Home Blog Page 381

Ini Cara Menikung Yang Tepat Saat Berkendara Di Jalan

Batam – Menikung di jalan raya kerap dianggap sepele oleh sebagian pengendara. Padahal, jika dilakukan tanpa teknik yang benar, manuver ini bisa memicu kecelakaan fatal. Karena itu, setiap pengendara sepeda motor wajib memahami cara menikung yang aman, terutama saat melaju di jalan umum dengan kondisi beragam.

Salah satu teknik menikung yang direkomendasikan oleh instruktur Safety Riding Honda adalah “Lean With the Bike”. Teknik ini dilakukan dengan posisi tubuh pengendara mengikuti arah kemiringan motor secara alami, tanpa perlu memiringkan badan secara ekstrem seperti saat di sirkuit. Teknik ini efektif menjaga keseimbangan dan kontrol kendaraan, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari di jalan raya.

“Teknik Lean With the Bike sangat cocok digunakan di jalan umum karena memberikan kestabilan saat menikung tanpa memerlukan perubahan posisi duduk yang ekstrem. Teknik ini mudah dipelajari dan sangat penting untuk keselamatan,” ujar Christofer Valentino PIC Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara.

Agar teknik ini dapat diaplikasikan secara optimal dan aman, berikut lima poin penting yang harus diperhatikan oleh setiap pengendara:

  1. Turunkan Kecepatan: Sebelum memasuki tikungan, kurangi bukaan gas dan lakukan pengereman secara halus menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Hindari menikung dalam kecepatan tinggi agar tidak keluar jalur, dan jangan terlalu lambat agar motor tidak kehilangan keseimbangan saat miring.
  2. Arahkan Pandangan ke Tujuan: Pandangan mata menjadi pusat keseimbangan. Arahkan mata ke arah tikungan, bukan ke bawah atau sisi jalan. Hal ini menjaga kestabilan kendaraan dan memberi waktu antisipasi terhadap potensi bahaya di depan.
  3. Jaga Kecepatan Tetap Stabil: Hindari perubahan kecepatan secara mendadak ketika menikung. Perubahan yang ekstrem dapat mengganggu keseimbangan dan menyebabkan tergelincir.
  4. Kontrol Tekanan Rem Belakang: Bila perlu memperlambat saat berada di tikungan, gunakan rem belakang dengan tekanan ringan. Hal ini membantu menjaga traksi roda depan tetap optimal dan mencegah motor tergelincir.
  5. Tingkatkan Kecepatan Setelah Tikungan: Setelah melewati titik tengah tikungan, buka gas perlahan untuk mendorong motor kembali ke posisi tegak dan menjaga kelancaran laju.

Selain menguasai teknik menikung, pengendara juga harus memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berkendara. Perawatan rutin seperti pengecekan tekanan dan alur ban, kondisi rem, serta sistem pengereman secara keseluruhan sangat penting agar motor selalu dalam kondisi optimal. Pastikan motor Honda kesayangan kamu diservis secara berkala di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) untuk menjaga performa dan keselamatan berkendara.

Bagi pengendara yang ingin meningkatkan kemampuan berkendara lebih lanjut, Honda menyediakan pelatihan langsung di AHM Safety Riding Park, Safety Riding Center Honda, serta pelatihan komunitas yang difasilitasi oleh instruktur profesional dari main dealer. Konsumen juga dapat menghubungi dealer Honda terdekat untuk mengikuti pelatihan di wilayah masing-masing.

Menguasai teknik menikung seperti “Lean With the Bike” merupakan bagian penting dari keterampilan berkendara yang aman. Tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tapi juga pengguna jalan lain. Mari terus tumbuhkan kesadaran berkendara aman dengan semangat kampanye #Cari_Aman, karena tujuan utama berkendara bukan hanya sampai, tapi sampai dengan aman.

(Gokkon)

Tersangka Curanmor di Lumajang Ditembak Saat Ditangkap, Positif Narkoba dan Terlibat Judi Online

Lumajang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang berhasil meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial SG (36), warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

SG diringkus oleh Tim Resmob Polres Lumajang pada Kamis malam (26/6/2025) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah sebelumnya melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, pada Selasa (10/6/2025) dini hari.

“Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dan analisa di lapangan. Saat dilakukan penangkapan, tersangka mencoba melawan petugas, sehingga terpaksa kami berikan tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, Senin (30/6/2025).

Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel bagian tengah pintu. SG berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Vario serta dua unit handphone yang disimpan di atas etalase.

“Dari pengakuannya, SG sudah melakukan aksi pencurian sepeda motor di empat lokasi berbeda, yaitu di wilayah Kedungjajang, Pandansari, Padang, dan Tanggung,” tambah Kapolres.

Tak hanya terlibat dalam kasus curanmor, saat dilakukan tes urine, SG juga dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Selain itu, dalam pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan jejak akses situs judi online di handphone miliknya.

“Perilaku tersangka menunjukkan adanya keterlibatan dalam tindak pidana lain seperti penyalahgunaan narkoba dan aktivitas judi daring. Ini akan kami dalami lebih lanjut,” tegas AKBP Alex Sandy Siregar.

Atas perbuatannya, SG dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

“Penegakan hukum akan terus kami lakukan secara tegas, terutama terhadap pelaku yang meresahkan masyarakat,” pungkas Kapolres.

Netizen Penasaran ‘Untuk Apa Robot Polisi’, Ini Jawabannya

Masyarakat Indonesia dibuat gempar dengan kehadiran robot-robot dalam gladi kotor acara Hari Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) pekan lalu. Robot-robot yang dimaksud adalah robot humanoid, robot dog, robot tank, ropi, hingga robot agriculture.

Tujuan penggunaan robot, ketakjuban pada kecanggihan hingga sumber anggaran pengadaan robot-robot tersebut menjadi pembahasan. Lalu sebenarnya apa maksud dari kehadiran robot-robot tersebut?

Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan kehadiran robot menjadi gambaran modernisasi Polri. Sandi menuturkan kepolisian di negara-negara maju sudah mulai menggunakan robot, bahkan beberapa negara di kawasan ASEAN juga telah bersiap untuk menggunakan robot dalam rangka memaksimalkan kinerja.

“Antusias masyarakat terhadap demo robot saat gladi Hari Bhayangkara ke-79 di Monas benar-benar luar ekspektasi kami. Kami sangat berterima kasih khususnya kepada para orang tua yang telah mengajak anak-anak mereka untuk menyaksikan secara langsung robot humanoid, robodog, dan ropi. Dari hari ke hari Monas ramai dengan masyarakat yang mau melihat robot tersebut. Tapi kami tentu pahami betul masyarakat bertanya-tanya untuk apa robot-robot ini?” kata Sandi kepada wartawan, Senin (30/6/2025).

Sandi menuturkan Polri berupaya adaptif dengan perkembangan teknologi dengan mengedepankan kemitraan serta kolaborasi bersama seluruh komponen anak bangsa. Di sisi yang lain pengembangan robot juga disebut sejalan dengan penguatan SDM, sains, dan teknologi yang termaktub dalam Asta Cita Presiden.

“Tahun 2030 ‘wajah’ kepolisian di sejumlah negara akan diwarnai kehadiran robot-robot yang dinilai efektif untuk tugas kepolisian. Thailand sudah memperkenalkan robot humanoidnya, Dubai sudah men-declare juga soal pemanfaatan robot untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Bahkan Cina sudah uji coba robot polisi untuk patroli. Singapura mengembangkan kecoak cyborg untuk kegiatan SAR (search and rescue),” papar Sandi memberi contoh negara-negara yang memiliki proyeksi penggunaan robot.

“Memang di kita masih awam, Hari Bhayangkara menjadi momen pertama Polri memperkenalkan robot-robot ini,” imbuh Sandi.

Sandi menjelaskan dalam rencana strategis Polri tahun 2025 hingga 2045, kehadiran robot-robot tersebut telah dibahas. Bahkan untuk anggaran tahun 2026, Polri telah memasukan pengadaan robodog.

“Renstra Polri 2025 sd 2045 tentang penggunaan robot dalam membantu tugas-tugas Polri sudah ada. Tahun 2026 sudah dianggarkan untuk robodog, kegunaan sama dengan K9, untuk mendeteksi bahan-bahan dan benda-benda berbahaya, namun lebih efektif karena tidak perlu kita beri makan setiap hari, tidak perlu proses latihan dengan tenaga pawang, tahan cuaca ekstrem dan sebagainya,” terang Sandi.

Lebih jauh, Sandi menjelaskan robot humanoid efektif untuk teknologi pemindaian wajah dan pemantauan pelanggaran lalu lintas secara elektronik. Sandi juga menyebutkan bahwa robot tersebut dapat lebih dinamis karena memiliki kemampuan bergerak bebas dan pandangan 360 derajat.

“Untuk robot humanoid hampir sama, untuk melakukan scanning, identifikasi biometrik Polri, pengenalan wajah di tempat-tempat keramaian, dan untuk pemantauan pada jalur-jalur rawan pelanggaran lalu lintas. Seperti saya sampaikan, robot tersebut sudah dipakai oleh Kepolisian China untuk membantu patroli kepolisian, Dubai juga sudah menggunakan robot untuk memberikan pelayanan perpanjangan SIM dan lainnya,” jelas Sandi.

Polri juga berharap robot-robot dapat berfungsi untuk pengawasan dan pemantauan di lokasi berbahaya seperti gedung terbengkalai atau area bencana; penanganan situasi berbahaya termasuk penjinakan bahan peledak dan penyanderaan; pencarian dan penyelamatan korban dalam bencana alam maupun kebakaran.

Yang menjadi harapan juga robot-robot dapat dikembangkan untuk mengoptimalkan tugas-tugas kepolisian dalam rangka harkamtibmas, pelayanan publik maupun penegakkan hukum yang lebih presisi, humanis, transparan dan akuntabel.

Gandeng Anak Bangsa Kembangkan Penggunaan Robot

Sebagai mitra Polri dalam mengembangkan robot, Direktur Utama PT SARI Teknologi Yohanes Kurnia Widjaja menambahkan robot-robot dihadirkan sesuai tantangan tugas Polri. Dia memberi gambaran soal robot K9 dan humanoid

“Kami membangun teknologi ini dengan menyesuaikan kebutuhan unik Polri,” kata Yohanes.

Dia memberi contoh, robot K9 atau i-K9 mampu bertahan selama 8 jam di cuaca ekstrem. Robot tersebut juga terintegrasi dengan AI.

“Contoh robot i- K9 kedepannya mampu bertahan 8 jam dalam cuaca ekstrem dan terintegrasi AI behavior analysis,” ujar Yohanes.

Pun robot humanoid yang masih terus dikembangkan dan diadaptasikan dengan kebutuhan tugas pelayanan dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Untuk robot Humanoid masih terus dipelajari dan dikembangkan sesuai kebutuhan kepolisian di masa depan. Kami masih memerlukan ribuan jam uji coba dan penyempurnaan algoritma sebelum mencapai tingkat operasional penuh,” jelasnya.

Sebelumnya Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo menyatakan robot tersebut akan menunjang kinerja Polri di masa depan. Mereka dirancang untuk mengambil peran di lokasi berbahaya.

“Robot-robot ini dimasa depan akan menjadi mitra strategis personel Polri. Mereka dirancang untuk mengambil peran di lokasi berisiko tinggi guna mengurangi paparan bahaya terhadap manusia, sekaligus meningkatkan akurasi operasi,” ucap Dedi dalam keterangan tertulis, Jumat (27/6).

Dia pun mengakui teknologi robotika ini masih dalam tahap pengembangan awal. “Kami mengakui bahwa teknologi ini masih dalam tahap pengembangan awal dan akan terus belajar dari praktik terbaik negara-negara maju,” sambung Dedi.

Upaya pengembangan robot juga disebut sejalan dengan penguatan SDM, sains, dan teknologi yang termaktub dalam Asta Cita. Pelibatan anak bangsa diyakini sebagai wujud pemberdayaan dan dukungan terhadap generasi muda yang berkecimpung di bidang teknologi robotik dan AI.

“Modernisasi Polri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Kami berkomitmen menjalani proses ini dengan transparansi, termasuk belajar dari mitra internasional dan melaporkan perkembangan riset secara berkala. Teknologi ini hadir untuk memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian,” pungkas Dedi.

Tradisi Warisan Leluhur Desa Bulakan Di Warnai Pagelaran Wayang Kulit

Gempurnews | Pemalang – Warga Desa Bulakan Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang sangat antusias menggelar acara Ruwat Bumi di Lapangan Batur Bulakan. Senin (30/6/25).

Acara tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah, diketahui setiap bulan Muharam masyarakat Desa Bulakan menggelar Ruwat Bumi, sebagai bentuk taksyakuran atas rejeki yang diterima oleh masyarakat desa Bulakan yang mayoritas perekonomiannya dari hasil Bumi.

Kepala Desa Bulakan Sigit Pujianto menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu mensukseskan acara Ruwat Bumi.

Acara ini merupakan tradisi warisan leluhur yang harus dilestarikan. Ini bukan sekedar acara seremonial tetapi bentuk rasa syukur masyarakat dalam memanjatkan doa kepada Allah SWT, agar diberikan keberkahan, sekaligus mempererat tali silahturahmi antar warga. “ucap Sigit Kades Bulakan.

Dengan semamgat kebersamaan dan gotong royong tradisi Sedekah Bumi di Desa Bulakan terus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. “tambahnya.

Dalam rangkaian acara Sedekah Bumi yang dimulai sejak pagi hari disertai dengan kirab arak arakan hasil bumi yang disusun membentuk gunungan lalu di arak mengelilingi desa dan kemudian di pusatkan di tengah lapangan desa.

Acara ini tak hanya arak arakan saja, namun disetai dengan pagelaran Wayang Kulit, yang menghadirkan Dalang Ki Anom Puspo Carito dari Banyumas, dengan mengangkat lakon “Semar Mbangun Khayangan ” yang artinya adalah satu bentuk Pemimpin yang mbangun sesuatu yang bermanfaat bagi seluruh umat manusia.

(yn26)

Kolaborasi Polda Jatim dan BBWS Brantas di Hari Bhayangkara ke -79: Bangun Sumur Bor Dukung Efisiensi Air dan Ketahanan Pangan

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk membangun sumur dalam (bor) di lingkungan Polda Jatim dan sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung efisiensi pengelolaan air sekaligus menyukseskan program prioritas pemerintah dalam Asta Cita.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini memiliki dua tujuan utama.

Pertama, sebagai bentuk inovasi dan efisiensi internal dalam memenuhi kebutuhan air bersih secara mandiri dan berkelanjutan.

Kedua, sebagai wujud dukungan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan dan pengairan di daerah.

“Beban pengeluaran atas konsumsi air setiap tahunnya cukup signifikan,” ujar Irjen Nanang Avianto,di Gedung Patuh Polda Jatim, Senin (30/6).

Oleh sebab itu lanjut Kapolda Jatim, pembangunan sumur bor ini menjadi langkah strategis untuk efisiensi anggaran sekaligus menjaga ketersediaan air bersih.

Kegiatan kolaboratif ini disambut baik oleh BBWS Brantas yang menilai kerja sama lintas instansi seperti ini penting dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor sumber daya air.

Polda Jatim juga mengapresiasi BBWS Brantas atas sinergi yang telah terjalin dengan baik.

Kapolda Jatim berharap kerja sama ini bisa menjadi awal dari kolaborasi strategis lainnya di masa depan.

“Semangat kita hari ini adalah inovasi dan kolaborasi. Dua kunci yang harus dipegang oleh setiap institusi untuk menjawab tantangan zaman,” pungkas Irjen Nanang.

Melalui pembangunan sumur bor ini, diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi internal Polda Jatim, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar dalam hal ketahanan air, pangan, dan lingkungan.

Sementara itu Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

“Pembangunan sarana pengeboran air bersih ini merupakan bagian dari kegiatan Hari Bhayangkara ke -79,” kata Kombes Dirmanto.

Karolog Polda Jatim juga merupakan wujud nyata kontribusi Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Dengan semangat Polri Presisi,Polda Jatim mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kombes Dirmanto. (*)

PERTEMUAN KELAS IBU BALITA OLEH PEMDES HARGOSARI

0

Ngawi – GempurNews.com,,Pemdes Hargosari laksanakan kegiatan Pos ibu balita Tahun 2025.
Kelas Ibu Balita adalah program atau kegiatan yang ditujukan untuk ibu-ibu yang memiliki anak berusia 0-5 tahun. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan dukungan kepada ibu dalam merawat dan mengasuh anak balita mereka.
kegiatan ini di adakan di aula kantor desa Hargosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, dengan peserta 25 ibu balita dan balitanya ada 25.
Dengan anggaran bersumber dari DD Tahun 2025 senilai Rp 1.250.000.-
Pelaksanaan pada Senin, 30 Juni 2025.

Peningkatan upaya promotif di bidang kesehatan terus dilakukan oleh Puskesmas. Salah satunya adalah peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan anak balita. Kegiatan yang dikoordinir oleh program Kesehatan Ibu dan Anak bersama bidan desa, tenaga pendamping desa dan kader kesehatan mengadakan kegiatan Kelas Ibu Balita.

Diadakanya kegiatan dengan maksud dan tujuan ibu balita paham dan tau bagaimana cara mendidik anak usia dini supaya anak balita sehat kuat dan bermartabat serta di didik menjadi orang tua yg tangguh dan beradap sehingga anak anak di harapkan bisa mencontoh apa yg dilakukan oleh orang tuanya, terutamanya ibu karena ibu adalah ujung tombak dalam pendidikan anak mulai dari bayi sampai dewasa.

Dengan adanya pendamping ibu balita Pemdes Hargosari berharap generasi penerusnya akan siap segalanya dalam menghadapi tantangan di saat ia dewasa dan tetap mengedepankan etika dan sopan santun. (adv /din)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bersama TNI Gelar Patroli Skala Besar Pasca Pengesahan Warga Pesilat

TANJUNGPERAK – Aparat gabungan TNI dan Polri menggelar patroli skala besar untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjungperak, Polda Jatim.

Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu (28/6/2025) malam hingga Minggu (29/6/2025) dini hari ini digelar sebagai langkah antisipasi pasca kegiatan pengesahan warga baru salah satu organisasi pencak silat di Surabaya.

Patroli stasioner yang dipimpin langsung oleh Pamenwas sekaligus Kabaglog Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Sudaryanto, difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengatakan Sinergi TNI-Polri ini diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di Kota Surabaya.

“Kegiatan ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya setelah adanya kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar,” ujar Iptu Suroto, Minggu (29/6/2025).

Tiga lokasi utama yang menjadi fokus patroli antara lain Jalan Jakarta di wilayah hukum Polsek Pabean Cantikan, kawasan Jalan Dupak, serta Pos Polisi (Pospol) Suramadu yang merupakan pintu gerbang utama keluar-masuk Surabaya dari arah Madura.

Iptu Suroto menjelaskan, patroli ini bertujuan untuk mencegah berbagai bentuk potensi kejahatan malam.

“Patroli Harkamtibmas ini sebagai bentuk antisipasi terhadap kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta potensi aksi gangster, tawuran antar kelompok, dan balap liar yang dapat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Penempatan personel di titik-titik strategis tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Selain itu, kehadiran aparat di tengah masyarakat juga bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas di malam hari.

“Alhamdulillah, hingga patroli berakhir, situasi dilaporkan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol, ” pungkasnya. (*)

Polres Pasuruan Bekuk Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti 51,83 Gram

PASURUAN – Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 51,83 gram. Seorang pria berinisial MJ (56), warga Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, ditangkap saat berada di samping rumahnya pada Sabtu (21/6/2025) dini hari.

Kapolres Pasuruan melalui Kasat Resnarkoba menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang melibatkan tersangka PAR. MJ diketahui berperan sebagai pengedar dan mengaku mendapat keuntungan antara Rp200.000 hingga Rp350.000 per gram sabu, serta bisa menggunakan narkotika itu secara gratis.

Dari tangan tersangka, petugas menyita dua kantong plastik berisi sabu dengan berat masing-masing 33,25 gram dan 18,58 gram, satu buku catatan transaksi, uang tunai Rp1.257.000, serta satu unit ponsel yang digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi narkoba.

Tersangka kini ditahan di Polres Pasuruan dan dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup atau pidana mati.

Polres Pasuruan mengimbau masyarakat agar berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.

ADA PERBUATAN MELAWAN HUKUM ATAS KEBOHONGAN YANG DILAKUKAN PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG

Oleh : Faizuddin FM
Aktivis Jombang

JOMBANG – gempurnews.com. Bermula dari melihat dan mendengarkan apa yang telah terjadi di pendopo kabupaten Jombang, acara kenegaraan dengan turut serta hadirnya Menteri Desa PDT, Bupati dan jajarannya, serta para Undangan terdiri dari lembaga demokrasi perwakilan rakyat ditingkat desa (BPD), yang dibentuk berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945.

Sesuai undangan Nomor : 400.10/4639/415.10/2025 atas nama pemerintah kabupaten Jombang, para ketua dan anggota BPD sekabupaten mempunyai harapan tinggi untuk menyambung suara rakyat di hadapan menteri desa sesuai undangan tersebut yaitu Dialog Bersama Menteri Desa PDT, namun yang terjadi bukan dialog tapi pelantikan pengurus organisasi Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI)

Saya menilai pemerintah kabupaten Jombang yang dinahkodai seorang Bupati telah benar-benar melakukan perbuatan melawan hukum (PMH) yang menurut regulasi perbuatan melawan hukum tersebut dapat digugat karena ada yang dirugikan. Bagaimana aturanya?

Sebelum mengungkap analisis tentang pemerintah kabupaten Jombang telah melakukan kebohongan yang mengarah pada perbuatan melawan hukum, kita melihat sejumlah indikator yang ada yaitu, undangan resmi berkop pemerintah kabupaten, terjadinya pelantikan diluar acara yang tercantum dalam undangan, ada yang dirugikan dan lain-lain.

Apa hukum yang dilanggar ?

Pasal 28D ayat (1) UUD 1945:
Menjamin hak setiap orang untuk diakui, dihormati, dan dilindungi dari setiap perbuatan yang merugikan. Ini berarti, pemerintah harus bertindak jujur dan transparan dalam menjalankan tugasnya.

Pasal 1 angka 3 UUD 1945:
Menyatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Salah satu prinsip negara hukum adalah adanya kepastian hukum, termasuk dalam hal pemerintahan. Pemerintah harus bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak boleh berbohong atau menyembunyikan informasi.

Saya, mendorong pemerintah kabupaten Jombang dengan nahkoda seorang Bupati, untuk menjalankan pemerintahannya yang jujur, transparan, dan akuntabel. (AFR)

PEMDES DAWUNG LAKSANAKAN MUSDES TA 2025

0

Ngawi – GN,, Musdes (Musyawarah Desa) penyusunan perencanaan pembangunan desa Tahun 2026 adalah forum musyawarah desa yang bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) untuk tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Dawung, Perangkat Desa, perwakilan dari Kecamatan, Pendamping Desa, Bhabinsa Desa , Babinkantibmas Desa , BPD, Kader dan RT/RW serta unsur masyarakat desa. Kegiatan dilaksanakan di Aula kantor desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Senin 30 Juni 2025.

” Ahmat Widayanto selaku Kepala Desa Dawung menyampaikan bahwa adapun maksud yang ingin dicapai dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa adalah sebagai kerangka acuan bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa dalam menyusun program dan kegiatan tahunan yang sinergis sesuai tugas pokok fungsinya untuk mewujudkan tercapainya visi misi yang telah ditetapkan dalam RPJM Desa, terangnya”.

Dengan demikian, Musdes penyusunan perencanaan pembangunan desa 2026 adalah langkah penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (adv/din)