada antisipasi tindak kriminalitas 4C, yaitu curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dan curhewan (pencurian hewan ternak). Empat kejahatan ini masih menjadi ancaman yang sering terjadi, terutama di jalur lintas dan kawasan sepi,” jelas Ipda Firdaus.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penyisiran sepanjang JLT, menghentikan beberapa kendaraan untuk pemeriksaan kelengkapan, serta memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Selain itu, Tim Pemburu Kejahatan juga berinteraksi dengan warga sekitar yang masih beraktivitas pada malam hari, memberikan imbauan kamtibmas, serta mengajak untuk bersama-sama menjaga keamanan Lingkungan.

Sementara itu, Ipda Firdaus juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas. Ia mengimbau warga untuk selalu waspada, terutama saat memarkir kendaraan maupun menjaga hewan ternak.

“Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada kepolisian. Kecepatan informasi sangat membantu kami dalam melakukan penindakan. Kami siap bergerak kapan pun untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pada malam hingga dinihari.

“Polres Lumajang berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jalan Lintas Timur adalah jalur vital yang harus dipastikan kondusif karena sering dilalui masyarakat dari berbagai daerah. Dengan patroli intensif, kami ingin menutup ruang gerak para pelaku kejahatan,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, Tim Pemburu Kejahatan dibentuk khusus untuk bergerak cepat menindak potensi kriminalitas. Dengan pola patroli menggunakan sepeda motor, petugas dapat menjangkau lokasi-lokasi rawan yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

“Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai ada warga yang takut keluar rumah atau bepergian pada malam hari karena khawatir tindak kriminalitas. Oleh karena itu, patroli ini akan terus kami tingkatkan,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

Polres Lumajang Kerahkan Seluruh Fungsi Gelar Poros Pagi, Antisipasi Laka Lantas dan Beri Rasa Aman Warga

0

Lumajang – Guna memberikan rasa aman dan lancar bagi masyarakat, Polres Lumajang menerjunkan seluruh fungsi kepolisian untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dalam kegiatan poros pagi, Senin (1/9/2025).

Kegiatan dimulai pukul 06.15 hingga 07.15 WIB di sejumlah titik rawan kemacetan maupun kawasan sekolah di wilayah perkotaan Lumajang.

Poros pagi ini melibatkan personel dari berbagai satuan, di antaranya Sat Samapta, Satlantas, Sat Intelkam, Satreskrim, hingga Sat Binmas.

Mereka disebar ke berbagai lokasi strategis, mulai dari perempatan jalan utama, pertigaan yang ramai kendaraan, hingga depan sekolah yang padat aktivitas pada jam masuk belajar.

Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menjelaskan bahwa kegiatan poros pagi merupakan rutinitas harian kepolisian sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat.

Personel tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga hadir untuk memberikan rasa aman, terutama bagi para pelajar.

“Di depan sekolah, personel membantu menyebrangkan siswa yang hendak masuk agar lebih aman dan tertib. Sementara di perempatan maupun pertigaan, anggota mengatur arus kendaraan untuk mencegah kemacetan serta mengantisipasi kecelakaan lalu lintas,” terang Ipda Untoro

Selain itu, polisi juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara yang melintas agar selalu berhati-hati, mengutamakan keselamatan, serta mematuhi aturan lalu lintas. Edukasi lapangan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Lumajang.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan bahwa kegiatan poros pagi akan terus dilakukan setiap hari kerja. Polres Lumajang menempatkan pengaturan lalu lintas di jam sibuk sebagai prioritas untuk memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar.

“Kami ingin memastikan warga, khususnya anak-anak sekolah, bisa berangkat dengan aman. Begitu pula dengan para pengguna jalan lainnya, baik yang menuju tempat kerja maupun aktivitas lain, tidak terganggu oleh kemacetan atau risiko kecelakaan. Kehadiran polisi di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan kami,” tegasAKBP Alex

Alex juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap aturan sangat membantu terciptanya keamanan dan ketertiban bersama.

“Kami imbau para pengendara agar tidak terburu-buru, selalu gunakan helm, sabuk pengaman, serta utamakan keselamatan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan semua pihak agar Lumajang menjadi kota yang aman dan tertib,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan kegiatan poros pagi dapat terus memberi dampak positif. Selain menekan angka kecelakaan lalu lintas, kegiatan ini juga memperkuat rasa kehadiran polisi di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan.

Wahyu Widyatmoko; Cimahi Sudah Memiliki Sekolah Rakyat

0

Cimahi,Senin(01/09/2025)
Reses masa persidangan II Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko dalam penyampaiannya menggunakan konsep yang berbeda.

Dihadapan para Konstituennya yang hadir lebih dari 200 peserta, yang hadir malah mencapai 300 peserta,digelar di Valore Hotel The Edge, Jl. Baros No.57, Kecamatan Cimahi Selatan,Kota Cimahi.Kegiatan dimulai sekira pukul 19.30 WIB sampai pukul 21.00 WIB, Minggu (31/8/2025).

“Penjelasan saya terkait dengan masalah reses, mungkin saya pakai konsep yang berbeda dengan yang lainnya,” ungkap Wahyu.
informasi-informasi yang disampaikan yang terkait dengan pendidikan,khususnya Sekolah Rakyat.

“Terutama tentang Sekolah Rakyat, insya Allah kita akan perjuangkan agar, para siswa dan siswi yang tidak mampu, terutama Sekolah Menengah Pertama swasta, agar Pemerintahan Kota tetap peduli, serta memberikan sebisa mungkin untuk digratiskan,” terang Wahyu.

Beberapa usulan dari masyarakat terkait masalah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menurut Wahyu tetap, akan dikawalnya kepada Pemerintahan Kota yang memiliki kebijakan.

“Hal itu sudah dibahas dalam KUAPPAS, ditahun 2026 tapi kan ini untuk tahun 2027,” jelasnya.

Menurut Wahyu, bahwa program Rutilahu itu tetap ada, dan akan dikawal terus oleh Wahyu,

“Rutilahu itu harus tepat sasaran, dan perlu adanya verifikasi faktual di lapangan, jangan sampai nanti salah sasaran, setiap program yang diberikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Begitupula harapan Wahyu, kepada Pemerintah Kota, semua reses anggota DPRD Kota Cimahi, terealisasi, dengan melihat verifikasi faktual dilapangan,” tambahnya.

Wahyu juga dalam resesnya tersebut, dicontohkan ada warganya yang mengajukan Rutilahu,

“Tetapi rumahnya misalkan tingkat tujuh, mobilnya sepuluh, seperti itulah sudah barang tentu oleh pemerintah tidak mungkin akan direalisasikannya,” imbuh Wahyu

Wahyu juga menjelaskan, bahwa yang memastikan pengajuan proposal warga masalah Rutilahu,

“Yang memastikan berjalan atau tidaknya, dapat terealisasi itu, dari Dinas terkait, yaitu Dinas DPKP,” cetus Wahyu.
Ditambahkan pula oleh Wahyu, dalam resesnya tersebut, terkait masalah rencana pendirian sekolah rakyat, yang diinstruksikan oleh Pemerintahan pusat yang harus digalakan.

Menurut Wahyu yaitu untuk sekolah Rakyat tingkat SMP, rencananya didirikan di Leuwigajah.
“Yaitu disamping gedung Abiyoso dan Borma, dan di dekat Dinsos Jawa Barat dekat Polres, adalah sekolah Rakyat terintegrasi, berdiri Sekolah Rakyat SMP dan SMA,” terang Wahyu.

Begitupula dalam akhir penjelasannya, menurut Wahyu, bila terkait ajuan-ajuan warga dalam tahun-tahun sebelumnya belum terealisasi, maka dalam tahun berikutnya, ajuan yang sama akan diajukan kembali.

“Program pengajuan warga yang diusulkan sama, untuk diusulkan kembali tidak jadi masalah, karena bisa jadi usulan-usulan yang lama itu memang belum direalisasikan, sehingga harus diajukan kembali, karena konsep SIPD Sistem Informasi Pemerintahan Daerah satu tahun sekali, jadi ketika pengajuannya tidak terealisasi, harus mengajukan ulang,”Pungkas Wahyu.

Achmad Syafei

JPKP menanggapi Gejolak Situasi Negara Memanas menimbulkan Berbagai Gejolak ditengah masyarakat.

0

Gempur News Blitar. tanggal 31agustus 2025 diindonesia,hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh undang-undang Nomer 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Undang-undang ini merupakan turunan dari pasal 28E ayat (3) undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Kami, keluarga besar aktivis Pimpinan Daerah blitar “Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan”ketua Choirul fuad(DPD JPKP) Kabupaten Blitar Blitar, mengajak seluruh elemen masyarakat dan tokoh lintas agama Kabupaten Blitar untuk bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Blitar agar tetap kondusif, terutama dalam menghadapi dinamika yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
Keprihatinan yang mendalam atas dinamika yang terjadi. Kami memahami bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat Dan aspirasi sebagaimana dijamin dalam konstitusi. Namun demikian kami juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban,keamanan,serta tidak melakukan tindakan anarkis atau merusak fasilitas umum kami mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Blitar dan kota blitar untuk menjaga suasana kondusif,saling menahan diri ,serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya situasi yang aman,damai dan sejuk. Ulasannya.

” sugeng widodo. Spd,Ketua DPDJPKP Kota Blitar menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa adalah bagian dari hak menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun, perlu digarisbawahi bahwa kebebasan tersebut harus dilakukan secara tertib dan tidak boleh disertai dengan tindakan anarkis, seperti merusak fasilitas umum, sarana prasarana milik pemerintah, maupun situs bersejarah.

Jika hal-hal tersebut terjadi, maka dampak negatifnya justru akan dirasakan oleh masyarakat luas. Untuk itu, kami mengimbau agar semua pihak tetap bijak, saling menahan diri, dan menjaga ketertiban demi menjaga kedamaian serta nama baik Kota Blitar yang dikenal sebagai kota yang berbudaya dan damai. Tutupnya [fd/sdr]

Polres Pasuruan Hadir Membersamai Aksi Damai Mahasiswa di TMP Bangil

0

PASURUAN – Polres Pasuruan hadir membersamai aksi damai yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bangil, Minggu (31/8/2025).

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pasuruan itu berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kabagops Polres Pasuruan menyampaikan bahwa kepolisian mendukung penyampaian aspirasi mahasiswa sepanjang dilakukan secara damai.

“Kami hadir di sini untuk mendukung adik-adik mahasiswa menyampaikan aspirasi, sekaligus mohon maaf atas insiden yang telah terjadi. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali, dan mari kita serahkan semuanya pada hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Aksi mahasiswa yang dipimpin Ketua BEM Pasuruan Raya, Ubaidillah, dilakukan dengan orasi, doa bersama, pembacaan sumpah mahasiswa, hingga sholat ghaib. Dalam orasinya, Ubaidillah menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara terhadap persoalan bangsa.

Menurutnya, TMP dipilih sebagai lokasi karena selain menyampaikan aspirasi, mereka ingin memanjatkan doa bagi para pahlawan dan korban yang menimpa seorang driver ojek online, Affan Kurniawan.

Orasi juga diwarnai aksi simbolik menuliskan tuntutan di dalam bingkai kertas. Sejumlah mahasiswa menegaskan bahwa aspirasi mereka lahir dari hati nurani dan semata-mata demi keadilan.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 14.25 WIB dengan apel pengamanan Polres Pasuruan. Selanjutnya mahasiswa menggelar orasi, doa bersama, hingga sholat ghaib sebelum menutup aksi pada pukul 16.35 WIB.

Selama kegiatan, Polres Pasuruan ikut mengawal dan memastikan jalannya acara dengan aman dan kondusif.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla. menegaskan komitmennya untuk terus menjaga suasana kondusif sekaligus membuka ruang bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam menyampaikan aspirasi dengan cara damai.(Qomar)

ADA FESTIVAL KARNAVAL DI DESA PLOSO GENUK KECAMATAN PERAK DALAM RANGKA PERAYAAN HUT RI KE 80

0

JOMBANG – gempurnws.com. Dalam rangka memperingati hari ulang tahun HUT RI ke 80 Desa Ploso Genuk Kecamatan Pera Kabupaten Jombang menyelengarakan festival karnaval rakyat.

Acara festival karnaval dilaksanakan hari Minggu 31 Agustus 2025 secara resmi di buka oleh Kepala Desa Ploso Genuk PURNAMI mengapresiasi masyarakat yang mau merayakan dan mengikuti jalannya festival ini, meskipun keadaan perekonomian yang belum stabil tapi semangat dan antusias masyarakat sangat menghargai jerih payah pejuang pejuang terdahulu.

“Saya sangat apresiasi atas ikut serta Bapak Ibu sekalian karena saat ini keadaan ekonomi kita belum stabil tapi semangat juang atas jerih payah pejuang kita itu yang sangat kita hargai untuk itu saya sekali lagi memberikan Apresiasi yangbsangat tinggi atas partisipasi Bapak Ibu, adik, anak dan semuanya yang merayakan festival ini, pidato pembukaan Kades Purnami “.

Dari pengamatan awak media nampak perayaan karnaval ini diikuti masyarakat mulai dari pelajar, organisasi kepemudaan, kelompok kesenian, kebudayaan Hingga warga desa dari berbagai elemen. Dengan penuh kekompakan dan kebersamaan juga semangat kreatifitas peserta agar penampilannya dan menarik dan menghibur. salah satu pesertayang tidak mau disebut namanya sangat antusias saat di wawancarai awak media sangat senang diadakannya festival ini ” Wah seneng sekalibisa ikut serta dalam perayaan ini kata peserta “.

Sepanjang Rute dari Star sampai Finis nampak penonton juga pedagang berjejer dengan tertib menyaksikan festival ini salah satu pedagang es degan bernama Agus menyatakan sangat bersyukur dengan adanya festival ini dagangannya bisa laris dari hari biasanya. ” Alhamdulillah pak, ada karnaval dagangan saya laku laris manis omzetnya bertambah dari hari biasanya ujar Agus ke awak media”.  ( Iwan / AFR

Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) Laksanakan Rakernas dan HUT Peradin ke-61 di Cirebon

Cirebon, Jum’at(29/08/2025)
Bertempat di Hotel Apita Cirebon, Jalan Tuparev No.323 Kedawung Kacamatan Kedawung Cirebon. Kegiatan tersebut diikuti Oleh lebih 100 peserta yang berasal dari berbagai Propinsi di Indonesia.
Kegiatan yang dimulai dengan Workshop yang bertema “Penguatan Peran Advokat dalam Penegakan Hukum Berdasar KUHP dan RUU KUHP” dengan Nara sumber, Ketua Umum Peradin,Assoc Prof. Dr. Firman Wijaya, SH., MH. Bersama Sekretaris Jenderal Peradin, Dr. Hendrik E. Purnomo, S.H., M.H., FInstLM., ACIArb., ALLArb., C.med., menyampaikan Materi yang sangat menarik dan merupakan sarana Diskusi bagi para Anggota Peradin yang berasal dari Berbagai Wilayah di Indonesia.

Usai Worskshop Kegiatan dilanjutkan dengan acara inti yakni, Rakernas Peradin yang akan menentukan arah serta struktur Peradin Kedepan.Pada sela-sela kegiatan Rakernas Peradin, Ketua UMUM Peradin, Assoc Prof. Dr. Firman Wijaya, SH., MH. Menyampaikan,
” Pertama-tama dalam Rakernas dan Ulang Tahun Peradin yang ke-64 ini Kita ingin mengokohkan terutama ko sensasi Ketua yang berkontribusi terhadap Pemerintah dan Masyarakat Kita.Kita akan mengedepankan tidak hanya tidak hanya pemguatan program-program internal namun juga komitmen-komitmen kepada tujuan keadilan,hal itu akan kita lanjutkan terutama dengan mengawal Rancangan Kitab Undang-Undang Acara Pidana.Saya Sebagai Ketua Peradin memiliki spirit yang jelas terutama mengenai Rancangan KUHAP, dan KUHP juga merupakan bagian dari kontribusi kita dan kemarin kita sudah mengadakan audiensi dengan Prmerintah.Kami akan tuntaskan Rancangan KUHAP.Masih ada beberapa catatan klinis,terutama pada fairles,proses kemudian ada yang namanya Restoratif Justice,Bahwa Hakim harus memberikan pengampunan kepada pelaku tindak pidana dan itulah keadilan Pancasila yang sesungguhnya.” terang Ketua Umum Peradin.

Dalam Rakernas PERADIN (Persatuan Advokat Indonesia) yg diselenggarakan di Kota Cirebon pada hari Jum’at dan Sabtu 29 dan 30 Agustus 2025,
JOJO SUHARJO, S.H., M.H. Ketua BPW Peradin Jawa Barat, dengan tema Rakernas tentang “Penguatan Peran Advokat dalam Penegakkan Hukum Berdasarkan KUHP dan RUU KUHAP”,Mengungkapkan,
“Ini sangat penting untuk memastikan keadilan dan kepastian hukum. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan:

  • Membela hak-hak konstitusional warga negara, khususnya dalam proses peradilan pidana
  • Menjaga tegaknya prinsip due process of law dan fair trial
  • Memberikan nasihat hukum kepada klien tentang hak dan kewajiban mereka
  • Mewakili klien dalam berbagai jenis peradilan.
    Penguatan peran Advokat dalam hal memiliki akses penuh dalam memantau proses penyidikan, bukan hanya hadir pasif, kemudian adanya perlindungan dari penyalahgunaan atau kriminalisasi saat menjalankan profesi dan tidak kalah pentingnya terhadap perlindungan percakapan dan dokumen antara klien dan advokat harus dilindungi dari penyitaan atau pemeriksaan, kemudian Advokat juga harus memiliki peran aktif dalam negosiasi penyelesaian perkara pidana di luar Pengadilan,”Ungkapnya.
    Kemugian Ketua Badan Pengurus Wilayah Jawabarat,Jojo Suharjo,S.H.,M.H. menegaskan,
    “Sekarang ini sangat memprihatinkan posisi Advokat sangat lemah terutama akibat masih kurangnya jumlah Advokat yg berpraktek di daerah,karena banyak terkonsentrasi di Kota-kota dan ditambah ketidaksetaraan sering diperlakukan inferior oleh aparat dan belum ada mekanisme perlindungan hukum yang kuat jika advokat mengalami
    intimidasi saat menjalankan tugasnya.”Pungkas Jojo Suharjo.

Achmad Syafei

Ojol & Warga Kompak Bersihkan Pos Polisi yang Dibakar Massa di Surabaya

0

Surabaya – Warga bersama driver ojol membersihkan pos polisi yang dibakar massa aksi pada Jumat (29/8/2025) dini hari. Mereka menyapu, mengepel, hingga membersihkan serpihan kaca di lokasi. Terdapat 3 pos penjagaan yang dibersihkan pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Yakni Pos Lantas Bundaran A. Yani atau Taman Pelangi, Raya Darmo atau Taman Bungkul, dan Wonokromo atau sisi timur KBS.

Di sana, ada puluhan driver ojol dan warga yang bergotong royong membersihkan pos lantas di 2 lokasi. Mereka terlihat begitu kompak membersihkan serpihan pecahan kaca, mengepel lantai, hingga mengecat ulang dinding yang sempat terbakar dan divandalisme oleh massa aksi. Aksi tersebut pun mendapat dukungan dan apresiasi dari pengendara yang melintas. Bahkan, tak sedikit pengendara yang berhenti untuk mengabadikan momen tersebut.

Seperti halnya Septinda. Warga Banyuurip Surabaya itu mengaku senang melihat para driver ojol bersama sama dengan warga membersihkan pos yang sebelumnya menjadi sasaran pengerusakan massa aksi. “Ini tadi pas lewat kok banyak driver ojol ngecat, terus sama teman saya berhenti, sempat ngerekam sebentar. Mereka terlihat kompak sekali,” kata wanita berusia 31 tahun itu di Wonokromo, Sabtu (30/8/2025).

Sementara itu, seorang pengemudi ojol Eko Setiawan mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas kerusakan yang terjadi. Pria yang yang telah berprofesi sebagai ojol selama 9 tahun itu mengaku miris dengan ulah oknum peserta aksi yang merusak fasum. “Demo boleh, tapi tolong jangan rusak kota ini. Surabaya ini rumah kita, tempat kita mencari nafkah,” kata Eko saat ditemui, Sabtu (30/8/2025).

Driver ojol berusia 50 tahun itu mengaku aksi bahu-membahu untuk membersihkan puing-puing dan serpihan bekas kerusuhan itu dilakukan secara spontan. Mereka mengumpulkan sampah, menyapu jalanan, serta membersihkan sisa-sisa pembakaran. Untuk biaya kegiatan pembersihan, ia mengaku sepenuhnya ditanggung secara swadaya. Terutama oleh para pengemudi ojol.

“Ini tadi kami patungan, swadaya (biaya untuk membersihkan lokasi),” ujarnya.
Pembagian wilayah pembersihan dilakukan berdasarkan lokasi pos polisi yang dirusak dan dibakar. Setiap pos polisi diisi oleh 10 hingga 20 orang pengemudi ojol.

Mereka bekerja dengan semangat gotong royong untuk memulihkan kondisi kota Surabaya.