SURABAYA — Rapat Koordinasi pemilukada serentak dalam rangka menjaga ketertiban dan Keamanan di Wilayah Provinsi Jawa Timur Tahun 2020,
Yang Tertib, Aman, Damai, Dan Lancar Di Masa Pandemi Covid-19.
Di ruang Convention Hall Grand City Mall Surabaya jalan Walikota mustajab No.1 ketabang Kecamatan Genteng Kota surabaya senin 18/10/2020
Kegiatan rapat koordinasi pilkada serentak di hadiri oleh
Gubernur Jawa Timur juga Kasdam V/Brawijaya serta Kapolda Jawa Timur,
Sekda Provinsi Jawa Timur,
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur,
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur Kakanwil Ditjen Perbendaharaan dan kepala Kejaksaan Tinggi ProvinsiJawa Timur,
Pangkoarmada II, Bupati/Walikota Se-Jawa Timur,
Kapolrestabes, Kapolresta, Kapolres Jajaran Polda Jawa Timur ,Danrem/Dandim Jajaran Kodam V/Brawijaya ,PJU Polda Jawa Timur ,Forpimda Kab/Kota Se-Jawa Timur
Dalam acara rangkaian sambutan Sekda juga sambutan kakanwil Ditjen perbendaharaan provinsi Jawa Timur serta penyerahan hasil penilaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh Gubernur Jawa Timur, sebagai
Materi Narasumber Wakil Gubernur Jawa Timur
Arahan Kapolda Jatim,
Baik TNI-Polri untuk tidak segan menindak para bakal Paslon yang tidak mematuhi protokol kesehatan, serta menjaga Netralitas, laksanakan PAM secara Profesional serta disiplin kerja,
Petakan potensi kerawanan tahapan pilkada, lakukan deteksi dini serta optimalkan peran Bhabinkamtibmas menyiapkan renpam kontinjensi dan tidak boleh underestimate, juga tetap berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengarahan Ketua KPU,
Dalam melakukan jadwal Lanjutan Tahapan Pemilihan serta tahapan masa kampanye dalam
debat publik dan debat terbuka.
Selanjutnya arahan Kasdam V/Brawijaya, mengetahui peta dan Potensi kerawanan Pilkada 2020
Dislokasi & Zona Resiko Pilkada,
Kesiapan Pasukan PAM Pilkada untuk prosedur permintaan bantuan dalam komando dan memegang kendali.
Di akhiri sambutan dan arahan Gubernur Jawa Timur,
Pilkada serentak menjadi tanggung jawab bersama pemerintah serta partai politik dan para tokoh untuk saling menyukseskannya baik
Penyelenggara dan kontestan agar mematuhi protokol kesehatan, selama pelaksanaan pilkada tetap
Berpedoman peraturan KPU dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk menggunakan fasilitas online sebagai bentuk giat kampanye, rapat dan konsolidasi
Netralitas pemilu dari TNI/Polri menjadi hal mutlak. (arie/tofa)






