Home Blog Page 1161

Kabar Duka, Polres Lumajang Kehilangan Satu Bhayangkara Terbaik

0

Lumajang – Kabar duka hari ini menyelimuti Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur. Satu putra Bhayangkara bernama Eko Alfan Pradana Putra S.H berpangkat Bripka, PS Kanit Reskrim Polsek Candipuro, meninggal dunia, Rabu (4/1/2023), dikarenakan mengalami sakit.

Almarhum dikebumikan di pemakaman setempat, disertai upacara pemakaman anggota Polri dipimpin Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali S.E.di hari yang sama.

Selama berdinas sebagai anggota Polri, diketahui almarhum tergolong disiplin. Berdedikasi tinggi, bekerja tanpa pamrih, menjunjung tinggi tugas – tugas kepolisian sebagai bentuk pengabdian pada negeri untuk masyarakat.

Wakapolres Lumajang mengutarakan, jasa dan nama baik almarhum akan tetap dikenang selamanya. “Akan selalu melekat dalam hati sanubari kita sebagai suatu kenangan yang tidak akan terlupakan, saya pada kesempatan ini atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada almarhum dan keluarganya, menjadi contoh suri tauladan bagi kita sekalian sebagai generasi penerus perjuangan negara dan bangsa,” ucap wakapolres saat pimpin acara pemakaman.

Turut teruntai do’a, agar almarhum senantiasa mendapatkan tempat layak di sisi-Nya sesuai dengan amal Bhakti semasih hidup dan berdinas di Kepolisian Resor Lumajang. Upacara pemakaman, turut dihadiri oleh jajaran PJU Polres Lumajang, Kapolsek jajaran berikut sejumlah anggota.

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Terduga Pelaku Curanmor Berkat Bantuan Warga

0

Surabaya – Pelaku pencurian kendaraan bermotor gagal melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya. A, 25, warga Dupak Bangunrejo, Surabaya, tertangkap korban dan massa yang mengejarnya.

Aksi tersangka ini berhasil diketahui korbannya Gunawan, warga Sedati, Sidoarjo, setelah sepeda motor korban sulit dihidupkan karena aki motor sudah rusak.

Kapolsek Bubutan Kompol Ade Christian Manapa melalui Kanitreskrim Polsek Bubutan Ipda Vian Wijaya mengatakan, korban memarkir sepeda motornya di pinggir Jalan Purwodadi, Surabaya, Senin (2/1) pukul 13.00. Korban kemudian meninggalkan motor dalam keadaan kunci kontak masih menempel. Selanjutnya ia masuk pos dan tidur di sana.

“Tersangka melihat motor korban dan mengambilnya. Namun, karena kesulitan menghidupkan motor, korban terbangun sehingga dikejar. Tersangka sempat sembunyi di depot namun akhirnya ditangkap korban dan massa di lokasi terus diserahkan ke kami,” jelas vian.

Di tempat terpisah, Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melalui Kasihumas Kompol Muchamad Fakih berharap masyarakat belajar dari kasus ini.

Ia berharap agar masyarakat lebih berhati-hati dan mencabut kunci kontak sebelum meninggalkan motornya.

“Pelaku kejahatan melihat ada kesempatan bukan karena niat saja. Dengan meninggalkan kunci tertancap di motor sudah mengundang aksi kriminalitas,” tandasnya.

(Humas)
Editor : dhw_robhin

Survei Indopol: Tingkat Kepercayaan Polri Meningkat Jadi 69.35 Persen

0

Jakarta – Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat sebesar 69.35 persen di penghujung tahun 2022. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga Indonesia Political Survey (Indopol Survey).

“Persepsi publik terhadap kinerja Polisi di penghujung tahun 2022 dengan hasil tingkat kepercayaan publik sebesar 69.35 persen. Angka ini meningkat dari bulan-bulan sebelumnya. Survei Indopol pada bulan November 2022 lalu tingkat kepercayaan terhadap kinerja Polri sebesar 60.98 persen,” kata Direktur Eksekutif Indopol Survey Ratno Sulistiyanto kepada wartawan, Rabu, 4 Januari 2023.

Ratno menjelaskan, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, naiknya kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi yang naik dari 63,99 persen di Bulan November 2022 menjadi 70,72 persen pada bulan Desember 2022. Angka ini mendekati posisi tertinggi 72,93 persen pada bulan Januari 2022.

Menurutnya, dengan demikian Jokowi telah membuka dan menutup Tahun 2022 dengan sangat baik. Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi ini juga terjadi pada bidang-bidang kehidupan, misalnya dalam penegakan hukum (64.68 persen), penyelenggaraan demokrasi (70,93 persen), dan pemberantasan korupsi (55,65 persen).

Basis terbesar kepercayaan terhadap pemerintahan Jokowi berasal dari Jawa Tengah-DIY (90 persen), Jawa Timur (77 persen), Sulawesi (74 persen), dan Bali-NTB-NTT (71 persen).

“Dampak dari kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi berimbas terhadap kepercayaan publik terhadap kinerja Polri. Hal ini tidak bisa dihindari mengingat Polri merupakan bagian dari aparatur pemerintah,” ujarnya.

Kemudian faktor kedua, adanya intervensi kebijakan Polri, salah satunya melalui program Quick Wins dimana dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini, program itu terbukti efektif meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Lima kegiatan diantaranya yang menurut publik sangat bermanfaat bagi masyarakat secara umum adalah meningkatnya kepuasan terhadap pelayanan publik Polri, berkurangnya praktik pungli dalam pelayanan Polri, meningkatnya respon cepat aduan melalui akun resmi Polri sebelum kasus menjadi viral, meningkatkan kegiatan sambang oleh Bhabinkamtibmas dan diberlakukannya tilang elektronik, ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), untuk menggantikan tilang manual.

“Ketiga, optimisme publik terhadap Polri untuk menyelesaikan kasus-kasus hukum yang terjadi akhir-akhir ini (dalam survei Indopol berada di angka 68,7%). Terutama kasus yang melibatkan petinggi Polri sendiri,” ucapnya.

Ratno menyebut, dari beberapa faktor tersebut dapat disimpulkan bahwa Polri sudah melakukan usaha perbaikan baik internal maupun eksternal dalam rangka mengembalikan kepercayaan publik setelah enam bulan terakhir ditimpa beberapa kasus yang merontokan kepercayaan publik terhadap kepolisian seperti kasus pembunuhan Brigadir Josua, tragedi Kanjuruan dan terlibatnya oknum mantan Kapolda dalam kasus narkoba.

“Rentetan kasus selama paruh kedua 2022 merupakan cobaan terberat sepanjang sejarah Polri,” tuturnya.

Namun berkat respon terukur dan semua upaya tersebut di atas, di penghujung tahun 2022, Kepolisian Indonesia seolah mendapatkan kado dengan naiknya kembali kepercayaan publik.

“Kepolisian kita telah “lolos dari lubang jarum”. Semoga di tahun-tahun kedepan kepercayaan tersebut dapat dijaga karena bagaimana pun kita masih membutuhkan keberadaan Polisi di tengah-tengah masyarakat untuk menjaga ketertiban umun dan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” paparnya.

Dalam hal ini, metodolgi penelitian survei tingkat kepercayaan terhadap Kepolisian Indonesia yang dilakukan oleh Indopol Survey menggunakan metode Multistage Random Sampling dalam pengambilan sampelnya.

Populasi adalah semua penduduk Indonesia yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, dengan kriteria responden mereka yang berumur 17 tahun atau sudah menikah. Responden berjumlah 1240 tersebar secara proporsional di 34 provinsi berdasarkan jumlah penduduk Tahun 2021 menurut data BPS RI 2022. Margin of Error ± 2.85%, pada tingkat kepercayaan 95% dan waktu wawancara tanggal 14 – 23 Desember 2022.

Selain itu secara baseline data survei Indopol pengambilan datanya pada tangga 14-23 Desember 2022 kurang lebih ada waktu 1,5 bulan Program Quick Win dilaksanakan dan data survei paling akhir dibandingkan dengan lembaga survei lainnya.

(Red)
Editor : dhw_robhin

BAWA SAJAM, TUJUH PESILAT DI JOMBANG DIRINGKUS POLISI

0

Jombang, GEMPURNEWS.COM – Membawa senjata tajam tanpa ijin, tujuh pesilat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, akhirnya diringkus polisi. Mereka ditangkap pada Rabu dini hari (4/1/2023) usai bikin onar di sekitar Stadion Merdeka Jalan Gus Dur Jombang.

Sebelum berulah, para pesilat itu melakukan konvoi pada Selasa malam. Kemudian menghajar pemgguna jalan hingga tersungkur.

Usai menghajar korbannya, konvoi sekitar 10 sepeda motor itu kembali keliling kota. Dalam aksinya, para pelaku membawa senjata tajam (sajam) dan ruyung.

Video penganiayaan oleh oknum kelompok pesilat itu sempat viral di media sosial. Dari situ, polisi melakukan penelesuran. Polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan para pelaku.

“Nah, hari ini sebanyak tujuh orang kita tangkap. Lima orang dari Jombang, dua orang dari Trowulan, Mojokerto. Kita ungkap peran masing-masing dalam peristiwa tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, Rabu (4/1/2023).

Dari jumlah itu, satu orang ditetapkan sebagai tersangka. Dia adalah A (21), warga Desa Banyuarang Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang.

Saat melakukan konvoi keliling kota, tersangka A membawa sebilah senjata tajam sedangkan 6 (enam) pelaku lainnya,masih menjalani pemeriksaan intensif.

AKP Giadi membenarkan, tujuh pemuda tersebut merupakan oknum pesilat Ikatan Kera Sakti (IKS). Mereka keliling kota hendak membikin onar.

“Namun hingga saat ini belum ada korban yang melapor ke Polres maupun Polsek jajaran. Kita masih menunggu laporan dari korban,” tegasnya.

Selain menangkap tujuh pemuda, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebilah sajam, ruyung, tujuh unit HP, sepeda motor, serta satu botol berisi minuman keras jenis arak. Seluruh barang bukti itu juga diamankan di Polres Jombang.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara. Untuk yang masih di bawah umur, akan kita panggil orangtuanya, Kades, serta Kepala Sekolah tempat mereka belajar,” pungkas Mantan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Humas

Diduga Maraknya isu calo pembuatan paspor di Imigrasi Karimun yang mematok beragam tarif

0

Tanjung Balai Karimun, Pada hari Rabu, tanggal 04 Januari 2022 telah di telusuri adanya calo-calo yang beredar di imigrasi karimun mematok harga seperti pembuatan paspor, double data paspor, paspor hilang, dst dengan mematok harga yang bervariasi sekitar 1jt, 1,5jt 2jt, 2,5 bahkan ada yang sampai 3jt. ironi nya ada paspor yang siap hanya dalam jangka waktu 1 hari, mengeluarkan sejumlah uang dengan alasan berobat karena sakit dengan mengambil surat sakit dari dokter padahal tidaklah benar, sesampainya di malaysia bukanlah untuk berobat tetapi bekerja.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 18 Tahun 2022 Pasal 22, proses penerbitan paspor biasa paling lama 4 (empat) hari kerja sejak selesainya pemeriksaan terhadap permohonan dan dokumen kelengkapan persyaratan. Sebagai contoh, jika permohonan paspor dilakukan pada hari Senin tanggal 02 Januari 2023, maka paspor jadi dapat diambil pada hari Jumat tanggal 06 Januari 2023. Lama pengurusan permohonan paspor tersebut tidak berlaku bagi permohonan penggantian paspor hilang maupun rusak, yaitu 4 – 8 hari.

Paspor merupakan dokumen yang wajib dimiliki seseorang melintasi suatu negara. Paspor saat ini menjadi salah satu dokumen yang sangat populer. Namun pada faktanya pembuatan paspor di Imigrasi karimun tidak tentu ada yang cepat dan ada pula yang lambat. Pembuatan paspor yang menggunakan calo akan merugikan masyarakat dengan biaya berkali lipat.

Diminta agar ditjen imigrasi untuk Sidak & audit di Imigrasi karimun yang di duga adanya calo-calo yang beroperasi di sekitaran kantor imigrasi karimun.
Untuk proses membuat paspor yang sesuai prosedur saat ini dengan tarif normal 350rb menurut PP No 10 Tahun 2015 tarif pembuatan paspor baru sebesar Rp 335.000 ,lanjutnya cukup mudah dengan mendaftar dulu di e-Paspor, dijadwalkan untuk ke kantor. Kalau untuk pembayarannya langsung melalui Bank, setelah itu baru ke kantor Imigrasi untuk pembuatannya (Darwis)

Petani Mulai Ramai datangi Pengecer Pupuk Bersubsidi

0

Awal musim tanam padi bulan Oktober Maret tahun 2023 sudah mulai terpantau di beberapa Kecamatan se Kabupaten Lumajang, awal bulan Januari 2023 merupakan masa pemupukan pertama karena para petani mulai tanam di pertengahan bulan Desember tahun 2023.

Saat ini para petani sudah mulai kebingungan untuk mencari pupuk bersubsidi sesuai permentan nomer 10 tahun 2022 yakni jenis urea dan phonska, di beberapa pengecer yang kami pantau menyatakan bahwa mereka belum menandatangani surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk subsidi dengan distributor, jadi secara legal formal kami belum bisa melayani petani karena dasar penyaluran pada petani selain Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) juga SPJB, dan menurut informasi para pengecer SPJB dan RDKK minggu ini akan realisasi dan normalnya pelayanan pada petani diawal minggu depan.

Dari kunjungan yang kami lakukan pada salah satu kios di desa tanggung Kecamatan Padang kami jumpai banyak petani yang melihat data ERDKK berbasis E Alokasi yang dipampangkan kios, beberapa petani harus kecewa karena namanya tidak tercantum dalam daftar ERDKK.

Dikonfirmasi media ini penanggungjawab kios, astutik menjelaskan bahwa di wilayahnya ada 80 an petani di ERDKK tahun 2023 namanya tidak ada padahal di Tahun 2022 nama mereka tercantum.
Ini terjadi karena adanya KTP yang tidak teraktivasi, pemiliknya meninggal dan data NIK yang tidak singkron.
Kami hanya bisa melayani petani yang namanya tercant saja, bagi yang tidak ada kami arahkan untuk ke dinas pertanian Kecamatan padang untuk melaporkan kembali hal tersebut dan ada solusi dari Dinas.

Kita di sini hanya menjalankan amanah dari PT. Pupuk Indonesia (persero) lewat distributor kami yaitu PT. Sulfatama Kencana dan CV. Mega Tani Jaya, semua data kami buka lebar dan tidak kami tutup tupi agar petani tahu jatah pupuknya, apalagi sekarang diberlakukan aplikasi REKAN sehingga tugas kami bertambah yaitu melakukan upload KTP dan memfoto petani yang mengambil pupuk di kios kami, sebagai pelayan yang baik atas amanah pupuk subsidi yang dititipkan, kami akan berusaha maksimal untuk menjalankan dengan baik agar permasalahan dilapangan tidak terjadi dan kami mohon para petani menerima hal tersebut sebagai bentuk ketaatan kami pada aturan yang ada, kami juga berkoordinasi dengan ketua kelompok tani dan PPL agar masalah distribusi yang ada cepat diketahui. (Manda ER)

Petani pisang cavendis butuh jaminan pasar

0

Pisang sebagai salah satu primadona produk holtikultura mutlak di jadikan prioritas utama dalam pengembangannya di Kabupaten Lumajang yang juga identik dengan kota pisang. Saat ini intensifikasi komoditi ini masih belum terlihat, rata rata komoditi ini di jadikan tumpang sari dengan tanaman lain.
Jenis pisang yang ditanampun bervariasi, mulai pisang agung, pisang mas, pisang kepok, pisang kresek, pisang raja dan pisang cavendis.

Komoditi pisang cavendis sudah mulai tersebar luas, bibit pisang nya berasal dari culture jaringan yang relatif mahal harganya, ali misnadi petani pisang di dusun Sentul wangkit desa sentul kecamatan senduro menuturkan bahwa ia mengenal budi daya pisang ini lewat seorang mitra dengan janji saat panen pisangnya akan dibeli, namun kenyataannya saat ini mitra tersebut tidak mengambilnya, hal ini membuat kelimpungan mencari pemasaran.
Ia menambahkan bahwa investasi yang di kucurkan cukup besar akan tetapi saat panen seperti ini harganya hanya berkisar Rp. 2.000,- sampai Rp. 2.500,- per KG padahal hitungan kami untuk bisa untung harganya berkisar Rp. 5.000,-.

Kedepannya kami berharap pada dinas pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Lumajang membangun sebuah sistem perlindungan dan pemasaran agar para petani pisang ini terlindungi akses pasarnya.
Saat ini kami merasa kurang di dampingi dan diarahkan oleh dinas terkait, kami butuh bimbingan agar pisang yang kami tanam mempunyai kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pasar.(thenmust)

Fakta Yang Sebenarnya Dibalik Penemuan Bayi Mungil di Desa Bago Pasirian Lumajang

0

Lumajang – Sempat viral penemuan bayi berjenis kelamin laki – laki di Di jalan Lintas Selatan ( JLS ) masuk Dusun Krajan I Desa Bago Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Lumajang, Senin kemarin.

Sontak menyebar ke sejumlah laman sosial media, bahkan cenderung mengundang tanya, apa sebenarnya motif dibalik peristiwa tersebut. Siapa yang tega membuang, dan apa yang melatar belakangi perbuatan tersebut.

Pasca mendapat laporan, petugas kepolisian sektor setempat melakukan penyelidikan, hingga akhirnya peristiwa yang sebenarnya terungkap. Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H dikonfirmasi melalui Kasubsipenmas Aiptu Eko Budi Laksono S.H menerangkan, hasil penyelidikan tidak ditemukan iktikad dari orang tua bayi akan membuang bayi tersebut.

Melainkan merekayasa peristiwa, agar aibnya ( hamil dimasa tunangan ) diketahui banyak orang. “Hasil penyelidikan sehingga ditemukan siapa orang tua bayi tersebut. Saat ditemukan bayi dalam kondisi bersih, memakai popok bayi, memakai celana pendek motif kotak – kotak, dan diselimuti layaknya bayi ditinggal akan tetapi masih diberi perlindungan oleh yang bersangkutan ( orang tua -red ),” papar Kasubsipenmas.

Ada dua pasang sejoli inisial ‘M’ ( pria ) warga Desa Bago dan ‘N’ ( perempuan ) warga Desa Selok Anyar Kecamatan Pasirian. Mereka bertunangan, akan tetapi dalam masa hubungan keduanya yang belum berstatus suami istri, ‘N’ mengandung hingga akhirnya melahirkan.

”Keduanya mengarang cerita sedemikian itu, seolah – olah mereka menemukan bayi. Dan nanti motivasinya setelah keduanya mulus dalam berskenario, akan memberikan bayi tersebut pada seorang perempuan inisial ‘S’ warga setempat, dengan maksud agar dirawat dan bisa mengawasi tumbuh kembangnya,” imbuh Kasubsipenmas meneruskan hasil interogasi penyidik.

“Akan tetapi skenarionya terbongkar, peristiwanya tidak seperti yang diharapkan, sehingga yang awalnya meraka ( M dan N ) berkeinginan keluarga dan masyarakat tidak tahu jika hamil sebelum nikah, malah sebaliknya. Tapi pada dasarnya yang bersangkutan sama sekali tidak bermaksud hendak membuang bayi tersebut,” tukasnya.

Selebihnya, Aiptu Eko Budi Laksono menjelaskan lebih jauh, kesimpulan alur peristiwa tersebut diperkuat oleh hasil penyelidikan pasca dilakukannya olah tempat kejadian perkara. Berikut mencermati kondisi bayi saat ditemukan, dan proses kelahiran yang cenderung keduanya ( M dan N ), memperhatikan aspek keselamatan baik ibu dan bayi.

Terkini, disampaikan jika bayi pasca dirawat di RS Bhayangkara Lumajang, kini dikembalikan berikut hasil pemeriksaan medis diperoleh hasil jika dalam kondisi sehat.

“Untuk bayi pasca diserah terimakan dari tim medis rumah sakit kepada kami ( kepolisian ), selanjutnya kami serahkan ke orang tua, melibatkan atau didampingi dari Dinas Sosial Kabupaten Lumajang. Kami akan terus memantau dan memastikan, bahwa si bayi benar – benar aman,” pungkasnya.

Polresta Sidoarjo Sosialisasikan Prinsip ‘BETAH’ untuk Penerimaan Calon Anggota Polri

0

SIDOARJO – Bagian Sumber Daya Manusia ( Bag SDM) Polresta Sidoarjo melakukan roadshow ke sekolah-sekolah.

Roadshow kali ini tujuannya untuk mensosialisasikan penerimaan anggota Polri, sesuai Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 10 tahun 2016.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kabag SDM Polresta Sidoarjo Kompol Haris Darma Sucipto menjelaskan, penerimaan anggota Polri tahun ini merupakan program prioritas Kapolri di Bidang SDM.

Meliputi pelaksanaan rekrutmen secara proaktif untuk menjaring calon anggota Polri yang berkualitas di era Police 4.0,Polri tetap mengedepankan prinsip BETAH (Bersih Transiparan Akuntabel dan Humanis), serta clear and clean.

“Makanya kami datang ke sekolah-sekolah agar para siswa ini mengerti dan lebih paham. Terkadang mereka melihat dari internet juga masih ada yang belum paham, bagaimana mekanisme pendaftaran untuk jalur prestasi dan jalur umum, serta bagaimana transparansi kami dalam penerimaan Polri dan sebagainya,” jelas Kompol Haris, Rabu (4/1/2023).

Ia menambahkan, kepada pihak sekolah khususnya siswa-siswi, bagi yang kelas XII agar jangan ragu-ragu untuk mendaftar menjadi calon anggota Kepolisian.

“Karena prosesnya sekarang sudah sangat  terbuka, dan hasil tesnya pun juga bisa ketahui secara langsung melalui layar komputer,” tambah Kompol Haris.

Selain itu lanjut Kompol Haris,  dalam proses rekrutmen juga ada pengawasan internal maupun eksternal.

“Kalau ekstenal diantaranya orang tua, LSM (Lembaga Swadaya Mayarakat), termasuk media masa, (baik media mainstream maupun media sosial),” jelasnya.

Dijelaskan oleh Kompol Haris, pendaftarannya bisa memilih program Diktuk (Pendidikan dan Pembentukan) Anggota Polri melalui AKPOL (Akademi Kepolisian), Bintara Umum dan Bintara Khusus, Pendidikan SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) dan Diktuk Tamtama.

“Pendaftaran ini semuanya gratis, tanpa dipungut biaya,” tegas Kompol Haris (*)

PolresTrenggalek Gelar PadiSari, Dorong Ekonomi Sektor Pariwisata

0

Trenggalek – Saat ini hampir di setiap wilayah mulai tingkat Kecamatan hingga desa di Kabupaten Trenggalek memiliki destinasi wisata yang eksotik.

Selain meningkatkan ekonomi masyarakat, destinasi wisata baru ini juga menjadi salah satu tempat healing alternatif dan kekinian. Tidak hanya bagi warga setempat tetapi juga luar kota.

Menanggapi hal tersebut, Polres Trenggalek Polda Jatim melalui Polsek Gandusari meluncurkan ide kreatif yang bertajuk PadiSari atau Patroli Destinasi wisata Gandusari.

Tujuan utama dari PadiSari ini adalah untuk meningkatkan potensi wisata lokal dengan memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengunjung.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino, S.I.K. mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya Polsek Gandusari melalui program unggulan PadiSari ini.

Menurutnya, terobosan ini merupakan wujud nyata dukungan kepolisian terhadap pengembangan wisata yang tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

“Sangat bagus. Nanti bisa kita kembangkan di Polsek jajaran yang lain.” Ujarnya kepada tim redaksi. Selasa, (3/1).

Sementara itu, Kapolsek Gandusari AKP Zainudin, S.Sos menuturkan, pada dasarnya PadiSari ini merupakan pengambangan dari program patroli serupa yakni PadiMas atau Patroli Dialogis dengan Masyarakat.

“Hampir sama, yang membedakan adalah sasaran patroli ini lebih menekankan pada lokasi wisata yang ada di Kecamatan Gandusari.” Ucapnya.

AKP Zainudin menambahkan, setiap harinya ada satu unit patroli yang disiagakan untuk melaksanakan tugas PadiSari ini. Tugas utama meraka adalah melaksanakan patroli dan memastikan keamanan lokasi wisata.

“Hari ini patroli kita arahkan ke tempat wisata pemandian Sumber Agung dan Lembah Kepuh yang ada di desa Sukorejo.” Imbuihnya

Selain pengamanan lanjut AKP Zainudin, petugas juga berperan sebagai polisi pariwisata dan tour guide. Membantu para pengunjung, menunjukkan jalan, memberikan gambaran tentang lokasi wisata hingga menyampaikan imbauan terkait dengan keamanan diri. (*)