Home Blog Page 385

Kehadiran RSAB Cabang Batu Aji, Wawako Li Claudia: Wujud Kemajuan Batam di Sektor Kesehatan

Batam – Hadirnya pelayanan kesehatan Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batu Aji membawa dampak positif bagi Kota Batam. Karena merupakan simbol kemajuan bidang kesehatan di Kota Batam. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Batam/Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra saat memberi sambutan diacara Grand Opening RSAB Batu Aji Batam pada Kamis (26/06/2025). Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra hadir didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd.

Peresmian Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan secara bersama-sama oleh Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Nyanyang Haris Pratamura dan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. Li Claudia Chandra juga menandatangani prasasti sebagai tanda resminya Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji beroperasi.

“Peresmian cabang baru Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji ini adalah kabar baik dan kabar yang membuat masyarakat senang. Ini juga masa depan bagi Kota Batam, ini bukan sekedar tambahan fasilitas kesehatan, tapi upaya serius untuk menuju peningkatan kualitas hidup,” tuturnya yang hadir didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd.

Ia mengatakan Batam merupakan kota strategis, kota industri, perdagangan dan kota perlintasan internasional maka Batam juga harus punya pelayanan rumah sakit yang bertaraf dunia. Menurutnya tidak ada pilihan lain, karena harus terus bersaing dan terus meningkatkan kualitas yang baik dari sisi tenaga medis, fasilitas dan pelayanan.

“Untuk itu atas nama Pemerintah Kota Batam mengucapkan selamat atas diresmikannya cabang baru Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji. Ini merupakan langkah besar dan sangat bearti dalam mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Batam,” ucapnya.

Diakhir sambutan ia mengatakan bahwa kehadiran Rumah Sakit Awal Bros Batu Aji membawa dampak yang positif bagi investasi disektor kesehatan. Sangat penting karena membuka lapangan perkerjaan, membuka ekonomi lokal memberi rasa nyaman dan aman bagi masyarakat Batam. Harapannya ini menjadi simbol kemajuan pelayanan kesehatan di Kota Batam dan membawa energi positif bagi masyarakat Kota Batam.

Acara peresmian RSAB Batu Aji dihadiri Ketua DPRD Batam, Wakil Ketua Komisi III, Muhammad Rudi, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Asmin Patros, Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Aristuti Sirait, Komisaris Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), Mulyadi Awaloeddin dan CEO RSAB Arfan Awaloeddin. *(Gokkon)

Polresta Sidoarjo Siap Amankan 1 Suro, Satgas Sentot Prawirodirjo Dikukuhkan

SIDOARJO – Menghadapi peringatan malam 1 Suro (1 Muharram 1447 H) tahun 2025, Polresta Sidoarjo Polda Jatim mengukuhkan 25 pengurus yang tergabung dalam Satgas Pam Sentot Prawirodirjo, pada Kamis (26/6/2025) di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo.

Pengkuhan Satgas Pam Sentot Prawirodirjo yang terdiri dari sejumlah pengurus perguruan silat oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing ini dihadiri seluruh kapolsek jajaran, pejabat utama Polresta Sidoarjo, Ketua IPSI Sidoarjo dan 28 perwakilan perguruan silat yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Melalui rapat kordinasi dan revitalisasi Satgas Pam Sentot Prawirodirjo yang selama ini sudah ada, harapannya menambah semangat baru bagi seluruh perguruan silat di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Semangat kami dalam pembentukan Satgas Pam Sentot Prawirodirjo ini adalah untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif dalam peringatan 1 Suro atau 1 Muharram 1447 Hijriyah nanti,” ujar Kombes. Pol. Christian.

Ia berharap tidak ada potensi-potensi gesekan antar oknum perguruan silat karena semua dapat diredam dan di edukasi untuk menjaga kedamaian dengan mengisi kegiatan-kegiatan positif.

Kapolresta Sidoarjo menambahkan, peran Satgas juga masif edukasi ke anggota di tingkat bawah agar tidak terpancing provokasi maupun euforia berlebihan.

Diharapkan budaya silat khususnya di wilayah hukum Polresta Sidoarjo tetap lestari tanpa ada bentrokan antar perguruan dan konvoi kendaraan bermotor. (*)

Tradisi Baritan mewarnai Kebersamaan Menyambut Tahun baru Islam, 1447 Hijriah

0

Gempur News.
Blitar-Dalam rangka menyambut bulan Muharram 1447 Hijriah, Masyarakat Desa Sanankulon Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, mengadakan kegiatan Baritan pada, kamis,26 juni 2025 Baritan dilaksanakan selepas sholat isyak di beberapa di dusun genengan salah satunya di Rukun Warga Genengan.

Baritan ini melibatkan doa bersama,makan-makan,tradisi khusus seperti penggunaan “Takir plontang”(piring dari daun pisang) yang berisi makanan.dan diadakan diperempatan jalan atau tempat umum, sebagai bentuk syukur dan permohonan keselamatan serta Rezeki dan permohonan keselamatan serta Rezeki dijauhkan dari marabahaya, tradisi, Baritan yang sudah dilakukan secara turun-temurun untuk menyambut datangnya bulan Muharram atau dalam istilah Jawa disebut bulan Suro.

“Baritan disebut juga upacara adat yang dilakukan setiap bulan Suro. Baritan berasal dari kata rid/wiriddan yang berarti memohon petunjuk atau perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan. Namun akibat pengaruh dialek setempat kata rid/wiridan berubah menjadi Baritan. Baritan ini dalam bahasa lain disebut tolak bala.

Baritan dilakukan melalui beberapa syarat diantaranya diadakan di perempatan jalan karena barada di tengah-tengah sehingga memudahkan masyarakat berkumpul. Seperti yang dilakukan oleh Masyarakat rt 04/05 dan sekitarnya dusun Genengan yang menggelar Baritan di jalan Desa.

Hadir semua warga dan tokoh agama Nanang makruf pemimpin pembuka acara RT setempat suwarno sebagai pembuka jalanya acara, beliau menuturkan jika sudah selayaknya tradisi Baritan tetap harus dilestarikan, karena melalui Baritan bisa semakin dekat untuk menjalin silaturahmi antar masyarakat.

“Semoga menuju 1 Muharram 1447 Hijriah ini kita masih diberi kesempatan untuk menghirup udara bebas serta tetap teguh dalam keimanan dan menjadi insan yang lebih baik lagi dari segala sisi,” Ungkapnya

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan Do’a yang dipimpin oleh Kiyai misaji serta diakhiri dengan makan-makan bersama sebagai wujud menjalin guyup rukun semangat kebersamaan tutupnya (fd.sdr)

Bupati PakPak Barat Franc Bernhard Tumanggor Lantik FKUB dan FPK FKDM Tahun 2025-2030

Gempurnews,com/Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Pelantikan Forum Strategis Forum Kerukunan Umat
Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kewaspadaan Dini Daerah (FKDM) dan Kelompok Kerja Pelestarian dan Pengembangan Budaya Daerah Kabupaten Pakpak Bharat Periode 2025-2030.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Forum dan Kelompok Kerja ini merupakan lembaga dan mandatori yang memiliki peran strategis, serta mempunya tugas yang cukup kompleks, diantaranya mengelola keberagaman dan menjaga kerukunan antar umat beragama, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, deteksi dini, budaya kearifan lokal, serta membumikan Bhineka Tunggal Ika di Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam beberapa tahun terakhir Pemerintah sangat mengapresiasi semakin berkinerjanya Forum-Forum ini dalam memberikan saran, masukan, serta informasi-informasi yang berkembang di Kabupaten Pakpak Bharat. Hal ini dirasakan bahwa hingga saat ini Kabupaten Pakpak Bharat tetap dalam situasi kambtibmas yang terkendali, ucap Bupati dalam sambutannya.

Semoga bapak Bupati cepat sembuh, kami selalu mendoakan kesehatan bapak. Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat yang melaksanakan pelantikan hari ini, semoga kami mampu mengemban tugas dan tanggung jawab ini, dan semoga Pakpak Bharat kian nduam dan sejahtera, ucap Pdt. Kadarisman Sinamo, S.Th, Ketua FKUB Kabupaten Pakpak Bharat usai dilantik.

Pelantikan ini dihadiri segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Pakpak Bharat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh buadaya Kabupaten Pakpak Bharat.(Tumangger)

Rapat Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2025-2029 Kabupaten PakPak Barat

Gempurnews,com/Pemerintah Kabupaten PAkpak Bharat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Daerah Tahun 2025-2029 di aula bale sada arih, kantor Bupati Pakpak Bharat (26/06/2025). sejumlah undangan dan pemangku kepentingan terkait turut menghadiri acara ini, diantaranya Kepala Badan Perencana Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Alfi Syahriza, ST, M.Eng. Sc, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Faisal Arif Nasution, S.Sos, M.Si, perwakilan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, perwakilan Kepala Daerah tetangga, serta banyak undangan lainnya.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutannya antara lain menjelaskan, kolaborasi Pemerintah Daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, akademisi, juga media sangat berpengaruh untuk kemajuan suatu daerah.

Mari kita bergandeng tangan untuk memajukan Kabupaten Pakpak Bharat yang kita cintai, ucap dia.

Saya menegaskan tidak semua dapat dibiayai oleh APBD Kabupaten Pakpak Bharat, peran serta masyarakat dalam pembangunan Daerah harus ditingkatkan, sinergi dan koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat harus lebih aktif sehingga mendapatkan dukungan alokasi anggaran. Sinergi dengan stakeholder diperlukan untuk menggerakkan corporate social responsibility (CSR) yang mampu membantu keterbatasan APBD kita, jelas Bupati kemudian.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara, Muhamad Bobby Afif Nasution dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Bappelitbangda Sumatera Utara, Alfi Syahriza, mengajak seluruh pemangku kepentingan dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Pakpak Bharat yang maju dan sejahtera.

Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan baik dari unsur Pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, maupun organisasi kemasyarakatan dapat berpartisipasi aktif memberikan masukan, saran, dan pandangan yang konstruktif dalam mewujudkan pembangunan dan harapan serta cita-cita kita bersama di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat khususnya dan Sumatera Utara umumnya, ajak Bobby dalam sambutan tertulisnya.(Tumangger)

Bea cukai Probolinggo tancap gas edukasi Rokok ilegal merugikan Negara.

Probolinggo, Gempur News.

– Dalam upaya memperkuat edukasi dan sinergi dengan masyarakat, Bea Cukai Probolinggo kembali hadir dalam siaran podcast informatif yang diselenggarakan oleh Radio Bromo FM, salah satu Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) milik Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini disiarkan secara langsung pada Selasa (24/6/2025) dimulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB di Jl. Rengganis Nomor 1 Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan lt. 1, Studio Radio Bromo FM.

Podcast yang dipandu oleh Sonny dari Bromo FM menghadirkan dua narasumber dari Bea Cukai Probolinggo, yaitu Dwi Rahayu Nandayani dan Arrizal Fatoni. Keduanya menjelaskan peran dan tugas Bea Cukai Probolinggo dalam mengawasi wilayah kerja yang mencakup Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo dan Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Bea Cukai Probolinggo mengemban target penerimaan negara tahun 2025 sebesar Rp1,28 triliun yang sebagian besar bersumber dari sektor cukai hasil tembakau. Capaian ini tentu sangat bergantung pada keberhasilan pemberantasan peredaran rokok ilegal.

“Rokok ilegal merugikan penerimaan negara secara langsung. Setiap batang rokok yang beredar tanpa cukai resmi, berarti potensi dana pembangunan yang hilang. Dana dari cukai tembakau seperti DBHCHT digunakan untuk pembangunan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan dan kegiatan sosial lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Dwi Rahayu.

Ia menambahkan, dalam konteks penegakan hukum, peredaran rokok ilegal bukan pelanggaran ringan. “Mengedarkan rokok ilegal dapat dikenai sanksi pidana berat. Sesuai Undang-Undang Cukai, pelaku dapat dikenakan hukuman penjara hingga 5 tahun serta denda hingga 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,” tegasnya.

Arrizal Fatoni turut menjelaskan berbagai ciri rokok ilegal, mulai dari rokok polos (tanpa pita cukai), pita cukai palsu hingga penggunaan pita cukai salah peruntukan. Ia juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran rokok ilegal.

“Masyarakat bisa melapor melalui saluran resmi Bravo Bea Cukai di 1500225, WhatsApp ke 0898181559 atau langsung melalui media sosial resmi Bea Cukai Probolinggo. Jangan ragu, karena partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan pengawasan,” ujarnya.

Di sisi lain, Bea Cukai juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai. Penipuan yang sering terjadi biasanya berkedok kiriman barang dari luar negeri dan permintaan transfer dana.

“Bea Cukai tidak pernah meminta transfer dana secara langsung kepada masyarakat. Jika ada yang mengaku petugas Bea Cukai dan menjanjikan pelepasan barang kiriman setelah mentransfer sejumlah uang, bisa dipastikan itu adalah penipuan,” kata Dwi Rahayu mengingatkan.

Podcast yang berlangsung santai namun penuh informasi tersebut ditutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk terus bersinergi bersama pemerintah dalam memberantas rokok ilegal.

“Ini bukan hanya tugas Bea Cukai, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga negara. Laporkan jika melihat atau mencurigai peredaran rokok ilegal. Mari kita jaga penerimaan negara agar pembangunan di daerah kita terus berjalan dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” pungkas Arrizal Fatoni.

Dedikasi Untuk Indonesia Damai Polda Jatim Gelar Doa dan Zikir Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke – 79

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar doa dan Zikir bersama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-79 tahun 2025 di Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim, Kamis, (25/6/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda Polda Jatim Kombes Pol. Ary Satriyan yang mewakili Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto dan diikuti Pejabat Utama Polda Jatim, personel Polda Jatim serta Da’i Kamtibmas dan anak yatim Piatu Bani Ya’qub Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut Irwasda Polda Jatim Kombes Ary Satriyan menyampaiakan bahwa doa dan dzikir kepada Allah SWT sebagai ungkapan syukur dan harapan bagi keselamatan, kedamaian, serta keberkahan dalam setiap langkah Polda Jatim terutama dalam menjaga Kamtibmas di Wilayah Jawa Timur.

Ia menegaskan acara ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi merupakan wujud syukur dan ungkapan terima kasih kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, kata Kombes Ary, doa dan dzikir ini sebagai bentuk komitmen untuk selalu berserah diri dan memohon petunjuk kepada Tuhan dalam melaksanakan tugas sebagai abdi Negara, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Timur.

“Hari Bhayangkara selalu menjadi momen refleksi dan evaluasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada Masyarakat, dan di usia ke-79 tahun, Polri telah melewati berbagai tantangan dan rintangan,” lanjut Kombes Ary.

Ia juga menegaskan arah kebijakan Polda Jatim untuk terus menjadi institusi yang adaptif, profesional, dan responsif, sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri yang modern dan humanis.

Lebih lanjut Kombes Ary berharap dzikir dan doa yang dipanjatkan di Hari Bhayangkara ke – 79 itu menjadi momentum introspeksi dan penyegaran spiritual bagi seluruh anggota Polri, terlebih di tengah tantangan sosial yang terus berkembang.

“Kita memohon kepada allah Swt agar senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, serta keteladanan keada kita semua,”ungkapnya.

Kombes Ary juga mengingatkan kepada seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Kita harus menjadi teladan bagi masyarakat dan menjaga kepercayaan publik, agar Polri dapat terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini diakhiri dengan ceramah, Zikir dan Doa bersama dengan mengangkat Tema Polri Untuk Masyarakat yang disampaiakan oleh Prof. Dr. KH. Ali Maschan Musa, M.Si. (*)

Puluhan Botol Miras Diamankan Polres Mojokerto Kota Jelang Malam Suro


‎Kota Mojokerto – Komitmen Polres Mojokerto Kota berantas peredaran Minuman Keras (Miras), Satsamapta Polres Mojokerto Kota amankan sepasang kakak-beradik penjual miras di Pasar Rakyat Jetis, Kab. Mojokerto pada Rabu (25/06/2025).

‎Menurut Keterangan Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri S.I.K., M.H. melalui Kasihumas IPDA Slamet Haryono, sepasang remaja yang berinisial NO (29) dan MIPP (19) merupakan warga yang berdomisili di Krian, Kab. Sidoarjo.

‎Keduanya diamankan karena kedapatan akan menjual 52 botol miras kemasan 600 ml. Botol-botol miras ini telah dibungkus tersangka menggunakan keras seingga menyerupai bentuk paket

‎“Satsamapta Polres Mojokerto Kota Mengamankan 2 orang dari Krian Sioarjo yang kedapatan menjual Miras di Jetis, Kami amankan sebanyak 52 Botol kemasan 600 ml yang telah dibungkus seperti paket,”

‎Tersangka menlanggar Pasal 29 ayat (1) Perda Kab. Mojokerto No. 3 tahun 2016 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Usai dilakukan pemeriksaan di Lokasi, tersangka beserta barang bukti diamankan di Polres Mojokerto Kota untuk ditindak lanjuti.

‎”Ipda Slamet menyampaikan kegiatan patroli maupun razia miras dilakukan Polres Mojokerto Kota menjelang malam suro, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir hal hal yang tidak diinginkan di lapangan”

‎Slamet juga menghimbau kepada Masyarakat untuk tidak menkonsumsi minuman keras karena akan berdampak buruk bagi diri dan lingkungan.

‎Selain itu, Ia juga menyampaikan bagi yang mengetahui peredaran miras illegal agar dapat dilaporkan di Call Center Polri “110”.

‎“Kami himbau bagi Masyarakat untuk tidak menkonsumsi Miras karena berdampak buruk bagi diri sendiri dan lingkungan sosial. Kami juga menghimbau bagi yang mengetahui peredaran miras illegal bisa dilaporkan di Call Center Kepolisian 110,” Imbau IPDA Slamet. (*)

Dua Penjambret dan Penadah di Lumajang Berhasil Di Tangkap Polisi

LUMAJANG – Polres Lumajang berhasil meringkus dua pelaku kejahatan, masing-masing spesialis penjambretan dan penadahnya.

Kedua tersangka, berinisial DW (20) sebagai pelaku jambret dan ZI (22) sebagai penadah, merupakan warga Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang.

Keduanya kini mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Keberhasilan penangkapan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Lumajang, Kamis (26/6/2025).

“Kami berhasil mengamankan dua orang terkait kasus jambret yang terjadi di Jalan Raya Sukarno Hatta, Desa Sukodono, pada tanggal 7 Februari 2025 lalu,” terang AKBP Alex Sandy Siregar.

Kejadian penjambretan tersebut menimpa korban Ilham Sona Satria (23), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban sedang melintas dan tiba-tiba tas selempangnya dirampas oleh pelaku DW yang beraksi bersama rekannya berinisial NS (DPO).

“Modus operandi yang digunakan adalah memepet korban dan langsung merampas tas yang dibawa. Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur tas selempang berisi dua unit handphone merek Vivo dan Infinix Hot 10, dompet yang di dalamnya terdapat dua KTP atas nama korban, serta uang tunai sebesar Rp 200.000,” jelas Kapolres.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, tim kepolisian berhasil mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku. Kedua tersangka, DW dan ZI, akhirnya diamankan di rumah masing-masing di Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung.

“Kami masih terus melakukan pengembangan untuk mencari pelaku NS yang saat ini masih buron. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari, dan tidak mengenakan perhiasan atau membawa barang berharga yang mencolok,” pungkas AKBP Alex Sandy Siregar.

Diskominfosandi Barito Utara Selenggarakan Sosialisasi Pembentukan KIM, 

BARITO UTARA- Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat, (KIM) yang dilaksanakan bertempat di Aula Kantor Baprida Muara Teweh, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj.) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE., MPA melalui Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, SE. Dan dihadiri Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Ferawati, Kepala Disminfosantik Kota Palangkaraya, kepala Desa, Lurah, dan kepala perangkat Daerah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara, HM Ikhsan, AKS dalam sambutannya, mengatakan kegiatan sosialisasi pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)  menjadi salah satu upaya penting untuk memperkuat jaringan komunikasi publik di Barito Utara, terutama dalam rangka meningkatkan penyebaran informasi yang akurat, efektif, dan efisien kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan kesepahaman di antara pemangku kepentingan terkait pembentukan KIM. Dengan adanya KIM, kami berharap informasi dapat lebih mudah sampai ke masyarakat, baik itu informasi daerah maupun informasi nasional yang relevan,” ujar Kadis Kominfosandi.

Kegiatan ini melibatkan para narasumber yang ahli di bidang komunikasi publik dan diadakan dengan metode paparan dan tanya jawab untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai konsep dan tujuan pembentukan KIM.

Mochamad Ikhsan juga berharap agar peserta sosialisasi dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam memperkuat jaringan komunikasi masyarakat di daerah masing- masing.

Pj.Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA dalam sambutannya, menegaskan bahwa KIM merupakan kelompok yang dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat secara mandiri guna mengelola dan menyebarkan informasi yang bermanfaat dan memberdayakan masyarakat. 

“KIM adalah mitra strategis pemerintah. Melalui KIM, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan akurat, sekaligus berkontribusi menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan informasi negatif lainnya,” ujar Indra Gunawan.

la juga menyampaikan bahwa kehadiran KIM di desa dan kelurahan akan menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. KIM tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga berperan sebagai penampung dan penyalur aspirasi masyarakat kepada

“Dengan terbentuknya KIM, akses masyarakat terhadap informasi akan semakin terbuka dan mudah. KIM juga diharapkan mampu menyebarkan informasi positif yang berdampak nyata pada perubahan pola pikir pemberdayaan masyarakat,” lanjutnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfosandi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, serta berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif.   (SS)