Home Blog Page 305

Akademi PSIL Lambungkan Prestasi Sepakbola Kabupaten Lumajang

0

Lumajang , Gempur News.

Akademi PSIL Lumajang telah menjadi pendorong utama kemajuan sepak bola di Kabupaten Lumajang. Dengan pembinaan pemain sejak usia dini, akademi ini telah mencetak pemain unggul yang berprestasi di tingkat Jawa Timur.

Baru-baru ini, PSIL Lumajang berhasil finis di urutan ke-4 pada Piala Suratin U-17 zona Jawa Timur. Prestasi ini merupakan yang terbaik yang pernah diraih oleh PSIL Lumajang dan menjadi bukti bahwa akademi ini telah berhasil mencetak pemain-pemain muda berbakat.

Ketua PSSI Kabupaten Lumajang, Bambang Heri Kartono, menyampaikan bahwa akademi PSIL telah memberikan andil besar terhadap kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Lumajang. “Akademi PSIL telah menjadi wadah pembinaan pemain muda berbakat di Lumajang, dan hasilnya sudah terlihat dengan prestasi yang diraih oleh PSIL U-17,” ujarnya.

Bambang Heri Kartono juga menyampaikan bahwa akademi PSIL akan terus berupaya meningkatkan kemampuan pemain-pemain muda Lumajang. “Kami akan terus bekerja sama dengan pelatih profesional untuk meningkatkan kemampuan pemain-pemain muda Lumajang, sehingga mereka dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Dengan prestasi yang diraih oleh PSIL U-17, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda Lumajang untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka. Akademi PSIL Lumajang akan terus menjadi wadah pembinaan pemain muda berbakat di Lumajang, dan diharapkan dapat melahirkan pemain-pemain sepak bola yang berprestasi di masa depan.( Joe/BB).

Driver Ojol Gelar Aksi Damai dan Shalat Gaib di Depan Mapolres Pasuruan

0

PASURUAN – Ratusan driver ojek online (ojol) di Kabupaten Pasuruan menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, di depan Mapolres Pasuruan, Jum’at malam (29/08/25).

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan hadir langsung menemui dan berbaur dengan massa aksi. Dalam penyampaiannya, Kapolres menyampaikan belasungkawa dan mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban.

“Kami ikut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita Affan Kurniawan. Mari kita doakan semoga almarhum diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Tuhan YME. Saya juga mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban, sehingga suasana tetap aman dan damai,” ucapnya.

Ketua Asosiasi Driver Online Kabupaten Pasuruan, Harsoyo Utomo, menegaskan aksi yang digelar merupakan bentuk solidaritas yang dikemas dalam suasana damai.

“Malam hari ini kita melaksanakan aksi solidaritas terhadap rekan kita yang meninggal dunia. Saya harap seluruh peserta aksi untuk duduk, jangan ada yang berdiri guna menghindari provokasi. Kegiatan kita kemas dalam bentuk doa bersama, shalat gaib,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, “Almarhum merupakan driver yang berdedikasi tinggi, beliau mencari nafkah untuk membiayai hidup dan kuliahnya sendiri sehingga bisa menjadi panutan kita semua. Kami ingin suara kami didengar, kami hanya rakyat kecil yang mencari nafkah di jalan,” tambahnya.

Aksi solidaritas diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, dan pembentangan banner bergambar almarhum. Massa juga menyalakan lilin dan melaksanakan shalat gaib.

Aksi solidaritas berlangsung khidmat dan tertib, hingga pukul 20.05 WIB. Sebelum bubar, massa aksi sempat ramah tamah dan berjabat tangan dengan Kapolres Pasuruan beserta jajarannya.

Driver Ojol Gelar Aksi Damai 1000 Lilin di Depan Mapolda Jatim

0

SURABAYA – Ratusan driver ojek online (Ojol) dari berbagai komunitas di Jawa Timur menggelar aksi damai bertajuk “Aksi Solidaritas dan Kemanusiaan Driver Online Jawa Timur” pada Jumat (29/8/2025) malam di depan Mapolda Jawa Timur.

Aksi ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan duka cita atas wafatnya salah satu rekan seprofesi di Jakarta, almarhum Affan Kurniawan.

Tidak sekadar pertemuan massa, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan, doa, dan ajakan menjaga persatuan, untuk bersama menjaga situasi Kamtibmas di Jatim tetap aman dan kondusif.

Para peserta aksi menyalakan lilin yang berjumlah lebih dari seribu batang. Cahaya lilin yang dipegang oleh masing-masing driver ojol di halaman Mapolda Jatim menjadi simbol persaudaraan serta semangat damai. Mereka juga menggelar doa bersama untuk almarhum.

Tujuan utama aksi ini adalah menyampaikan rasa duka, solidaritas, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedamaian.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, bersama Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce, serta Pejabat Utama Polda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, turut hadir untuk mendampingi jalannya aksi.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, dan apresiasi atas sikap damai para driver online yang berlangsung pada malam hari ini.

“Kegiatan doa bersama yang dikemas dengan 1000 lilin ini adalah ungkapan keprihatinan dan belasungkawa. Kami pun berdiskusi dengan teman-teman driver online, dan komunikasi yang baik akan membuat semua berjalan dengan baik pula,” ujar Kapolda.

Irjen Pol Nanang menambahkan, aksi damai seperti ini menjadi refleksi bersama dalam menyikapi dinamika sosial. Ia menegaskan, kepolisian akan lebih disiplin dalam menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan aksi ke depan.

“Namun demikian, kami juga berharap penyampaian aspirasi dilakukan sesuai prosedur melalui surat pemberitahuan. Kalau semua berjalan baik, pasti akan kami fasilitasi. Tidak perlu sampai melakukan aksi merusak fasilitas umum,” tegasnya. (*)

Kasus Kesehatan THT di Lumajang: Sound Horeg Menyebabkan Peningkatan tapi tidak begitu signifikan

0

Lumajang, Gempur News.

RSUD Haryoto Lumajang telah melakukan analisis data pasien THT dari bulan Januari hingga Agustus tahun ini. Hasilnya, ada peningkatan tapi tidak begitu signifikan dalam jumlah pasien THT setelah adanya larangan sound horeg .

Kepala Bidang Keperawatan RSUD Haryoto, dr. Yana Susanti Sp.KFR, menjelaskan bahwa data menunjukkan kenaikan jumlah pasien THT sebesar 5,1% pada bulan Juni ke Juli, namun tidak mencapai 25% seperti yang diberitakan sebelumnya. “Kami tidak menemukan peningkatan signifikan dalam jumlah pasien THT setelah adanya larangan sound horeg,” ujarnya.

Yana Susanti juga menambahkan bahwa sound horeg dengan intensitas tinggi dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama jika paparannya berlangsung lama dan berulang-ulang. “Dampaknya tidak hanya pada pendengaran, tetapi juga dapat mempengaruhi jantung, seperti gangguan irama jantung,” katanya.

RSUD Haryoto menghimbau masyarakat yang gemar menonton sound horeg untuk:

  • Menjaga jarak dengan sumber suara
  • Menggunakan alat bantu penutup telinga
  • Memperhatikan frekuensi serta durasi paparan suara

“Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati sound horeg sambil menjaga kesehatannya,” tambah Yana Susanti.

RSUD Haryoto juga mendukung fatwa MUI yang menyatakan sound horeg haram jika dapat membahayakan kesehatan. Namun, RSUD Haryoto juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang cara menikmati sound horeg dengan aman dan tidak merugikan kesehatan.

Dengan demikian, masyarakat Lumajang dapat menikmati sound horeg dengan cara yang lebih aman dan sehat, sambil menjaga kesehatannya dan menghindari dampak negatif dari sound horeg.( Joe/BB).

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Komplotan Curas Bersenjata Tajam di Jalan Gula Surabaya.

0

TANJUNGPERSK- Komplotan pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang beraksi menggunakan senjata tajam (sajam) di Jalan Gula, Surabaya, akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Empat tersangka diamankan sementara tiga lainnya masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengungkapkan, kejadian begal ini terjadi pada Rabu (20/8) pukul 00.20. Setelah kejadian pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Kami amankan empat tersangka pada Senin (26/8). Saat ini keempatnya masih kami lakukan penyidikan,” katanya.

Ia mengatakan, kejadian begal ini bermula ketika mobil yang dikemudikan dua korban B, 21, warga Jalan Teluk Tomoni, Surabaya. dan K,41, warga Kalijudan, Surabaya. Keduanya mengendarai mobil VW Kodok. Korban berkeliling kya-kya bersama empat temannya yang lain namun di mobil yang berbeda.

Saat berada di Jalan Gula, mobil teman korban sudah jalan duluan. Sementara mobil korban tiba-tiba didatangi dua sepeda motor. Enam pelaku membawa sajam ini menghentikan mobil korban dan merebut handphone (HP) korban.

Korban yang melawan membuat pelaku nekat dan menyabetkan sajam mengenai korban B di bagian bawah telinganya dan korban K di bagian lengannya. Pelaku kemudian melarikan diri.

Unit Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak gerak cepat dan meringkus empat tersangka. Yaitu SBP alias Y, 19, MR alias M. 21, MA, 21, dan ZA, 40, keempatnya warga Surabaya.

Sementara tiga tersangka lain A, R, dan satu lagi A masih DPO. Mereka mengaku juga beraksi di Jalan Slompretan, Bulak Sari, serta Endrosono.”Mereka beraksi bertujuh atau berenam. SBP sebagai eksekutor sekaligus yang membawa celurit,” katanya.

Polisi masih mengembangkan kemungkinan TKP lainnya. Mereka menyasar sepeda motor korban seperti di Bulak Sari, Endrosono dan di Slompretan. Sementara di Jalan Gula mereka menyasar HP korban.

“Kami.masih kembangkan lagi dan kejar tiga tersangka lainnya yang masih DPO,” tuturnya. (*)

Ayah Affan: Tindak yang Berbuat Aja, Tak Semua Polisi Harus Jadi Korban

0

Jakarta – Zulkifli, ayah dari pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang tewas usai dilindas kendaraan taktis di Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus) meminta keadilan. Dia berharap pelaku harus ditindak.
“Betul (tidak ngajuin gugatan hukum), cuma kami meminta cuma rasa keadilan aja, yang berbuat aja. Tidak semua polisi harus jadi korbannya,” kata Zulkifli kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui pihak keluarga Affan kemarin malam. Zulkifli mengungkap pembicaraan dengan Kapolri.

“Kalau masalah pesan yaitu ada, kalau dibilang, cuma dia (Kapolri) bilang ‘Ya bapak pikir-pikir dulu mau yang mana, jalur hukum kita tuntaskan semuanya’ itu aja dibilang,” jelasnya.

Zulkilfi mengatakan bahwa Kapolri berjanji kepadanya akan mengusut kasus kematian Affan. “Janji akan mengusut, seperti itu,” kata dia.

Affan Kurniawan tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan tadi malam, Kamis (28/8/2025). Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Propam Polri telah menangani kasus ini. Tujuh anggota polisi diamankan terkait kematian Affan.

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap tujuh anggota Brimob yang melindas Affan Kurniawan. Ketujuhnya dinyatakan terbukti melanggar kode etik profesi Polri.

“Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian,” ujar Irjen Karim dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (29/8).

Dia menjamin kasus ini akan diusut tuntas. Kini tujuh orang itu ditempatkan khusus atau patsus.

Akademi PSIL Lambungkan Prestasi Sepakbola Kabupaten Lumajang

0

Lumajang , Gempur News.

Akademi PSIL Lumajang telah menjadi pendorong utama kemajuan sepak bola di Kabupaten Lumajang. Dengan pembinaan pemain sejak usia dini, akademi ini telah mencetak pemain unggul yang berprestasi di tingkat Jawa Timur.

Baru-baru ini, PSIL Lumajang berhasil finis di urutan ke-4 pada Piala Suratin U-17 zona Jawa Timur. Prestasi ini merupakan yang terbaik yang pernah diraih oleh PSIL Lumajang dan menjadi bukti bahwa akademi ini telah berhasil mencetak pemain-pemain muda berbakat.

Ketua PSSI Kabupaten Lumajang, Bambang Heri Kartono, menyampaikan bahwa akademi PSIL telah memberikan andil besar terhadap kemajuan persepakbolaan di Kabupaten Lumajang. “Akademi PSIL telah menjadi wadah pembinaan pemain muda berbakat di Lumajang, dan hasilnya sudah terlihat dengan prestasi yang diraih oleh PSIL U-17,” ujarnya.

Bambang Heri Kartono juga menyampaikan bahwa akademi PSIL akan terus berupaya meningkatkan kemampuan pemain-pemain muda Lumajang. “Kami akan terus bekerja sama dengan pelatih profesional untuk meningkatkan kemampuan pemain-pemain muda Lumajang, sehingga mereka dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Dengan prestasi yang diraih oleh PSIL U-17, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda Lumajang untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka. Akademi PSIL Lumajang akan terus menjadi wadah pembinaan pemain muda berbakat di Lumajang, dan diharapkan dapat melahirkan pemain-pemain sepak bola yang berprestasi di masa depan.( Joe/BB).

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama untuk Alm. Affan Kurniawan dan Keselamatan Bangsa

0

TANJUNGPERAK – Suasana penuh keheningan menyelimuti Masjid Al-Hidayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Jumat (29/8/2025) sore. Tepat pukul 15.50 WIB, jajaran kepolisian menggelar Sholat Ghoib serta doa bersama sebagai wujud kepedulian dan penghormatan, baik kepada korban maupun demi keselamatan bangsa dan petugas keamanan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anindita Harcahyaningdyah, S.I.K., didampingi para pejabat utama (PJU) serta anggota Polres. Kehadiran mereka menjadi simbol kekompakan dan kepedulian keluarga besar kepolisian dalam mendoakan sesama.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan kegiatan diawali dengan Sholat Ghoib yang ditujukan bagi almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang telah meninggal dunia.

“Sholat ini menjadi bentuk penghormatan terakhir sekaligus doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tutur Iptu Suroto.

Usai pelaksanaan sholat, jamaah bersama-sama memanjatkan doa khusus untuk keselamatan bangsa dan negara. Tak hanya itu, doa juga dipanjatkan untuk para petugas keamanan agar senantiasa diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban masyarakat.

Rangkaian doa bersama yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah berjalan dengan lancar, penuh kekhusyukan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial, kebersamaan, dan doa sebagai penguat dalam menghadapi setiap tantangan. (*)

Polwan Polres Pasuruan Gelar Rise and Speak di Stasiun Bangil

0

PASURUAN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polwan Polres Pasuruan melaksanakan kegiatan Rise and Speak di Stasiun Bangil pada Kamis (28/8/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, diikuti oleh sejumlah personel Polwan Polres Pasuruan, di antaranya Iptu Dr. Santy Wijaya S.H., M.H, Aiptu Rike Herawati, Bripda Dhea Lukita Andriana, Bripda Jhea Angelina Probo, Bripda Adela Earlene Samantha S.Pd, dan Bripda Titania Putri Angelia. Selain itu, petugas Stasiun Bangil turut serta mendukung jalannya acara.

Rangkaian kegiatan meliputi perkenalan, pemberian sosialisasi, pembagian balon kepada masyarakat, serta ditutup dengan sesi foto bersama. Suasana berlangsung aman, tertib, dan mendapat respon positif dari masyarakat yang berada di stasiun.

Senior Polwan Polres Pasuruan, AKP Marti S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya mendekatkan Polwan kepada masyarakat. “Melalui Rise and Speak, kami ingin menunjukkan bahwa Polwan hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Momentum Hari Jadi ke-77 Polwan menjadi semangat bagi seluruh personel untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polwan Polres Pasuruan berharap dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Intruksikan Anggotanya Tidak Akan Ikut Aksi Demo

Gempurnews | Pemalang – Rencana adanya aksi demontrasi pada tanggal 4 September 2025 mendatang terus menyita perhatian publik,yang di gadang gadang akan melibatkan semua Masyarakat aliansi Pemalang Bersatu.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pemalang H.Aris Ismail., menyatakan intruksi kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila (PP) untuk tidak ikut orasi dalam rencana aksi demonstrasi pada tanggal 4 September 2025 mendatang.
Pemuda Pancasila (PP) masih lebih fokus dalam upaya kegiatan kegiatan sosial,yang produktif untuk kepentingan generasi muda dan kepentingan masyarakat secara luas. “Ucapnya. Jumat, (29/8/28).

Kendati demikian Ketua MPC Pemuda Pancasila Aris Ismail menghormati masyarakat yang tetap akan melakukan aksinya,sebab menyampaikan aspirasi secara lisan maupun tulisan adalah hak warga negara yang dijamin Undang Undang.

Lebih lanjut Aris Ismail berpesan bagi masyarakat yang berdemonstrasi hendaknya mematuhi peraturan,Undang undang,tertib,dan menghindari kekerasan,ataupun anarkis, dan kemudian bagi aparatur keamanan baik dari TNI/Polri hendaknya melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat demontrasi agar tidak terjadi benturan dengan masyarakat. “Tegasnya.

Menyikapi rencana aksi demo yang diinisiasi oleh eleman Aliansi Pemalang bersatu Aris Ismail Ketua MPC Pemuda Pancasila meminta kepada masyarakat untuk tetap bersikap tenang dan tetap melakukan aktivitas sehari hari seperti biasa.”tutupnya.

(yn26)