Home Blog Page 8

Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pelaku Dibekuk Polisi Polres Ogan ilir Hingga ke Batam

OGAN ILIR, gempurnews.com — Sat Res PPA & PPO Polres Ogan Ilir berhasil mengungkap kasus tindak pidana membawa pergi anak di bawah umur tanpa izin orang tua, sebagaimana diatur dalam Pasal 454 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kasus ini bermula dari laporan seorang warga, Supardi (45), petani asal Desa Tanjung Sejaro, Kecamatan Indralaya, yang kehilangan anaknya pada Sabtu, 4 April 2026. Korban diketahui pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orang tua dan kemudian menghubungi keluarganya melalui pesan WhatsApp, mengaku telah berada di Palembang serta menolak untuk kembali.

Situasi semakin mengkhawatirkan ketika pelaku, Feriansyah (33), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, mengirimkan pesan kepada orang tua korban dan mengakui telah membawa anak tersebut pergi jauh. Bahkan, pelaku sempat mengirimkan foto berada di atas kapal, menandakan upaya melarikan diri ke luar daerah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Res PPA & PPO Polres Ogan Ilir di bawah pimpinan Kasat Res PPA & PPO, IPTU Dr. Tri Nensy Nirmalasary, S.H., M.M., bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, keberadaan pelaku terdeteksi di wilayah Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, tim gabungan yang berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Barelang berhasil menemukan tempat tinggal pelaku dan korban di kawasan Griya KPN Belian, Kota Batam Kepulauan Riau. Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui telah membawa korban tanpa izin orang tua, meskipun dengan persetujuan korban.

Selanjutnya, pada Jumat 24 April 2026, korban dan pelaku dibawa kembali ke Sumatera Selatan,
Untuk proses hukum lebih lanjut saat ini pelaku telah diamankan di Polres Ogan Ilir guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan terhadap anak.

“Ini adalah peringatan keras bagi siapa pun. Membawa anak di bawah umur tanpa izin orang tua tetap merupakan tindak pidana, walaupun ada persetujuan dari anak tersebut. Kami akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa.

“Peran keluarga sangat penting dalam melindungi anak. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memastikan keselamatan anak-anak dari segala bentuk tindak kejahatan,” tambah Kapolres.

Polisi juga telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya pemeriksaan saksi dan korban, visum et repertum, olah TKP, gelar perkara, hingga melengkapi administrasi penyidikan.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa tindakan membawa anak di bawah umur tanpa izin orang tua merupakan tindak pidana serius, meskipun dilakukan dengan persetujuan anak.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Tujuh Pecatur Junior Kuda Putih Lumajang “Turun Guna” di Kejuaraan BG Junction Surabaya

SURABAYA, 26 April 2026 , Gempur News.

– Semangat juang dan adu strategi mewarnai gelaran kejuaraan catur junior yang berlangsung di BG Junction Surabaya, Minggu (26/4/2026). Sebanyak tujuh pecatur muda dari Klub Catur Kuda Putih Lumajang tampil penuh percaya diri, membawa misi mengasah kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah.

Turnamen yang digelar oleh komunitas King Knight dengan dukungan sponsor utama Garam Cap Kapal ini menjadi ajang kompetitif sekaligus ruang pembinaan bagi talenta muda dari berbagai daerah. Atmosfer persaingan terasa ketat sejak babak awal, dengan para peserta menunjukkan kecerdikan strategi dan ketenangan berpikir.

Menariknya, kontingen Kuda Putih Lumajang didominasi oleh pelajar berbasis pendidikan keagamaan. Enam dari tujuh atlet merupakan santri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nuris Lumajang. Hal ini mencerminkan sinergi positif antara pendidikan karakter berbasis agama dengan pengembangan kecerdasan logika melalui olahraga catur.

Adapun tujuh pecatur yang memperkuat tim Kuda Putih Lumajang adalah:
Anindia Akrimna Ailova
Abbad Najib Almunna
Abdulah Abqory Agham
Dzakira Lhitania
Raisha
Dhion Dwi Pradita
Nafisah Azizah (MI Denok)
Dalam kejuaraan ini, seluruh peserta bertanding menggunakan sistem Swiss dengan total enam babak.

Pertandingan dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari, di mana setiap langkah menjadi penentu penting dalam perolehan poin klasemen.
Keikutsertaan para pecatur muda ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan mental bertanding, pengalaman kompetisi, serta peningkatan kualitas permainan.

Diharapkan, ajang ini mampu menjadi batu loncatan bagi para atlet muda Lumajang untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi di level yang lebih tinggi.( Joe).

Kapolsek Lumajang Kota Hadiri Peresmian Dapur SPPG Citrodiwangsan 5, Dukung Layanan Gizi Masyarakat

Lumajang – Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edi Kuswanto menghadiri kegiatan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citrodiwangsan 5 yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim RT 01 RW 06, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Sabtu (25/4/2026).

Peresmian dapur SPPG tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lumajang, , serta dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, , bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.

Kegiatan ini diawali dengan uji coba (trial) operasional dapur SPPG Citrodiwangsan 5, yang menjadi bagian dari langkah awal dalam menjalankan program pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan bahwa kehadiran dapur SPPG merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang tepat.

“Dapur SPPG ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam memberikan pelayanan gizi kepada masyarakat. Kami berharap program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Indah Amperawati.

Sementara itu, Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edi Kuswanto menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif dalam pelaksanaan program pelayanan masyarakat.

“Kami dari Polsek Lumajang Kota siap mendukung penuh kegiatan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam program pemenuhan gizi ini. Kami juga memastikan situasi keamanan tetap terjaga agar program dapat berjalan dengan lancar,” kata Iptu Edi Kuswanto.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

‘Dengan diresmikannya Dapur SPPG Citrodiwangsan 5 ini, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Kecamatan Lumajang dapat semakin optimal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya

Polsek Pemulutan Ogan Ilir Lakukan Pemantauan Debit Air Sungai, Antisipasi Potensi Banjir

Pemulutan, gempurnews.com – Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan, jajaran Polsek Pemulutan melaksanakan kegiatan pemantauan arus sungai dan pengecekan ketinggian debit air di wilayah hukumnya, Jumat (24/4/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.15 WIB ini difokuskan pada dua aliran sungai utama, yakni Sungai Ogan dan Sungai Pemulutan. Pemantauan dilakukan oleh personel Polsek Pemulutan, Aipda Ismet J dan Brigpol Riski A, dengan menyasar titik-titik rawan yang berpotensi meluap serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa debit air di kedua sungai mengalami peningkatan akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, arus sungai terpantau cukup deras, namun secara umum kondisi masih dalam kategori normal dan belum ditemukan adanya wilayah desa yang terdampak banjir.

Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H. melalui laporan menyampaikan bahwa sebagian besar desa di wilayah hukum Polsek Pemulutan memiliki potensi rawan banjir, mengingat letaknya berada di sepanjang aliran sungai. Bahkan, sebagian rumah warga dibangun dengan konstruksi bertiang tinggi sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak agar tetap dalam pengawasan orang tua guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan pemantauan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Polsek Pemulutan akan terus melakukan monitoring secara berkala guna memastikan situasi tetap terkendali serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Polres Ogan Ilir Gelar Kegiatan Belida Asri, Perbaiki Jalan Bersama Warga di Desa Permata Baru

Ogan Ilir, gempurnews.com — Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kondisi infrastruktur desa, Polres Ogan Ilir melalui Satuan Binmas melaksanakan kegiatan Belida Asri di Desa Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, AKP Asmun Zain, S.H., bersama personel Sat Binmas yang turut bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan difokuskan pada kerja bakti (korve) berupa pembersihan lingkungan serta perbaikan jalan desa sepanjang kurang lebih 35 meter yang sebelumnya mengalami kerusakan dan mengganggu aktivitas warga.

Kasat Binmas AKP Asmun Zain menyampaikan bahwa kegiatan Belida Asri ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Selain itu, ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan pimpinan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan membantu perbaikan fasilitas umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H. memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan Belida Asri merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial seperti ini,” ungkap Kapolres.

Masyarakat Desa Permata Baru menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Ogan Ilir yang telah turun langsung membantu perbaikan jalan desa.

Dengan adanya kegiatan Belida Asri ini, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Festival Islami MAN 1 Pemalang : Ukir Prestasi Dalam Islam

Gempurnews | Pemalang – Salah satu kegiatan dari MAN 1 Pemalang adalah festival Islami yang diadakan untuk menyambut MILAD ke- 48 Tahun MAN 1 Pemalang, kegiatan festival ini diikuti para siswa siswi SMP/MTs Se Kabupaten Pemalang.

Kegiatan festival Islami ini di gelar di halaman MAN 1 Pemalang, bertujuan untuk mencetak manusia yang insani dan juga sebagai perlombaan kreativitas dari masing masing peserta, selain itu festival Islami juga dimeriahkan dengan stand stand Bazar yang menyuguhkan berbagai ragam menu makanan dan minuman hasil karya para siswa siswi, dan juga Bazar ini tidak hanya menjadi ajang krativitas namun juga melatih para siswa siswi dapat mempunyai jiwa Kewirausahaan dan kerjasama antar siswa.

Festival ini menjadi wadah bagi anak anak untuk mengembangkan potensi diri malalui berbagai lomba yang mengedukatif seperti lomba MTQ,Festival Hadroh,Story Telling,dan Olimpiade Sain.

Menurut Kepala MAN 1 Pemalang H.Amaludin.S.Ag.,M.Pd.I., melalui lomba MTQ adalah para siswa siswi agar lebih mencintai Al Quran melalui kegiatan tartil dan tilawah, sedangkan di bidang lomba Hadroh yaitu untuk lebih mengenalkan generasi muda lebih mencintai Sholawat melalui hal hal yang lebih menarik dan positif. ” ungkapnya.

H.Amaludin.,S.Ag.,M.Pd.I., menambahkan melalui kegiatan festival Islami ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman agama,menumbuhkan rasa syukur,memotivasi kreativitas serta memperkuat identitas muslim dengan mengenalkan MAN 1 Pemalang kepada masyarakat luas. “tambahnya.

Keberadaan festival Islami ini memberikan dampak positif dalam mempererat Uhkuwah Islamiyah serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk generasi muda yang berahklak mulia. Sabtu (25/4/26)

(yn26)

Kenali Ban Selip pada Motor dan Cara Mengantisipasinya di Jalan Raya

Kepulauan Riau – Kondisi ban selip (skid) masih menjadi salah satu risiko yang kerap dialami pengendara sepeda motor di jalan raya. Situasi ini terjadi ketika ban kehilangan daya cengkeram terhadap permukaan jalan, sehingga kontrol kendaraan berkurang dan berpotensi memicu kecelakaan.

Ada tiga kondisi ban selip pada kendaran ketika di jalan. Jika kita sudah mengenali ketiganya, maka pengendara kendaraan bisa dengan baik mengantispasi hal tersebut agar tidak terjadi dan bisa mengatasi jika mengalaminya.

  1. Braking Skid, terjadi karena pengereman yang terlalu kuat, sehingga roda terkunci dan berhenti berputar. Kondisi ini bisa disebut sebagai Panic Braking atau melakukan pengereman yang salah. Ini karena pengendara kaget dan panik setelah mengetahui bahaya yang muncul tiba-tiba sehingga menarik tuas rem atau menginjak rem kuat-kuat. Padahal jika misalnya bahaya tersebut adalah sebuah objek yang ada di depan, dengan cara mengerem seperti itu, objek akan sulit dihindari dan akhirnya terjadi kecelakaan, karena ban kehilangan traksi dan kemudi tidak bisa dikendalikan.
  2. Power Skid, ini terjadi karena membuka gas penuh dengan seketika (mendadak), atau ketika berada pada kondisi jalan berpasir atau tanah basah. Seharusnya dalam kondisi seperti ini, kita membuka gas secara bertahap.
  3. Cornering Skid, yaitu hilangnya traksi ban pada jalan ketika kendaraan melalui tikungan. Hal ini diakibatkan karena traksi roda depan lebih kecil dibanding roda belakang ataupun sebaliknya. Sebaiknya kita kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.

Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara, Christofer Valentino, menegaskan bahwa pencegahan ban selip dapat dilakukan melalui disiplin berkendara dan perawatan kendaraan yang tepat.

“Keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengendalikan motor, tetapi juga bagaimana kita membaca kondisi jalan dan menjaga kesiapan kendaraan sebelum digunakan,” ujarnya.

Berikut Tips #Cari_Aman dari Christofer Valentino selaku Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri untuk meminimalisir terjadinya selip pada ban sepeda motor yang kita gunakan.

  1. Cek Kondisi Fisik dan Tekanan Angin Ban
    Kondisi ban yang jelek kerap menjadi sumber penyebab ban kehilangan traksi. Karena ketika karet ban sudah aus, maka daya cengkeram ke aspal juga akan berkurang. Ban yang sudah tidak layak pakai sehingga harus diganti biasanya memiliki ciri alur kembang yang menipis, tapak ban sejajar dengan Tread Wear Indicators (TWI) dan tidak nyaman saat dikendarai.
    Selain kondisi fisik, tekanan angin pada ban juga memiliki faktor penting dalam menjaga daya cengkeram ke jalan. Tekanan angin ban yang terlalu keras akan membuat ban terasa tidak nyaman saat dikendarai, sehingga traksinya rendah. Sementara jika tekanan angin kurang, cengkeraman ban ke jalan memang lebih kuat namun kondisi ini membuat tarikan motor menjadi berat dan berimbas pada performa dan konsumsi bahan bakar, Maka dari itu, pastikan saat mengisi angin ban, ukurannya mengikuti tekanan yang disarankan pabrikan. Pabrikan juga tidak menyarankan kepada pemilik motor memodifikasi ban standar dengan ukuran yang lebih kecil. Karena rentan kehilangan traksi dan rentan terhadap benturan.
  2. Kenali rute perjalanan
    Meskipun motor sudah dalam kondisi prima, terkadang faktor kondisi jalan kerap menjadi penyebab roda ban kehilangan traksi sehingga kendaraan sulit di kontrol. Inilah pentingnya seorang pengendara disarankan untuk memahami rute jalan yang akan dia lewati, dan jika memungkinkan pilih rute dengan kondisi jalan yang tidak berbahaya. Hindari jalanan berpasir, berbatu, berlumpur, dan didominasi tanah atau genangan air. Karena kondisi medan seperti itu berisiko membuat ban selip atau kehilangan traksi.
  3. Berkendara dengan kecepatan wajar dan terkendali
    Teknik dan gaya berkendara seorang rider juga mempengaruhi performa traksi ban ke jalan. Semakin agresif gaya berkendara, dengan cara menarik tuas gas secara penuh secara tidak konstan dan sering melakukan rem mendadak atau hard braking, maka besar kemungkinan ban motor kehilangan traksi terutama saat berakselerasi di jalan licin. Oleh sebab itu, biasakan berkendara secara halus dan konstan dengan selalu mengedepankan keselamatan diri sendiri dan juga keselamatan pengguna jalan lain.
  4. Manfaat fitur Keselamatan ABS dan HSTC
    Dibeberapa produk sepeda motor Honda sudah banyak disematkan Fitur ABS misalnya, yang berfungsi mampu mencegah roda ban depan dan belakang terkunci saat pengendara mengerem secara mendadak atau hard braking. Dengan demikian, motor pun akan lebih mudah untuk dikendalikan.

Itu tadi beberapa Tips mengatasi slip pada ban motor dan ingat untuk selalu #Cari_aman selama berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas, marka jalan dan berkendaralah dengan kecepatan yang terkendali.

Dalam kesempatan terpisah, Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara menyampaikan Honda tetap berkomitmen dalam meningkatkan edukasi keselamatan berkendara di Masyarakat, baik dengan cara berikan edukasi melalui seminar atau berupa tips keselamatan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui edukasi berkelanjutan dan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap budaya berkendara aman semakin mengakar di masyarakat,” demikian pernyataan manajemen.

Dengan memahami risiko dan menerapkan teknik berkendara yang tepat, pengendara diharapkan dapat lebih waspada terhadap potensi ban selip serta turut menciptakan lalu lintas yang lebih aman bagi semua pengguna jalan.(Gokkon)

Bupati Bondowoso Bersama Kepala OPD Berkunjung Ke Desa Gubrih Kecamatan Wringin

Bondowoso, Gempur News -Bupati Bondowoso Kh.Abdul Hamid Wahid bersama wakilnya Kh.As’ad Safi’i sambangi warga untuk memberikan pelayanan, Bangun solidaritas didusun Biser desa gubrih kecamatan Wringin, dalam rangka “Bangsa Berbangsa” Jumat (24/4/ 2026).

Kunjungan Bupati Bondowoso dan wakilnya tersebut didampingi semua Dinas, Yakni Dinas Kesehatan, Pertanian, Peternakan, Dukcapil dan lainnya untuk memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang terdiri dari 4 RT dan 202 KK.

Bupati dan wakil Bupati Bondowoso secara simbolis menyerahkan Bantuan tersebut berupa sembako,alat pertanian. Selain itu, Bupati juga memberikan bantuan kepada siswa dan siswi di SDN Banyuwulu 4 kecamatan wringin kurang lebih 60 siswa.

Bupati Bondowoso menegaskan, agenda turun ke desa menjadi cara efektif untuk melihat kondisi riil masyarakat sekaligus memastikan program pemerintah tepat sasaran.

“Kami hadir untuk menyerahkan bantuan pangan, memberikan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan hewan, serta berdialog langsung dengan masyarakat. Ini penting untuk menjalin silaturahmi dan mengetahui perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Dalam dialog terbuka, warga Dusun Biser secara khusus mengusulkan penambahan tenaga bidan guna meningkatkan akses layanan kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan langkah cepat telah diambil melalui koordinasi dengan jajaran terkait.

“Kebutuhan tambahan bidan sudah kami komunikasikan dengan Dinas Kesehatan dan kepala puskesmas. Insyaallah akan segera diupayakan agar bisa terpenuhi,” katanya.

Menurutnya, pendekatan jemput bola seperti ini memungkinkan pemerintah daerah menangkap persoalan secara langsung dan menentukan prioritas penanganan dengan lebih tepat.

“Kita ingin mengetahui realitas di masyarakat, apa yang menjadi persoalan, mana yang bisa langsung ditangani, dan mana yang perlu dikoordinasikan sesuai kemampuan daerah,” tegasnya.

Program BANGGA BERBANGSA sendiri menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan hadir langsung di tengah warga,”pungkasnya.(**

Peduli Lingkungan, Polres Gresik Bersama Bhayangkari Tanam Puluhan Pohon Produktif

GRESIK – Polres Gresik Polda Jatim bersama Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Gresik menggelar aksi penanaman puluhan pohon produktif di kawasan Asrama Polisi Randuagung, Kecamatan Kebomas.

Hal itu sebagai komitmen Polres Gresik dan Bhayangkari terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan peneduh seperti mangga, sono, klengkeng, jambu kristal, jambu air, hingga sawo jumbo.

Menurut AKBP Ramadhan, gerakan penanaman pohon ini merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan Gresik yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (24/4/26).

Sementara itu Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan menegaskan bahwa kegiatan penghijauan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret dalam mengoptimalkan lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

“Kami ingin menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan sehat,” kata Ny. Yanggi.

Ia mengatakan, penanaman pohon buah menjadi pilihan agar lahan tidak hanya indah, tetapi juga produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ia juga menyoroti pentingnya penghijauan di Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai kawasan industri dengan suhu udara relatif tinggi.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi dampak perubahan iklim, termasuk fenomena El Nino.

Sinergi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah, dan sektor industri menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama demi menciptakan ekosistem yang lebih baik di masa mendatang. (*)

Polres Blitar Amankan Residivis Pembobol Tiga Gedung Sekolah

BLITAR – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Blitar Polda Jatim mengungkap tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar setelah melakukan penyelidikan dari hasil rekaman CCTV.

Dalam pengungkapan ini, Polisi berhasil mengamankan Satu orang tersangka berinisial SP (46) warga Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K melalui Wakapolres Blitar Kompol Rizky Fardian Caropeboka S.I.K M.s.i., menyampaikan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka SP ditangkap Polisi untuk keempat kalinya.

“Jadi tersangka yang kami amankan ini merupakan residivis kasus yang sama,” ujar Kompol Rizky dalam konferensi pers, Jumat (24/4/26).

Tersangka SP ditangkap Polisi kali ini usai diduga kuat telah melakukan pencurian di Tiga sekolah menggunakan motor Kawasaki Ninja.

“Ada tiga sekolah yang dibobol tersangka, diantaranya SDN Pagerwojo 3 di Kecamatan Doko, SDN Popoh 3 di Kecamatan Selopuro, dan MI Darul Huda di Kecamatan Doko,” terang Kompol Rizky.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga menyita barang bukti Dua laptop, satu proyektor, satu set speaker aktif, hard disk dan kipas angin dengan nilai total sekitar Rp. 21,9 juta dan 1 unit kawasaki Ninja yang digunakan tersangka untuk mengangkut barang curian.

Atas perbuatannya, tersangka SP dijerat dengan pasal Pasal 477 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) yang mengatur tindak pidana pencurian.

“Ancaman hukumannya yakni maksimal 7 tahun penjara,” ujar Kompol Rizky.

Ia menegaskan, untuk barang bukti akan dikembalikan setelah proses hukum selesai, mengingat ini merupakan barang keperluan sekolah.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kriminalitas,” pungkasnya. (*)