Home Blog Page 101

Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif

KOTA PPROBOLINGGO — Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur terus memperkuat keamanan lingkungan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui kegiatan pembinaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengatakan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama bulan Ramadhan sangat penting.

“Jika masing – masing lingkungan dapat dikendalikan, maka Kota Probolinggo secara umum akan menjadi kondusif,” ujarnya, Senin (1/3/26).

Sebelumnya, Kapolres Probplinggo Kota juga telah memberikan pembinaan serta arahan kepada para petugas Satkamling di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Satkamling menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan permukiman warga.

Selain memberikan pembinaan, Kapolres Probolinggo Kota juga menyerahkan bantuan senter secara simbolis kepada perwakilan tiga petugas Satkamling di Kelurahan Jrebeng Lor.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan ronda malam serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terlebih di bulan Ramadhan,” ujar AKBP Rico.

Melalui optimalisasi dan pembinaan Satkamling, Polres Probolinggo Kota berharap sistem keamanan lingkungan dapat berjalan lebih optimal, terorganisir, serta mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat. (*)

Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way hingga Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri tetap menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Menurut Sigit, strategi rekayasa lalu lintas masih dinilai efektif untuk diterapkan terkait mengurai potensi kemacetan arus lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Idul Fitri.

“Kemudian tentunya strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada,” kata Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas terkait kesiapan operasi ketupatan di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Rekayasa lalin yang bakal diterapkan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2026 di antaranya adalah One Way, Contraflow, pengaturan di Rest Area, pembatasan kendaraan sumbu tiga.

“Pemberian imbauan dan peniadaan tilang, delaying system di wilayah penyeberangan, dan pengalihan arus tentunya menjadi rekayasa-rekayasa yang akan kita lakukan,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit menekankan, dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun lalu, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekira Rp137 Triliun. Diharapkan, tahun ini juga mengalami peningkatan agar terjadinya pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Tentunya kita harapkan pengamanan operasi ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal, sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan,'” tutup Sigit.

Personel Polsek Tanjung Raja Laksanakan Patroli Subuh Selama Bulan Suci Ramadhan

Ogan Ilir, Sumsel. gempurnews.com – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, personel Polsek Tanjung Raja melaksanakan kegiatan Patroli Subuh pada Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan di sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpul masyarakat, khususnya setelah pelaksanaan salat Subuh, antara lain di Lapangan Bola Tanjung Raja dan Jembatan Sungai Ogan Tanjung Raja.

Patroli dipimpin oleh personel Polsek Tanjung Raja yang terdiri dari Aipda Amar Iqbal, Briptu Andi Oktawijaya, Briptu Rizky Alfajri, Bripda M. Andes, dan Bripda Ahmad Linggar.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan di titik-titik rawan serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpul muda-mudi. Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi norma selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP ZahirIn, menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Subuh ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Patroli ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja tetap terjaga dengan baik selama bulan Ramadhan.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas

0

Bangkalan – Satlantas Polres Bangkalan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk Polantas Menyapa pada Minggu (1/3/2026) sore.

Seperti yang tampak bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni Pangkalan Gojek Online Jalan Z. Alim Bangkalan dan Simpang Tiga Pos Bangkalan.

Kegiatan tersebut melibatkan Kanit Turjawali, anggota Kamsel, serta petugas Pos Halim yang turun langsung menyapa para pengemudi ojek online sekaligus membagikan nasi kotak untuk berbuka puasa.

Selain berbagi takjil, personel Satlantas juga menyampaikan imbauan keselamatan berlalu lintas, mengingat meningkatnya aktivitas kendaraan menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., M.I.K., mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis.

“Tidak lain kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita para pengemudi ojek online yang setiap hari bekerja di jalan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Momentum bulan suci Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa polisi lalu lintas hadir tidak hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para pengemudi ojek online memiliki mobilitas tinggi dan peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, sehingga keselamatan berkendara harus selalu menjadi prioritas utama.

“Kami juga mengimbau agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm standar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Jangan sampai karena mengejar order, keselamatan justru diabaikan. Keselamatan adalah yang utama, keluarga menunggu di rumah,” tegasnya.

Ojek online dan kepolisian bersifat kemitraan strategis dalam menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

“Dimana Ojek online merupakan pengguna jalan dengan mobilitas tinggi dan intensitas berkendara yang sangat sering. Karena itu, Satlantas Polres Bangkalan memandang teman-teman Ojek online sebagai mitra penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas,”tutupnya.

(tan)

Mengantar Hingga Akhir Hayat: Kisah Pengabdian Aipda Raja Faisal di Perbatasan NKRI

Batam, Sabtu (28/2/2026) — Pengabdian seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tak selalu terlihat di bawah sorot kamera. Di wilayah perbatasan NKRI, tepatnya Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Aipda Raja Faisal Mushawir menjalani pengabdian sunyi namun berdampak besar bagi kemanusiaan.

Pria kelahiran Tarempa, Juli 1986 ini telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri selama 21 tahun. Selain menjalankan tugas kepolisian, sejak 2017 ia secara sukarela menjadi sopir mobil jenazah gratis bagi masyarakat. Baginya, menjadi polisi adalah profesi, sementara mengantar jenazah adalah panggilan hati.

Aipda Raja Faisal dikenal luas oleh warga sebagai sosok yang selalu hadir ketika duka datang. Kapan pun diminta, ia siap mengantar jenazah dari RSUD Tarempa ke rumah duka, dari rumah duka ke pemakaman, maupun dari rumah ke rumah sakit. Tidak hanya bagi jenazah yang memiliki keluarga, tetapi juga jenazah tanpa identitas serta dari kalangan non-Muslim.

Pengabdian kemanusiaan tersebut berawal dari kiprahnya di organisasi sosial pengurusan jenazah Babul Khairat, yang bernaung di Masjid Nurul Ihsan Tarempa. Saat organisasi tersebut mengalami keterbatasan, termasuk ketiadaan sopir ambulans karena kendala pendanaan dan sebagian pengurus yang telah lanjut usia, Aipda Raja Faisal menawarkan diri untuk membantu.

Sejak itulah, ia menjadi pengemudi tetap mobil jenazah satu-satunya milik warga Desa Tarempa yang melayani hampir 20 ribu jiwa masyarakat di Kecamatan Siantan, Siantan Tengah, dan Siantan Selatan. Mobil jenazah pertama merupakan hibah pemerintah daerah yang telah dimodifikasi, sebelum kemudian pada 2017 organisasi Babul Khairat menerima bantuan mobil jenazah baru melalui Program Kemitraan Bank Riau Kepri.

Selama hampir satu dekade, Aipda Raja Faisal mengaku tidak lagi mampu menghitung berapa banyak jenazah yang telah ia antarkan. Masa paling berat ia rasakan saat pandemi COVID-19, ketika intensitas pelayanan meningkat tajam. Selain mengantar jenazah, ia juga diminta mengawal evakuasi pasien COVID-19 yang menolak karantina, mendampingi tenaga kesehatan, dan membantu penanganan darurat di wilayah kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui transportasi laut.

“Pernah terlintas di pikiran saya, saat mengantar jenazah di tengah malam, mungkin suatu hari nanti saya juga akan berada di posisi yang sama. Semua hanya soal waktu,” kenang Aipda Raja Faisal.

Dedikasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari keluarga. Istrinya, Maryam, berprofesi sebagai bidan di Kecamatan Siantan dan kerap menjadi rujukan masyarakat untuk berbagai persoalan kesehatan. Keduanya sering bergandengan tangan membantu warga, mulai dari mengantar ibu melahirkan yang tidak memiliki biaya, hingga mencarikan obat-obatan yang sulit diperoleh melalui jejaring Pemolisian Masyarakat (Polmas).

Pengabdian tanpa pamrih itu berbuah kepercayaan dan kebersamaan warga. Saat keluarga Aipda Raja Faisal membutuhkan donor darah pasca-persalinan, masyarakat datang berbondong-bondong membantu. Bahkan, dukungan sederhana seperti kiriman lauk makanan menjadi simbol kuatnya keguyuban di tanah kelahirannya.

Dukungan juga datang dari pimpinan Polri. Setiap kali ada panggilan kemanusiaan, pimpinan di Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas, hingga Polda Kepulauan Riau memberikan izin penuh. Hal ini karena apa yang dilakukan Aipda Raja Faisal sejalan dengan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Atas dedikasi dan loyalitas tersebut, pada peringatan Hari Kesadaran Nasional 2026, Aipda Raja Faisal Mushawir menerima penghargaan dari Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di wilayah perbatasan NKRI yang jauh dari pusat perhatian.

Kisah Aipda Raja Faisal menjadi cermin Polri yang humanis dan hadir sepenuh hati di tengah masyarakat. Sebuah pengabdian yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menemani warga hingga perjalanan terakhir kehidupannya.

Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk

BONDOWOSO – Ramadhan bukan sekedar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum memperkuat empati dan memperluas kepedulian.

Di tengah denyut aktivitas Pasar Induk Bondowoso yang tetap ramai menjelang waktu berbuka, kehadiran Polisi Wanita Polres Bondowoso Polda Jatim menjadi penanda bahwa nilai berbagi terus dihidupkan dalam tindakan nyata.

Polwan Polres Bondowoso Polda Jatim yang menggelar aksi sosial itu membagikan 500 paket takjil kepada pengguna jalan, pedagang, dan juru parkir di sekitar Pasar Induk Bondowoso.

Lokasi Pasar Induk dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan titik strategis perlintasan kendaraan.

Dengan demikian, pembagian takjil dapat berlangsung efektif dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, kegiatan berbagi takjil berjalan lancar. Pasar Induk kami pilih karena merupakan pusat kegiatan masyarakat. Jika lokasi kurang ramai, tentu akan memerlukan waktu lebih lama untuk menyalurkan 500 paket takjil,” ujar Ipda Otty Diana Novita, Minggu (1/3/26).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan berbagi yang digagas Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan.

Program tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan warga.

Dalam perspektif nilai keagamaan dan sosial, berbagi di bulan Ramadhan memiliki makna yang mendalam.

Ramadhan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, serta kepekaan terhadap sesama, terutama mereka yang berada dalam keterbatasan.

Setiap paket takjil yang dibagikan bukan sekedar makanan pembuka puasa, melainkan simbol perhatian, solidaritas, dan kebersamaan.

Peran Polwan Polres Bondowoso dalam kegiatan ini juga mencerminkan kontribusi strategis Polisi Wanita dalam institusi Polri.

Tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, Polwan hadir sebagai representasi pendekatan humanis yang mengedepankan sentuhan empati, komunikasi persuasif, dan keteladanan.

Keberadaan mereka di ruang publik membawa pesan bahwa kepolisian adalah sahabat masyarakat, termasuk dalam momentum religius seperti Ramadhan.

Masyarakat yang menerima takjil menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Polres Bondowoso.

Senyum dan sapaan hangat yang terjalin di antara aparat dan warga menjadi gambaran harmonisasi yang terus dibangun.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Polwan Polres Bondowoso menegaskan bahwa pengabdian tidak berhenti pada tugas formal semata.

Di bulan penuh berkah, kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, menghadirkan keteduhan serta harapan di tengah kehidupan masyarakat. (*)

Giat Posyandu Dusun Kebonseket Sumbermujur Jaga Kesehatan Balita dan Lansia

Lumajang, — Kegiatan rutin jaga kesehatan ,dalam satu bulan satu kali Posyandu ILP Bambu Rampal
Dusun kebonseket ,Subermujur Candipuro lumajang(senin
02-03-2026)
Dalam giat tersebut bertujuan untuk menjaga kondusifitas kesehatan balita dan lansia, untuk balita berjumlah 35 sedangkan untuk lansia sebanyak 32
Meraka, perlu perhatian supaya tetap sehat terjaga asupannya,agar dapat mencegah masuknya segala penyakit,”jelas Revita selaku bidan yang menangani sekaligus kepala Posyandu.

Kemudian menurut bidan Revita yang didampingi, perawat/Trida oktama berharap kepada ibu balita supaya tetap, bersemangat meskipun dibulan puasa, untuk membawa balitanya ke posyandu dengan semangat berarti, mendukung jalannya, kegiatan posyandu, dan juga mendukung adanya kesehatan keluarganya sendiri,”terangnya.

Selanjutnya kata Revita dan harapannya, kepada ibu balita serta lansia, monggo kesempatan ini digunakan dengan baik dan semangat selalu untuk menghadiri giat posyandu ini, semua demi kesehatan dirinya dan keluarganya, jika badan sehat terdapat jiwa yang kuat pula.”tutupnya(Markasan)

Bidan : REVITA WIDYA PRATIWI
Perawat : TRIDA OKTAMA FIRMANSYAH
Jumlah balita : 35 balita
Jumlah yang hadir : 32 balita

Pohon Tumbang Tutupi Jalan Burno–Ranupani, Polres Lumajang Bersama TNI dan TNBTS Lakukan Evakuasi

Lumajang – Anggota Polres Lumajang bersama TNI dan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi akses jalan raya Burno–Ranupani, tepatnya di Blok Sentral TNBTS, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pohon tumbang tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Senduro sejak Sabtu malam.

Pohon jenis kayu ngampo dengan diameter sekitar 50 sentimeter roboh dan menutup seluruh badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas menuju kawasan Ranupani.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi PIDM Si Humas Ipda Suprapto mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya pohon tumbang dari masyarakat dan segera menerjunkan personel ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, anggota Polres Lumajang bersama TNI dan petugas TNBTS langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Pohon tumbang tersebut menutup akses jalan Burno–Ranupani,” ujar Ipda Suprapto.

Petugas di lapangan melakukan pemotongan batang dan ranting pohon menggunakan gergaji mesin. Proses evakuasi berjalan lancar dan tidak membutuhkan waktu lama.

Setelah pemotongan selesai, petugas bersama warga sekitar melakukan pembersihan sisa-sisa kayu dan ranting di badan jalan.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, proses evakuasi berjalan cepat. Saat ini jalan sudah bisa dilalui kembali dan arus lalu lintas berjalan normal,” tambahnya.

Ipda Suprapto juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam, khususnya pohon tumbang dan tanah longsor, mengingat intensitas hujan di wilayah Lumajang masih cukup tinggi.

“Kami mengimbau pengguna jalan, terutama yang melintas di kawasan hutan dan pegunungan, agar lebih berhati-hati dan segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa,” pungkasnya.

Polres Gresik Buka Layanan Khusus SIM Santri Trendi Selama Ramadhan

0

GRESIK – Satuan Lalu Lintas Polres Gresik Polda Jawa Timur menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk SIM Santri Trendi (Taat dan Tertib dalam Mengemudi).

Program ini dirancang sebagai solusi jemput bola bagi para santri yang ingin tetap tertib administrasi berkendara tanpa harus mengorbankan kewajiban ibadah dan pendidikan di pesantren.

Kasat Lantas Satlantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin menjelaskan bahwa layanan permohonan baru SIM A dan SIM C dibuka secara khusus setiap hari Jumat selama Ramadan 1447 H.

“Kami menyesuaikan pelayanan publik dengan realitas di lapangan. Santri memiliki aktivitas yang sangat padat selama Ramadan, maka kami hadirkan akses khusus agar mereka tetap bisa memenuhi kewajiban administratifnya sebagai pengendara,” ujarnya.

Kebijakan ini menjadi bentuk fleksibilitas pelayanan kepolisian, tanpa mengurangi standar dan prosedur yang berlaku.

Seperti diketahui, di Kabupaten Gresik, denyut kehidupan sosial tak bisa dilepaskan dari keberadaan ratusan pondok pesantren.

Data Kementerian Agama mencatat lebih dari 209 pesantren berdiri di wilayah yang dikenal sebagai Kota Wali ini.

Ribuan santri menjadi bagian penting dari dinamika kota. Namun, ketika Ramadan tiba, ritme kehidupan mereka berubah drastis.

Jadwal mengaji, tadarus, hingga ibadah malam membuat waktu mereka kian padat.

Melihat realitas tersebut, inovasi pelayanan publik bertajuk SIM Santri Trendi dihadirkan oleh Satlantas Polres Gresik.

Salah satu poin menarik dari program ini adalah sifatnya yang inklusif.

Layanan SIM Santri Trendi tidak membatasi pemohon hanya bagi santri ber-KTP Gresik.

Ketentuannya meliputi:

  • Identitas: Terbuka bagi santri dengan KTP wilayah mana pun (nasional).
  • Syarat Validasi: Cukup menunjukkan Kartu Santri atau kartu identitas pondok yang masih aktif sebagai bukti domisili di pesantren wilayah Gresik.
  • Jenis Layanan: Permohonan baru untuk SIM A (mobil) dan SIM C (sepeda motor).

Dengan kebijakan tersebut, para santri perantauan tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mengurus legalitas berkendara.

Meski memberikan kemudahan akses waktu dan administrasi, pihak kepolisian menegaskan tidak ada jalur instan dalam proses penerbitan SIM.

Seluruh pemohon tetap wajib melalui tahapan standar, mulai dari verifikasi administrasi, ujian teori terkait pemahaman aturan lalu lintas, hingga ujian praktik untuk mengukur keterampilan berkendara.

Hal ini memastikan bahwa predikat “Trendi” bukan sekadar slogan, melainkan representasi santri yang benar-benar cakap dan patuh di jalan raya.

Program SIM Santri Trendi sejatinya menjadi jembatan antara dua ruang disiplin.

Di pesantren, kedisiplinan dibentuk melalui ketekunan mengkaji kitab dan kepatuhan terhadap tata tertib.

Di jalan raya, disiplin diwujudkan melalui kepatuhan pada rambu dan etika berlalu lintas.

Melalui inovasi ini, Polres Gresik Polda Jatim berharap para santri tidak hanya menjadi teladan dalam urusan spiritual, tetapi juga tampil sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

Ramadan pun dimuliakan, bukan hanya di ruang ibadah, melainkan juga di setiap lajur jalan raya Kabupaten Gresik. (*)

Kapolres Kediri Kota Terima Audiensi PMII Kediri, Tegaskan Komitmen Terbuka terhadap Kritik dan Reformasi

0

Kediri Kota – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H menerima audiensi dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kediri di Mako Polres Kediri Kota, Jumat (27/2/2026).

Audiensi berlangsung di Rupatama Polres Kediri Kota mulai pukul 16.30 WIB. Kapolres didampingi Kasdim 0809 Kediri. Sebanyak 55 anggota PMII Kediri hadir dipimpin Ketua PC PMII Kediri Irgi Ahmad.

Dalam sambutannya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengawali dengan ucapan salam serta menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa. Ia menegaskan bahwa forum audiensi merupakan bagian dari komunikasi yang sehat dalam kehidupan demokrasi.

“Kehadiran rekan-rekan mahasiswa bukan bentuk kebencian terhadap Polri, tetapi wujud kepedulian dan rasa sayang. Kritik yang disampaikan adalah dukungan moral bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, PMII Kediri menyampaikan sejumlah tuntutan, mulai dari usulan peningkatan kualifikasi pendidikan rekrutmen anggota Polri minimal strata satu (S1), penguatan materi HAM dan resolusi konflik dalam pendidikan kepolisian, hingga evaluasi pola pengamanan aksi massa.

Menanggapi hal itu, Kapolres menjelaskan bahwa sistem rekrutmen Polri terdiri dari jenjang Tamtama, Bintara, dan Perwira, dengan kewenangan berada di Mabes Polri. Meski demikian, ia berkomitmen meneruskan seluruh aspirasi mahasiswa secara berjenjang ke Polda Jawa Timur hingga Mabes Polri.

Terkait pengamanan aksi unjuk rasa, Kapolres menegaskan bahwa Polri berpedoman pada Perkap Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penindakan Huru-Hara dan Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian. Pengamanan dilakukan secara bertahap sesuai eskalasi situasi.

“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan. Apabila terdapat pelanggaran SOP oleh anggota, tentu akan dilakukan audit dan penindakan tegas,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kebebasan berpendapat dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Polri, menurutnya, hadir untuk melindungi dan mengamankan masyarakat yang menyampaikan aspirasi selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain dialog, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil oleh mahasiswa, penyerahan petisi kepada Kapolres, doa dan tahlil bersama, serta buka puasa bersama di lingkungan Polres Kediri Kota.

Di akhir kegiatan, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan komitmennya untuk membuat laporan tertulis sebagai tindak lanjut resmi atas seluruh aspirasi yang disampaikan.

“Aspirasi ini akan kami teruskan secara administratif dan struktural. Kami terbuka terhadap kontrol sosial dan siap memperbaiki diri demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif, ditutup dengan apel konsolidasi pengamanan dalam keadaan lengkap dan sehat.