Penghinaan Terhadap Awak Media Berujung Laporan ke Kepolisian

0
43

KOTA CIMAHI – Buntut dari penghinaan oleh oknum Notaris berinisial E, terhadap salah seorang awak media KP berujung pelaporan ke pihak yang berwajib, yakni Polres Kota Cimahi yang beralamat di Jalan Amir Machmud Kota Cimahi pada Jumat (26/02/2021).

Sebelumnya, Roni Mulyana, yang merupakan Kepala Biro sekaligus wartawan media online KP, mendapatkan perlakuan kurang pantas dari seorang oknum Notaris di wilayah Kab. Bandung Barat.

Ketika dimintai konfirmasinya terkait pelaporan tersebut melalui WA, Roni Mulyana membenarkan tindakan pelaporan tersebut.

“Betul, pada Jumat (26/02/2021), saya telah membuat laporan Polisi terkait penghinaan terhadap profesi Wartawan yang dilakukan oleh seorang oknum Notaris berinisial (E),” jelas Roni.

Roni juga menyebutkan, sebelum membuat laporan tersebut, dirinya telah meminta saran dari kuasa hukumnya.

“Atas saran yand diberikan, saya sekaligus menunjuknya sebagai Pengacara saya untuk mendampingi dalam pelaporan ini. Saya berharap pihak kepolisian segera menindak lanjuti terhadap laporan saya ini.” terang Roni melalui Aplikasi WA.

Selanjutnya, Roni menambahkan, dengan adanya pelaporan ini, dirinya berharap masalah yang dihadapinya ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar bisa menghormati dan menghargai profesi wartawan.

“Wartawan adalah profesi yang cukup mulia. Selain sebagai media informasi juga sebagai kontrol sosial dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegas Roni.

Sementara itu, Sony Hadi Saputra, Kuasa Hukum Roni menjelaskan, dia ditunjuk oleh Roni Mulyana, untuk mendampinginya sebagai Kuasa Hukum.

“Klien kami mengalami dugaan tindak pidana penghinaan terhadap profesi wartawan atau jurnalis yang diduga dilakukan oleh oknum notaris. Kami telah mendampingi untuk membuat Laporan Polisi ke unit Reskrim Polres Cimahi terhadap oknum notaris berinisial E tersebut,” ungkap Sony yang bernaung dibawah bendera Eko Wijaya and Partner itu.

Sony lantas menerangkan, kliennya melaporkan oknum notaris E, atas dugaan tindak pidana pelanggaran Undang-Undang no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no.11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik. Pasal 45 ayat (3).

Laporan Rony, imbuhnya telah diterima sesuai dengan surat tanda terima laporan Polisi Nomor : STTLP/233/II2021/JBR/RES CMI pada tanggal 26 Februari 2021.

“Dalam menjalankan Profesi sebagai Wartawan. klien kami dilindungi oleh Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers serta berpegang pada kode etik jurnalistik. Seharusnya oknum notaris tersebut memberikan hak jawabnya bukan malah mengucapkan kata-kata yang tidak pantas, misalnya goblk dan toll kepada klien kami,” ujar Sony.

Bagi kliennya, masih kata Sony, perlakuan oknum notaris tersebut sangat melukai rekan-rekan jurnalis karena merendahkan harkat dan martabat sebuah profesi.

“Agar kejadian tersebut tidak terulang, kami selaku kuasa hukum akan mendampingi proses hukum yang telah ditangani Kepolisian Resort Kota Cimahi ini agar menjadi pelajaran bagi siapapun,” pungkas Sony Hadi Saputra, S.H. dalam press rilisnya melalui aplikasi WA.

Reporter: Achmad/Edison