HomeJawa TimurOrisinalitas Logo city Branding Lumajang Pemenang Lomba Dipertanyakan

Orisinalitas Logo city Branding Lumajang Pemenang Lomba Dipertanyakan

 

LUMAJANG Gempurnews.com-Launching logo city branding Lumajang eksotik akan digelar pada Selasa (07/01/2020) esok, dengan menghadirkan penyanyi legendaris Didi Kempot. Berkonsep Konser prapatan Sobat Ambyar, yang digelar di perempatan ST Jalan Panglima Sudirman, Lumajang.

Namun dibalik itu, orisinalitas logo city branding Lumajang yang ditetapkan sebagai pemenang itu ternyata menimbulkan polemik. Pasalnya, seorang warganet bernama Bayu Candra mengungkap jika pemenang logo city branding Lumajang mirip dengan karyanya.

Melalui akun Facebooknya, Bayu mengungkapkan jika logo city branding Lumajang hasil seleksi lomba, mirip dengan logo buatannya. Karya milik Bayu yakni logo City Branding Pulau Bidadari Jakarta.

Advertisement

“Saya sampaikan di awal, saya tidak berusaha mencari sensasi. Saya hanya ingin mempertanyakan soal orisinalitas logo yang saat ini dipilih yang entah kebetulan atau tidak, cukup dekat secara visual dengan yang pernah saya buat,” jelas Bayu, mengutip dari warta bromo

Bayu mengungkapkan, ada beberapa kesamaan yang ada pada logo. Di antaranya pada huruf U, A dan G pada logo Lumajang, dan huruf A dan D pada Logo Bidadari. Meski Ia tidak mendaftarkan logo Bidadari ke HAKI atau memiliki kelegalan, Bayu keberatan jika idenya digunakan untuk kepentingan komersial seperti kompetisi.

“Saya bisa pastikan huruf yang membentuk kata bidadari saya buat sendiri dari bentuk ellipse yang dipotong setengah,” lanjutnya.

Dikatakan kemudian, Bayu telah mencoba meminta penjelasan kepada berbagai pihak terkait kemiripan logo ini. Di antaranya Pemkab Lumajang melalui akun Instagram resminya, dan Kominfo Lumajang melalui telpon. Namun, jawaban atau respon yang diterimanya terbilang normatif.

“Saya menunggu itikad baiknya untuk menyelesaikan ini dengan cara yang baik pula,” pungkasnya.

Sementara Amar Maruf, pemenang lomba city branding Lumajang mengakui, jika karya Lumajang Eksotik memiliki desain yang mirip dengan logo milik Bayu Candra. Logo yang dimaksud yakin desain Pulau Bidadari.

“Saya membuat logo itu (Lumajang eksotik, red) terinspirasi dari mas Bayu. Terimakasih mas karyanya telah menginspirasi,” ujarnya dalam pers rilis.

Terkait hal itu Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengatakan, penyelesaian permasalahan ini ditengahi dengan beberapa pelaku kreatif. Pihaknya mengadakan diskusi pada Sabtu (4/1/2020) sejak siang hingga malam dengan semua pihak.

Diantaranya pemenang logo, Bayu Candra, lalu Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) Malang dan ODIGIRO Brand Consultant. Hasil dari diskusi tersebut, kemiripan desain merupakan hal yang sering terjadi dan lumrah adanya. (d/red)

RELATED ARTICLES

Most Popular