HomeJawa TimurBaznas Santuni Anak Yatim Di Wilayah Wonomerto

Baznas Santuni Anak Yatim Di Wilayah Wonomerto

PROBOLINGGO — Baznas Kabupaten Probolinggo melakukan kegiatan santunan kepada 50 anak yatim piatu, yang di pusatkan di pendopo kantor Kecamatan Wonomerto.

Acara yang dikemas dalam bakti sosial menyambut tahun baru Islam tersebut, mendapat tanggapan positip disamping untuk membantu meringankan beban hidup anak yatim, juga ada hikmah pembelajaran bagi masyarakat untuk saling empati dan menumbuh kembangkan jiwa sosial kemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, dihadiri juga oleh pejabat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Advertisement

Beberapa pesan moral yang tersampaikan dalam acara tersebut, dan membuat yang hadir merasa tersentuh hatinya, dan ada beberapa yang sampai menitikkan air mata.

Dalam sambutannya, camat Wonomerto Ramiadi,S.Sos, mengungkapkan, rasa syukurnya atas kegiatan tersebut, yang tentu sangat bermanfaat bagi penerima bantuan, juga sebagai penyambung secara bathin antara warga masyarakat dalam kehidupan.

Diuraikan juga, jika dirinya nantinya sudah purna tugas, perjuangan untuk mensukseskan Visi Misi pemerintah tetap menjadi tugas yang harus tetap dijalankan dan itu merupakan pengabdian sebagai warga negara.

“Pengabdian tanpa batas, untuk masyarakat dan negara tetap melekat dalam jiwa saya,” ujar Ramiadi, S.Sos.

Diharapkan untuk warga masyarakat, selalu menjaga kerukunan, meningkatkan gotongroyong dan selalu peduli antar sesama.

Sementara Nantu Hermanto, kepala desa Tunggak Cerme, menyampaikan, selama ini hubungan seluruh kepala desa dengan camat berjalan dengan baik, dan selalu berkordinasi untuk mensukseskan program dari pemerintah.

Mewakili seluruh kepala desa, Nantu Hermanto menyampaikan permintaan maaf kepada camat, sekaligus mengucapkan terimakasih atas segala pengabdian, yang selama ini membimbingnya untuk memajukan wilayah.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak camat, atas kerjasama dan kordinasi yang baik selama ini, beberapa bulan lagi beliau pensiun , tapi perpisahan nantinya hanya secara formal, tapi batin kita masih tetap nyambung,” Ujar Nantu Hermanto. ( Bamb)

RELATED ARTICLES

Most Popular