Home Blog Page 48

Modus Minta Sumbangan, Dua Pencuri HP di Tambora Diringkus Polisi

0

Jakarta Barat – Dua pria berinisial SA alias Jaya (35) dan AN (34) harus merayakan Hari Raya Idulfitri di balik jeruji besi setelah aksi pencurian yang mereka lakukan di wilayah Tambora, Jakarta Barat, berhasil diungkap oleh jajaran Polsek Tambora.

Keduanya diamankan usai melakukan pencurian satu unit handphone merek Realme dan satu kartu SIM di kawasan Jalan Jembatan Besi II Tambora Jakarta Barat pada Rabu (12/3/2026).

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Akp Wahyu Hidayat didampingi Kanit Reskrim Sudrajat Djumantara dan Panit Reskrim Priyo Purnomo menjelaskan, aksi pencurian tersebut berawal saat kedua pelaku bertemu di kawasan Jembatan Besi pada dini hari.

“Kedua pelaku kemudian berkeliling mencari sasaran rumah secara acak yang terlihat dalam kondisi tidak terkunci, dengan modus berpura-pura meminta sumbangan,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Rabu, 18/3/2026

Saat menemukan rumah korban dalam kondisi pintu terbuka, pelaku SA masuk ke dalam rumah dan mengambil handphone milik korban yang berada di dalam kamar, sementara pelaku AN berjaga di luar untuk mengawasi situasi sekitar.

Setelah berhasil mengambil barang, keduanya langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Namun, aksi mereka tidak berlangsung lama.

Tim Buser Polsek Tambora yang tengah melakukan patroli mencurigai gerak-gerik kedua pelaku.

Saat diamankan di jalan kalianyar Tambora Jakarta Barat pada Rabu, 18/3/2026 keduanya mengakui telah melakukan aksi pencurian di wilayah Jembatan Besi.

Petugas kemudian membawa pelaku ke lokasi kejadian untuk menunjukkan tempat kejadian perkara sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Tambora guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 476 KUHP Pencurian Hp Tanpa Unsur Kekerasan Atau Pemberatan Dengan Ancaman Pidana Penjara Paling Lama 5 Tahun,” tegasnya.

Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memastikan kondisi rumah dalam keadaan terkunci saat beristirahat maupun meninggalkan rumah, guna mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Perkuat Peran Komunitas Perempuan di Ramadan, Honda Gelar Hijabers Serenity Ride di Batam

Batam – PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau menghadirkan kegiatan Hijabers Serenity Ride sebagai upaya memperkuat peran komunitas perempuan dalam membangun budaya berkendara yang aman sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini melibatkan para Ladies Bikers yang tergabung dalam One Heart Community Kepri, dengan mengusung konsep perpaduan antara city rolling, edukasi keselamatan berkendara, serta aktivitas spiritual yang relevan dengan momentum Ramadan.

Rangkaian kegiatan diawali dari Main Dealer PT Capella Dinamik Nusantara dengan briefing keselamatan berkendara yang dipimpin oleh PIC Community, Pulihanafiah Harahap. Peserta dibekali pemahaman terkait rute perjalanan, etika berkendara, serta pentingnya menjaga keselamatan selama berkendara di jalan raya.

City Rolling kemudian dilaksanakan dengan melintasi sejumlah titik di Kota Batam, mulai dari kawasan Kaliban, KBC, Kepri Mall, Simpang Kara, Frengky, Alun-Alun Kota Batam hingga Bundaran Ocarina, sebelum menuju lokasi kegiatan di kawasan Bengkong.

Menurut Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Honda dalam mendukung komunitas, khususnya komunitas perempuan, agar semakin aktif dan memberikan dampak positif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong peran aktif komunitas perempuan dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib. Honda tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga berkomitmen membangun ekosistem komunitas yang positif dan saling mendukung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kedekatan dengan konsumen.
“Ramadan menghadirkan nilai kebersamaan yang kuat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin semakin dekat dengan komunitas sekaligus menghadirkan pengalaman yang bermakna, tidak hanya dari sisi berkendara tetapi juga dari sisi kebersamaan dan nilai sosial,” tambahnya.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas seperti tausiyah, sesi Hijab Stylish, serta sharing and discussion yang membahas pengembangan komunitas, termasuk rencana aktivitas dan pemanfaatan media sosial secara positif.

Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Salah satu peserta, Lara, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda bagi para Ladies Bikers.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar riding bersama, tetapi juga memberikan nilai positif bagi kami. Selain mempererat kebersamaan, kami juga mendapatkan banyak insight baru. Suasana Ramadan membuat kegiatan ini terasa lebih bermakna,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Honda terus mendorong terbentuknya komunitas yang aktif, positif, dan memiliki kontribusi nyata di masyarakat, sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri.(Gokkon)

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H Wakil Ketua DPRD Aris Ismail Bagikan Ratusan Paket Sembako

GempurNews | Pemalang – Ketua MPC Pemuda Pancasila sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H.Aris Ismail melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako menjelang hari Raya Idul Fitri kepada warga Pemalang. Rabu ( 18/3/26)

Kegiatan tersebut bukan sekedar seremonial saja,melainkan sebagai bentuk kepedulian di bulan Suci Ramadhan. Kegiatan ini juga di manfaatkan oleh Aris Ismail untuk bertemu langsung dengan warga dan sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat Pemalang.

Aris Ismail menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun dan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. “ucap Aris Ismail.

Ia menambahkan momentum berbagi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriyah, memiliki makna tersendiri, terutama dalam mempererat silahturahmi hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat.

Alhamdulilah, kurang beberapa hari lagi kita semua akan merayakan Idul Fitri, semoga dengan bantuan sembako ini dapat memberikan manfaat dan membawa barokah bagi kita semua.

Kegiatan tersebut di sambut antusias oleh masyarakat Pemalang, dan masyarakat yang hadirpun mengapresiasi kegiatan tersebut dan ini bentuk nyata kepedulian dan perhatiannya kepada masyarakat Pemalang. “ucap salah satu warga.

Atas nama pribadi dan keluarga saya Aris Ismail mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin, semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan. “tutupnya.

(yn26)

PT Tirta Fresindo Jaya Salurkan Santunan untuk 60 Anak Yatim di Kejayan

PASURUAN – Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum emas bagi berbagai pihak untuk memperkuat tali asih dan kepedulian sosial. Tak terkecuali bagi PT Tirta Fresindo Jaya Plant Pasuruan, yang kembali menunjukkan komitmen nyatanya terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Bertempat di Masjid PT Tirta Fresindo Jaya Plant 1, Selasa (17/3) sore, suasana khidmat menyelimuti acara santunan anak yatim. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran manajemen perusahaan, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim yang berasal dari wilayah sekitar operasional pabrik.

Senior Factory Manager PT Tirta Fresindo Jaya, Augustinus Yuriwidodo, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan agenda tahunan yang menjadi bagian dari napas perusahaan dalam menjaga harmoni dengan lingkungan.

“Di momen Bulan Suci Ramadan yang penuh berkah ini, kami bersyukur diberikan kesempatan untuk tetap bisa memberikan kontribusi nyata kepada anak-anak yatim yang berada di lingkungan perusahaan. Kami ingin keberadaan kami di sini tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tapi juga manfaat sosial dan spiritual,” ujar Augustinus dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan yang diberikan bukan sekadar bantuan konsumtif. Perusahaan menaruh perhatian besar pada aspek keberlanjutan masa depan generasi muda. “Kegiatan ini juga kami arahkan untuk menunjang pendidikan anak-anak, agar mereka tetap semangat menuntut ilmu meski di tengah keterbatasan,” imbuhnya.

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 60 anak yatim yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Kejayan. Senyum ceria terpancar dari wajah para peserta saat menerima paket bantuan dan santunan yang diserahkan secara simbolis oleh manajemen.

Kehadiran pihak perusahaan dalam pemberdayaan sosial ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kecamatan Kejayan. Camat Kejayan, Wijaya Sugiyanto, yang hadir dalam acara tersebut menyatakan dukungannya terhadap langkah proaktif PT Tirta Fresindo Jaya.

“Kami sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan yang sangat positif ini dapat terus berkelanjutan. Ini adalah contoh kolaborasi yang baik antara sektor industri dan masyarakat. Semoga apa yang diberikan menjadi berkah bagi perusahaan dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak kita di Kejayan menjelang hari raya,” ungkap Wijaya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan anak-anak yatim. Melalui kegiatan ini, PT Tirta Fresindo Jaya berharap dapat membawa keceriaan dan keberkahan bagi masyarakat di ring satu operasional perusahaan.

Satgas Pangan Polda Papua Sidak Pasar Jelang Idul Fitri, Rama Samtama Putra: Penimbunan Akan Ditindak

0

JAYAPURA | Gempurnews.com — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, tim Satgas Pangan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi bahan pokok di Kota Jayapura, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Mathius Derek Fakhiri dan didampingi oleh Dirreskrimsus Polda Papua, Rama Samtama Putra. Tim gabungan menyasar beberapa lokasi strategis, mulai dari gudang distributor, pasar tradisional hingga ritel modern.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta menjaga stabilitas harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat hari besar keagamaan.

Dalam pengecekan tersebut, tim memantau sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya yang menjadi konsumsi utama masyarakat.

Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Rama Samtama Putra menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan stok bahan pokok tersedia dalam jumlah yang cukup dan harga tetap stabil. Kami juga tidak akan segan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum, seperti penimbunan atau permainan harga,” tegas Rama.

Selain memantau ketersediaan barang, tim Satgas Pangan juga melakukan pengecekan harga di tingkat pedagang. Para pelaku usaha diimbau agar tetap mematuhi harga yang telah ditetapkan dan tidak memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

Tak hanya itu, dalam rangka menjaga kelancaran distribusi logistik, tim juga berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap tersedia dan mendukung kelancaran distribusi bahan pokok di wilayah Papua.

Sementara itu, Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menilai sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari raya.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok. Kami ingin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Melalui kegiatan sidak ini, pemerintah dan aparat penegak hukum berkomitmen terus memperkuat pengawasan terhadap rantai distribusi pangan hingga perayaan Idul Fitri, sehingga ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan harga tetap terkendali di pasaran. (*)

‎Warga Purwosari Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Polres Pasuruan


‎Pasuruan – Seorang warga Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, resmi melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan ke Polres Pasuruan.

Laporan tersebut teregister pada Rabu (18/3/2026) dengan pelapor atas nama Nur Cahyo Hadi Prayitno.

‎Dalam laporannya, Nur Cahyo menuding seorang pria berinisial IWT, warga Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, sebagai terlapor.

Kronologi kejadian bermula pada Selasa, 20 Januari 2026, saat pelapor dihubungi oleh IWT melalui aplikasi WhatsApp. Kala itu, IWT menyampaikan bahwa ada rekannya yang membutuhkan pinjaman uang sebesar Rp6 juta dengan jaminan sepeda motor.

‎Nur Cahyo mengaku bersedia membantu dengan syarat barang jaminan tersebut aman dan bukan merupakan hasil kejahatan. IWT kemudian meyakinkan bahwa sepeda motor itu lengkap dengan BPKB asli dan digadaikan karena alasan kebutuhan mendesak.

‎Setelah terjadi kesepakatan secara lisan, transaksi dilakukan pada keesokan harinya, Rabu, 21 Januari 2026, di depan Pasar Bangil. Pertemuan itu dihadiri oleh pelapor, terlapor, dan seorang pria yang disebut sebagai pemilik motor.

Pelapor kemudian mentransfer uang sebesar Rp5.700.000 ke rekening GoPay atas nama Angga Fitria Pratama, sesuai petunjuk IWT. Beberapa jam kemudian, IWT kembali meminta tambahan uang sebesar Rp150 ribu dengan alasan untuk membeli bensin dan rokok, yang kembali dipenuhi oleh pelapor.

‎Situasi berubah ketika pada Senin, 16 Februari 2026, IWT datang ke rumah pelapor bersama beberapa orang tak dikenal. Ternyata, rombongan tersebut adalah anggota kepolisian dari Polres Mojokerto Kota.

Mereka menjelaskan bahwa sepeda motor yang digadaikan tersebut akan dijadikan barang bukti karena terduga pelaku penggelapan nya telah diamankan sebagai terduga pelaku tindak pidana.

‎Pelapor kemudian mengantar petugas ke lokasi motor disimpan, yakni di rumah tantenya di Kecamatan Trawas, Mojokerto. Pada malam itu juga, motor diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti.

‎Akibat kejadian ini, Nur Cahyo mengaku mengalami kerugian secara materiil dan imateriil. Ia merasa telah dibujuk rayu dan ditipu oleh IWT. Meskipun IWT sempat berjanji akan mengembalikan kerugian, hingga saat ini janji tersebut tidak kunjung ditepati.

‎Sebelum melapor ke Polres Pasuruan, pelapor mengaku telah berupaya menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Namun, IWT dinilai tidak menunjukkan itikad baik. Pelapor pun berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporannya.

‎“Saya berharap pihak Polres Pasuruan segera melakukan penanganan. Semua bukti pendukung sudah saya siapkan,” ujar Nur Cahyo kepada awak media, Rabu sore(.red)

Kodim 0711/Pemalang Salurkan Paket Zakat Fitrah untuk Warga Sekitar Makodim

Gempunews | Pemalang – Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Kodim 0711/Pemalang Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan kegiatan penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Makodim 0711/Pemalang Jawa Tengah. Rabu(18 Maret 2026)

Penyaluran zakat fitrah dipimpin langsung oleh Ws Pasipers Kodim 0711/Pemalang, Kapten Cba Sutiono, dengan total sebanyak 170 kantong zakat yang dibagikan kepada warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar Makodim.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI, khususnya Kodim 0711/Pemalang, terhadap masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban warga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Dalam keterangannya, Kapten Cba Sutiono menyampaikan bahwa zakat fitrah yang disalurkan merupakan amanah dari personel Kodim yang dikumpulkan dan kemudian dibagikan kepada yang berhak menerima.
“Kami berharap zakat fitrah ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi ladang amal bagi seluruh anggota Kodim 0711/Pemalang. Ini juga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan kami dengan warga sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima zakat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim 0711/Pemalang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi menjelang Lebaran seperti sekarang,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(yn26)

Sekitar 50 Aktivis, Ormas dan Wartawan Gelar Aksi Solidaritas Habungan

PALEMBANG, gempurnews.com – Aksi solidaritas gabungan sekitar 50 aktivis, organisasi masyarakat (ormas), dan wartawan Sumatera Selatan di depan Polda Sumatera Selatan pada Selasa (17/03/2026) berlangsung dinamis. Aksi sempat diwarnai cekcok di pintu gerbang, lantaran massa tidak diperkenankan masuk ke lingkungan Polda saat hendak menyampaikan aspirasi.

Situasi sempat memanas ketika massa aksi memaksa masuk dan merangsek melalui gerbang Polda Sumsel. Setelah melalui negosiasi dan dorongan dari massa, akhirnya pihak kepolisian memperbolehkan massa aksi masuk ke dalam area gerbang Polda Sumsel untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, bukan lagi dari luar pagar.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk desakan terhadap aparat penegak hukum agar segera menahan tersangka An Edi Candra Kepala Sekolah SMN5 Mariana Kabupaten Banyuasin dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis An. Mustar anggota LSM Lembaga investigasi Negara (LIN) di Terjadi Di wilayah Hukum Kabupaten Banyuasin.

Sejak awal, massa aksi menyuarakan tuntutan agar penegakan hukum dilakukan secara tegas dan adil tanpa pandang bulu. Mereka menilai lambannya proses penanganan perkara menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta mencederai rasa keadilan bagi korban.

Dalam aksi tersebut, sejumlah tokoh aktivis tampil sebagai orator secara bergantian, di antaranya Supriyadi selaku Ketua LSM GRANSI, Oby Ketua LSM GPP Sumsel, Supeno* Ketua LSM LAPSI, M. Isa Ketua LSM KPK, Pasaribu Ketua LSM OBOR, Martin Chaniago, Itung Ketua WRC Banyuasin, serta *Harris Ketua LSM SOMASI.

Dalam orasinya, para perwakilan massa menegaskan bahwa penahanan terhadap tersangka merupakan hal mendesak demi memberikan rasa keadilan kepada korban.

Salah satu orator aksi, Supriyadi, menyampaikan pernyataan keras terkait kondisi korban dan lambannya penanganan hukum.

“Enak sudah memukul orang dengan besi sampai berdarah-darah. Hingga saat ini korban tidak bisa beraktivitas karena sering pusing kepala akibat pukulan tersebut, tetapi tersangka tidak ditahan. Kalau seperti ini, enaknya kami balas saja, dan kepolisian jangan tahan kami juga,” tegas Supriyadi.

Ia juga menyoroti kinerja aparat di tingkat Polsek Mariana yang dinilai tidak maksimal.

“Apakah karena tersangka seorang oknum pejabat sehingga tidak dilakukan penahanan? Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami. Jangan sampai hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas,” lanjutnya.

Sementara itu, Supeno selaku Ketua LSM LAPSI menegaskan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti.

“Aksi ini tidak akan berhenti sampai di sini. Setelah Hari Raya Idul Fitri, kami akan kembali turun aksi di Kantor Bupati Banyuasin dan Dinas Pendidikan Banyuasin,” ujarnya.

Ia juga meminta agar tersangka segera dinonaktifkan dari jabatannya selama proses hukum berlangsung, dengan merujuk pada ketentuan Peraturan Pemerintah tentang Disiplin PNS.

“Penonaktifan penting agar tidak ada intervensi dan untuk menjaga marwah dunia pendidikan Bila Perlu PTDH oknum tersangka,” tambahnya.

Selain itu, orator lainnya yakni M. Isa Ketua LSM KPK dan Itung Ketua WRC Banyuasin menyampaikan bahwa gelombang aksi tidak menutup kemungkinan akan berlanjut langsung ke tingkat wilayah.

“Kami tegaskan, sehabis Idul Fitri tidak menutup kemungkinan solidaritas bersama pihak keluarga korban akan menggelar aksi langsung di Mapolsek Mariana Banyuasin,” tegas mereka.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa tekanan publik terhadap penanganan kasus ini akan terus berlanjut apabila tidak ada langkah tegas dari aparat penegak hukum.

Usai penyampaian orasi, perwakilan massa aksi kemudian diterima langsung oleh pihak Polda Sumatera Selatan melalui Kabag Wasidik AKBP Parlindungan Lubis, SH, MH.

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Parlindungan Lubis memastikan bahwa persoalan ini menjadi atensi Polda Sumatera Selatan dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap sejumlah aspek penting dalam perkara, termasuk hasil visum korban serta kelengkapan alat bukti lainnya guna memastikan proses penanganan berjalan secara profesional dan objektif, termasuk terkait penentuan langkah hukum selanjutnya”ujarnya.

Dalam kesempatan itu, M. Isa SE MH yang juga bertindak sebagai penasihat hukum korban, meminta agar proses hukum dipercepat.

“Kami meminta kepada pihak Polda Sumatera Selatan agar segera mempercepat proses pemberkasan dan melimpahkan perkara ini ke pihak kejaksaan, sehingga ada kepastian hukum bagi korban,” tegasnya.

Meski demikian, Para Aktivis menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus hingga adanya langkah konkret, khususnya terkait penahanan tersangka.

Aksi kemudian ditutup dengan tertib dan damai. Para aktivis menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan bagi korban serta memastikan tidak ada lagi kesan adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu di hadapan hukum.(Red)

Sambut Idul Fitri 1447 H, Siswa SIP angkatan ke – 55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa Polda Jatim Tebar Kepedulian untuk Anak Yatim

Surabaya –Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Siswa angkatan ke-55 Resimen Desaka Dhira Pradipa Polda Jawa Timur menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan tersebut diwujudkan dengan penyaluran bantuan sembako serta santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Bani Yaqub, Menanggal, Surabaya. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Rabu (18/03).

Aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya para siswa untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, serta kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat, terutama anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Dengan penuh semangat kebersamaan, para siswa turut berinteraksi langsung dengan anak-anak panti, memberikan motivasi serta kebahagiaan sederhana yang diharapkan mampu menjadi kenangan indah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, Siswa SIP angkatan ke-55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa dari Polda Jatim berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban serta membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim, sekaligus menjadi ladang amal dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Perwakilan Siswa SIP angkatan ke- 55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa Polda Jatim menyampaikan, kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus rasa syukur dalam menyambut Idul Fitri.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi adik-adik di Panti Asuhan Bani Yaqub. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kami Siswa angkatan ke- 55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa dan memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim. Ini juga menjadi momentum bagi kami untuk terus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ini Cara Polres Pasuruan Bikin Personel Ops Ketupat Tetap Fresh di Tengah Padatnya Tugas

PASURUAN – Di tengah padatnya tugas pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Pasuruan memiliki cara tersendiri untuk menjaga kondisi personelnya tetap prima, yakni melalui pemberian dukungan psikologis secara langsung di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Pos Pengamanan Cimory Prigen pada Rabu (18/3/2026).

Melalui Bagian SDM, Polres Pasuruan menurunkan tim konselor untuk memberikan pendampingan kepada personel yang bertugas. Layanan yang diberikan meliputi konseling ringan, motivasi kerja, hingga edukasi menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan tugas pengamanan.

Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa kesiapan mental menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja anggota di lapangan, terutama dalam operasi berskala besar seperti Ops Ketupat.

“Padatnya aktivitas dan potensi tekanan di lapangan harus diimbangi dengan kondisi mental yang baik. Dengan dukungan psikologis ini, kami ingin memastikan personel tetap fokus, profesional, dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga diberikan motivasi untuk menjaga kekompakan antarinstansi serta mengatur waktu istirahat dengan baik di sela-sela tugas. Selain itu, tim konselor mengajak anggota melakukan stretching ringan guna menjaga kebugaran tubuh tanpa mengganggu kewajiban utama.

Hasilnya, para personel yang bertugas di Pos Pam Cimory Prigen tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka mengaku merasa lebih segar, percaya diri, dan terbantu dalam mengelola stres selama menjalankan tugas pengamanan.

Kabag SDM Polres Pasuruan, AKP Dante Anan Irawanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif dan diharapkan dapat dilakukan secara rutin, khususnya pada penugasan dengan tingkat tekanan tinggi.

Dengan adanya dukungan psikologis ini, Polres Pasuruan optimistis seluruh personel dapat menjalankan tugas pengamanan Ops Ketupat Semeru 2026 dengan maksimal serta mampu menghadapi berbagai dinamika di lapangan.