Home Blog Page 46

Tinjau Stasiun Tugu DIY, Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik Berjalan Aman

DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan arus mudik Lebaran di Stasiun Tugu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia memastikan pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat berjalan dengan baik dan maksimal untuk masyarakat.

“Hari ini kami mendapatkan kesempatan untuk meninjau langsung di Stasiun Tugu Yogyakarta. Dan tadi kami meninjau beberapa titik yang merupakan pusat pelayanan ataupun sentra pelayanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya untuk pelayanan di Stasiun Tugu Yogyakarta,” kata Sigit, Rabu (18/3/2026), malam.

Dalam kesempatan ini, Sigit mendapatkan laporan bahwa, pada hari ini merupakan puncak arus mudik yang berlangsung di Stasiun Tugu. Ia menyebut, jumlah penumpang meningkat mencapai angka 55.000.

“Dari laporan tadi, kita mendapatkan informasi bahwa puncak mudik untuk kedatangan ya, kereta, ini ada kurang lebih 54.000 yang datang, dan ini naik menjadi 55.000. Artinya ada kenaikan persentase,” ujar Sigit.

Sementara, Sigit menerima laporan puncak arus balik di Stasiun Tugu terhadi pada 28 dan 29 Maret 2026. Menurut Sigit, kereta api masih menjadi salah satu transportasi favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran.

Menurutnya, masyarakat memilih kereta api untuk mudik lantaran lebih merasa aman dan nyaman serta tepat waktu. Sehingga, transportasi ini menjadi salah satu favorit pilihan dari pemudik.

“Dan kemudian kita lihat juga tadi ada tempat pengecekan untuk masinis yang akan laksanakan tugasnya, sehingga ini juga untuk memastikan bahwa pada saat bertugas dalam kondisi sehat dan siap untuk melaksanakan tugasnya,” ucap Sigit.

Di sisi lain, Sigit memaparkan bahwa, Polresta Yogyakarta juga menyediakan aplikasi bernama ‘Si Parjo’ yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin memakirkan atau menitipkan kendaraannya selama arus mudik dan balik.

Secara umum, Sigit menegaskan, arus mudik di Yogyakarta hingga Jakarta sampai dengan saat ini relatif berjalan aman. Sejumlah kebijakan telah dilakukan kepolisian khususnya untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat lonjakan volume kendaraan.

“Secara umum tadi dilaporkan bahwa situasi di Stasiun Yogyakarta relatif masih aman, tidak ada keluhan yang berarti ya. Dan kemudian kita juga mendapatkan informasi bahwa hari ini untuk Jakarta sudah mulai dilaksanakan One Way nasional dan kemudian juga ada One Way lokal,” tegas Sigit.

Sigit mengakui, pada hari ini terjadi lonjakan pemudik baik di transportasi kereta, kapal laut hingga kereta api. Ia memastikan masyarakat telah mendapatkan pelayanan prima oleh kepolisian dan stakeholder terkait.

“Jadi tentunya ini semua kita lakukan untuk memastikan di kegiatan yang mulai kita lihat tren peningkatan arus, baik di jalur tol maupun juga jalur kereta dan juga di penyeberangan, semuanya dalam kondisi yang betul-betul bisa diberikan pelayanan yang maksimal,” tutur Sigit.

Dan kemudian sampai hari ini, kata Sigit, angka kecelakaan menurun 40 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia meminta kepada seluruh jajaran untuk mempertahankan tren positif tersebut.

Tak lupa, Sigit mengimbau kepada seluruh pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan mudik dan balik. “Perhatikan keselamatan pribadi, bagi pengemudi perhatikan keselamatan penumpang, dan kita harapkan bahwa manfaatkan rest area yang ada,” ucap Sigit.

“Dan kalau cape, tolong siapkan pengemudi pengganti, sehingga kemudian perjalanannya betul-betul bisa lancar, aman, dan sampai tujuan dengan selamat,” tambah Sigit menekankan.

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyapa langsung pemudik di Stasiun Tugu. Ia juga memberikan bingkisan kepada masyarakat yang bakal merayakan Lebaran bersama keluarganya masing-masing.

PKS Gelar Posko Mudik Sebagai Wujud Kepedulian Memberi Rasa Nyaman Aman

Posko Mudik PKS Karawang Provinsi Jawa Barat 1447 H atau 2026 M resmi dilaunching sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Karawang selama arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1447 H. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PKS Karawang Adin Jaelani Sopian, S.E., M.E.

Adin Jaelani Sopian yang akrab disapa kang Adin menegaskan kepada reporter Efendi dari Elshinta, kegiatan launching ini menjadi penanda dimulainya operasional posko yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pengguna jalan, pemudik, dan masyarakat sekitar.

Kang Adin menyampaikan bahwa kehadiran Posko Mudik ini merupakan wujud komitmen pelayanan PKS kepada masyarakat. Posko ini dihadirkan bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai simbol kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu para pemudik agar perjalanan mereka lebih aman, nyaman, dan lancar.

“Posko mudik ini merupakan pelayanan kita kepada masyarakat,” ujar Kang Adin dalam launching Posko Mudik PKS Karawang.

Posko Mudik PKS Karawang akan beroperasi pada:
Tanggal: 18–20 Maret 2026
Tempat: Jl. Pantura RT 01 RW 01, Desa Pangulah Baru, Kecamatan Kotabaru, Karawang

Melalui Posko Mudik ini, PKS Karawang menyiapkan titik layanan bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat sejenak, informasi perjalanan, serta dukungan pelayanan lainnya sesuai kebutuhan lapangan.

Masih disampaikan kang Adin kehadiran posko ini diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam menyambut musim mudik dengan semangat melayani dan peduli.

PKS Karawang Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun suasana mudik yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Dengan semangat pelayanan, Posko Mudik PKS Karawang diharapkan dapat menjadi tempat singgah yang memberi manfaat dan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura Karawang. (Efendi)

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu Saat Puncak Arus Mudik.

SURABAYA – Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan diskresi kepolisian berupa rekayasa lalu lintas di kawasan akses Jembatan Suramadu arah Madura, Kamis (19/3). Langkah ini diambil menyusul puncak arus mudik Lebaran hingga terjadi penumpukan kendaraan pada pukul 13.00.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan didominasi oleh sepeda motor dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang hendak menuju Pulau Madura.

“Pada puncak arus mudik, terjadi penumpukan kendaraan roda dua di jalur khusus R2. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas melakukan pengalihan sementara ke jalur roda empat atau jalur cepat dengan pengawalan,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan diskresi tersebut bersifat situasional guna mengurai kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan. Setelah kondisi kembali normal, arus kendaraan roda dua dikembalikan ke jalur semula.

“Alhamdulillah, arus lalu lintas kembali lancar dan situasi tetap aman serta kondusif. Tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.

Polisi juga mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan mobilitas pemudik yang melintasi Jembatan Suramadu dapat berjalan tertib, aman, dan lancar selama periode arus mudik Lebaran 2026. (*)

Mudik Tenang! Polres Pasuruan Buka Penitipan Motor Gratis

PASURUAN – Polres Pasuruan membuka layanan penitipan kendaraan roda dua gratis bagi masyarakat yang hendak mudik, guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat sepanjang libur lebaran.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menjelaskan layanan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada warga yang meninggalkan kendaraannya saat pulang kampung.

“Silakan masyarakat yang akan mudik dan merasa khawatir dengan keamanan kendaraannya, bisa menitipkan sepeda motor di Polres Pasuruan maupun polsek jajaran. Layanan ini gratis dan kami pastikan keamanannya,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono, Rabu kemarin (18/03/2026).

Ia menambahkan, program tersebut bertujuan membantu masyarakat menjaga kendaraannya sekaligus meminimalisir potensi tindak kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor yang rawan terjadi saat rumah kosong.

“Dengan adanya layanan ini, kami berharap masyarakat bisa mudik dengan tenang, keamanan lingkungan tetap terjaga, dan kenyamanan warga Pasuruan meningkat selama momen Lebaran,” tambahnya.

Polres Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini sebagai langkah antisipasi guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Polres Pasuruan Bersama Pemkab Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis

PASURUAN – Polres Pasuruan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberangkatkan ratusan warga dalam program mudik gratis Lebaran 2026, Rabu (18/3/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Satpol PP, Komplek Perkantoran Raci, Bangil ini berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan maksimal dari jajaran kepolisian.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa Polres Pasuruan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Polres Pasuruan memastikan seluruh rangkaian kegiatan mudik gratis ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami juga melakukan pengecekan kendaraan serta kesiapan pengemudi demi keselamatan para pemudik,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Sebanyak 7 armada bus yang disiapkan melalui kolaborasi antara Polres Pasuruan dan Pemkab Pasuruan diberangkatkan menuju berbagai daerah di Jawa Timur hingga Jawa Tengah, seperti Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Tuban, Madiun, hingga Solo dan Pacitan.

Sebelum keberangkatan, personel Polres Pasuruan melaksanakan apel pengamanan, dilanjutkan dengan pengawasan registrasi peserta serta pemeriksaan kesehatan bersama instansi terkait. Selain itu, pengecekan kelayakan armada bus juga dilakukan untuk memastikan keamanan perjalanan.

Kapolres menambahkan, keterlibatan Polres Pasuruan dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam momentum mudik Lebaran.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat dapat mudik dengan nyaman. Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ini menjadi kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Polres Pasuruan juga mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas selama musim mudik dengan meningkatkan koordinasi bersama Dinas Perhubungan guna menjaga kelancaran arus serta meminimalisir risiko kecelakaan.

237 Ribu Pergerakan Pemudik Terpantau Aman, Polda Sumsel Tunjukkan Konsistensi Pengamanan

PALEMBANG, gempurnews.com — Polda Sumatera Selatan mencatat lebih dari 237 ribu pergerakan pemudik terlayani aman pada Rabu (18/3/2026) dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026. Di bawah kendali Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, seluruh jajaran menggelar 3.199 kegiatan pengamanan dalam satu hari sebagai bagian dari pengamanan arus mudik nasional.

Sebagai bagian dari operasi terpusat Polri, Polda Sumsel mengoptimalkan seluruh kekuatan personel dan sistem pengamanan untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Sumatera Selatan.

Selanjutnya, data menunjukkan pergerakan penumpang yang signifikan di seluruh simpul transportasi. Sebanyak 4.172 penumpang dilayani di terminal, 6.381 penumpang di stasiun kereta api, 215.273 penumpang di jalur penyeberangan, dan 12.105 penumpang di bandar udara. Dengan demikian, total mobilitas masyarakat yang terlayani mencapai lebih dari 237 ribu orang dalam satu hari.

Di sisi lain, pemantauan arus kendaraan di lima ruas tol utama menunjukkan dinamika lalu lintas yang tinggi. Tol Terpeka mencatat volume tertinggi dengan lebih dari 25 ribu kendaraan melintas, diikuti Tol Palindra, Indralaya–Prabumulih, Kapal Betung, dan Betajam. Data ini menjadi dasar penerapan rekayasa lalu lintas secara dinamis oleh jajaran Ditlantas Polda Sumsel.

Polda Sumsel mengerahkan tujuh Satgas yang bekerja secara simultan dalam sistem Early Warning System (EWS). Sepanjang hari, seluruh Satgas mencatat total 3.199 kegiatan.

Kinerja ini menunjukkan intensitas pengamanan yang konsisten dan terukur di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Jajaran Ditlantas Polda Sumsel melaksanakan penindakan berbasis teknologi dan pendekatan humanis. Sebanyak 43 pelanggaran ditindak melalui ETLE dan tilang manual, sementara 256 pengendara diberikan teguran edukatif.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan potensi kecelakaan selama periode mudik.

Polda Sumsel mencatat 47 kasus tindak pidana konvensional dan 5 kasus transnasional. Di bidang lalu lintas, terjadi 11 kecelakaan dengan 1 korban meninggal dunia.

Merespons hal tersebut, Polda Sumsel meningkatkan patroli dan edukasi keselamatan guna menekan risiko kecelakaan di jalur mudik.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh jajaran harus menjaga konsistensi kinerja menjelang puncak arus mudik.

“Kami pastikan seluruh personel hadir memberikan pelayanan terbaik. Pengamanan harus maksimal, terutama dalam mencegah kecelakaan dan menjaga kelancaran arus kendaraan,” tegas Kapolda.

Polda Sumsel memperkuat sinergi lintas sektor bersama TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini menjadi bagian dari orkestrasi nasional Polri dalam menjaga stabilitas arus mudik di seluruh Indonesia.

Pengamanan yang dilakukan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Lebih dari 237 ribu pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, sementara kehadiran personel di lapangan meningkatkan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap Polri.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso menyampaikan:

“Lebih dari 237 ribu pergerakan pemudik terlayani hari ini. Di balik angka itu ada kerja keras seluruh personel yang berjaga tanpa henti.”

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan:

“Kami memastikan seluruh perkembangan operasi tersampaikan secara transparan. Polda Sumsel hadir untuk melindungi setiap pemudik.”

Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk Mematuhi aturan lalu lintas, Tidak berkendara dalam kondisi lelah, Memanfaatkan rest area dan pos pelayanan serta Menghubungi Call Center 110 dalam keadaan darurat.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran arus mudik sebagai bagian dari pengamanan nasional. Dengan strategi terpadu dan dukungan seluruh pihak, Operasi Ketupat Musi 2026 dipastikan berjalan optimal hingga arus balik selesai.

( MOH.SANGKUT )

Perintis Presisi Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan untuk Mushola, Wujud Kepedulian di Akhir Ramadan

Perintis Presisi Polresta Banyuwangi beri bantuan semen untuk pembangunan mushola di Sumberejo sebagai aksi sosial di akhir Ramadan.

Perintis Presisi Polresta Banyuwangi salurkan bantuan semen untuk pembangunan mushola di Sumberejo sebagai aksi humanis Ramadan 2026

BANYUWANGI — Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, Tim Perintis Presisi Polresta Banyuwangi tidak hanya fokus menjaga situasi keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti kemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, personel Perintis Presisi menyalurkan bantuan material bangunan untuk mendukung pembangunan Mushola Ar-Raudhah yang berada di kawasan Perumahan Pesona Bukit Mas, Sumberejo, Pakis.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin malam (16/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Bantuan berupa semen diserahkan langsung kepada pengurus mushola yang tengah melakukan pembangunan fasilitas ibadah bagi warga sekitar.

Kanit Tim Perintis Presisi Polresta Banyuwangi, Ipda Eko Cuk Sudarsono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat.

“Selain menjalankan tugas menjaga kamtibmas, kami juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial. Ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat, khususnya dalam pembangunan tempat ibadah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu proses pembangunan mushola sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh warga untuk beribadah.

Pihak pengurus mushola menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai dukungan tersebut sangat membantu, terutama dalam mempercepat proses pembangunan yang sedang berjalan.

Kegiatan bakti sosial ini berlangsung dengan lancar dan situasi tetap aman serta kondusif, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan tetapi juga sosial.

Aksi Kemanusiaan, YDSF Salurkan 326 Paket Sembako

Sidoarjo | Gwmpurnews – Bentuk Kepedulian dan Kemanusiaan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) Cabang Sidoarjo kembali salurkan paket lebaran terhadap masyarakat Palestina, sebanyak 326 paket bantuan disalurkan kepada warga di Gaza City pada 18 Maret 2026. Kegiatan Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Palestina merasakan kebahagiaan di momen Hari Raya Idul Fitri, meskipun dalam kondisi yang penuh keterbatasan.
Kepala Cabang YDSF Sidoarjo, Subagyo, kepada awak media Kamis (19/3/26) di kantor Cabang Sidoarjo menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk amanah dari para donatur yang ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara di Palestina.
“Alhamdulillah,YDSF kemarin menyalurkan kado Lebaran untuk masyarakat Palestina, khususnya di Gaza City, dengan total 326 paket. Semoga dengan sedikit bantuan ini, masyarakat Palestina bisa merasakan hangatnya hari raya dengan bahagia,” ujarnya.
Subagyo menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat Indonesia menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan harapan bagi warga Palestina di tengah berbagai tantangan yang mereka hadapi.
Program ini menjadi bagian dari komitmen YDSF dalam menyalurkan amanah kebaikan secara tepat sasaran, sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan lintas negara.
“Melalui penyaluran ini, YDSF berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang luas serta menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dengan masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.(Yl)

Guna Perkuat Integritas Pemerintahan, Wabup Sidoarjo Surati Sekda Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Wewenang ASN

Sidoarjo | Gempurnews – Bentuk komitmen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana. Melalui surat resmi yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Fenny Apridawati, Wabup Mimik mengingatkan pentingnya pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas serta bebas dari penyalahgunaan wewenang. Lewat
Surat yang diterbitkan pada 16 Maret 2026 dengan no.mor. 000/3622/438.1/2026 tersebut merupakan tindak lanjut dari surat sebelumnya tertanggal 13 Maret 2026.
Dalam isi surat, Wabup Mimik memberikan sejumlah saran dan pertimbangan strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya dalam penguatan manajemen ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.
Langkah ini dinilai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat.
Wabup Mimik juga menekankan bahwa pengelolaan ASN tidak sekadar menyangkut administrasi kepegawaian, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. ASN sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah diharapkan mampu bekerja secara maksimal, profesional, serta memiliki komitmen kuat dalam melayani kepentingan publik.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas utama seluruh perangkat daerah.
“ASN diharapkan tidak hanya menjalankan tugas secara formal, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi berbagai kebutuhan masyarakat”. Tegasnya
Masih kata Wabup Mimik, langkah tersebut juga tidak lepas dari adanya sorotan terhadap pelaksanaan manajemen ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo, khususnya dalam hal pelayanan kepada masyarakat yang dinilai masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Dalam surat tersebut, secara tegas mengingatkan pentingnya mematuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, terutama pada Pasal 17 yang mengatur larangan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pemerintahan.
Larangan tersebut juga mencakup tindakan melampaui kewenangan, mencampuradukkan kewenangan, serta tindakan sewenang-wenang yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Penegasan ini menjadi pengingat bahwa setiap pejabat pemerintahan memiliki tanggung jawab moral dan hukum dalam menjalankan tugasnya. Keputusan yang diambil harus selalu berdasarkan aturan yang berlaku serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
“Setiap pejabat pemerintahan wajib menjadikan aturan tersebut sebagai pedoman dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan, guna menjamin kepastian hukum serta memberikan pelayanan yang adil bagi masyarakat”. Tambahnya
Selain menekankan aspek hukum, Wabup Mimik juga menyoroti peran strategis Sekda sebagai pimpinan birokrasi di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Sekda diharapkan mampu memastikan penerapan manajemen ASN berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel.
Hal ini termasuk mendorong terciptanya ASN yang memiliki integritas tinggi, berkinerja maksimal, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Tidak hanya itu, ASN juga harus mampu menjaga netralitas serta tidak terpengaruh oleh intervensi kepentingan politik dalam menjalankan tugasnya.
Dalam upaya memperkuat disiplin aparatur, Wabup Mimik juga mengingatkan agar seluruh ASN mematuhi ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Peraturan tersebut menjadi dasar penting dalam menjaga profesionalisme serta etika kerja ASN di lingkungan pemerintahan.
Dengan adanya penegasan ini, seluruh jajaran ASN di Pemkab Sidoarjo dapat semakin meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat
Surat yang disampaikan tersebut juga ditembuskan kepada sejumlah pihak penting sebagai bagian dari pengawasan internal pemerintahan. Di antaranya kepada Bupati Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo, Inspektur Daerah, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo
Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan bahwa tata kelola pemerintahan berjalan sesuai dengan aturan serta prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Melalui surat tersebut, Wabup Mimik Idayana berharap seluruh ASN di Kabupaten Sidoarjo dapat semakin menyadari peran penting mereka sebagai pelayan masyarakat. Profesionalisme, integritas, serta komitmen dalam menjalankan tugas menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Dengan pengelolaan ASN yang baik, pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo akan semakin meningkat, pembangunan daerah berjalan lebih efektif, serta kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara nyata. (Yl)

Aksi Cepat Polisi Selamatkan Ibu Pingsan di Kerumunan Pawai Ogoh-Ogoh Lumajang

Polres Lumajang Gerak Cepat Tangani Penonton Pingsan di Pawai Ogoh-Ogoh

Lumajang – Ribuan warga memadati Jalan Raya Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Rabu (18/3/2026) malam, untuk menyaksikan pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi hingga jalanan berubah bak lautan manusia.

Namun di tengah keramaian tersebut, seorang penonton dilaporkan pingsan diduga akibat kelelahan dan pingsan.

Mengetahui kejadian itu, warga bersama anggota Polres Lumajang yang tengah melakukan pengamanan langsung memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi ke Mapolsek Senduro untuk penanganan awal.

Namun karena kondisi korban belum sadar, petugas dengan sigap membawa korban menggunakan mobil patroli ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengatakan bahwa pihaknya memang menyiagakan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama kegiatan berlangsung.

“Anggota kami bersama warga membantu masyarakat yang mengalami sesak dan lemas di tengah ramainya kerumunan masyarakat yang menonton pawai ogoh-ogoh,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, korban merupakan seorang ibu warga Desa Pandansari, Kecamatan Senduro, yang langsung mendapatkan penanganan medis di puskesmas.

“Karena belum sadar, anggota kami segera membawa yang bersangkutan ke puskesmas terdekat menggunakan mobil patroli agar segera mendapatkan perawatan intensif,” jelasnya.

Sementara itu, pengamanan kegiatan keagamaan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Petugas mengawal seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari Tawur Agung, arak-arakan ogoh-ogoh, hingga prosesi pengerupukan atau pembakaran ogoh-ogoh.

Sebanyak 15 ogoh-ogoh diarak mulai pukul 20.00 WIB setelah pelaksanaan salat tarawih. Rute pawai dimulai dari Pura Mandara Giri Semeru Agung, melintasi sejumlah titik di wilayah Senduro, dan kembali finish di area parkir pura sekitar pukul 23.00 WIB.

Usai arak-arakan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengerupukan sebagai simbol pembersihan diri dari hal-hal negatif menjelang Hari Raya Nyepi.

Secara umum, kegiatan berlangsung aman dan kondusif meski diwarnai insiden kecil tersebut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kesehatan serta berhati-hati saat berada di tengah kerumunan besar.