Tradisi “Nglampet” Desa Kalisemut, Ritual Jaga Kelestarian Alam

0
10

LUMAJANG – Tradisi “Nglampet” di Desa Kalisemut Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang Jatim, menjadikan tradisi ini sebagai ritual tahunan untuk menjaga kelestarian alam.

Tradisi ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat setempat atas melimpahnya Sumber Nah yang menjadi mata air banyak kehidupan di sekitarnya.

Desa ini menyimpan menyimpan keindahan alam yang eksotis. Hamparan sawah nan hijau bak permadani raksasa membentuk panorama indah. Begitu indahnya mahakarya Tuhan bernama Terasering Kalisemut.

Sawah nan hijau terhampar cantik berbaris rapi di lereng Desa Kalisemut Kecamatan Padang.

Teras-teras pada lahan miring berbaris rapi di lereng Desa Kalisemut, jadi media bercocok tanam petani setempat. Seiring berjalannya waktu, peluh dan keringat yang membasahi tubuh kerap berganti menjadi senyum mensyukuri berkah Yang Maha Kuasa.

Di antara hamparan terasering tersebut, masih terdapat sumber mata air yang disebut oleh masyarakat sekitar dengan sebutan Sumber Nah atau sumber berkah banyak orang.

Sementara itu, Kepala Desa Kalisemut, Lesus Ageng Pribadi menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Kalisemut saat ini mulai menggarap potensi desanya menjadi destinasi wisata baru di Lumajang.

“Kami dari Pemerintah Desa Kalisemut berharap terasering ini menjadi tempat wisata dan tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Kalisemut,” harapnya. (red)