PERESMIAN PROYEK SPAM UMBULAN DISAMBUT UNJUK RASA LSM SERATU DI KANTOR BUPATI PASURUAN

0
139

Gempur News ComPasuruan. Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) Kamis (20/7) telah meresmikan proyek Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) yang berada di Desa Umbulan Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan. Kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla juga didampingi sejumlah menteri, gubernur dan wakil gubernur propinsi Jawa Timur, KAPOLDA Jawa Timur, PANGDAM V BRAWIJAYA, Bupati Pasuruan dan sejumlah kepala daerah.

peresmian-proyek-spam-umbulan-disambut-unjuk-rasa-lsm-seratu-di-kantor-bupati-pasuruan

Jusuf Kalla dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan proyek SPAM sudah berjalan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga Pasuruan yang sudi kiranya merelakan sumber mata air yang berada dilokasinya untuk dikonsumsi penduduk lain diluar wilayah kabupaten Pasuruan.

Pada sisi lain bersamaan dengan peresmian SPAM umbulan ratusan masa LSM Serikat Rakyat Tolak Umbulan (SERATU) mendatangi Kantor Bupati Pasuruan. Mereka berunjuk rasa didepan kantor bupati terkait proyek SPAM lengkap berseragam dan membawa spanduk dan poster yang bertuliskan tentang penolakan proyek umbulan. Lujeng kordinator aksi mengatakan bahwa proyek SPAM umbulan melanggar aturan konstitusi, Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 berbunyi “Bumi, air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara. . . . . . dst”, sudah jelas bahwa sumber air seharusnya dikuasai oleh negara.

Menurutnya ia sangat kecewa karena justru perusahaan swasta yang mengelola proyek ini. Proyek SPAM umbulan ini sudah jelas melanggar konstitusi, pihaknya siap menghadang jika sumber mata air umbulan dipaksakan peruntukannya hingga ke gersik, bilamana pemerintah kabupaten Pasuruan tunduk dengan pemerintah pusat Kami siap berjuang ke propinsi Jawa Timur bahkan ke pemerintah pusat dan pihaknya akan ajukan gugatan terhadap perpres no 3 tahun 2016 ke Mahkamah Konstitusi (MK), tandas Lujeng. (Har/Sam)