Home Blog Page 324

ANIMO LEMBAGA PENDIDIKAN SANGAT TINGGI DALAM LOMBA GERAK JALAN KECAMATAN TEMBELANG TAHUN 2025

0

JOMBANG – gempurnews.com. Peringatan Hari Ulang tahun Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 di Kecamatan Tembelang sudah mulai bergeliat, dengan rangkaian lomba dan pertandingan yang dilaksanakan dilapisan masyarakat dan Pelajar.

Kamis, (14/8/2025) rangkaian HUT kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Tembelang diawali dengan dilangsungkanya lomba gerak jalan Pelajar Tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-kecamatan, dengan menempuh jarak 8 Km untuk SMA/SMK sedangkan SD/MI serta SMP/MTs sejauh 6 Km. Start dan finish mengambil lokasi di lapangan desa Sentul. Jalan Merdeka

Pengibaran bendera start untuk kali pertama dilakukan oleh Ibu Kapolsek Tembelang dengan didampingi Camat, Danramil, Ketua Panitia, Ketua KKMI, Ketua K3SD dan beberapa kepala madrasah atau sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat atas.

Ketua panitia Faizuddin Fil Muntaqobat, menyampaikan “Terkait pelaksanaan lomba gerak jalan tahun 2025, diharapkan menumbuhkan semangat kedisiplinan dan kekompakan kepada anak-anak kita, serta nantinya akan berdampak positif pada aktivitas sehari-hari dan perstasi belajar anak-anak kita”.

Masih menurut Gus Faiz sapaan akrabnya selaku ketua panita berharap “Kegiatan ini dapat menjadi momentum strategi, dalam rangka menanamkan rasa nasionalisme dan pembangunan wawasan kebangsaan kepada anak-anak, sekaligus untuk mengenang kembali jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan, yang nantinya dapat menjadi insiprasi bagi anak-anak dalam keseharian nya.

Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas dan sportivitas, tetapi juga diharapkan dapat menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air pada seluruh pelajar di wilayah kecamatan Tembelang.

Gus Faiz sapaan akrabnya selaku ketua panita lomba gerak jalan se-kecamatan Tembelang mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak, mulai dari Bapak camat, Kapolsek dan Danramil Tembelang beserta jajaran tim keamanan, Ketua KKMI, Ketua K3SD serta seluruh Kepala Madrasah dan Kepala Sekolah se-kecamatan Tembelang, tak lupa juga kami ucapkan terimakasih kepada guru-guru di madrasah maupun sekolah se-kecamatan Tembelang yang telah ambil bagian dalam menyukseskan lomba tahun ini. Dengan kegiatan seperti ini, suasana HUT RI di wilayah kecamatan Tembelang semakin meriah serta akan selalu dikenang seluruh masyarakat dan sepanjang masa. ( Adi Facdiar)

Berikut ini kami sampaikan Rekapitulasi Penilaian Juri Lomba Gerak jalan

SEMANGAT LUAR BIASA MURID DISABILITAS SLB TUNAS HARAPAN III MOJOAGUNG JOMBANG DI GERAK JALAN HUT RI KE 80

0

JOMBANG – gempurnews.com. Semangat Murid Disabilitas SLB Tunas Harapan III Mojoagung Jombang sangat luar biasa dalam merayakan Perayaan HUT RI ke 80 dengan ikut serta di gerak jalan yang diadakan Kecamatan Mojoagung pada hari kamis, 14 Agustus 2025. Dengan memakai seragam rompi batik bikinan hasil karya sendiri.

Untuk ikut merasakan nilai nasionalisme di HUT Kemerdekaan RI ke 80 Kecamatan Mojoagung mengadakan gerak jalan dari tingkat SD, SMP dan SMA dimana salah satu peserta adalah siswa siswi Disabilitas SLB Tunas Harapan III Mojoagung berdiri di Jl. Rambutan No. 05 Dusun Kebondalem Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung Jombang. Dengan menurunkan 1 regu berjumlah 23 murid Disabilitas dengan ganguan pendengaran, intelektual dan autis.

Fajrin Shuma Tsani S. PD Guru SLB Tunas Harapan III Mojoagung menerangkan pada awak media gempurnews semangat yang luar biasa dari anak didiknya dari mulai latihan gerak jalan sampai dengan gerak jalan kecamatan Mojoagung sampai tidak ada peserta cadangan, kuat dalam menempuh perjalanan sampai finish. ‘ Alhammdulillah anak- anak semangat sekali bahkan dari mulai latihan mereka semangat. Hari ini tdk ada peserta cadangan tp mereka kuat dr start sampai finish ujar Fajrin”.

Ibu guru cantik ini juga menerangkan kalau baju seragam batik itu adalah hasil karya sendiri murid murid SLB meskipun mereka Tunarungu, Tunagrahita, Autis, Tunadaksa, dan Tunanetra (low vision) diajari berbagai ketrampilan Ada ketrampilan, membatik, memasak, cuci motor, membuat keset, membuat bonsai dari bahan daur ulang, dan tas lukis. ” Iya pak anak2 yg batik sendiri seragamnya dalam pembekalan ketrampilan
Ada ketrampilan membatik, memasak, cuci motor, membuat keset, membuat bonsai dari bahan daur ulang, dan tas lukis meskipun Tunarungu, Tunagrahita, Autis, Tunadaksa, Tunanetra (low vision) ujar guru cantik ini.

Ketrampilan yang diajarkan ke anak didik SLB Tunas Harapan ini mulai menanpakkan hasil dengan banyak pesanan kain batik dan lainnya bahkan sekarang sudah ada batik Khasnya juga ada keripik kates enom yang laku keras. ” Iya pak, banyak pesanan setiap harinya dr segi kain batik dan dan ketrampilan lainnya, Skrg di SLB Kami ada batik KHASnya dan ada kripik kates enom itu sudah laku banyak kata Fajrin ke awak media gempur”. ( Adi Facdiar)

PLN Tingkatkan Layanan Kelistrikan di Madura, Gelar Sosialisasi dan Peremajaan kWh Meter di Sokobanah

0

Sampang, 13 Agustus 2025 — PT PLN (Persero) UP3 Madura bersama PLN ULP Waru terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi layanan PLN yang dirangkaikan dengan program peremajaan kWh meter di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Program ini bertujuan memastikan pasokan listrik tetap andal, aman, dan nyaman digunakan oleh pelanggan. Selain memberikan edukasi seputar layanan, petugas PLN juga melakukan pengecekan dan penggantian kWh meter untuk menjamin akurasi pencatatan pemakaian listrik.

Kegiatan yang digelar pada Rabu, 13 Agustus 2025 ini dihadiri oleh Muhammad Daan Agung Lazuardi, Assistant Manager Transaksi Energi Listrik UP3 Madura, dan Rahmat Riyadi, Manager ULP Waru, beserta tim masing-masing.

Menurut Muhammad Daan Agung Lazuardi, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang aman dan berkualitas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelanggan memperoleh layanan kelistrikan yang terbaik, baik dari sisi keamanan instalasi maupun kenyamanan penggunaan,” ujarnya.

Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Bira Timur. Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan mereka dalam sesi tanya jawab.

PLN berencana melanjutkan program serupa ke sejumlah desa lain di Madura, dengan harapan seluruh pelanggan dapat merasakan manfaat layanan listrik yang aman, andal, dan berdaya saing.

Keragaman Budaya Nusantara Tampil Dalam Karnaval Kebangsaan 2025 Banyuwangi

BANYUWANGI – Gempurnews.com. Karnaval Kebangsaan yang digelar Pemkab Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 berlangsung meriah, Kamis (14/8/2025).

Sebanyak 1000 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK Negeri dan swasta se-Banyuwangi tampil memukau menyajikan keragaman budaya Indonesia melalui kostum, seni tari, dan teatrikal dalam parade karnaval.

Ada yang mempresentasikan adat Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan, Bali, Madura, Banten, Lombok, Sunda, dan beragam budaya lain di Tanah Air.

“Karnaval ini menjadi cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Lewat karnaval ini, kita ajak anak-anak Banyuwangi untuk mengenal Indonesia lebih jauh dengan menunjukkan keragaman seni budaya nusantara,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melepas peserta karnaval.

Bagi Ipuk, karnaval kebangsaan juga menjadi cara untuk memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh elemen di Banyuwangi. Terlebih, Banyuwangi adalah daerah majemuk yang menjadi rumah bagi masyarakat dari beragam suku dan agama.

“Jadikan momen ini untuk merawat ke-bhinnekaan. Keragaman dalam masyarakat jangan menjadi halangan, namun jadikan ini kekuatan untuk membangun Banyuwangi,” tegas Ipuk.

Karnaval Kebangsaan tersebut diawali dengan penampilan apik grup drumband, diikuti barisan pembawa bendera merah putih, dilanjutkan barisan kontingen dengan aneka kostum yang memvisualisasikan keragaman Indonesia.

Tak kalah menarik, sajian fragmen yang mengisahkan beragam tradisi dari berbagai daerah juga tampil di acara itu.

Seperti Kontingen SMP 3 Banyuwangi yang mengusung tema adat Sulawesi Selatan. Selain kostum khas, kontingen ini juga menyuguhkan tradisi Mappadendang, sebuah ritual masyarakat Bugis sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang melimpah.

Disusul devile SMPN I Banyuwangi yang menampilkan budaya Bali. Mulai kostum, prosesi melasti (upacara adat penyucian diri umat Hindu), hingga sajian tari Kecak yang menceritakan kisah Calon Arang disajikan secara apik oleh peserta.

Suguhan apik para kontingen tersebut, menjadi tontonan menarik bagi ribuan warga yang sengaja memadati sepanjang rute karnaval, dari Kantor Pemkab Banyuwangi menuju Taman Blambangan.

Salah satunya Laila, yang mengaku selalu antusias menunggu acara karnaval setiap tahunnya. “Ini acara agustusan yang paling saya tunggu. Selain senang lihat paradenya, saya juga bisa menambah wawasan tentang keragaman seni budaya Indonesia,’’ kata Laila. (*/Biro)

Polwan Polres Pasuruan Gelar Donor Darah Sambut Hari Jadi ke-77 Polwan RI

0

PASURUAN — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, Polwan Polres Pasuruan menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung pada Kamis (14/8/2025) di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan. Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat berbagi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Senior Polwan Polres Pasuruan, AKP Marti, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Pasuruan, Iptu Sunarti, S.H., M.H., seluruh personel Polwan dari satuan fungsi dan Polsek jajaran, serta perwakilan anggota Bag, Sat, dan Sie Polres Pasuruan. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kemanusiaan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan proses donor darah yang dilakukan secara bergiliran oleh peserta, pemberian cinderamata kepada pihak PMI sebagai bentuk apresiasi, sesi foto bersama, dan diakhiri dengan penutup.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K , M.Tr.Opsla. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polwan terhadap sesama. “Setetes darah yang kita donorkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini juga menjadi bentuk pengabdian Polwan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat peringatan Hari Jadi Polwan yang ke-77,” ujarnya.

Dari gegiatan tersebut sebanyak 50 peserta Polres Pasuruan dan 5 orang anggota yang tidak bisa di karenakan dari hasil pemeriksa kesehatan yang kondisi kesehatan menurun.

Pihak PMI Kabupaten Pasuruan mengapresiasi langkah Polwan Polres Pasuruan yang secara rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah setiap tahun. Mereka berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk membantu pemenuhan stok darah di wilayah Pasuruan.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Selain menambah persediaan darah di PMI, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar anggota Polwan dan personel Polres Pasuruan. Semangat kepedulian yang ditunjukkan menjadi teladan bagi masyarakat dalam menumbuhkan rasa empati dan gotong royong.

Polres Barito Utara Gelar Kegiatan Gerakan Pangan Murah  

BARITO UTARA- Polisi Resor (Polres) Barito Utara, Kalimantan Tengah ( Kalteng) menggelar kegiatan Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan secara serentak bersama seluruh jajaran Polisi Sektor (Polsek) di wilayah hukum Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan ini dipusatkan di halaman Mapolres Barito Utara, pada hari Kamis (14/8/2025) di jalan K. P.  Tendean, Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah pukul 09.30 WIB. Launching GPM ini turut ditandai dengan pelaksanaan video conference (vicon) bersama Mabes Polri,  sebagai bentuk sinergi Polri dengan Perum Bulog dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di daerah.

Polres Barito Utara bekerja sama dengan Bulog Cabang Muara Teweh,  menyalurkan sebanyak 2.000 kilogram (2 ton) beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat. Beras tersebut dijual dengan harga Rp. 57.000 per 5 kilogram, dan seluruh stok terjual habis, yakni sebanyak 400 sak atau setara dengan 2.000 kilogram, kepada 350 orang pembeli. Selain beras, masyarakat juga dapat membeli kebutuhan pokok lainnya, seperti minyak goreng dan gula pasir dengan harga lebih murah dari harga pasar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kabid Pertanian Barito Utara, Urip Wijiasto yang mewakili Pj. Bupati Barito Utara, Wakapolres Barito Utara Kompol Krisistya Artantyo Oktoberna, S.I.K. yang mewakili Kapolres Barito Utara serta perwakilan dari instansi lainnya seperti Kodim 1013/Muara Teweh, Kejaksaan Negeri Barito Utara, DKPP Barito Utara, dan Kepala Bulog Cabang Muara Teweh, Hakim.

Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok, di tengah potensi lonjakan harga serta meringankan beban masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah. Program ini juga menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan. kegiatan GPM yang direncanakan akan terus berjalan di seluruh kecamatan di Kabupaten Barito Utara hingga Desember 2025.

Kapolres Barito Utara AKBP. Singgih Febiyanto, S.I.K. melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Barito Utara, Iptu Novendra W.P., menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung program pemerintah menekan Inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk peran aktif Polri, dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Polres Barito Utara bersama Bulog berkomitmen membantu masyarakat melalui program GPM ini. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di berbagai kecamatan untuk memastikan masyarakat, terutama dari kalangan menengah ke bawah, tetap mendapatkan akses terhadap pangan dengan harga terjangkau. Ini juga bentuk sinergi nyata Polri dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah kami,” ujar Iptu Novendra.

Melalui program GPM ini, Polres Barito Utara berharap dapat terus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat di tengah tantangan ekonomi saat ini.   (SS)

Nota Kesepakatan KUA- PPAS APBD 2026, Ditandatangani DPRD dan Pemkab Saat Paripurna II

BARITO UTARA- Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat Paripurna II bersama- sama dengan pemerintah Kabupaten Barito utara, resmi menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan dilakukan, bertempat di ruang sidang pari purna Kamis (14/8/2025).

Rapat Paripurna II DPRD Barito Utara dihadiri Pj.Bupati Indra Gunawan, SE. MPA Sekda Barito Utara Drs Muhlis, mewakili Kapolres Barito Utara Kompol Masriwiyono, mewakili Danfim 1013 Muara Teweh Danunit Letda Inf. Apri W, unsur FKPD, anggota DPRD, staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah.

Paripurna II dipimpin oleh Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, M. IP didampingi wakil ketua Beni Siswa anto dan para anggota DPRD dari masing- masing komisi dan fraksi.

Ketua DPRD Mery Rukaini mengatakan. Setelah laporan kehadiran anggota DPRD disampaikan oleh Plt. Sekretaris DPRD dari total 25 anggota, dinyatakab hadir semua, sehingga berdasarkan Pasal 121 Peraturan DPRD Kabupaten Barito Utara nomor 1 tahun 2025 tentang tata tertib DPRD, rapat dinyatakan memenuhi kuorum.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Paripurna II secara resmi saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” ucap Ketua DPRD saat membuka rapat.

Paripurna II dilangsungkan itu mendapat persetujuan anggota dewan secara aklamasi, dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepakatan KUA- PPAS APBD 2026 serta Pakta Integritas penyusunan dan pengesahan KUA- PPAS oleh Pj. Bupati Barito Utara, pimpinan DPRD, dan Sekretaris Daerah.

Mery Rukaini menyampaikan, penandatanganan KUA- PPAS ini merupakan bagian dari proses perencanaan dan penganggaran yang mengacu pada peraturan perundang- undangan serta memenuhi indikator penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Kami berharap kesepakatan ini menjadi landasan yang kuat untuk penyusunan APBD 2026 yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Barito Utara,” ujar Ketua DPRD Barito Utara.   (SS)

PERS GEBYAR SADULUR DISABILITAS

CIMAHI,Kamis(14/08/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar Gebyar Adminduk Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas “Sadulur Disabilitas” pada Kamis (14/08) di Aula SLBN-A Citeureup. Program yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini digelar serentak se Jawa Barat dan dibuka secara langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat mewakili Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi. Program ini digagas untuk menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) inklusif dan bebas diskriminasi.


Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji, menjelaskan bahwa tujuan program ini adalah memberikan kemudahan pelayanan dokumen kependudukan yang berkualitas bagi penyandang disabilitas, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menjadi media pemahaman bersama terkait pelayanan publik yang egaliter dan non-diskriminatif.


Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi, Hela Haerani, yang mewakili Wali Kota Ngatiyana, menyebut kegiatan ini sebagai tindak lanjut program provinsi yang patut diapresiasi. “Penyandang disabilitas memerlukan perhatian dan pelayanan lebih. Anak-anak di SLB, misalnya, wajib memiliki identitas kependudukan nasional agar pelayanan publik yang mereka terima maksimal,” ujarnya.


Hela Haerani menegaskan bahwa pelayanan adminduk adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. “Profesionalisme, kecakapan teknis, dan semangat kolaboratif adalah kunci. Kita tidak boleh membiarkan satu pun warga tertinggal dalam pemenuhan hak-haknya,” tuturnya.


Lebih lanjut Plt. Kepala Disdukcapil Kota Cimahi, Dani Bastiani, menjelaskan terdapat 330 peserta dari sembilan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Cimahi yang mengikuti pelayanan terpusat di SLBN-A Citeureup. “Pelayanan tidak berhenti di sini. Kami akan terus jemput bola berkolaborasi dengan kecamatan, kelurahan, dan stakeholder lainnya. Jika masih ada penyandang disabilitas yang belum terdata, kami siap memprosesnya,” tegasnya.


Gebyar ini menyediakan layanan perekaman KTP-el, pembuatan KIA, perubahan data, serta layanan adminduk lainnya. Peserta mendapat pendampingan langsung dari petugas untuk memastikan proses berjalan cepat, mudah, dan ramah disabilitas. Selain tatap muka, layanan juga tersedia secara daring melalui aplikasi Dilanda Cita, sehingga masyarakat tak harus datang langsung ke Mal Pelayanan Publik (MPP).

Dani juga menyebut kegiatan ini memiliki dasar hukum kuat, mulai dari UU Administrasi Kependudukan, UU Pelayanan Publik, hingga UU Penyandang Disabilitas. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap hak-hak penyandang disabilitas, memperkuat inklusi sosial, menghapus stigma, serta mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.


Dengan semangat “tidak menunggu, tapi menjemput warga”, Gebyar “Sadulur Disabilitas” diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda tahunan. Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen memastikan seluruh penyandang disabilitas memperoleh dokumen kependudukan secara layak, cepat, dan setara dengan warga lainnya.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)

PLN ULP Pamekasan Sosialisasikan Keselamatan Kelistrikan dan Promo Tambah Daya 50% Sambut HUT ke-80 RI

0

Pamekasan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN ULP Pamekasan menggelar sosialisasi produk layanan dan keselamatan kelistrikan di Balai Desa Dasok, Kamis (14/8/2025). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB ini dihadiri oleh perangkat desa setempat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Madura (Unira), serta jajaran PLN.

Hadir dalam acara ini Kepala Desa Dasok, Fathor Rasyid, bersama delapan perangkat desa dan 27 mahasiswa KKN Kelompok 3 Unira. Dari PLN, hadir Manager ULP Pamekasan, Agus Riyadi, didampingi Team Leader K3L ULP dan Team Leader Retail UP3 Madura.

Agenda ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan kelistrikan, khususnya menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI, di mana masyarakat kerap memasang umbul-umbul, pernak-pernik, atau bermain layangan di sekitar jaringan listrik. PLN mengingatkan bahwa kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan listrik dan membahayakan keselamatan.

Selain itu, PLN juga memperkenalkan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana layanan cepat dan mudah bagi pelanggan. Tak kalah menarik, sosialisasi ini juga mempromosikan program diskon 50% biaya tambah daya dalam rangka HUT ke-80 RI, yang berlaku hingga 31 Agustus 2025.

“Perayaan kemerdekaan adalah momen bersama untuk bergembira, namun kami mengimbau masyarakat tetap mengutamakan keselamatan kelistrikan. Mari kita hindari aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan, agar listrik tetap andal selama perayaan berlangsung,” ujar Agus Riyadi, Manager ULP Pamekasan.

Kepala Desa Dasok, Fathor Rasyid, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga jaringan listrik.

“Kami berterima kasih kepada PLN yang telah hadir memberikan sosialisasi langsung. Warga kami tentu ingin merayakan HUT RI dengan meriah, tapi juga dengan aman. Kami juga mengajak warga memanfaatkan promo tambah daya ini untuk meningkatkan kenyamanan,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, PLN berharap seluruh pelanggan di Desa Dasok dan sekitarnya dapat menikmati perayaan HUT ke-80 RI tanpa gangguan listrik, sekaligus memanfaatkan layanan digital dan promo kemerdekaan untuk memenuhi kebutuhan kelistrikan rumah tangga maupun usaha.

Polres Kediri Kota Gelar Penjualan Beras SPHP di Taman Sekartaji

0

Kediri – Polres Kediri Kota bersama Bulog Kediri melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah berupa penjualan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kepada masyarakat, Selasa, 12 Agustus 2025.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB tersebut berlangsung di Taman Sekartaji, Jl. Jagung Suprapto, Mojoroto, Kota Kediri.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Binmas, Kanit Bhabinkamtibmas, Kanit Binkamsa, serta anggota Satbinmas Polres Kediri Kota.

Pada kegiatan ini, disediakan stok beras SPHP sebanyak 995 kilogram atau 199 sak dengan kemasan 5 Kilogram per sak. Kehadiran Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Kediri Kota ini disambut antusias oleh warga Kota Kediri.

Seluruh stok habis terjual dengan jumlah pembeli mencapai 129 orang. Setiap sak beras dijual dengan harga Rp 57.000, sesuai dengan ketentuan harga stabilisasi yang berlaku.

Kasat Binmas Polres Kediri Kota Iptu Cahyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

“Melalui penjualan beras SPHP ini, kami berharap bahan pokok dapat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain menjaga kestabilan harga, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kota Kediri.