Home Blog Page 1221

Pembinan dan Deklarasi Desa Sadar Kerukunan; Beragama Menuju Lumajang Moderasi Beragama

0

LUMAJANG – Merawat kerukunan merupakan satu keniscayaan yang harus dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat, karena upaya percepatan pembangunan membutuhkan tatanan sosial masyarakat yang hidup dalam suasana rukun, damai serta jauh dari konflik.

Hal tersebut sanpaikan oleh Kankemenag, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag. M.Sy di acara kegiataan
Pembinaan dan Deklarasi Desa Sadar Kerukunan Beragama Menuju Lumajang Sebagai Moderasi Beragama Tahun 2022 Seluruh Desa di Kecamatan Candipuro, bertempat di Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Rabu (24/11/2022).

Acara pembinaan Kerukunan ini dihadiri Muspika Kecamatan Candipuro, Kenkemenang Lumajang, Kepala Desa se Candipuro, Mudin, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Kankemenag, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag. M.Sy mengatakan, kegiatan ini adalah merupakan bagaian integral dari sebuah visi besar Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan kerukunan umat beragama.

“Misi besar Kementerian Agama ini untuk memastikan terwujudnya masyarakat Indonesia yang, Sholeh, Moderat, Cerdas dan Unggul,” tutur Kankemenag, Dr. H. Muhammad Muslim, S.Ag. M.Sy

Oleh sebab itu, kata dia, kegiatan pembinaan dan deklarasi desa sadar kerukunan ini merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan visi dan misi Kementerian Agama,” kata dia kemudian.

Dijelaskan pula bahwa toleransi merupakan pondasi terpenting dari kerukunan umat beragama, Sebab toleransi tersebut merupakan salah satu sikap saling pengertian dan menghargai, tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah agama.

“Untuk itu, kerukunan umat beragama merupakan modal sosial terpenting dalam mewujudkan kesejahteran masyarakat. Saya berharap suasana rukun yang sudah wujud ditengah masyarakat Candipuro agar jangan sampai dirusak oleh sentimen apapun,” lanjut dia selanjutnya.

Muhammad Muslimin menambahkan, terkait dengan kegiatan pembinan sadar kerukunan ini, Kakan Kemenag Lumajang menitipkan harapan, kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan ormas, dan pemuda yang menjadi peserta kegiatan tersebut, bisa mengajak seluruh komponen untuk terus bersatu padu dalam mewujudkan Lumajang Sebagai Moderasi Beragama.

Markasan

Sinergitas Polri dan TNI di Randuagung Lumajang Jaga Kamtibmas di Kawasan Obyek Vital

0

Lumajang – Anggota Kepolisian Sektor Randuagung Polres Lumajang Jawa Timur, bersinergi dengan personel TNI Koramil setempat, menggelar giat pengamanan di sejumlah kawasan obyek vital, Rabu (23/11/2022).

Salah satunya di SPBU masuk Desa Tunjung, anggota dua institusi negara itu bersiaga, memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman lancar.

Kapolsek Randuagung Iptu Darmanto mengutarakan, jika kegiatan saat itu merupakan rangkaian dari kegiatan serupa yang kerap digelar secara rutin dihari sebelumnya.

“Kegiatan ini digagas, bertujuan untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Keterlibatan personel TNI Koramil ini, bergabung dengan anggota Polsek Randuagung merupakan wujud sinergi dan persamaan persepsi, dalam ranah menjaga keamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat,” kata Iptu Darmanto.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, disampaikan oleh Iptu Darmanto, pihaknya juga melakukan pengecekan berkaitan dengan harga terbaru BBM bersubsidi dan non subsidi hingga stok atau ketersediaan.

Ditanya hasil, perwira polisi berpangkat dua balok kuning emas itu mengatakan jika secara keseluruhan, sesuai dengan peraturan dan ketentuan pemerintah.

“Harga sesuai dan stok memadai. Untuk antrean juga normal,” imbuhnya.

Sebagai bentuk respon cepat, personil gabungan kala itu sambil mensosialisasikan program Kapolres Lumajang yakni ‘KANDANI’ akses lapor cepat via WhatsApp atau hotline Polres Lumajang 085933800900.

Siaga Patroli Polsek Tempeh Pantau Kawasan Obyek Vital

0

Lumajang – Anggota Kepolisian Sektor Tempeh Polres Lumajang Jawa Timur, terus memaksimalkan upaya dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

Melalui patroli rutin, Kepolisian Sektor dibawah kepemimpinan Iptu Lugito sebagai Kapolsek, terus bergerak sembari memantau kawasan termasuk obyek vital.

Terpantau hari ini, sejumlah anggota bersiaga di kawasan perbankan wilayah setempat. Pada jam sibuk, kesiagaan ditingkatkan sebagai bentuk antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas.

Iptu Lugito berkata, meski wilayahnya relatif aman. Namun dalam sisi antisipasi, pihaknya mengaku tidak akan ternah meremehkan.

“Sebab, peristiwa itu bisa terjadi kapan saja. Maka dari itu, dari sisi antisipasi kami terus lakukan patroli rutin dan berkala sesuai jadwal, disemua kawasan diwilayah hukum Polsek Tempeh,” ucapnya, Rabu (23/11/2022).

Sambil berpatroli rutin, Iptu Lugito meminta anggotanya untuk tetap berinteraksi langsung dengan masyarakat, guna menyerap aspirasi sambil mengingatkan akan perlunya kewaspadaan dari diri sendiri.

“Minimal, kalau masyarakat waspada, para pelaku kejahatan itu akan merasa tidak ada ruang. Karena, kejadian semisal pencurian itu kadang kala timbul bukan karena adanya niat dari pelakunya, namun karena adanya kesempatan yang cenderung dari korban itu lalai atau lupa. Maka perlu kami itu mengingatkan,” imbuh Kapolsek.

Selebihnya, Kapolsek meminta masyarakat agar segera melapor ke 110 atau hot line KANDANI 085933800900 utk wilayah kab Lumajang jika ada suatu keadaan yang perlu segera ditindaklanjuti. “Pada prinsipnya, secara tidak langsung kami ajak dan gugah kesadaran masyarakat, untuk andil dan peduli pada keamanan diri sendiri dan orang lain. Dengan kata lain, bersinergi dan bersama – sama,” pungkasnya.

Kapolres Lumajang Berikan Bendera Bintang ke Tiga Kapolsek

0

Lumajang-Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan memberikan 3 bendera bintang kepada Kapolsek.

Tiga bendera bintang diberikan kepada Kapolsek Pasirian, Kapolsek Sumbersuko, dan Kapolsek Kunir saat upacara apel pagi di halaman Mapolres Lumajang, Senin (21/11/2022) kemarin.

Pemberian bendera bintang yang diberikan kepada Kapolsek tersebut sebagai apresiasi kinerja Polsek jajaran Polres Lumajang selama periode Januari hingga Oktober.

Pemberian bendera ini kepada Polsek jajaran diambil nilai dari jumlah prosentase penyelesaian perkara terhadap kasus dan berdasarkan laporan polisi (LP).

Polsek Pasirian berada di peringkat atas dengan 62 persen dari 37 kasus dan 23 penyelesaian. Sedangkan posisi runner up ditempati Polsek Sumbersuko 51 persen dari 35 kasus dan 18 penyelesaian.

Untuk posisi ke tiga diraih Polsek Kunir 50 persen dari 26 kasus dan 13 penyelesaian.

“Ketiga polsek ini menerima bendera bintang atas prestasinya karena diambil nilai presentase penyelesaian kasusnya,” Kata Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan saat ditemui awak media.

Sementara itu, Kabag ops Polres Lumajang Kompol Aryanto Agus S., A.Md. menjelaskan, tujuan kegiatan memberikan bendera bintang untuk Kapolsek yaitu untuk meningkatkan dalam pengungkapan kasus.

“Karena ketahui wilayah kabupaten Lumajang ini untuk tingkat kriminalitas cukup lumayan. Dengan didukung kinerja Kapolsek akan menurunkan sedikitnya tingkat kriminalitas,” ujarnya.

Aryanto Agus memberikan apresiasi kepada Kapolsek yang sudah bekerja dengan maksimal sehingga diberikan bendera berupa Bintang

“Jadi kita berikan apresiasi untuk kapolsek yang sudah bekerja maksimal kita berikan bendera berupa Bintang,” terangnya..

Pihaknya mengingatkan kepada Kapolsek yang masih di wilayahnya ada kriminalitas tetapi belum maksimal untuk menuntaskan.

“Kita ingatkan Kapolsek untuk meningkatkan kinerjanya dengan mengungkap kasus dan melaksanakan kegiatan menimalisir adanya tindak pidananya di wilayahnya,” ungkap dia.

Kabag ops menyampaikan, Setiap kegiatan Kapolsek mempunyai inovasi dan upaya sendiri bagaimana caranya mengamankan wilayahnya dari rusuh dan segala tindak pidana yang terjadi pada intinya untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat.

“Mungkin dengan melaksanakan patroli himbauan dan pengungkapan kasus itu yang paling utama,” pungkasnya.

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Kapolres Jombang Serahkan Printer Kepada Kapolsek Jajaran

0

Jombang – Suasana pasca apel pagi jam pimpinan Polres Jombang, Rabu (23/11/2022) tidak seperti biasanya. Sebab, Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menyerahkan printer kepada Kapolsek jajaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Perlu diketahui, Polres Jombang melaksanakan apel pagi jam pimpinan di lapangan Mapolres Jombang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat.

Apel merupakan kewajiban semua anggota Kepolisian sebelum melaksanakan tugas dan sebagai sarana untuk mengecek kelengkapan dan kedisiplinan personel Polri dan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP).

Hadir dalam apel Jam Pimpinan tersebut adalah Wakapolres Jombang Kompol Erika Purwana Putra bersama Para Kabag, Kasat, Kasi dan Kapolsek Jajaran Polres Jombang serta Staf Polres dan Polsek.

Dalam kesempatan pelaksanaan apel jam pimpinan tersebut, Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas pengamanan Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Jombang yang berjalan lancar, aman dan kondusif.

“Terima kasih kepada seluruh personil yang terlibat langsung dalam pelaksanaaan tugas pengamanan Pilkades serentak maupun yang tidak terlibat langsung sehingga pelaksanaan berjalan aman dan kondusif,” ujarnya.

Bertepatan itu, AKBP Moh Nurhidayat juga menyerahkan Printer secara simbolis kepada Kapolsek jajaran yang berfungsi untuk menunjang kegiatan pelaporan kegiatan serta meningkatkan Polri kepada masyarakat di Kabupaten Jombang.

Selain itu, juga membagikan tasbih kepada seluruh anggota yang dapat digunakan untuk sarana beribadah. Hal tersebut sesuai dengan jargon Polres Jombang yakni Jombang Bertasbih (Beriman, Tanggap, Sinergi, Berinovasi dan Humanis).

“Saya berharap kepada seluruh personel agar tetap melaksanakan tugas yang menjadi atensi Pimpinan, terutama pelaporan yang harus sesuai dengan target yang sudah ditentukan. Yang lebih penting menjaga kekompakan serta kesehatan mengingat Covid 19 masih ada,” pungkas Kapolres.

Meminimalisir Gangguan Kamtibmas, Kompi Siaga B Polres Lumajang Giatkan Patroli Malam

0

Lumajang – Polres Lumajang Jawa Timur, gelar patroli malam disejumlah lokasi guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Selasa (22/11/2022).

Bermula apel kesiapan di Mapolres Lumajang, sesudahnya anggota begerak ke lokasi – lokasi yang sudah dipetakan sebelumnya menggunakan beberapa kendaraan roda 4, roda 6.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D S.I.K M.H melalui Kasubsipenmas Aipda Eko Budi Laksono menegaskan, pihaknya tidak akan kendor dalam upaya menciptakan rasa aman di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Patroli ini sebagai bentuk antisipasi kriminalitas 3C ( Curas, Curat dan Curanmor ) serta gangguan Kamtibmas lainnya,” ungkapnya.

Selain sisi penegakan, AKBP Dewa turut meminta anggota mengedepankan sisi humanis pada masyarakat, dalam pelaksanaan tugis seluruh anggota harus mematuhi g⁸

Namun, setibanya di lokasi, anggota tidak menemukan adanya aktivitas yang dimaksud. Akan tetapi pihaknya tetap waspada dan melanjutkan kegiatan, dengan memeriksa kelengkapan sejumlah pengendara kendaraan bermotor.

“Ada belasan pengendara yang diperiksa anggota, tetapi kesempatan tidak ada masalah. Pesan kamtibmas disampaikan sebelum mempersilahkan untuk melanjutkan perjalanan,” imbuh Eko.

Disisi lain, koordinasi dengan polsek jajaran juga dioptimalkan, untuk memperluas jangkauan, mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Kegiatan serupa terus dilakukan setiap hari, fokus pada lokasi – lokasi yang dianggap rawan aksi kriminalitas. “Bagi masyarakat, kami imbau tetap kompak dan menyamakan tekad dan saling koordinator untuk keamanan wilayah, minimal ditempat tinggalnya. Dengan demikian, tentu barisan keamanan di Lumajang, rapat. Tidak mudah diterobos pelaku kejahatan,” tukasnya.

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Lumajang Iptu Teguh Imanto bertindak sebagai Danki ( Komandan Kompi )

KSR PMI Mandala Galang Dana untuk Korban Cianjur

0

JEMBER – Sejumlah aktivis kemanusiaan yang terhimpun dalam Korps Sukarela (KSR) Institute Teknologi dan Sains (ITS) Mandala Jember langsung bergerak setelah gempa Cianjur Senin (21/11). Mereka langsung menggalang dana untuk selanjutkan diserahkan kepada korban Gempa Bumi Cianjur. Penyaluran hasil pengalang dana dilakukan melalui PMI Kabupaten Jember.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur kemarin siang. Setidaknya 10 kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Warungkondang. Kemudian Kecamatan Cilaku, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Cibeber, Kecataman Sukaluyu, Kecamatan Sukaresmi, dan Kecamatan Pacet.

“Begitu tahu ada gempa bumi dengan jumlah korban yang banyak kami KSR PMI Unit ITS mandala langsung merapatkan barisan. Kami langsung bergarak dengan menggalang dana,” kata ketua KSR PMI Unit ITS Mandala Dewi Utari.

Dia menjelaskan, bahwa saat ini banyak korban membutuhkan uluran tangan. Pasanya, banyak bangunan yang hancur terkena gempa bumi. “Video dan foto gempa bumi yang beredar begitu dahsyat, semoga para korban yang meninggal husnul khotimal yang sakit segera sembuh,” kata Dewi Utari.

“Inter arma caritas, halooo saudara-saudara, kami membuka penggalangan dana untuk bencana alam gempa bumi Cianjur. Uluran tangan kalian, mungkin tidak bisa menghapus air mata dan kesedihan yang dialami,” ujarnya.

Kini, sambungnya, apara aktivis KSR PMI Unit ITS Mandala keliling ke kelas-kelas untuk menggalang dana. “Sedikit bantuan dari kalian akan menjadi sangat berarti untuk meringankan beban mereka. Berapapun nilai rupiah yang para dermawan sumbangkan kami akan menjadi sangat berarti. Semua hasil donasi akan disalurkan ke PMI Kabupaten Jember,” imbuhnya. Bahkan, para dosen juga didatangi ke ruang kerjanya untuk ikut donasi. (Son)

JK Minta dukungan relawan dan bantuan PMI di Cianjur dipercepat.

0

NAGRAK, Cianjur—Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla meminta layanan serta distribusi bantuan PMI di gempa Cianjur dapat berjalan dengan baik. Persediaan logistik dan dukngan relawan PMI diketahui telah menjangkau sejumlah wilayah terdampak di sejumlah desa. JK meminta relawan untuk terus memperbaharui data sebagai dasar distribusi bantuan dan layanan.

“Terima kasih atas kesiapsiagaan Anda. Bantu masyarakat sekitar, perbaharui data agar cepat menjangkau masyarakat lainnya,” kata JK saat meninjau pengungsian di RT 02/011 Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu 23 November 2022.
Tidak kurang dari 15 cabang PMI di Jawa Barat dan mengirimkan relawan dalam respons gempa Cianjur.

Terdapat sedikitnya 200 relawan yang bertugas di layanan logistik, sanitasi dan kesehatan, distribusi air, dukungan psikososial, evakuasi, serta layanan pusat data dan informasi.
Selain memberikan arahan kepada relawan, JK juga berbincang dengan sejumlah penyintas di pengungsian.

JK mengimbau warga menjaga kesehatan serta patuhi himbauan relawan bila terjadi gempa susulan.
“Ibu jangan panik bila ada guncangan atau gempa susulan, patuhi himbauan relawan, dan jangan lupa jaga kesehatan, Insya Allah keadaan akan membaik,” katanya.

Sejauh ini PMI telah menyalurkan 200 selimut, 100 terpaulin, 3 unit tenda pengungsian, 800 perlengkapan kesehatan, 200 kantong jenazah, 150 paket perlengkapan bayi, serta 300 matras. PMI juga menyiagakan 3 unit truk angkut, 11 unit truk tangki air, 22 unit ambulans, satu mobil boks, dan 3 unit mobil operasional.(son)

Kapolri Kerahkan Tenaga Medis Tambahan Tangani Korban Gempa Bumi di Cianjur

0

CIANJUR — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi korban gempa di RS Bhayangkara Cianjur, Jawa Barat, Selasa 22 November 2022.

Dalam kunjungannya, Sigit mengatakan terdapat korban gempa mengalami patah tulang yang telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit. Untuk memaksimalkan penanganan, Sigit telah menginstruksikkan Kapusdokkes mengirimkan tenaga medis tambahan dari Mabes Polri.

“Kita akan mengirim dokter tambahan dari Mabes untuk bisa membantu korban-korban yang rata-rata patah tulang, supaya bisa diatasi di sini,” kata Sigit kepada wartawan.

Akibat gempa, kata Sigit, sejumlah rumah sakit memang terdampak namun ia memastikan pelayanan untuk membantu penanganan korban maupun pasien yang dirawat tidak terganggu. Oleh sebab itu, Polri akan membantu untuk mendirikan tenda darurat di rumah sakit Bhayangkara sehingga tetap bisa melayani pasien maupun korban gempa yang dirawat.

“Tentunya ada beberapa perbaikan ke depan yang akan kita laksanakan, tapi prinsipnya kita masih bisa melayani pasien-pasien di rumah sakit bhayangkara, termasuk kita siapkan juga tenda-tenda tambahan serta tempat untuk trauma healing,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, Sigit menyampaikan dirinya telah berkoordinasi dengan pihak terkait utamanya rumah sakit yang memerlukan tenaga kesehatan. Jika kekurangan SDM, ia telah memerintahkan Kapusdokkes mengirimkan personel polri yang dikhususkan untuk bidang kesehatan.

“Pak Kapusdokkes juga sudah mempersiapkan Brigade khusus untuk kita gerakan dalam penanganan gempa,” ujar dia.

Dari sisi evakuasi, sejauh ini Sigit mengatakan bahwa tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 90 persen korban meninggal dunia. Selain itu, tim anjing pelacak alias K9 juga dikerahkan untuk menjangkau lokasi terdampak untuk mencari apakah terdapat korban reruntuhan bangunan yang belum ditemukan.

“Tim K9 kita turunkan untuk membantu karena memang ada beberapa bangunan yang mungkin saat ini belum bisa dilakukan evakuasi sehingga perlu kita bantu dengan K9, tadi kita dapat laporan 7 orang sudah ditemukan dan tadi perintah Pak Presiden sudah jelas bahwa proses evakuasi dioptimalkan,” kata mantan Kabareskrim Polri ini.

Lebih lengkap Sigit menyampaikan bahwa pihaknya saat ini memfokuskan untuk evakuasi penyelamatan korban, menyiapkan lokasi pengungsian dan mempersiapkan dapur umum.

“Baru setelah itu perawatan terhadap korban-korban tentunya juga jadi prioritas,” ujar Sigit.

Untuk mencegah aksi kriminalitas terhadap rumah-rumah yang ditinggal pemilik karena mengungsi, Sigit telah memerintahkan Kapolda Jawa Barat dan Kapolres Cianjur melakukan patroli selama 24 jam.

“Tadi saya sudah perintahkan Kapolda dan Kapolres untuk melaksanakan patroli terhadap rumah-rumah yang saat ini ditinggal oleh masyarakat kemudian mengungsi, saya minta 24 jam dilaksanakan patroli,” beber dia.

Sigit menambahkan, guna menghindari perbedaan informasi terkait dengan jumlah korban akibat gempa. Polri bersama dengan, TNI, BNPB, BMKG, Basarnas dan pihak rumah sakit akan merilis secara bersama-sama setiap sore pukul 5.

“Jadi tiap sore, setiap jam 5 kita update jumlah korban, kita rilis bersama,” demikian  Sigit.

Kapolri Tinjau Lokasi Gempa Bumi Cianjur, Pastikan Warga dapat Bantuan Maksimal

0

Cianjur – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjenguk pasien korban bencana alam gempa bumi Cianjur di Rumah Sakit (RS), posko pengungsian dan dapur umum. Sigit memastikan masyarakat yang terdampak telah mendapatkan bantuan dari jajaran kepolisian dan pihak terkait lainnya.

Sigit menekankan, jajaran kepolisian bersama dengan pihak terkait lainnya sudah langsung bergerak memberikan bantuan-bantuan yang dibutuhkan untuk masyarakat terdampak bencana alam tersebut.

“Jadi saya ingin mengecek langsung, kegiatan dari teman-teman yang sudah mulai bergerak dari tadi malam. Tadi saya tanyakan, Pak Dokter bagaimana kerjasama semuanya berjalan dengan baik antara rumah sakit daerah dan personel dari kedokteran kita. Alhamdullilah, Semua kerjasama telah berjalan dengan baik,” kata Sigit usai meninjau pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022.

Lebih dalam, Sigit menyebut, dalam tinjauannya kali ini, untuk memastikan apakah bantuan seperti makanan, dapur umum, air bersih, posko pengungsian dan fasilitas kesehatan sudah berjalan dengan baik dan maksimal dalam memberikan bantuan kepada korban gempa bumi.

Tak hanya itu, Sigit menyatakan, telah berkoordinasi langsung dengan personel kepolisian yang ditugaskan untuk proses evakuasi dari para korban gempa bumi tersebut. Menurutnya, jajaran Korps Bhayangkara beserta pihak lainnya sudah bekerja maksimal dalam proses tersebut.

“Harapannya kita bisa semaksimal mungkin melakukan apa yang bisa kita lakukan, untuk membantu masyarakat yang terkena musibah. Dan tentunya ini menjadi duka cita dan belasungkawa bagi kita semua,” ujar Sigit.

Dalam tinjauannya, salah satu yang diminta untuk difokuskan, kata Sigit adalah soal fasilitas kesehatan bagi para korban yang terluka cukup parah sehingga membutuhkan operasi medis. Terkait hal itu, Sigit mengatakan, TNI, Polri, RSUD serta RS swasta sudah bekerjasama untuk mengutamakan hal tersebut kepada korban yang membutuhkan bantuan.

“Sebagian besar karena ada beberapa kondisi akibat gempa, maka seperti tindakan operasi yang harus dilakukan segera belum bisa dilakukan karena mungkin ada kondisi gedung yang tentunya belum siap atau perlu ada perbaikan. Tadi kita minta untuk dilaksanakan operasi di rumah sakit kita Bhayangkara yang sudah siap dan proses itu yang kita lakukan,” ucap Sigit.

“Tentunya ini seluruh rumah sakit milik TNI saya kira siap dan semua rumah sakit swasta disamping RSUD akan kerjasama. Yang penting bagaimana supaya pasien yang ada segera tertangani khususnya yang kondisinya cukup kritis dan harus segera dilakukan langkah-langkah,” tambah Sigit menegaskan.

Disisi lain, Sigit mengungkapkan, pihak Kepolisian juga akan memberikan pendampingan psikologis atau trauma healing kepada masyarakat. Khususnya, anak-anak yang menjadi korban gempa bumi.

“Kita mempersiapkan tim dari psikologi melakukan trauma healing khususnya di pengungsian dan rumah sakit. Dan juga yang memang banyak anak-anak, dan itu menjadi bagian yang kita lakukan untuk paling tidak memberikan motivasi semangat dalam situasi sedang tertimpa bencana,” papar Sigit.

Sigit menambahkan, setelah fokus melakukan evakuasi korban gempa bumi, nantinya personel kepolisian juga akan diminta melakukan pengamanan di rumah warga yang ditinggalkan untuk menghindari terjadinya potensi kejahatan.

“Tentunya setelah ini saya minta pada Pak Kapolda (Jawa Barat) untuk ikut melaksanakan patroli khususnya di rumah-rumah yang ditinggalkan untuk menghindari potensi kejahatan,” tutup Sigit.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin