Desa Sukoreno Kencong Peringati Tahun Baru Saka

1099 0

Jember Gempurnews.com – Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.

Pada perayaan nyepi tahun ini banyak juga desa desa yang turut memperingatinya. Seperti Desa Sukoreno Kecamatan Kencong Kabupaten Jember, turut pula memperingati tahun saka 1941. Perayaan digelar dengan mengadakan pentas seni Indonesia yang diikuti oleh seluruh warga Desa. Pentas seni kali ini sekaligus bertujuan merayakan hari raya nyepi bagi umat agama Hindu. Antusias warga sangat tinggi mengikuti perayaan tahun Saka tahun ini. Mereka berduyun duyun mengunjungi gelaran seni yang di pertontonkan oleh pelakon seni yang dilibatkan panitia.

Ketika di tanya oleh media ini terkait dengan istilah arti Taur Kasanga, mbah Romo, salah seorang pengunjung yang berhasil dimintai keterangan mengungkapkan, Taur Kasangka merupakan ritual ogoh-ogoh yang diakhiri dengan pembakaran ogoh-ogoh. Ritual itu, kata mbah Romo, bertujuan untuk terhindar dari segala gangguan buruk yang dilambangkan Ogoh-ogoh.

Ditempat terpisah seorang tokoh Desa yang keberatan namanya disebut menyatakan kegembiraannya atas perayaan ini, sebab hal ini merupakan sebuah wujud penghormatan kepada keragaman umat beragama yang ada di Desa Sukoreno ini. “Ini sebagai bentuk penghormatan. Kami selaku orang yang dituakan di desa ini ingin keberagaman yang ada tetap terjaga. Kami berkwajiban sama-sama melindungi keberagaman umat beragama yang ada,” ujarnya.

Banyak warga yang mengapresiasi kerukunan umat beragama yang ada di Desa Sukoreno. Hal itu terlihat dalam kegiatan keagamaan yang juga menyertakan partisipasi masyarakat lintas agama. Ini luar biasa, semua hadir berpartisipasi,” pungkas tokoh Desa tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini sering dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi masyarakat akan menjadikan toleransi dan kebersamaan semakin kuat, apalagi ada pentas seninya, tentu masyarakat merasa terhibur, imbuhnya. (Sony)

Related Post