Home Blog Page 386

Pimpinan Redaksi Gempurnews Dan Gardanusantara Lumajang, Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79, Apresiasi Peran Polri untuk Masyarakat

Lumajang, — Gardanusantara News,com Dalam Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Pimpinan Redaksi Bambang Irawan Dan Segenap Crew, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat.Lumajang khususnya.

Dalam pernyataannya, Kamis (26/6/2025), Bambang, momentum Hari Bhayangkara ke-79 menjadi pendorong semangat bagi Polri untuk semakin profesional dan humanis dalam menjalankan tugasnya.

“Atas nama Media Gempur dan Gardanusantaranews, com saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri semakin jaya, semakin dekat dengan masyarakat, dan selalu menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Bambang.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran Polri sebagai mitra strategis masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan nyaman.

“Polri bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran Polri harus menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat,” tambahnya.

Di Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan sosial yang digelar di berbagai daerah. Mulai dari bakti kesehatan, donor darah, bantuan sosial, hingga layanan SIM keliling gratis, menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Upaya-upaya ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menilai Polri semakin terbuka dan responsif terhadap kebutuhan publik, seiring dengan tantangan zaman yang terus berkembang.

“Kami merasakan kehadiran Polri bukan hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam kegiatan sosial. Ini bukti Polri semakin dekat dengan masyarakat,” Jelas Gopi

Memasuki usia ke-79, Polri dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber, ancaman keamanan, hingga dinamika sosial masyarakat. Meski demikian, Polri diharapkan tetap setia pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman moral dan etika dalam menjalankan tugas.

Dengan semangat pengabdian dan integritas, Polri diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan, kedamaian bangsa Indonesia(Djk.P)

Bupati Pasuruan Ucapkan Selamat HUT ke-79 Bhayangkara, Dukung Polri Terus Berinovasi dan Dicintai Masyarakat

Pasuruan – Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Bupati Pasuruan, Muhammad Rusdi Sutejo, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia atas peran strategisnya dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah NKRI.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan. Saya Muhammad Rusdi Sutejo, Bupati Pasuruan, mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79,” ucapnya.

Bupati Rusdi berharap Polri senantiasa menjaga kekompakan dan soliditas dalam menghadapi tantangan zaman, serta terus berinovasi dalam menjalankan tugasnya demi memberikan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga Polri semakin kompak dan solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Terus berinovasi dan beradaptasi dalam perkembangan zaman, serta semakin dicintai masyarakat,” tambahnya.

Ia menutup dengan semangat kebangsaan dan penghargaan atas dedikasi Polri. “Dirgahayu Bhayangkara ke-79. Polri untuk masyarakat. Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Ucapan ini menjadi simbol sinergitas kuat antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik yang optimal di Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan Acara Pelepasan Kelas VI dan Gelar Ajang Kreasi Pentas Seni Kelas I Sampai Kelas V SD Cimahi Mandiri 5

Cimahi, Sabtu(21/06/2025)
Gelar kegiatan SD Negeri Cimahi Mandiri 5 yang berisikan Pelepasan Kelas VI dan Penampilan Kesenian dari Kelas I sampai dengan Kelas V terasa begitu meriah, Namun kemeriahanbyang terjadi tentu saja tidak menghilangkan kesakralan dan esensi sebuah perpisahan,Siswa kelas VI akan meninggalkan bangku sekolah dan meneruskan ke jenjang selanjutnya yakni SMP.
Kegiatan diisi dengan upacara adat dan sungkeman siswa Kelas VI kepada bapak,ibu guru serta kepala sekolah SD Negeri Cimahi Mandiri V, Kemudian dilanjutkan kreasi seni dari siswa-siswi kelas I sampai kelas V.

Usai kegiatan salah seorang guru,Wanti Apriyanti,S.Pd. yang merupakan guru Kelas VI SD Negeri Cimahi Mandiri 5 memberikan keterangan perihal kegiatan yang baru saja usai dilaksanakan,
“Hari ini kebetulan Agendanya adalah pelepasan Siswa-siswi Kelas VI SD Cimahi Mandiri 5 yang terdiri dari 69 siswa dan siswi tahun ajaran 2024-2025,Kemudian dilaksanakan pentas seni dari kelas I sampai kelas V, Sekolah kami tidak hanya memprioritaskan prestasi akademik saja,namun kami juga memfasilitasi siswa-siswi yang memiliki bakat dan prestasi dibidang non akademik dan ajang Pentas seni ini adalah salah satu tempat untuk menunjukan kebolehan siswa yang memiliki bakat lain atau bakat khusus yang dimiliki siswa. Prestasi yang telah diraih siswa-siswi kami antara lain,juara pasanggiri jaipong,juara menulis carpon(cerita pendek),Juara karate O2SN,Badminton, renang dan yangvapaling membanggakan adalah juara Diving(selam) di Bangkok dan sekarang diterima di SMP Negeri 1 Cimahi melalui jalur non akademik,”Terang Wanti Apriyanti,S.Pd.

Sementara ditempat yang sama,Koordinator Panitia Acara Pensi, Nyi Mas Asri Mulyani menambahkan,
“Kegiatan yang digelar pada hari sabtu tanggal 21 Juni 2025 itu adalah pelepasan kls 6 dan pentas seni dari kelas 1 sampai dengan kelas 5.
Kegiatannya antara lain,
Pelepasan siswa kelas 6 mengumumkan kelulusannya dan pengalungan medali,
Pentas seni dari kelas 1 sampai dengan kelas 5 perwakilan dari tiap kelas yang mengikuti hanya 15 kela saja dengan berbagai pertunjukan nya
Ada Tari, Drama Musikal , Vokal grup, Kaulinan barudak.Kegiatan tersebut dihadiri oleh orang tua siswa dan guru-guru SD Negeri Cimahi Mandiri 5.
Kegiatan ini tentu saja merupakan Moment sakral untuk murid kelas 6 setelah lulus melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi tentunya adalah suatu moment tidak terlupakan di sekolah dasar.
Adapun utk Pensi bertujuan mencari talent bakat baru di lingkungan anak didik nya,
Membudayakan kearifan lokal melalui Pentas seni,Melestarikan budaya tentunya
bakat-bakat ini terlihat manakala ada kegiatan seperti ini menyediakan panggung utk bisa perfomance anak-anak untuk berkreativitas.
Kegiatan ini ternyata banyak dari berbagai pihak yang memberikan support terutama orang tua siswa dan
Support dari Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC) adalah menyediakan Piala Apresiasi Pemenang Pensi
G – Hijab dan Egoji Vitamin anak

Digawangi hanya dengan panitia kecil saja Komite sekolah Ibu Dewi , Perwakilan orang tua dari kelas 6 dan kelas 5 untuk Pentas Seni dan Pelepasan ini.
Saya selaku Orang tua dari Zaidan kelas 5 dan Zahwa kelas 2 ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pelepasan dan Pentas seni ini.” Pungkas Nyi Mas Asri Mulyani,Ketua Pelaksana kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni SD Negeri Cimahi Mandiri 5 .

Achmad Syafei

Hari Bhayangkara ke – 79, Polda Jatim Gelar Kapolda Cup 2025 Cetak Atlet Beladiri

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. yang diwakili oleh Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, S.I.K membuka Kejuaraan Beladiri Polri “Kapolda Cup 2025” yang digelar di Lapangan Tennis Mapolda Jatim, Rabu (25/6/2025).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan diikuti semangat peserta dari Satuan Kerja Polda Jatim dan berbagai satuan wilayah jajaran Polda Jatim.

Event ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Dalam Kesempatan ini Kombes Pol Roy menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu fisik, namun menjadi wahana mempererat tali silaturahmi, sinergitas, dan kebersamaan antar personel Polri di lingkungan Polda Jatim.

“Melalui event olahraga ini, ia menegaskan bahwa Polda Jatim tidak hanya hadir dalam bentuk pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, namun juga aktif berkontribusi di bidang olahraga.

“Kejuaraan ini digelar selama dua hari, mulai 25 hingga 26 Juni 2025,” ungkapnya.

Total ada 59 kontingen yang bertanding, terdiri dari 42 kontingen putra dan 17 kontingen putri, mewakili 42 satuan kerja Polda Jatim dan wilayah jajaran Polda Jatim”.

Kombes Pol Roy berharap kejuaraan ini berjalan lancar dan menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan atlet beladiri Polri.

“Selamat bertanding dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkas Kombes  Roy. (*)

Amrullah Soroti kebijakan pemerintah yang di nilai kacau dan berdampak melemahnya perekomonian Banyuwangi.

Banyuwangi, –Gardanusantaranews,com/25/6/2025 masyarakat dan pengamat terkait kinerja pemerintahan Banyuwangi, Amrullah, S.H., menyoroti sejumlah permasalahan terkait pengelolaan keuangan daerah dalam obrolan hangat hari ini. Amrullah mengungkapkan keprihatinannya terhadap penggunaan anggaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan dan RSUD Genteng yang mencapai total 60 miliar rupiah. Anggaran tersebut, menurut Amrullah, sempat dipinjam untuk membiayai kegiatan pemerintah lain, meskipun telah dikembalikan.

Amrullah juga menyoroti kepemimpinan yang masih bersifat sementara (PJ) di beberapa posisi pemerintahan Banyuwangi. Ia menilai hal ini berdampak pada pengambilan kebijakan yang kurang efektif dan tepat sasaran. “Pejabat sementara seringkali tidak punya kewenangan penuh dalam pengambilan kebijakan anggaran,” tegas Amrullah.

Lebih lanjut, Amrullah mempertanyakan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia menyebutkan bahwa Banyuwangi sebenarnya hanya mengalami defisit 100 miliar rupiah, sementara terdapat SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) sebesar 89 miliar rupiah, dan pemerintah justru melakukan hutang mencapai ratusan miliar rupiah. “Pertanyaannya, apa yang dijaminkan pemerintah untuk hutang sebesar itu? Dan kemana sebenarnya 89 Miliar SILPA tersebut dialokasikan?” tanyanya.

Amrullah juga mengkritik kebijakan pemerintah yang dianggapnya kacau dan berdampak pada melemahnya perekonomian Banyuwangi. Sebagai contoh, ia menunjuk pada kondisi pasar dan UMKM yang lesu, meskipun program bantuan sosial (bansos) terus berjalan. “Bansos yang terus diberikan justru menunjukkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat Banyuwangi belum membaik,” jelasnya. Amrullah juga menyoroti potensi Banyuwangi yang belum optimal dimanfaatkan, seperti aset tambang dan penerimaan dari Golden Share yang selama ini pemerintah dapatkan untuk Banyuwangi.

Amrullah berharap pemerintah Banyuwangi, baik eksekutif maupun legislatif, lebih terbuka dan transparan kepada masyarakat. Ia meminta agar pemerintah menjelaskan secara rinci penggunaan anggaran dan pengelolaan aset daerah. “Jangan sampai ada yang disembunyikan atau disamarkan (suloyo),” pungkas Amrullah. Ia berharap agar ke depan kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.dwipan

Masuk 5 Besar Nasional, Kompolnas Kunjungi Polres Malang Cek Layanan Publik

0

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, mendapat kunjungan dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam rangka visitasi penilaian Kompolnas Award 2025, Rabu (25/6/2025).

Visitasi ini menjadi bagian dari proses verifikasi lapangan atas capaian Polres Malang yang berhasil menembus lima besar terbaik nasional.

Tim Kompolnas dipimpin oleh Dr. Supardi Hamid, M.Si., bersama jajaran dewan juri dan staf sekretariat.

Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan verifikasi lapangan terhadap pelayanan publik yang telah dijalankan Polres Malang.

Ketua Tim Kompolnas Award, Dr. Supardi menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya untuk memastikan kesesuaian antara data capaian dengan kondisi riil di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa apa yang dilaporkan sesuai dengan kenyataan di lapangan. Dari apa yang kami lihat, kolaborasi Polres Malang dengan stakeholder daerah sudah sangat kuat,” ujar Supardi di Aula Polres Malang.

Menurut Supardi, sinergi antara Polres Malang, Pemkab, TNI, tokoh agama, hingga tokoh adat menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Kompolnas Award.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Polres Malang masuk ke jajaran lima besar nasional bersama dua Polres lainnya dari Polda Jatim.

“Ini merupakan langkah maju untuk mendorong profesionalisme dan semangat pelayanan publik yang lebih baik di tubuh Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo P.S., menyampaikan bahwa visitasi ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Visitasi ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh anggota. Kami terbuka terhadap evaluasi dan saran untuk menyempurnakan layanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres AKBP Danang.

AKBP Danang juga menegaskan bahwa Polres Malang saat ini melayani 30 kecamatan dari total 33 wilayah di Kabupaten Malang.

Ia menyebut capaian Polres tak lepas dari dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam meningkatkan pelayanan publik.

“Kami membuka diri terhadap masukan dan kritik, karena ini menjadi bagian penting dalam perbaikan dan inovasi berkelanjutan. Kami juga berharap program-program yang kami jalankan dapat terus bersinergi dengan pembangunan daerah,” tambahnya.

Dalam agenda visitasi, Tim Kompolnas turut meninjau sejumlah layanan publik unggulan seperti Command Center 110, pelayanan SKCK, Satreskrim, dan Satpas.

Kegiatan juga diisi dengan dialog serta pendalaman oleh tim penilai terhadap data dan inovasi pelayanan yang telah dijalankan Polres Malang.

Polres Malang menjadi satu dari tiga kandidat asal Polda Jatim yang masuk dalam penilaian Kompolnas Award 2025.

Kompolnas menyebut penghargaan ini diberikan setiap tahun sebagai strategi untuk mendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme kepolisian dalam melayani masyarakat. (*)

Polres Lumajang Gulung DPO Kasus Pencurian Sapi, Dilumpuhkan Karena Melawan Petugas

Lumajang, – Gardanusantaranews,com/Jajaran Polres Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya. Seorang pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian sapi berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Polres Lumajang.

Tersangka berinisial MS (34), warga Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, diringkus petugas pada Selasa malam (24/6/2025). Saat penangkapan, MS sempat melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melumpuhkan kakinya dengan tembakan.

Dalam konferensi pers di Mapolres Lumajang, Rabu (25/6/2025), Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengungkapkan bahwa selama dalam pelarian, tersangka kerap berpindah-pindah tempat.

Ia akhirnya kembali ke wilayah asalnya di Ranuyoso dan berhasil diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Yang bersangkutan belum berani kembali ke rumah, hanya berada di sekitar lokasi. Setelah kami mendapatkan informasi akurat, langsung kami lakukan penangkapan,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, aksi pencurian sapi tersebut terjadi pada 5 September 2024 lalu di wilayah Kecamatan Ranuyoso. Dalam menjalankan aksinya, MS tidak sendirian.

Ia bekerja sama dengan dua pelaku lainnya, salah satunya berinisial SD yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO), dan satu pelaku lainnya, Riko, saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Kelas IIB Lumajang.

“Tersangka melakukan pencurian hewan ternak bersama dua rekannya,” Ujarnya.

Modusnya, mereka merusak kandang sapi yang terbuat dari anyaman bambu, melepaskan tali pengikat, lalu menggiring sapi keluar melalui lubang yang telah mereka buat.

Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua ekor sapi, masing-masing satu ekor sapi berusia dua tahun dan seekor anak sapi betina berusia empat bulan. Kedua hewan ternak tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan MS dalam jaringan pencurian hewan ternak lainnya.

“Tersangka mengaku baru sekali melakukan, namun akan kami dalami lagi apakah ia bergerak sendiri atau merupakan bagian dari jaringan pencurian sapi,” tambah Kapolres.

Atas perbuatannya, MS dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancamannya bisa mencapai tujuh tahun penjara.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu pelaku lainnya hingga kasus ini tuntas.

“Insya Allah, pelaku lainnya yang saat ini DPO akan segera kita ungkap dan amankan,” tutupnya.(Djk P)

Polres Lumajang RingkusTiga Pelaku Pengeroyokan dan Curanmor Satu Masih Buron

Lumajang— Gempurnewscom/Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pengeroyokan dan pencurian sepeda motor yang menimpa seorang pemuda bernama Yogi Manthofani, warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro.

Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Lumajang pada Rabu (25/6/2025), Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyampaikan kronologi lengkap dan penanganan kasus tersebut.

Tiga tersangka yang telah diamankan yaitu ZA (18) warga Kecamatan Sukodono, FS (30) warga Desa Kuterenon, Kecamatan Sukodono, dan AG (19) warga Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang yang berperan sebagai penadah motor hasil curian.

Sementara satu pelaku lainnya berinisial SL, hingga kini masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kejadian bermula pada Jumat (6/6/2025) sekitar pukul 00.15 WIB di Jalan Raya Pasirian. Saat itu, ZA, FS, dan SL tengah berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Beat nopol N 6287 ZS. Mereka kemudian dipepet oleh korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario. Saat berhenti, korban disebut mengeluarkan sebilah celurit sambil mengucapkan kata-kata dengan nada tinggi, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Kecamatan Candipuro.

“Merasa tersinggung dan emosi karena korban membawa senjata tajam, ketiga pelaku memutuskan mengejar korban dengan niat melakukan kekerasan,” ujar Kapolres AKBP Alex Sandy Siregar dalam keterangannya.

Sesampainya di wilayah Dusun Kebonan, Desa Jarit, korban berhasil dihentikan. Di lokasi tersebut, pengeroyokan pun terjadi. ZA melemparkan bongkahan batu atau beton ke arah kepala korban hingga mengenai pelipis kanan, lalu menendang tubuh korban yang membuatnya terjatuh. FS kemudian memukul bahu korban menggunakan kayu sepanjang satu meter.

Melihat korban terluka dan berusaha melarikan diri, pelaku SL (DPO) melihat kunci motor korban masih menancap. Ia lantas berteriak kepada ZA agar mengambil kendaraan tersebut. Tanpa pikir panjang, ZA langsung membawa kabur motor korban ke wilayah Sukodono.

“Setelah berhasil membawa motor curian, ZA kemudian mencari pembeli dan menemukannya pada AG, yang juga rekan dekatnya. Motor tersebut dijual dan uangnya dibagi. Sebagian hasil kejahatan itu bahkan digunakan untuk mabuk-mabukan,” ungkap Kapolres.

Atas perbuatannya, ZA dan FS dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang ancamannya maksimal lima tahun penjara, serta Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang dapat dihukum hingga tujuh tahun. Sedangkan AG, sang penadah, dikenai Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun.

“Kami masih memburu pelaku SL yang identitasnya sudah dikantongi. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor ke pihak kepolisian,” tegas AKBP Alex Sandy Siregar.(Markasan)

PEMERINTAH KABUPATEN JOMBANG KOMITMEN PERCEPAT PENYELESAIAN PERMASALAHAN SAMPAH

Hak Jawab Oleh : Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan RTH M. Amin Kurniawan, ST, M.Ling

JOMBANG – gempurnews com. Permasalahan sampah menjadi problem serius yang dihadapi oleh semua kabupaten/ kota di Indonesia termasuk Jombang. Dengan produksi sampah harian domestik rumah tangga yang mencapai 530 ton/ hari ton/ hari, dengan layanan area yang cukup luas, Jombang menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Saat ini layanan pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang mencapai 45,2%, yang dilakukan melalui upaya penanganan dan pengurangan sampah. Pemerintah Kabupaten berkomitmen bertahap meningkatkan pelayanan dan melakukan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Menunjukkan komitmen tersebut, Bupati Jombang telah menetapkan Keputusan Bupati Jombang No. 100/3.3.2/121/415.10.1.3/2025 tentang Peta Jalan (Road Map) Rencana Aksi Akselerasi Penuntasan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Jombang Tahun 2025 – 2026. Roadmap ini diluncurkan sebagai solusi strategis untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, efektif dan berkelanjutan.

Tiga pilar strategis dalam Roadmap yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang antara lain:

  1. Hulu – Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan pengolahan sampah, penyusunan regulasi terkait tanggungjawab pengelolaan sampah di sumber sampah, pengembangan dan penguatan bank sampah, dan pengembangan ekonomi sirkular
  2. Tengah – Penyediaan dan Optimalisasi Sarana dan Prasarana pengelolaan sampah baik kontainer, truk angkut maupun TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle).
  3. Hilir – Peningkatan kapasitas pengolahan sampah di TPA Sampah dengan teknologi ramah lingkungan melalui pembangunan Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant dan memperluas kemitraan dengan sektor swasta untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan RTH M. Amin Kurniawan, ST, M.Ling menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan layanan pengelolaan sampah, tetapi tentunya harus juga didorong dengan partisipasi dan peran serta semua pihak, baik pemerintah desa, penggiat lingkungan, sekolah/ madrasah, swasta dan masyarakat. Pada Tahun 2025 ini telah teralokasi anggaran untuk pembangunan 4 (empat) lokasi TPS 3R baru, untuk meningkatkan cakupan pelayanan yaitu, Desa Cukir, Desa Tanjunggunung, Desa Pucangsimo dan Keboan.

Untuk menyelesaikan masih banyaknya pembuangan sampah liar di jalan, sungai dan fasilitas umum lain, Dinas LH telah membuka kanal pengaduan melalui Sistem Pengaduan Penanganan Sampah (SIAPS). Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui media sosial instagram “Pengelolaan Sampah dan RTH” maupun callcenter 081332828034 – -081559994944, terkait pengelolaan sampah. Dan dalam waktu 2×24 jam, timbunan sampah liar akan dibersihkan atau ditindaklanjuti dengan Satgas Dinas LH/ Instansi terkait.

Upaya komprehensif ini tentunya juga harus diikuti dengan perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat untuk bertanggungjawab terhadap sampah, dengan membuang sampah pada tempatnya, memilah, mengurangi dan mengolah sampah secara baik. (Adi Facdiar)

Diskominfo Gelar Penyusunan DIP Dan DIK Dalam Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

Gempurnews | Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Informasi dan komunikasi ( Diskominfo) Kabupaten Pemalang menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Daftar Informasi Publik ( DIP) dan Daftar Informasi Publik yang dikecualikan ( DIK ),yang berlangsung di Hotel The Winner, Jalan Ahmad Yani Pemalang, Rabu ( 26/6/25).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Pemalang, Joko Ngatmo. Yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, para OPD terkait serta Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Pemerintah sebagai penyelenggara negara memiliki kewajiban untuk menyediakan akses informasi bagi masyarakat dengan tujuan menciptakan akuntabilitas dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk mewujudkan Pemerintahan yang baik dan transparan dalam keterbukaan Informasi Publik.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Diskominfo Pemalang, Joko Ngatmo memberi arahan teknis mengenai klasifikasi informasi dan penyusunan DIP serta DIK, sesuai regulasi yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan upaya strategis Pemkab Pemalang dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik dari tingkat Kabupaten hingga desa.,”ujarnya.

Pemkab Pemalang melalui Diskominfo juga berkomitmen untuk merespon setiap permohonan atau aduan informasi publik maksimal dalam 1×24 jam sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. “tutupnya. 

(yn26)