Home Blog Page 47

Lapas Batam Serahkan Remisi Khusus Nyepi 1948 Saka kepada Warga Binaan

Batam – Lapas Batam menyerahkan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026 kepada warga binaan beragama Hindu yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, Rabu (19/3).
Dari total 7 (tujuh) orang warga binaan beragama Hindu di Lapas Batam, sebanyak 3 (tiga) orang di antaranya dinyatakan berhak menerima remisi khusus Nyepi tahun ini. Pemberian remisi tersebut merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto dalam keterangannya menyampaikan bahwa remisi bukan hanya sekadar pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan berperilaku positif selama menjalani masa pembinaan.

“Remisi ini adalah hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat. Kami berharap hal ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh warga binaan untuk terus berpartisipasi aktif dalam program pembinaan dan menjaga sikap serta perilaku yang baik,” ujarnya.

Penyerahan remisi dilaksanakan secara sederhana namun khidmat, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai pembinaan dan toleransi antarumat beragama di lingkungan Lapas Batam.

Melalui pemberian Remisi Khusus Nyepi ini, diharapkan warga binaan dapat semakin termotivasi untuk menjalani masa pidana dengan baik serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif. (Gokkon)

Kapolda Jatim Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang Jelang Penutupan Nyepi di Bali

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto memantau langsung arus mudik di penyeberangan lintas Ketapang, Banyuwangi–Gilimanuk, Bali, Rabu (18/3/2026), menjelang penutupan layanan saat Hari Raya Nyepi di Bali.

Pelabuhan Ketapang dijadwalkan tutup sementara mulai hari ini Rabu, 18 Maret pukul 18.00 hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB. Sementara itu, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup sehari setelahnya, yakni Kamis, 19 Maret pukul 05.00 sampai 20 Maret pukul 06.00 WITA.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan dari Ketapang menuju Bali relatif padat namun tetap lancar. Sedangkan dari arah Gilimanuk ke Jawa masih terjadi antrean sekitar 9 kilometer, meski sudah berkurang dari sebelumnya yang sempat mencapai 30-40 kilometer.

“Makanya kita ingin memantau langsung untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Dari arah Ketapang landai karena jelang penutupan, tapi arus dari Gilimanuk ini masih mengikuti antrean,” kata Kapolda, yang turut didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

Berdasarkan laporan dari ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, hingga 17 Maret tercatat ratusan ribu orang telah meninggalkan Bali. Kondisi ini menjadi perhatian Polda Jatim dalam mengantisipasi arus balik mendatang.

“Saya yakin jumlah yang sama saat mudik akan kembali ke Bali, bahkan berpotensi meningkat. Karena itu, kami siapkan langkah antisipasi seperti buffer zone, pengamanan tambahan, hingga pengaturan ritme kapal,” ujar Nanang.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memastikan Pemkab telah menyiapkan dukungan layanan kesehatan serta fasilitas bagi pemudik di sejumlah pos pelayanan yang terintegrasi dengan pos pengamanan gabungan selama Lebaran 2026.

Pemkab juga menyiagakan 13 puskesmas rawat jalan dan rawat inap yang beroperasi 24 jam selama arus mudik dan balik. Selain itu, layanan didukung 13 rumah sakit dengan total sekitar 1.250 tenaga kesehatan.

“Kami juga menyiapkan sekitar 48 masjid ramah pemudik di sepanjang jalur yang dilalui. Harapannya, para pemudik bisa singgah untuk beristirahat sekaligus menunaikan ibadah,” ujar Mujiono.

GM ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Arief Eko menambahkan, hingga kemarin lebih dari 250 ribu orang telah meninggalkan Bali, dengan kenaikan jumlah penumpang sekitar 3-4 persen dibandingkan tahun lalu.

Menjelang penutupan Nyepi, antrean kendaraan masih terlihat di Gilimanuk, meskipun tidak sepadat sebelumnya. Kepadatan ini dipicu oleh berdekatan dengan momentum Nyepi, Idulfitri, serta cuti bersama.

“Untuk mempercepat penanganan kepadatan, kami mengoperasikan 40 kapal. Sebanyak 22 kapal menerapkan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), sementara sisanya melayani pola bongkar muat reguler,” jelasnya.

Untuk arus balik, ASDP memprediksi kondisi akan lebih landai. Namun demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan koordinasi bersama kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan otoritas pelabuhan. (*)

Momen Bupati Ipuk Nobar Film Na Willa Bersama Puluhan Anak Yatim Banyuwangi

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama puluhan anak yatim di Banyuwangi, untuk nonton bareng (nobar) Film Na Willa di bioskop, Rabu (18/3/2026). Ipuk mengajak puluhan anak yatim ini nobar film anak-anak garapan Visinema Studios, yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo tersebut.

Film Na Willa mengisahkan tentang seorang gadis kecil bernama Na Willa (6 tahun) yang sedang belajar tentang persahabatan, keberagaman, dan perjalanan hidup.

Na Willa hidup bahagia bersama kedua orang tuanya di sebuah gang kecil di Surabaya, mengisi hari-harinya dengan bermain bersama tiga sahabatnya dan berimajinasi. Dia merasa dunia kecilnya itu adalah tempat paling nyaman dan penuh keajaiban.

“Film ini menyajikan imajinasi anak-anak, mengajarkan tentang kedewasaan, menerima perubahan, serta persahabatan. Hari ini saya sengaja mengajak anak-anak dari panti asuhan untuk berbagi keceriaan, sekaligus mengedukasi agar mereka bisa memilih tontonan yang sesuai dengan usianya,” kata Ipuk.

Menurut Ipuk, film ini menghadirkan suasana nostalgia yang mengingatkannya kepada masa kecil dulu.

“Relate banget. Saya jadi teringat masa kecil yang suka penasaran dan berimajinasi,” kata dia.

Usai menonton, Ipuk tampak mengobrol dengan beberapa anak yatim, sambil memberikan motivasi.

“Senang sekali bisa nonton dan ngobrol bareng Bu Ipuk. Jujur ini menginspirasi saya agar terus bersemangat, supaya kelak jadi orang sukses,” ujar Dika. (*)

Satgas Preventif laksanakan peninjauan Arus Lalu Lintas hingga Terminal, pastikan arus mudik dan kamtibmas kondusif

0

Jakarta – Satgas Preventif Operasi Ketupat 2026 melaksanakan serangkaian kegiatan pemantauan situasi arus mudik dan kesiapan pos pengamanan di sejumlah titik strategis, Rabu (18/3).

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Command Center KM 29. Dalam peninjauan tersebut, Tim Satgas memantau secara langsung perkembangan situasi arus lalu lintas serta evaluasi penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem One Way di jalur Jakarta–Cikampek hingga KM 263. Secara umum, kondisi arus terpantau terkendali dengan penerapan rekayasa lalu lintas yang berjalan optimal.

Selanjutnya, melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Pospam Terminal Kampung Rambutan. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas penumpang dan operasional terminal.

Berdasarkan hasil pengecekan, situasi di Terminal Kampung Rambutan terpantau dalam keadaan aman dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas. Tercatat, sebanyak 3.000 penumpang telah diberangkatkan pada hari ini dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat, menjadikannya sebagai salah satu volume tertinggi selama periode arus mudik tahun ini.

Selain itu, sebanyak 83 armada bus telah diberangkatkan dari Jakarta menuju berbagai tujuan di wilayah Jawa dan Sumatra. Hal ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan menjelang puncak arus mudik.

Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan fasilitas pos pelayanan yang telah disediakan guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman dan menghadirkan mudik yang aman, keluarga bahagia.

Polisi Memeriksa 86 Cctv Untuk Dapatkan Identitas Pelaku Penyiraman Air Keras

0

JAKARTA – Kerja keras dan ketelitian menjadi kunci utama jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dalam mengungkap tabir kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Tak tanggung-tanggung, penyidik telah melakukan penyisiran dan pemeriksaan mendalam terhadap 86 titik rekaman CCTV guna memetakan secara presisi pergerakan para pelaku.

Pemeriksaan puluhan CCTV ini dilakukan secara berangkai, mulai dari titik keberangkatan terduga pelaku, lokasi kejadian, hingga jalur pelarian yang digunakan. Langkah masif ini merupakan bagian dari penerapan Scientific Crime Investigation yang menjadi atensi khusus Kapolri, guna memastikan pengungkapan kasus dilakukan berdasarkan fakta-fakta digital yang tak terbantahkan dan akuntabel.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa dari puluhan rekaman tersebut, penyidik berhasil menemukan petunjuk krusial. Salah satu CCTV merekam wajah jelas pelaku sesaat sebelum aksi dilakukan, di mana saat itu pelaku belum menggunakan helm. Data visual ini kemudian disinkronisasikan dengan analisis pergerakan dan identifikasi pakaian yang dikenakan, sehingga mengerucut pada identitas para terduga pelaku.

“Kami menyisir 86 titik CCTV untuk mendapatkan gambaran utuh secara faktual. Hasilnya, kami berhasil mengidentifikasi pergerakan yang konsisten serta kecocokan fisik dan atribut yang digunakan pelaku. Berdasarkan penguatan dari keterangan 15 saksi dan database Polri, kami berhasil mengidentifikasi pelaku utama,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

Meskipun identitas 2 pelaku telah teridentifikasi, Dirreskrimum menegaskan bahwa proses analisa ilmiah tidak berhenti begitu saja. Penelusuran digital melalui puluhan CCTV tersebut masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain atau aktor yang terlibat dalam perencanaan aksi tersebut.

Keberhasilan mengidentifikasi pelaku melalui pemeriksaan 86 CCTV ini menjadi bukti profesionalisme Polda Metro Jaya dalam memanfaatkan teknologi kepolisian modern. Langkah transparan ini diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi korban dan publik, sekaligus menunjukkan bahwa Polri tidak akan membiarkan aksi kejahatan jalanan sekecil apa pun lolos dari pemantauan hukum.

Toleransi Terjaga, Polisi dan Pacalang Bersinergi Amankan Tarawih dan Pawai Ogoh-Ogoh di Senduro

Lumajang – Wujud nyata toleransi antarumat beragama terlihat harmonis di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Personel Polres Lumajang bersama pecalang dan takmir masjid bersinergi melaksanakan pengamanan ibadah salat tarawih di Masjid Baitussalam, Jalan Serma Dohor, Desa Senduro, Rabu (18/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian bersama pecalang tampak sigap mengatur arus lalu lintas serta penataan parkir kendaraan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaah yang menjalankan ibadah.

Tidak hanya itu, polisi dan pacalang juga membantu menyeberangkan jemaah, baik saat hendak menuju masjid maupun setelah selesai salat tarawih.

Menariknya, usai pengamanan salat tarawih, sinergitas lintas agama kembali ditunjukkan. Secara bergantian, takmir Masjid Baitussalam turut serta membantu pengamanan kegiatan umat Hindu di depan Pura Mandara Giri Semeru bersama pecalang dan personel Polres Lumajang.

Pengamanan tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan pawai ogoh-ogoh yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948.

Diketahui, lokasi Masjid Baitussalam dan Pura Mandara Giri Semeru hanya berjarak sekitar 200 meter, sehingga koordinasi pengamanan dilakukan secara terpadu.

Pawai ogoh-ogoh berlangsung meriah dengan iring-iringan patung ogoh-ogoh yang diarak keliling dari depan pura, diiringi tarian serta musik tradisional khas Bali.

Tradisi ini merupakan bagian dari malam pengerupukan yang memiliki makna pembersihan diri dan lingkungan dari hal-hal negatif sebelum Hari Raya Nyepi.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Sihumas Ipda Suprapto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan contoh nyata kerukunan dan toleransi yang terjalin baik di tengah masyarakat.

“Kami dari Polres Lumajang berkomitmen untuk memberikan pengamanan maksimal pada setiap kegiatan masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama. Sinergi antara kepolisian, pecalang, dan masyarakat ini menjadi bukti kuat bahwa toleransi di Lumajang berjalan dengan sangat baik,” ujar Ipda Suprapto.

Ia juga menambahkan, keberhasilan pengamanan ini tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang saling menghormati dan menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan keagamaan.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak, baik pengurus masjid, pecalang, maupun masyarakat yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah. Harapannya, semangat toleransi seperti ini terus terjaga dan menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat lintas agama, suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan di Senduro menjadi gambaran nyata indahnya keberagaman di Indonesia.

F-Wamipro Berbagi Berkah Ramadan 1447 H, Bagikan 500 Takjil Dan Sembako Untuk Anggota

Probolinggo,
Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan. Hal itu tercermin dari kegiatan yang dilakukan oleh Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F-Wamipro) yang kembali menggelar aksi berbagi kepada masyarakat dan anggotanya di Ramadan 1447 Hijriyah. Rabu (18/03/2026). Sore.

Dalam kegiatan tersebut, F-Wamipro membagikan sebanyak 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas. Aksi ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, khususnya mereka yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa. Selain itu, F-Wamipro juga menyalurkan bantuan sembako kepada seluruh anggota sebagai bentuk perhatian dan solidaritas internal organisasi.

Ketua F-Wamipro, M. Suhri, dalam penyampaiannya mengungkapkan harapan dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh anggota selalu diberikan kesehatan dan keberkahan serta dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang.

“Untuk teman-teman pada bulan suci Ramadan tahun ini, mudah-mudahan kita selalu dalam lindungan Allah dan dipertemukan lagi di bulan suci Ramadan yang akan datang. Satu kebanggaan bagi kami setiap tahun dapat melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian takjil, pembagian sembako, buka bersama, sekaligus memberikan bingkisan kepada seluruh anggota keluarga besar F-Wamipro,” ujar M. Suhri.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan serta meningkatkan eksistensi organisasi di tengah masyarakat. “Dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan F-Wamipro semakin solid, semakin mantap, dan semakin dikenal lagi. Ratusan takjil telah kami bagikan kepada masyarakat yang melintas di jalan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris F-Wamipro, Mamad Abdullah, juga menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil sudah menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Setiap momen Ramadan, kami selalu berbagi takjil kepada para pengguna jalan maupun warga sekitar. Harapan kami, semoga Ketua selalu diberikan kesehatan dan kegiatan ini bisa terus berjalan, sehingga tahun depan kita tetap bisa berbagi di bulan Ramadan seperti ini,” ujar Mamad Abdullah.

Setelah kegiatan pembagian takjil dan sembako, rangkaian acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh anggota F-Wamipro. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun semakin terasa, menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga solidaritas serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Bulan Penuh Berkah, Juru Warto Sidoarjo Bersama YDSF Berbagi Puluhan Sembako

Sidoarjo | Gwmpurnews – Dibulan penuh berkah menjelang Idul Fitri 1447 untuk meningkatkan kepedulian sosial, Tama jurnalis Kilas Jatim bersama Juru Warto Sidoarjo dan Yayasan Dana Sosial Al, Falah (YDSF) menggelar kegiatan berbagi puluhan paket Lebaran sembako bagi kaum duafa, janda, anak yatim, serta rekan sejawat (jurnalis) yang mengalami musibah sakit, pada Rabu (18/3/26) dan Kamis (19/3/26) diwilayah Tanggulangin, Gedangan, Wonoayu, Buduran dan Tulangan sebagian di kantor bersama Perumtas Grabagan Kecamatan Tulangan.


Dalam kegiatan Tama menuturkan, dibulan yang suci ini sengaja kami bersama juru Warto untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial serta membantu sedikit meringankan beban kaum duafa, janda, dan anak yatim, termasuk teman sejawat kita (jurnalis) yang sedang mengalami sakit.” ujar Tama


Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan solidaritas, baik di tengah masyarakat maupun sesama profesi jurnalis.


Diwaktu berbeda Loetfi Jurnalis media duta masyarakat (Duta.co) menuturkan adanya kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan bisa menjangkau berbagi lebih banyak lagi, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan, agar semakin banyak pihak tergerak untuk berpartisipasi.


“Harapan kami mewakili teman-teman Juru Warto kedepannya lebih banyak lagi dari pihak lainnya yang peduli, walaupun sedikit akan tetapi bisa meringankan bagi yang membutuhkannya”. Harapannya Loetfi


Selain itu, ucapan terimakasih kepada para pihak yang ikut mensupport dan mendukung kegiatan dan doa disampaikan agar pimpinan dan pengurus YDSF Sidoarjo senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan, serta para donatur terus mendapatkan kemudahan rezeki,” pungkasnya.


Manajer Pendayagunaan YDSF Sidoarjo, Baihaqi, yang mewakili Kepala Cabang YDSF (Yayasan Dana Sosial Al-Falah)Sidoarjo, menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata kolaborasi dalam kebaikan.
“Kolaborasi ini bukan sekadar berbagi bantuan, namun juga menghadirkan kepedulian agar saudara-saudara kita dapat merasakan kebahagiaan menjelang Idulfitri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Juru Warto dan para donatur atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, YDSF Sidoarjo berharap kolaborasi dengan berbagai pihak dapat terus diperkuat dalam rangka memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.” Pungkasnya


Rasa bersyukur dan terimakasih juga disampaikan oleh Benjol (nama panggilan) warga RT. 03 RW. 02 desa Kepunten saat menerima sembako, pemberian dari teman-teman wartawan sangat membantu saya, saya sangat senang sekali.


“Dengan pemberian sembako bisa membantu untuk kebutuhan saya, semoga teman-teman wartawan sehat selalu dan semakin dilimpahkan rejekinya”. Pungkasnya (Yl)

Pantau Kesiapan Arus Mudik 2026, Kapolda Jatim Tinjau Langsung Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi

BANYUWANGI – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, melakukan kunjungan kerja strategis ke Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu (18/03/2026). Kunjungan ini menjadi krusial mengingat Pelabuhan Ketapang merupakan titik vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali, terlebih menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang beriringan dengan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Menggunakan helikopter, Kapolda Jatim beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim mendarat di Helipad Dermaga Bulusan ASDP Banyuwangi pada pukul 10.35 WIB. Rombongan yang disambut langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., bersama jajaran Forkopimda, langsung bergerak menuju Command Center ASDP Ketapang untuk memantau pergerakan arus lalu lintas secara real-time melalui sistem monitoring digital.

Dalam arahannya, Irjen Pol Nanang Avianto menekankan bahwa pengamanan tahun ini memiliki tantangan tersendiri. Selain mengantisipasi lonjakan pemudik akibat masa cuti bersama yang panjang, kepolisian juga harus memastikan transisi penutupan pelabuhan untuk menghormati umat Hindu yang melaksanakan Catur Brata Penyepian berjalan mulus tanpa penumpukan kendaraan yang berarti.

“Kami instruksikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk terus melakukan langkah antisipasi sesuai dinamika di lapangan. Saat ini arus dari arah Banyuwangi menuju Bali relatif landai, namun antrean mulai terlihat dari arah sebaliknya. Ini menjadi bahan evaluasi serius kami untuk menyiapkan skema arus balik mendatang agar tidak terjadi kemacetan panjang,” tegas Kapolda Jatim saat sesi doorstop di hadapan media.

Tidak hanya meninjau infrastruktur, Kapolda Jatim juga menunjukkan sisi humanisnya dengan turun langsung ke area antrean kendaraan untuk bercengkerama dengan para pemudik. Beliau juga menyerahkan tali asih kepada para petugas di Pospam Terpadu sebagai bentuk dukungan moral atas dedikasi mereka menjaga kelancaran lalu lintas.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menambahkan bahwa personel Polresta Banyuwangi telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk menyiapkan kantong-kantong parkir (buffer zone) di sepanjang jalur menuju pelabuhan.

“Sesuai arahan Bapak Kapolda, Polresta Banyuwangi telah menyiagakan personel secara maksimal di titik-titik rawan kemacetan. Kami memastikan bahwa meskipun operasional Pelabuhan Ketapang ditutup sementara mulai sore ini pukul 17.00 WIB dalam rangka menghormati Hari Raya Nyepi, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh kendor. Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan penyediaan fasilitas istirahat bagi para sopir maupun pemudik yang tertahan di kantong parkir agar mereka tetap merasa aman dan nyaman selama menunggu pelabuhan dibuka kembali,” jelas Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.

Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa sinergi antara Polri, TNI, ASDP, dan instansi terkait lainnya menjadi kunci utama dalam menjaga kondusifitas wilayah Banyuwangi sebagai miniatur toleransi di Indonesia.

Kegiatan kunjungan kerja ini berakhir dengan situasi yang terpantau aman dan terkendali. Berdasarkan informasi terkini, Pelabuhan ASDP Ketapang resmi menghentikan operasional penyeberangan pada Rabu (18/03/2026) pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan akan beroperasi normal kembali pada Jumat (20/03/2026) mulai pukul 06.00 WIB. (*)

Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya Sediakan Penitipan Kendaraan Gratis saat Mudik Lebaran

SURABAYA

Menyambut arus mudik Lebaran, Polsek Bubutan di bawah naungan Polrestabes Surabaya menghadirkan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat. Program ini disiapkan untuk memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama selama libur panjang.

Kapolsek Bubutan menyampaikan bahwa fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga yang hendak pulang ke kampung halaman tanpa harus khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat, semuanya dapat dititipkan di kantor Polsek Bubutan tanpa dipungut biaya. “Silakan masyarakat yang akan mudik memanfaatkan layanan ini. Kendaraan akan kami amankan selama pemilik berada di luar kota,” ujarnya.

Program penitipan kendaraan ini mulai dibuka menjelang periode mudik Lebaran dan akan berlangsung selama masa libur panjang. Layanan dipusatkan di kantor Polsek Bubutan sebagai lokasi penitipan resmi yang diawasi langsung oleh petugas kepolisian.

Untuk menggunakan fasilitas tersebut, masyarakat diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administratif. Di antaranya membawa surat kendaraan asli, menyerahkan fotokopi KTP pemilik, serta mengisi formulir penitipan yang telah disediakan oleh petugas di lokasi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya saat banyak rumah kosong ditinggal pemiliknya. Dengan adanya penitipan kendaraan terpusat, potensi tindak kejahatan seperti pencurian diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Selain menyediakan layanan penitipan kendaraan, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Warga dapat menghubungi layanan darurat Call Center 110 untuk mendapatkan bantuan cepat dari aparat kepolisian.

Dumm