Kang Iwan Mekar Giriharja 2, Seniman yang Berjasa Atas Berdirinya PEPADI Kota Cimahi

1312 0

CIMAHI – Dalam berdirinya suatu lembaga atau komunitas ,akan ada orang yang berjuang dan berjasa didalamnya,demi terwujudnya satu tujuan atau cita-cita,tentunya dengan segala daya upaya yang dimiliki oleh setiap individu atau perseoranga,baik cucuran keringat,airmata,pemikiran,materi bahkan darah pun akan dikorbankan demi terwujudnya suatu tujuan tersebut.
Hal inilah yang dilakukan oleh salah seorang seniman sekaligus pemilik lingkung seni Mekar Giriharja 2,Kang Iwan Setiawan.
Bertempat di Imah Seni Cimahi yang juga berfungsi sebagai sekretariat Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC) Kang Iwan Setiawan bersama sang istri Teh Euis Setiawati berhasil diwawancarai oleh wartawan.

Disela-sela latihan yang dilaksanakan oleh lingkung seni Mekar Giriharja 2,Kang Iwan Menjelaskan Ihwal perjuangannya mendirikan PEPADI Kota Cimahi,”
Bermula dari ketertarikan di dunia seni wayang golek,hingga akhirnya saya bersama rekan-rekan yang miliki tujuan yang sama akhirnya membentuk PEPADI Kota Cimahi.Saya pertama berkiprah di Dunia seni wayang golek ditahun 1988 saya sudah bergabung dengan lingkung seni Giriharja 2 waktu itu dipimpin oleh Kidalang Ade Kosasih Sunarya di bagian logistik,kemudian di tahun 1990 mulai dipercaya memainkan alat musik Jenglong,kemudian ditahun 1995/1996 mulailah memainkan alat musik saron.Serelah Kidalang Ade Kosasih Sunarya wafat,diteruskan oleh anaknya Ki Dalang Deden Kosasih Sunarya Pimpinan lingkung seni Putra Giriharja 2.Pada tahun 2006 Saya mendirikan lingkung seni sendiri dan untuk nama diberikan langsung oleh Ki Dalang Ade Kosasih Sunarya dengan nama Mekar Giriharja 2,Dalam perjalanan berkesenian hampir seluruh Kota dan Kabupaten di Jawabarat bahkan beberapa Kota yang ada di Sumatera sudah dikunjungi dalam pementasan seni wayang golek.” Jelas Kang Iwan Setiawan atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Iwan MGH.
Dalam hal Prestasi Kang Iwan sempat mengusung Ki Dalang Deden Kosasih Sunarya Giriharja dalam event Binojakrama Padalangan tahun 2010 dan mendapatkan Juara Umum Pertama,kemudian dalam Festival Pedalangan 4 Provinsi tahun 2007,Festival wayang golek se Jawabarat.Setelah sekian lama menggeluti Seni wayang golek Iwan Setiawan berharap ada lembaga yang menaungi para dalang dan segala hal yang ada didalamnya termasuk sinden dan karawitan.
” Harapan saya dengan berdirinya PEPADI(Persatuan Pedalangan Indonesia)di Kota Cimahi yakni agar para dalang yang ada di Kota Cimahi memiliki Naungan atau wadah tempat para dalang berkumpul guna saling membagi Ilmu pedalangan, Cita-cita mewujudkan PEPADI Kota Cimahi sudah ada sejak tahun 2006 dan Alhamdulillah baru tahun 2021 ini terwujud.Semoga setelah terbentuknya PEPADI Kota Cimahi,para dalang yang ada dikota Cimahi dapat dirangkul dan bersilaturahmi serta saling membagi informasi terkait pedalangan serta dapat ikut melestarikan seni pedalangan ini dengan cara membagikan ilmu kepada kawula muda yang mencintai seni Pedalangan,Kami berharap kepada pihak pemerintah juga ikut memperhatikan kami.”Ungkap Kang Iwan.

Sinden Mekar Giriharja 2 Teteh Euis Setiawati yang juga Istri Kang Iwan Setiawan selalu mendukung dalam setiap kegiatan berkesenian kang Iwan.Pemilik nama asli Lilis Suryati ini sangan piawai membawakan lagu-lagu tardisi dengan laras Salendro.Segudang pengalaman dan prestasi pernah ditorehkan baik tingkat Kota Kabupaten maupun tingkat Provinsi bahkan di Tingkat Nasional.
“Setelah menyelesaikan Sekolah tingkat pertama,saya sudah belajar menjadi sinden,walaupun berlatih secara otodidak namun kemampuan membawakan tembang langgam tradisi sunda sudah dikuasai dengan baik.Untuk menguasai lagu khususnya dalam pagelaran wayang golek saya mempelajari dan berlatih secara khusus dalam gamelan salendro.Awalnya saya bergabung dalam lingkung seni bersama sang Ayah Bapak Mian Suganda(Alm.)dan Ki Dalang Bapak Atib Suganda (Alm.) yang tergabung dalam lingkung seni “Ganda Wibawa Harja”berlokasi di Cigugur tengah Kota Cimahi,Kemudian setelah para sesepuh wafat saya bergabung dengan grup jaipong sebagai sinden.Setelah menikah pada tahun 1986 Saya bergabung dengan Lingkung seni Putra Giriharja 3 dibawah pimpinan Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya,Kemudian bergabung dengan Lingkung seni Putra Giriharja 2 Pimpinan Ki Dalang Deden Kosasih Sunarya.Mekar Giriharja 2 merupakan lingkung seni yang merupakan Cabang dari lingkung seni Putra Giriharja 2 didirikan Tahun 2006 di Cimahi.
Untuk Prestasi Teh Euis Setiawati mendapatkan juara 3 dalam Acara
Festival Wayang Golek di Kabupaten Bandung tahun 1996,dalam acara Kepesindenan pada tahun 2008,dalam acara Binojakrama Pedalangan di Karawang tahun 2014 mendapatkan juara petrama Kategori Sinden,Kemudian pada acara Kepesindenan memperebutkan Piala Ibu Titin Fatimah tingkat Nasional di Subang tahun 2018 mendapatkan predikat Juara Pertama.Saya bersyukur dengan berdirinya PEPADI di Kota Cimahi ini,semoga dapat memotivasi para Dalang yang ada di Kota Cimahi juga lingkung seni wayang golek menjadi semakin maju dan berkembang,bukan hanya dalang namun semua elemen yang ada akan kami rangkul diantaranya sinden dan penabuh gamelan atau karawitan.”Tutur Teh Euis Setiawati yang merupakan murid dari Maestro Sinden terkenal Ibu Cucu Setiawati.

Dalam kesempatan yang sama Pimpinan Lingkung seni Jaipong DansPong Kang Dadan Rohendi sekaligus Ketua PEPADI Kota Cimahi sangat mengapresiasi perjuangan dan kiprah Kang Iwan Setiawan dalam upayanya Mendirikan PEPADI di Kota Cimahi,”Perjuangan Seorang Seniman Yakni Kang Iwan Setiawan dalam upayanya mendirikan PEPADI di Kota Cimahi selayaknya diapresiasi,karena niatnya sangat mulia karena target utama Kang Iwan adalah merangkul semua dalang juga para sesepuh dalang yang ada di Kota Cimahi,bahkan ada yang lebih menonjol saat kang iwan melontarkan gagasan program sosial dan kemanusiaan,Semoga apa yang menjadi prioritas PEPADI dalam hal Sosial kemanusiaan menjadi pelopor bagi komunitas lainnya.Baru saja terbentuk kepengurusan PEPADI Kota Cimahi kami sudah turun mengunjungi salah seorang Dalang yang tidak terekspose dan terwatkan di Kampung Cireundeu namanya Ki dalang Deri.Semoga dengan program yang ada di PEPADI Kota Cimahi dapat mencetak Dalang yang berprestasi bukan hanya di Kota Cimahi namun samapai tingkat Provinsi bahkan Tingkat Nasional.Saya secara pribadi sangat bangga dengan jiwa kepeloporan seorang Kang Iwan Setiawan yang memiliki ide serta gagasan yang sangat cemerlang dan berjiwa soasial tinggi.”Pungkas Ketua PEPADI Kota Cimahi Kang Dadan Rohendi.

Achmad Edison

Related Post