Besarnya Biaya Sekolah SMAN-1 Kejayan Dikeluhkan Walimurid

0
18

PASURUAN – Besarnya biaya menempuh pendidikan disekolah masih menjadi momok di kalangan siswa, chat wa antara wali murid dan wali kelas di SMAN 1 Kejayan Pasuruan hingga membuat wali murid mengadu sama wartawan terkait adanya Daftar ulang, 27 November 2020.

Wali murid yang tidak mau di sebut namanya mengatakan pada gempurnews, bahwa anaknya yang sekolah di SMAN 1 Kejayan dibebani daftar ulang, karena belum bisa membayar uang tersebut menyebabkan anaknya tidak mau masuk sekolah.

” Mas anakku sekolah di SMAN 1 Kejayan kok ada daftar ulang, katanya sekolah gratis, padahal seragam sudah lunas bayarnya, sekarang di suruh bayar daftar ulang Rp.1.240.000.00, karena belum tak bayar mas, anak aku tidak mau ke sekolahan,” kata Wali Murid yang tidak mau di sebut namanya.

Media gempurnews, Selasa (01/12) Pukul : 09.30 Wib mendatangi Sekolah SMAN 1 Kejayan Pasuruan untuk konfirmasi kepada kepala sekolah, gempurnews di terima langsung pihak Kepala Sekolah SMAN 1 Kejayan Abdul Hamid di ruang tamu.

Perihal adanya pungutan uang daftar ulang, Abdul Hamid tidak mengelak, namun berdalih sumbangan tersebut lebih ringan dari tahun- tahun sebelumnya.

” ya benar ada Sumbangan Rp 1.240 000,00, sumbangan itu sudah ringan di bandingkan tahun kemarin, karena sudah di potong separuh dari tahun sebelumnya.” ujarnya.

Sekolahan sudah matok Rp.1.240.000.00 itu sudah minim, lalu sekolahan mengajukan ke komite, dan ada yang mengatakan paksaan untuk sumbangan tersebut, tidak benar, wali murid bisa datang langsung ke sekolah bila tidak mampu membayar, sekolahan bisa meringankan atau membebaskan biaya tersebut, lanjutnya.

Ditegaskan lebih lanjut, untuk adanya kabar yang belum membayar tidak dapat mengikuti ujian, itu juga tidak di benarkan, semuanya tetap mengikuti ujian.

Program pemerintah dalam mecerdaskan anak bangsa, dengan berbagai kemudahan dan berbagai bantuan, rasanya belumlah cukup untuk sekolah dalam memfasilitasi anak didik, terbukti, SMA Negeri 1 Kejayan masih saja memungut biaya sekolah yang nominalnya hingga Rp.1.240.000.00.(Satu Juta Dua Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) melalui kepanjangan tangan Komite Sekolah dengan dalil Sumbangan.

Reporter : Tofa