Home Blog Page 76

Polres Ponorogo Amankan Pasutri Tersangka Curanmor

0

PONOROGO – Baru dua hari resmi menikah, MRA (23) dan AS (26) diamankan Satreskrim Polres Ponorogo, Polda Jatim atas kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

Keduanya ditangkap setelah mencuri sepeda motor di wilayah Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

Ironisnya, aksi nekat itu dilakukan untuk menutup kekurangan biaya pernikahan dan hidup keseharian mereka.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan bahwa pasutri tersebut diringkus saat hendak menjual motor hasil curian di Surabaya.

“Ditangkap setelah dua hari menikah, saat menjual sepeda motor di daerah Surabaya. Alasannya untuk biaya nikah,” tegas Kapolres AKBPAndin, Jumat (27/2/2026).

Lebih jauh diungkapkan, keduanya bukan pelaku baru. MRA merupakan residivis kasus pencurian sepeda motor, sementara AS tercatat sebagai residivis kasus narkoba.

Mereka bahkan saling mengenal saat sama-sama menjalani masa hukuman di penjara.

“Kenal di dalam penjara, kemudian berpacaran. Setelah keluar, merencanakan menikah. Namun karena terkendala biaya, akhirnya sepakat mencuri sepeda motor,” jelas AKBP Andin.

Modusnya terbilang klasik namun terencana. Pasutri ini berkeliling berboncengan mencari sasaran.

Setelah menemukan target, MRA beraksi menggunakan kunci T, sementara AS menunggu di atas motor.

Begitu berhasil, motor curian langsung dibawa berdua menuju Surabaya untuk diserahkan kepada penadah.

Salah satu korban adalah Mardi Lestari, warga Kecamatan Sawoo. Sepeda motor Honda Scoopy bernopol AE 3648 TK miliknya yang diparkir di halaman rumah raib digondol pelaku pada Sabtu (24/1/2026).

“Tim Resmob melakukan penyelidikan dan pada Rabu, 28 Januari 2026, berhasil mengamankan MRA dan AS,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, aksi pencurian dilakukan bukan hanya untuk biaya pernikahan, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari.

“Mereka keluar penjara, lalu mencuri untuk biaya menikah dan kebutuhan hidup. Kami amankan di rumah keluarga istrinya di wilayah Jetis,” pungkas AKBP Andin. (*)

1.000 anak yatim di Lumajang terima santunan Ramadhan

0

LUMAJANG –
Sebanyak 1.000 anak yatim di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menerima santunan Ramadhan dari Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur dan Baznas Lumajang di Pendapa Arya Wiraja kabupaten setempat, Rabu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang kami menyampaikan terima kasih atas peran aktif Baznas yang terus menghadirkan program nyata bagi masyarakat,” kata Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Bupati yang akrab dipanggil Bunda Indah itu menyampaikan apresiasi kepada Baznas yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu menangani persoalan sosial masyarakat.

“Santunan itu menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat mampu memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial. Ramadhan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan memperkuat nilai kebersamaan,” tuturnya.

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak penerima manfaat.

“Melalui santunan itu, kami ingin menghadirkan rasa peduli, kasih sayang, dan harapan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa optimalisasi pengelolaan zakat menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kesejahteraan sosial di daerah, sehingga potensi zakat di Lumajang dinilai besar dan perlu dikelola secara profesional agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.

Lumajang Bersinar di Asian Games 2026: Tiga Atlet MTB lolos *Pelatnas Asean Games

0

Lumajang , Gempur News.

Tiga atlet balap sepeda MTB dari Lumajang, yaitu Ihza Muhammad, Zainal Fanani, dan Feri Yudoyono, berhasil lolos ke Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2026. Mereka akan mewakili Indonesia di ajang olahraga bergprestasi ini yang akan berlangsung di Kota Nagoya, Jepang, pada September-Oktober 2026.

Ketua Pengkab ISSI Lumajang, Zainul Rofik, sangat senang dengan keberhasilan para atlet ini dan berharap mereka dapat menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. “Kami sangat proud dengan pencapaian ini. Mereka telah bekerja keras dan membuktikan kemampuan mereka di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Pelatnas nomor MTB akan dilaksanakan di Lumajang, yang memiliki medan latihan yang sangat mendukung untuk nomor MTB. “Lumajang memiliki jalur MTB yang sangat menantang dan cocok untuk latihan. Kami yakin atlet-atlet kami akan siap tempur di Asian Games 2026,” tambah Zainul Rofik.

Tiga atlet ini merupakan jawara yang sudah berpengalaman dan telah menorehkan prestasi di berbagai event internasional, termasuk PON dan Sea Games. Ihza Muhammad, misalnya, telah memenangkan medali emas di Kejuaraan Nasional MTB 2025, sementara Zainal Fanani telah menjadi juara di ajang internasional di Malaysia. Feri Yudoyono juga tidak kalah hebat, dengan prestasinya di ajang Sea Games 2023.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat Lumajang, kita doakan yang terbaik untuk Ihza, Zainal, dan Feri. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik dan membawa pulang medali untuk Indonesia!

Pelatnas akan berlangsung mulai 20 Februari hingga September 2026, dan atlet-atlet Lumajang ini akan berlatih keras untuk mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2026. “Kami akan memberikan dukungan penuh kepada atlet-atlet kami. Kami yakin mereka dapat membawa pulang medali untuk Indonesia,” kata Zainul Rofik.

Dengan keberhasilan ini, Lumajang semakin dikenal sebagai salah satu pusat olahraga balap sepeda MTB di Indonesia. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional. ( Joe).

Lapas Batam Tebar Berkah, Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan 1447 H

0

Batam – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Batam menggelar kegiatan sosial berbagi ratusan paket takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan, Kamis (26/2).

Kegiatan yang dilaksanakan ini menjadi wujud nyata kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat sekitar. Dengan penuh semangat kebersamaan, para petugas turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada pengendara, ojek online, serta warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antara jajaran Pemasyarakatan dan masyarakat.

“Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Senyum serta ucapan terima kasih dari masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi para petugas yang terlibat.(Gokkon)

Sat Intelkam Polres Ogan Ilir Laksanakan Penggalangan Tokoh Masyarakat untuk Wujudkan Kamtibmas Kondusif

0

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Satuan Intelkam Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan penggalangan terhadap tokoh masyarakat dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan kepada Polri guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir, Bagus Suryo Wibowo, serta didampingi oleh Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir, Hendry Antonius, bersama personel Unit IV Kamneg Sat Intelkam.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Ogan Ilir mengajak para tokoh masyarakat dari berbagai wilayah, di antaranya dari Indralaya Utara, Tanjung Raja, dan Indralaya, untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan masing-masing.

Kapolres Ogan Ilir dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran tokoh masyarakat sebagai mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak ragu melaporkan setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga kamtibmas. Dengan komunikasi yang baik, setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Melalui kegiatan penggalangan ini, para tokoh masyarakat menyatakan kesiapan untuk mendukung Polri dalam menjaga keamanan serta mensosialisasikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat luas.

Polres Ogan Ilir berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di Kabupaten Ogan Ilir.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Wakapolda Sumsel Salurkan 300 Paket Bansos di OKI, Tegaskan Komitmen Polri Hadir untuk Umat

0

OKI Sumsel, gempurnews.com – Safari Ramadhan yang dilaksanakan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Wakapolda Sumsel), Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (26/2/2026), menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Kegiatan yanga dipusatkan di Masjid Al Mahdi Kutaraya Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Kehadiran orang nomor dua di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan itu disambut langsung oleh Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud konkret kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci yang sarat nilai spiritual dan sosial. Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi bersama tokoh agama dan masyarakat, dilanjutkan penyerahan bantuan sosial, tausiyah keagamaan, hingga doa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumsel menyerahkan 300 paket bantuan sosial kepada warga kurang mampu di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan. Selain itu, pengurus Masjid Al Mahdi Kutaraya juga menerima bantuan sarana ibadah berupa satu unit vacuum cleaner, dua ambal panjang, serta satu sajadah imam untuk menunjang kebersihan dan kenyamanan jamaah.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Rony Samtana menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Bulan suci Ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ingin berbagi dan memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara di tengah kehidupan mereka,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama Ramadhan hingga Idulfitri mendatang. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi kelancaran aktivitas ibadah dan roda perekonomian masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat, kita dapat menjaga Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten OKI, tetap damai dan harmonis,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pimpinan Polda Sumsel terhadap masyarakat OKI. Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.

“Kami siap menindaklanjuti arahan pimpinan dan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Safari Ramadhan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres OKI untuk semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Safari Ramadhan ini menjadi cerminan pendekatan humanis Polri dalam membangun kepercayaan publik. Tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui sentuhan sosial dan spiritual yang mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Di Masjid Al Mahdi Kutaraya, pesan kebersamaan dan kepedulian itu terasa nyata. Dalam balutan doa dan kebersamaan, komitmen menjaga persatuan dan kedamaian di Bumi Sriwijaya kembali ditegaskan—bahwa keamanan, harmoni, dan kesejahteraan hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh elemen bangsa.

ALI IMRON

Peredaran Narkoba di Balik Jeruji Terbongkar, Polres Kediri Kota Sita Puluhan Gram Sabu

0

KEDIRI KOTA – Satuan Reserse Narkoba Polres Kediri Kota berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan total barang bukti mencapai 31,63 gram. Pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang pembesuk di dalam Lapas Kelas 2A Kota Kediri pada Kamis (19/2/2026).

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H. menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal sekitar pukul 09.00 WIB saat petugas Lapas Kelas 2A Kediri mengamankan seorang pembesuk berinisial S (28), warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

“Petugas lapas mendapati tersangka S membawa narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 20 gram saat hendak melakukan kunjungan. Setelah diamankan, dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar AKP Endro.

Dari tangan tersangka S, petugas menyita dua plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 22,09 gram dan berat bersih 21,07 gram. Selain itu, turut diamankan tiga unit handphone berbagai merek, plastik kresek, serta kemasan kertas cokelat yang dililit solasi hitam untuk membungkus sabu dan alat komunikasi.

Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada narapidana berinisial DAP (29), yang turut diamankan bersama satu unit handphone merek Realme warna hitam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi narkotika.

Sekitar pukul 13.00 WIB, kedua tersangka berikut barang bukti dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Tak berhenti di situ, Unit Opsnal kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lainnya, MDA (20), warga Kecamatan Plosoklaten.

Dari tangan MDA, petugas menyita sabu dengan berat kotor 9,31 gram (berat bersih 9,11 gram) serta satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,23 gram (berat bersih 0,13 gram). Selain itu, turut diamankan timbangan digital, pipet kaca, plastik klip kosong, alat sekrop dari sedotan, botol plastik, serta dua unit handphone.

“Total keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan dalam pengungkapan ini adalah 31,63 gram. Para tersangka mendapatkan sabu tersebut dengan cara membeli untuk kemudian dijual atau diedarkan kembali,” jelas AKP Endro.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan penyesuaian pidana dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026 serta ketentuan dalam KUHP terbaru.

Kapolres Kediri Kota menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika, termasuk yang melibatkan jaringan di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkoba, baik di lingkungan masyarakat maupun di dalam lapas. Sinergi dengan pihak lapas akan terus kami perkuat untuk memutus mata rantai peredaran narkotika,” tegas AKP Endro mewakili Kapolres.

Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di kantor Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Kediri Kota Terima Silaturahmi PIPJATBANG, Bahas Pembinaan Spiritual Generasi Muda

0

Kediri Kota – Polres Kediri Kota menerima kunjungan silaturahmi dari Tim Perkumpulan Instruktur Pegiat Jati Diri Bangsa (PIPJATBANG), bertempat di ruang kerja Kapolres Kediri Kota, Rabu. (25/2)

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo, S.H., serta sejumlah perwakilan PIPJATBANG, di antaranya Suhardono selaku Ketua Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno, Kushartono selaku Sekjen PIPJATBANG, dan Budi selaku Wakil Ketua PIPJATBANG.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sementara itu, Sekjen PIPJATBANG Kushartono menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya merupakan komunitas pegiat spiritual berbasis penguatan rasa cipta dan karsa. Kedatangan mereka, lanjutnya, dilatarbelakangi keprihatinan terhadap fenomena perilaku sebagian generasi muda yang dinilai mulai melampaui batas norma sosial.

PIPJATBANG menawarkan kerja sama kepada Polres Kediri Kota untuk membantu melakukan pembinaan terhadap anak-anak dan remaja yang memiliki kecenderungan perilaku menyimpang. Dalam konsep yang disampaikan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyambut baik gagasan tersebut, dengan tetap mengedepankan koordinasi dan kajian lebih lanjut agar program pembinaan dapat berjalan sesuai aturan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi niat baik dari PIPJATBANG dalam membantu pembinaan generasi muda. Pada prinsipnya, Polres Kediri Kota terbuka terhadap kolaborasi positif yang bertujuan membangun karakter dan memperkuat moral anak-anak bangsa, tentunya dengan tetap memperhatikan aspek hukum dan mekanisme yang berlaku,” ujar Kapolres.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang konstruktif antara Polri dan komunitas masyarakat dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, beretika, serta memiliki jati diri kebangsaan yang kuat.

Tanam Ganja di Rumah, Dua Warga Plosoklaten Diamankan Polres Kediri

0

KEDIRI– Satresnarkoba Polres Kediri Polda Jatim berhasil mengamankan dua pria asal Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, dalam kasus penanaman dan kepemilikan ganja.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Tersangka pertama berinisial H (36), diamankan di Desa Petung Ombo, Kecamatan Plosoklaten. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan enam pot berisi 11 pohon ganja berusia sekitar dua minggu serta satu unit handphone.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Resnarkoba Polres Kediri AKP Sujarno, S.H., M.H. menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap H, petugas kemudian melakukan pengembangan.

“Dari keterangan tersangka H, biji ganja tersebut diperoleh dari tersangka A,” jelas AKP Sujarno, Jumat (27/2/2026).

Petugas selanjutnya mengamankan tersangka A (50) di wilayah yang sama. Dari tangan A, ditemukan dua pot kecil berisi 10 batang ganja berusia dua minggu, delapan pot berisi 33 batang ganja berusia sekitar tiga bulan, dua batang ganja ukuran sedang, daun ganja kering seberat 4,10 gram, biji ganja kering 3,60 gram, serta satu unit handphone.

“Untuk tersangka A, biji ganja yang ditanam diketahui berasal dari seseorang berinisial F yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” tambah AKP Sujarno.

Polisi masih memburu F sekaligus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain. Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Kediri untuk proses hukum lebih lanjut.

DLH Bukan Petugas Sampah Melainkan Fasilitator Dan Pengawasan Dalam Pengelolaan Sampah

0

Gempurnews | Pemalang – Lingkungan bersih dan nyaman tentunya menjadi idaman bagi semua masyarakat,meskipun di bulan suci Ramadhan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Pemalang tetap melaksanakan kegiatan rutin Jumat bersih untuk menciptakan kota Pemalang tetap bersih dan Indah.

Kegiatan ini dimulai sejak pagi hari,suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak jelas ketika seluruh peserta turun langsung membersihkan lingkungan demi menciptakan kondisi Kabupaten Pemalang bersih,hijau dan nyaman.

Kepala Bidang DLH Pemalang Budi Santoso.,S.hut.,M.M., mengatakan kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan dan juga mempererat Silahturahmi antara masyarakat dan pemerintah serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Budi Santosa juga menambahkan bahwa mereka yang berkerja di Dinas Lingkungan Hidup bukanlah petugas sampah melainkan fasilitator pengawasan dalam pengelolaan sampah. “Tambahnya.

Tugas kami adalah mengawasi dan memfasilitasi pengelolaan sampah di Kabupaten Pemalang,dan kami bekerjasama dengan masyarakat serta dinas terkait untuk menciptakan Kabupaten Pemalang yang bersih dan sehat, dan kami berharap masyarakat dapat memahami tugas dan fungsi kami . “Tegas Budi Santoso.
Jumat (27/2/26)

(yn26)