Pedulikan Lingkungan, Warga Sulap Sungai Kotor Jadi Tempat Wisata

0
14

BANYUWANGI – Dulunya hanya sungai kotor, namun karena kepedulian akan kebersihan lingkungan, sungai itu kini menjadi lokasi wisata yang indah dan asri, dikenal dengan nama Waduk Lecari.

Tekad warga Dusun Sumberejo, Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran Kabupaten Banyuwangi ini telah berhasil membawa manfaat positif pada lingkungannya. Terbukti, Waduk Lecari saat ini telah berkembang menjadi wisata yang menarik.

Di tempat ini pengunjung bisa menikmati suasana waduk yang asri sambil menikmati kuliner aneka olahan ikan air tawar yang nikmat. Sejumlah fasilitas wisata juga tersedia seperti perahu wisata hingga area pemancingan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi inovasi sungai yang dulunya kotor disulap menjadi tempat wisata yang menarik.

“Saya memberikan apresiasi kepada warga yang telah berinovasi, mengangkat potensi yang ada di desa ini. Memanfaatkan waduk sungai yang tadinya kotor, berhasil dirubah menjadi kawasan yang menarik,” kata Abdullah Azwar Anas, Rabu (2/12/2020).

Saat berkesempatan mengunjungi lokasi waduk tersebut, Bupati Anas sekaligus melakukan tebar benih ribuan ikan nila merah di Waduk Lecari.

Sekedar diketahui, Waduk Lecari merupakan bagian dari sungai yang mengalir di perbatasan Desa Wringinagung dan Desa Tegalsari. Sungai tersebut dibendung hingga menjadi waduk yang dimanfaatkan untuk pengairan sawah.

Sebelumnya waduk ini tidak terawat dan penuh sampah. Namun atas inisiatif desa dan pendampingan dari kecamatan serta dinas terkait, warga desa mulai bergerak untuk memaksimalkan potensi waduk dengan mengembangkan sektor perikanan dan pariwisata.

Pemkab terus mendorong warganya untuk memaksimalkan potensi yang ada dengan mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang menjadi lebih baik.

“Warga yang tadinya masih ada kebiasaan BAB di sungai, sekarang sudah tidak lagi, atau warga yang tadinya membuang sampah di sungai, sekarang justru merawatnya. Sudah saatnya sungai tidak lagi menjadi halaman belakang tapi menjadi wajah desa yang indah dan membanggakan,” uiar Anas.

Saaat ini Wisata waduk Lecari sudah menawarkan sejumlah fasilitas menarik yang bisa dinikmati pengunjung. Beragam kuliner olahan ikan air tawar seperti ikan patin dan nila tersedia di sejumlah warung yang berada di area Waduk Lecari. Pilihan cara memasak baik bakar, goreng ataupun dikukus (pepes) bisa dinikmati di sini. Asyiknya lagi semua ikan itu pastinya segar, karena langsung diambil dari keramba di area waduk.

Selain menikmati kulinernya yang mantab, di kawasan tersebut disediakan perahu dayung dan kayuh yang bisa disewa untuk menyusuri perairan sungai sambil menikmati hawanya yang sejuk. Selain itu, di waduk ini wisatawan juga bisa menyalurkan hobi memancing ikan, di area pemancingan yang tersedia.

Sementara itu, ditambahkan Kepala Dinas Perikanan Hary Cahyo Purnomo, wisata Waduk Lecari turut didukung oleh dinas sejak tahun 2018 melalui program Cipta Wisata Barkanli (tebar Ikan di Kali). Warga diajak memelihara ikan keramba dengan spesialisasi ikan patin sebagai hasil unggulan desa.

“Dulunya waduk tidak terawat dan penuh sampah, lalu kami ajak warga melalui kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) dan Pokdarwis untuk memperbaiki lingkungan hingga budidaya benih ikan kami bagikan, termasuk benih patin yang ada saat ini,” ujar Hary.

Hingga saat ini, warga terus mengembangkan potensinya, tidak hanya melakukan budidaya tapi juga pariwisata.

“Alhamdulillah dengan sinergi antara dinas, kecamatan, desa dan warga potensi waduk Lecari bisa terus berkembang. Bahkan sudah menjadi jujugan warga untuk menikmati waktu di tempat tersebut,” harap Hary. (snt)