Home Blog Page 310

Kapolda Jatim Gelar Coffe Morning di Polres Pasuruan, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

PASURUAN – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., memimpin kegiatan Coffe Morning bersama Kapolres Pasuruan, PJU, Kapolsek jajaran, serta Forkopimda Kabupaten Pasuruan di Ruang Tribrata Polres Pasuruan, Selasa (26/8/2025).

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.45 hingga 09.40 WIB itu bertujuan memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam arahannya, Kapolda Jatim menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif demi keberlanjutan pembangunan dan investasi di Jawa Timur.

“Kegiatan ini sengaja dibuat natural dan tanpa protokoler yang rumit untuk melihat kinerja Polres Pasuruan secara realistis. Saya yakin masyarakat Pasuruan mampu menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif,” ujarnya.

Kapolda juga menyoroti program prioritas nasional, salah satunya Sekolah Pemberian Pangan Gizi (SPPG) untuk makan bergizi gratis. Menurutnya, program tersebut merupakan tabungan jangka panjang untuk mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Jatim. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi motivasi besar bagi jajarannya.

“Kami berkomitmen menjaga sinergi dengan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Pasuruan,” tegas Kapolres.

“Arahan Bapak Kapolda menjadi energi baru bagi kami dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kami siap menjalankan strategi yang telah digariskan demi keamanan sekaligus kesejahteraan masyarakat Pasuruan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Pasuruan H. M. Rusdi Sutedjo, Ketua DPRD H. Samsul Hidayat, Dandim 0819 Letkol Inf. Bogah Pramiko, Kepala Kejaksaan Negeri Teguh Ananto, Ketua Pengadilan Bangil Benny Sudarsono, tokoh agama, serta jajaran pejabat utama Polres dan Kapolsek.

Rangkaian acara dimulai dengan penyambutan Kapolda, peninjauan Mako Polres Pasuruan menggunakan golf car, foto bersama, hingga ramah tamah. Kegiatan ditutup pukul 09.30 WIB dan berlangsung aman serta kondusif.

Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi 2025 Dibuka Oleh walikota Cimahi

Cimahi, Selasa(26/08/2025)
Bertempat di Alam Wisata Cimahi jalan Kolonel Kasturi no.157 Cimahi Utara Kota Cimahi.Kegiatan yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Cimahi, Letkol(Purn.) Ngatiyana, S.ap.
Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi dihadiri tak kurang dari 100 seniman dan budayawan yang berada di wilayah Kota Cimahi dan menyuguhkan 5 Nara sumber yang berkompeten dibidangnya, Agus Supriatna, S.Sn., M.pd., Dr.Nina Kurnia Hikmawati, S.E., MM.,M.Kom.,M.AB., CITPM.,Dr.Ismet Ruchimat,S.Sn.,M.Hum.,Budi Lesmana,S.E.,M.M.,MOS.dan Mei Supriatin,S.T.,CCMHC,CHA.

Selepas membuka Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi tahun 2025,Walikota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan,
” Hari ini alhamdulillah sudah bisa membuka kegiatan pembukaan Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi yang diprakarsai oleh Disbudpar pora Kota Cimahi bersama Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC). Hal ini merupakan sebuah kebahagian bagi kita dan saya bersyukur bahwa Dinas bersama DKKC mengutamakan dan memberikan kesempatan untuk melestarikan seni dan budaya di Kota Cimahi.Hal tersebut merupakan harapan kita dan saya mempunyai keinginan yang keras bahwa Seni dan budaya di Kota Cimahi harus meningkat dan jangan sampai punah dan harus kita lestarikan yang salah satunya Seni dan budaya, budaya dan seni ini banyak ada Seni Rupa, Seni tari dan sebagainya namun ada Seni aksara yang harus kita perhatikan dan kita hidupkan semoga minggu depan kita mulai tentang pembelajaran aksara sunda yang mana kita akan mengedepankan DKKC bersama Mang Ujang Laip sebagai Maestro aksara Buhun yang ada di Kota Cimahi.Kita bangga karena bagi kita masyarakat mau melestarikan budaya, karena budaya itu sebagai jatidiri bangsa.Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang Seniman dan budayawan yang ada fi Lota Cimahi yang mewakili tiap-tiap sanggar hal ini merupakan bentuk kolaborasi agar Seni dimenej yang baik sehingga pelaku Seni bisa mandiri,bisa mengatur dirinya sendiri dan meningkatkan serta meningkatkan ekonomi.Untuk narasumber yang hadir merupakan akademisi dari Bandung dan berkompeten di Bidangnya, Alhamdulillah ada 4 orang Narasumber yang akan memberikan ilmunya terkait Manajemen Seni bagi para pelaku Seni. Selain para pelaku Seni ini akan dikoordinir oleh DKKC, dikembangkan baik di Cimahi maupun luar Cimahi termasuk tempat-tempat yang sudah kita siapkan bisa untuk latihan khususnya di Kota Cimahi dulu sebelum Kota Cimahi,” ungkap Walikota Cimahi, Ngatiyana S. Ap.

Pada waktu yang sama Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC) Siti Yanti Abintini, S.H., M.M. memberikan penjelasan terkait dilaksanakannya acara Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi Tahun 2025,
“Tujuan digelarnya Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi ini yakni untuk meningkatkan kreatifitas dan kompetensi para pelaku budaya yang ada di Kota Cimahi serta kreatifitas dan inovasi sehingga meningkatkan kreatifitas karya seni rekan-rekan para pelaku budaya.Para peserta Workshop ini berjumlah 100 orang dari berbagai objek pemajuan kebudayaan,kegiatan ini tidak semuanya terakomodir karena kami memang punya rencana agar setiap kegiatan para pesertanya bergilir, karena kami memiliki target 1000 pelaku budaya yang harus diberikan pembekalan tentang wawasan atau pengetahuan tentang seni dan budaya agar dapat meningkatkan potensi dirinya sehingga memiliki daya saing kedepannya baik di Kota Cimahi maupun di luar Kota Cimahi.tentunya untuk lebih mengembangkan kebudayan tradisional di Kota Cimahi agar dapat mengembangkan sebuah tempat wisata yang berbasis budaya dan diharapkan akan mensejahterakan para pelaku budaya dengan datangnya para wisatawan baik regional, nasional maupun wisatawan international.para wisatawan yang datang ke Kota Cimahi akan disuguhi berbagai kegiatan atau pentas seni yang diisi oleh para seniman dan budayawan Kota Cimahi yang berkualitas sehingga merembet pada peningkatan pendapatan para pelaku Seni dan budaya yang ada di Kota Cimahi yang sudah jelas akan mendukung pendapatan asli daerah(PAD) Kota Cimahi.Kami berharap para peserta Workshop agar menyimak dengan baik materi-materi yang akan diberikan oleh para pemateri yang jumpahnya ada 5 Nara Sumber dari kalangan akademidi,pelaku budaya sehingga ilmu yang didapat dapat diimplementasikan baik untuk diri sendiri maupun untuk komunitas, sanggar atau pagutinnya masing-masing.Kami berharap juga tetap bekerja sama dengan DKKC serta dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cimahi(Dusbudparpora).Kami menghimbau karena Cimahi sudah memiliki aplikasi SadayaPadu, bagi sahabat pelaku budaya yang berlum memiliki kartu SadayaPadu dan belum masuk ke dalam data SadayaPadu diharapkan agar masuk dalam aplikasi sadayapadu atau sistem data kebudayaan terpadu, tentunya hal ini mempermudah kami apabila kedepan ada suatu event atau kegiatan yang lainnya yang sejenis sehinga terjadi pemerataan kegiatan bagi seluruh pelaku budaya di Kota Cimahi, Mohon dukungan dan Supportnya dari semua pihak.” Pungkas Yanti kepada awak Media.
Workshop yang dilaksanakan setiap tahunnya telah memberikan hal positip bagi para pelaku Seni dan budaya di Kota Cimahi, sehingga plementasi UU pemajuan kebudayaan nampaknya sudah mulai dirasakan manfaatnya bagi para pelaku Seni dan budaya di Kota Cimahi.

Achmad Syafei

Respon Cepat Pengaduan Masyarakat Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Sidoarjo

0

SIDOARJO – Menindaklanjuti laporan masyarakat, Polresta Sidoarjo Polda Jatim melalui Polsek Sukodono bergerak cepat mendatangi lokasi yang ditengarai adanya perjudian sabung ayam di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

Kapolsek Sukodono AKP Saadun, mengatakan, informasi adanya kegiatan sabung ayam diterima melalui layanan pengaduan masyarakat (dumas).

“Begitu anggota kami tiba, arena sabung ayam sudah bubar. Namun, petugas tetap melakukan penertiban dengan membakar sarana atau alat yang digunakan agar tidak bisa dipakai lagi,” jelas Kapolsek Sukodono AKP Saadun, Selasa (26/8/25).

Di lokasi, Polisi juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, serta segera melapor ke pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas serupa.

“Perjudian dalam bentuk apapun, termasuk sabung ayam, adalah perbuatan yang melanggar hukum. Kami akan terus melakukan lidik untuk mengetahui siapa pengelola kalangan sabung ayam tersebut,” tegasnya.

Dari hasil penelusuran, lokasi yang dijadikan arena sabung ayam merupakan pekarangan kosong di perkampungan.

Sementara itu di lokasi terpisah, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing menegaskan pihaknya tetap berkomitmen berantas segala bentuk perjudian.

“Kami tetap komitmen memberantas segala bentuk judi yang ada di wilayah hukum Polresta Sidoarjo Polda Jatim,” tegasnya. (*)

Polres Lumajang Intensifkan Patroli Dinihari Antisipasi 4C

0

Lumajang– Tim Pemburu Kejahatan Polres Lumajang terus menggencarkan patroli malam hingga dinihari guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, khususnya 4C (Curas, Curat, Curanmor, dan Curhewan).

Kegiatan patroli yang dipimpin Ipda Firdaus Nugroho Wiratama itu dilakukan dengan menggunakan sepeda motor untuk menjangkau daerah rawan kriminalitas. Patroli diawali di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Senin (25/8/2025) malam.

Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas bergeser ke wilayah Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, dan berlanjut ke Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas Ipda Untoro menyampaikan bahwa patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin, khususnya di jam rawan malam hingga dinihari. Tujuannya adalah untuk menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang beraktivitas,” ujar Ipda Untoro.

Ia menambahkan, Polres Lumajang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi tindak kejahatan.

“Peran serta masyarakat sangat penting. Dengan adanya komunikasi yang baik antara kepolisian dan warga, maka pencegahan tindak kejahatan bisa lebih efektif,” pungkasnya.

Satbinmas Polres Lumajang Gelar Kegiatan Preventif Antisipasi Kejahatan 4C di GM Plaza dan Toko Emas Resti

0

Lumajang – Untuk mengantisipasi peningkatan kejahatan 4C (Curas, Curat, Curanmor, dan Curhewan), Satbinmas Polres Lumajang menggelar kegiatan preemtif yang berlangsung pada Senin (25/8/2025) di dua titik strategis di wilayah Lumajang, yaitu di GM Plaza Labruk Lor, Kecamatan Lumajang dan Toko Emas Resti.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Lumajang, Iptu Irdani Isma, sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kejahatan yang marak terjadi, khususnya terkait pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan berbagai himbauan kepada masyarakat dan pengunjung yang berada di lokasi tersebut, guna mengurangi potensi terjadinya tindak kejahatan.

Menurut Iptu Irdani Isma, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan pemahaman tentang pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kriminalitas.

Kasus kejahatan 4C, khususnya curanmor, terus menjadi perhatian serius di wilayah Lumajang. Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas di pusat perbelanjaan serta tempat usaha, tindak kejahatan pun berpotensi meningkat.

Oleh karena itu, kegiatan preemtif seperti ini sangat penting dilakukan untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana yang dapat merugikan masyarakat.

“Belakangan ini, kami menerima laporan adanya beberapa kejadian curanmor yang meresahkan warga, terutama di tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan dan toko emas. Kami ingin mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan kendaraannya,” ujar Iptu Irdani Isma.

Selama kegiatan di GM Plaza dan Toko Emas Resti, petugas Satbinmas memberikan himbauan kepada pengunjung untuk lebih waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama dalam hal parkir kendaraan. Menurut Iptu Irdani, kunci utama dalam mencegah curanmor adalah kesadaran masyarakat untuk menjaga kendaraannya dengan lebih hati-hati.

“Untuk menghindari korban kejahatan, kami mengimbau agar masyarakat selalu menitipkan kendaraannya di tempat parkir yang aman, terjangkau oleh pandangan mata, dan memiliki petugas pengamanan atau CCTV. Selain itu, jangan lupa untuk selalu menggunakan kunci ganda pada kendaraan, karena ini bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif,” jelas Iptu Irdani.

Kunci ganda yang dimaksud, menurut Iptu Irdani, adalah penggunaan dua jenis kunci atau sistem pengamanan pada kendaraan, baik berupa kunci utama maupun tambahan seperti kunci alarm atau kunci roda. Dengan langkah sederhana ini, potensi kendaraan dicuri dapat diminimalisir.

Peran Penting Satbinmas dalam Mewujudkan Kamtibmas

Kegiatan preemtif ini merupakan salah satu langkah nyata Satbinmas Polres Lumajang dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga keselamatan diri dan harta benda. Iptu Irdani menambahkan bahwa peran serta masyarakat dalam mencegah kejahatan sangat penting, karena pihak kepolisian tidak dapat bekerja sendirian.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Selain dari upaya yang kami lakukan di lapangan, masyarakat juga harus lebih peduli dan disiplin dalam menjaga barang-barang berharga, termasuk kendaraan. Hal ini akan memperkecil peluang bagi para pelaku kejahatan untuk bertindak,” ujar Iptu Irdani.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat lebih memperhatikan tanda-tanda yang mencurigakan di sekitar mereka.

Jika melihat sesuatu yang tidak biasa, diharapkan untuk segera melapor kepada petugas atau menggunakan saluran komunikasi yang sudah disediakan oleh Polres Lumajang, seperti call center 110 atau aplikasi berbasis pelaporan warga.

Iptu Irdani juga menekankan pentingnya kolaborasi antara polisi, masyarakat, dan berbagai instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Polres Lumajang, lanjutnya, akan terus meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan kejahatan, seperti area pusat perbelanjaan, perumahan, dan tempat-tempat umum lainnya.

Selain itu, pihaknya juga aktif menjalin kerja sama dengan pihak pengelola tempat parkir untuk memastikan bahwa area parkir dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai, seperti CCTV dan petugas keamanan yang berkeliling.

Semua langkah ini, menurut Iptu Irdani, akan membantu menekan angka kejahatan dan meningkatkan rasa aman masyarakat.

“Sebagai bagian dari upaya pencegahan, kami juga berencana untuk melakukan kegiatan serupa di beberapa titik lainnya yang rawan menjadi sasaran aksi kejahatan. Kami berharap masyarakat terus mendukung dan bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan situasi yang lebih aman,” tambah Iptu Irdani.

Masyarakat Responsif Terhadap Himbauan

Sebagian besar masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Polres Lumajang. Salah seorang pengunjung GM Plaza, Yuni, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas himbauan yang diberikan oleh petugas.

“Saya sering khawatir meninggalkan motor di tempat parkir yang ramai, tapi sekarang saya jadi lebih paham pentingnya untuk parkir di tempat yang aman dan selalu menggunakan kunci ganda. Terima kasih kepada polisi yang sudah memberikan informasi yang bermanfaat ini,” ujar Yuni.

Dengan kegiatan preemtif yang terus digalakkan oleh Satbinmas Polres Lumajang, diharapkan dapat mengurangi angka kejahatan 4C, khususnya pencurian kendaraan bermotor.

Iptu Irdani Isma menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Kami akan terus bekerja keras untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam menjaga harta benda, terutama kendaraan, dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada petugas,” tutup Iptu Irdani.

Kegiatan semacam ini diharapkan akan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan Lumajang yang lebih aman dan bebas dari tindak kejahatan.

Menara Telekomunikasi Diduga Tidak Berijin Berdiri Gagah di Tengah Perumahan

Cimahi,Selasa(26/08/2025) Setelah sekian lama tidak terdengar kasus menara telekomunikasi yang tidak Berijin,kini muncul kembali berdiri di tengah perumahan KCVRI RW 06 Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi.
Pantauan di lapangan ternyata banyak pelanggaran dalam penerapan K3, diantaranya para pekerja tidak menggunakan pengaman, Wearpack dan Helm padahal berasa di ketinggian 30 meter.

Saat meminta konfirmasi pada pemilik tanah yang digunakan untuk pembangunan menara telekomunikasi Ibu Neneng(64),menyatakan tidak tahu siapa yang menyewa tanahnya,
“Saya tidak tahu yang menyewa tanah saya selama 10 tahun, apakah dari Telkomsel atau dari mana?. Tanah yang digunakan untuk menara ini dikontrak selama 10 tahun,ijin tetangga sudah ada sebanyak 46 orang yang memperbolehkan berdirinya pembangunan menara ini,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama,Dede Ketua RW 06 Kelurahan Cipageran menyatakan tidak tahu masalah ijin, namun sudah ada ijin pembangunan menara telekomunikasi tersebut,
“Untuk masalah ijin saya tidak tahu tapi katanya sudah ada ijin dari warga sebanyak 46 warga yang memberikan ijin.” Katanya.

Karena adanya kejanggalan terkait pembangunan menara di tengah perumahan KCVRI tersebut maka awak media meminta konfirmasi dari Pihak DPM PTSP,
“Untuk pembangunan menara kami belum mendapatkan permohinan ijin walaupun dulu pernah ada yang rencananya akan menempuh bijinya pembangunan menara telekomunikasi,”Ungkap salah seorang Staf DPM PTSP kepada awak media.
Hal senada diungkapkan oleh Staf Dinas PUPR Kota Cimahi yang tidak mau disebutkan namanya,”Sampai saat ini belum ada berkas masuk untuk pembangunan menara teknologi di wilayah Kota Cimahi.”Pungkasnya.

Red.

Sambut Hari Jadi ke -77 Polwan Polda Jatim Gelar Bakti Kesehatan di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati

SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan), Polwan Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan bakti kesehatan di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati. Senin (25/08/2025)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pakor Polwan Polda Jawa Timur AKBP Yayuk Purwaningtias, S.H., S.I.K. didampingi Ketua Panitia HUT Polwan Ke-77 Polda Jawa Timur AKBP Idayu Prameswari, S.H., S.I.K., serta diikuti oleh 25 perwakilan Polwan dan sejumlah anggota lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polwan Polda Jatim menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari seperti sembako dan makanan ringan.

Tidak hanya itu Polwan Polda Jawa Timur melalui Biddokkes Polda Jawa Timur melaksanakan bakti kesehatan kepada siswa berkebutuhan khusus diantara lain pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tensi, gigi dan pemberian obat-obatan.

Pimpinan Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati, Drs Handoko, S.H., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Polwan Polda Jatim.

“Semoga kedatangan Ibu-ibu Polwan di yayasan ini membawa keberkahan, khususnya bagi siswa kami,” ujarn Handoko.

Ia mengatakan saat ini, YPA Mutiara Hati menampung sebanyak 45 siswa berkebutuhan khusus.

Sementara itu, Pakor Polwan Polda Jawa Timur AKBP Yayuk Purwaningtias, S.H., S.I.K. menyebut bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polwan terhadap sesama.

“Meskipun adik-adik termasuk anak-anak istimewa, kami harap tidak ada perundungan baik disini maupun diluar yayasan,” ungkap AKBP Yayuk

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polwan Polda Jatim untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan kepedulian dan kasih sayang bagi sesama. (*)

Ratusan Pelajar Banyuwangi Meriahkan Lomba Baris Berbaris

Banyuwangi – Gempurnews.com. Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke – 80 Kemerdekaan RI, Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. Diikuti ratusan peserta mulai tingkat SD – SMA sederajat, mereka menampilkan berbagai kreasi gerakan baris berbaris yang kompak dan atraktif.

Lomba Kreasi Baris Berbaris tersebut digelar di Banyuwangi Park, selama tiga hari mulai 23-25 Agustus 2025. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyaksikan penampilan para peserta lomba di babak final secara langsung.

“Lomba Kreasi Baris Berbaris ini bukan sekedar lomba, tapi merupakan sarana pembelajaran yang menyenangkan untuk membangun karakter yang positif. Selain mengajarkan kedisiplinan, kekompakan antar teman, lomba ini juga menuntut kreativitas tim,” kata Bupati Ipuk.

LKBB tersebut diikuti ratusan pelajar dari 79 tim yang berasal dari sekolah tingkat SMP/sederajat dan SMA/sederajat se-Banyuwangi. Dalam lomba ini masing – masing tim melakukan aksi baris-berbaris (PBB) yang menunjukkan kekompakan, disiplin, dan kreasi gerakan yang atraktif.

Seperti yang ditampilkan oleh salah satu tim dari SDN 1 Sukonatar dari Kecamatan Srono, mereka menampilkan gerakan baris berbaris dengan memadukan penampilan seni dan budaya khas Banyuwangi seperti Gandrung, Barong dan Kebo-keboan. Juga ada penampilan dari tim SMPN 1 Songgon yang memadukan penampilan PBB dengan kreasi gerakan dengan kisah legenda Banyuwangi.

“ini salah satu cara memacu kreativitas pelajar,” kata Ipuk.

Kepala Dinas Pendidikan Suratno, menamvahkan lomba yang diikuti oleh 79 tim tersebut terdiri atas 33 tim tingkat SD/MI, 41 tim berasal dari tingkat SMP/ sederajat dan 5 tim SMA/sederajat.

“Pada lomba ini yang dinilai antara lain kekompakkan, keharmonisasn, kreasi baris berbaris hingga kostum. Tim penilai yakni dewan juri yang berasal dari unsur kepolisian, TNI dan Dewan Kesenian Blambangan (DKB),” kata Suratno.

“Para pemenang juara 1,2 dan 3 akan mendapatkan piala, medali dan juga beasiswa,” imbuh Suratno.

Untuk setiap jenjang sekolah diambil juara satu, dua dan tiga, juara harapan satu dan dua, juara penampilan umum terbaik dan danton terbaik. Penyerahan penghargaan kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

Berikut Daftar Pemenang LKBB 2025

Tingkat SD/MI
Juara PBB: SDN 1 Sukonatar, SDN 1 Kebaman, SDN 4 Kebaman
Juara Danton: SDN 1 Sukonatar
Penampilan Umum Terbaik: SDN 1 Sukonatar

Tingkat SMP/MTS:
Juara PBB: MTSN 10 Banyuwangi, SMPN 1 Songgon, SMPN 1 Giri
Juara Danton: MTSN 10 Banyuwangi
Penampilan Umum Terbaik: MTSN 10 Banyuwangi

Tingkat SMA/MA:
Juara PBB: SMAN 1 Banyuwangi (Pasmanta A), SMAN 1 Giri Taruna Bangsa, SMAN 1 Banyuwangi (Pasmanta B)
Juara Danton: Pasmanta A
Penampilan Umum Terbaik: SMAN 1 Giri Taruna Bangsa. (*/Biro)

Ditargetkan Dibuka Pada Awal September, Bupati Ipuk Bersyukur Jalur Gumitir Bisa Dibuka Lebih Cepat

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Jalur Gumitir yang saat ini ditutup karena dilakukan perbaikan, bisa dilalui lebih cepat dari rencana. Jalur yang menjadi penghubung utama Banyuwangi dan Jember direncanakan dibuka oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali pada awal September mendatang.

Kepala BBPJN Jatim-Bali, Javid Hurriyanto mengatakan, semula perbaikan Jalur Gumitir diperkirakan membutuhkan waktu dua bulan mulai 24 Juli hingga 24 September 2025.

Namun setelah dilakukan percepatan, jalur bisa dibuka lebih cepat pada minggu pertama September. Percepatan ini dilakukan karena permintaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Gubernur Jatim, dan pemerintah daerah.

“Di lapangan kami sudah melakukan percepatan, sehingga target kami nanti, maksimal di minggu pertama bulan September itu sudah bisa kami buka open traffic,” ujar Javid, Senin (25/8/2025).

Ia menyebut, meski nantinya dibuka, pekerjaan belum sepenuhnya selesai. Karena secara kontraktual, pekerjaan konstruksi yang dilakukan BBPJN Jatim-Bali ini batas waktunya hingga 31 Desember.

“Walaupun nanti di minggu pertama bulan September kami buka, teman-teman kami masih bekerja di lapangan menyelesaikan konstruksi,” kata Javid.

Pengguna jalan juga diminta berhati-hati saat open traffic nantinya diberlakukan.

“Masyarakat harus mematuhi rambu dan arahan petugas. Keselamatan tetap yang utama, jangan sampai terjadi hal tidak diinginkan,” tegasnya.

Javid menambahkan, progres pekerjaan di Jalur Gumitir saat ini mencapai 56 persen. Pihaknya telah merampungkan bore pile, dan kini sedang pengerjaan capping beam, serta pondasi agregat badan jalan. Setelah semua rampung akan dilanjut persiapan pengaspalan.

Minggu ini tim Audit Keselamatan Jalan (AKJ) dijadwalkan turun. Survei lapangan dilakukan untuk memastikan semua aspek aman sebelum jalur difungsikan.

“Kita akan lakukan survei bersama, apa-apa yang perlu kita siapkan untuk mendukung pembukaan fungsional open traffic di lokasi pekerjaan,” jelasnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersyukur Jalur Gumitir segera dibuka lebih awal. Menurut Ipuk, jalur ini sangat dinanti masyarakat karena menjadi urat nadi pergerakan ekonomi kedua wilayah.

Pemkab terus menjalin komunikasi dengan BBPJN Jatim-Bali. Dengan harapan, pengerjaan Jalur Gumitir bisa dipercepat agar segera difungsikan untuk kepentingan masyarakat.

“Semoga dengan dibukanya Jalur Gumitir lebih awal, mobilitas warga di dua wilayah kembali lancar,” kata Ipuk. (*/Biro)

Wartawan Laporkan Insiden Pengusiran Oleh Kabid Dindikbud Pemalang

Gempurnews | Pemalang – Jawa Tengah – Insiden menghalangi tugas jurnalis kembali terjadi. Kali ini, ucapan, tindakan dan perlakuan kurang mengenakkan menimpa Y salah satu wartawan dari media online dan cetak.

Insiden tersebut terjadi ketika saudara Y, menyambangi K (Oknum Kabid Dindikbud Kabupaten Pemalang) untuk konfirmasi terkait kegiatan beberapa isu yang akhir – akhir ini menerpa Dindikbud Pemalang. Diantaranya isu soal kegiatan Inspiring Teacher, LKS dan seragam gratis, Senin 25 Agustus 2025.

” Saat saya diruang kerja S, saya bertanya terkait beberapa program seragam gratis, LKS dan Inspiring Teacher. Entah kenapa dia (oknum kabid) langsung mengusir dan menyuruh saya keluar dari ruangannya,” ungkap Y.

Masih penasaran, serta rasa ingin tahu. Y (wartawan) bermaksud menanyakan kembali, apa ada yang salah, Sehingga kami diusir dari ruangan? tanya Y.

Sikap serta perilaku yang ditunjukan oknum Kabid Diknas tentu sangat menciderai profesi wartawan saat bertugas. Ini jelas menghambat tugas wartawan dalam mencari dan menyebarkan informasi yang dibutuhkan publik, seperti yang sudah diatur dalam undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Sesaat setelah kejadian itu. Demi sebuah marwah jurnalistik, saya membuat aduan ke Polsek Pemalang, tentu dengan harapan harga diri wartawan tidak lagi mendapatkan perlakuan yang tak manusiawi dari siapapun,” ujar Y.

Mengingat pentingnya kebebasan Pers dan transparasi informasi Kami berusaha konfirmasi, melalui sambungan telpon dan pesan singkat WhatsApp Oknum Kabid Dindikbud Pemalang belum memberikan keterangan terkait hal itu.

(yn26)