Home Blog Page 568

Asisten III Sekda Hadir Pada Acara Peringatan Isra Miraj dan Haul ke- 20 Abah Sekumpul

0

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Haul ke- 20 Abah Guru Sekumpul digelar di Masjid Jami Abdurrahim pada Rabu (29/1/2025) kemarin. 

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh daerah, alim ulama, dan masyarakat yang ingin mengenang perjalanan spiritual Nabi serta jasa besar Abah Guru Sekumpul dalam syiar Islam.

Pj. Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, H. Yaser Arapat, ST. MT menekankan pentingnya memahami makna Isra Miraj sebagai bukti kekuasaan Allah SWT serta ajakan untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW.

“Isra Miraj bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengajarkan kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjalankan ajaran Nabi dalam kehidupan sehari- hari,” ujar H. Yaser Arapat.

Dikatakan Yaser Arapat, lebih dari itu, Allah SWT menunjukkan kekuasaan dan kebesarannya pada kita semua bahwa perjalanan spiritualitas tersebut menjadi pelajaran bagi umat muslim di masa kini yaitu apa yang sudah Allah SWT janjikan adalah benar.

“Dan kita wajib mengimani sesuai yang tertulis dalam surat Al Isra’ Ayat 1 (satu) yang memiliki arti Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hambanya pada suatu malam dari Masjid Al- Haram menuju ke Masjid Al- Aqsa yang telah diberkahi sekelilingnya, agar kami perlihatkan padanya dari tanda- tanda kebesaran kami, sesungguhnya dia maha mendengar lagi maha mengetahui,” kata Asisten Sekda

Lebih lanjut dikatakannya, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, sebagai salah satu upaya kita bersama dalam memahami dan menghayati makna perjuangan Baginda Rasul Muhammad SAW, sebagai Rahmatan Lil Alamin bagi dunia dan seisinya, sekaligus menjadikannya panutan dan suri tauladan dalam mengarungi kehidupan didunia dan keselamatan di akhirat nanti.

Sebagai umat Nabi Muhammad SAW yang senantiasa mencintai beliau, mari kita jadikan peringatan Isra Mi’raj ini sebagai momentum untuk menyegarkan kembali pengakuan cinta kita kepada beliau, dengan disertai perbuatan yang nyata yakni melaksanakan segala sesuatu amalan yang dicontohkan beliau yang tertuang dalam hadits dalam kehidupan kita sehari- hari,” ucapnya.

Selain memperingati Isra Miraj, acara ini juga menjadi momen mengenang Abah Guru Sekumpul, seorang ulama kharismatik dari Kalimantan Selatan yang memiliki pengaruh besar dalam dakwah Islam.

“Dengan karomah dan keistimewaan beliau dalam mengajarkan syiar islam di Bumi Kalimantan dan sampai juga ke daerah kita Barito Utara. Semoga dengan peringatan haul ke- 20 beliau kita dapat mengamalkan wasilah yang beliau sampaikan kepada kita untuk kebaikan ummat muslim. Semoga kita semua dapat mengambil teladan dari beliau dan menerapkan ajaran Islam yang penuh kasih sayang dan keberkahan,” tambahnya.

Acara berlangsung khidmat dengan diisi ceramah keagamaan dan doa bersama, diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Barito Utara. (SS)

Bermula Dari Utang Piutang, Berujung Penganiayaan

0

Kota Bandung,Kamis(30/01/2025)
Sangat disayangkan kasus penganiayaan yang dialami seorang wanita bernama Asti Setiawati (26 tahun), beralamat di Kp.Curug Dago RT 002-RW 008 Kelurahan Ciumbuleuit Kecamatan Cidadap Kota Bandung,yang diduga telah menjadi korban penganiayaan seorang pemuda berinisial(DD) dengan tempat kejadian perkara di Jalan Curug Candung Gang Mekar 10 RT 002-RW 005 Kelurahan Menger Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB (15/012025).

Kejadian bermula saat korban menagih hutang kepada temannya Dina yang tinggal di jalan Curug Candung Gg.Mekar 10 RT 002- RW 005 Kelurahan Menger,Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung.Pelaku (DD) merupakan Kakak dari Dina yang punya hutang kepada Korban.Karena tidak terima Dina ditagih hutang oleh Asti maka Dede yang Saudara Dina yang juga merupakan seorang pemuda berbadan tegap,diduga melakukan penganiayaan kepada Asti dengan cara meremas dan memukul muka juga hidung Asti serta mendorong Asti sampai terjatuh juga menendang perut Asti,Sehingga korban mengalami pecah bagian bibir serta pecah dan hidung mengeluarkan darah.

Akibat kejadian ini korban langsung membuat laporan kepada pihak kepolisian dengan No.Surat : STBLP/02/I/2025/Polsek Bandung Kidul,yang dilakukan pada tanggal 15 Januari 2025,Korban beserta keluarga berharap agar proses hukum diproses sesuai dengan aturan yang berlaku demi menjunjung tinggi Supremasi hukum di Indonesia.
“Saya berharap Aparat penegak hukum segera memproses kasus yang menimpa saya,agar semuanya segera selesai dan mendapatkan keadilan sesuai aturan yang berlaku,Saya menuntut hal ini diselesaikan,itu saja untuk mekanisme nya saya serahkan kepada pihak yang berwajib,”Ungkap Korban.

Salah seorang saksi yang yang enggan disebutkan namanya dan menyaksikan kejadian dugaan aksi pemukulan,menyampaikan kronologis kejadian kepada awak media melalui Aplikasi Whatsap,
“Saya melihat sendiri Teh Asri didorong dan diremas mukanya terus ditendang juga diinjak perutnya oleh terduga pelaku yang berinisial (DD).”Terangnya.

AS

Kapolres Sumenep Tabur 12 Ribu Benih Ikan, Dukung Program Ketahanan Pangan

0

SUMENEP – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menabur 12.000 benih ikan di kolam Polres Sumenep Polda Jatim, Jl Urip Sumoharjo No.35 Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep, Rabu (29/1/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Sumenep Kompol Masyhur Ade.,S.I.K.,M.H, Pejabat Utama Polres Sumenep, Ketua Bhayangkari Cabang Sumenep, serta pengurus Bhayangkari.

Sebanyak 12.000 benih ikan yang terdiri dari ikan lele dan nila dilepaskan ke dalam empat kolam yang telah disiapkan.

Dalam sambutannya, Kapolres Sumenep menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Penaburan benih ikan ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut serta dalam budidaya perikanan guna meningkatkan ketahanan pangan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi anggota Polres Sumenep Polda Jatim dan masyarakat sekitar tentang pentingnya pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Dengan adanya program ini, Polres Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif. (*)

Polres Ngawi Siagakan Personel di Klenteng Sien Hien Kiong, Perayaan Imlek Berlangsung Kondusif

0

NGAWI – Perayaan Imlek tahun 2025, Kepolisian Resor Ngawi Polda Jatim menggelar sterilisasi dan pengamanan Sembahyang  jemaat Klenteng Sien Hien Kiong Jl. Sultan Agung no 76 Kel. Ketanggi Kec/Kab. Ngawi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek berlangsung.

Sterilisasi dilakukan oleh Satuan Samapta Polres Ngawi dan Tim yang dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Nur Hidayat, S.H.

Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa sterilisasi dan pengamanan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami ingin masyarakat dapat merayakan Imlek dengan aman dan nyaman,” ujarnya kepada media, pada Rabu (29/1/2025)

Selain sterilisasi dan pengamanan sembahyang, Polres Ngawi juga meningkatkan patroli di sekitar klenteng selama perayaan Imlek.

Setiap sudut klenteng Klenteng Sien Hien Kiong Ngawi, diperiksa secara menyeluruh, baik di area dalam (indoor) maupun luar (outdoor), untuk mendeteksi potensi ancaman seperti bahan peledak atau benda berbahaya lainnya.

Setelah proses sterilisasi oleh Satuan Sat Samapta Polres Ngawi, tidak ditemukan barang berbahaya, dan kegiatan sembahyang Tahun Baru Imlek 2025 berjalan aman lancar. (*)

Peringati Isra’ Mi’raj 1446 H, Wakapolda Jatim Ingatkan Semangat Transformasi Menuju Polri yang Presisi

0

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H tahun 2025 di Masjid Nurul Huda Mapolda Jatim, Kamis (30/1/2025) pagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Pasma Royce, pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Wakil Ketua Bhayangkari, pengurus Bhayangkari dan diikuti seluruh anggota Polda Jatim.

Pembukaan acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada Anak yatim Rodhotul Banat Margorejo Surabaya.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce dalam sambutannya menyampaikan, semangat peringatan Isra Mi’raj tetap aktual dan relevan bagi upaya pembinaan mental, moral dan spiritual Polri.

“Pembinaan mental, moral dan spiritual Polri yang diwujudkan dengan semangat transformasi menuju Polri yang Presisi,” kata Brigjen Pol Pasma Royce, Kamis (30/1/2025) pagi.

Mantan Kapolrestabes Surabaya ini mengajak kepada seluruh anggota Polri jajaran Polda Jatim, untuk mawas diri dan mengadakan kaji ulang terhadap diri masing masing.

”Seberapa jauh diri kita sebagai pengikut Nabi Muhammad SAW, telah mewarisi nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj, baik dalam tugas sebagai keluarga besar Polri maupun dalam kehidupan sehari hari di tengah tengah masyarakat,” tutur Brigjen Pasma.

Wakapolda Jatim ini juga mengungkapkan, tujuan pokok memperingati hari – hari keagamaan bersejarah seperti ini tidak lain adalah untuk mempertebal iman dan taqwa.

“Dengan dasar Iman dan taqwa itulah kita meningkatkan kualitas SDM Polri yang unggul untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” lanjutnya.

Peringatan Isra Mi’raj ini jugacdiharapkan menjadi momen pembinaan spiritual dan moral bagi seluruh anggota Polda Jatim, serta mempererat hubungan antar umat beragama dalam mewujudkan keharmonisan masyarakat. (*)

Peduli Warga, Serka Junaidi Datangi Lokasi Terdampak Banjir di Desa Kedawungkulon

0

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Grati pada Rabu (29/1/2025) menyebabkan Sungai Rejoso meluap, sehingga menggenangi sejumlah dusun di Desa Kedawungkulon. Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air mencapai 15 cm di Dusun Kebruan dan Dusun Adirogo, serta 10 cm di Dusun Kedawung dan Dusun Magersari. Melihat kondisi tersebut, Babinsa Koramil 0819/05 Grati, Serka Junaidi, segera turun ke lapangan untuk membantu warga terdampak banjir. Kamis (30/01/25).

Serka Junaidi bersama tim dari BPBD, Polsek, relawan, Tagana, serta aparatur desa melakukan berbagai langkah penanganan. Mereka memantau ketinggian air, mendata sarana yang terdampak, serta membersihkan sampah yang menyumbat aliran air di Jembatan Magersari. Selain itu, Babinsa juga turut serta dalam pengelolaan dapur umum di Balai Desa Kedawungkulon untuk memastikan kebutuhan logistik warga terpenuhi.

“Kami terus memantau perkembangan banjir dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan warga. Langkah-langkah penanganan dilakukan dengan cepat agar dampak banjir bisa diminimalisir,” ujar Serka Junaidi di sela-sela kegiatannya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah hulu Sungai Rejoso.

Upaya penanganan banjir ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa dan tim gabungan yang sigap dalam menangani dampak bencana. Dengan kerja sama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, diharapkan kondisi di Desa Kedawungkulon segera pulih dan aktivitas warga dapat kembali normal.(Qomar)

Kortastipidkor Polri Tingkatkan Status Penyelidikan ke Penyidikan dalam Kasus Korupsi Proyek Modernisasi PG Assembagoes Situbondo

0

Jakarta, 29 Januari 2025 – Kortastipidkor Polri telah resmi meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terkait dengan pekerjaan konstruksi terintegrasi Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) pada proyek Pengembangan dan Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes Situbondo milik PTPN XI. Proyek ini berlangsung dari tahun 2016 hingga 2022, namun gagal memenuhi beberapa jaminan kinerja yang dijanjikan, seperti kapasitas giling, kualitas produk, dan produksi listrik untuk ekspor.

Kakortastipidkor, IJP Cahyono Wibowo, SH., MH, menjelaskan, “Kasus ini terkait dengan pengelolaan proyek besar yang melibatkan alokasi dana negara dan anggaran pinjaman. Kami melihat adanya sejumlah penyimpangan yang mengarah pada dugaan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan negara. Oleh karena itu, kami akan melanjutkan proses penyidikan dengan fokus pada pencarian bukti-bukti lebih lanjut untuk menetapkan tersangka.”

Proyek yang dimulai sebagai bagian dari program strategis BUMN ini mendapatkan pendanaan dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 650 miliar, dengan tambahan pinjaman senilai lebih dari Rp 462 miliar. Namun, selama proses pelaksanaan, ditemukan bahwa kontraktor utama, KSO Wika-Barata-Multinas, tidak melibatkan pihak yang memiliki keahlian dalam teknologi gula, serta gagal memenuhi sejumlah target teknis, antara lain kapasitas giling yang jauh di bawah yang dijanjikan, kualitas gula yang tidak sesuai standar, dan tidak terjadinya produksi listrik untuk ekspor.

Pada tahun 2022, PTPN XI memutuskan kontrak dengan KSO Wika-Barata-Multinas setelah gagal memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam kontrak. Total pembayaran yang telah dilakukan oleh PTPN XI kepada pihak kontraktor mencapai 99,3% dari nilai kontrak yang mencapai Rp 716,6 miliar.

“Proses penyidikan ini akan terus berjalan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Kami akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum dan pihak terkait lainnya untuk memastikan bahwa kasus ini diselesaikan secara transparan dan akuntabel,” tambah IJP Cahyono Wibowo.

Dengan peningkatan status penyelidikan menjadi penyidikan, penyidik akan melanjutkan upaya untuk mengungkap lebih jauh dugaan pelanggaran hukum yang dapat merugikan negara dalam proyek ini, serta mencari bukti untuk menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Penyidik Kortastipidkor juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 49 saksi yang berasal dari berbagai pihak terkait, termasuk PTPN XI dan KSO Wika-Barata-Multinas.

Penambahan alat Pemantau Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru untuk Keamanan Warga, telah disiapkan Pemerintah Kab . Yg Lumajang.

0

Lumajang, Gempur News.

–Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi mengungkapkan bahwa penambahan alat pemantau aktivitas vulkanik Gunung Semeru sangat penting untuk meningkatkan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) di wilayah rawan bencana. Hal ini menyusul adanya kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah yang berada di sepanjang jalur aliran lahar dingin Gunung Semeru.

“Penambahan alat pemantau memang sangat diperlukan, terutama di beberapa titik wilayah bawah atau sepanjang aliran lahar Gunung Semeru. Wilayah-wilayah ini, mulai dari Candipuro hingga Pasirian, harus dilengkapi dengan sistem EWS agar bisa segera memberikan peringatan kepada masyarakat jika terjadi bahaya,” ujar Patria saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya, Rabu (29/1/2025).

Saat ini, BPBD Lumajang telah memasang alat EWS di beberapa titik strategis. Di wilayah Lumajang, alat pemantau sudah terpasang di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, serta di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Di luar Kabupaten Lumajang, pemasangan alat EWS juga dilakukan di Desa Tamansatriyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, dan di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Patria menjelaskan, kelayakan dan fungsionalitas alat EWS yang terpasang di wilayah tersebut tidak ada masalah. Alat pemantau ini telah berjalan dengan baik dan berfungsi optimal, membantu para relawan dalam memberikan informasi terkini mengenai potensi bahaya yang mungkin timbul dari aktivitas Gunung Semeru.

Bantuan Pengadaan Alat Pemantau dari Pemerintah Pusat dan Swiss

Patria juga mengungkapkan bahwa saat ini ada rencana untuk menambah jumlah alat pemantau tersebut, dengan bantuan dari pemerintah pusat yang bekerja sama dengan pemerintah Swiss. Proses pengadaan alat tambahan ini masih dalam tahap kajian, dan jenis alat EWS yang akan digunakan sedang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Rencananya ada bantuan tambahan dari pusat yang bekerja sama dengan pemerintah Swiss. Saat ini masih dikaji, dan kami berharap jenis EWS yang dibutuhkan bisa segera dipenuhi,” tambah Patria.

Dengan penambahan alat pemantau ini, diharapkan akan semakin meningkatkan kesiapsiagaan dan keamanan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Semeru. Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya memberikan perlindungan maksimal kepada warga melalui berbagai upaya mitigasi bencana yang efektif dan tepat sasaran.

Mengutamakan Kesiapsiagaan, Menjaga Keamanan Warga

Ke depan, Patria berharap pemasangan alat EWS yang lebih luas di kawasan aliran lahar Gunung Semeru dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya mitigasi bencana. Penambahan alat ini diharapkan akan mengurangi potensi risiko dan mempercepat pemberian informasi kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi bencana alam yang tak terduga.

Dengan komitmen pemerintah dan kerja sama berbagai pihak, termasuk masyarakat, diharapkan Kabupaten Lumajang dapat lebih siap dalam menghadapi ancaman bencana gunung berapi, sekaligus memberikan rasa aman bagi warganya. ( Joe/ Kmf).

Kapolres Madiun Pastikan Paket Misterius di Simpang Exit Tol Dumpil Bukan Bom

0

MADIUN – Polres Madiun Polda Jatim menerima laporan dari masyarakat tentang adanya paket mencurigakan yang terbungkus kardus yang di letakkan di depan Indomaret Exit Tol Madiun di Dumpil Kec. Nglames, Rabu (29/1/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik langsung mendatangi TKP dan selanjutnya memasang garis Police Line.

“Kami melaksanakan pengamanan dengan memasang Police Line serta menempatkan personil di seputaran lokasi, selanjutnya kami berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob” kata AKBP Rofik.

Sekira pukul 08.00 Wib, Polres Madiun Polda Jatim bersama-sama dengan tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap paket tersebut.

Kapolres Madiun menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan dari tim Gegana Satbrimob Polda Jatim isi dalam paket tersebut adalah Mercon/Petasan.

“Paket dalam kardus tersebut berisi Mercon/Petasan dengan panjang 30 cm diameter 11-12cm dan hari ini sudah dihancurkan dan di Disposal oleh tim Gegana Brimob Polda Jatim,” terang AKBP Rofik.

Mantan Kapolres Lumajang mengaskan bahwa paket mencurigakan tersebut bukan bom seperti kabar yang beredar di masyarakat.

“Sekali lagi paket tersebut bukan Bom, kami berharap masyarakat tidak terpancing dengan berita hoax yang dapat mengganggu kamtibmas di wilayah Kabupaten Madiun”, tegasnya. (*)

Ayah Korban Mutilasi Ucapkan Terimakasih Atas Gerak Cepat Kepolisian, Jasad UK Telah Lengkap dan Dimakamkan Jadi Satu

0

BLITAR – Kerja maraton pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Timur beserta Satreskrim jajaran dalam mengusut kasus mutilasi, akhirnya jasad korban UK (29), bisa dimakamkan secara utuh pada hari Selasa (28/1/2025).

Setelah proses identifikasi oleh Polda Jawa Timur selesai, potongan tubuh korban mutiliasi warga Blitar yang baru ditemukan langsung dimakamkan jadi satu dengan anggota tubuh yang ditemukan sebelumnya.

Nur Khalim, ayah kandung UK, korban pembunuhan dan mutilasi merasa lega setelah jasad anaknya lengkap.

Potongan tubuh bagian kepala dan kaki korban sudah dipulangkan dari RS Bhayangkara Kediri dan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa SidodadI, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan pihak kepolisian, termasuk dari Polda Jatim atas bantuannya, sudah mengungkap kasus anak saya yang bernama Uswatun Khasanah,” kata Nur Khalim, Rabu (29/1).

Meski masih dalam suasana berduka atas meninggalnya UK, Nur Kalim mengaku sudah lega karena jenazah anaknya sudah lengkap dan sudah dapat dimakamkan bersama anggota tubuh lain.

Menurut Nur Kalim, potongan tubuh bagian kepala dan kaki anaknya tiba di TPU Desa Sidodadi dengan diantar ambulans dari RS Bhayangkara sekitar pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Desa Sidodadi, Narno mengatakan bagian tubuh korban (kepala dan kaki) langsung dimakamkan bersama anggota tubuh lainnya yang sudah dimakamkan terlebih dulu pada Jumat (24/1/2025) malam.

“Begitu tiba, langsung dimakamkan satu lahat dengan tubuh lainnya. Proses pemakaman juga disaksikan keluarga,” kata Kepala Desa Sidodadi, Narno.

Narno mengatakan, sejak pagi, pemerintah desa membantu keluarga korban berkoordinasi dengan Polda Jatim, yang menangani kasus tersebut.

“Sekitar pukul 13.00 WIB, pemerintah desa mendapat kabar, keluarga diperbolehkan mengambil bagian tubuh korban di RS Bhayangkara Kediri,” ungkap Narno.

Perwakilan keluarga ditemani perangkat desa pergi menjemput potongan tubuh korban di RS Bhayangkara Kediri,sedangkan warga menyiapkan proses pemakaman di TPU Desa Sidodadi.

“Semua diberi kemudahan dan kelancaran, berkat kerjasama semua warga lingkungan di sini,” terang Narno.

Bagian tubuh korban yang sudah lengkap, langsung dibawa ke pemakaman.

“Prosesi pemakaman sesuai syariat, anggota tubuh korban disatukan kembali,” ujar Narno.

Seperti diketahui, UK (29) menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam koper merah di Kabupaten Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu.

Kini tersangka pembunuhan itu telah diamankan Polda Jatim untuk proses hukum lebih lanjut.

Tersangka adalah RTH alias Antok (33), warga Kabupaten Tulungagung yang tak lain pria teman dekat korban.

Ketika ditemukan di dalam koper, jasad korban tidak lengkap. Bagian kepala dan kaki korban hilang.

Belakangan, bagian kepala korban ditemukan di Kabupaten Trenggalek, sedang kaki korban ditemukan di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. (*)