Guru Besar Perguruan Silat “Tapak Tilas Darma Saputra” Adakan Tasyakur bin Nikmat

2312 0

BANDUNG BARAT – Acara tasyakur bin nikmat dalam rangka keberhasilan prestasi yang cukup membanggakan murid perguruan silat “Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra” dalam beberapa event, diantaranya menjadi juara umum dalam Pasanggiri
(Kejuaraan) Pencak Silat yang bertajuk “Jawara Munggaran”, diadakan di Kota Bandung, tepatnya Cigondewa dan selanjutnya Kejuaraan Pencak Silat DPC PPSI Padalarang.

Pada acara Tasyakur bin nikmat tersebut dihadiri oleh Guru Besar sekaligus Pendiri Perguruan Silat “Tapak Tilas Darma Saputra”, serta Perguruan Ranting Perguruan Silat “Tapak Tilas Darma Saputra” diantaranya, Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Gelar Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Pusaka Tapak Tilas Darma Saputra, Mekar Tapak Tilas Darma Saputra. Selain itu dihadiri pula oleh Pembina Perguruan Silat Darma Saputra, yakni Bapak Asep Saepudin.

Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar Perguruan Silat Tapak Tilas Darma Saputra, Bapak Ajat D. Imansyah Alias Putra Dewa, menuturkan ikhwal terbentuknya Perguruan Silat Tapak Tilas Darma Saputra, dimana saat itu ia berguru pada almarhum ayahanda Bapak Haji Muchtar Darma Saputra,

“Sebelum meninggal, oleh ayah saya diberikan nama perguruan silat dengan nama Tapak Tilas Darma Saputra. Tapak Tilas Darma Saputra didirikan pada tahun 2009 sampai sekarang,” kata Ajat D. Imansyah Alias Putra Dewa, Rabu(17/03/2021)

Ia mengimbuhkan, sampai sekarang sudah berdiri cabang perguruan silat Tapak Tilas Darma Saputra di wilayah Cianjur, Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung serta wilayah Kabupaten Bandung Barat yakni di kecamatan Padalarang, Saguling, Cipatat dan yang terakhir di Kampung Garunggang Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang.

Sejak didirikan 6 bulan yang lalu, masih kata dia, Perguruan silat Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra ini, telah melahirkan pesilat yang berprestasi, baik kategori rampak maupun tunggal putra maupun putri, sehingga dinobatkan menjadi juara umum.

“Untuk Prestasi tingkat Nasional pernah diraih di tingkat Nasional dan Provinsi dari pesilat Tapak Tilas Darma Saputra Pusat. Saya berniat mengembangkan seni budaya pencak silat agar tidak tergerus oleh jaman dan dilindas oleh budaya asing, agar tetap menjadi tuan rumah di negerinya sendiri seni beladiri pencak silat ini.” Ungkap Ajat D.Imansyah.

Sementara dari para Ketua perguruan dibawah naungan Perguruan Silat Tapak Tilas Darma Saputra, semua menyatakan bertekad memajukan dan akan mengembangkan seni beladiri Pencak Silat, diantaranya, Abah Ladi Suganda, Ketua perguruan silat Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra.

Selain itu juga dinyatakan oleh Om Juy, Ketua dari Perguruan silat Gelar Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Apih Undang, Ketua dari Perguruan silat Pusaka Tapak Tilas Darma Saputra, Abah Aca Ketua Perguruan Silat Mekar Tapak Tilas Darma Saputra. Begitu pula ungkapan yang sama dari Pembina Perguruan Cahaya Tapak Tilas Darma Saputra, Bapak Asep Saepudin.

Achmad/Edison

Related Post