LUMAJANG — Meskipun hari raya Idul Fitri masih tinggal beberapa hari, namun warga sudah berjejal mengunjungi mal Graha Mulya Lumajang untuk berbelanja kebutuhan lebaran, Minggu (17/5/2020).
Sontak Graha Mulya Lumajang terlihat ramai, bahkan cenderung padat. Sejak pagi hingga sore, masyarakat yang datang semakin banyak. Semua pengunjung berebut membeli barang.
Selain berbelanja, cukup banyak bapak bapak yang memilih duduk menunggui istrinya memilih baju ditempat pajangan, atau cosmetik di etalase kecantikan, atau makanan sejenis roti bermacam macam, atau membeli kebutuhan pokok.
Terlihat dari mayoritas pengunjung membawa tentengan belanjaan di satu atau dua tangan. Kebetulan, hari ini hampir bertepatan dengan pembagian Tunjangan Hari Raya ( THR) bagi ASN. Mungkin faktor inilah yang menjadi mal ramai pengunjung.
Kepadatan pengunjung utamanya nampak di tempat perbelanjaan baju dan sepatu. Tak hanya disitu, antrean di kasir tempat pembeli membayar pun kelihatan mengular.
Yesi (30), salah satu pengunjung mal Graha Mulya (GM), mengaku berbelanja untuk kepentingan bulanan keluarganya.
“Belanja bulanan biasa. Mumpung lagi ada uang,” kata Yesi kepada media ini.
Namun keramaian itu akhirnya mendapat perhatian Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, karena ada unggahan foto yang viral warga tidak jaga jarak (physical distancing) didalam mal tersebut.
Kemudian, Cak Thoriq, panggilan karib Bupati Lumajang segera mengundang pemilik mal untuk memberikan arahan terkait operasionalnya. Sekitar pukul 19.30 WIB yang bersangkutan bertemu dengan Bupati Lumajang.
Sementara Cak Thoriq dalam pertemuan itu menyampaikan faktor utama membludaknya orang di mal tersebut, karena terjadi peningkatan orang untuk berbelanja menjelang datangnya hari raya, hal itu terjadi justru pada saat pemerintah sibuk melakukan pencegahan covid-19.
Namun demikian, berdasarkan musyawarah bersama Forkompimda Lumajang, terkait pertokoan ada perpanjangan jam operasional, dengan komitmen agar semua toko harus melakukan pencegahan virus corona.
“Intinya, semua toko harus melakukan pencegahan corona, dengan tetap memakai masker baik bagi yang di dalam maupun yang dari luar. Disamping itu tetap jaga jarak dan menyediakan tempat cuci tangan. Jika ada toko yang melanggar komitmen, pemerintah akan bertindak tegas,” pungkas Cak Thoriq. (red/tim)
