Setelah Tertunda, Wakil Ketua I DPRD Barut Disuntik Vaksin

0
33

BARITO UTARA – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut), Parmana Setiawan,ST telah disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama dengan kondisi dalam keadaan sehat. Pelaksanaan suntik Vaksin itu dilakukan di Puskesmas Kelurahan Lanjas Muara Teweh, Rabu (17/2/21).
 

Parmana Setiawan, usai menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Puskesmas Lanjas Muara Teweh mengatakan, tekanan darahnya tetap stabil.

Menurut dia, pemberian vaksin Covid-19 ini rencananya pada Senin (8/2) saat pencanangan yang dibuka Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah yang diikuti sejumlah pejabat setempat di halaman kantor bupati.
“Namun saat itu kondisi tekanan darah tidak normal seperti biasa sehingga suntikan vaksin ditunda,” katanya.

“Alhamdulillah, tekanan darah saya normal, sekitar 123/75, sehingga bisa mendapatkan suntikan vaksin,” imbuhnya.  

Parmana mengakui, setelah satu jam mendapat suntikan vaksin Covid-19, dirinya merasa mengantuk hingga sore.

“Sekarang kondisi saya aman-aman saja dan tidak ada perasaan atau keluhan apa-apa,” jelas Waket I DPRD.
 
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar kepercayaan terhadap vaksin Covid-19 tidak didasarkan pada merek atau basis negara, tetapi berdasarkan aspek ilmiah.

“Jadi vaksin Covid-19 tersebut sudah dijamin keamanan dan efektivitasnya dari mana pun asal dan mereknya,” ucapnya. 

Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi memerlukan role model dari pimpinan dan tokoh publik, supaya masyarakat semakin percaya dan tidak ragu. Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) memberikan izin penggunaan Vaksin tersebut.

Banyak sekali mis-informasi atau hoaxs mengenai vaksin belakangan ini. Itu sebab pihak Pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar selalu merujuk informasi terkait vaksin Covid-19 ini pada website resmi milik pemerintah seperti covid-19.go.id.

Sekali lagi, mengakhiri percakapannya, Waket I DPRD Barut menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, agar tidak perlu takut dan resah untuk disuntik dengan Vaksin Covid-19. (SS)