Indonesia Propinsi Jawa-Timur Kabupaten Pasuruan, GN – Pramuka Kwarcab Kabupaten Pasuruan Senin 15/1/2018) melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan biori pada seratus lima anak didik SMP Negeri 1 Winongan Kabupaten Pasuruan.
Dikatakan oleh Ahsan perwakilan dari kwarcab Pramuka Kabupaten Pasuruan bahwa Target atau realisasi pembuatan biopori secara spartan di sekolah-sekolah, mencapai 27.000 hingga 50.000 lubang dan secara langsung siswa siswi yang tergabung Pramuka, turut membuat biopori di ruang lingkup sekolah masing-masing.
Saat dikonfirmasi wartawan Gempur News perihal biori, Rinto Wahyu S.Pd selaku wakil Kepala Sekolah mengatakan biori adalah lubang resapan silinders yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.
Sesuai rencana, lubang akan dibuat dengan kedalaman sekitar 60 cm dan untuk bahan utama biopori adalah pipa paralon yang biasa digunakan untuk saluran air, ujar Rinto Wahyu S.Pd.
Ia mengungkapkan setelah sosialisasi tersebut bersama murid-murid akan menindak lanjuti pembuatan biori ini, karena disamping berfungsi sebagai resapan air, lubang biori ini di isi dengan dedaunan yang sudah mengering sehingga bisa menjadikan tanah disekitar lubang biori menjadi humus/subur.
Terkait sosialisasi biori via Pramuka Rinto Wahyu S.Pd menjelaskan bahwa Pramuka SMPN 1 Winongan memiliki peran tersendiri yang bisa menggali segala potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan sekolah, untuk itu ,seorang Pramuka harus bisa menyatu dengan lingkungan, termasuk pembuatan biopori ini.
Sementara itu, tim sosialisasi dari kwarcab Pramuka Kabupaten Pasuruan antara lain Ahsan, Zainul dan Puput menjelaskan secara singkat maksud dan tujuan dari pembuatan biopori ini, para anggota Pramuka SMPN 1 Winongan juga memperoleh bimbingan tentang tehnis pembuatan biori yang benar sehingga bisa dilihat hasil dan manfaatnya.(HR)


