Barito Utara.Gempurnews.com-Haragandang adalah Desa dalam sungai di Kecamatan Lehei Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalteng, merupakan desa yang paling ujung di pedalaman Kecamatan Lahei,berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Haraganandang sampai saat ini masih aktif binaan Ophir Indonesia (Bangkanai)anak Prusahaan Medco Energy Company.
Sebelum adanya perusahaan Ophir masuk di desa ini, warga Haragandang sangat kesulitan untuk mendapat sarana air bersih.
Setelah adanya perusahaan yang masuk di daerah Desa tersebut,yaitu Ophir Indonesia (Bangkanai) anak Medco Energy Company (MEC), membuat warga desa Haragandang yang berada di sekitar areal perusahaan merasa lega.
Pasalnya Prusahaan Ophir telah memprogramkan CSR (Corporate Social Responsibility), untuk Desa yang terkena areal operasional Ophir,salah satunya adalah Desa Haragandang.
Program CSR dari Ophir tersebut, membuat Pemdes Haragandang dapat bernapas lega, karena telah dibangunnya serana air bersih dari sumur bor dan dialirinya kerumah-rumah penduduk, menggunakan bak besar sebagai penampungan air bersih dari sumur bor tersebut.
Kepala Desa (Kades) Haragandang, Herdana menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga,Kepada Prusahaan Ophir Indonesia (Bangkanai)anak Medco Energy Company.Yang telah merealisasi program CSR serta membangun sarana dan prasarana air bersih untuk masyarakat Desa Haragandang.
Kades juga menuturkan sambungan yang terpasang,sudah sesuai dengan jumlah rumah yang ada di desa ini,yakni 156 sambungan.
Pada umumnya yang menikmati sarana air bersih ini adalah seluruh warga Desa Haragandang tanpa ada kekurangan pasokan air,” kata Herdana, Kamis(6/2/20)kemarin.
Selain itu demi kelancaran mengoperasional pembangunan sarana air bersih ini,Pemdes Haragandang melakukan pungutan yang telah terbentuk dan sangat wajar,Kepada masyarakat dengan dibentuknya komite air.
“Untuk diadakan penagihan mulai bulan Januari 2020, Komite air membebankan pembayaran sebesar Rp2.500/m³ pada setiap pemakaian air yang tertera pada meteran air yang terpasang,”ucapnya.
Dikatakannya pemungutan biaya yang dilakukan oleh pengurus komite air,diperuntukan keperluan operasional pembelian BBM.Untuk insentif pengurus langsung dari APBDes Haragandang tiap tahunya.
“Dan untuk penagihan tiap bulan,akan dilakukan oleh pengurus komite air yang terjun lansung kerumah-rumah warga,sarana air bersih ini sudah layak digunakan untuk keperluan cuci, mandi dan konsumsi harus dimasak terlebih dahulu,”tutup Kades. (SS).






